Flora Indonesia

Top PDF Flora Indonesia:

PENGGABUNGAN DESAIN JEWELRY DENGAN FLORA INDONESIA

PENGGABUNGAN DESAIN JEWELRY DENGAN FLORA INDONESIA

ABSTRAK. Dalam pengantar karya ini penulis mengambil judul “Pencampuran Desain Jewelry dengan Flora Indonesia”, yang merupakan inovasi berefek positif yang dapat menunjang penampilan. Dalam pengambilan judul ini, penulis ingin menampilkan keindahan dan keunikan ragam flora yang ada di Indonesia. Perancangan ini berkaitan dengan efek bunga dalam mempengaruhi emosi dan sikap sosial yang positif serta manfaat bunga dalam meningkatkan memori episodik. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkenalkan keindahan flora yang ada di Indonesia, bahkan beberapa jenis flora yang bersifat endemik. Perancangan jewelry yang diharapkan penulis tidak hanya dijadikan sebagai hiasan, namun juga memiliki beberapa manfaat secara psikologis. Flora yang digunakan merupakan bentuk bunga yang terkait lambang provinsial, yang melambangkan tiap-tiap provinsi yang ada di Indonesia. Bentuk
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Prangko Flora Indonesia Edisi Anggrek Tahun 1970-1990 Dalam Busana Kasual

Prangko Flora Indonesia Edisi Anggrek Tahun 1970-1990 Dalam Busana Kasual

Prangko berasal dari bahasa Latin franco yang berarti tanda pembayaran untuk melunasi biaya pengiriman surat (Soerjono, 2007:6). Prangko yang awalnya hanya dimaksudkan sebagai tanda pelunasan biaya pengiriman surat, ternyata berkembang menjadi benda koleksi (collectible items) yang sangat besar daya tariknya karena tampilannya yang bersahaja.Pada mulanya prangko hanya memuat gambar kepala negara (raja dan ratu), lambang negara atau angka yang menunjukkan harga nominal saja, namun pada perkembangannya prangko memuat desain beranekaragam (Soerjono, 2007:5).Saat ini desain prangko semakin berkembang dan memuat beragam informasi yang luas, mulai dari sejarah, ekonomi, politik, kebudayaan, flora, fauna, geografi, seni-budaya, dan sebagainya yang tercermin pada prangko yang diterbitkan oleh negara- negara di dunia ini.Untuk melestarikan prangko itu sendiri ada banyak cara, salah satunya membuat batik lukis dengan prangko flora Indonesia edisi anggrek sebagai motif utamanya, kemudian diaplikasikan pada busana. Dengan demikian generasi muda dapat kembali mengenal prangko, terutama prangko flora Indonesia edisi anggrek.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PRANGKO FLORA INDONESIA EDISI ANGGREK TAHUN DALAM BUSANA KASUAL

PRANGKO FLORA INDONESIA EDISI ANGGREK TAHUN DALAM BUSANA KASUAL

Prangko berasal dari bahasa Latin franco yang berarti tanda pembayaran untuk melunasi biaya pengiriman surat (Soerjono, 2007:6). Prangko yang awalnya hanya dimaksudkan sebagai tanda pelunasan biaya pengiriman surat, ternyata berkembang menjadi benda koleksi (collectible items) yang sangat besar daya tariknya karena tampilannya yang bersahaja.Pada mulanya prangko hanya memuat gambar kepala negara (raja dan ratu), lambang negara atau angka yang menunjukkan harga nominal saja, namun pada perkembangannya prangko memuat desain beranekaragam (Soerjono, 2007:5).Saat ini desain prangko semakin berkembang dan memuat beragam informasi yang luas, mulai dari sejarah, ekonomi, politik, kebudayaan, flora, fauna, geografi, seni-budaya, dan sebagainya yang tercermin pada prangko yang diterbitkan oleh negara- negara di dunia ini.Untuk melestarikan prangko itu sendiri ada banyak cara, salah satunya membuat batik lukis dengan prangko flora Indonesia edisi anggrek sebagai motif utamanya, kemudian diaplikasikan pada busana. Dengan demikian generasi muda dapat kembali mengenal prangko, terutama prangko flora Indonesia edisi anggrek.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN. yang mempelajari flora Indonesia dan Rompius dengan karyanya yang terkenal

BAB I PENDAHULUAN. yang mempelajari flora Indonesia dan Rompius dengan karyanya yang terkenal

Kegiatan ilmiah di Indonesia dimulai pada abad ke-16 oleh Jacob Bontius, yang mempelajari flora Indonesia dan Rompius dengan karyanya yang terkenal berjudul Herbarium Amboinese. Pada akhir abad ke-18 dibentuk Bataviaasch Genotschap Van Wetenschappen. Dalam tahun 1817, C.G.L. Reinwardt mendirikan Kebun Raya Indonesia (S\'land Plantentuin) di Bogor. Pada tahun 1928 Pemerintah Hindia Belanda membentuk Natuurwetenschappelijk Raad voor Nederlandsch Indie. Kemudian tahun 1948 diubah menjadi Organisatie voor Natuurwetenschappelijk onderzoek (Organisasi untuk Penyelidikan dalam Ilmu Pengetahuan Alam, yang dikenal dengan OPIPA). Badan ini menjalankan tugasnya hingga tahun 1956.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perancangan Pusat Studi Flora Indonesia Di Bogor

Perancangan Pusat Studi Flora Indonesia Di Bogor

Terkait dengan Perancangan Pusat Studi flora Indonesia maka ruang yang dikhususkan dalam perancangannya yaitu ruang konservasi, ruang penelitian dan juga ruang pemanfaatan flora berupa ruang pamer tanaman. maka studi mengenai antropometri berkaitan dengan penyajian display di dalam ruang-ruang tersebut. Selain itu juga di dalam ruang konservasi studi antropomerti ini berkaitan dengan sistem display tanaman yang dibuat atau disusun secara vertikal (Vertical garden), maupun secara horizontal (Horizontal garden). Pada prinsip Vertical garden, tanaman disusun dengan format memanjang keatas sehingga dibuat bertingkat – tingkat. Hal ini biasanya digunakan untuk mengatasi permasalahan ruang yang kecil sehingga dibuat dengan solusi susunan vertikal. Selain itu pada prinsip horizontal biasanya digunakan dalam ruang yang luas sehingga tidak perlu disusun keatas.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Flora Dan Fauna Indonesia, Barat, Tengah, Timur

Flora Dan Fauna Indonesia, Barat, Tengah, Timur

Flora Indonesia barat yaitu flora yang tumbuh di umatra, (a$a, Kalimatan, serta pulau%pulau kecil yang terdapat di sekitarnya. Flora Indonesia barat mempunyai kesamaan dengan tumbuhan%tumbuhan yang terdapat di "sia. Flora Indonesia barat mempunyai ka$asan mangro+e yang banyak di sekitar pantai. 4empunyai jenis tumbuhan yang sangat  beragam atau heterogen. 5ada setiap tahun hutannya selalu hijau. Kayu di

14 Baca lebih lajut

RPP Kelas XI 3.2 4.2 Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia 2

RPP Kelas XI 3.2 4.2 Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia 2

 Peserta dididik diminta untuk mengajukan pertanyaan tentang pemanfataan keanekaragaman hayati kepada nara sumber yang kompeten di daerahnya,  Peserta didik mengajukan hipotesis tentang pemanfataan keanekaragaman hayati dan upaya konservasi flora dan fauna kaitanya dengan pengrusakan hutan dan alam sekitar,

11 Baca lebih lajut

RPP Kelas XI 3.2 4.2 Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia 1

RPP Kelas XI 3.2 4.2 Flora dan Fauna di Indonesia dan Dunia 1

3. Peserta didik berdiskusi secara berkelompok untuk mengidentifikasi dan menganalisis ragam informasi yang diperoleh, kemudian dijadikan bahan untuk menyimpulkan tentang faktor-faktor yang memengaruhi sebaran flora dan fauna.

20 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Indonesia sangat kaya dengan sumber daya flora. Di Indonesia, terdapat

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Indonesia sangat kaya dengan sumber daya flora. Di Indonesia, terdapat

Indonesia sangat kaya dengan sumber daya flora. Di Indonesia, terdapat sekitar 30.000 spesies tanaman, 940 spesies di antaranya dikategorikan sebagai tanaman obat dan 140 spesies di antaranya sebagai tanaman rempah. Dari sejumlah spesies tanaman rempah dan obat, beberapa di antaranya sudah digunakan sebagai obat tradisional oleh berbagai perusahaan atau pabrik jamu. Dalam masyarakat Indonesia, pemanfaatan obat tradisional dalam sistem pengobatan sudah membudaya dan cenderung terus meningkat. Salah satu tanaman rempah dan obat-obatan yang ada di Indonesia adalah jahe (Rukmana, 2000).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

KEAJAIBAN FLORA DAN FAUNA

KEAJAIBAN FLORA DAN FAUNA

Lebah Madu • Organisasi yang Luar Biasa dalam Sarang Lebah • Penyimpanan Maksimal dengan Bahan Minimal • Ciri-Ciri Lain Sarang Madu • Cara Menentukan Arah • Metode Penandaan Bunga [r]

69 Baca lebih lajut

Jurnal Kebidanan Flora

Jurnal Kebidanan Flora

Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa pengetahuan ibu yang mempunyai balita (3-5 tahun) tentang vitamin A berdasarkan sumber informasi sebagian besar berpengetahuan kurang pada sum[r]

10 Baca lebih lajut

Flora Fruit Cake.

Flora Fruit Cake.

Setelah usaha Flora Fruit stabil dilihat dari berbagai fungsi manajemen, tentunya akan dilakukan ekspansi ke beberapa daerah lainnya di Kawasan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang). Untuk jangka panjang memang penulis tidak menargetkan menjual produknya di semua kota besar di Indonesia. Hal ini dikarenakan Kami menginginkan agar Flora Fruit menjadi kekhasan dari kabupaten Karanganyar yang tidak hanya bisa didapat di daerah Kabupaten Karanganyar.

44 Baca lebih lajut

PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA

PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA

Hutan Musim terdapat di wilayah-wilayah yang memiliki pergantian musim kemarau dan penghujan sangat jelas, serta periode musim kemarau yang relatif panjang dengan curah hujan antara 100 – 200 cm per tahun. Pada musim kemarau vegetasi hutan musim biasanya menggugurkan daun (meranggas). Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingkat penguapan yang tinggi sehingga dengan menggugurkan daunnya tumbuhan muson tidak kekurangan air dan mati kekeringan. Contoh jenis tumbuhan meranggas adalah Pohon Jati. Disamping menggugurkan daun, ciri khas lain dari hutan musim adalah kawasan hutan lebih didominasi oleh satu jenis tumbuhan utama (Hutan homogen). Hutan musim tersebar di India, Myanmar, Indo Cina, Indonesia, Malaysia, Australia Utara, Malagasi, Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

FLORA DAN FAUNA INDONESIA

FLORA DAN FAUNA INDONESIA

Faktor – faktor yang mempengaruhi daerah sebaran flora dan fauna Indonesia • Sejarah geologi kepulauan Indonesia • Luas dan bentuk kepulauan Indonesia • Keadaan iklim • Keadaan tana[r]

14 Baca lebih lajut

Flora Fauna Lahan Basah

Flora Fauna Lahan Basah

D alam buku Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan (termasuk Sabah, Sarawak, dan Brunei Darussalam) (MacKinnon et al., 2010, Burung Indonesia) dicatat bahwa distribusi Manyar jambul (Ploceus manyar) di Indonesia hanya di Jawa, Bawean, dan Bali. Catatan terkait dengan distribusi itu kemungkinan besar harus diubah. Manyar jambul ternyata ditemukan juga di Kalimantan Selatan, walaupun untuk sementara teramati di tiga desa (Desa Bunipah, Desa Pemurus, Desa Tanipah), Kecamatan Aluh-aluh. Temuan ini bisa jadi rekor baru. Kecamatan Aluh-aluh adalah satu dari 19 kecamatan di Kabupaten Banjar. Wilayah seluas 8.248 hektare (1,77% dari luas wilayah kabupaten) dipengaruhi pasang surut air laut. Wilayah berbatasan langsung dengan Laut Jawa di selatan dan Sungai Barito di barat.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Kerusakan flora dan fauna serta dampakny

Kerusakan flora dan fauna serta dampakny

UPAYA PELESTARIAN • Menempatkan di Suaka Margasatwa • tidak memburu gajah • tidak merusak habitat nya • Menegakkan hukum untuk... PENYEBAB 1Daya Regenerasi Yang Rendah 2Perburua[r]

22 Baca lebih lajut

Flora Dan Habitat Hutan Mangrove

Flora Dan Habitat Hutan Mangrove

Berdasarkan inventarisasi flora, hutan mangrove pantai timur Sumatera Utara terdapat di 2 (dua) sistem lahan, yakni KJP dan PTG yang disusun oleh 20 jenis flora mangrove yang terdiri atas 12 jenis mangrove sejati (true mangrove/major components), 5 jenis komponen minor mangrove (minor components) dan 3 jenis asosiasi mangrove (mangrove associates). Kedua belas jenis mangrove sejati tersebut adalah Avicennia alba, A. marina, A. officinalis, Bruguiera gymnorrhiza, B. cylindrica, B. sexangula, Ceriops tagal, C. decandra, Nypa fruticans, Rhizophora apiculata, R. mucronata, dan Lumnitzera littorea. Kecuali jenis N. fruticans yang berhabitus tumbuhan bawah, ke-11 jenis mangrove sejati lainnya berhabitus sebagai pohon.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

FLORA NORMAL PADA TUBUH MANUSIA

FLORA NORMAL PADA TUBUH MANUSIA

Flora utama hidung terdiri dari korinebakteria, stafilokokus dan streptokokus. Dalam hulu kerongkongan hidung, dapat juga dijumpai bakteri Branhamella catarrhalis (suatu kokus gram negatif) dan Haemophilus influenzae (suatu batang gram negatif). Pemusnahan flora normal faring dengan penisilin dosis tinggi dapat menyebabkan over growth: bakteria negatif Gram seperti Escherichia coli, Klebsiella, Proteus, Pseudomonas atau jamur.

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...