Gangguan Penglihatan

Top PDF Gangguan Penglihatan:

this PDF file Faktor prediktor gangguan penglihatan berat dan kebutaan pada penderita diabetes di Daerah Istimewa Yogyakarta | Sadarang | Berita Kedokteran Masyarakat 2 PB

this PDF file Faktor prediktor gangguan penglihatan berat dan kebutaan pada penderita diabetes di Daerah Istimewa Yogyakarta | Sadarang | Berita Kedokteran Masyarakat 2 PB

multilevel menggunakan     ​ Generelized Estimation     Equation   (GEE).   ​Hasil:   Terdapat 1093 data register         penderita   diabetes   dalam   penelitian   ini.   Teridentifikasi prevalensi gangguan penglihatan         berat dan kebutaan adalah 12% dan 6,5%. Pada                 analisis, katarak, retinopati diabetik dan durasi             diabetes >10 tahun signifikan berhubungan baik             terhadap gangguan penglihatan berat maupun           kebutaan, sementara     glaukoma dan hipertensi       hanya berhubungan dengan gangguan penglihatan           berat. Katarak adalah penyakit mata dengan             kontribusi terbesar baik terhadap gangguan           penglihatan berat (4,73%) maupun kebutaan (3,11%).             Terdapat modifikasi efek katarak terhadap gangguan             penglihatan berat dan kebutaan berdasarkan durasi            
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Gangguan penglihatan dan kualiti hidup w

Gangguan penglihatan dan kualiti hidup w

Kajian ini bertujuan menentukan korelasi di antara fungsi penglihatan iaitu akuiti visual dengan pengukuran keupayaan melakukan aktiviti harian serta kualiti hidup di kalangan warga emas di pusat jagaan. Analisis kajian ini mendapati tahap penglihatan majoriti warga emas yang tinggal di pusat jagaan ini adalah berada dalam kategori penglihatan terhad. Walaupun ramai warga emas dalam kajian ini mempunyai kaca mata namun hampir 85% dari warga emas masih memerlukan pemeriksaan optometri lanjutan dan rehabilitasi penglihatan terhad. Kajian lalu oleh Bergman dan Sjöstrand (2002) dan West et al. (2002) juga melaporkan bahawa warga emas memerlukan pemeriksaan optometri dan rehabilitasi penglihatan terhad supaya tahap penglihatan dapat diperbaiki. Maka dicadangkan pihak pengurusan pusat jagaan warga emas agar dapat melakukan saringan penglihatan secara berkala supaya sebarang gangguan penglihatan dapat dikesan dan dirujuk ke hospital untuk rawatan yang sewajarnya. Apabila tahap penglihatan baik, adalah lebih mudah bagi warga emas untuk melakukan aktiviti harian. Ini disokong oleh kajian lalu yang telah membuktikan bahawa masalah penglihatan dengan bantuan alat penglihatan terhad akan dapat memperbaiki tahap penglihatan (Omar et al., 2008; Lott et al. 2001; Munoz et al. 2000; van der Pols et al. 2000).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Lensa Kontak Pada Pasien Dengan Gangguan Penglihatan

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Lensa Kontak Pada Pasien Dengan Gangguan Penglihatan

Lensa kontak merupakan benda pengganti kacamata yang berfungsi untuk mengoreksi kelainan refraksi mata. Saat ini, banyak orang yang beralih dari menggunakan kacamata ke lensa kontak. Tahun 2004, tercatat 128 juta orang yang menggunakan lensa kontak di seluruh dunia dan ini akan meningkat setiap dekadenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan penggunaan lensa kontak pada pasien dengan gangguan penglihatan. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dan pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan besar sampel sebanyak 63 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2012 dan data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS. Uji bivariat dengan menggunakan Chi-Square dan Correlation Spearman pada α = 0,05. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekonomi (pendapatan) (P value =0,721), pengetahuan (P value =0,133), dan lingkungan sosial (P value =1), tidak
Baca lebih lanjut

132 Baca lebih lajut

DESAIN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT MATA SEBAGAI PENUNJANG PEMERIKSAAN GANGGUAN PENGLIHATAN

DESAIN SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT MATA SEBAGAI PENUNJANG PEMERIKSAAN GANGGUAN PENGLIHATAN

Mata adalah salah satu indera yang penting bagi manusia, melalui mata manusia menyerap informasi visual yang digunakan untuk melaksanakan berbagai kegiatan 3) . Namun gangguan terhadap penglihatan banyak terjadi, mulai dari gangguan ringan hingga gangguan yang berat yang dapat mengakibatkan kebutaan. Upaya mencegah dan menanggulangi gangguan penglihatan dan kebutaan perlu mendapatkan perhatian. Untuk menangani permasalahan kebutaan dan gangguan penglihatan, WHO membuat program Vision 2020 yang direkomendasikan untuk diadaptasi oleh negara-negara anggotanya. Vision 2020 adalah suatu inisiatif global untuk penanganan kebutaan dan gangguan penglihatan di seluruh dunia.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

BAB 11. GANGGUAN PENGLIHATAN PADA LANSIA

BAB 11. GANGGUAN PENGLIHATAN PADA LANSIA

Gangguan penglihatan merupakan masalah penting yang menyertai lanjutnya usia. Akibat dari masalah ini seringkali tidak disadari oleh masyarakat, para ahli, bahkan oleh para lanjut usia sendiri. Dengan berkurangnya penglihatan, para lanjut usia seringkali kehilangan rasa percaya diri, berkurang keinginan untuk pergi keluar, untuk lebih aktif atau bergerak ke sana kemari. Mereka akan kehilangan kemampuan untuk membaca atau melihat televisi. Kesemua ini akan menurunkan aspek sosialisasi dari para lanjut usia, mengisolasi mereka dari dunia luar yang pada gilirannya akan menyebabkan depresi dan berbagai akibatnya. Atas berbagai alasan itulah maka masalah gangguan penglihatan merupakan topik penting bagi disiplin geriatri.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERANCANGAN KAMPANYE PENCEGAHAN GANGGUAN PENGLIHATAN PADA ANAK USIA DINI MELALUI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL - Unika Repository

PERANCANGAN KAMPANYE PENCEGAHAN GANGGUAN PENGLIHATAN PADA ANAK USIA DINI MELALUI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL - Unika Repository

v PERNYATAAN ORISINALITAS JUDUL : PERANCANGAN KAMPANYE PENCEGAHAN GANGGUAN PENGLIHATAN PADA ANAK USIA DINI MELALUI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Dikerjakan oleh: Lo, Cornela Octaviani [r]

11 Baca lebih lajut

Gambaran Aktivitas Hidup Sehari-hari dan Gangguan Penglihatan Pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Lansia dan Anak Balita Wilayah Binjai dan Medan

Gambaran Aktivitas Hidup Sehari-hari dan Gangguan Penglihatan Pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Lansia dan Anak Balita Wilayah Binjai dan Medan

Saat ini saya sedang melakukan penelitian tentang gambaran aktivitas hidup sehari-hari dan gangguan penglihatan pada lansia di UPT Pelayanan Sosial Lansia dan Anak Balita Wilayah Binj[r]

17 Baca lebih lajut

anak dgn gangguan penglihatan

anak dgn gangguan penglihatan

Penyebab utama astigmatism adalah bervariasinya daya refraksi cornea atau lensa akibat kelainan dalam bentuknya permukaannya. Hal ini mengakibatkan distorsi pada image yang terbentuk pada macula. Bila kasusnya sederhana, kondisi ini dapat dikoreksi dengan memakai kaca mata dengan lensa silindris, tetapi permasalahan menjadi lebih berat bila kondisi ini disertai myopia dan hypermetropia. Bila disertai dengan jenis gangguan penglihatan lain, koreksinya akan menjadi sulit dan dapat mengakibatkan berkurangnya ketajaman penglihatan bahkan kebutaan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Posisi Duduk dan Intensitas Penggunaan Komputer Dengan Keluhan CVS ( Computer Vision Syndrome ) Pada Pegawai Monitoring dan Pengembangan Dinas Pendidikan Kota Semarang Tahun 2015.

Hubungan Antara Posisi Duduk dan Intensitas Penggunaan Komputer Dengan Keluhan CVS ( Computer Vision Syndrome ) Pada Pegawai Monitoring dan Pengembangan Dinas Pendidikan Kota Semarang Tahun 2015.

Penggunaan komputer diseluruh dunia mengalami peningkatan dari waktu kewaktu. Dengan adanya komputer, pekerjaan dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat. Namun penggunaan komputer juga memberikan efek terhadap kesehatan. Penggunaan komputer dapat menimbulkan stress, seperti yang ditemukan NIOSH (The National Institute of Occupational Safety and Health ). NIOSH menemukan bahwa operator komputer memiliki tingkat stress yang lebih tinggi dibandingkan dengan pekerjaan lain. Gangguan kesehatan lain yang paling banyak dilaporkan akibat pengguna komputer adalah gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan yang disebabkan karena penggunaan komputer, oleh The American Optometric Association dinamakan Computer Vision Syndrome (CVS). (2)
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ELEMEN-ELEMEN KOMUNIKASI PADA ANAK-ANAK DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN DAN PENGLIHATAN (DEAFBLIND)

ELEMEN-ELEMEN KOMUNIKASI PADA ANAK-ANAK DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN DAN PENGLIHATAN (DEAFBLIND)

yang kita kirimkan sebagai pembuka dari pesan utama kita). Feedback menjelaskan kepada source pesan mengenai dampak yang ia timbulkan pada receiver. Hal ini dapat berupa dalam berbagai bentuk: senyum, kerutan dahi, anggukan, gelengan, tepukan di bahu, atau pukulan. Prosesnya merupakan proses yang sirkular, di mana feedback dari seseorang dapat menjadi stimulus bagi orang lain untuk memunculkan feedback. Feedback dapat digolongkan dalam lima dimensi: positif-negatif, fokus pada pesan-fokus pada orang, segera-tertunda, termonitor lemah-termonitor kuat, dan dukungan-kritikan. Feedforward merupakan informasi yang kita berikan sebelum mengirimkan pesan kita yang utama, yang menandakan akan ada pesan yang datang. Feedforward mencakup contoh yang bervariasi seperti kata pengantar dalam sebuah buku, kalimat pembuka dari paragraf, cover majalah, dan perkenalan dari sebuah pidato. Feedforward memiliki empat fungsi utama, yaitu: (1) untuk membuka saluran komunikasi, (2) untuk meninjau pesan, (3) untuk memposisikan diri, (4) untuk menyangkal. Saluran komunikasi merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan. Jarang sekali komunikasi hanya menggunakan satu saluran, sering kali kita menggunakan dua atau lebih saluran yang berbeda secara bersama-sama. Sebagai contoh, dalam interaksi face to face kita berbicara dan mendengarkan (saluran suara), tetapi kita juga menerima sinyal dan bahasa tubuh secara visual (saluran visual). Gangguan adalah segala pengaruh atau hambatan dalam komunikasi, segala sesuatu yang mendistorsi pesan, segala sesuatu yang menghalangi receiver menerima pesan secara lengakap atau bahkan tidak dapat menangkap pesan sama sekali. Gangguan ini bisa berupa gangguan fisik, gangguan fisiologis, gangguan psikologis, maupun gangguan semantik. Gangguan fisik merupakan pengaruh yang berasal dari luar pelaku komunikasi yang mengganggu sourcean pesan secara fisik, contohnya suara mobil yang melintas, tulisan yang tidak terbaca, gangguan pada layar komputer, dll. Gangguan fisiologis merupakan gangguan fisik yang terjadi dalam diri komunikan, misalnya gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, gangguan artikulai, hilang ingatan, dll. Gangguan psikologis bisa berupa pengaruh mental atau kognitif, misalnya kebosanan dan prasangka dalam diri komunikan, harapan yang tidak tepat, emosi yang ekstrim, dll. Gangguan semantik merupakan penempatan makna yang berbeda antara komunikan, misalnya komunikan berbicara dalam bahasa yang berbeda, perbedaan dialek, penggunaan jar- gon yang tidak dipahami salah satu komunikan, dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Neuropati Optik Toksik Akibat Etambutol

Neuropati Optik Toksik Akibat Etambutol

neuropati akibat etambutol adalah pemeriksaan visus, penglihatan warna, dan tes lapang pandang. Kaimbo dkk pada studi prospektif terhadap 42 penderita TB dengan terapi etambutol, mendapatkan 36% diantaranya mengalami gangguan penglihatan warna (Kokkada S. B, et al, 2005). Gangguan penglihatan warna merupakan gejala yang biasanya dijumpai pertama kali. Pasien mengalami gangguan warna merah hijau, namun ada juga yang melaporkan biru kuning (Kwok A, 2006). Atrofi optik tidak terjadi sampai beberapa bulan setelah serat tersebut hilang. Ini berarti temuan objektif abnormalitas dari pemeriksaan fundus seringkali tidak didapatkan (Zrenner, 2012).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Amenore

Amenore

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada amenore:  Sakit kepala  Galaktore pembentukan air susu pada wanita yang tidak hamil dan tidak sedang menyusui  Gangguan penglihatan pada[r]

4 Baca lebih lajut

Zara Yupita Azra 22010113130152 Lap.KTI Bab1

Zara Yupita Azra 22010113130152 Lap.KTI Bab1

Retinopati diabetika menjadi penyulit penyakit diabetes melitus yang dapat mengancam kemampuan penglihatan. Hal tersebut disebabkan oleh adanya perubahan neurodegeneratif di bagian retina mata. Berdasarkan derajat keparahan, retinopati diabetika dibagi menjadi 2 tipe. Diawali dengan tipe retinopati diabetika non-proliferatif yang merupakan retinopati diabetika dasar yang belum terjadi pembentukan pembuluh darah baru dan pada umumnya belum terjadi gangguan penglihatan. Kemudian, dilanjutkan dengan tipe kedua yaitu retinopati diabetika proliferatif yang ditandai dengan terbentuknya pembuluh darah baru yang abnormal. Pembuluh darah baru tersebut bersifat rapuh yang nantinya akan mudah ruptur sehingga akan mengancam fungsi penglihatan. 4
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB V KAJIAN TEORI 5.1. Kajian Teori Penekanan Tema Desain - LTP REST AREA TOL SEMARANG-SOLO Tema Desain : Green Architecture - Unika Repository

BAB V KAJIAN TEORI 5.1. Kajian Teori Penekanan Tema Desain - LTP REST AREA TOL SEMARANG-SOLO Tema Desain : Green Architecture - Unika Repository

Aspek visual adalah aspek yang memberikan penjelasan terhadap bahaya gangguan penglihatan yang kurang menarik (dari luar/ dalam ruang). Tetapi aspek visual yang ditekankan adalah gangguan penglihatan yang akan timbul dari suasana/ kegiatan di luar ruang/ bangunan seperti dari jalan tol yang dimana kendaraan selalu melintasi jalan tersebut atau bentuk desain interior dari ruangan.

16 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan Ketajaman Penglihatan yang Menyebabkan Miopia pada Siswa-siswi Sekolah Dasar Kelas 4-6 di Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan Ketajaman Penglihatan yang Menyebabkan Miopia pada Siswa-siswi Sekolah Dasar Kelas 4-6 di Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah

Saat ini sangat kurangnya perhatian terhadap gangguan penglihatan khususnya pada anak sekolah dasar, padahal lingkungan belajar yang tidak baik menjadi salah satu pemicu terjadinya penurunan ketajaman penglihatan pada anak, seperti membaca tulisan di papan tulis dengan jarak yang terlalu jauh tanpa didukung oleh pencahayaan kelas yang memadai dan anak yang membaca buku terlalu dekat (Wati, 2008).

4 Baca lebih lajut

Jenis penyakit mata Di indonesia

Jenis penyakit mata Di indonesia

 Penyakit yang menyerang pada gangguan penglihatan ini ada beragam jenis nya diantaranya Miopi (tidak dapat melihat dengan jelas objek yang berada jauh), Hiperopi (tidak dapat melihat dengan jelas objek yang berada dalam jarak dekat), Presbiopi (kelainan fisik pada lensa mata yang menyebabkan kesulitan melihat dalam jarak dekat), Astigmatisma (penglihatan kabur baik dalam jarak jauh maupun dalam jarak dekat), Amblyopia (pusat penglihatan pada salah satu mata tidak berkembang baik), Strabismus (mata juling), Silindris (fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan)
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

DIALYSIS THERAPY IN METHANOL INTOXICATION.

DIALYSIS THERAPY IN METHANOL INTOXICATION.

Diagnosis intoksikasi methanol didapatkan berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium. Onset dan beratnya intoksikasi metanol tergantung pada akumulasi kadar asam format yang terbentuk. Gejala dapat meliputi gangguan pada sistem saraf pusat, penglihatan, dan saluran cerna. Gejala diawali dengan depresi ringan sistem saraf pusat diikuti periode laten 12-24 jam 1,2 . Konsumsi ethanol secara bersamaan dapat memperpanjang periode laten sampai lebih dari 24 jam. Suatu studi pada 323 pasien yang minum whisky yang mengandung methanol didapatkan periode laten berkisar dari 40 menit sampai 72 jam dengan rata-rata 24 jam dimana periode laten bukan merupakan faktor prognostik derajat berat ringannya intoksikasi methanol 8 . Periode laten kemudian dilanjutkan dengan munculnya asidosis metabolik yang tidak terkompensasi dan gangguan penglihatan. Gejala lainnya yang dihubungkan dengan gangguan penglihatan meliputi sakit kepala, mual, muntah, nyeri perut dan sesak nafas 1,2,9 .
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

S PRS 1201764 Chapter3

S PRS 1201764 Chapter3

Sehubungan dengan subjek pada penelitian ini adalah siswa berkebutuhan khusus dengan gangguan penglihatan visuals imperments dan merujuk pada tahapan penerapan metode TPR menurut beberap[r]

15 Baca lebih lajut

S SMS 1002043 Chapter1

S SMS 1002043 Chapter1

Salah satu sekolah luar biasa khusus menangani siswa-siswa tunanetra yakni SLB N-A Pajajaran Bandung. Di SLB N-A Pajajaran Bandung memiliki tiga jenjang pendidikan, mulai dari SDLB, SMPLB, dan SMALB. Pada jenjang SMALB memiliki dua program study, yaitu: musik dan bahasa. Pembelajaran seni musik dinilai sangat penting untuk diberikan kepada anak-anak yang memiliki keterbatasan atau gangguan penglihatan, musik juga dinilai dapat bermanfaat untuk mengembangkan kreativitas pada siswa tunanetra, di samping itu siswa tunanetra memiliki kelebihan pada indera pendengaran yang mana mereka memiliki sensitifitas bunyi lebih terlatih dari orang pada umumnya. Selain itu musik juga dapat memperbaiki konsentrasi, meningkatkan kognitif, afektif, psikomotor, dan kecerdasan emosional. Oleh karena itu sekolah mengadakan suatu kegiatan ekstrakurikuler musik yang dapat diikuti oleh seluruh siswa, baik siswa dari SDLB, SMPLB, maupun SMALB, salah satunya kegiatan ekstrakurikuler angklung.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Hubungan  Menderita Diabetes Melitus Dengan Pengetahuan Pencegahan Luka Kaki Diabetes di RSUP Haji Adam Malik Medan

Hubungan Menderita Diabetes Melitus Dengan Pengetahuan Pencegahan Luka Kaki Diabetes di RSUP Haji Adam Malik Medan

perokok aktif, kadar glukosa darah yang tidak terkontrol, gangguan penglihatan yang dapat berpengaruh pada kemampuan melakukan perawatan kaki, polineuropati, trauma kaki (lecet), kekurangan latihan fisik, pengetahuan tentang penyakit DM yang kurang, tidak maksimalnya kepatuhan dalam pencegahan luka, kadar kolesterol ≥ 200mg/dl, kadar HDL ≤ 45mg/dl, ketidakpatuhan diit rendah gula, perawatan kaki yang tidak teratur, penggunaan alas kaki yang tidak tepat, hal-hal tersebut dapat menjadi faktor pemicu timbunya luka sebesar 99,9% dari kasus yang ditimbulkan (Hartini, 2009).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 7663 documents...