Gagal Ginjal Kronik (GGK)

Top PDF Gagal Ginjal Kronik (GGK):

STUDI PENGGUNAAN CEFTRIAXONE PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK (Penelitian Dilakukan di Rumah Sakit Umum Malang)

STUDI PENGGUNAAN CEFTRIAXONE PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK (Penelitian Dilakukan di Rumah Sakit Umum Malang)

pH, serta mengeluarkan sisa-sisa metabolisme yang tidak berguna dan membahayakan tubuh (At a Glance, 2009) . Pada penderita GGK terjadi kerusakan ginjal yang mengakibatkan penurunan fungsi-fungsi tersebut. Selain itu, fungsi imunologis juga terganggu pada GGK dan infeksi sering terjadi. Penderita GGK mudah terkena infeksi seperti infeksi saluran kemih, infeksi saluran nafas, maupun infeksi saluran cerna. Keadaan uremia menyebabkan kelainan-kelainan yang menghambat sistem imunitas untuk berfungsi dengan baik. Gangguan imunitas tersebut dapat meningkatkan resiko terkenanya infeksi, dan infeksi memberikan konstribusi yang signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas penderita. Penyebab gagal ginjal kronik sangat bervariasi antara satu negara dengan negara lain. Penyebab utama dari penyakit ginjal kronik di Amerika Serikat adalah diabetes mellitus dengan insiden penyakit 44%, sedangkan penyebab lain diantaranya hipertensi, glomerulonefritis, nefritis interstitialis, penyakit sistemik, neoplasma (Chaudhry, 1993; Suwitra, 2006).
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

ASKEP GAGAL GINJAL KRONIK (2)

ASKEP GAGAL GINJAL KRONIK (2)

Berisikan atas dua Sub bagian pertama menguraikan tentang Konsep Dasar Gagal Ginjal Kronik meliputi Pengertian, Etiologi, Patofisiologi, Fisiologi, Tanda dan Gejala, Pemeriksaan penunjang, Komplikasi dan Penatalaksanaan Medis Sub bagian keduamenguraikan tentang Konsep Asuhan Keperawatan Pada Klien GGK yang meliputi Pengkajian, Diagnosa Keperawatan, Intervensi, Implementasi, dan Evaluasi Keperawatan.

13 Baca lebih lajut

KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG - Elib Repository

KEBUTUHAN SPIRITUAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG - Elib Repository

GGK (Gagal ginjal kronik) menjadi masalah besar dunia karena sulit disembuhkan, biaya perawatan dan pengobatannya yang terhitung mahal (Supriyadi, 2011).GGK merupakan penurunan fungsi ginjal progresif yang irreversibel ketika ginjal tidak mampu mempertahankan keseimbangan metabolik, cairan dan elektrolit yang menyebabkan terjadinya uremia dan azotemia (Bayhakki, 2012). Pasien dikatakan mengalami GGK apabila terjadi penurunan Glomerular Filtration Rate (GFR) yakni <60 ml / menit/1.73 m 2 selama lebih dari 3 bulan (Black & Hawks, 2009). Penyakit GGK juga merupakan komplikasi dari beberapa penyakit baik dari ginjal sendiri maupun penyakit umum diluar ginjal (Muttaqin & Sari, 2011). Penderita GGK terus meningkat setiap tahunnya, berdasarkan Center for Disease Control and Prevention prevalensi gagal ginjal kronik di Amerika Serikat pada tahun 2012 lebih dari 20 juta orang. Berdasarkan data PT Askes jumlah penderita GGK di Indonesia pada tahun 2011 berjumlah 23.261 orang, sedangkan pada tahun 2012 terjadi peningkatan yaitu 24.141 orang (Manguma, Kapantow, & Joseph 2014). Pasien gagal ginjal kronik yang melakukan hemodialisis didunia diperkirakan berjumlah1,4 juta orang dengan insidensi pertumbuhan 8% per tahun (WHO, 2013).
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

Karakteristik Penderita Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisis RSUP. Adam Malik Medan Tahun 2015

Karakteristik Penderita Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisis RSUP. Adam Malik Medan Tahun 2015

Gagal ginjal kronik merupakan salah satu daftar dari 20 penyakit penyebab kematian terbesar didunia dan jumlah kematian ini terus meningkat pada negara- negara berkembang. Hanya 20% dari seluruh penderita yang benar-benar menjalani proses pengobatan dengan baik, diperkirakan 1 juta penduduk dunia meninggal tiap tahun karena sulitnya mendapatkan perawatan GGK (NKF,2015).

6 Baca lebih lajut

PROFIL PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE JANUARI - JUNI 2009

PROFIL PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSU Dr. SAIFUL ANWAR MALANG PERIODE JANUARI - JUNI 2009

Penyakit ginjal kronis merupakan permasalahan bidang nefrologi dengan angka kejadiannya masih cukup tinggi, etiologi luas dan komplek, sering tanpa keluhan maupun gejala klinis kecuali sudah sampai stadium terminal (Price, 1995). Empat faktor utama dalam perkembangan gagal ginjal kronik (GGK) adalah usia, ras, jenis kelamin, dan riwayat keluarga. Insidensi gagal ginjal diabetikum sangat meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. GGK yang disebabkan oleh nefropati hipertensif 6,2 kali lebih sering terjadi pada orang Afrika-Amerika daripada orang kaukasia. Secara keseluruhan insidensi GGK lebih besar pada laki-laki (56,3%) daripada perempuan (43,7%) dan terbanyak pada kelompok usia 40-59 tahun (Wilson, 2005).
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA

DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISA

Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyimpangan progresif, dimana fungsi ginjal tidak dapat pulih sehingga kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan metabolik, cairan dan elektrolit mengalami kegagalan, yang mengakibatkan uremia (Baughman 2000). Salah satu penyebab kematian pada pasien GGK dengan hemodialisa (HD) adalah

11 Baca lebih lajut

Hiperprolaktinemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronik

Hiperprolaktinemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronik

Pada pasien gagal ginjal kronik (GGK), beberapa komplikasi ekstrarenal sering terjadi. Sebagai akibat dari penurunan laju filtrasi glomerulus, gangguan metabolik dapat meningkatkan morbiditas dan resiko kematian, yang diakibatkan oleh penyakit kardiovaskular. Gangguan hormonal juga sering terjadi. Ginjal memiliki peran penting dalam mempertahankan homeostasis dari suatu organisme, termasuk ekskresi pada beberapa hormon : kortisol, aldosteron, hormon seks, hormon kelenjar tiroid, katekolamin dan biodegradasi dari hormon peptida seperti paratiroid hormon, kalsitonin dan insulin. 2,3
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

GAGAL GINJAL KRONIK | Karya Tulis Ilmiah GAGAL GINJAL KRONIK

GAGAL GINJAL KRONIK | Karya Tulis Ilmiah GAGAL GINJAL KRONIK

PENGERTIAN Gagal Ginjal Kronik GGK adalah kemunduran fungsi ginjal yang menyebabkan ketidakmampuan mempertahankan substansi tubuh dibawah kondisi normal Betz Sowden, Gagal Ginjal Kron[r]

3 Baca lebih lajut

MOTIVASI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG

MOTIVASI PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG

Motivasi dapat menjadi faktor yang sangat berpengaruh dan menentukan keyakinan dan nilai kesehatan individu dan dapat juga menentukan tentang program pengobatan yang diterima. Niven (2002) menyatakan bahwa motivasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan dalam menjalani hemodialisa. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan Togatorop (2011) yang menyatakan bahwa motivasi pasien GGK dalam kategori positif sebesar 62,5% (20 orang) dan kategori negatif sebesar 37,5% ( 12 orang). Hal ini secara tidak langsung mengungkapkan bahwa Motivasi pasien dipengaruhi oleh berbagai multidimensi hidup yang sangat luas seperti, kesehatan fisik, keadaan psikologis, tingkat kemandirian, hubungan sosial (dukungan sosial), keyakinan pribadi, dan status sosial ekonomi (CDC, 2011). Peneliti berasumsi bahwa pasien yang memeiliki keyakinan, harapan dan keingian yang kuat bisa menumbuhkan motivasi yang positif pemberian edukasi pada pasien gagal ginjal kronik yang dilakukan terapi hemodialisa agar pasien dapat menjalani terapi sesuai jadwal.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

GAGAL GINJAL KRONIK | Karya Tulis Ilmiah

GAGAL GINJAL KRONIK | Karya Tulis Ilmiah

Ginjal mempunyai kemampuan nyata untuk mengkompensasi kehilangan nefron yang persisten yang terjadi pada gagal ginjal kronik. Jika angka filtrasi glomerolus menurun menjadi 5-20 ml/menit/1,73 m2, kapasitas ini mulai gagal. Hal ini menimbulkan berbagai masalah biokimia berhubungan dengan bahan utama yang ditangani ginjal.

4 Baca lebih lajut

Gagal Ginjal Kronik (Studi Pustaka).

Gagal Ginjal Kronik (Studi Pustaka).

Penyebab gagal ginjal kronik diklasifikasikan menjadi delapan kelas kelainan, yaitu: infeksi, penyakit peradangan, penyakit vaskular hipertensif, gangguan jaringan penyambung, gangguan kongenital dan herediter, penyakit metabolik, nefropati toksik dan nefropati obstruktif Dimana penyakit-penyakit tersebut dapat menyebabkan gangguan cairan dan elektrolit, kalsium fosfat dan tulang, kelainan darah, kelainan jantung dan paru-paru, pencernaan, neuromuskuler, serta kulit. Akhirnya terjadi kerusakan-kerusakan organ dan jika mengalami kehilangan fungsi, maka akan mengakibatkan kematian. Pasien dengan penyakit ini bisa diobati dengan dialisis atau transplantasi ginjal, selain itu dapat juga dengan diet protein, kalium, natrium, cairan dan terapi obat.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

STUDI PENGGUNAAN NATRIUM BIKARBONAT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

STUDI PENGGUNAAN NATRIUM BIKARBONAT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

Gagal ginjal kronik atau CKD (Chronic Kidney Disease) merupakan penyakit gagal ginjal yang progresif dan lambat yang biasanya berlangsung beberapa tahun dan gagal ginjal kronik ini juga terjadi setelah berbagai macam penyakit yang merusak masa nefron ginjal. Asidosis metabolik merupakan salah satu komplikasi gagal ginjal kronik yang terjadi apabila kelebihan H + melebihi HCO

17 Baca lebih lajut

Tingkat Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Reguler dalam Menjaga IDWG Normal di RSUP H. Adam Malik Medan September-Oktober 2014

Tingkat Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Reguler dalam Menjaga IDWG Normal di RSUP H. Adam Malik Medan September-Oktober 2014

Asuhan Gagal Ginjal Kronik Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan dalam Mengurangi Asupan Cairan pada Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Dr.. Abdul Moeloek Bandar[r]

4 Baca lebih lajut

tentang GAGAL GINJAL KRONIK REFERAT ....

tentang GAGAL GINJAL KRONIK REFERAT ....

Pasien dengan gagal ginjal kronik umumnya akan menuju stadium terminal atau stadium 4 atau 5. Angka prosesivitasnya tergantung dari diagnosis yang mendasari, keberhasilan terapi, dan juga dari individu masing-masing. Pasien yang menjalani dialisis kronik akan mempunyai angka kesakitan dan kematian yang tinggi. Pasien dengan gagal ginjal stadium akhir yang menjalani transpantasi ginjal akan hidup lebih lama daripada yang menjalani dialisis kronik. Kematian terbanyak adalah karena kegagalan jantung (45%), infeksi (14%), kelainan pembuluh darah otak (6%), dan keganasan (4%). 5
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronik

Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronik

Gagal ginjal kronik/chronic renal failure ialah gangguan fungsi ginjal yang berlangsung secara progresif dan fungsi organ tidak dapat kembali normal, dimana kemampuan organ gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit, menyebabkan uremia (retensi urea dan sampah nitrogen lain didalam darah). (Brunner & Suddarth, 2001; hal. 1448)

8 Baca lebih lajut

ASUHAN KEPERAWATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT PADA TN. D DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG INAYAH RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG - Elib Repository

ASUHAN KEPERAWATAN PEMENUHAN KEBUTUHAN CAIRAN DAN ELEKTROLIT PADA TN. D DENGAN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG INAYAH RS PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG - Elib Repository

Dalam pelaksanaanya, pasien yang mengalami gagal ginjal kronik harus mempertahankan diit pembatasan cairan untuk mencegah terjadinya kelebihan cairan yang beresiko timbulnya hipertensi, gagal jantung kongestif, edema paru akut dan penyakit kardiovaskuler lainnya. Pembatasan cairan dapat mempengaruhi beberapa aspek dalam tubuh manusia, diantaranya keracunan hormonal, perubahan sosial, psikologi, dan rasa haus serta xerostomia atau mulut kering karena di sebabkan produksi saliva menurun.

85 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA HIPERKALEMIA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN TIMBULNYA ARITMIA DI RSUD KAB. JOMBANG PERIODE JANUARI ­ JUNI 2009

HUBUNGAN ANTARA HIPERKALEMIA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN TIMBULNYA ARITMIA DI RSUD KAB. JOMBANG PERIODE JANUARI ­ JUNI 2009

Peningkatan kejadian gagal ginjal kronik akan mendorong peningkatan terjadinya komplikasi penyakit ginjal kronik, misalnya gangguan elektrolit yang salah satunya ditandai dengan meningka[r]

2 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Asupan Protein Dan Asupan Kalium Terhadap Kadar Kreatinin Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rsud Kabupaten Sukoharjo.

PENDAHULUAN Hubungan Asupan Protein Dan Asupan Kalium Terhadap Kadar Kreatinin Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rsud Kabupaten Sukoharjo.

Prevalensi gagal ginjal kronik menurut United State Renal Data System (USRDDS) pada tahun 2009 adalah sekitar 10-13 % didunia. Dalam Kartika (2013), berdasarkan survei dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan prevalensi penyakit gagal ginjal kronik yang cukup tinggi, yaitu sekitar 30,7 juta penduduk. Menurut data PT Askes, ada sekitar 14,3 juta orang penderita gagal ginjal tahap akhir saat ini menjalani pengobatan yaitu dengan prevalensi 433 orang perjumlah penduduk. Jumlah ini akan meningkat hingga melebihi 200 juta pada tahun 2025 ( Febrian, 2009 ).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Kebijakan Medik Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisis Di RS Hasan Sadikin Bandung.

Kebijakan Medik Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisis Di RS Hasan Sadikin Bandung.

Kesimpulan: Asupan protein pasien sesuai rekomendasi K/ DOQI, namun belum sesuai untuk asupan energi. Asupan protein dan energi pasien Jamkesmas lebih rendah dari rekomendasi K/DOQI. Penyebab rendahnya asupan nutrisi disebabkan karena penyakit dasar yang menjadi penyebab PGK, lama dialisis, frekuensi dan jumlah dialisis, efek dialisis, respon tubuh, faktor biaya dan tidak adanya kons eling dan edukas i. Pemerintah harus mendorong kebijakan medik dalam penanganan pasien gagal ginjal kronik yang komprehensif, di pelayanan primer, skunder dan tertier. Untuk tercapainya kebijakan medik tersebut pemerintah harus menyediakan tenaga yang kompeten, sarana dan prasarana pendukung, standar dan protap yang dibutuhkan untuk masing-mas ing level pelayanan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Evaluasi Regimen Dosis Pengobatan Hipertensi Terhadap Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis di Klinik Spesialis Ginjal dan Hipertensi Rasyida Medan Periode Maret – Mei 2016

Evaluasi Regimen Dosis Pengobatan Hipertensi Terhadap Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis di Klinik Spesialis Ginjal dan Hipertensi Rasyida Medan Periode Maret – Mei 2016

Regimen dosis amlodipin pada pasien gagal ginjal kronik menurut literatur*.. Regimen dosis bisoprolol pada pasien gagal ginjal kronik menurut literatur*.[r]

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...