Fleksibilias keuangan perusahaan atau kemampuan untuk

Top PDF Fleksibilias keuangan perusahaan atau kemampuan untuk:

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA  KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIK DI BEJ.

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIK DI BEJ.

Puji syukur Alhamdulilah, penyusunan skripsi ini dapat selesai dengan ridho Allah dan terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak yang terkait yang telah membantu dalam penyusunan skripsi. Untuk itu penulis ucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Drs.H.Samsudin,MM, selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas

12 Read more

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MEMPREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UNTUK MEMPREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI

1. Risiko suku bunga atau Risiko tingkat bunga Pada umumnya harga obligasi bergerak berlawanan arah terhadap perubahan suku bunga. Apabila suku bunga naik, harga obligasi akan turun, dan sebaliknya. Bagi investor yang merencanakan untuk menyimpan obligasi sampai jatuh tempo, perubahan harga obligasi sebelum maturity tidak menarik perhatiannya akan tetapi bagi investor yang ingin menjual obligasi sebelum tanggal jatuh tempo, suatu kenaikan suku bunga setelah membeli obligasi berarti adanya capital loss yang direalisasikan. Risiko tersebut disebut interest rate risk atau disebut juga price risk. Kenaikan tingkat bunga pasar menyebabkan menurunnya harga obligasi karena sebesar apapun tingkat bunga pasar mengalami peningkatan, pemegang obligasi tetap hanya akan menerima tingkat bunga yang sudah ditetapkan (Jogiyanto, 2003) .
Show more

54 Read more

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PERUSAHAAN NON JASA KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PERUSAHAAN NON JASA KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

Menurut Andry (2005) peringkat obligasi berdasarkan peringkat yang dikeluarkan oleh PT PEFINDO secara umum terbagi menjadi dua yaitu investment grade (AAA, AA, A, BBB) dan non investment grade (BB, B, CCC, D). Menurut Yasa (2010) perusahaan yang akan mengeluarkan obligasi harus memenuhi ketentuan dari pemerintah yaitu minimal hasil pemeringkatan dari lembaga pemeringkat obligasi yang terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan adalah sekurang- kurangnya BBB (investment grade). Apabila perusahaan mendapat peringkat lebih rendah dari ketentuan tersebut, hal itu merupakan pengorbanan yang mahal bagi perusahaan karena mempunyai konsekuensi negatif seperti menurunnya reputasi perusahaan, penurunan harga saham di bursa efek dan berkurangnya kepercayaan kreditur. Pemeringkatan antara perusahaan satu dan lainnya tidak dilakukan serentak seluruh perusahaan melainkan secara terpisah sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati masing-masing perusahaan dengan lembaga pemeringkat. Menurut Magreta dan Nurmayanti (2009) semakin tinggi peringkat obligasi semakin menunjukkan bahwa obligasi tersebut terhindar dari risiko gagal bayar.
Show more

111 Read more

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIK DI BEJ.

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIK DI BEJ.

1 A. Latar Belakang Masalah Laporan keuangan merupakan pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepada para pemilik perusahaan atas kinerja yang telah dicapai merupakan laporan akuntansi utama yang dimaksud untuk mengkomunikasikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam membuat keputusan ekonomi. Menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK, 2007:paragraf 12), tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.
Show more

8 Read more

PENDAHULUAN  KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIK DI BEJ.

PENDAHULUAN KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI LABA DI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIK DI BEJ.

Laporan keuangan merupakan pertanggungjawaban manajemen atas sumber daya yang dipercayakan kepada para pemilik perusahaan atas kinerja yang telah dicapai merupakan laporan akuntansi utama yang dimaksud untuk mengkomunikasikan informasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam membuat keputusan ekonomi. Menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK, 2004), laporan keuangan mempunyai tujuan memberikan informasi keuangan yang bermanfaat untuk pengambilan keputusan. Dari laporan keuangan tersebut, pihak-pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan akan dapat mengetahui prestasi perusahaan. Salah satu prestasi perusahaan tercermin dalam laporan keuangan terutama informasi tentang laba perusahaan. Informasi tentang laba perusahaan merupakan informasi yang dapat digunakan bagi investor untuk menilai keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan. Selanjutnya dengan informasi ini para calon investor dapat mengambil keputusan ekonomi.
Show more

8 Read more

Kemampuan Informasi Keuangan Untuk Memprediksi Keputusan Investasi Bagi Investor Di perusahaan Industri Pada Indotern Yang Terkait Di Bursa.

Kemampuan Informasi Keuangan Untuk Memprediksi Keputusan Investasi Bagi Investor Di perusahaan Industri Pada Indotern Yang Terkait Di Bursa.

2.2.6 Biaya Administr asi dan Penjualan Suatu Perusahaan khususnya pada perusahaan manufaktur untuk menjalankan usahanya dalam rangka mendapatkan keuntungan atau laba, tentunya dihadapkan pada berbagai kegiatan misalnya menyediakan sarana produksi, kegiatan berproduksi dan kegiatan pemasaran. Untuk itu perusahaan memerlukan biaya-biaya yang harus dikeluarkan baik yang mempengaruhi terhadap harga pokok produksi maupun gross profit margin. Informasi mengenai biaya dalam pengambilan keputusan adalah hal yang penting, meskipun tidak dapat disangkal bahwa biaya hanya merupakan satu diantara sekian banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsep dan istilah biaya telah dikembangkan selaras dengan pertumbuhan para Akuntan, Ekonomi, dan Insinyur. Banyak teori yang mengemukakan tentang pengertian biaya dan memiliki pendapat yang berbeda-beda tetapi mengandung arti yang sama.
Show more

130 Read more

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN   Analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada Perusahaan Textile kusumatex Yogyakarta.

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN Analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada Perusahaan Textile kusumatex Yogyakarta.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja Perusahaan Textile Kusumatex yang dilihat dari analisis laporan keuangan. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan-masukan atau informasi bagi perusahaan untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam usaha meningkatkan atau mengembangkan kinerja keuangan di masa yang akan datang.

13 Read more

Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan

Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Perusahaan

Kinerja keuangan perusahaan merupakan gambaran kondisi keuangan perusahaan pada suatu periode tertentu baik menyangkut aspek penyedia dana maupun penyaluran dana, yang biasanya diukur dengan indikator kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas. Dalam mengevaluasi sejauh mana kinerja keuangan perusahaan, salah satu indikator yang dipakai oleh perusahaan adalah informasi akuntansi berupa laporan keuangan yang dikeluarkan oleh perusahaan. Dari komponen- komponen laporan keuangan tersebut dapat dinilai prestasi yang telah dicapai perusahaan, efektivitas dan efesiensi kegiatan operasional yang telah dilaksanakan, kelemahan atau kekuatan yang sedang dimiliki perusahaan serta apa yang menyebabkan kinerja perusahaan naik atau turun.
Show more

9 Read more

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

Menurut (Sudjaja dan Barlian, 2003:128) “Analisis dari laporan keuangan bersifat relatif karena didasarkan pengetahuan dan menggunakan rasio nilai relatif serta merupakan metode untuk menilai kinerja dan status perusahaan”. Rasio keuangan merupakan kegiatan membandingkan angka yang ada dalam komponen pada laporan keuangan, angka yang diperbandingkan dapat berupa angka dalam satu periode atau beberapa periode. Rasio yang digunakan dalam analisis laporan keuangan meliputi rasio likuiditas, rasio aktifitas, rasio leverage, rasio profitabilitas, dan rasio pasar. Rasio likuiditas digunakan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam memenuhi kemampuan jangka pendeknya yang jatuh tempo. Rasio aktifitas bermanfaat untuk mengetahui efesiensi perusahaan dalam mengunakan aset perusahaan. Rasio leverage merupakan rasio yang mengukur seberapa banyak perusahaan menggunakan dana dari pinjaman. Rasio leverage digunakan oleh analis keuangan untuk mengetahui hutang jangka panjang perusahaan. Rasio profitabilitas merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memperoleh keuntungan dari penggunaan modal. Menurut Hanafi, (2004:43) rasio pasar mengukur harga pasar saham perusahaan dan relatif terhadap nilai bukunya. Rasio pasar bermanfaat untuk investor dalam memberi petunjuk mengenai seberapa baik perusahaan mengelola hasil dan risiko.
Show more

9 Read more

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN

Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus. Studi kasus adalah salah satu metode penelitian dalam ilmu sosial, dalam riset yang menggunakan metode ini dilakukan pemeriksaan longitudinal yang mendalam terhadap suatu keadaan atau kejadian yang disebut sebagai kasus dengan menggunakan cara-cara yang sistematis dalam melakukan pengamatan, pengumpulan data, analisis informasi, dan pelaporan hasilnya. Studi kasus dilakukan pada empat perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan tembakau yang listing di bursa Efek Indonesia, yaitu: PT BAT Indonesia Tbk, PT Bentoel International Investama Tbk, PT Gudang Garam Tbk, PT HM Sampoerna Tbk.
Show more

126 Read more

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

Pada dasarnya laporan laba rugi berisikan dua elemen, yaitu: Pertama, melaporkan jumlah aliran kas masuk aktiva-kas atau piutang yang merupakan hasil dari penjualan barang atau jasa kepada pelanggan; jumlah tersebut dinamakan pendapatan atau revenue. Jadi pengertian pendapatan adalah aliran masuk aktiva suatu perusahaan atau penurunan hutangnya dalam periode tertentu dari penyerahan barang dagangan, hasil produksi, penyerahan jasa, atau aktivitas lain yang merupakan usaha pokok atau central operations perusahaan tersebut. Kedua, melaporkan jumlah aliran keluar sumber daya ekonomik yang berkaitan dengan usaha untuk memperoleh pendapatan, jumlah tersebut dinamakan biaya (Munawir, 2002: 20).
Show more

108 Read more

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

3. Laporan keuangan disusun berdasarkan hasil pencatatan transaksi keuangan atau nilai rupiah dari berbagai waktu atau tanggal yang lalu, dimana daya beli (purchasing power) uang tersebut semakin menurun, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga kenaikan volume penjualan yang dinyatakan dalam rupiah belum tentu menunjukkan atau mencerminkan unit yang dijual semakin besar, mungkin kenaikan itu disebabkan naiknya harga jual barang tersebut yang mungkin juga diikuti kenaikan tingkat harga-harga. Jadi suatu analisa dengan memperbandingkan data beberapa tahun tanpa membuat penyesuaian terhadap perubahan tingkat harga akan diperoleh kesimpulan yang keliru (misleading).
Show more

102 Read more

KAJIAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH UNTUK P

KAJIAN KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH UNTUK P

memiliki dua fungsi, yaitu f ungsi budgeter dan fungsi reguleerend . Pajak yang berfungsi budgeter adalah pajak yang menghasilkan banyak penerimaan pajak. Sedangkan pajak yang berfungsi reguleerend adalah pajak yang tidak memperhatikan apakah hasilnya memadai atau tidak, yang menjadi perhatian adalah kefungsian untuk mengatur suatu hal. Melihat dua karakteristik tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa pajak yang budgeter pasti di tarik ke pemerintah yang lebih tinggi, sedangkan daerah diberi pajak yang berfungsi reguleerend , dan tidak memiliki kemampuan untuk memperkuat posisi keuangan daerah. Sinyalemen pajak pusat mengambil jenis pajak yang sehat dan potensial dari pemerintah daerah berupa PBB, PPh, PPN dan PPnBM, Bea Materai, Bea dan Cukai.
Show more

107 Read more

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

KEMAMPUAN RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI PERUBAHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

Peneliatian ini bertujuan untuk menguji apakah rasio keuangan memiliki kemampuan untuk memprediksi perubahan laba perusahaan satu tahun kedepan. Objek penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2009-2011 sebanyak 21 perusahaan yang memiliki data yang menunjuang. Variabel dependen yang digunakan adalah perubahan laba, sedangkan variabel indepndennya adalah Current Ratio, Net Profit Margin, Inventory Turn Over, Total Asets Turn Over dan Return On Equity. Pengujian statistik dengan menggunakan pendekatan analisis regresi linier berganda dengan signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen berpengaruh secara tidak signifikan dalam memprediksi laba satu tahun kedepan. Dan Retun On Equity berpengaruh positif terhadap perubahan laba.
Show more

45 Read more

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

Debt to Asset Ratio (DAR) yaitu perbandingan antara total utang dengan total asset perusahaan. Debt to Asset Ratio (DAR) menunjukkan perbandingan antara total kewajiban (utang) dengan seluruh asset (aktiva) yang dimiliki perusahaan. Dalam pengelolaannya utang memiliki nilai positif dan negatif bagi perusahaan, dimana satu sisi utang mampu memberikan kontribusi dalam operasional perusahaan untuk meningkatkan laba, disatu sisi lain utang juga bisa menurunkan laba perusahaan karena pembayaran bunga yang disebabkan oleh utang. Apabila rasionya tinggi, artinya pendanaan dengan utang semakin banyak, maka semakin sulit bagi perusahaan untuk memperoleh tambahan pinjaman karena dikhawatirkan perusahaan tidak mampu menutupi utang-utangnya dengan aktiva yang dimilikinya (Ade Gunawan dan Sri Fitri Wahyuni, 2013 : 67). Pada penelitian Ade Gunawan dan Sri Fitri Wahyuni (2013) menyatakan bahwa Debt to Asset Ratio (DAR) berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan laba, sedangkan Anggun Arif Rachmawati dan Nur Handayani (2014) menyatakan bahwa Debt to Asset Ratio (DAR) berpengaruh positif terhadap pertumbuhan laba.
Show more

12 Read more

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

Dengan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berkat, rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi dengan judul “ Kemampuan Kinerja Keuangan Untuk Memprediksi Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI ” .

14 Read more

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan aktiva perusahaan (penjualan, persediaan, piutang, dan total asset). Rasio yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Total Asset Turnover, mengukur efisiensi perputaran seluruh aktiva perusahaan untuk menghasilkan pendapatan. Semakin cepat tingkat perputaran aktiva suatu perusahaan maka laba bersih yang dihasilkan akan meningkat. (2) Inventory Turnover, mengukur efisiensi perusahaan dalam mengelola dan menjual produk. Perputaran persediaan merupakan aktivitas perusahaan yang jelas diperlukan dan diperhitungkan, karena dapat mengetahui efesiensi biaya yang berguna untuk memperoleh laba yang besar (Ade Gunawan dan Sri Fitri Wahyuni, 2013 : 67).
Show more

8 Read more

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

KEMAMPUAN KINERJA KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

Penelitian Sayekti dan Sumarno Dwi Saputra (2015) menguji tentang analisis pengaruh rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba pada industry rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data sampel yang dipilih oleh peneliti terdiri dari 4 perusahaan rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2006 sampai tahun 2013. Variabel yang digunakan peneliti adalah Current Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin, Return On Asset, dan Price Earning Ratio, sedangkan untuk variabel terikat peneliti menggunakan pertumbuhan laba. Teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan metode Purposive Sampling dan untuk teknik analisis peneliti menggunakan metode Analisis Regresi Linier Berganda.
Show more

13 Read more

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGUKUR TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN PERUSAHAAN

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGUKUR TINGKAT KESEHATAN KEUANGAN PERUSAHAAN

Aktiva atau asset adalah kekayaan atau sumber-sumber ekonomi yang dikuasai perusahaan dan digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya (biasanya mencari laba) (Suwardjono, 2003:71). Pada dasarnya aktiva dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian utama yaitu aktiva lancar dan aktiva tidak lancar (Munawir, 2007:14). Aktiva lancar adalah uang kas dan aktiva lainnya yang dapat diharapkan untuk dicairkan atau ditukarkan menjadi uang tunai, dijual atau dikonsumer dalam periode berikutnya (paling lama satu tahun atau dalam perputaran kegiatan perusahaan normal) dan aktiva lancar meliputi kas, investasi jangka pendek, piutang wesel, piutang dagang dan lain-lain. Aktiva tidak lancar adalah aktiva yang mempunyai umur kegunaan relatif permanen atau jangka panjang (mempunyai umur ekonomis lebih dari satu tahun atau tidak akan habis dalam satu kali perputaran operasi perusahaan) dan aktiva tidak lancar meliputi investasi jangka panjang, aktiva tetap, dan lain- lain.
Show more

164 Read more

Show all 10000 documents...