Fiqh Siyasah

Top PDF Fiqh Siyasah:

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN MASYARAKAT (Studi di Desa Natar Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan) - Raden Intan Repository

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DALAM PELAYANAN MASYARAKAT (Studi di Desa Natar Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan) - Raden Intan Repository

Paradigma pemikiran bahwa Islam adalah agama yang serba lengkap didalamnya terdapat berbagai sistem kehidupan seperti ketatanegaraan. 32 Dalam sistem ketatanegaraan tersebut pastilah terdapat seorang pemimpin yang memimpin orang-orang disekitarnya. Kepemimpinan tersebut haruslah sesuai dengan undang-undang dan tidak bertentangan dengan syariat Islam yang menyangkut tentang prinsip fiqh siyasah, dimana ketentuan ataupun prinsip-prinsip tersebut bersumber dari Al‟Quran dan hadits. Peraturan tersebut menyangkut antara manusia dengan manusia yang berpijak diatas bumi ini, kita sebagai umat manusia wajib untuk menjalankan amal-amal sholeh, maka Allah SWT akan selalu meridhai kita, seperti Q.S Ali-Imran (3) 27 : 
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP PENGUNDURAN DIRI CALON KEPALA DAERAH DALAM HUKUM POSITIF - Raden Intan Repository

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP PENGUNDURAN DIRI CALON KEPALA DAERAH DALAM HUKUM POSITIF - Raden Intan Repository

Berdasarkan uraian di atas, setelah ditarik kepemerintahan Islam, ternyata praktek yang telah dilaksanakan oleh Indonesia sudah mengalami perkembangan, prakteknya yang selama ini berlaku di Indonesia hampir sama dengan Pemerintahan Islam, akan tetapi Indonesia sudah mengalami perkembangan pemikiran dalam mengatur pemerintahannya, hal itu akan menjadi pertanyaan besar, apakah perkembangan tersebut bertolak belakang dengan konsep Islam ataukah tidak. Hal-hal ini pun perlu dikaji dalam bidang Fiqh Siyasah terkait pengunduran diri calon kepala daerah yang sudah ditetapkan calon oleh KPU. Oleh karena itu penulis mengambil penelitian
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

Politik utang luar negeri Indonesia ditinjau dalam pandangan fiqh siyasah

Politik utang luar negeri Indonesia ditinjau dalam pandangan fiqh siyasah

Ketiga, Buku Prof. Dr. Mubyarto, ”Ekonomi Terjajah”, buku ini mengungkap lima bahaya besar yang jelas-jelas tampak di depan mata yakni: sesungguhnya Utang Luar Negeri untuk pendanaan proyek-proyek milik negara adalah hal yang berbahaya terutama terhadap eksistensi negara itu sendiri. Keempat, Buku DR. Yusuf Al- Qardhawi, ”Bunga Bank Haram”, buku ini menjelasklan bahwasanya segala bentuk riba itu haram. Kelima, Buku John Perkins yang berjudul ”Pengakuan Bandit Ekonomi” yang di dalamnya membahas tentang pengakuan tokoh terhadap kejahatan- kejahatan ekonomi yang dilakukan di negara-negara yang disinggahinya sehingga perekonomian negara dipenuhi dengan utang. kemudian tulisan-tulisan artikel dan buku ini dijadikan sebagai sekunder dan sebagai penunjang, penulis memakai tulisan- tulisan para pemikir ekonom baik yang berhaluan liberal maupun anti liberal dan pengkritik pasca kolonialisme serta tulisan-tulisan lain yang mendukung dalam fokus pembahasan yang dipilih. Sepanjang pengetahuan penulis, belum ada judul skripsi yang khusus mengkaji Politik Utang Luar Negeri Indonesia dalam pandangan Fiqh Siyasah yang dibahas rekan-rekan mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum jurusan Siyasah Syar’iyyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Untuk itu penulis tertarik mengungkap dan mendeskripsikan Politik Utang Luar Negeri Indonesia dalam pandangan Fiqh Siyasah.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP TUGAS DAN KEWENANGAN KPU DALAM MEMVERIFIKASI PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU 2019 DI INDONESIA Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat Guna Mendapatkan Gelar Sarjana Hukum (S.H) Dalam Ilmu Syar

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP TUGAS DAN KEWENANGAN KPU DALAM MEMVERIFIKASI PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU 2019 DI INDONESIA Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat Guna Mendapatkan Gelar Sarjana Hukum (S.H) Dalam Ilmu Syar

ABSTRAK TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP TUGAS DAN KEWENANGAN KPU DALAM MEMVERIFIKASI PARTAI POLITIK PESERTA PEMILU 2019 DI INDONESIA Oleh Rizki Khairul 1421020217 Dalam Al-Qur‟a[r]

91 Baca lebih lajut

KEDUDUKAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM KETATANEGARAAN INDONESIA DITINJAU DARI FIQH SIYASAH.

KEDUDUKAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM KETATANEGARAAN INDONESIA DITINJAU DARI FIQH SIYASAH.

dikutip Amir Syarifuddin, menyebut : fiqh tentang sesuatu berarti mengetahui batinnya sampai kepada kedalamannya. 20 Dapat dipahami bahwa fiqh adalah upaya sungguh dari ulama (mujtahidin) untuk mengenali hukum- hukum syara’ sehingga dapat diamalkan oleh umat Islam. Fiqh juga disebut hukum Islam. Siyasah berasal dari kata sâsa yang berarti mengatur, mengurus dan memerintah atau pemerintahan, politik dan pembuatan kebijaksanaan. 21 Pengertian kebahasaan membuat kebijaksanaan ini mengisyaratkan bahwa tujuan siyasah adalah mengatur, mengurus, dan membuat kebijaksanaan atas sesuatu yang bersifat politis untuk mencakup sesuatu. Jadi secara pengertiannya Fiqh Siyasah adalah ilmu yang mempelajari tentang hukum yang berkenaan dengan politik dan pemerintahan. Maka dalam penelitian ini digunakan pembahasan yang lebih khusus mengenai kedudukan majelis ulama Indonesia dilihat dari siyasah dusturiyah.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

Penanganan Terorisme di Indonesia Ditinjau Dalam Fiqh Siyasah dan Hak Asasi Manusia (HAM)

Penanganan Terorisme di Indonesia Ditinjau Dalam Fiqh Siyasah dan Hak Asasi Manusia (HAM)

Selain itu, dalam objek fiqh siyasah menurut Abdurrahman Taj, adalah seluruh perbuatan mukallaf dan hal ihwal yang berkaitan dengan tata cara pengaturan masyarakat dan negara sesuai dengan jiwa dan tujuan syariat, kendatipun hal yang diatur itu tidak pernah disinggung baik dalam Al- Qur’an maupun As-sunah. Dengan kata lain, objek studi fiqh siyasah adalah berbagai aspek perbuatan mukallaf sebagai subyek hukum yang berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang diatur berdasarkan ketentuan yang tidak bertentangan dengan nash syariat yang bersifat universal. Senada dengan pendapat diatas, Abdul Wahab Khallaf menyatakan, objek studi fiqh siyasah adalah berbagai peraturan dan undang-undang yang dibutuhkan untuk mengatur negara, sesuai dengan pokok ajaran agama guna merealisasikan kemaslahatan umat manusia dan membantunya memenuhi berbagai kebutuhan hidup. 57
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

PEMIKIRAN JIMLY ASSHIDDIQIE TENTANG DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

PEMIKIRAN JIMLY ASSHIDDIQIE TENTANG DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

Secara etimologis, istilah “demokrasi” berarti pemerintahan oleh rakyat” ( demos berarti rakyat; kratos berarti pemerintahan).Demokrasi juga dijelaskan sebagai bentuk pemerintahan di mana warga negara menggunakan hak yang sama tidak secara pribadi tetapi melalui para wakil yang duduk di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat. Demokrasi pertama-tama merupakan gagasan yang mengandaikan bahwa kekuasaan itu adalah dari, oleh dan untuk rakyat. Dalam pengertian yang lebih partisipatif demokrasi itu bahkan disebut sebagai konsep kekuasaan dari, oleh, untuk dan bersama rakyat. Artinya, kekuasaan itu pada pokoknya diakui berasal dari rakyat, dan karena itu rakyatlah yang sebenarnya menentukan dan memberi arah serta yang sesungguhnya menyelenggarakan kehidupan kenegaraan. Tujuan demokrasi menurut Prof.Jimly yaitu mewujudkancita-cita membangunIndonesiabarudimasadepan.Dan berbeda hal nya dengan demokrasi berdasarkan Fiqh Siyasah yaitu suatu kekuasaan tertinggi yang pada pokoknya berasal dari Tuhan, kedaulatannya adalah ditangan syara‟, bukan ditangan rakyat. Dan yang menentukan arah itu adalah Tuhan. Umat Islam mengakui bahwasanya hanya Tuhan yang membuat aturan-aturan hukum tersebut. Dalam keyakinan umat Islam, tidak masuk akal untuk mengakui bahwa kekuasaan itu berasal dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, dan bersama rakyat.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PERAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI DITINJAU DARI FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

PERAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI DITINJAU DARI FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

Dalam ketatanegaraan Islam, Islam mengenal Fiqh Siyasah yaitu pengelolaan masalah umum bagi negara bernuansa islam yang menjamin terealisasinya kemaslahatan dan terhindari dari ke mudharatan dengan tidak melanggar ketentuan syariah dan prinsip-prinsip syariat yang umum. 21 Sebagai ilmu ketatanegaraan dalam Islam, Fiqh Siyasah antara lain membicarakan tentang siapa sumber kekuasaan, siapa pelaksana kekuasaan, apa dasar dan bagaimana cara-cara pelaksana kekuasaan menjalankan kekuasaan yang diberikan kepadanya dan kepada siapa pelaksana kekuasaan mempertanggung jawabkan kekuasaannya. Seperi adanya pembagian menjadi 3 pokok yaitu. Pertama Politik perundang- undangan (Siyasah dusturiyah). Bagian meliputi pengkajian penetapan hukum
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

FAKULTAS SYARIAH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG 1439 H/2018 M ABSTRAK - KRITERIA PEMILIH DALAM PEMILIHAN KEPALA NEGARA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILU DITINJAU DARI FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

FAKULTAS SYARIAH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG 1439 H/2018 M ABSTRAK - KRITERIA PEMILIH DALAM PEMILIHAN KEPALA NEGARA MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PEMILU DITINJAU DARI FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

Segala puji bagi Allaah Subhanu wa ta’aala Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang telah melimpahkan karunia-Nya berupa ilmu pengetahuan, kesehatan dan petunjuk, sehingga skripsi yang berjudul Kriteria Pemilih dalm Pemilihan Kepala Negara Menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ditinjau dari Fiqh Siyasah Shalawat teriring salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Agung, Nabi Muhammad Shalallaahu alayhi wa sallam yang telah membawa umatnya pada zaman Jahiliyyah menuju zaman Islamiyyah dan kita sebagai umatnya mendapatkan syafa’atnya kelak.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Penegasan Judul - RELASI ANTARA POLITIK DAN HUKUM MENURUT PANDANGAN MAHFUD MD DAN FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Penegasan Judul - RELASI ANTARA POLITIK DAN HUKUM MENURUT PANDANGAN MAHFUD MD DAN FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

Dalam pandangan Mahfud MD dan Fiqh Siyasah, legislasi atau kekuasaan legislatif disebut juga dengan al-sulthah al-tasyri´iyah, dan kekuasaan eksekutif (al-sulthah al-tanfidzziyah), yaitu kekusaan atau kewenangan pemerintah Islam untuk menetapkan hukum yang akan diberlakukan dan dilaksanakan oleh masyarakat bedasarkana ketentuan yang telah diturunkan Allah SWT dalam syariat bedasarkan Islam. Dan sama-sama menepatkan Ahlul Halli wal Aqdi (Dewan Perwakilan Rakyat), yakni lembaga yang mewakili mereka untuk melaksanakan tugas pengwasan atas mereka yang memiliki kekuasaan, Ahlul Halli wal Aqdi yang terdiri dari orang-orang mukmin,apabila mereka sepakat atas satu perkara dari perkara-perkara yang mengandung kemaslahatan umum, yang tidak ada nash-nya dari Allah atau Rasul dan kesepakatan itu atas kehendak mereka tanpa ada sedikit paksaan dari orang lain maka taat kepada mereka adalah wajib.
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

KEDUDUKAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM KETATANEGARAAN INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF FIQH SIYASAH.

KEDUDUKAN MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) DALAM KETATANEGARAAN INDONESIA DITINJAU DARI PERSPEKTIF FIQH SIYASAH.

dikutip Amir Syarifuddin, menyebut : fiqh tentang sesuatu berarti mengetahui batinnya sampai kepada kedalamannya. 20 Dapat dipahami bahwa fiqh adalah upaya sungguh dari ulama (mujtahidin) untuk mengenali hukum- hukum syara’ sehingga dapat diamalkan oleh umat Islam. Fiqh juga disebut hukum Islam. Siyasah berasal dari kata sâsa yang berarti mengatur, mengurus dan memerintah atau pemerintahan, politik dan pembuatan kebijaksanaan. 21 Pengertian kebahasaan membuat kebijaksanaan ini mengisyaratkan bahwa tujuan siyasah adalah mengatur, mengurus, dan membuat kebijaksanaan atas sesuatu yang bersifat politis untuk mencakup sesuatu. Jadi secara pengertiannya Fiqh Siyasah adalah ilmu yang mempelajari tentang hukum yang berkenaan dengan politik dan pemerintahan. Maka dalam penelitian ini digunakan pembahasan yang lebih khusus mengenai kedudukan majelis ulama Indonesia dilihat dari siyasah dusturiyah.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

KEWENANGAN KOMISI YUDISIAL DALAM MENGAWASI HAKIM DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

KEWENANGAN KOMISI YUDISIAL DALAM MENGAWASI HAKIM DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

Pengawasan hakim dalam Fiqh Siyasah tidak lepas dari peran Al-Hisbah dan Qadhi Al-Qudat yang diserahi urusan perasdilan dan diberi hak untuk mengangkat pejabat-pejabat peradilan bagi yang dipandang mampu, baik jauh dari pusat pemerintahan maupun yang dekat dengan pemerintahan. Sebagaimana prinsip Al- Muroqabah (Pengawasan) dalam pemerintahan Islam, pengawasan merupakan instrumen penting yang harus ada dalam membangun pemerintahan yang bersih dan baik. Kontrol bukan saja dilakukan secara internal oleh pemimpin kepada bawahannya, melainkan juga eksternal oleh rakyat kepada Negaranya.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

PERANAN KOMISI YUDISIAL DALAM MENGUPAYAKAN PENINGKATAN KAPASITAS HAKIM DITINJAU DARI FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

PERANAN KOMISI YUDISIAL DALAM MENGUPAYAKAN PENINGKATAN KAPASITAS HAKIM DITINJAU DARI FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

Atas hal-hal di ataslah siyasah dusturiyah dikatakan sebagai bagian dari Fiqh Siyasah yang membahas masalah perundang-undangan Negara. Yang lebih spesifik lingkup pembahasannya mengenai prinsip dasar yang berkaitan dengan bentuk pemerintahan, aturan yang berkaitan dengan hak-hak rakyat dan mengenai pembagian kekuasaan. Secara keseluruhan persoalan di atas tidak dapat dilepaskan dari dua hal pokok: pertama, dalil-dalil kully, baik ayat-ayat al- Qur’an maupun hadits, maqosid al-Syariah; dan semangat ajaran Islam di dalam mengatur masyarakat Kedua, aturan-aturan yang dapat berubah karena perubahan situasi dan kondisi, temasuk di dalamnya hasil ijtihad para ulama, meskipun tidak seluruhnya. 53
Baca lebih lanjut

109 Baca lebih lajut

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP HAK-HAK PENERIMA SUAKA POLITIK DALAM HUKUM INTERNASIONAL - Raden Intan Repository

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP HAK-HAK PENERIMA SUAKA POLITIK DALAM HUKUM INTERNASIONAL - Raden Intan Repository

hak atas karya seni perindustrian, hak untuk berserikat, hak atas akses ke pengadilan, hak atas pekerjaan yang menghasilkan upah, hak atas swakarya, hak untuk menjalankan profesinya, hak atas pengaturan distribusi produk-produk yang kurang persediaannya, hak memperoleh tempat tinggal, hak memperoleh pendidikan umum, hak memperoleh bantuan publik, hak akan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan dan jaminan sosial, hak atas bantuan administratif, hak akan kebebasan berpindah tempat, hak atas surat identitas, hak atas dokumen-dokumen perjalanan, hak atas pembebasan dari pungutan fiskal, hak atas pemindahan aset atau harta kekayaan, hak akan pembebasan dari sanksi hukum bagi pengungsi yang masuk dengan cara yang illegal, hak untuk tidak diusir, dan hak untuk tidak dipulangkan, aturan mengenai penyatuan keluarga jika memungkinkan, pengaturan harus mengijinkan dan menjamin para pengungsi agar dapat memindahkan harta benda yang dibawa oleh para pengungsi dari negara asalnya ke negara lain (negara ketiga) yang menjadi tujuan mereka yang telah menyatakan menerima mereka. negara pihak wajib memberikan pertimbangan simpatik untuk mengijinkan perpindahan aset mereka kemanapun mereka akan pergi. Ini semua sesuai dengan yang ada dalam fiqh siyasah mengenai hak dan kewajiban pencari suaka bahkan lebih lengkap.
Baca lebih lanjut

90 Baca lebih lajut

TINJAUAN FIQH SIYASAH TENTANG PELAKSANAAN FUNGSI BAPPEDA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN (Studi di Kabupaten Lampung Barat) - Raden Intan Repository

TINJAUAN FIQH SIYASAH TENTANG PELAKSANAAN FUNGSI BAPPEDA DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN (Studi di Kabupaten Lampung Barat) - Raden Intan Repository

Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa fiqh siyasah mempunyai kedudukan penting dan posisi yang strategis dalam masyarakat Islam. Dalam memikirkan, merumuskan, dan menetapkan kebijakan-kebijakan politik praktis yang berguna bagi kemaslahatan masyarakat muslim khususnya, dan warga lain umumnya, pemerintah jelas memerlukan siyasah syar‟iyah . Tanpa kebijakan politik pemerintah, sangat boleh jadi umat Islam akan sulit mengembangkan potensi yang mereka miliki. Fiqh siyasah juga dapat menjamin umat Islam dari hal-hal yang bisa merugikan dirinya. Fiqh siyasah dapat diibaratkan sebagai akar sebuah pohon yang menopang batang, ranting, dahan, dan daun, sehingga menghasilkan buah yang dapat dinikmati umat Islam dan manusia umumnya. 51 D. Perencanaan Pembangunan dalam Fiqh Siyasah
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

PEMIKIRAN AHMAD SYAFII MAARIF TENTANG ISLAM DALAM BINGKAI KEINDONESIAAN DAN KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

PEMIKIRAN AHMAD SYAFII MAARIF TENTANG ISLAM DALAM BINGKAI KEINDONESIAAN DAN KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH - Raden Intan Repository

Sebelum melangkah pada pembahasan selanjutnya terlebih dahulu penulis akan menegaskan arti dan maksud dari istilah- istilah yang terdapat pada judul ini. Adanya penegasan tersebut diharapkan tidak akan menimbulkan pemahaman yang berbeda dengan apa yang penulis maksudkan, sebab judul adalah kerangka dalam berfikir dan bertindak dalam suatu penelitian ilmiah. Hal ini untuk menghindari penafsiran yang berbeda di kalangan pembaca suatu karya imiah, maka perlu adanya suatu penjelasan dengan memberi arti beberapa istilah yang terkandung di dalam judul skripsi ini. Penelitian yang akan penulis lakukan ini berjudul: "PEMIKIRAN AHMAD SYAFII MAARIF TENTANG ISLAM DALAM BINGKAI KEINDONESIAAN DAN KEMANUSIAAN DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH". Judul tersebut terdiri dari beberapa pokok pembahasan dalam kajian yang penulis buat yakni:
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

EPISTEMOLOGI FIQH SIYASAH PEMIKIRAN POLITIK ISLAM 

EPISTEMOLOGI FIQH SIYASAH PEMIKIRAN POLITIK ISLAM 

belum berkembang. Bahkan dalam kitab-kitab klasik dan pertengahan, fiqh siyasah ini tidak menjadi bagian yang berdiri sendiri dari, sebagaimana dapat lihat dari pembagian fiqh yang meliputi: ‘ibâdat, munâkahât, mu‘âmalât dan jinâyât, dimana fiqh siyasah tak termasuk bagian dari fiqh. Hal ini bisa jadi karena sistem politik pada masa klasik dan pertengahan kurang kondusif bagi munculnya pemikiran- pemikiran politik secara bebas, sehingga pemikiran itu pada umumnya hanya meligitimasi praktik politik yang ada. Sebaliknya, pada masa kontemporer ini masih ada sisa-sisa kebebasan yang bisa dimanfaatkan oleh para pemikir politik Islam, meskipun hal ini juga mengandung resiko kemungkinan adanya restriksi dan bahkan represi dari penguasa di sebuah negara Muslim tertentu. Restriksi ini bisa jadi karena alasan ketidaksukaan mereka terhadap Islam maupun karena kekhawatiran kalau pemikiran ini akan menghilangkan atau mengurangi kekuasaan mereka.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP KEWENANGAN MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN (MKD) DALAM MEMBERHENTIKAN KETUA DPR RI - Raden Intan Repository

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP KEWENANGAN MAHKAMAH KEHORMATAN DEWAN (MKD) DALAM MEMBERHENTIKAN KETUA DPR RI - Raden Intan Repository

Mahkamah kehormatan dewan (MKD) adalah sebuah lembaga yang terdapat di dalam tubuh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan dibentuk oleh anggota DPR RI itu sendiri yang dimana Mahkamah Kehormatan Dawan mempunyai peran penting dalam mengawasi kinerja anggota maupun ketua DPR RI serta menjaga dan menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat. Selain perannya Mahkamah Kehormatan Dewan juga mempunyai kewenangan untuk menindak lanjuti atau melakukan tindakan dan memutus suatu perkara bahkan memberhentikan anggota dan ketua DPR apabila melakukan pelanggaran yang berkaitan dengan pelanggaran kode etik. Namun berdasarkan fakta kasus yang terjadi di Indonesia mengenai pemberhentian ketua DPR oleh MKD belum berjalan dengan baik. Disini MKD selaku alat kelengkapan DPR yang diharapkan sebagai alat yang mampu menjaga kehormatan dan keluhuran DPR terkesan kurang maksimal dalam melakukan kewenangannya. Dalam fiqh siyasah, MKD yang merupakan alat kelengkapan DPR diartikan sama dengan istilah DPR. Sedangkan di dalam Islam istilah DPR artinya sama dengan ahl hall wa al-aqd berarti orang yang dapat memutuskan dan mengikat.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP PERAN DPRD DALAM PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN APBD ( Studi di Kabupaten Lampung Utara) - Raden Intan Repository

TINJAUAN FIQH SIYASAH TERHADAP PERAN DPRD DALAM PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN APBD ( Studi di Kabupaten Lampung Utara) - Raden Intan Repository

Ahl Al-Hall Wa Al-'Aqdberarti orang yang dapat memutuskan dan mengikat. Para ahli fiqh siyasah merumuskan pengertian ahl al-hall wa al-'aqd sebagai orang yang memiliki kewenangan untuk memutuskan dan menentukan sesuatu atas nama umat (warga negara). Dengan kata lain, ahl al-hall wa al-'aqd adalah lembaga perwakilan yang menampung dan menyalurkan aspirasi atau suara masyarakat. Anggota ahl al-hall wa al-'aqd ini terdiri dari oang-orang yang berasal dari berbagai kalangan dan profesi. Merekalah yang antara lain menetapkan dan mengangkat kepala negara sebagai pemimpin pemerintahan. 20 Sejalan dengan pengertian ini, Abdul Hamid al-Anshari menyebutkan bahwa majelis syura yang menghimpun ahl al-Syura merupakan sarana yang digunakan rakyat atau wakil rakyatnya untuk membicarakan masalah-masalah kemasyarakatan dan kemaslahatan umat. Dengan demikian, sebenarnya rakyatlah yang berhak untuk menentukan nasibnya serta menentukan siapa yangmereka angkat sebagai kepala negara sesuai dengan kemaslahatan umum yang mereka inginkan. 21
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

KONSEP NEGARA HUKUM MENURUT PANDANGAN FAJLURRAHMAN JURDI DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH DUSTURIYAH - Raden Intan Repository

KONSEP NEGARA HUKUM MENURUT PANDANGAN FAJLURRAHMAN JURDI DALAM PERSPEKTIF FIQH SIYASAH DUSTURIYAH - Raden Intan Repository

Konsep negara hukum merupakan gagasan yang muncul untuk menentang konsep absolutisme yang telah melahirkan negara kekuasaan. Pada pokoknya, kekuasaan penguasa (raja) harus dibatasi agar jangan memperlakukan rakyat dengan sewenang-wenang. Pembatasan itu dilakukan dengan jalan adanya supremasi hukum yaitu bahwa segala segala tindakan penguasa tidak boleh sekehendak hatinya, tetapi harus berdasarkan dan berakar pada hukum, Perkembangan konsep negara hukum merupakan produk dari sejarah, sebab rumusan atau pengertian negara hukum terus berkembang umat manusia. Menurut Fajlurrahman Jurdi, Secara historis, konsep negara hukum dapat di jelaskan pada gagasan- gagasan pencerahan mengenai kedaulatan manusia dalam menentukan jalan kehidupan sosialnya. Fajlurrahman Jurdi dalam Persfektif Fiqh Siyasah Dusturiyah bahwa konsep negara hukum dalam Islam atau yang disebut dengan nomokrasi Islam adalah suatu negara hukum yang mengacu pada hukum Islam dan memiliki prinsip-prinsip umum yaitu hukum sebagai landasan untuk memecahkan berbagai macam permasalahan di masyarakat.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

Show all 988 documents...