Fatty Acid Methyl Ester (biodiesel)

Top PDF Fatty Acid Methyl Ester (biodiesel):

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

1. Bahan bakar yang digunakan dalam pengujian yaitu biodiesel lemak ayam.Persentase campuran yang diuji dexlite murni, campuran biodiesel lemak ayam (fatty acid methyl ester gallus gallus domesticus) 5% , 10 % , 15%, 20% dan 25%

4 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Ketersediaan bahan bakar fosil semakin menipis, akan tetapi kebutuhan akan bahan bakar fosil semakin meningkat seiring peningkatan populasi manusia, dibutuhkan bahan bakar alternatif untuk mengatasinya. Produksi indonesia akan ayam boiler terus meningkat, lemak buangan ayam boiler dapat dimanfaatkan menjadi biodiesel, melalui proses transeterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan biodiesel lemak ayam sebagai bahan bakar alternatif dan menganalisa peformansi mesin diesel dengan menggunakan campuran bahan bakar dexlite dengan 5%,10%,15%,20%,25% biodiesel lemak ayam ( fatty acid methyl ester galus gallus domesticus) pada variasi putaran 1800 rpm, 2000 rpm, 2200rpm,2400 rpm,dan 2600 rpm dan variasi beban 3,5Kg dan 4,5 Kg . Tahapan kerja yang dilakukan dalam penelitian ini, pembuatan biodiesel dengan proses transesterifikasi, pengujian karakteristik, pencampuran biodiesel dengan dexlite, pengujian nilai kalor pada bom kalorimeter, dan pengujian performansi mesin diesel TD-115 MKII. Dengan menganalisa data didapat, biodiesel telah memenuhi standard nasional, torsi menurun 4%-12.87%, daya menurun 4%-12.87%, m f
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Ketersediaan bahan bakar fosil semakin menipis, akan tetapi kebutuhan akan bahan bakar fosil semakin meningkat seiring peningkatan populasi manusia, dibutuhkan bahan bakar alternatif untuk mengatasinya. Produksi indonesia akan ayam boiler terus meningkat, lemak buangan ayam boiler dapat dimanfaatkan menjadi biodiesel, melalui proses transeterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan biodiesel lemak ayam sebagai bahan bakar alternatif dan menganalisa peformansi mesin diesel dengan menggunakan campuran bahan bakar dexlite dengan 5%,10%,15%,20%,25% biodiesel lemak ayam ( fatty acid methyl ester galus gallus domesticus) pada variasi putaran 1800 rpm, 2000 rpm, 2200rpm,2400 rpm,dan 2600 rpm dan variasi beban 3,5Kg dan 4,5 Kg . Tahapan kerja yang dilakukan dalam penelitian ini, pembuatan biodiesel dengan proses transesterifikasi, pengujian karakteristik, pencampuran biodiesel dengan dexlite, pengujian nilai kalor pada bom kalorimeter, dan pengujian performansi mesin diesel TD-115 MKII. Dengan menganalisa data didapat, biodiesel telah memenuhi standard nasional, torsi menurun 4%-12.87%, daya menurun 4%-12.87%, m f
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Availability of fossil fuels dwindling, but the need for fossil fuels increases due to the increase in human population, alternative fuels needed to overcome them. Indonesian production on boiler chicken increase annually, boiler chicken fat wasted can be harnessed into biodiesel, through a transeterifikasi process . This research aims to examine the feasibility of biodiesel as alternative fuel and analyze diesel engines performance by using fuel mixture dexlite with 5%, 10%, 15%, 20%, 25% chicken fat biodiesel (fatty acid methyl ester gallus gallus domesticus) with varians on ration 1800 rpm,2000 rpm, 2200 rpm,2400 rpm, and 2600 rpm and varians on load 3,5 Kg dan 4,5 Kg . Stages of work done in this research, produce of biodiesel by transesterification process, testing characteristic, blending biodiesel with dexlite, testing calorific value in a bomb calorimeter, and performance testing of diesel engines TD 115 - MKII. By analyzing the data obtained biodiesel has met national standard, torque decreased 4%-12,87%, power decreased 4%-12,87%, m f increased 1,75%-7,1 %, AFR decreased 5,3%-20,1%,
Baca lebih lanjut

104 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Availability of fossil fuels dwindling, but the need for fossil fuels increases due to the increase in human population, alternative fuels needed to overcome them. Indonesian production on boiler chicken increase annually, boiler chicken fat wasted can be harnessed into biodiesel, through a transeterifikasi process . This research aims to examine the feasibility of biodiesel as alternative fuel and analyze diesel engines performance by using fuel mixture dexlite with 5%, 10%, 15%, 20%, 25% chicken fat biodiesel ( fatty acid methyl ester gallus gallus domesticus) with varians on ration 1800 rpm,2000 rpm, 2200 rpm,2400 rpm, and 2600 rpm and varians on load 3,5 Kg dan 4,5 Kg . Stages of work done in this research, produce of biodiesel by transesterification process, testing characteristic, blending biodiesel with dexlite, testing calorific value in a bomb calorimeter, and performance testing of diesel engines TD 115 - MKII. By analyzing the data obtained biodiesel has met national standard, torque decreased 4%-12,87%, power decreased 4%-12,87%, m f increased 1,75%-7,1 %, AFR decreased 5,3%-20,1%,
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

SULFONASI FATTY ACID METHYL ESTER (FAME) PADA SINTESIS SURFAKTAN METHYL ESTER SULFONATE (MES) BERDASARKAN VARIASI RASIO MOL REAKTAN - POLSRI REPOSITORY

SULFONASI FATTY ACID METHYL ESTER (FAME) PADA SINTESIS SURFAKTAN METHYL ESTER SULFONATE (MES) BERDASARKAN VARIASI RASIO MOL REAKTAN - POLSRI REPOSITORY

Metil ester dapat dihasilkan melalui proses esterifikasi dan transesterifikasi trigliserida (TG) minyak nabati seperti minyak sawit, minyak kelapa, minyak jarak pagar, minyak kedelai, dan lainnya. Esterifikasi adalah tahap konversi dari asam lemak bebas menjadi ester. Esterifikasi mereaksikan minyak lemak dengan alkohol (Soerawidjaja, 2006). Alkohol yang paling umum digunakan adalah metanol dan etanol, terutama metanol, karena harganya murah dan reaktifitasnya paling tinggi (sehingga reaksinya disebut metanolisis). Produk yang dihasilkan (jika menggunakan metanol) lebih sering disebut sebagai metil ester asam lemak (fatty acid methyl ester/FAME) daripada biodiesel (Knothe et al., 2005), sedangkan jika etanol yang digunakan sebagai reaktan, maka akan diperoleh campuran etil ester asam lemak (fatty acid ethyl ester/FAEE) (Lam et al., 2010).
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Availability of fossil fuels dwindling, but the need for fossil fuels increases due to the increase in human population, alternative fuels needed to overcome them. Indonesian production on boiler chicken increase annually, boiler chicken fat wasted can be harnessed into biodiesel, through a transeterifikasi process . This research aims to examine the feasibility of biodiesel as alternative fuel and analyze diesel engines performance by using fuel mixture dexlite with 5%, 10%, 15%, 20%, 25% chicken fat biodiesel (fatty acid methyl ester gallus gallus domesticus) with varians on ration 1800 rpm,2000 rpm, 2200 rpm,2400 rpm, and 2600 rpm and varians on load 3,5 Kg dan 4,5 Kg . Stages of work done in this research, produce of biodiesel by transesterification process, testing characteristic, blending biodiesel with dexlite, testing calorific value in a bomb calorimeter, and performance testing of diesel engines TD 115 - MKII. By analyzing the data obtained biodiesel has met national standard, torque decreased 4%-12,87%, power decreased 4%-12,87%, m f increased 1,75%-7,1 %, AFR decreased 5,3%-20,1%,
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

2 Ayam pedaging merupakan salah satu ternak yang dapat dibudidayakan dalam waktu singkat, produksinya meningkat setiap tahunnya, dan peternakannya dapat dijumpai hampir di semua daerah Indonesia. Kandungan lemak ayam broiler sekitar 19 % berat badan. Lemaknya belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga sering dibuang sebagai limbah penyembelihan hewan. Lemak ini dapat dimanfaatkan untuk bahan pembuatan biodiesel, sehingga dapat menanggulangi pencemaran lingkungan dan lebih bernilai ekonomis. Oleh karena itu, pembuatan biodiesel dari lemak ayam pedaging (fatty acid methyl ester gallus domesticus) dapat diaplikasi untuk menanggulangi pencemaan lingkungan serta menunjang ketahanan energi
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

SULFONASI FATTY ACID METHYL ESTER (FAME) PADA SINTESIS SURFAKTAN METHYL ESTER SULFONATE (MES) BERDASARKAN VARIASI RASIO MOL REAKTAN

SULFONASI FATTY ACID METHYL ESTER (FAME) PADA SINTESIS SURFAKTAN METHYL ESTER SULFONATE (MES) BERDASARKAN VARIASI RASIO MOL REAKTAN

Surfaktan merupakan suatu zat yang bersifat aktif permukaan yang dapat menurunkan tegangan antar muka minyak-air. Surfaktan yang paling banyak digunakan adalah surfaktan anionik Linear Alkylbenzene sulphonate (LABS) yang disintesis dari minyak bumi. Pada saat ini Surfaktan Metil Ester Sulfonat (MES) yang sedang dikembangkan. Surfaktan dapat dihasilkan dari Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebagai bahan baku. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat surfaktan MES berbahan baku FAME dengan Natrium metabisulfit sebagai agen pensulfonasi dan Kalsium Oksida sebagai katalis. Efek dari waktu dan rasio mol reaktan yang ditinjau pada proses sulfonasi sebagai variasi yang akan menjadi bahasan pada penelitian ini. Proses sulfonasi dilakukan selama 3 jam dengan rasio mol 1:1,25; 1:1,5; 1:1,75 dan suhu 90°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu dan rasio mol reaktan berpengaruh terhadap kualitas surfaktan yang dihasilkan. Surfaktan yang paling baik diperoleh dari rasio mol reaktan 1:1,75 dengan rata-rata bilangan asam 0,74 mg NaOH/g sampai 1,48 mg NaOH/g, bilangan iod 18,65 mg I/g sampai 22,93 serta uji tegangan permukaan 9,62 N/m sampai dengan 11,76 N/m.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

menambah pelumas mesin, menambah ketahanan mesin dan mengurangi frekuensi pergantian mesin. Keuntungan lain dari biodiesel yang cukup signifikan adalah emisi yang rendah dan mengandung oksigen sekitar 10-11% (Lotero, 2004). Biodiesel dapat dibuat dengan proses esterifikasi dari minyak nabati yang mengandung asam lemak bebas tinggi. Namun, permasalahan yang sering dihadapi adalah mahalnya harga minyak nabati yang digunakan dalam pembuatan biodiesel. Oleh karena itu, lemak ayam boiler dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku pembuatan biodiesel karena mempunyai kandungan asam lemak bebas yang relatif rendah dan harganya murah. Pada penelitian ini, biodiesel dibuat dari lemak ayam boiler yang diperoleh melalui proses transesterifikasi dengan metanol. Kandungan asam lemak bebas yang relatif rendah dalam lemak ayam broiler padat diubah menjadi metil ester (biodiesel) dengan metanol dan katalis Kalium Hidoksida (KOH) melalui proses transesterifikasi.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus Chapter III V

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus Chapter III V

diperoleh efisiensi terendah terjadi pada penggunaan biodiesel 25 % karena memiliki nilai kalor terendah 4.4.7 Konsumsi Bahan Bakar Spesifik Aktual SFC Konsumsi bahan bakar spesifik d[r]

52 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus Chapter III V

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus Chapter III V

diperoleh efisiensi terendah terjadi pada penggunaan biodiesel 25 % karena memiliki nilai kalor terendah 4.4.7 Konsumsi Bahan Bakar Spesifik Aktual SFC Konsumsi bahan bakar spesifik d[r]

52 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Produksi biodiesel (metil ester) harus memenuhi persyaratan atau spesifikasi yang sudah ditetapkan oleh suatu negara untuk daat dipakai sebagai bahan bakar standar ASTM D 6751-02, dan Eropa berdasarkan EDIN 51606 dan juga Indonesia SNI (Surendro, 2010) untuk menjamin konsistensi kualitas biodiesel yang memenuhi spesifikasi pada kondisi proses pengolahan dan pemurnian produk setelah produksi. Nama biodiesel telah disetujui oleh Department of Energi (DOE), Environmental Protection Agency (EPA) dan American Society of Testing Material (ASTM), biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang menjanjikan yang dapat diperoleh dari minyak tumbuhan, lemak binatang atau minyak bekas melalui esterifikasi dengan alkohol.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Dengan Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Latex2E SNI,”Standard dan Mutu spesifikasi Bahan Bakar Nabati biofuels Jenis Sebagai Bahan Bakar Lain yang Dipasarkan di Dalam Negeri,” Kementarian Energi dan Sumber Daya Mineral Indo[r]

2 Baca lebih lajut

Removal of bioactive compound (g oryzanol) from rice bran oil based biodiesel using deep eutectic solvent

Removal of bioactive compound (g oryzanol) from rice bran oil based biodiesel using deep eutectic solvent

Rice bran oil-based biodiesel contains high level of unsaponifiable matters (4.0 - 5.4 %) including bioactive compounds, such as γ-oryzanol, which have antioxidant activity. To fulfil the standard biodiesel specification, crude biodiesel should be refined. Isolation and purification of bioactive compounds from rice bran oil-based biodiesel are attractive options to further reduce the production cost of biodiesel since bioactive compounds can be sold separately at high price. The objective of this work is to study the effect of extraction time on the separation of fatty acid methyl ester (FAME) and γ-oryzanol from rice bran oil-based biodiesel using deep eutectic solvent (DES). Acid catalysed methanolysis was employed to convert rice bran oil into biodiesel at the following operation conditions: T = 60 °C, t = 8 h, molar ratio of oil to methanol = 1 : 10, and H 2 SO 4 = 1 % of
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Kajian Performansi Mesin Diesel Menggunakan Variasi Campuran Bahan Bakar Dexlite Dan Fatty Acid Methyl Ester Gallus Gallus Domesticus

Latex2E SNI,”Standard dan Mutu spesifikasi Bahan Bakar Nabati biofuels Jenis Sebagai Bahan Bakar Lain yang Dipasarkan di Dalam Negeri,” Kementarian Energi dan Sumber Daya Mineral Indo[r]

2 Baca lebih lajut

Pembuatan Biodiesel Dari Mesokarp Buah Sawit Dengan Metode Reactive Extraction Menggunakan Katalis Enzim Novozym ® 435

Pembuatan Biodiesel Dari Mesokarp Buah Sawit Dengan Metode Reactive Extraction Menggunakan Katalis Enzim Novozym ® 435

emisi gas buang. Pemanasan bahan bakar sebelum memasuki sistem pompa dan injeksi bahan bakar merupakan satu solusi yang paling dominan untuk mengatasi permasalahan yang mungkin timbul pada penggunaan SVO secara langsung pada mesin diesel. Pada umumnya, orang lebih memilih untuk melakukan proses kimiawi pada minyak mentah atau refined fatty oil/SVO untuk menghasilkan metil ester asam lemak (fatty acid methyl ester - FAME) yang memiliki berat molekul lebih kecil dan viskositas setara dengan solar sehingga bisa langsung digunakan dalam mesin diesel konvensional.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pembuatan Biodiesel dari Mesokarp Buah Sawit dengan Teknologi Reactive Extraction

Pembuatan Biodiesel dari Mesokarp Buah Sawit dengan Teknologi Reactive Extraction

. [39] Su, E. Z., Zhang, M. J., Zhang, J. G., Gao, J. F., Wei, D. Z., “Lipase -Catalyzed Irreversible Transesterification of Vegetable Oils for Fatty Acid Methyl Ester Production with Dimethyl Carbonate as The Acyl Acceptor”, Biochemical Engineering Journal, Vol.36, Hal: 167 – 173, 2007.

7 Baca lebih lajut

Show all 3152 documents...