Food and Beverage Department

Top PDF Food and Beverage Department:

Marriott Café sebagai Outlet Pendukung Food and Beverage Department di Hotel J. W. Marriot  Medan

Marriott Café sebagai Outlet Pendukung Food and Beverage Department di Hotel J. W. Marriot Medan

Makan dan minum adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Pada masa sekarang ini mudah sekali dijumpai tempat yang menjual makanan dan minuman. Tempat yang menjual makanan dan minuman itu antara lain di rumah makan, café dan restoran, yang berada di hotel maupun diluar hotel. Restoran adalah salah satu outlet Food and Beverage Department dihotel dan berada di bawah tamggung jawab Food and Beverage Department. Pada hotel dengan klasifikasi Bintang (*****) biasanya terdapat lebih dari satu restoran atau tempat makan. Begitu juga dengan hotel J. W. Marriott Medan yang memiliki beberapa restoran atau tempat makan. Salah satu restoran yang ada di Hotel J. W. Marriott Medan yaitu Marriott Café. Marriott Café adalah sebuah restoran yang memiliki sistem pelayanan buffet, di mana para tamu dapat memlih sendiri makanan yang telah disajikan sesuai dengan yang diinginkan para tamu. Akan tetapi Marriott Café juga melayani dengan sistem Ala Carte, di mana tamu dapat memilih satu jenis makanan saja yang ingin dipesan. Marriott Café dibuka untuk tamu umum, baik tamu yang menginap di hotel ataupun yang tidak menginap di hotel.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN FOOD AND BEVERAGE DEPARTMENT DI THE PREMIERE HOTEL KOTA PEKANBARU.

PENGARUH KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN FOOD AND BEVERAGE DEPARTMENT DI THE PREMIERE HOTEL KOTA PEKANBARU.

Penelitian ini menganalisis pengaruh kompetensi dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan bagian food and beverage department di The Premiere Hotel Kota Pekanbaru. Penelitian ini terdiri atas tiga variabel, yaitu kompetensi sebagai variabel eksogen ( ) dengan indikator meliputi motive (tindakan), traits (watak), self-concept (sikap dan nilai-nilai), knowledge (pengetahuan), dan skills (kemampuan), lingkungan kerja fisik sebagai variabel eksogen ( ) meliputi penerangan atau cahaya di tempat kerja, sirkulasi udara ditempat kerja, kebisingan di tempat kerja, bau tidak sedap di tempat kerja, dan keamanan di tempat kerja. Sedangkan yang menjadi variabel endogen adalah kinerja karyawan (Y) dengan indikator quantity of work (kuantitas kerja), quality of work (kualitas kerja), job knowledge (pengetahuan atas pekerjaan), creativeness (kreativitas), cooperation (kerjasama), dependability (kesadaran diri), initiative (inisiatif), dan personal qualities (kualitas pribadi). Pada penelitian ini, adapun yang menjadi objek penelitian adalah bagian food and beverage department di The Premiere Hotel Kota Pekanbaru sedangkan subjek yang dijadikan responden adalah karyawan bagian food and beverage department di The Premiere Hotel Kota Pekanbaru.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

Food And Beverage Department Berperan Penting Dalam Meningkatkan Pendapatan Hotel Grand Antares Indonesia

Food And Beverage Department Berperan Penting Dalam Meningkatkan Pendapatan Hotel Grand Antares Indonesia

Purchasing merupakan kegiatan pengadaan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam operasional Food and Beverage Department baik bahan yang bersifat perishable maupun groceries. Pada fase ini program pengawasan kualitas untuk pengolahan makanan difokuskan pada bahan-bahan yang akan diolah. Pada bagian pembelian bahan-bahan karyawan tidak hanya dituntut untuk mampu mengolah makanan, melainkan juga dituntut mempunyai kemampuan tentang produk yang akan dihasilkan melalui kemampuan dalam mengetahui kualitas produk yang akan dibeli. Mengikuti perkembangan pasar, baik dari segi harga, mutu bahan, musim dan mampu membandingkan harga bahan dan mutu tersebut.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Peranan Public Bar Sebagai Pendukung Kegiatan Food And Beverage Department  Di Hotel Grand Mutiara Berastagi

Peranan Public Bar Sebagai Pendukung Kegiatan Food And Beverage Department Di Hotel Grand Mutiara Berastagi

Fungsi room service di dalam food and beverage department hotel adalah menyajikan makanan dan minuman ke kamar-kamar. Bagian room service ini didampingi oleh room service manager dan dibantu oleh assistant room service manager. Untuk fungsi head weater seperti yang terdapat di dalam organisasi restaurant, di room service disebut dengan order taker. Seorang order taker selain menguasai bahasa asing dengan baik juga dituntut untuk dapat menguasai menu yang ada di room service. Yang tidak kalah pentingnya di dalam hubungan dengan tamu adalah cara menerima atau menjawab panggilan telepon.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

Peran Service Bar Sebagai Pendukung Kegiatan Food and Beverage Department di The Aryaduta Hotel Medan

Peran Service Bar Sebagai Pendukung Kegiatan Food and Beverage Department di The Aryaduta Hotel Medan

Globalisasi menyebabkan industri jasa yang terdiri dari berbagai macam industri seperti industri telekomunikasi, transportasi, perbankan, dan perhotelan berkembang dengan cepat. Industri perhotelan, khususnya, adalah salah satu industri yang memadukan produk dan layanan. Desain bangunan, interior dan eksterior kamar hotel serta restoran dan bar, suasana yang tercipta di dalam hotel, kamar, restoran serta makanan dan minuman yang dijual beserta keseluruhan fasilitas yang ada merupakan contoh produk yang dijual. Sedangkan layanan yang dijual adalah keramahtamahan dan ketrampilan staff/karyawan hotel dalam melayani pelanggan. Food and Beverage Department pada suatu hotel merupakan suatu bidang yang bertugas menangani kebutuhan makanan dan minuman. Dimana kebutuhan makanan dan minuman adalah merupakan kebutuhan pokok manusia termasuk tamu-tamu hotel atau setiap individu yang datang untuk memperoleh jasa hotel. Oleh sebab itu bagian ini merupakan sarana mutlak yang harus disediakan oleh hotel.Food and Beverage Department terdiri dari beberapa bagian, diantaranya adalah Bar Section. Bar Section merupakan section yang bertugas dan bertanggung jawab dalam menyiapkan dan menyajikan minuman kepada tamu dari yang beralkohol dan yang tidak beralkohol. Bar di dalam sebuah hotel menyediakan, menjual, menyajikan segala macam minuman bagi para tamu, baik yang datang langsung kebar, restoran maupun yang pesan dari kamar(Room Service).
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Upaya Peningkatan Kinerja Karyawan     Food And Beverage Department Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Di Hotel Inna Dharma Deli Medan

Upaya Peningkatan Kinerja Karyawan Food And Beverage Department Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Di Hotel Inna Dharma Deli Medan

Seorang pramusaji hotel yang profesional harus dapat melayani kebutuhan makan dan minum para tamu dengan baik dan memuaskan. Lewat komunikasi dengan para pelanggan, seorang pramusaji harus dapat segera mendeteksi keinginan dan kebutuhan para tamu, dan mewujudkannya. Tanpa memahami kemauan dan keinginan pelanggan, mustahil pelayanan yang diberikan akan memuaskan pelanggan. Jika pelanggan puas, mereka akan terdorong untuk datang kembali. Hal ini akan membuat usaha food and beverge terus berkesinambungan dan dapat berkembang, sehingga mencapai sasaran yang diinginkan.

60 Baca lebih lajut

Tata Cara Pramusaji Dalam Melayani Banquet event di Hotel Novotel Yogyakarta

Tata Cara Pramusaji Dalam Melayani Banquet event di Hotel Novotel Yogyakarta

Salah satu fasilitas pelayanan dalam food and beverage department yang sering dinilai oleh tamu hotel adalah banquet yang dimilki hotel tersebut, banquet juga memiliki beberapa fungsi untuk sumber tambahan bagi hotel.Dalam bisnis hotel istilah banquet digunakan untuk suatu kegiatan operasional dari suatu pesta khusus yang telah direncanakan sebelumnya, dan kegiatan ini umum nya terpisah dari kegiatan makan dan minum yang terdapat di restoran dan bar yang juga terdapat dihotel. Banquet juga bertugas menangani dan menyelenggarakan segala macam kegiatan pesta atau jamuan, baik yang diselenggarakan oleh hotel sendiri maupun yang diselenggarakan oleh pihak lain yang membuat pesanan. Untuk melaksanakan kegiatan di banquet karyawan harus melakukan persiapan dalam setiap event seperti mempersiapkan peralatan dan melakukan pelayanan kepada tamu, di dalam langkah- langkah pelaksanaan banquet ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam menangani persiapan mulai dari banquet set up, banquet menu, buffet table, dan table lay out
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Tata Cara Pramusaji Dalam Melayani Banquet event di Hotel Novotel Yogyakarta

Tata Cara Pramusaji Dalam Melayani Banquet event di Hotel Novotel Yogyakarta

Salah satu fasilitas pelayanan dalam food and beverage department yang sering dinilai oleh tamu hotel adalah banquet yang dimilki hotel tersebut, banquet juga memiliki beberapa fungsi untuk sumber tambahan bagi hotel.Dalam bisnis hotel istilah banquet digunakan untuk suatu kegiatan operasional dari suatu pesta khusus yang telah direncanakan sebelumnya, dan kegiatan ini umum nya terpisah dari kegiatan makan dan minum yang terdapat di restoran dan bar yang juga terdapat dihotel. Banquet juga bertugas menangani dan menyelenggarakan segala macam kegiatan pesta atau jamuan, baik yang diselenggarakan oleh hotel sendiri maupun yang diselenggarakan oleh pihak lain yang membuat pesanan. Untuk melaksanakan kegiatan di banquet karyawan harus melakukan persiapan dalam setiap event seperti mempersiapkan peralatan dan melakukan pelayanan kepada tamu, di dalam langkah- langkah pelaksanaan banquet ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam menangani persiapan mulai dari banquet set up, banquet menu, buffet table, dan table lay out
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

The Job Descriptions of Waiter Waitress in Food and Beverage Department in Lor In Hotel

The Job Descriptions of Waiter Waitress in Food and Beverage Department in Lor In Hotel

Hotel is a kind of accommodation which is one of many tourism elements. A tourism attraction needs the accommodation as one of its facilities, so that the tourists feel more comfortable in enjoying the tourism object. Nowadays, hotel is not only used for spending the night, but also used for providing the guest opportunities to do daily activities such as meeting, holding events, or having dinner. Therefore, many business hotels are built in the big cities. Hotel is commercial industry which uses several parts of the entire buildings to provide guest room, food and beverage and other public service which are commercially managed. In operational activities, a hotel has many departments in which each of them has its own responsibilities.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

Upaya Meningkatkan Kinerja Kariawan Food And Beverage Devartement Untuk Meningkatkan Khualitas Pelayanan Di Asean International Hotel Medan

Upaya Meningkatkan Kinerja Kariawan Food And Beverage Devartement Untuk Meningkatkan Khualitas Pelayanan Di Asean International Hotel Medan

Perhotelan merupakan industri yang tergolong tahan terhadap krisis ekonomi (Economy crisis resistance) dan kebangkrutan (Bankruply resistance). Di tengah tengah terjadinya goncangan ekonomi global yang memaksa para pelaku usaha untuk memutuskan hubungan kerja dengan karyawannya, bahkan bayak pengusaha yang sampai gulung tikar, industri perhotelan justru menunjukan yang signifikan. Hotel merupakan tempat penginapan para tamu yang menyediakan segala bentuk fasilitas dan pelayanan. Usaha perhotelan memiliki ciri-ciri khusus, yaitu memadukan usaha menjual produk nyata hotel (Tangible product),seperti kamar,makanan,dan minuman, dengan usaha menjual jasa pelayanan (Intangible product) seperti keramahan, sopan santun, kecekatan,kecepatan,kemudahan dan lain – lain. Agar berhasil dalam usaha tersebut, maka pengelola harus terus berusaha meningkatkan kualitas keterampilan kinerja Sumberdaya Manusia yang mampu menyajikan pelayanan yang sebaik- baiknya. Dalam menyediakan jasa pelayanan, suatu hotel dituntut untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan kinerja karyawan yang memiliki keterampilan dan pengetahuan yang baik dalam bidang perhotelan. Salah satu fasilitas hotel yang harus tersedia dan menjadi daya tarik pengunjung adalah bagian Food and Beverage sebagai salah satu department yang memberikan pelayanan makan dan minum. Dalam penulisan kertas karya ini akan diuraikan tentang Upaya Peningkatan Kinerja Karyawan Food And Beverage Department Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Di Asean Interasional Hotel Medan.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

S MIK 1006843 Abstract

S MIK 1006843 Abstract

Competitionin the hospitality industrylooksincreasinglytight, itcan be seenmore and morehotelwithalot of pop-star classification. Seeingthe level of competitioninthe growingcity ofBandungandaddedincreasingtouristvisitstoBandungwereimproved, then the resultinghigh level of competition. For thatthe hotelshouldhaveeffective management, and of coursethe employeesasthe mainassetof a companyarea factorthat supportsit. In order tosurviveahotelneeds to bea stronghuman resourcesandwilling to work hardinhoteloperating activities.

3 Baca lebih lajut

S MIK 1103581 Chapter1

S MIK 1103581 Chapter1

Tabel 1.4 memberikan informasi bahwa tingkat kedisiplinan karyawan bagian food and beverage department di The Premiere Hotel Kota Pekanbaru cukup rendah. Baik saat masuk kerja pagi hari, siang ataupun malam dan bahkan jam masuk kerja setelah istirahat, dan sebelum jam kerja berakhir beberapa karyawan sudah ada yang pulang sebelum waktunya. Hal ini tentu dapat mempengaruhi kinerja karyawan dan mengganggu produktivitas kerja sehingga menurun dan tidak optimal.

10 Baca lebih lajut

PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BEI - Perbanas Institutional Repository

The increase in profit growth happened in food and beverage companies to make the importance of this research. In 2016, Minister of Industry optimistic when the food and beverage industry will experience significant economic improvement because the government provides ease of licensing to invest. This research aims to determine the effect current ratio, debt to equity ratio, total asset turnover and firm size on the profit growth of food and beverage industry. Sixty four samples data of food and beverage industry listed in the Indonesia Stock Exchange during 2011- 2015 were obtained by using purposive sampling technique. Technique of analyzing data that used multiple linear regression. The result of multiple linear regression that current ratio and debt to equity ratio has significant effect on profit growth and total asset turnover and firm size has not significant effect on profit growth of food and beverage industry. Current ratio, debt to equity ratio, total asset turnover and firm size influence on profit growth simultaneously on the profit growth of food and beverage industry.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh kepemilikan manajerial, struktur modal, Ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap Nilai perusahaan - Perbanas Institutional Repository

Pengaruh kepemilikan manajerial, struktur modal, Ukuran perusahaan, dan profitabilitas terhadap Nilai perusahaan - Perbanas Institutional Repository

Firm value can be reflected as the asset value owned by companies. Increase the high's firm value is a long-term goal that must be achieved in the company which is reflected in the market value of the stock. Investors' assessment of the company can be observed through the movement of the company's stock price which transacts in exchange for go public's company. So this research aims to analyze the effect of Managerial ownership, capital structure, firm size and profitability to firm value. The subject of this research is food and beverage which are listed on Indonesia stock exchange (IDX) in 2012-2016 periods and use a purposive sampling. The research methods of analysis using descriptive statistics, linear regression, normality, and hypotheses. The results of this research are Managerial ownership doesn’t influence to firm value, Capital Structur influence to firm value, Firm Size doesn’t influence to firm value, Profitability influence to firm value.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENDAPAT PESERTA DIDIK SMKN 1 PACET TENTANG HASIL BELAJAR “MENGOPERASIKAN PERALATAN LAYANAN MAKAN DAN MINUM” SEBAGAI KESIAPAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI RESTORAN HOTEL.

PENDAPAT PESERTA DIDIK SMKN 1 PACET TENTANG HASIL BELAJAR “MENGOPERASIKAN PERALATAN LAYANAN MAKAN DAN MINUM” SEBAGAI KESIAPAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI RESTORAN HOTEL.

The research is motivated by the demands on the students to have optimal readiness in working practices in the hotel restaurant industry related to the physical, mental, emotional, motivation and knowledge condition of operating equipment continental food and beverage service. The study aims to obtain data on The Opinion Of SMKN 1 Pacet Students On Learning Outcome “Operate Food And Beverage Service Equipment” As Readiness Of Industry Working Practice At The Hotel Restaurant in relates to the physical, mental, emotional, motivation and knowledge condition. The method of research is used descriptive. The population of 47 individuals with a purposive sample of 40 people, collecting data using questionnaires. The results showed that most of the students have prepared for the physical, mental, emotional, motivation and knowledge condition. More than half of the students did not answer choice answers on a special tool for caviar is caviar knife, preparing the coffee machine is done when the mise en place. Suggestions aimed at students to increase their knowledge about a specific tool for a specialty dish, and the mise en place tasks by seeking additional information on the book or other source.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Food and Beverage Hotel Novotel

Food and Beverage Hotel Novotel

Mengacu pada beberapa pendapat di atas maka dapat diasumsikan bahwa karyawan yang kurang memiliki motivasi berprestasi pada akhirnya prestasi kerjanya rendah. Hal ini tidak terlalu diyakini karena hanya didapatkan melalui wawancara dan pengamatan yang dilakukan secara singkat. Hal inilah yang masih menimbulkan pertanyaan pada peneliti, apakah ada hubungan antara motivasi berprestasi dengan prestasi kerja pada karyawan waiter atau waitress bagian food and beverage hotel Novotel Semarang?

Baca lebih lajut

Model Manajemen Kinerja Department Food and Beverage Service di Restoran Sunda Sindang Reret Bandung.

Model Manajemen Kinerja Department Food and Beverage Service di Restoran Sunda Sindang Reret Bandung.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami model manajemen kinerja karyawan Food And Beverage Service di Restoran Sindang Reret Bandung. Metode pengolahan dan analisis data diawali dengan identifikasi fakta yang terkait mengenai bagaimana model manajemen kinerja di Restoran Sindang Reret. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Kualitatif, dengan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam, dan dokumentasi

Baca lebih lajut

DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN  ANALISIS DINAMIKA KOMUNIKASI TIM KERJA PUBLIC RELATIONS BERDASARKAN GROUPTHINK THEORY (Studi Deskriptif Kualitatif terhadap Kerja Tim Public Relations dalam Perencanaan Event Malam Pergantian Tahun Baru 2013 di Hotel Jayakarta

DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN ANALISIS DINAMIKA KOMUNIKASI TIM KERJA PUBLIC RELATIONS BERDASARKAN GROUPTHINK THEORY (Studi Deskriptif Kualitatif terhadap Kerja Tim Public Relations dalam Perencanaan Event Malam Pergantian Tahun Baru 2013 di Hotel Jayakarta

Accounting Department adalah bagian yang bertugas dan bertanggung jawab dalam mengelola akutansi keuangan hotel yang meliputi penerimaan dan pengeluaran uang (incoming dan expenses), pembayaran gaji pegawai, pembayaran uang utang terhadap nasabah (suppliers), penagihan piutang terhadap relasi (ex tamu), pembuatan laporan pandapatan harian (daily income report), pembuatan laporan neraca rugi laba bulanan dan laporan tahunan. Bagian ini dipimpin oleh seorang Financial Controller yang dibantu oleh Assistant Financial Controller.

10 Baca lebih lajut

THE EFFECTS OF MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM TOWARD DECISION MAKING IN FOOD AND BEVERAGE SERVICE DEPARTMENT IN X RESORTS AND HOTELS BANDUNG

THE EFFECTS OF MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM TOWARD DECISION MAKING IN FOOD AND BEVERAGE SERVICE DEPARTMENT IN X RESORTS AND HOTELS BANDUNG

Dalam suatu organisasi, pengambilan keputusan memegang peranan yang sangat penting. Oleh karena itu keputusan yang diambil seorang manajer merupakan hasil pemikiran akhir yang harus dilaksanakan oleh bawahan atau mereka yang berkaitan dengan organisasi tersebut. Sehubungan dengan upaya meningkatkan kualitas sistem informasi manajemen, penelitian dilakukan di X Resorts and Hotels Bandung dengan tujuan menganalisa sistem informasi manajemen dalam pengambilan keputusan khususnya di Food and Beverage Service Department dan merekomendasikan pemecahan masalah terhadap masalah yang terjadi. Dari hasil pengolahan data kuesioner dengan menggunakan teknik analisa data Spearman Rank diperoleh hasil korelasi koefisien sebesar 0.84, dengan koefisien determinasi 71% yang berarti bahwa Sistem Informasi Manajemen memiliki tingkat pengaruh sebesar 71% terhadap pengambilan keputusan, sementara sisanya (29%) menandakan faktor-faktor lain yang juga berkaitan dengan pengambilan keputusan selain melalui sistem informasi manajemen. Untuk mengatasi permasalah tersebut, direkomendasikan agar pihak X Resorts and Hotels mengurangi tingkat kesalahan produk informasi pada sistem informasi manajemen yang digunakan dan mempercepat waktu penyediaan informasi.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...