Fast Moving Consumer Goods

Top PDF Fast Moving Consumer Goods:

Analisis Terhadap Data Survei Balita Indonesia Oleh Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Analisis Terhadap Data Survei Balita Indonesia Oleh Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Analisis Terhadap Data Survei Balita Indonesia Oleh Perusahaan Fast Moving Consumer Goods adalah benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi mana pun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini.

38 Baca lebih lajut

Application of Theory of Constraint Supply Chain Replenishment System in Fast Moving Consumer Goods Company - Binus e-Thesis

Application of Theory of Constraint Supply Chain Replenishment System in Fast Moving Consumer Goods Company - Binus e-Thesis

Abstract — Today’s market competitiveness has reached its peak since the rapid growth of industrial and technology development. The market dominance aims to fulfill the consumer supply and demand, by giving excellent service, such as stabilizing the finished goods inventory level in the right time and quantity. This study was conducted in one of the Fast Moving Consumer Goods (FMCG) Company in Indonesia which has several problems in supplying their product to market. Actual market condition and demand become the main factor why the company is unable fulfilling the right product to its consumer, despite the Production Planning and Inventory Control (PPIC) segment has made the right production target based on the Purchase Order and Selling Target from Distributors Company. Thus, further development by combining supply chain management system with several theory of constraints is required to manage the material inventory and finished goods, which meet the consumer needs such as integrated master production schedule, market demand condition, finished goods inventory, and material replenishment by suppliers. Keywords — Supply chain management, Theory of Constraint, Forecasting, Inventory, Fast Moving Consumer Goods (FCMG)
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Routes to Market (RtM) adalah seperangkat metodologi yang digunakan untuk merancang bangun rute distribusi menjadi sebuah sistim distribusi yang efektif dan efisien dengan menkombinasikan semua sumberdaya andalan yang dimiliki agar mampu mendorong pertumbuhan penjualan, memiliki daya saing tinggi, dan mampu mengantisipasi setiap perubahan pasar. Sebagian besar perusahaan multi nasional telah menggunakan RtM sebagai bagian dari strategi distribusi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi outlet dan pengguna akhir produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis bagaimana pengaruh perubahan RtM terhadap strategi distribusi untuk mendorong optimalisasi kinerja pemasaran pada perusahaan industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG)
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Routes to Market (RtM) adalah seperangkat metodologi yang digunakan untuk merancang bangun rute distribusi menjadi sebuah sistim distribusi yang efektif dan efisien dengan menkombinasikan semua sumberdaya andalan yang dimiliki agar mampu mendorong pertumbuhan penjualan, memiliki daya saing tinggi, dan mampu mengantisipasi setiap perubahan pasar. Sebagian besar perusahaan multi nasional telah menggunakan RtM sebagai bagian dari strategi distribusi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi outlet dan pengguna akhir produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis bagaimana pengaruh perubahan RtM terhadap strategi distribusi untuk mendorong optimalisasi kinerja pemasaran pada perusahaan industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG)
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Berdirinya perusahaan-perusahaan baru dalam industri produk konsumsi cepat saji ( Fast Moving Consumer Goods/FMCG ) pada belakangan ini dirasakan cukup pesat dan semakin kompetitif khususnya pada industri minuman ( beverages companies ) produk-produk minuman non alkohol siap minum ( Non Alcoholic Ready to Drink/NARtD ). Tidak semua perusahaan tersebut merupakan perusahaan industri FMCG baru, melainkan beberapa diantaranya adalah merupakan perusahaan industri farmasi yang sedang berekspansi dalam industri FMCG. Seluruh perusahaan tersebut bertujuan sama, yaitu untuk mendapatkan pangsa pasar ( market share ) produk NARtD yang saat ini sedang berkembang.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

dan tidak perlu waktu yang lama untuk dikonsumsi. Jadi agar biaya lebih efisien, maka produsen memilih lokasi produksinya dekat dengan sumber daya produknya. Titus et al. (2013) menyatakan bahwa industri Fast Moving Consumer Goods ( FMCG ) sangatlah kompetitif sehingga menyebabkan terbatasnya ruang bagi pendatang baru untuk bisa berada di pasar karena sebagian besar pangsa pasar telah dikuasai oleh pemain lama. Oleh karena itu diperlukan peran strategi distribusi untuk mengelola semua gerai pengecer ( retail outlet ) agar tidak kehabisan persediaan, karena gerai pengecer merupakan penghubung penting dalam saluran distribusi dan memiliki kontak langsung dengan konsumen. Dengan demikian outlet juga harus memiliki citra yang baik terhadap produk agar dapat mempengaruhi pilihan konsumen. Beberapa rekomendasi yang disampaikan dari hasil penelitian untuk menghadapi persaingan yang cukup ketat di pasar, adalah: 1. menggunakan media promosi dan iklan melalui spanduk dan poster untuk
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK BARU OLEH GROSIR INDUSTRI FAST MOVING CONSUMER GOODS (FMCG) DI PASAR TRADISIONAL.

PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK BARU OLEH GROSIR INDUSTRI FAST MOVING CONSUMER GOODS (FMCG) DI PASAR TRADISIONAL.

Fast Moving Consumer Goods (FMCG) merupakan produk yang dibutuhkan oleh semua pengguna akhir (end users) untuk memenuhi keperluan hidupnya sehari- hari (Pongiannan dan Chinnasamy, 2014). Pengkelompokan atau kategorisasi produk FMCG, misalnya terdiri dari keperluan pribadi (personal care), kebutuhan rumah tangga (household), minuman ringan, pembersih kamar mandi (toiletries), diterjen, baterai, perlengkapan alat tulis (stationery), kosmetik, farmasi, paket makanan dan lain-lain . Kelompok produk tersebut merupakan hasil dari proses produksi yang dilakukan oleh produsen industri FMCG. Perusahaan-perusahaan bertaraf nasional dan multinasional telah mengoperasikan industri FMCG, sehingga saat ini industri FMCG telah tumbuh pesat di setiap negara (Ibidunni, 2011). Berikut ini berbagai fenomena yang terjadi pada manajemen pemasaran industri FMCG, sehingga mendorong peneliti untuk melakukan penelitian lanjutan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

this PDF file ANALISIS DAMPAK PEMASARAN DI MEDIA SOSIAL ONLINE TERHADAP CITRA MEREK, MINAT BELI KONSUMEN, DAN NET PROMOTER SCORE (Pendekatan Eksperimental Virtual Brand Following pada aplikasi Instagram produk Fast Moving Consumer Goods @erigostore pada M

this PDF file ANALISIS DAMPAK PEMASARAN DI MEDIA SOSIAL ONLINE TERHADAP CITRA MEREK, MINAT BELI KONSUMEN, DAN NET PROMOTER SCORE (Pendekatan Eksperimental Virtual Brand Following pada aplikasi Instagram produk Fast Moving Consumer Goods @erigostore pada M

The type of research used in this paper is Experimental Research using a qualitative approach. The total sample size of 96 participants who then will be split into 3 separate groups based upon their status of have they followed @erigostore before or not. Sampling technique used in this paper is Non-Probability technique with Purposive Sampling as the sampling method. Questionnaire is used as the primary means of data acquistion with a written questionnaire for the pre-test and using Google Forms for the post-test. The data would be analyzed using descriptive analysis and paired sample T-test.The result of the experiment shows that Brand Following has a positive and significant impact towards consumer perception towards Brand Image, Purchase Intention, and NPS scores by the experiment’s participants who were asked to carry out a Virtual Brand Following to Erigo. This research also indicate that social media marketing is an effective means of improving consumers purchase intentions and the brand image of the product, yet it is not enough to convince consumer to voluntarily risk their reputation to promote their product to the people around them.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Proses Keputusan Pembelian Produk Baru oleh Grosir Industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) di Pasar Tradisional AWAL

Proses Keputusan Pembelian Produk Baru oleh Grosir Industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) di Pasar Tradisional AWAL

commit to user xvi Halaman Tabel 3.9 Sumber Infomasi BAB VI Tahap Analisis Pemasok di Dalam Proses Keputusan Pembelian Produk Baru 102 Tabel 3.10 Sumber Infomasi BAB VII Tahap Aktif[r]

33 Baca lebih lajut

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Kami kesulitan untuk memesan produk Coca-Cola pada saat persediaan kami habis karena terjadi lonjakan permintaan konsumen secara mendadak 25.. Kami merasa tidak pernah dikenakan biaya t[r]

15 Baca lebih lajut

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

Pengaruh Perubahan Routes To Market Terhadap Kinerja Pemasaran Pada Perusahaan Fast Moving Consumer Goods

“The Concept of The Marketing Mix.” Journal of Advertising Research Classics Volume II, September 1984; 7 pages.. Bosworth, Michael T., John R.[r]

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  KAJIAN TERHADAP PERJANJIAN BAKU ANTARA DISTRIBUTOR DAN SUB DISTRIBUTOR PRODUK FAST MOVING CONSUMER GOOD (Suatu Kajian Terhadap Penerapan Perjanjian Baku Ditinjau dari Teori Kepatutan).

PENDAHULUAN KAJIAN TERHADAP PERJANJIAN BAKU ANTARA DISTRIBUTOR DAN SUB DISTRIBUTOR PRODUK FAST MOVING CONSUMER GOOD (Suatu Kajian Terhadap Penerapan Perjanjian Baku Ditinjau dari Teori Kepatutan).

Untuk produk fast moving consumer goods yaitu produk-produk yang di konsumsi secara harian dan cepat habis selanjutnya akan disebut FMCG, saluran distribusi yang digunakan adalah saluran distribusi tidak langsung. Penyaluran produk ke grosir, ritel tidak dilakukan langsung oleh distributor tetapi lewat penunjukkan sub distributor (Royan, 2011:32). Hal tersebut dimungkinkan untuk dijalankan karena sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Ketentuan dan Tata cara Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Agen atau Distributor Barang dan/atau jasa yang berbunyi sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ANALISIS PORTOFOLIO INVESTASI SAHAM PERUSAHAAN DENGAN SEKTOR USAHA BARANG KONSUMSI (CONSUMER GOODS) DAN PERTAMBANGAN (MINING) DI BEI PADA TAHUN 2005-2008

ANALISIS PORTOFOLIO INVESTASI SAHAM PERUSAHAAN DENGAN SEKTOR USAHA BARANG KONSUMSI (CONSUMER GOODS) DAN PERTAMBANGAN (MINING) DI BEI PADA TAHUN 2005-2008

Menghitung risiko yang dikaitkan dengan return investasi dapat dilakukan dengan menghitung varian dan standar deviasi yang bersangkutan. Varian dan standar deviasi merupakan ukuran besarnya penyebaran distribusi probabilitas, yang menunjukkan seberapa besar penyebaran variabel random di antara rata-ratanya, semakin besar penyebarannya, maka semakin besar varian dan standar deviasi tersebut. Sedangkan covarian adalah ukuran statistik dari hubungan dua varian random yang mengukur bagaimana dua varian random, seperti return saham sektor barang konsumsi (consumer goods) dan pertambangan (mining) yang sama-sama bergerak.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

Measuring the Cost of Living

Measuring the Cost of Living

Imported consumer goods:  included in CPI  excluded from GDP deflator The basket:  CPI uses fixed basket  GDP deflator uses basket of currently produced goods & services This m[r]

29 Baca lebih lajut

UEU Master 9689 JURNAL.Image.Marked

UEU Master 9689 JURNAL.Image.Marked

perbedaan yang signifikan antara ketidakpraktikan manajemen laba sebelum dan setelah penerapan IFRS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa selama penerapan IFRS kondisi manajemen laba di perusahaan manufaktur kelompok industri consumer goods yang terdaftar di BEI mengalami peningkatan pada ketidakpraktiknya, yang dilihat dari nilai manajemen laba akrual yang semakin mendekati angka 0. Hal ini tentu saja mengisyaratkan bahwa aturan yang ditetapkan dalam IFRS sudah dapat berjalan secara efektif di Indonesia karena sudah mampu meminimalisir praktik manajemen laba.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

 this  file 526 2157 1 PB

this file 526 2157 1 PB

Ditambah, emiten sektor consumer goods itu memiliki kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi.” Berdasar uraian diatas maka dalam penelitian ini akan menganalisis lebih lanjut mengenai [r]

8 Baca lebih lajut

Analisis Faktor Fundamental Keuangan Dan Resiko Sistematik Terhadap Harga Saham Perusahaan Consumer Goods Yang Terdaftar  Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Faktor Fundamental Keuangan Dan Resiko Sistematik Terhadap Harga Saham Perusahaan Consumer Goods Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

This research takes 30 samples of consumer goods companies which are registered in Indonesia Stock Exchange by using the time series data year 2004 to 2008. The variable that used are return on investment (ROI), return on assets (ROA), return on equity (ROE) earning per share (EPS), price earning ratio (PER), operating profit margin (OPM) book value (BV), payout ratio (b), debt to equity ratio (DER), required rate of return (r) as the independent variable and the company stock price (CLP) as the dependent variable. This research is using the linear regression stepwise method and double linear regression to see the variable indicator of the financial fundamental which is give more influence and big contribution of each variable individually and simultaneous in affected the stock price.
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

PENGARUH AFILIASI KAP TAHUN LALU, PROFITABILITAS, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP AUDIT REPORT LAG DENGAN AUDIT TENURE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI.

PENGARUH AFILIASI KAP TAHUN LALU, PROFITABILITAS, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP AUDIT REPORT LAG DENGAN AUDIT TENURE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI.

Dari hasil pengujian regresi berganda, afiliasi KAP tahun lalu, profitabilitas, dan sistem pengendalian internal secara bersama- sama memang mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap audit report lag dengan tingkat probabilitas 0,000. Pengaruh yang diberikan secara simultan adalah positif dengan nilai F sebesar 9,249. Semakin kecil komposisi dari ketiga faktor tersebut, yaitu afiliasi KAP tahun lalu, profitabilitas, dan sistem pengendalian internal, maka audit report lag pada perusahaan consumer goods dan agriculture akan semakin pendek. Hasil pengujian mendukung dugaan awal yang dirumuskan berdasarkan variabel-variabel pada penelitian-penelitian terdahulu secara individual yang kemudian diteliti secara simultan.
Baca lebih lanjut

138 Baca lebih lajut

 this  file 9028 12121 1 SM

this file 9028 12121 1 SM

Unilever Indonesia, Tbk Consumer goods Sumber : www.idx.co.id HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Kinerja Lingkungan terhadap Pengggungkapan Pertanggungjawaban Sosial Hasil pengujian va[r]

11 Baca lebih lajut

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Dengan Operating Performance Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahanaan Consumer Goods Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Perusahaan Dengan Operating Performance Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahanaan Consumer Goods Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan dengan operating performance sebagai variabel moderating pada perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 39 perusahaan consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2011-2014 dan yang menjadi sampel penelitian berjumlah 26 perusahaan. Teknik sampling jenuh digunakan dalam penentuan sampel. Jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari website BEI yai yang digunakan adalah studi dokumentasi. Variabel independen yang digunakan adalah leverage, likuiditas, profitabilitas, size, variabel dependen yang digunakan adalah nilai perusahaan, sedangkan variabel moderasi yang digunakan adalah operating performance. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda untuk analisis statistik dan model regresi telah diuji terlebih dahulu dalam uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian secara simultan, variabel independen leverage, likuiditas, profitabilitas, size berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel independen leverage, likuiditas berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan variabel independen profitabilitas, size berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengujian residual, variabel operating performance tidak terbukti sebagai variabel moderating yang dapat memperlemah pengaruh leverage, likuiditas, profitabilitas dan size terhadap nilai perusahaan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 3510 documents...