Ekstrak kacang merah¸ kelenjar

Top PDF Ekstrak kacang merah¸ kelenjar:

PENGARUH EKSTRAK KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris, L.) TERHADAP JUMLAH KELENJAR DAN KETEBALAN LAPISAN ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus, L.).

PENGARUH EKSTRAK KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris, L.) TERHADAP JUMLAH KELENJAR DAN KETEBALAN LAPISAN ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus, L.).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kacang merah (Phaseolus vulgaris, L.) dan mengetahui dosis yang paling optimal terhadap jumlah kelenjar dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih (Rattus norvegicus, L.).

1 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris, L.) TERHADAP PERKEMBANGAN FOLIKEL OVARIUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus, L.).

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris, L.) TERHADAP PERKEMBANGAN FOLIKEL OVARIUM TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus, L.).

Diestrus adalah periode terakhir dan terlama siklus birahi pada ternak-ternak dan mamalia. Korpus luteum menjadi matang dan pengaruh progesteron terhadap saluran reproduksi menjadi nyata. Endometrium lebih menebal dan kelenjar-kelenjar berhypertrophy. Serviks menutup dan lendir vagina mulai kabur dan lengket. Selaput mukosa vagina pucat dan otot uterus mengendor. Pada akhir periode ini korpus luteum memperlihatkan perubahan-perubahan yang signifikan. Endometrium dan kelenjar-kelenjarnya beregresi ke ukuran semula. Mulai terjadi perkembangan folikel-folikel primer dan sekunder dan akhirnya kembali ke proestrus. Pada preparat apus vagina dijumpai banyak sel darah putih dan epitel berinti yang letaknya tersebar dan homogen. Pada setiap fase akan terlihat perubahan dengan ciri-ciri yang berbeda antara fase proestrus, estrus, metestrus dan diestrus.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

Perilaku Memanggil Ngengat Betina Dan Evaluasi Respons Ngengat Jantan Terhadap Ekstrak Kelenjar Feromon Seks Pada Tanaman Cabai Merah

Perilaku Memanggil Ngengat Betina Dan Evaluasi Respons Ngengat Jantan Terhadap Ekstrak Kelenjar Feromon Seks Pada Tanaman Cabai Merah

Hama penggerek buah, Helicoverpa armigera Hubn. (Lepidoptera : Noctuidae) merupakan salah satu hama penting pada tanaman cabai merah. Hama ini mempunyai banyak tanaman inang, di antaranya kapas, jagung, tomat, bunga matahari, kacang-kacangan, dan tembakau (Fitt 1989, Shanower & Romeis 1999). Kehilangan hasil karena serangan hama H. armigera pada tanaman cabai merah dapat mencapai 60% (Luther et al. 2007) dan 52% pada tanaman tomat (Setiawati 1991). Dalam upaya memperkecil kerugian ekonomi akibat serangan H. armigera, para petani masih mengandalkan penggunaan insektisida yang dilakukan secara periodik. Petani umumnya mencampur 2–6 jenis insektisida dan melakukan penyemprotan sebanyak 21 kali per musim tanam (Adiyoga 2007). Dari pengalaman di lapangan diketahui bahwa penggunaan insektisida terbukti kurang efektif untuk pengendalian populasi H. armigera, karena insektisida yang digunakan biasanya hanya mampu mematikan larva, sedangkan larva H. armigera terlindung di dalam buah. Berbagai hasil penelitian melaporkan bahwa, H. armigera resisten terhadap insektisida dari golongan piretroid sintetik, organofosfat, dan karbamat (Ahmad et al. 1997, 2001, Ahmad 2007, Torres-Vila et al. 2002, Ramasubramanian & Regupathy 2004, Chaturvedi 2007), sedangkan aplikasi insektisida pada dosis sublethal dapat menyebabkan timbulnya resurgensi (Bao et al. 2009).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tanaman Kacang Merah (Vigna angularis) - AKTIVITAS ESTROGENIK EKSTRAK KACANG MERAH ( Vigna angularis ) BERDASARKAN METODE VAGINAL CORNIFICATION ASSAY DAN PENIMBANGAN BOBOT UTERUS - repository perpustakaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tanaman Kacang Merah (Vigna angularis) - AKTIVITAS ESTROGENIK EKSTRAK KACANG MERAH ( Vigna angularis ) BERDASARKAN METODE VAGINAL CORNIFICATION ASSAY DAN PENIMBANGAN BOBOT UTERUS - repository perpustakaan

Kacang kedelai merupakan bahan alami yang sering kita temukan disekitar kita dan salah satu makanan ciri khas orang sunda. Kedelai identik dengan tahu. Namun, bukan hanya terkenal dengan tahu saja. Kacang kedelai ternyata telah menjadi makanan penuh nutrisi untuk kecantikan kulit. Pasalnya, kandungan minyak, protein, vitamin dan mineral dari jenis kacang-kedelai tersebut dapat membuat kulit senantiasa terawat (Koswara, 2006).

12 Baca lebih lajut

AKTIVITAS EKSTRAK BIJI BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam.) TERHADAP PROLIFERASI LIMFOSIT DAN SEL TUMOR KELENJAR SUSU MENCIT C3H SECARA IN VITRO

AKTIVITAS EKSTRAK BIJI BUAH MERAH (Pandanus conoideus Lam.) TERHADAP PROLIFERASI LIMFOSIT DAN SEL TUMOR KELENJAR SUSU MENCIT C3H SECARA IN VITRO

sel/mL dipelihara pada medium RPMI 1640 yang mengandung 5% FBS, fungizone, gentamisin, L-glutamin, dan asam amino non esensial setelah diinkubasi selama 24 jam diganti media pertumbuhannya. Untuk mengganti media kultur, suspensi sel tumor diambil dari tabung flask dengan menggunakan pipet pasteur steril dan dipindahkan kedalam tabung sentrifuse. Sentrifuse dilakukan selama 10 menit dengan kecepatan 1500 rpm. Media lama dibuang dan sel yang mengendap ditambah dengan medium RPMI 1640 untuk menghilangkan sel-sel yang telah mati, kemudian disentrifuse kembali dengan kecepatan 1500 rpm selama 10 menit. Setelah itu suspensi sel diuji aktivitas proliferasinya dengan perlakuan eksrak buah merah.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

VARIASI SIFAT PADA TANAMAN KACANG MERAH (1)

VARIASI SIFAT PADA TANAMAN KACANG MERAH (1)

diwariskan pada generasi berikutnya (Nur dkk 2013). Dari hasil praktikum yang kami lakukan mengenai variabilitas sifat dan ukuran panjang biji kacang merah telah didapatkan data kacang merah dengan ukuran terpanjang diperoleh ukuran 18 mm (b) dan ukuran terpendek 11 mm (a). Untuk menentukan Range (R) dapat dilakukan dengan mengurangkan ukuran kacang terpanjang dengan kacang terpendek jadi, R=18 mm- 11mm = 7 mm, dan diperoleh K= 7 dan i = 1,17. Setelah itu dibuat tabel

12 Baca lebih lajut

Pembuatan Yoghurt Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L)

Dengan Penambahan Ekstrak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L) Sebagai Pewarna Alami

Pembuatan Yoghurt Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L) Dengan Penambahan Ekstrak Bunga Rosela (Hibiscus sabdariffa L) Sebagai Pewarna Alami

4.2Gambar Hasil Kadar Vitamin C Yoghurt Kacang Merah 37 4.3Gambar Uji Organoleptik warna Yoghurt Kacang Merah 39 4.4 Gambar Uji Organoleptik Aroma Yoghurt Kacang Merah 40 4.5Gambar Uji Organoleptik Rasa Yoghurt Kacang Merah 40 4.6Gambar Uji Organoleptik Tekstur Yoghurt Kacang Merah 40 4.7Gambar Uji Organoleptik Daya Terima Yoghurt Kacang Merah 41

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Rasio Kacang Merah/Air Dan Jumlah Starter Terhadap Sifat Fisikokimia Dan Fungsional Yoghurt Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.)

Pengaruh Rasio Kacang Merah/Air Dan Jumlah Starter Terhadap Sifat Fisikokimia Dan Fungsional Yoghurt Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.)

Polifenol adalah kelompok senyawa kimia yang ditemukan pada tumbuhan. Senyawa ini mempunyai ciri khas yaitu banyaknya gugus fenol yang terdapat pada setiap molekulnya. Senyawa polifenol terdiri atas 3 kelompok besar yaitu asam fenolik (total fenol), flavonoid dan tanin (Maulana 2005). Kacang merah merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang mengandung komponen bioaktif polifenol dalam bentuk prosianidin sekitar 7-9% (Kunaepah 2008). Isoflavon dan antosianin merupakan salah satu subkelas flavonoid yang mempunyai peran sebagai antioksidan (Gambar 2). Flavonoid memberikan warna merah, jingga, kuning dan hijau pada tanaman serealia dan sayur-sayuran (Maulana 2005). Total fenol atau disebut asam fenolik merupakan bagian dari senyawa polifenol yang dapat menghentikan dan memutuskan reaksi berantai radikal bebas (Ramle et al. 2008). Asam fenolik memiliki efek fungsional yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah dapat mengurangi resiko penyakit jantung koroner dengan cara menghambat oksidasi LDL (low density lipoprotein). Beberapa jenis flavonoid dan asam fenolat ditampilkan pada Gambar 1 dan Gambar 2.
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

Hormon-Hormon Dan Kelenjar-Kelenjar Hormon

Hormon-Hormon Dan Kelenjar-Kelenjar Hormon

Kelenjar-kelenjar endokrin mengeluarkan produk-produk kimia mereka, atau hormon-hormon, langsung kedalam aliran darah, daripada kedalam kanal-kanal atau saluran-saluran khusus. Hormon-hormon adalah lebih lambat dalam aksinya daripada impuls-impuls syaraf, dengan pengecualian dari dua hormon-hormon, adrenalin dan noradrenalin yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal, yang bekerja sangat cepat dan untuk waktu yang singkat pada banyak jaringan- jaringan. Hormon-hormon yang diproduksi oleh kelenjar-kelenjar endokrin adalah, seperti seluruh unsur-unsur pokok (konstituen) dari tubuh, berasal dari materi-materi makanan - protein, lemak dan karbohidrat. Hormon-hormon mengalir dalam aliran darah ke sel-sel diseluruh bagian- bagian tubuh. Selaput (membran) dari setiap sel mempunyai reseptor-reseptor (sel-sel yang peka rangsangan) pada satu atau lebih hormon-hormon, dan pengikatan dari suatu hormon pada sel reseptor spesifiknya memprakarsai perubahan-perubahan tertentu pada metabolisme internal dari sel target ini. Satu hormon mungkin menyebabkan perubahan-perubahan pada lebih dari satu fungsi dari sel tertentu, dan jalan-jalannya yang dirubah bervariasi menurut tugas-tugas khusus dari sel yang dipengaruhi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Studi Sifat Fisik, Kimia dan Fungsional Tepung Kacang Merah dan Tepung Tempe Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.).

Studi Sifat Fisik, Kimia dan Fungsional Tepung Kacang Merah dan Tepung Tempe Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sifat fisik, kimia, dan fungsional tepung kacang merah dan tepung tempe kacang merah. Data dianalisis dengan Paired T-test pada selang kepercayaan 95% dengan menggunakan SPSS (Statistical Program for Social Science). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada sifat fisik yaitu densitas kamba, pada sifat kimia yaitu kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar karbohidrat, dan pada semua sifat fungsional yaitu kapasitas penyerapan air, kapasitas penyerapan minyak, swelling power, kelarutan, sedangkan tidak terdapat perbedaan pada sifat fisik yaitu uji warna, dan pada sifat kimia yaitu kadar protein. Hasil analisis menyatakan tepung kacang merah dengan densitas kamba (0,58g/ml), uji warna (nilai L 44,085, nilai a (-4,65), nilai b (13,635)), kadar air (6,79%bb), kadar abu (3,33%bb), kadar lemak (12,56%bb), kadar protein (9,04%bb), kadar karbohidrat (68,28%bb), kapasitas penyerapan air (246,04%), kapasitas penyerapan minyak (91,14%), swelling power (4,27g/g), dan kelarutan (12,12%), sedangkan tepung tempe kacang merah dengan densitas kamba (0,54g/ml), uji warna (nilai L 41,08, nilai a (-6,45), nilai b (15,83)), kadar air (8,26%bb), kadar abu (2,14%bb), kadar lemak (7,11%bb), kadar protein (9,87%bb), kadar karbohidrat (72,62%bb), kapasitas penyerapan air (277,81%), kapasitas penyerapan minyak (99%), swelling power (4,75g/g), dan kelarutan (21,67%).
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

PENGARUH EKSTRAK KACANG PANJANG

PENGARUH EKSTRAK KACANG PANJANG

Pengaruh yang nyata terhadap jumlah kelenjar endometrium dan perbedaan hasil rata- rata pada ketebalan endometrium disebabkan karena adanya kandungan fitoestrogen jenis isoflavon pada ekstrak kacang panjang.Menurut Hernawati (2014) senyawa isoflavon merupakan senyawa metabolit sekunder yang banyak disintesa oleh tanaman. Aktivitas estrogenik tersebut terkait dengan struktur isoflavon yang dapat ditransformasikan menjadi equol, dimana equol mempunyai struktur fenolik yang mirip dengan hormon estrogen. Selain itu isoflavon mempunyai gugus OH pada struktur kimia penyusunnya seperti yang terdapat pada hormon estradiol.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh proporsi beras merah dan kacang merah terhadap sifat fisikokimia flakes

Pengaruh proporsi beras merah dan kacang merah terhadap sifat fisikokimia flakes

dikonsumsi menggunakan susu. Flakes pada umumnya dikenal sebagai pangan yang memiliki komposisi karbohidrat yang cukup tinggi dan pada umumnya dibuat dari bahan serealia seperti beras merah. Beras merah merupakan bahan pangan yang memiliki sumber utama berupa karbohidrat, selain itu juga terdapat vitamin, pigmen antosianin, protein, lemak, dan senyawa fenolik. Beras merah yang memiliki sifat kimia sebagai antioksidan yang cukup tinggi berasal dari pigmen antosianin dan senyawa fenolik. Penambahan kacang merah pada pembuatan flakes dikarenakan pada kacang merah juga memiliki sifat kimia berupa antioksidan yang cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan proporsi beras merah dan kacang merah terhadap sifat fisikokimia flakes. Rancangan penelitian yang akan dipergunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu perbedaan proporsi tepung beras merah dan tepung kacang merah. Penelitian ini akan menggunakan enam taraf perlakuan, yaitu proporsi tepung beras merah dan tepung kacang merah sebesar 100:0, 80:20, 60:40, 40:60, 20:80, 0:100, dengan empat ulangan untuk tiap perlakuan. Parameter yang diuji dari
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

STUDI SIFAT FISIK, KIMIA DAN FUNGSIONAL TEPUNG KACANG MERAH DAN TEPUNG TEMPE KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.)

STUDI SIFAT FISIK, KIMIA DAN FUNGSIONAL TEPUNG KACANG MERAH DAN TEPUNG TEMPE KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.)

7 tepung kacang merah sebesar 68,28% (bb), sedangkan kadar karbohidrat tepung tempe kacang merah yaitu 72,62% (bb). Kadar karbohidrat tepung tempe kacang merah lebih tinggi diduga disebabkan karena rendahnya kadar lemak dan kadar abu tepung tempe kacang merah. Menurut Astawan (2004) menyatakan bahwa tempe merupakan produk yang dibuat melalui proses fermentasi, yang didalamnya terdapat banyak terjadi perubahan-perubahan yang menyangkut perubahan sifat fisik, mikrobiologi, dan kimia seperti perubahan zat gizi pada produk yang dihasilkan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Substitusi Tepung Kacang Merah terhadap Kualitas Cookies

Pengaruh Substitusi Tepung Kacang Merah terhadap Kualitas Cookies

dengan kategori warna kuning kecoklatan. Warna merupakan salah satu faktor penting dalam penentuan kualitas makanan. Warna yang dipakai dalam pembuatan cookies yaitu warna dari pemakaian bahan itu sendiri karena dapat mempengaruhi warna cookies, seperti pemakain gula, telur, dan pemakaian tepung kacang merah, karena hasil dari pengolahan tepung kacang merah bewarna krem. Menurut Faridah, dkk (2008: 520) “Kualitas cookies yang pada umumnya ditentukan dari tekstur, bentuk, ketebalan, kadar air, struktur (berpori besar atau kecil) dan juga warnanya, masing-masing keriteria mutu ini bervariasi tergantung jenis cookies yang diproduksi”.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Perbedaan Pengaruh Jus Kacang Merah, Yoghurt Susu Dan Yoghurt Kacang Merah Terhadap Kadar Kolesterol Total Dan Trigliserida Serum Pada Tikus Dislipidemia

Perbedaan Pengaruh Jus Kacang Merah, Yoghurt Susu Dan Yoghurt Kacang Merah Terhadap Kadar Kolesterol Total Dan Trigliserida Serum Pada Tikus Dislipidemia

Sindroma metabolik (SM) faktor risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler dan diabetes mellitus tipe 2. Pada penelitian di Finlandia, risiko penyakit kardiovaskuler meningkat 3,5 kali lipat dengan adanya sindroma metabolik. 1 Penyakit kardiovaskuler dan diabetes mellitus tipe 2 memiliki angka kejadian yang cukup tinggi dan paling banyak menyebabkan kematian di dunia. 2 Pengendalian kadar kolesterol total dan trigliserida darah dalam tubuh sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya penyakit kardiovaskuler dan diabetes mellitus yang disebabkan oleh SM. Salah satu alternatif cara yang aman untuk menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah adalah modifikasi pola diet dengan membatasi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol dan lemak jenuh tinggi. 3 Perubahan pola diet dapat dilakukan salah satunya dengan mengonsumsi bahan makanan yang memiliki efek antidislipidemia seperti kacang merah (Phaseolus vulgaris). 4 Resistant starch (RS) yang tinggi pada kacang merah menjadikan kacang merah dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida serum karena memiliki sifat serat terlarut maupun tidak terlarut. 5 Kombinasi serat dan makanan dengan efek hipokolesterolemia mampu menurunkan kadar kolesterol total 10,37%, kolesterol LDL 13,61%, trigliserida 13,53% dan mampu meningkatkan kolesterol HDL 3,2%. 6
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KADAR KALSIUM DAN UJI ORGANOLEPTIK DADIH KOMBINASI SUSU KACANG MERAH DAN SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN  Kadar Kalsium Dan Uji Organoleptik Dadih Kombinasi Susu Kacang Merah Dan Susu Sapi Dengan Penambahan Ekstrak Nanas Dan Jambu Biji.

KADAR KALSIUM DAN UJI ORGANOLEPTIK DADIH KOMBINASI SUSU KACANG MERAH DAN SUSU SAPI DENGAN PENAMBAHAN Kadar Kalsium Dan Uji Organoleptik Dadih Kombinasi Susu Kacang Merah Dan Susu Sapi Dengan Penambahan Ekstrak Nanas Dan Jambu Biji.

Dadih merupakan makanan keju tradisional khas Sumatera Barat yang terbuat dari susu kerbau yang difermentasi dalam bambu dan ditutupi daun pisang selama 48 jam. Penelitian ini menggunakan bahan dasar kacang merah dan susu sapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar kalsium, kualitas, dan daya terima dadih kombinasi kacang merah dan susu sapi dengan penambahan ekstrak nanas dan jambu biji. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor yaitu : Jenis buah: nanas (A 1 ), buah jambu biji (A 2 ) dan volume
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KACANG

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KACANG

Di Indonesia, kacang panjang dikenal sebagai bahan pangan. Kacang panjang juga dapat dimanfaatkan sebagai obat pembesar payudara dan antiosteoporosis. Kandungan kimia isoflavon pada kacang panjang bersifat estrogenik atau merupakan senyawa fitoestrogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol kacang panjang (Vigna unguiculata (L.) Walp.) terhadap gambaran makroskopis (perhitungan indeks organ dan pengukuran diameter ovarium) dan mikroskopis (perhitungan jumlah folikel primordial, primer, sekunder, tersier dan De Graaf) ovarium mencit betina galur Swiss. Penelitian ini menggunakan 20 ekor mencit betina galur Swiss yang dibagi dalam 4 kelompok yaitu kelompok K (diberi larutan CMC Na 0,5 %), kelompok P1, P2 dan P3 yang masing-masing diberi ekstrak etanol kacang panjang dosis 350 mg/kg BB mencit, 700 mg/kg BB mencit dan 1050 mg/kg BB mencit 1 kali sehari secara oral selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kacang panjang mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan steroid. Hasil analisis data (menggunakan metode statistik dengan tingkat kepercayaan 95%) menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol kacang panjang berpengaruh meningkatkan secara tidak signifikan terhadap indeks organ tetapi berpengaruh meningkatkan secara signifikan terhadap diameter ovarium (gambaran makroskopis ovarium), berpengaruh signifikan terhadap jumlah folikel primordial dan primer serta berpengaruh meningkatkan secara signifikan terhadap jumlah folikel sekunder dan tersier (gambaran mikroskopis ovarium) mencit betina galur Swiss. Pada penelitian ini tidak ditemukan folikel De Graaf pada ovarium mencit betina galur Swiss.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SARI KACANG MERAH DAN KACANG HIJAU SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN Lactobacillus acidophilus

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SARI KACANG MERAH DAN KACANG HIJAU SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN Lactobacillus acidophilus

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SARI KACANG MERAH DAN KACANG HIJAU SEBAGAI MEDIA PERTUMBUHAN Lactobacillus acidophilus. Kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) berpotensi sebagai media fermentasi bakteri asam laktat. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki kandungan karbohidrat sebagai sumber nutrisi bakteri asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas sari kacang hijau dan kacang merah sebagai media pertumbuhan bakteri asam laktat, yaitu Lactobacillus acidophilus. Pengambilan sampel dilakukan pada fermentasi jam ke-0, 24, 48 dan 72 untuk dilakukan analisa total asam, kadar glukosa dan jumlah bakteri. Analisa kadar asam laktat dengan metode kualitatif dan kuantitatif total asam tertitrasi, kadar glukosa dengan metode Luff Schoorl dan jumlah bakteri dengan spektrofotometer UV- Vis. Fermentasi masing-masing kacang hijau dan kacang merah oleh Lactobacillus acidophilus selama 48 jam didapatkan nilai kadar asam laktat meningkat, dan terjadi penurunan pada jam ke-72 pada substrat kacang merah sedangkan pada kacang hijau masih naik. Kadar gula reduksi dari kedua substrat semakin berkurang. Sedangkan jumlah bakteri meningkat hingga jam ke-72 pada substrat kacang hijau, sedangkan pada kacang merah peningkatan hanya sampai jam ke-48 dan pada jam ke-72 terjadi penurunan sesuai dengan berkurangnya kadar asam laktat. Dengan membandingkan data yang diperoleh diketahui bahwa sari kacang hijau lebih efektif sebagai media pertumbuhan L. acidophilus daripada sari kacang merah.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

SUBSTITUSI TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) PADA MIE KERING DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BIT (Beta vilgaris L.)

SUBSTITUSI TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) PADA MIE KERING DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BIT (Beta vilgaris L.)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik dalam peningkatan nilai gizi protein mie kering yang disukai konsumen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap faktorial dengan dua faktor yaitu rasio tepung terigu : tepung kacang merah 85:15; 75:25; 65:35; dan kadar ekstrak bit 20; 30; 40; 50%. Dari penelitian yang sudah dilakukan kombinasi perlakuan yang terbaik dalam meningkatkan gizi protein serta yang disukai konsumen adalah pada perlakuan substitusi tepung kacang merah 15% dan kadar ekstrak bit 50%. Mie yang dihasilkan memiliki karakteristik sebagai berikut : kadar air 5,24%; kadar abu 2,24%; kadar protein 15,66%; aktivitas antioksidan 17,62%; angka asam 3,61 mg KOH/g minyak; warna merah muda terang (2,26); aroma agak langu (2,20); tekstur agak kenyal (2,26); dan kesukaan keseluruhan menunjukkan disukai oleh panelis (3,06).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...