FAKTOR-FAKTOR MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP

Top PDF FAKTOR-FAKTOR MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP:

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MASYARAKAT DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT PERMATA BLORA.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MASYARAKAT DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT PERMATA BLORA.

Masyarakat yang mengambil keputusan memilih suatu rumah sakit untuk berobat rawat inap dalam memberikan reaksi terhadap rangsangan dari atribut jasa rumah sakit adalah berbeda-beda karena mereka berada dalam kondisi dan situasi yang berbeda pula, atribut jasa rumah sakit tersebut meliputi:

8 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RS. NIRMALA SURI SUKOHARJO.

PENDAHULUAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RS. NIRMALA SURI SUKOHARJO.

Seiring dengan adanya perubahan dan perkembangan masyarakat mempengaruhi pula perilaku mereka dalam memilih rumah sakit tersebut. Hal ini dipengaruhi oleh: faktor-faktor yang mempengaruhi Perilaku Konsumen yang terdiri dari budaya, sosial, pribadi dan psikologis, serta proses pengambilan keputusan yang terdiri dari 5 tahap yaitu: pengenalan suatu masalah atau kebutuhan, pencarian informasi yang berkaiatan dengan masalah itu, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, serta perilaku pembeli pasca pembelian.

6 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN  FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RS. NIRMALA SURI SUKOHARJO.

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RS. NIRMALA SURI SUKOHARJO.

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala nikmat, rahmat, hidayah serta inayahnya sehingga penulis dapat menyusun skripsi dengan judul ”FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RS. NIRMALA SURI SUKOHARJO”. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Strata 1 pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

11 Baca lebih lajut

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Memilih Pengobatan Medis Ke Luar Negeri (Study Terhadap Masyarakat Kota Medan yang Berobat Ke Penang, Malaysia)

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Memilih Pengobatan Medis Ke Luar Negeri (Study Terhadap Masyarakat Kota Medan yang Berobat Ke Penang, Malaysia)

Dari nona MM “ Buat Bapak- Bapak Birokrasi saya mohon tolong perhatikan nasib- nasib kami pemengang kartu ASKES, kenapa si saya harus mendaftar administrasi yang begitu panjang padahal saya sudah kesakitan dan saya harus membayar uang dulu baru saya bisa masuk ruangan rawat inap di rumah sakit HJ Medan, terus kenapa yah perawat nya kok mukanya seram-seram sekali, apalagi pada saat saya melakukan operasi, saya kan masih muda (15 tahun) wajar donk kalau saya malu pada saat itu saya mau di bius lokal saya menjalani operasi usus buntu, sebelum saya di bius saya masuk ruangan operasi dalam keadaan telanjang saya dikelilingi 10 orang koas yang siap merekam jalannya operasi saya, apa menurut bapak operasi saya pantas untuk bahan pembelajaran mereka, saya kan malu…….apalagi waktu di bius saya malah di marah-marahi gara-gara saya menutup-nutupi kemaluan saya. Maunya kan bius jangan rame-rame donk pak yang nyuntik kan cuma satu orang. Apalagi mau ambil obat ibu saya mesti antri 2 jam buat dapat giliran ambil obat……….tolong dok pak perbaiki managemen rumah sakit kita”.
Baca lebih lanjut

97 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN MALNUTRISI PASIEN DEWASA DI RUANG RAWAT INAP RUMAHSAKIT

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN MALNUTRISI PASIEN DEWASA DI RUANG RAWAT INAP RUMAHSAKIT

Jenis penyakit infeksi secara bermakna merupakan faktor preventif (faktor pencegah) untuk terjadi malnutrisi di rumah sakit (OR 0,33; 95%CI 0,17- 0,64). Subjek yang menderita penyakit infeksi berisiko tiga kali lebih rendah untuk menderita malnutrisi dibandingkan subjek yang berpenyakit noninfeksi. Bentuk makanan/jenis diit merupakan faktor risiko dengan nilai OR 1,96 (95%CI 1,05-3,68) (Tabel 10). Variabel lain seperti asupan protein, jenis kelamin, kelas perawatan, tingkat pendidikan, dan umur tidak

9 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS ISLAM PURWOKERTO

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RS ISLAM PURWOKERTO

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT, berkat rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Skripsi dengan judul ” Faktor- Faktor Yang Berhubungan dengan Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RS Islam Purwokerto ”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana pada Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

15 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRESS KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD SUKOHARJO

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRESS KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD SUKOHARJO

Stres adalah realitas kehidupan sehari-hari yang tidak bisa kita hindari. Perawat dituntut untuk bekerja terampil, membuat keputusan dengan cepat, tepat. Perawat dapat mengalami stres, sehingga kehilangan motivasi, pengalaman kebosanan yang menyebabkan penurunan kinerja kerja dan memburuknya perawatan pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor utama yang mempengaruhi stres kerja perawat di rawat inap rumah sakit Sukoharjo. Metode ini merupakan studi cross sectional. Metode sampling dengan pendekatan purposive sampling, jumlah sampel 42. Analisis data menggunakan univariat, bivariat, dan analisis multivariat analisis bivariat dengan korelasi product moment dan analisis multivariat dengan regresi linier berganda. Analisis univariat beban kerja antara kriteria perawat adalah bahwa 92,9%, sebagian besar perawat dalam kon ß ik dengan staf lain dengan kriteria adalah bahwa 88,1%, 78,6% sebagian besar perawat mengalami kesulitan dalam pengobatan pasien, perawat yang memiliki hambatan dalam pengembangan karir kriteria 49,6% dengan moderat, dan perawat yang mengalami hambatan untuk pengembangan karir dengan kriteria tinggi 49,6%, seorang perawat yang mengalami stres kerja dengan 92,9%. Hasil analisis bivariat data menunjukkan bahwa masing-masing beban kerja variabel independen, kon ß ik dengan staf lain, masalah perawatan pasien, pengembangan karir hasil tes diperoleh nilai p dari 0,0001 sehingga disimpulkan bahwa masing-masing variabel ini memiliki pengaruh terhadap stres kerja . Analisis multivariat dengan nilai uji F signi Þ kan 0,05 diperoleh 17.470 dan signi Þ kansi nilai F adalah 0,0001, sehingga dengan efek yang sama antara beban kerja variabel independen, kon ß ik dengan staf lain, masalah perawatan pasien, pengembangan karir dengan stres kerja. Uji adjusted R2 memperoleh nilai 0,616. Ini berarti perubahan variasi stres kerja dapat dijelaskan oleh variasi perubahan beban kerja, kon ß ik, masalah pasien dan pengembangan sebesar 61,6%.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRESS KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD SUKOHARJO

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRESS KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD SUKOHARJO

Stres adalah realitas kehidupan sehari-hari yang tidak bisa kita hindari. Perawat dituntut untuk bekerja terampil, membuat keputusan dengan cepat, tepat. Perawat dapat mengalami stres, sehingga kehilangan motivasi, pengalaman kebosanan yang menyebabkan penurunan kinerja kerja dan memburuknya perawatan pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor utama yang mempengaruhi stres kerja perawat di rawat inap rumah sakit Sukoharjo. Metode ini merupakan studi cross sectional. Metode sampling dengan pendekatan purposive sampling, jumlah sampel 42. Analisis data menggunakan univariat, bivariat, dan analisis multivariat analisis bivariat dengan korelasi product moment dan analisis multivariat dengan regresi linier berganda. Analisis univariat beban NHUMD DQWDUD NULWHULD SHUDZDW DGDODK EDKZD VHEDJLDQ EHVDU SHUDZDW GDODP NRQÀLN GHQJDQ staf lain dengan kriteria adalah bahwa 88,1%, 78,6% sebagian besar perawat mengalami kesulitan dalam pengobatan pasien, perawat yang memiliki hambatan dalam pengembangan karir kriteria 49,6% dengan moderat, dan perawat yang mengalami hambatan untuk pengembangan karir dengan kriteria tinggi 49,6%, seorang perawat yang mengalami stres kerja dengan 92,9%. Hasil analisis bivariat data PHQXQMXNNDQEDKZDPDVLQJPDVLQJEHEDQNHUMDYDULDEHOLQGHSHQGHQNRQÀLNGHQJDQVWDIODLQPDVDODK perawatan pasien, pengembangan karir hasil tes diperoleh nilai p dari 0,0001 sehingga disimpulkan bahwa masing-masing variabel ini memiliki pengaruh terhadap stres kerja . Analisis multivariat dengan QLODLXML)VLJQL¿NDQGLSHUROHKGDQVLJQL¿NDQVLQLODL)DGDODKVHKLQJJDGHQJDQ HIHN\DQJVDPDDQWDUDEHEDQNHUMDYDULDEHOLQGHSHQGHQNRQÀLNGHQJDQVWDIODLQPDVDODKSHUDZDWDQ pasien, pengembangan karir dengan stres kerja. Uji adjusted R2 memperoleh nilai 0,616. Ini berarti SHUXEDKDQYDULDVLVWUHVNHUMDGDSDWGLMHODVNDQROHKYDULDVLSHUXEDKDQEHEDQNHUMDNRQÀLNPDVDODK pasien dan pengembangan sebesar 61,6%.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang berhubungan dengan adanya sisa makanan biasa pada pasien rawat inap di kelas III RSUD Pirngadi Medan

Faktor-faktor yang berhubungan dengan adanya sisa makanan biasa pada pasien rawat inap di kelas III RSUD Pirngadi Medan

Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus untuk setiap kasihNya yang menguatkan penulis dalam menyelesaikan penelitian dan menyusun skripsi dengan judul “Faktor -faktor yang berhubungan dengan adanya sisa makanan biasa pada pasien rawat inap di kelas III RSUD Pirngadi Medan” . Skripsi ini adalah

14 Baca lebih lajut

FAKTOR  FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK UNIVERSAL PRECAUTIONS PADA PERAWAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN RISIKO HEALTHCARE ASSOCIATED INFECTIONS (HAIs) DI RUANG RAWAT INAP RSUD TUGUREJO SEMARANG

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK UNIVERSAL PRECAUTIONS PADA PERAWAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN RISIKO HEALTHCARE ASSOCIATED INFECTIONS (HAIs) DI RUANG RAWAT INAP RSUD TUGUREJO SEMARANG

Beban kerja merupakan jumlah pekerjaan yang ditanggung atau dibebankan oleh suatu unit organisasi atau jabatan yang merupakan hasil kali waktu dengan jumlah kegiatan kerja, yang terdiri dari beban kerja fisik, beban kerja psikologis, serta waktu kerja (UU Kesehatan No. 39 tahun 2009). Faktor beban kerja ini dapat menyebabkan dampak yang menyebabkan dampak yang merugikan, termasuk perilaku. Penilaian beban kerja dapat dilakukan melalui dua metode yakni penilaian beban kerja secara fisik dan mental. Penilaian beban kerja fisik merupakan penilaian berdasarkan energi fisik pada otot manusia yang berfungsi sebagai sumber tenaga yang nantinya mampu mengakibatkan perubahan fungsi tubuh, dimana indikator yang digunakan untuk mengetahui kondisi tersebut adalah; (1) Konsumsi oksigen dan kebutuhan oksigen, (2) Laju detak jantung, (3) Peredaran udara atau ventilasi paru-paru, (4) Suhu tubuh (suhu rektal), (5) Konsentrasi asam laktat dalam darah, (6) Komposisi kimia dalam darah dan jumlah air seni, (7) Tingkat penguapan melalui keringat (Tarwaka, 2014).
Baca lebih lanjut

65 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN LAYANAN RAWAT INAP LANJUTAN PESERTA BPJS KESEHATAN

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN LAYANAN RAWAT INAP LANJUTAN PESERTA BPJS KESEHATAN

dengan akomodasi rawat inap intensip dan non intensip (Kemenkes, 2013). Dalam penelitian ini 97% peserta BPJS Kesehatan telah memanfaatkan fasilitas BPJS Kesehatan pada tingkat rawat inap lanjutan. Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran yang baik dari peserta BPJS Kesehatan dalam memanfaatkan fasilitas. Menunjukkan pula respon balik masyarakat pada umumnya cukup baik terhadap program BPJS Kesehatan, diluar perbedaan pendapat yang muncul dalam mensikapi program BPJS Kesehatan. Pembiayaan kesehatan yang semakin lama semakin mahal menempatkan BPJS Kesehatan menjadi salah satu solusi dalam mengatasi masalah pembiayaan kesehatan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Karakterisitik Penderita Stroke Rawat Inap di RSUD. Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas Tahun 2014-2015

Karakterisitik Penderita Stroke Rawat Inap di RSUD. Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas Tahun 2014-2015

Sastri, S., Safrita, Y., Dinata, C.A., 2012. Gambaran Faktor Risiko dan Tipe Stroke pada Pasien Rawat Inap di Bagian Penyakit Dalam RSUD Kabupaten Solok Selatan Periode Januari 2010-31 Juni 2012. Dikutip dari Jurnal Kesehatan Andalas, 2013; 2 (2).

4 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN SISA  MAKANAN BIASA PASIEN BANGSAL RAWAT INAP RSUD SALATIGA  Faktor-Faktor Eksternal Yang Berhubungan Dengan Sisa Makanan Biasa Pasien Bangsal Rawat Inap RSUD Salatiga.

FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN SISA MAKANAN BIASA PASIEN BANGSAL RAWAT INAP RSUD SALATIGA Faktor-Faktor Eksternal Yang Berhubungan Dengan Sisa Makanan Biasa Pasien Bangsal Rawat Inap RSUD Salatiga.

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan dan melimpahkan segala karunia, nikmat dan rahmat-Nya yang tak terhingga kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi dengan judul : ” Faktor-Faktor Eksternal Yang Berhubungan Dengan Sisa Makanan Biasa Pasien Bangsal Rawat Inap RSUD Salatiga ”.

18 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENULISAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD dr GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENULISAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD dr GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

Kesimpulan : Semua faktor dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap, motivasi, reward dan punishment mempunyai hubungan kuat dengan penulisan dokumentasi keperawatan. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan perawat dalam penulisan dokumentasi keperawatan adalah pengetahuan, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,747 dan nilai p value 0,008.

15 Baca lebih lajut

2017 Jamsos Sesi 6 DAP Analisis Kepesertaan 2

2017 Jamsos Sesi 6 DAP Analisis Kepesertaan 2

1. Arih Dianing Intiasari. 2016. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PEMBAYARAN IURAN BPJS KESEHATAN PADA PESERTA PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH (PBPU) DI KABUPATEN BANYUMAS. FKM UNSOED. 2. Arih Dianing Intiasari. 2016. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN PELAYANAN RAWAT INAP OLEH PESERTA PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH (PBPU) YANG TERLAMBAT MEMBAYAR IURAN PREMI DI KABUPATEN

15 Baca lebih lajut

Pengaruh Faktor Faktor Pelayanan, Harga dan Biaya Lainnya terhadap pasien Rawat inap di RSU. Mitra Sejati Medan

Pengaruh Faktor Faktor Pelayanan, Harga dan Biaya Lainnya terhadap pasien Rawat inap di RSU. Mitra Sejati Medan

Segala Puji Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat serta pertolonganNya yang berlimpah, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis ini dengan judul "Pengaruh Faktor Faktor Pelayanan, Harga dan Biaya Lainnya terhadap pasien Rawat inap di RSU. Mitra Sejati Medan’’.

16 Baca lebih lajut

View of FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA HARI RAWAT PASIEN DEMAM TIFOID DI RUANG RAWAT INAP RSUD PANGKEP

View of FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMA HARI RAWAT PASIEN DEMAM TIFOID DI RUANG RAWAT INAP RSUD PANGKEP

Berdasarkan hasil analisis bivariat, maka berdasarkan nilai Fisher’s Exact Test didapatkan nilai p value = 0.032 dimana α 0.05. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan lama hari rawat pasien demam tifoid di ruang rawat inap RSUD Pangkep. Dengan demikian hipotesa alternative yang disajikan oleh peneliti dinyatakan diterima karena p < α 0.05.

8 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PLEBITIS PADA PASIEN YANG TERPASANG INFUS DI UNIT RAWAT INAP RS PKU MUHAMMADIYAH SRUWENG KEBUMEN SKRIPSI Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Keperawatan Minat Utama Program St

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PLEBITIS PADA PASIEN YANG TERPASANG INFUS DI UNIT RAWAT INAP RS PKU MUHAMMADIYAH SRUWENG KEBUMEN SKRIPSI Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Keperawatan Minat Utama Program St

Bermaksud mengadakan penelitian dengan judul “ Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Plebitis pada Pasien yang Terpasang Infus di Unit Rawat Inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah S ruweng Kebumen.” Penelitian ini merupakan salah satu bagian dari persyaratan memperoleh gelar Sarjana Keperawatan. Oleh karena itu, berikut ini saya jelaskan beberapa hal terkait dengan penelitian yang akan dilakukan.

65 Baca lebih lajut

Dhika Adhi Pratama 22010113130209 Lap.KTI Bab3

Dhika Adhi Pratama 22010113130209 Lap.KTI Bab3

Suatu keadaan dimana lamanya pasien dirawat di rumah sakit baik pada pasien yang menjalani bedah, maupun pasien yang hanya membutuhkan terapi suportif di rumah sakit. Lama rawat inap pasien dapat dihitung dari saat pasien menjalani tindakan bedah sampai pasien selesai bedah, lalu masuk ke Instalasi Rawat Intensif dan masuk ke bangsal hingga pasien di ijinkan pulang oleh dokter.

23 Baca lebih lajut

Gambaran Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Keluarga dalam Memanfaatkan Pelayanan Rawat Inap di Puskesmas Ngemplak I Sleman (Description of Factors that Encourage Family’s Decision on Utilizing Hospitalization Facility at Public Health Center of Ng

Gambaran Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Keluarga dalam Memanfaatkan Pelayanan Rawat Inap di Puskesmas Ngemplak I Sleman (Description of Factors that Encourage Family’s Decision on Utilizing Hospitalization Facility at Public Health Center of Ng

Gambaran Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Keluarga dalam Memanfaatkan Pelayanan Rawat Inap di Puskesmas Ngemplak I Sleman Description of Factors that Encourage Family’s Decis[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...