Gereja di Jawa Timur

Top PDF Gereja di Jawa Timur:

GEREJA PUH SARANG (Kajian Etnografi Arsitektur Gereja Puh Sarang di Kediri, Jawa Timur) Repository - UNAIR REPOSITORY

GEREJA PUH SARANG (Kajian Etnografi Arsitektur Gereja Puh Sarang di Kediri, Jawa Timur) Repository - UNAIR REPOSITORY

7 Bangunan induk merupakan sebuah bagian dari yang sakral dimana didalamnya terdapat Altar dan Sakramen Mahakudus, Bejana Baptis, Sakritis dan pengkakuan dosa. Bangunan Gereja Puh Sarang yang terkenal dengan desain arsitektur bergaya Hindu-Jawa ini yang lekat dengan budaya tradisional masyarakat Jawa pada umumnya. Dalam hal analisis budaya yang ada pada Gereja Puh Sarang ini adalah adanya suatu akulturasi dalam hal desain arsitektur yang bergaya Hindu dan gaya arsitektur Jawa Tradisional pada bangunan Gereja Puh Sarang ini. Dapat dilihat dari bentuk gapura Gereja Puh Sarang menyerupai bentuk gapura yang ada pada Pura Hindu dan adapun arsitektur yang bergaya Jawa adalah ornamen-ornamen yang ada pada bangunan Gereja tersebut menganut budaya Jawa Tradisional. Dan adapun suatu hal yang ada pada Gereja Puh Sarang yang lekat dengan budaya Jawa adalah adanya gamelan Jawa yang gunanya untuk pengiring
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Ciri Khas Gaya Desain Indische pada Gereja-Gereja di Jawa Timur dan Jawa Tengah | Prasetio | Intra 4633 8813 1 SM

Ciri Khas Gaya Desain Indische pada Gereja-Gereja di Jawa Timur dan Jawa Tengah | Prasetio | Intra 4633 8813 1 SM

Dari hasil analisa di atas penulis dapat disimpulkan bahwa persamaan yang ada pada sampel penelitian yaitu, penggunaan bahan pada lantai teraso adalah GKI Pregolan Bunder Surabaya, GKJW Mojowarno Jombang, Gereja Katedral Semarang, GPIB Imanuel Semarang Gereja Paroki HKY (Kayutangan) Malang, dan Gereja Hati Kudus Yesus.Penggunaan keramik terdapat pada GKJW Jemaat Surabaya dan Gereja St Antonius Purbayan Surakarta. Penggunaan material lantai granit terdapat pada Gereja St Yusuf Gedangan Semarang, Gereja Katedral Semarang, GPIB Imanuel Semarang, Gereja St Antonius Purbayan Surakarta, dan Gereja Hati Kudus Yesus Surabaya. Penggunaan material lantai tegel terdapat pada Gereja Katedral Ijen Malang, Gereja Katedral Semarang, dan Gereja Paroki HKY (Kayutangan)
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ) PURBALINGGA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TAHUN 1942 1945

GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ) PURBALINGGA PADA MASA PENDUDUKAN JEPANG TAHUN 1942 1945

Tahun 1797, di Rotterdam sekelompok orang mendirikan Nederlandsch Zendinggenootschap (NZG). Pada tahun-tahun pertama NZG berdiri mereka mengutus sejumlah pekabar Injil ke Afrika Selatan dan India, dan sejak 1839 NZG hanya melayani Pekabaran Injil di Indonesia. Daerah kerjanya yaitu Maluku, Minahasa, Timor, Jawa Timur, Tanah Karo di Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah. Keanggotaan NZG terbuka bagi warga gereja lain, di antara mereka ada yang menganut tradisi ortodoks, ada yang memelihara hubungan dengan jemaat Herrnhut dan ada pula yang telah mengalami pengaruh pencerahan. Pandangan mereka berbeda-beda, tetapi mereka dipersatukan oleh tujuan bersama, yaitu Pekabaran Injil.
Baca lebih lanjut

97 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kriteria Pendeta Ideal Menurut Jemaat GKJ Argomulyo Salatiga dan Jemaat GKJ Yeremia Depok T2 752014033 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kriteria Pendeta Ideal Menurut Jemaat GKJ Argomulyo Salatiga dan Jemaat GKJ Yeremia Depok T2 752014033 BAB I

Selain itu, sering terjadi masalah kepemimpinan gereja yang ikut merugikan perkembangan gereja, antara lain adanya gap (kekosongan) dalam komunikasi antara pemimpin gereja (pendeta dan Majelis Jemaat) dengan warga gereja; pemimpin gereja kurang memberi perhatian dalam soal pendidikan Agama Kristen di jemaat; pemimpin gereja kurang mempersiapkan warga jemaat dalam menghadapi tantangan sekularisme, materialisme; kadangkala pemimpin gereja tidak berusaha mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam gereja; adanya rasa tidak puas terhadap kepribadian pemimpin gereja; nampaknya kemunduran dalam jemaat belum mendapat tanggapan yang secara maksimal oleh pemimpin gereja. 12
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Karakteristik kejawaan arsitektur Gereja Katolik Ganjuran (tahun 1924-2013).

Karakteristik kejawaan arsitektur Gereja Katolik Ganjuran (tahun 1924-2013).

yang dikenakan pada umumnya oleh Kraton Yogyakarta. Panel yang diakui saat itu hanyalah panel pertama dan kedua dari ke-14 pemberhentian jalan salib yang ada. Ukiran relief jalan salib yang diukir Iko juga mengambil ide dari salah satu candi di Jawa Tengah yakni Candi Sewu 21 . Ia mengukir bingkai jalan salib tersebut mengambil contoh dari relung yang ada di Candi Sewu. Untuk mengatasi permasalahan perizinan dari Tahta Suci, Josef menyuruh beberapa pegawai pabrik ataupun pengajar dari sekolah yang dibuatnya untuk membuat ke-14 pemberhentian jalan salib. Dipilihlah media batik saat itu, karena saat itu batik merupakan salah satu ciri khas masyarakat Jawa. Pada akhirnya gambar-gambar jalan salib dari batik menghiasi gereja. Relief jalan salib yang terbuat dari batu putih karya Iko, baru ditahun 1997 direalisasikan. Panel yang direalisasikan di tahun tersebut berjumlah 15. Pemberhentian ke-15 Yesus bangkit dari mati sebagai lambang umat Tyas Dalem yang diutus untuk menjadi berkat bagi sesama. Peletakan batu pertama Jalan Salib dilakukan oleh Romo Suto Wibowo, Pr.
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

Pemahaman tentang Pembinaan Praksis bagi

Pemahaman tentang Pembinaan Praksis bagi

dapat dimaknai sebagai sintesis sekaligus awal tesis baru bagi interaksi antara theoria dan poiesis, jika kita boleh berandai-andai Hegel meminjamkan konsep dialektikanya pada pemahaman Aristoteles ini. Sumbangsih pembedaan antara poiesis – karya yang produknya langsung terasa/terlihat, dengan theoria – karya yang lebih kontemplatif (dalam term khas Latin vita activa vs vita contemplativa) juga datang dari para Doktor Gereja Barat, St. Agustinus (354-430 M) dan St. Thomas Aquinas (1225-1274 M) 2 . Sayang

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Redesain Pantai Srau Pacitan Sebagai Kawasan Wisata Minat Khusus dan Rekreaasi Keluarga.

PENDAHULUAN Redesain Pantai Srau Pacitan Sebagai Kawasan Wisata Minat Khusus dan Rekreaasi Keluarga.

Daerah Jawa Timur merupakan daerah paling timur pada Pulau Jawa, Jawa Timur sangat terkenal dengan potensi baharinya, mulai dari potensi perikanan yang ada di daerah Muncar di Banyuwangi dan Puger di Jember, selain itu terdapat daerah wisata bahari di Lamongan yang terletak di Tanjung Kodok, potensi – potensi tersebut sudah di kembangkan dengan baik, namun masih banyak potensi – potensi wisata yang masih belum sama sekali tersentuh pengembangan, di Kabupaten Pacitan misalnya yang banyak memiliki pantai – pantai yang indah dan unik mengapa saya sebut unik, karena wilayah pacitan sendiri terdapat pada kawasan pegunungan kidul yang membentang dari Gunung Kidul Provinsi Jogjakarta sampai dengan wilayah Trenggalek Jawa Timur, yang menjadi satu rangkaian pegunungan seribu, maka dari itu pada pantai – pantai di Kabupaten Pacitan terjadi penggabungan wilayah pegunungan dengan pantai , salah satu pantai yang indah adalah pantai Srau Pacitan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tanggung Jawab Gereja dalam Pendidikan Keluarga Muda di Gereja Kristen Jawa Manahan Klasis Kartasura T2 752014025 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tanggung Jawab Gereja dalam Pendidikan Keluarga Muda di Gereja Kristen Jawa Manahan Klasis Kartasura T2 752014025 BAB I

Namun dalam kenyataannya, pendidikan warga gereja kepada usia dewasa bukan persoalan yang mudah dilakukan. Apalagi khususnya kepada keluarga muda, seperti yang dihadapi oleh GKJ Manahan. Kegiatan persekutuan keluarga muda di GKJ Manahan baru dimulai pada tahun 2011, namun dalam prosesnya kurang berjalan dengan baik. Bahkan melalui upaya Komisi Warga Dewasa (KWD) yang berada dalam Bidang PWG juga belum berdampak pada kembali terlaksananya kegiatan tersebut. Bahkan pernah dilakukan studi banding ke gereja yang telah menjalankan persekutuan keluarga muda dengan baik, namun tetap menghadapi kendali dalam menjalankannya. 12
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH KONFERENS JAWA KAWASAN TIMUR BERBASIS WEB

GEREJA MASEHI ADVENT HARI KETUJUH KONFERENS JAWA KAWASAN TIMUR BERBASIS WEB

Permasalahan yang dihadapi oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Konferens Jawa Kawasan Timur adalah kurang memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal untuk melakukan pengolahan data jemaat. Untuk mendapatkan data, Konferens memberikan berkas pendataan kepada masing- masing gereja yang akan diserahkan ke masing- masing jemaatnya. Namun hasilnya hingga saat ini, data jemaat yang diterima seringkali tidak terdokumentasi dengan baik. Akibatnya, perubahan, pencarian, dan pengolahan data sulit dilakukan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Nama SMA Jalur PMDK 2017

Nama SMA Jalur PMDK 2017

945 SMAN 3 KUPANG KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR 946 SMAK ST. GREGORIUS REO MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR 947 SMAN 1 LANGKE REMBONG MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR 948 SMK STELLA MARIS MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR 949 SMAK FRATERAN MAUMERE MAUMERE NUSA TENGGARA TIMUR

17 Baca lebih lajut

Gaya Desain Interior Ruang Ibadah Karya Y.B. Mangunwijaya di Jawa Tengah | Laksmi Kusuma Wardani | Intra 2269 4284 1 SM

Gaya Desain Interior Ruang Ibadah Karya Y.B. Mangunwijaya di Jawa Tengah | Laksmi Kusuma Wardani | Intra 2269 4284 1 SM

Gereja hadir di tengah-tengah masyarakat, mau terbuka, berdialog, dan menerima semua orang tanpa memandang seseorang berdasarkan status, golongan, suku/ras, etnis, budaya, dan lain-lain. Hal inilah yang juga menjadi dasar Y.B. Mangunwijaya yang didukung oleh uskup Albert Sugiyopranoto dalam membuat konsep berbeda yang tidak sekedar salin dan tempel gaya desain ruang ibadah yang ada di Eropa untuk mendesain ruang ibadah. Konsepnya adalah gereja diaspora, konsep ini menekankan gereja yang terbuka, “berada dalam perjalanan”, lebih mengedepankan dialog, kemitraan, dan paguyuban sehingga timbullah solidaritas yang terbangun di antara jemaat yang mencerminkan substansi universal kepercayaan Kristen melalui ekspresi yang secara otentik berasal dari Indonesia sehingga gereja bisa mewadahi aktivitas lain di luar kegiatan ibadah seperti berkumpul [8].
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Isoglos dialek bahasa jawa di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur (Studi Kasus di Kecamatan Giriwoyo, Punung, dan Pringkuku) 1. HALAMAN JUDUL

Isoglos dialek bahasa jawa di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur (Studi Kasus di Kecamatan Giriwoyo, Punung, dan Pringkuku) 1. HALAMAN JUDUL

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan baik kualitatif maupun kuantitatif. Objek penelitian ini adalah masyarakat Kecamatan Giriwoyo, Punung, dan Pringkuku yang memiliki isolek Jawa bervariasi. Data penelitian ini berupa tuturan masyarakat Kecamatan Giriwoyo, Punung, dan Pringkuku yang diambil dengan teknik purposive sampling . Sumber data penelitian ini adalah informan terpilih yang memenuhi persyaratan. Adanya daftar pertanyaan Nothofer berupa 838 glos kata, frasa, dan kalimat dijadikan instrumen untuk mendapatkan data yang diperlukan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Gaya Desain Interior Ruang Ibadah Karya Y.B. Mangunwijaya di Jawa Tengah | Laksmi Kusuma Wardani | Intra 2098 3955 1 SM

Gaya Desain Interior Ruang Ibadah Karya Y.B. Mangunwijaya di Jawa Tengah | Laksmi Kusuma Wardani | Intra 2098 3955 1 SM

Tipe bentuk pada atap bangunan ruang ibadah yaitu bentuk gabungan geometris-geometris dari penggabungan bentuk empat buah segitiga menjadi bentukan limas segi empat. Atap bangunan ruang ibadah ini menggunakan atap kemah tajug yang sesuai dengan atap yang digunakan pada umumnya bangunan ibadah. Bentukan atap pelana kampung pada gereja Santa Maria Assumpta dan gereja Jetis menjadi simbolisasi bahwa Y.B. Mangunwijaya ingin menunjukkan ciri khas gayanya dalam mendesain arsitektur maupun interior ruang ibadah yang disesuaikan dengan nilai kebudayaan masyarakat Jawa. Dengan berpatokan pada nilai-nilai arsitektur tradisional Jawa bahwa ciri khas atap bangunannya adalah pada bentukan atap yang berkesan bentuk manusia dengan posisi menelungkup dan berusaha melindungi seluruh luasan lantai [12], yang juga menyimbolkan kasih Allah menaungi semua jemaat yang ada di dalam ruang ibadah tersebut.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERGUB JATIM 61 2010 PENETAPAN KELAS AIR SUNGAI

PERGUB JATIM 61 2010 PENETAPAN KELAS AIR SUNGAI

Mengingat : 1. Undang- Undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang Pembentukan Propinsi Djawa Timur (Himpunan Peraturan Peraturan Negara Tahun 1950) sebagaimana telah diubah dengan UndangUndang Nomor 18 Tahun 1950 tentang Perubahan dalam Undang- Undang Nomor 2 Tahun 1950 (Himpunan Peraturan Peraturan Negara Tahun 1950);

6 Baca lebih lajut

Pengairan

Pengairan

Menimbang : bahwa sebagai pelaksanaan ketentuan dalam Pasal 74 ayat (2) Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2006 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur, maka dipandang perlu mengatur Pemanfaatan Ruang Pada Kawasan Pengendalian Ketat Skala Regional di Provinsi Jawa Timur dalam Peraturan Gubernur Jawa Timur. Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 2 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi

9 Baca lebih lajut

Proses produksi program berita Jawa Timur dalam berita di TVRI stasiun Jawa Timur ardito yuliadi

Proses produksi program berita Jawa Timur dalam berita di TVRI stasiun Jawa Timur ardito yuliadi

adalah karyawan Kantor Pusat dan TVRI Stasiun Pusat Jakarta. TVRI bersiaran dengan menggunakan dua sistem yaitu VHF dan UHF, setelah selesainya dibangun stasiun pemancar Gunung Tela Bogor pada 18 Mei 2002 dengan kekuatan 80 Kw. Kota-kota yang telah menggunakan UHF yaitu Jakarta, Bandung dan Medan, selain beberapa kota kecil seperti di Kalimantan dan Jawa Timur. TVRI Pusat Jakarta setiap hari melakukan siaran selama 19 jam, mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.45 WIB dengan substansi acara bersifat informatif, edukatif dan entertain.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

D 762008002 Daftar Pustaka

D 762008002 Daftar Pustaka

Twang, Peck Yang. Elite Bisnis Cina di Indonesia dan Masa Transisi Kemerdekaan 1940-1950. Yogyakarta: Penerbit Niagara, 2005. Ukur, Fridolin, Dr. & Dr. Frank L. Cooley, peny. Jerih dan Juang: Laporan Nasional Survai Menyeluruh Gereja di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penelitian dan Studi-DGI, 1979.

37 Baca lebih lajut

REKAP NRG LULUS 2011 ralat

REKAP NRG LULUS 2011 ralat

2400 / 2012 1344 3160751654300020 MIRATUL JANAH MI Tarbiyatul Islam 110282164066 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1345 3036757658200013 MISBAKHUL ARIF MAN Puwoasri 112362118012 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1346 4455753655200023 MOH SHOLIKIN MI Miftahul Huda 110282178050 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1347 6059757659200073 MOH. AMIRUDDIN MI Al Falah 110282129060 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1348 5062750653200013 MOH.SAMSUL ANAM MI Darussalam 110282172054 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1349 6748744648200002 MOHAMAD ALI GUFRON MI Musyawarah 110282116058 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1350 5162752653200013 MOHAMAD ROFIQUL HUDA MI Miftahul Ulum 110282124062 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1351 7856751653200020 MOHAMMAD MUNIB MA Al-Fatah 112372153010 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1352 5859743646200032 MOHAMMAD TAUKHID MI YPSM Mangiran 110282118052 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1353 8050757658200023 MOHAMMAD ZAINUDDIN MTs Sunan Ampel Pare 112392143006 Kab. Kediri Jawa Timur 2400 / 2012 1354 0440745649200012 MUCHAMAD CHUMAIDI MI Mambaul Hikmah 110282197065 Kab. Kediri Jawa Timur
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peran Kyai Ibrahim Tunggul Wulung dalam Penyebaran Agama Kristen di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati T1 152010029 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Peran Kyai Ibrahim Tunggul Wulung dalam Penyebaran Agama Kristen di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati T1 152010029 BAB V

3. Bagi pembaca, penelitian ini diharapkan menambah wawasan yang baru tentang kehidupan serta peran Kyai Ibrahim Tunggul Wulung dalam mendirikan kekristenan Jawa serta sejarah berdirinya Desa Banyutowo. 4. Bagi peneliti, penelitian ini diharapkan dapat menambah bahan penelitian

2 Baca lebih lajut

Sejarah Gereja Kristen Jawa Ambarukmo 1964-2010.

Sejarah Gereja Kristen Jawa Ambarukmo 1964-2010.

Salah satu wilayah GKJ Ambarukmo adalah wilayah 6 (Nologaten) yang mempunyai daerah yang cukup luas yang kebetulan adalah lembaga pendidikan Kristen yaitu sekolah PGAK/P (sekarang Kampus STAK Marturia) melalui pengurus Yayasan Pendidikan Kristen Marturia, mengijinkan tiga ruangan kelas dapat digunakan untuk beribadah dan dapat digunakan mulai tanggal 1 Maret 1986 mulai minggu pukul 08.30 WIB. GKJ Ambarukmo bekerjasama dengan pengurus YPK Marturia Yogyakarta untuk membangun gedung gereja di lokasi kampus STAK Marturia di Dusun Nologaten. Setelah mendapatkan ijin prinsip dan ijin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, acara peletakan batu pertama diselenggarakan pada tanggal 12 J uni 1993 ol eh Bupati Sleman Drs. H. Arifin Illyas. Pada tanggal 27 Juli 1995 telah terpilih Sdr. Purwantoro Kurniawan, S.Th sebagai pendeta jemaat ketiga dan dithabiskan hari Jumat, 17 Januari 1997 bersamaan dengan peresmian Gedung 3 GKJ Ambarukmo di Nologaten oleh Bupati Sleman Drs. H. Arifin Illyas.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...