Erection girder

Top PDF Erection girder:

EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN KERJA PADA PEKERJAAN ERECTION GIRDER MENGGUNAKAN CRAWLER CRANE DI PT. ADHI KARYA (PERSERO) TBK Repository - UNAIR REPOSITORY

EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN KERJA PADA PEKERJAAN ERECTION GIRDER MENGGUNAKAN CRAWLER CRANE DI PT. ADHI KARYA (PERSERO) TBK Repository - UNAIR REPOSITORY

Identifikasi potensi bahaya pada kegiatan erection girder telah dibuat oleh konsultan dan dibantu oleh kontraktor beserta owner proyek melalui metode HIRAC (Hazard identification, risk assessment dan control), namun hasilnya masih belum diberikan penilaian risiko. Jika dilakukan penilaian risiko, kegiatan erection girder termasuk ke dalam ketegori fatality karena pada proyek pembangunan jembatan Suramadu pernah terjadi kecelakaan saat melakukan erection girder yang menyebabkan satu orang tenaga kerja meninggal. Kecelakaan karena pengoperasian crawler crane juga pernah terjadi di tempat lain seperti pada proses pemancangan di kali ciliwung atau kecelakaan di mekkah (Arab saudi). Pada proyek PT. Adhi Karya (persero) Tbk juga pernah terjadi kecelakaan serius akhibat kegiatan pengangkatan menggunakan crane.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

Rencana Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) Pada Pekerjaan Erection Girder Proyek Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IB Dengan Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko Dan Pengendalian Risiko Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assasment And Riskcontro

Rencana Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) Pada Pekerjaan Erection Girder Proyek Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IB Dengan Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko Dan Pengendalian Risiko Menggunakan Metode Hazard Identification, Risk Assasment And Riskcontro

Langkah pertama pada HIRARC sesuai teori pada bab 2.3.3.1 halaman 9 adalah masing-masing tahap pekerjaan erection girder harus dijelaskan tiap-tiap detil prosedurnya. Kemudian detil prosedur tahap-tahap pekerjaan erection girder tersebut diidentifikasi bahaya/Hazard Identification apa saja yang dapat terjadi. Berikut adalah hasil data Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko K3, dan Penanggung Jawab pada pekerjaan Unloading Girder: Balok I (PCI Girder) merupakan balok yang buat secara fabrikasi ditempat lain oleh sub kontraktor PT. WIKA (PERSERO) BETON. PCI Girder yang telah lolos quality control akan didisbusikan segmen by segmen ke lokasi kontruksi dengan truck trailer. Setiap truck mampu membawa 3-4 segmen dengan berat persegmen rata-rata adalah 12 – 13 ton. Pekerjaan ini membutuhkan peralatan dan material yakni : 1. PCI Girder,
Baca lebih lanjut

585 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Erection Girder serta Pemodelan 3D Menggunakan Software TEKLA Strucute17 pada Spillway Waduk Jatigede.

Pelaksanaan Erection Girder serta Pemodelan 3D Menggunakan Software TEKLA Strucute17 pada Spillway Waduk Jatigede.

One of the scope that was done in this Jatigede dam construction is the construction of Spillway. Spillway body that at the top there is a lighthouse construction parts contained in the implementation of the Spillway construction. At the top of the lighthouse this will be made of the building (room control) as a liaison between the room and also became a cornerstone of building the necessary bridges. The construction is using two methods: the method of crawler cranes and the method of girder launcher. The research, conducted in March-May 2015 in Jatigede Dam construction project, Cijeungjing Village, District Jatigede, Sumedang District uses primary data and secondary data. The Spillway construction of Jatigede dam project divided into four stages, including the preparatory work, sub-structure, structure, and super structure. One of the factors that affect erection girder is an accident in drop off a girder in the field. After seeing the benefits then the method of girder launcher is chosen in terms of cost, precision tools, ways of operating, and the risk is better than crawler cranes. 3D modeling is done with Tekla Structures program 17 based on Detail Engineering Design data Spillway Jatigede. 3D modeling in building Spillway Jatigede done by drawing a grid, columns, and beams. Columns used in the building's Spillway Jatigede assortment of size.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

ANALISIS PERILAKU GIRDER BETON PRATEGANG BERDASARKAN PELAKSANAAN PEMASANGAN GIRDER JEMBATAN

ANALISIS PERILAKU GIRDER BETON PRATEGANG BERDASARKAN PELAKSANAAN PEMASANGAN GIRDER JEMBATAN

Metode erection dengan mobile crane yang menggunakan alat utama mobile crane baik wheel atau crawler crane dua (unit). Dengan pemakaian dua mobile crane maka diperlukan koordinasi sempurna antar operator dan keahlian yang tinggi untuk menghasilkan manuver yang tepat. Penggunaan mobile crane untuk erection girder ini akan efektif bila kondisi ruang besar/luas dengan pekerjaan yang kontinyu tanpa idle karena sistem sewa perjam yang tinggi. Metode erection girder menggunakan mobile crane dapat dilihat pada Gambar 2.11.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Implementasi Value Based Decision pada Pemilihan Metode Kerja Ereksi Girder pada Pekerjaan Jembatan Kali Marmoyo Berdasarkan Kriteria Finansial dan Non-finansial - ITS Repository

Implementasi Value Based Decision pada Pemilihan Metode Kerja Ereksi Girder pada Pekerjaan Jembatan Kali Marmoyo Berdasarkan Kriteria Finansial dan Non-finansial - ITS Repository

In determining the selection of the best construstion method in this research is based on two (2) things, non-financial criteria with Analytical Hierarchy Process (AHP) and financial criteria with Life Cycle Cost Analysis (LCCA). After collecting data from respondents, researcher got 4 criteria for non-financial criteria, there is: easy of implementation in work location, easy for the resources, easy access to the work location and installation time of the tool as the basic element of AHP calculation. From the results of AHP analysis on the synthesis matrix for the highest ranking from 3 alternatives available, construction method of erection girder with service crane by using temporary bridge that has the highest average weight value. While the data collected from the respondents for LCC analysis, researcher got some secondary data for calculation of LCC value, where is the lowest LCC value is construction method of erection girder with service crane using temporary bridge.
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

ANALISIS PERILAKU GIRDER BETON PRATEGANG BERDASARKAN PELAKSANAAN PEMASANGAN GIRDER JEMBATAN

ANALISIS PERILAKU GIRDER BETON PRATEGANG BERDASARKAN PELAKSANAAN PEMASANGAN GIRDER JEMBATAN

The Construction of prestressed concrete general used as girder of bridge. Some system of set implementation (erection) girder of bridge influence of behavior structure girder. In this examination are two system erection girder of bridge that will observation, there are system full span and balanced cantilever. The purpose of this examination is for know difference of behavior structure girder by both that system. Object of examination that do analysis structure that are PCI girder and box girder.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

ANALISA PRESTRESS POST TENSION PADA PREC

ANALISA PRESTRESS POST TENSION PADA PREC

Bentuk PC I girder yang langsing akan sangat berbahaya jika bentang-nya besar. Biasanya PC I girder ideal digunakan untuk bentang hingga 20m. PC I girder dengan bentang lebih dari itu sangat ber-resiko baik saat proses setting stressing maupun erection girder. Pada FO Amplas bentang girder terkecil 31.9 m, jika digunakan PC I girder bentang 31.9 m maka saat proses setting untuk stressing girder segmental I akan mudah terguling dan patah. Pengangkatan PC I girder yang telah di-stressing ber-resiko besar untuk terguling dan atau patah saat proses erection. Setelah duduk di atas bearing pad-pun harus diberi breasing yang kuat antara unit per unit agar tidak terguling.
Baca lebih lanjut

165 Baca lebih lajut

Analisa Prestress (Post-Tension) Pada Precast Concrete U Girder (Studi Kasus Pada Jembatan Flyover Amplas)

Analisa Prestress (Post-Tension) Pada Precast Concrete U Girder (Studi Kasus Pada Jembatan Flyover Amplas)

di kondisi aktual lapangan proyek FO Amplas. Namun menjadi tidak efisien karena dibutuhkan biaya yang besar untuk pembuatan tumpuannya baik berupa kolom sementara ataupun tumpuan tiang diatas pier head. Penggunaan ruang yang sesuai tanpa menganggu aktivitas proyek maupun lingkungan apabila alat tersebut diletakkan diatas pier head. Tetapi pembuatan tumpuan di atas pier head akan merubah kondisi pier head rencana. Alat tersebut tidak bergerak bebas dan pemindahannya pun beresiko tinggi serta memakan waktu yang lama. Penggunaan metode launcher ini lebih efektif untuk digunakan pada pekerjaan erection girder pada jembatan.
Baca lebih lanjut

165 Baca lebih lajut

Welcome to ePrints Sriwijaya University  UNSRI Online Repository

Welcome to ePrints Sriwijaya University UNSRI Online Repository

Abstrak. Jalur perlintasan LRT ( Light rail transit ) dibangun dengan menggunakan erection girder . Pengangkatan erection girder tersebut menggunakan pesawat angkat gantry crane . Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan dari tali baja ( wire rope ) yang digunakan pada alat angkat tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan cara observasi, survei, tinjauan pustaka, serta perhitungan secara analitis dan evaluasi. Sistem pengangkatan ini menggunakan tali baja ( wire rope ) dengan konstruksi 6 X 36 WS + IWRC berdiameter 51 mm. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa untuk tegangan tarik yang bekerja pada tali baja untuk berat girder 30 ton dan 60 ton masih dalam kondisi aman dikarenakan tegangan yang bekerja
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Biaya Dan Waktu Pekerjaan Girder Erection Dengan Metode Launcher Pada Bentang Tengah Proyek Pembangunan Jembatan Mastrip Surabaya - ITS Repository

Biaya Dan Waktu Pekerjaan Girder Erection Dengan Metode Launcher Pada Bentang Tengah Proyek Pembangunan Jembatan Mastrip Surabaya - ITS Repository

Mastrip Surabaya .................................................................. 4 Gambar 1. 2 Peta lokasi rencana pembangunan Jembatan Mastrip Surabaya .................................................................. 4 Gambar 1. 3 Kondisi sungai Kali Mas Surabaya yang akan menjadi lokasi proyek .......................................................... 5 Gambar 1. 4 Kondisi eksisting jalan Mastrip Surabaya ....... 5 Gambar 1. 5 Kondisi eksisting jalan Jambangan Surabaya .. 6 Gambar 2. 1 Launcher di lokasi proyek ............................... 9 Gambar 2. 2 Mobile crane .................................................. 13 Gambar 2. 3 Flowchart detail item pekerjaan erection girder ............................................................................................ 15 Gambar 2. 4 Bagian-bagian Launcher ................................ 18 Gambar 2. 5 Denah rencana lokasi stockyard dan erection girder .................................................................................. 18 Gambar 2. 6 Alat pelengkap perletakkan girder di stockyard ............................................................................................ 20 Gambar 2. 7 Hasil MS Project dengan metode waktu kerja normal ................................................................................. 25 Gambar 2. 8 Hasil MS Project dengan metode waktu kerja lembur ................................................................................. 26 Gambar 2. 9 Contoh bagan Gantt dalam MS Project ......... 32 Gambar 4. 1 Spesifikasi girder yang digunakan ................. 46 Gambar 4. 2 Brosur PCI Girder oleh PT. Wijaya Karya Beton .................................................................................. 47 Gambar 4. 3 Proses supply girder dilakukan secara
Baca lebih lanjut

160 Baca lebih lajut

Andhika   Daftar Isi SAFINA

Andhika Daftar Isi SAFINA

(Side Deck girder) ....................................................................... IV-72 2. Modulus Penumpu Bangunan Atas ............................................. IV-78 G. BULKHEAD (SEKAT KEDAP AIR) .............................................. IV-83 1. Sekat Kedap Air .......................................................................... IV-83 H. SEKAT KEDAP MINYAK MEMBUJUR DAN MELINTANG

6 Baca lebih lajut

Pengumuman Hasil Prakualfikasi 22 Juni 2012 Girder

Pengumuman Hasil Prakualfikasi 22 Juni 2012 Girder

Barabai, Panitia Pengadaan Jasa Konsultansi 21 Juni 2012 PENGUMUMAN HASIL KUALIFIKASI Rp 145.382.000,00 Pengawasan Teknis Pembangunan Konstruksi Jembatan Girder Seratus empat puluh [r]

2 Baca lebih lajut

SKRSI SKRIPSI JUDUL ANALISIS KEKUATAN PLAT STOPPER PADA JOINT ERECTION MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

SKRSI SKRIPSI JUDUL ANALISIS KEKUATAN PLAT STOPPER PADA JOINT ERECTION MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA

Alhamdulillah Hirobbil Alamin Puji Syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat, rizqi dan hidayah, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan judul : “ ANALISIS KEKUATAN PLAT STOPPER PADA JOINT ERECTION MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA” . Penulis menyadari bahwa dalam penulisan tugas akhir tidak lepas dari kesulitan dan hambatan, berkat bantuan dari bimbingan dari berbagai pihak penelitian ini dapat terlaksana dengan baik. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih yang sedalam- dalamnya kepada pihak-pihak sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Perencanaan Jembatan Dengan Menggunakan Profil Box Girder Prestress

Perencanaan Jembatan Dengan Menggunakan Profil Box Girder Prestress

DAFTAR NOTASI ANC Kehilangan gaya prategang akibat slip angkur MPa AS Luas tulangan beton cm2 AS min Luas tulangan beton minimum cm2 bw Lebar badan mm CR Kehilangan gay[r]

148 Baca lebih lajut

Mathematical Modeling and Fuzzy Adaptive PID Control of Erection Mechanism

Mathematical Modeling and Fuzzy Adaptive PID Control of Erection Mechanism

We adopt fuzzy adaptive PID control method in erection process to enhance control performance. PID control is connected with fuzzy control and then the parameters of PID control method can change based on circumstance [13]. Fuzzy adaptive PID control method can make full use of operators’ successful nonlinear experie nce and excellent effect of PID control. It can improve precision and achieve better effect compared with PID control and fuzzy control. The differential equation of PID control is as follows [14].

10 Baca lebih lajut

Penerapan Model Transportasi Dalam Rangka Efisiensi Biaya Penempatan Tower Crane Pada Multi Proyek.

Penerapan Model Transportasi Dalam Rangka Efisiensi Biaya Penempatan Tower Crane Pada Multi Proyek.

Untuk mendapatkan biaya penempatan Tower Crane yang lebih rendah maka diperlukan efisiensi biaya pada setiap langkah penempatan yang ada. Dengan menerapkan prinsip-prinsip estimasi biaya pada tahap-tahap : mobilisasi, erection, dismantle dan demobilisasi, diharapkan adanya suatu perhitungan biaya

29 Baca lebih lajut

Fig. 1 Cross sections of plate girders

Fig. 1 Cross sections of plate girders

A typical bridge girder with a portion of the span, over which the compression flange is laterally unrestrained, is shown in Fig. 9. This girder is susceptible to lateral torsional buckling. Fig. 10 shows a laterally buckled view of a portion of the span. The displacements at mid span, where the beam is laterally restrained, will be only vertical. Failure may then be governed by lateral torsional buckling. This type of failure depends on the unrestrained length of compression flange, the geometry of cross section, moment gradient, etc.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Fifin Dwi Megan Sari

Fifin Dwi Megan Sari

PT. PAL Indonesia (Persero) sebagai industri yang memproduksi alat utama sistem pertahanan laut memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor kelautan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dalam proses pembuatan kapal yang begitu panjang dan melibatkan peralatan berat serta banyak tenaga kerja, maka tidak menutup kemungkinan terjadi resiko kecelakaan. Faktor dan potensi bahaya yang terjadi apabila tidak dikendalikan akan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit jumlahnya. Penelitian ini difokuskan pada departemen erection dimana kecelakaan hampir sering terjadi dikarenakan banyak dilakukan pekerjaan hot work. Dari permasalahan tersebut dilakukan analisis mengenai penyebab timbulnya gangguan dengan metode FMEA. Hasilnya berupa Risk Priority Number (RPN). Diketahui bahwa failure mode yang harus diprioritaskan adalah kategori kebakaran dari proses pengelasan. Kategori ini memiliki penyebab utama, yaitu pekerja kurang hati-hati dalam melakukan tahapan proses pengelasan dan mempunyai nilai RPN sebesar 343. Dari prioritas tersebut dilakukan analisis menggunakan fishbone diagram. Usulan perbaikan pencegahan diberikan guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja di departemen erection.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Analisis Biaya Struktur Baja Yang Difabrikasi Di Pabrik dan Di Lapangan.

Analisis Biaya Struktur Baja Yang Difabrikasi Di Pabrik dan Di Lapangan.

Dalam setiap proyek konstruksi, selalu terdapat tiga constrain yaitu waktu, kualitas pekerjaan, dan biaya. Masalah yang sering terjadi adalah bagaimana mencapai kualitas pekerjaan yang baik dengan biaya seminimal mungkin. Untuk mencapai tujuan ini, seorang kontraktor pelaksana harus dapat memilih sebuah alternatif pelaksanaan konstruksi yang optimal. Dalam optimasi biaya proyek konstruksi baja, ada beberapa alternatif yang dapat diperhitungkan. Pada Tugas Akhir ini dibandingkan alternatif pekerjaan fabrikasi, yaitu alternatif pertama pekerjaan fabrikasi dan erection dilakukan oleh pihak pabrik, alternatif kedua pekerjaan fabrikasi sampai dengan cutting list dilakukan di pabrik, erection dilakukan oleh sendiri (kontraktor), dan alternatif ketiga memesan bahan mentah dari pabrik, pekerjaan fabrikasi dan erection dilakukan oleh sendiri (kontraktor).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERENCANAAN JEMBATAN COMPOSITE GIRDER YABANDA – JAYAPURA, PAPUA.

PENDAHULUAN PERENCANAAN JEMBATAN COMPOSITE GIRDER YABANDA – JAYAPURA, PAPUA.

Penggunaan jembatan tipe composite girder merupakan alternatif lain dari penggunaan jembatan tipe truss span yang mempunyai harga yang mahal, pelaksanaan yang lama karena harus merakit bagian atas jembatan dan perawatan terhadap baja dari korosi dan karat. Berbeda dengan penggunaan jembatan tipe composite girder terbilang murah, mudah dan cepat karena tidak perlu memasang struktur atas serta tidak perlu melakukan perawatan terhadap baja dari korosi dan karat..

4 Baca lebih lajut

Show all 106 documents...

Related subjects