EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis)

Top PDF EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis):

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis) TERHADAP PERTUMBUHAN Shigella dysentriae SECARA IN VITRO

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis) TERHADAP PERTUMBUHAN Shigella dysentriae SECARA IN VITRO

Puji syukur ke hadirat ALLAH SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Waru Landak (Hibiscus mutabillis) terhadap Pertumbuhan Shigella dysentriae secara In Vitro. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Fakultas Kedokteran Universitas Jember.

17 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis) TERHADAP PERTUMBUHAN Shigella dysentriae SECARA IN VITRO

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis) TERHADAP PERTUMBUHAN Shigella dysentriae SECARA IN VITRO

Puji syukur ke hadirat ALLAH SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Waru Landak (Hibiscus mutabillis) terhadap Pertumbuhan Shigella dysentriae secara In Vitro. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Fakultas Kedokteran Universitas Jember.

17 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis) TERHADAP PERTUMBUHAN Shigella dysentriae SECARA IN VITRO

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabillis) TERHADAP PERTUMBUHAN Shigella dysentriae SECARA IN VITRO

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang berjudul :Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Waru Landak (Hibiscus mutabillis) terhadap Pertumbuhan Shigella dysentriae secara In Vitro adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali jika dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi manapun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

17 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabilis L.) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli SERTA BRINE SHRIMP LETHALITY TEST.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabilis L.) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli SERTA BRINE SHRIMP LETHALITY TEST.

Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun waru landak menggunakan metode dilusi padat. Pada pengujian ini digunakan bakteri Staphylococcus aureus yang merupakan bakteri Gram positif dan bakteri Escherichia coli yang merupakan bakteri Gram negatif (Pelczar dan Chan, 1986). S. aureus merupakan patogen, seperti bisul dan beberapa infeksi lainnya (radang paru- paru, radang kelenjar dada, radang urat darah, meningitis, saluran kencing osteomyelitis, dan endocartidis). Infeksi S. aureus menyebabkan timbulnya penyakit dengan tanda-tanda yang khas, yaitu peradangan, nekrosis dan pembentukan abses. Sedangkan E. coli dapat menyebabkan infeksi primer pada usus (Warsa, 1994). E. coli merupakan patogen berbahaya yang menyebabkan penyakit diare dan sindrom diare lanjutan serta hemolitik uremic (Anonim, 2008).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabilis) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans SECARA IN VITRO

AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK ETANOL DAUN WARU LANDAK (Hibiscus mutabilis) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans SECARA IN VITRO

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Daun Waru Landak (Hibiscus mutabilis) terhadap Pertumbuhan Candida albicans secara In Vitro” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan pada institusi mana pun, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

17 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) JARINGAN PAYUDARA TIKUS PUTIH BETINA YANG DIINDUKSI 7,12 DIMETILBENZ(α)ANTRASEN (DMBA)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) JARINGAN PAYUDARA TIKUS PUTIH BETINA YANG DIINDUKSI 7,12 DIMETILBENZ(α)ANTRASEN (DMBA)

Mangan (2009) menyatakan kandungan kimia dari sirsak adalah saponin, flavonoid, tanin, kalsium, fosfor, hidrat arang, vitamin (A, B, dan C), fitosterol, Ca-oksalat, dan alkaloid murisin. Salah satu kandungan kimia sirsak yang berperan penting untuk obat adalah flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu metabolit sekunder dan keberadaannya pada daun tanaman dipengaruhi oleh proses fotosintesis sehingga daun muda belum terlalu banyak mengandung flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa bahan alam dari golongan fenolik (Sjahid, 2008).

57 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastomae affinis D. Don) DAN DAUN JATI  UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastomae affinis D. Don) DAN DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk.) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA

UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastomae affinis D. Don) DAN DAUN JATI UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastomae affinis D. Don) DAN DAUN JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk.) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah sehinga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi yang berjudul: “UJI AKTIVITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL HERBA SENGGANI (Melastomea affinis D. Don) DAN HERBA JATI BELANDA (Guazuma ulmifolia Lamk.) TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D” sebagai salah satu syarat untuk mencapai derajat Sarjana Farmasi (S.Farm) di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

17 Baca lebih lajut

TOKSISITAS DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SECARA IN VITRO EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG BINTANGUR (Calophyllum rigidum Miq.) Toxicity and in vitro antioxidant activity of ethanolic extracts of bintangur (Calophyllum rigidum Miq.) leaf and stem bark

TOKSISITAS DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SECARA IN VITRO EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG BINTANGUR (Calophyllum rigidum Miq.) Toxicity and in vitro antioxidant activity of ethanolic extracts of bintangur (Calophyllum rigidum Miq.) leaf and stem bark

Uji antioksidasi sekaligus uji toksisitas masih merupakan tema yang menarik karena kemampuannya dalam meredam radikal bebas tanpa efek toksik bagi manusia. Salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan ialah dari genus Calophyllum atau yang biasa disebut sebagai pohon bintangur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan toksisitas secara in vitro dari ekstrak etanol daun dan kulit batang bintangur (Calophyllum rigidum). Pengujian aktivitas antioksidan in vitro dilakukan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH. Sedangkan uji toksisitas ekstrak secara in vitro menggunakan metode uji kematian larva udang Artemia salina (BSLT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun dan kulit batang bintangur memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC 50
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Aktivitas Antifertilitas Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Berdasarkan Analisis Semen Dan Tampilan Imunohistokimia Cyclooxygenase-2 Pada Testis Mencit (Mus Musculus L.)

Aktivitas Antifertilitas Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Berdasarkan Analisis Semen Dan Tampilan Imunohistokimia Cyclooxygenase-2 Pada Testis Mencit (Mus Musculus L.)

Daun jambu biji merupakan tumbuhan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat sebagai antidiare, obat disentri, radang usus, gangguan pencernaan dan dapat digunakan sebagai antibakterial. Namun untuk pengetahuan masyarakat dan penelitian bahwa daun jambu biji dapat digunakan sebagai bahan kontrasepsi masih kurang. Daun tanaman jambu biji selain mengandung tanin, juga mengandung zat lain, seperti asam ursolat, asam lat, asam guajaverin, minyak atsiri, alkaloid, kuersetin yang termasuk golongan flavonoid, saponin, triterpenoid, dan vitamin (Belawarna,2012; Rosidah, 2012).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH DAN ISOLASI SENYAWA BIOAKTIV.

AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH DAN ISOLASI SENYAWA BIOAKTIV.

Ekstrak etanol daun sirih memiliki kandungan senyawa fenolik yang tinggi dan bersifat antioksidan memiliki kemampuan menginhibisi α-amilase yang lebih tinggi pada berbagai tingkat konsentrasi. Gambar 3.2 menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ektraks berkorespondensi dengan peningkatan aktivitas inhibisi α-amilase. Hasil ini mengindikasikan bahwa konsentrasi tinggi senyawa fenolik menghasilkan aktivitas inhibisi α-amilase yang semakin tinggi. Dari sini dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sirih dapat digunakan untuk mengontrol level glukosa darah yang berkaitan dengan hyperglycemia [Nouri et al, 2014]. Dari hasil penelitiannya, Nouri et al menyimpulkan beberapa hal, yaitu: (i) jenis dan persentase zat pelarut dapat mempengaruhi peningkatan ekstrak sirih yang dihasilkan, (ii) pelarut etanol (90%) dan metanol (90%) adalah pelarut yang paling efektiv dan menunjukkan jumlah kandungan fenolik dan antioksidan tertinggi, (iii) penelitian selanjutnya dianjurkan untuk menggunakan etanol dan atau metanol sebagai pelarut dengan asumsi bahwa kandungan fenolik dan antioksidan yang tinggi akan meningkatkan aktivitas antimikrobial dan inhibisi enzim α- amilase, (iv) ekstrak etanol menunjukkan aktivitas inhibisi α-amilase yang lebih tinggi dari ekstrak metanol.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Uji potensi antifungsi ekstrak etanol daun sirih merah [Piper crocatum Ruiz.

Uji potensi antifungsi ekstrak etanol daun sirih merah [Piper crocatum Ruiz.

Pereaksi Mayer digunakan untuk mengetahui adanya basa amin (alkaloid). Reaksi positif jika terbentuk endapan dengan penambahan pereaksi Mayer dan Dragendorff. Pada uji alkaloid sampel di didihkan dengan HCl 1% dengan tujuan untuk menggaramkan alkaloid yang berbentuk basa. Dari hasil identifikasi alkaloid menunjukkan hasil yang positif, hal ini berarti ekstrak etanol daun sirih merah mengandung alkaloid. Kemampuan alkaloid mengendapkan logam pereaksi dimungkinkan oleh adanya atom nitrogen yang memiliki lone pair elektron pada struktur alkaloid yang dapat membentuk ikatan komplek dengan ion logam berat sehingga terbentuk kristal yang tidak larut dalam air.
Baca lebih lanjut

97 Baca lebih lajut

FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SALEP DARI EKSTRAK ETANOL DAUN DEWA (Gynura segetum (Lour.) Merr) DENGAN VARIASI BASIS SKRIPSI

FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN SALEP DARI EKSTRAK ETANOL DAUN DEWA (Gynura segetum (Lour.) Merr) DENGAN VARIASI BASIS SKRIPSI

Acne is a skin disease occurred due to chronic inflammation of pilosebaceous follicle marked by comedos, papules, pustules, nodes and cysts in the area of predilection. Acne treatments have caused polemic as well as side effects. Daun dewa (Gynura segetum (Lour.) Merr) contains anti-bacterial active compounds such as alkaloids, saponins, flavonoids, tannins and essential oils formulated in ointment preparation with a variety of bases. This research aimed to obtain the physically stable formulations of daun dewa ethanol extract ointment, to determine whether the ointment formulation of daun dewa ethanol extract with variety of bases can meet the physical requirements of the test ointment, and to find out whether ointment formulation of daun dewa ethanol extract with a variety of bases has anti-bacterial activity againts Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acne. The extraction were conducted by maceration method. The ointment were formulated in four bases, i.e hydrocarbon, absorption, emulsion, and water soluble. The preparation of ointment was done by dissolution method. Physical properties test of ointment was done by homogeneity test, dispersive potential test, stickiness, and pH test. Anti-bacterial activity test was done by diffussion method. The result showed that daun dewa ethanol extract ointment was physically stable except on the pH that during storage. Only absorption-based ointment meet the requirement dispersive test while only water soluble-based ointment meet the requirement stickiness test. Daun dewa ethanol extract ointments did not have anti-bacterial activity againts S. aureus and P. acne, except on the water soluble-based anti-bacterial activity againts P. acne.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Spondias pinnata Terhadap Berat Organ Hati Mencit Betina.

Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Spondias pinnata Terhadap Berat Organ Hati Mencit Betina.

101 Dalam organ hati juga terjadi proses metabolisme xenobiotika. Sebagian besar xenobiotika masuk ke dalam tubuh melalui saluran gastrointestinal dan setelah terjadi penyerapan diangkut oleh pembuluh darah menuju ke hati. Dengan demikian, hati merupakan organ pertama yang mengalami kontak dengan xenobiotika (Hodgson, 2004; Malarkey et al., 2005). Terjadinya perubahan berat organ merupakan salah satu indikator adanya perubahan sel organ akibat senyawa kimia (Michael et al., 2007; Sellers et al., 2007). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun S. pinnata terhadap organ hati mencit betina galur balb/c. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan mengenai aspek keamanan penggunaan ekstrak etanol 80% daun S. pinnata dan acuan untuk pengujian toksisitas lebih lanjut.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Bangun-bangun (Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng.)

Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Bangun-bangun (Plectranthus amboinicus (Lour.) Spreng.)

Data absorbansi dan % inhibisi ekstrak etanol daun bangun-bangun dan vitamin C setelah didiamkan selama 60 menit 1.. Data absorbansi dan % inhibisi ekstrak etanol daun bangun-bangun K[r]

7 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS ANTIRADIKAL EKSTRAK HERBA CAKAR AYAM

UJI AKTIVITAS ANTIRADIKAL EKSTRAK HERBA CAKAR AYAM

Radikal bebas dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit degeneratif, diantaranya infark miokard, aterosklerosis, dan abnormalitas DNA yang berakibat pada timbulnya kanker. Radikal bebas dapat dinetralkan oleh senyawa yang bersifat antiradikal. Tumbuh-tumbuhan diketahui kaya akan antiradikal sehingga eksplorasi antiradikal alami untuk mendapatkan antiradikal dengan tingkat aktivitas dan keamanan yang tinggi semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi antiradikal ekstrak kloroform, etil asetat dan etanol dari herba cakar ayam, herba keladi tikus dan daun dewandaru. Aktivitas antiradikal ditetapkan dengan menggunakan pereaksi DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) dengan pembanding vitamin E. Ekstrak sampel uji diperoleh melalui maserasi berkesinambungan. Berdasarkan penelitian aktivitas antiradikal dari ekstrak tumbuhan terutama disumbangkan oleh senyawa fenolik. Oleh karena itu ditetapkan kadar fenol total dalam ekstrak dengan pereaksi Folin-Ciocalteu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak herba cakar ayam, herba keladi tikus dan daun dewandaru memiliki aktivitas antiradikal. Nilai IC 50 ekstrak herba cakar
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Uji sitotoksisitas ekstrak etanol dan senyawa alkaloid hasil fraksinasi ekstrak etanol daun sidaguri (sida rhombifolia linn) dengan metode brine shrimp lethality test - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Uji sitotoksisitas ekstrak etanol dan senyawa alkaloid hasil fraksinasi ekstrak etanol daun sidaguri (sida rhombifolia linn) dengan metode brine shrimp lethality test - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

3 (Sida rhombifolia Linn.) yang dapat digunakan adalah herba, akar, batang, dan daun. Daun Sidaguri sendiri telah digunakan secara turun-temurun di beberapa negara untuk pengobatan demam, batu ginjal, diuretik. Penelitian farmakologi yang telah dilakukan pada tanaman ini telah membuktikan potensi sebagai antihiperurisemia, antiinflamasi (Sutradhar et al., 2006; Jadhav, et al., 2007), antibakteri (Dewi, 2012; Islam, Haque, and Mosaddik, 2003), antioksidan (Dhalwal, Deshpande, and Purohit, 2007), analgesik (Sutradhar et al., 2006), antigout (Iswantini, Darusman, dan Hidayat, 2009), dan hepatoprotektor (Rao and Sutradhan, 1997; Khalil, Sperotto, and Manfron, 2006).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Efek Ekstrak Etanol Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Varietas Detam 1, Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia) dan Kombinasinya terhadap Kadar Kolesterol Total Sel Kultur HepG2 secara Ex Vivo.

Efek Ekstrak Etanol Kedelai (Glycine max (L.) Merr) Varietas Detam 1, Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia) dan Kombinasinya terhadap Kadar Kolesterol Total Sel Kultur HepG2 secara Ex Vivo.

Daun jati Belanda memiliki kandungan zat aktif tanin yang berfungsi menghambat enzim lipase pankreas secara In Vitro (Hidayat, 2012). Pada hepar didapatkan enzim lipase lisosom. Enzim lipase berfungsi menghidrolisis 1,3- triasilgliserol menjadi 2 monoasilgliserol dan asam lemak bebas, dengan menghambat enzim lipase lisosom ini akan menurunkan produksi asam lemak bebas sehingga kadar kolesterol akan turun (Rahardjo, 2004).

20 Baca lebih lajut

Aktivitas Antiplasmodium Ekstrak Etanol docx

Aktivitas Antiplasmodium Ekstrak Etanol docx

Kembang bulan telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati malaria. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak kloroform dan metanol memiliki aktivitas antiplasmodium secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiplasmodium ekstrak etanol daun kembang bulan dan fraksinya pada mencit yang diinfeksi Plasmodium berghei secara in vivo. Fraksinasi dilakukan dengan metode kromatografi kolom vakum menggunakan fase diam silika gel 60 dan fase gerak n-heksana, kloroform, metanol secara gradien. Fraksinasi menghasilkan 5 fraksi, fraksi kedua dan ketiga mengandung senyawa terpenoid. Hasil uji aktivitas antiplasmodium menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kembang bulan dapat menghambat pertumbuhan P. berghei dengan IC 50 sebesar 113,39
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS ANTIRADIKAL EKSTRAK HERBA CAKAR AYAM

UJI AKTIVITAS ANTIRADIKAL EKSTRAK HERBA CAKAR AYAM

aktivitas penangkap radikal dalam ekstrak herba cakar ayam disumbangkan oleh senyawa fenolik, dalam ekstrak keladi tikus senyawa fenolik menyumbangkan 93% dalam aktivitas antiradikal, sedangkan dalam ekstrak daun dewandaru 53% aktivitas antiradikal disumbangkan oleh senyawa fenolik. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Javanmardi et al. (2003) yang menyatakan 71% aktivitas antiradikal ekstrak Ocimum basilicum penyari metanol disumbangkan oleh senyawa fenolik. Hasil penelitian Lee et al. (2003) juga menyatakan 98% aktivitas antiradikal dari teh hitam, teh hijau, minuman anggur merah dan coklat disumbangkan oleh senyawa fenolik.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

LAMPIRAN A STANDARISASI SIMPLISIA HASIL PERHITUNGAN SUSUT PENGERINGAN SERBUK Replikasi Hasil susut pengeringan daun alpukat Hasil susut pengeringan daun belimbing manis

LAMPIRAN A STANDARISASI SIMPLISIA HASIL PERHITUNGAN SUSUT PENGERINGAN SERBUK Replikasi Hasil susut pengeringan daun alpukat Hasil susut pengeringan daun belimbing manis

HASIL PERHITUNGAN RANDEMEN EKSTRAK Daun alpukat Daun belimbing manis % 100 serbuk berat kental ekstrak berat ekstrak berat HASIL PERHITUNGAN KADAR SARI LARUT ETANOL DAUN ALPU[r]

32 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...