ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

Top PDF ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT:

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT KELAS X.

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN INTERTEKSTUAL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT KELAS X.

Strategi pembelajaran intertekstual pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit telah dikembangkan oleh Rustini (2009). Strategi pembelajaran yang dikembangkan oleh Rustini baru sebatas perencanaan dan belum pernah diujicobakan. Untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran intertekstual yang telah dikembangkan tersebut, perlu dilakukan ujicoba melalui implementasi dalam proses pembelajaran. Dari hasil implementasi strategi pembelajaran intertekstual akan diketahui bagaimana proses pelaksanaan dari strategi pembelajaran intertekstual pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Hasil implementasi tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi dalam pengembangan pembelajaran intertekstual pada pembelajaran kimia selanjunya, khususnya pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Oleh karena itu, peneliti memilih penelitian tentang implementasi strategi pembelajaran intertekstual pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit kelas X.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN YANG MENGINTEGRASIKAN LEVEL MAKROSKOPIK, SUBMIKROSKOPIK DAN SIMBOLIK PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT.

PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN YANG MENGINTEGRASIKAN LEVEL MAKROSKOPIK, SUBMIKROSKOPIK DAN SIMBOLIK PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT.

Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu alternatif yang dapat mengatasi masalah diatas. Salah satunya dengan video pembelajaran pada materi pokok larutan elektrolit dan nonelektrolit. Raemeta (2008) pada penelitiannya telah mengembangkan media berbasis komputer berupa video praktikum larutan elektrolit dan nonelektrolit, video ini berisi mengenai pengujian daya hantar listrik pada beberapa larutan. Namun, penelitiannya hanya sampai pada studi pendahuluan dan uji kelayakan pada level makroskopik, belum sampai pada level submikroskopik dan simboliknya. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa kualitas video praktikum larutan elektrolit dan nonelektrolit telah sesuai dengan konsep, prosedur serta telah layak dijadikan sebagai media pendukung dalam pembelajaran larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Implementasi model pembelajaran problem solving berbasis eksperimen pada konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit

Implementasi model pembelajaran problem solving berbasis eksperimen pada konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit

melakukan diskusi kelompok untuk menyampaikan konsep yang telah ditemukan. Pembelajaran ini melibatkan domain kognitif, afektif, dan psikomotor secara terintegrasi. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran penerapan model yang dikaitkan dengan kemampuan siswa dalam bereksperimen yang tertuang dalam Lembar Kerja Siswa (LKS). Dalam hal ini, peneliti mencoba mengimplementasikan model pembelajaran problem solving berbasis eksperimen pada konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit yang merupakan materi kimia kelas X yang pembelajarannya dengan kegiatan eksperimen.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

ANALISIS KETERAMPILAN MEMBERI ALASAN DAN MENGINTERPRETASI SUATU PERNYATAAN PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT DENGAN PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

ANALISIS KETERAMPILAN MEMBERI ALASAN DAN MENGINTERPRETASI SUATU PERNYATAAN PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT DENGAN PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING

siswa. Pembelajaran dengan penerapan model problem based leaning pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit memiliki beberapa kelebihan antara lain, dapat meningkatkan semangat belajar siswa karena siswa dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran dalam artian siswa lebih mendominasi dibandingkan guru sehingga siswa dapat mengembang-kan ide-ide atau daya pikir yang mereka miliki dan membantu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, dimana akhirnya meningkatkan semangat guru dan siswa untuk belajar, pembelajaran akan menjadi lebih bermakna karena pembelajaran dilakukan secara bertahap dimulai dari Introduction (Pemunculan Masalah). Pada tahap ini siswa disajikan suatu masalah yang harus mereka selesaikan. Selanjutnya Inquiry & Self-Directed Study. Siswa dengan bimbingan guru mencari solusi untuk masalah yang
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Pendekatan Ilmiah pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit dalam Meningkatkan Keterampilan Fleksibilitas

Pendekatan Ilmiah pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit dalam Meningkatkan Keterampilan Fleksibilitas

Pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit ini siswa diajak untuk mengamati fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan diajak untuk melakukan eksperimen. Contohnya pada saat mengamati fenomena penggunaan aki dalam kendaraan bermotor maupun rumah tangga, siswa dapat mengidentifikasi berbagai informasi yang disajikan dalam fenomena tersebut. Setelah itu pada tahap kedua yaitu menanya, siswa dapat mengemukakan beragam gagasan dalam bentuk per- tanyaan untuk menggali informasi pada fenomena tersebut. Contoh lainnya pada kegiatan mencoba, diamana siswa dilatih untuk merancang percobaan sederhana. Dari kegiatan tersebut siswa dilatih untuk mengidentifikasi variabel, alat bahan, dan prosedur percobaan secara sederhana. Melalui kegiatan tersebut maka siswa akan lebih kreatif dan leluasa dalam mengemukakan bermacam-macam ide dan gagasan mereka tentang percobaan yang dirancang sendiri. Dengan demikian pembelajaran materi larutan elektrolit dan nonelektrolit diharapkan akan dapat melatih keterampilan berpikir kreatif siswa khususnya indikator fleksibilitas.
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

PENDEKATAN ILMIAH PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN FLEKSIBILITAS

PENDEKATAN ILMIAH PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN FLEKSIBILITAS

Pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit ini siswa diajak untuk mengamati fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan diajak untuk melakukan eksperimen. Contohnya pada saat mengamati fenomena penggunaan aki dalam kendaraan bermotor maupun rumah tangga, siswa dapat mengidentifikasi berbagai informasi yang disajikan dalam fenomena tersebut. Setelah itu pada tahap kedua yaitu menanya, siswa dapat mengemukakan beragam gagasan dalam bentuk per- tanyaan untuk menggali informasi pada fenomena tersebut. Contoh lainnya pada kegiatan mencoba, diamana siswa dilatih untuk merancang percobaan sederhana. Dari kegiatan tersebut siswa dilatih untuk mengidentifikasi variabel, alat bahan, dan prosedur percobaan secara sederhana. Melalui kegiatan tersebut maka siswa akan lebih kreatif dan leluasa dalam mengemukakan bermacam-macam ide dan gagasan mereka tentang percobaan yang dirancang sendiri. Dengan demikian pembelajaran materi larutan elektrolit dan nonelektrolit diharapkan akan dapat melatih keterampilan berpikir kreatif siswa khususnya indikator fleksibilitas.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT-NONELEKTROLIT MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING

ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT-NONELEKTROLIT MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING

Tiada kata yang mampu dituliskan untuk mengungkapkan rasa syukur bahagia atas nikmat yang begitu besar sehingga dapat diselesaikan perkuliahan dan skripsi ini yang berjudul “ Analisis Keterampilan Berpikir Orisinil pada Materi Larutan Elektrolit-Nonelektrolit Menggunakan Inkuiri Terbimbing ” . Sesungguhnya segala ilmu yang bermanfaat, pengetahuan yang mencerahkan jalan manusia, adalah dari Allah SWT semata. Semoga setiap ilmu pengetahuan yang bertambah seiring berlarinya waktu senantiasa menuntun kita untuk semakin mengakui kebesaran- Nya. Shalawat serta salam juga semoga selalu tercurah pada Rasullulah
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL CTL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

PENGARUH MODEL CTL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

Salah satu materi yang di anggap sulit berdasarkan hasil wawancara dengan perwakilan siswa kelas X IPA MAN 1 Pontianak adalah materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Sebagian besar siswa kurang memahami dan mengalami kesulitan pada konsep: daya hantar listrik, jenis zat terlarut, dan konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit. Kesulitan siswa dalam mempelajari pokok bahasan larutan elektrolit dan non elektrolit terlihat pada nilai ulangan harian materi larutan elektrolit dan non elektrolit lebih rendah dari materi lain di semester genap kelas X IPA MAN 1 Pontianak. Selain itu diperoleh informasi bahwa masih banyak siswa yang tidak tuntas pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dibandingkan dengan materi lain. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa orang siswa yang memiliki prestasi yang berbeda menyatakan bahwa saat diadakan ulangan harian pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit, siswa hanya menghafal konsep dari larutan elektrolit dan non elektrolit karena siswa tidak mengingat konsep yang telah diajarkan guru sehingga hasil belajar siswa tidak memuaskan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT-NONELEKTROLIT MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING

ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT-NONELEKTROLIT MENGGUNAKAN INKUIRI TERBIMBING

Tiada kata yang mampu dituliskan untuk mengungkapkan rasa syukur bahagia atas nikmat yang begitu besar sehingga dapat diselesaikan perkuliahan dan skripsi ini yang berjudul “ Analisis Keterampilan Berpikir Orisinil pada Materi Larutan Elektrolit-Nonelektrolit Menggunakan Inkuiri Terbimbing ” . Sesungguhnya segala ilmu yang bermanfaat, pengetahuan yang mencerahkan jalan manusia, adalah dari Allah SWT semata. Semoga setiap ilmu pengetahuan yang bertambah seiring berlarinya waktu senantiasa menuntun kita untuk semakin mengakui kebesaran- Nya. Shalawat serta salam juga semoga selalu tercurah pada Rasullulah
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT-NONELEKTROLIT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR LANCAR

EFEKTIVITAS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT-NONELEKTROLIT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR LANCAR

siswa dilatih untuk berhipotesis, mengumpulkan data melalui percobaan, meng- analisisnya untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang telah mereka buat dan membuat kesimpulan. Dengan demikian pembelajaran materi larutan elektrolit- nonelektrolit menggunakan model inkuiri terbimbing akan dapat melatih keteram- pilan berpikir kreatif siswa khususnya keterampilan berpikir lancar. Keterampilan berpikir lancar merupakan salah satu indikator keterampilan berpikir kreatif yang akan diteliti, meliputi mencetuskan banyak gagasan, jawaban, penyelesaian masa- lah atau jawaban; memberikan banyak cara atau saran untuk melakukan berbagai hal; selalu memikirkan lebih dari satu jawaban (Munandar, 2008).
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMFOKUSKAN PERTANYAAN PADA LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMFOKUSKAN PERTANYAAN PADA LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

Materi kimia dapat dikaitkan dengan kondisi atau masalah yang ada dalam ke- hidupan sehari-hari, seperti pada materi elektrolit nonelektrolit, banyak sekali masalah dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dihubungkan dengan materi ini; misalnya penggunaan aki dalam kendaraan bermotor maupun rumah tangga. Materi larutan elektrolit nonelektrolit dalam pembelajaran kimia di SMA lebih terkondisikan untuk dihafal oleh siswa, akibatnya siswa mengalami kesulitan menghubungkannya dengan apa yang terjadi di lingkungan sekitar, dan tidak merasakan manfaat dari pembelajaran larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

S KIM 1100346 Chapter3

S KIM 1100346 Chapter3

Pada tahap pertama, dilakukan kajian pustaka mengenai materi larutan elektrolit dan nonelektrolit berdasarkan silabus untuk memperoleh konsep-konsep pada materi terkait yang kemudian dikembangkan menjadi peta konsep. Tahap selanjutnya, dilakukan pengumpulan data miskonsepsi siswa melalui kajian literatur dan wawancara. Wawancara dilakukan untuk melengkapi dan mengkonfirmasi temuan miskonsepsi dari penelitian-penelitian yang telah ada sebelumnya. Tahap terakhir, yaitu pengembangan TDM-LENON.

Baca lebih lajut

S KIM 1003296 table of content

S KIM 1003296 table of content

A. Pengembangan Tes ...................................................................... B. Kualitas Tes ................................................................................. 1. Validitas ................................................................................. 2. Reliabilitas ............................................................................ 3. Tingkat Kesukaran ................................................................ 4. Daya Pembeda ...................................................................... C. Tes Piktorial ................................................................................ D. Dimensi Pengetahuan .................................................................. E. Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit ...............................
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

RPP LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

RPP LARUTAN ELEKTROLIT DAN NONELEKTROLIT

1. Sebanyak 0,2 mol zat terlarut dilarutkan ke dalam 1 liter air. Jika 0,001 mo zat terlarut tersebut terionisasi,tentukan kekuatan elektrolit tersebut berdasarkan harga derajat ionisasinya ? Skor 50 2. Dengan menghitung ᵪ (alfa),manakah dari larutan berikut yang

29 Baca lebih lajut

A. Standar Kompetensi : - RPP Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

A. Standar Kompetensi : - RPP Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Pada tahun 1884, Svante Arrhenius, ahli kimia terkenal dari Swedia mengemukakan teori elektrolit yang sampai saat ini teori tersebut tetap bertahan padahal ia hampir saja tidak diberikan gelar doktornya di Universitas Upsala, Swedia, karena mengungkapkan teori ini. Menurut Arrhenius, larutan elektrolit dalam air terdisosiasi ke dalam partikel-partikel bermuatan listrik positif dan negatif yang disebut ion (ion positif dan ion negatif) Jumlah muatan ion positif akan sama dengan jumlah muatan ion negatif, sehingga muatan ion-ion dalam larutan netral.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Bab 6 Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

Bab 6 Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit

1. Sediakan berbagai larutan yang akan diuji yaitu larutan garam dapur, gula, cuka, natrium hidroksida, alkohol, dan asam klorida di dalam gelas kimia kecil dengan volum yang sama. 2. Celupkan alat penguji elektrolit pada larutan garam dapur seperti pada gambar di samping!

Baca lebih lajut

t ipa 1004651 chapter3

t ipa 1004651 chapter3

Angket siswa ini terdiri atas enam belas pertanyaan yang terdiri atas 7 indikator. Indikator pertama yaitu ketertarikan dan kesungguhan serta motivasi siswa dalam mempelajari kimia. Indikator kedua menunjukkan ketertarikan siswa terhadap materi larutan elektrolit dan nonelektrolit. Indikator ketiga menunjukkan pemahaman siswa atas pembelajaran yang telah diberikan guru di kelas. Kemudian indikator selanjutnya untuk mengetahui apakah representasi submikroskopik telah diketahui oleh siswa.

Baca lebih lajut

LARUTAN ELEKTROLIT DAN BUKAN ELEKTROLIT

LARUTAN ELEKTROLIT DAN BUKAN ELEKTROLIT

elektroda dicelupkan, jika lampu bohlam menyala dan atau terbentuk gelembung udara pada kedua elektroda maka senyawa atau zat tersebut termasuk golongan senyawa elektrolit. Begitu pula sebaliknya, ketika elektroda dicelupkan lampu bohlam tidak menyala dan atau tidak terbentuk gelembung udara pada kedua elektroda, maka senyawa atau zat tersebut termasuk golongan senyawa nonelektrolit.

Baca lebih lajut

S KIM 1204827 Bibliography

S KIM 1204827 Bibliography

Rofifah, R. (2015). Pengembangan Tes Diagnostik Pilihan Ganda Two-Tier Berbasis Piktorial untuk Mengidentifikasi MiskonsepsiSiswa pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Baca lebih lajut

BIOTEKNOLOGI DAN PENERAPANNYA DALAM KEHI (3)

BIOTEKNOLOGI DAN PENERAPANNYA DALAM KEHI (3)

Sifat koligatif larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit jelas akan berbeda, hal ini karena adanya partikel partikel ion yang mengalami ionisasi sehingga terjadi perbedaan penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih dan tekanan osmotic antara larutan elektrolit dengan larutan non elektrolit.

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...