Fasilitas Sisi Udara Bandar Udara Juanda

Top PDF Fasilitas Sisi Udara Bandar Udara Juanda:

PERENCANAAN FASILITAS SISI UDARA TERMINAL 3 BANDAR UDARA JUANDA, SURABAYA

PERENCANAAN FASILITAS SISI UDARA TERMINAL 3 BANDAR UDARA JUANDA, SURABAYA

digunakan untuk membenarkan pembangunan jangka dekat dan mendukung perencanaan operasional dan tambahan perbaikan atau perluasan fasilitas. Peramalan jangka menengah 6- 10 tahun, dan peramalan jangka panjang 10 sampai 20 tahun digunakan untuk merencanakan perbaikan modal utama, seperti pembebasan lahan, landasan pacu baru dan taxiway, ekstensi dari landasan pacu, baru terminal, dan infrastruktur akses tanah. Prakiraan diatas 20 tahun digunakan untuk menilai kebutuhan untuk bandara tambahan atau fasilitas penerbangan regional lainnya. Pengelolaan data historis tersebut dapat dilakukan dengan beragam cara. Salah satu diantaranya dengan melakukan analisis regresi menggunakan software secara exponential, linear, logarithmic, polynomial. Dimana nantinya dipilih regresi mana yang hasil peramalannya paling mendekati dengan data historical yang ada. Peramalan tersebut juga akan divalidasi dengan menggunakan data yang ada untuk meramalkan data tahun terakhir.
Baca lebih lanjut

292 Baca lebih lajut

EVALUASI KINERJA APRON DAN TAXYWAY TERMINAL 1 BANDAR UDARA JUANDA SEBELUM PEMBANGUNAN TERMINAL 3 BANDAR UDARA JUANDA

EVALUASI KINERJA APRON DAN TAXYWAY TERMINAL 1 BANDAR UDARA JUANDA SEBELUM PEMBANGUNAN TERMINAL 3 BANDAR UDARA JUANDA

memfasilitasi secara baik pergerakan pesawat yang terjadi saat ini. Serta pengukuran terhadap pertumbuhan penerbangan kedepan juga harus ditabrakan terhadap kondisi eksisting fasilitas sisi udara yang ada saat ini. Sehingga, Angkasa Pura 1 dapat secara simultan melakukan fokus terhadap pemenuhan standar penerbangan yang pertumbuhannya menjadi keniscayaan di provinsi Jawa Timur. Walaupun ada rencana pembangunan terminal 3, pemaksimalan terhadap terminal yang ada saat ini merupakan urgensitas dan prioritas utama. Dikarenakan belum jelasnya kepastian mengenai waktu masa perencanaan sampai penggunaan terminal 3 atau bisa disebut sebagai masa transisi sementara pertumbuhan pergerakan pesawat yang terjadi pasti terjadi, maka perlu ada usaha tertentu dalam meminimalisir adanya delayed terhadap aktivitas penerbangan untuk meminimalisir economic cost serta menjaga integritas moda transportasi udara dan memperhitungkan faktor safety merupakan kewajiban bersama. Agar solusi jangka pendek mengenai pemaksimalan fasilitas sisi udara ataupun menengah terhadap pengembangan fasilitas tertentu dapat tepat guna dan tepat sasaran. Perlu adanya evaluasi mengenai kecukupan fasilitas sisi udara terhadap total aircraft movement yang ada, dan evaluasi fasilitas sisi udara terhadap pertumbuhan pergerakan pesawat setiap 5 tahun ke depan agar dapat diketahui tahun optimum kemampuan fasilitas sisi udara eksisting dalam melayani pergerakan pesawat yang ada. Ketika tahun optimum/ titik jenuh kemampuan fasilitas sisi udara diketahui maka dalam rencana pengembangan terminal 3 didapatkan titik kritis kapan waktu dari terminal 3 harus selesai konstruksi dan bias digunakan.
Baca lebih lanjut

332 Baca lebih lajut

ANALISIS KEBUTUHAN KAPASITAS PADA FASILITAS SISI DARAT TERMINAL PENUMPANG KEBERANGKATAN DOMESTIK BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA Repository - UNAIR REPOSITORY

ANALISIS KEBUTUHAN KAPASITAS PADA FASILITAS SISI DARAT TERMINAL PENUMPANG KEBERANGKATAN DOMESTIK BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA Repository - UNAIR REPOSITORY

This paper will look in capacity planning as capacity requirements on the landside facilities in domestic departure passsenger terminal at the Juanda International Airport. Before doing capacity planning, this study analyzes the utilization of the capacity of the land side facilities in 2011 to determine the existing condition. Capacity planning begins with forecast passenger demand in 2012 until 2025 with the linear extrapolation method. Through a typical peak hour passenger (TPHP), the forecast results is used as input to predict the capacity requirements in 2015 and 2020 based on SKEP/77/VI/2005, the standard level of service PT Angkasa Pura I (Limited), and standard level of service of IATA.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

EVALUASI PERAWATAN FASILITAS SISI UDARA (AIR SIDE) DI BANDARA JUANDA SURABAYA

EVALUASI PERAWATAN FASILITAS SISI UDARA (AIR SIDE) DI BANDARA JUANDA SURABAYA

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perawatan peralatan fasilitas sisi udara di bandar udara Juanda Surabaya khususnya peralatan Runway Sweeper apakah sistem perawatan sesuai dengan prosedur sehingga fasilitas tersebut dapat dipertahankan dalam kondisi siap operasi dan mengurangi/minimalisasi kerusakan peralatan fasilitas sisi udara di bandar udara akibat pemeliharaan yang tidak sesuai dengan prosedur serta akibat kesalahan dalam pengoperasiannya.

15 Baca lebih lajut

Evaluasi Sistem Drainase Bandar Udara Internasional Kualanamu-Medan Effectiveness Evaluation Of Drainage Systems Kualanamu-Internasional Airport

Evaluasi Sistem Drainase Bandar Udara Internasional Kualanamu-Medan Effectiveness Evaluation Of Drainage Systems Kualanamu-Internasional Airport

Dengan alasan tersebut maka pemerintah telah menetapkan untuk membangun bandar udara baru di pinggir Timur Kota Medan sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 41 Tahun 1995 tentang lokasi pembangunan Bandar Udara Baru Medan terletak di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Perubahan dan perbaikan terhadap Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 40 Tahun 1998 tentang Rencana Induk Bandar Udara Baru Medan Sumatera Utara adalah untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang yang cukup signifikan. Dalam perubahan Rencana Induk Bandara tersebut diperkirakan jumlah penumpang fase I sebesar 10,1 juta, fase II sebesar 15,2 juta dan fase III
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Analisis Kualitas Pelayanan Moda Angkutan Udara Bandara Husein Sastranegara

Analisis Kualitas Pelayanan Moda Angkutan Udara Bandara Husein Sastranegara

Bandar Udara sebagai sarana pokok sektor transportasi udara dalam penyelenggaraan penerbangan merupakan tempat untuk pelayanan jasa angkutan udara. Dalam melaksanakan fungsi dan tujuannya maka Bandar udara harus ditata secara terpadu guna mewujudkan penyediaan jasa kebandarudaraan. Penyelenggaraan bandar udara harus mempertimbangkan tatanan kebandarudaraan nasional, keamanan dan keselamatan operasi penerbangan, perkiraan jasa angkutan udara, dan pedoman dan standar atau kriteria penyelenggaraan sesuai dengan keputusan Menteri Perhubungan No. 48 tahun 2002 sehingga dapat terwujudnya penyelenggaraan operasi penerbangan yang handal dan berkemampuan tinggi serta memenuhi standar internasional perencanaan bandar udara yang diberlakukan oleh Badan Standarisasi Indonesia (SNI) dan International Civil Aviation Organization (ICAO).
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Analisis Kualitas Pelayanan Moda Angkutan Udara Bandara Husein Sastranegara

Analisis Kualitas Pelayanan Moda Angkutan Udara Bandara Husein Sastranegara

Bandar Udara sebagai sarana pokok sektor transportasi udara dalam penyelenggaraan penerbangan merupakan tempat untuk pelayanan jasa angkutan udara. Dalam melaksanakan fungsi dan tujuannya maka Bandar udara harus ditata secara terpadu guna mewujudkan penyediaan jasa kebandarudaraan. Penyelenggaraan bandar udara harus mempertimbangkan tatanan kebandarudaraan nasional, keamanan dan keselamatan operasi penerbangan, perkiraan jasa angkutan udara, dan pedoman dan standar atau kriteria penyelenggaraan sesuai dengan keputusan Menteri Perhubungan No. 48 tahun 2002 sehingga dapat terwujudnya penyelenggaraan operasi penerbangan yang handal dan berkemampuan tinggi serta memenuhi standar internasional perencanaan bandar udara yang diberlakukan oleh Badan Standarisasi Indonesia (SNI) dan International Civil Aviation Organization (ICAO).
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

Perdaprov Jateng No 8 Tahun 2013

Perdaprov Jateng No 8 Tahun 2013

Pentingnya sektor perhubungan tersebut tercermin dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan jasa angkutan bagi mobilitas orang dan barang dari dan keseluruh pelosok Jawa Tengah bahkan dari dan keluar negeri serta berperan sebagai penunjang, pendorong dan penggerak bagi pertumbuhan daerah yang berpotensi namun belum berkembang, dalam upaya peningkatan dan pemerataan pembangunan serta hasil-hasilnya melalui keterkaitan antar moda dan intra moda untuk menjangkau dan menghubungkan seluruh Wilayah Jawa Tengah dengan mobilitas tinggi yang meliputi penyelenggaraan perhubungan darat, perhubungan laut, dan perhubungan udara.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Studi Air Traffic Management : Studi Kasus Analisis Ruang Udara di Bandar Udara Internasional Juanda - ITS Repository

Studi Air Traffic Management : Studi Kasus Analisis Ruang Udara di Bandar Udara Internasional Juanda - ITS Repository

Efek nyata dari variabilitas tersebut adalah timbulnya interval waktu pada saat terbentuk kelompok atau “cluster” dari beberapa demand yang berdekatan dan/atau service time yang lebih lama dari biasanya. Antrian dari pesawat terbang kemudian akan terjadi, baik di ground dan/atau di udara. Saat demand lebih kecil dari kapasitas, namun mendekati kapasitas tersebut, maka dibutuhkan waktu yang lama sebelum antrian tidak ada lagi. Pada kenyataannya, kelompok baru dari demand atau lamanya service time dapat timbul sebelum antrian yang sudah terjadi tidak ada lagi dan barisan antrian dapat bertambah panjang sejenak. Delay yang terjadi biasanya disebut stochastic delay. Dengan demikian, antrian panjang dapat terjadi meski tingkatan demand lebih kecil dari kapasitas pada kasus dimana:
Baca lebih lanjut

201 Baca lebih lajut

Rayhan Timur Sujati  21020110110019  DAFTAR PUSTAKA

Rayhan Timur Sujati 21020110110019 DAFTAR PUSTAKA

SKEP/347/XII/1999 tentang Standar Rancang Bangun dan/atau Rekayasa Fasilitas dan Peralatan Bandar Udara.. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.[r]

1 Baca lebih lajut

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA   Tahun 2008

KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA Tahun 2008

dapat diterapkan terhadap PT. Angkasa Pura I (Persero) -selaku Badan Usaha Milik Negara yang dibentuk dan ditunjuk oleh peraturan perundang-undangan- sehingga perbuatan yang telah dilakukan dalam menerapkan MUCS di Bandara Udara Juanda Surabaya dapat dikecualikan. -------------------------------------------- Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka airlines sudah sepatutnya mengikuti penerapan MUCS. Keberatan penerapan MUCS bukanlah terfokus pada integrasi sistem melainkan lebih kepada transparansi pendapatan dan biaya. Tidak ada pemeriksaan saksi yang menerangkan apabila MUCS diterapkan tanpa dipungut bayaran maka airlines akan menolak. Padahal sesungguhnya yang membayar biaya MUCS adalah para penumpang pengguna jasa penerbangan (end-user) bukan airlines. Selain itu, secara teknis, adalah wajar jika suatu sistem yang baru diterapkan maka memerlukan adaptasi/penyesuaian agar sistem internal yang dipunyai oleh masing-masing airlines dapat dioptimalkan.--------------------------------------------------------------- 13.5 Perihal Tuduhan Dugaan Pelanggaran Pasal 15 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1999.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Jurnal Penelitian Perhubungan Udara WARTA ARDHIA Evaluasi Fasilitas Peralatan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Di Bandara Haluoleo Kendari Evaluation of Facility Aid Equipment Aviation Accidents And Fire (PKP-PK) at Haluol

Jurnal Penelitian Perhubungan Udara WARTA ARDHIA Evaluasi Fasilitas Peralatan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan Dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Di Bandara Haluoleo Kendari Evaluation of Facility Aid Equipment Aviation Accidents And Fire (PKP-PK) at Haluol

Pertolongan Kecelakaan Pesawat dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) merupakan salah satu unit yang terkandung dalam struktur organisasi bandara yang merupakan bagian dari bidang operasi darat, yang memiliki tugas untuk kecelakaan penerbangan, pemadam kebakaran, penyelamatan dan tanggap darurat saat take-off atau landing. Kondisi fasilitas peralatan di PKP-PK Bandara Haluoleo saat ini masih membutuhkan beberapa fasilitas, serta petugas masih terbatas dan sebagian belum mengikuti pelatihan.

9 Baca lebih lajut

STUDI OPTIMASI KAPASITAS LANDASAN PACU (RUNWAY) PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA TUGAS AKHIR - STUDI OPTIMASI KAPASITAS LANDASAN PACU (RUNWAY) PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA

STUDI OPTIMASI KAPASITAS LANDASAN PACU (RUNWAY) PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA TUGAS AKHIR - STUDI OPTIMASI KAPASITAS LANDASAN PACU (RUNWAY) PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA

Data dari PT. ANGKASA PURA I (Persero). Pada tahun 2010, penumpang yang dilayani sudah melampaui angka 12 juta orang. Begitu juga dari sisi pergerakan pesawat terbang, mengalami peningkatan 5 hingga 10 persen tiap tahunnya, dari 94.066 kali pada tahun 2009 mengalami peningkatan menjadi 102.187 kali pada tahun 2010. Pergerakan pesawat terbang yaitu total pesawat terbang yang mendarat dan yang lepas landas di runway .

15 Baca lebih lajut

PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISI UDARA (AIR SIDE) PADA BANDAR UDARA SYAMSUDIN NOOR, KALIMANTAN SELATAN - ITS Repository

PERENCANAAN PENGEMBANGAN SISI UDARA (AIR SIDE) PADA BANDAR UDARA SYAMSUDIN NOOR, KALIMANTAN SELATAN - ITS Repository

Bandar udara Syamsudin Noor di Kalimantan Selatan merupakan bandara tersibuk no-8 di Indonesia. Pesawat yang beraktifitas di bandar udara ini pun beragam. Saat ini bandar udara Syamsudin Noor memiliki panjang landas pacu (runway) sebesar 2.500 x 45 m dengan total luas area 112.500 m 2 dan arah azimuth 10 – 28, 4 buah landas hubung (taxiway) dengan total luas 18.318 m 2 , 2 landas parkir (apron) dengan total luas 80.412 m 2 , dan terminal domestik dengan luas 9.943 m² dan dapat menangani 3.013.191 penumpang. Dengan runway dimensi tersebut, kemampuan maksimum bandara Syamsudin Noor adalah untuk melayani jenis pesawat sekelas B767-300 ER. Seiring dengan meningkatnya rute penerbangan dan jenis-jenis pesawat yang makin beragam, pihak Angkasa Pura I bermaksud akan melakukan beberapa pengembangan. Pengembangan yang dilakukan adalah penambahan panjang runway. Meningkatnya jenis-jenis dan volume pergerakan pesawat menjadi alasan penambaha panjang runway dilakukan.
Baca lebih lanjut

233 Baca lebih lajut

UNDANGAN KLARIFIKASI DAN NEGOSIASI TEKNIS DAN BIAYA PENGAWASAN TRUNOJOYO

UNDANGAN KLARIFIKASI DAN NEGOSIASI TEKNIS DAN BIAYA PENGAWASAN TRUNOJOYO

1. Sehubungan dengan telah berakhirnya masa sanggah seleksi umum ”Pekerjaan Pengawasan Sisi Udara (Lelang Tidak Mengikat)” di Bandar Udara Trunojoyo- Sumenep Tahun Anggaran 2017 dan perusahaan saudara dinyatakan sebagai Pemenang Seleksi Umum, dengan ini Kelompok Kerja III Pemilihan Penyedia Barang/Jasa Unit Penyelenggara Bandar Udara Trunojoyo-Sumenep Tahun Anggaran 2017 mengundang pimpinan perusahaan untuk menghadiri :

1 Baca lebih lajut

Pengumuman Pelelangan Prakualifikasi Perencanaan Pembanguan Kantor OTBAND IV

Pengumuman Pelelangan Prakualifikasi Perencanaan Pembanguan Kantor OTBAND IV

2 KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KANTOR OTORITAS BANDAR UDARA WILAYAH IV JALAN JUANDA NOMOR 1 TUBAN DENPASAR KODE POS 80362 TELEPON 0361 751710, ; F[r]

2 Baca lebih lajut

Jurnal Penelitian Perhubungan Udara WARTA ARDHIA Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Terhadap Fasilitas Wifi di Bandara Soekarno Hatta Analysis of Passenger Satisfaction Towards Wifi Facility at Soekarno Hatta Airport

Jurnal Penelitian Perhubungan Udara WARTA ARDHIA Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Terhadap Fasilitas Wifi di Bandara Soekarno Hatta Analysis of Passenger Satisfaction Towards Wifi Facility at Soekarno Hatta Airport

Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (IATA: CGK, ICAO: WIII) (disingkat Bandara Soetta) merupakan sebuah bandar udara utama yang melayani kota Jakarta di pulau Jawa, Indonesia. Bandar udara ini diberi nama seperti nama Presiden Indonesia pertama, Soekarno, dan wakil presiden pertama, Muhammad Hatta. Bandar udara ini sering disebut Cengkareng, dan menjadi kode IATA-nya, yaitu CGK. Kepanjangan dari CGK adalah Cengkareng

15 Baca lebih lajut

928 laporan tahunan laporan tahunan 2014 corporate communications 20a2cfd4fc2f892e36ff2bb7c5ab16c03f8bd11fannual report 2014

928 laporan tahunan laporan tahunan 2014 corporate communications 20a2cfd4fc2f892e36ff2bb7c5ab16c03f8bd11fannual report 2014

Oleh karena itu, kami meyakini bahwa prospek usaha di masa mendatang masih sangat menarik. Salah satu yang turut mendorong hal tersebut adalah kondisi perekonomian Indonesia di 2015 yang diperkirakan masih akan terus bertumbuh seiring dengan pertumbuhan ekonomi global dan Asia. Kekuatan yang dimiliki Indonesia menjadi faktor penunjang pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut. Populasi Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa dengan ingkat pendapatan yang cenderung meningkat merupakan potensi pasar domesik yang sangat inggi. Dengan prakik demokrasi yang sudah relaif kondusif dan kinerja perbankan yang relaif solid , perekonomian Indonesia relaif stabil di tengah guncangan ekonomi global. Dari sisi lain, kebijakan open sky policy akan memberikan derajat kebebasan yang lebih besar bagi maskapai penerbangan untuk terbang di wilayah Indonesia. Potensi pertumbuhan bisnis dan ekonomi di sekitar bandara juga diyakini akan memberikan efek posiif terhadap perkembangan bandara. Selain itu, pengembangan pariwisata di berbagai wilayah Indonesia akan mendorong lalu lintas dari dan menuju tempat wisata tersebut.
Baca lebih lanjut

572 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN DAN STRATEGI BIDANG CIPTA KARYA dalam STRATEGI PEMBIAYAAN 2015-2019 Sumber Pembiayaan 2010-2014 2015-2019

KEBIJAKAN DAN STRATEGI BIDANG CIPTA KARYA dalam STRATEGI PEMBIAYAAN 2015-2019 Sumber Pembiayaan 2010-2014 2015-2019

Bandar Udara Stagen sebagai bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan tersier yang terpadu dengan pengembangan Jaringan Jalan Lintas Selatan • Pengembangan bandar udara untuk melay[r]

24 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN ANALISIS MENGENAI KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP TINGKAT PELAYANAN FASILITAS DI BANDAR UDARA RENDANI MANOKWARI.

PENDAHULUAN ANALISIS MENGENAI KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP TINGKAT PELAYANAN FASILITAS DI BANDAR UDARA RENDANI MANOKWARI.

4. bagian Selatan :berbatasan dengan Kabupaten Teluk Bintuni. Sebagai kota yang berkembang dan besarnya antusias masyarakat terhadap kemajuan, Kota Manokwari sangat berpotensi kedepannya dalam perkembangan jasa transportasi udara, dimana transportasi udara dapat menghemat banyak waktu dalam perjalanan dibandingkan dengan transportasi darat dan laut.

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...