Glossolepis incisus

Top PDF Glossolepis incisus:

TOKSISITAS DAN KEMAMPUAN ANESTETIK MINYAK CENGKEH (Sygnium aromaticum) TERHADAP BENIH IKAN RAINBOW (Glossolepis incisus)

TOKSISITAS DAN KEMAMPUAN ANESTETIK MINYAK CENGKEH (Sygnium aromaticum) TERHADAP BENIH IKAN RAINBOW (Glossolepis incisus)

Perairan Indonesia merupakan sumber perikanan budidaya yang berkembang pesat saat ini. Dari perikanan budidaya, komoditas ikan merupakan salah satu komoditas budidaya yang penting (Lesmana dan Dermawan, 2001). Ikan hias air tawar tidak hanya diminati oleh pasar lokal, tetapi juga telah memasuki pasar ekspor. Ekspor ikan hias Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sebesar 20% (Said, 2003). Indonesia sebagai negara pengekspor ikan hias nomor dua di dunia setelah negara Singapura dan telah memiliki omset sebanyak 50 juta dolar AS per tahun (Bachtiar, 2004). Ekspor ikan hias Indonesia tersebut salah satuya adalah ikan rainbow (Glossolepis incisus) (Kusrini, 2010). Ikan rainbow terutama ikan rainbow jantan adalah salah satu ikan hias yang memiliki daya tarik tinggi di kalangan pecinta dan pengusaha ikan karena ikan ini memiliki warna yang menarik (Nasution, 2000).
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

BIOLOGI REPRODUKSI IKAN PELANGI MERAH (Glossolepis incisus, Weber 1907) DI DANAU SENTANI [Reproductive biology of red rainbowfish (Glossolepis incisus Weber 1907) in Sentani Lake]

BIOLOGI REPRODUKSI IKAN PELANGI MERAH (Glossolepis incisus, Weber 1907) DI DANAU SENTANI [Reproductive biology of red rainbowfish (Glossolepis incisus Weber 1907) in Sentani Lake]

Danau Sentani dengan luas ± 9.360 ha terletak di Kabupaten Jayapura. Keaneka- ragaman sumberdaya hayati ikan air tawar di danau ini terdiri atas lima belas jenis ikan, sehingga danau ini merupakan pemasok ikan air tawar untuk konsumsi penduduk di sekitarnya. Delapan jenis ikan diantaranya adalah ikan asli (Tabel 1), dan salah satunya adalah ikan pelangi merah (Glossolepis incisus) yang merupakan ikan endemik di Danau Sentani (Allen, 1991). Ikan ini digemari sebagai ikan hias terutama ikan jantan yang berwarna merah cerah.

13 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KUALITAS WARNA IKAN RAINBOW MERAH (Glossolepis incisus, Weber 1907) MELALUI PENGKAYAAN SUMBER KAROTENOID TEPUNG KEPALA UDANG DALAM PAKAN [Color quality improvement of red rainbow fish (Glossolepis incisus, Weber 1907) through carotenoids sourc

PENINGKATAN KUALITAS WARNA IKAN RAINBOW MERAH (Glossolepis incisus, Weber 1907) MELALUI PENGKAYAAN SUMBER KAROTENOID TEPUNG KEPALA UDANG DALAM PAKAN [Color quality improvement of red rainbow fish (Glossolepis incisus, Weber 1907) through carotenoids sourc

Warna indah merupakan salah satu para- meter yang menjadi daya tarik ikan hias. Ikan rainbow merah (Glossolepis incisus Weber) ada- lah ikan hias air tawar yang memiliki daya tarik pada warnanya. Ikan dengan nama dagang red rainbow fish ini memiliki warna merah terang (merah bata) pada ikan jantan dan merah pucat pada betina. Terdapat warna keperakan di kedua sisi bagian tengah tubuh. Warna siripnya keme- rahan atau jingga (Nasution, 2000). Ikan ini di- klasifikasikan ke dalam Kingdom Animalia, Fi- lum Chordata, Kelas Actinopterygii, Ordo Athe- riniformes, Famili Melanotaeniidae, Genus Glos- solepis, dan spesies Glossolepis incisus, Weber 1907 (Allen, 1974). Informasi tentang ikan ini masih terbatas pada aspek reproduksinya (Siby et al., 2009).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Efektifitas kinerja media biofilter dalam sistem resirkulasi terhadap kualitas air, pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan red rainbow (Glossolepis incisus Weber)

Efektifitas kinerja media biofilter dalam sistem resirkulasi terhadap kualitas air, pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan red rainbow (Glossolepis incisus Weber)

Ciri-ciri umum ikan red rainbow (Glossolepis incisus Weber) menurut Suyatno (2000), yaitu moncong agak panjang, mata lebar, badan silindris, sirip punggung dan sirip perut membentuk simetris mendekati ekor. lkan rainbow memiliki sirip punggung ganda, sirip punggung pertama lebih kecil dari pada sirip punggung kedua. Sementara bentuk sirip ekor normal bercagak (lunate). Satu hal yang lebih khusus dari ikan rainbow adalah sirip dada kanan dan kiri yang transparan seperti plastik. Tubuh ikan jantan berwama merah terang (merah bata) dan ikan betina berwarna merah pucat. Pada kedua sisi bagian tengah tubuh terdapat warna keperakan. Warna siripnya kemerahan atau jingga. Menurut Nasution (2000), menyatakan bahwa ikan rainbow akan berwarna lebih menarik bila menjelang masa memijah.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS KINERJA MEDIA BIOFILTER DALAM SISTEM RESIRKULASI TERHADAP KUALITAS AIR UNTUK PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN RED RAINBOW (Glossolepis incisus Weber)

EFEKTIVITAS KINERJA MEDIA BIOFILTER DALAM SISTEM RESIRKULASI TERHADAP KUALITAS AIR UNTUK PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN RED RAINBOW (Glossolepis incisus Weber)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kinerja media biofilter zeolit dan bioball dalam perbaikan kualitas air yang akan meningkatkan pertumbuhan dan sintasan ikan red rainbow (Glossolepis incisus Weber) pada sistem resirkulasi. Wadah percobaan berupa akuarium dengan ukuran 100 cm x 60 cm x 40 cm sebanyak 24 buah, masing-masing ditebar ikan sebanyak 60 ekor/akuarium. Ikan uji yang digunakan dengan bobot awal 0,71 g dan panjang 3,51 cm. Perlakuan yang digunakan dalam percobaan adalah media biofilter: A. zeolit 100%, B. zeolit 75% + bioball 25%, C. zeolit 50% + bioball 50%, D. zeolit 25% + bioball 75%, E. bioball 100%, dan F. kontrol. Pakan yang digunakan adalah pelet komersial, diberikan 5% dari bobot total ikan yang diberikan sebanyak tiga kali (pagi, siang, dan sore). Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan enam perlakuan yang diulang sebanyak empat kali. Hasil pengamatan perlakuan media biofilter zeolit 75% + bioball 25% memberikan kualitas air terbaik dengan kualitas baik (kategori IV), dengan efektivitas oksidasi amonia sebesar 95,03±0,31% dan biomassa bakteri non patogen (nitrifikasi) dengan jumlah koloni (8,6±1,91) x 10 6 . Pertumbuhan panjang total dan sintasan yang diperoleh
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Biologi reproduksi ikan pelangi merah (Glossolepis incisus Weber, 1907) di Danau Sentani

Biologi reproduksi ikan pelangi merah (Glossolepis incisus Weber, 1907) di Danau Sentani

dapat menjamin ketersediaan makanan di alam. Ikan rainbow selebensis (Telmatherina celebensis) di Danau Towuti yang memijah tiga hingga empat kali saat musim penghujan pada musim reproduksi tahunannya terutama pada bulan November-Februari (Nasution, 2005); ikan Melanotaenia splendida splendida di bagian timur Australia dengan puncak pemijahan berkaitan dengan meningginya air saat musim hujan (Allen, 1991 dalam Huword dan Hughes, 2001), Glossolepis multisquamatus di Papua New Guinea memijah saat musim hujan (Coates, 1990). Ikan tropis yang memijah pada musim penghujan memberi keuntungan bagi anak-anak ikan untuk mendapatkan makanan dan terlindungi dari predator. Adaptasi pemijahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ketersediaan makanan, perubahan pada level dan kualitas air, interaksi interspesifik dan ketersediaan tempat memijah (Wootton, 1992; Harding, 1966; Lowe McConnel, 1969; Baylis, 1974; McKaye, 1977; Kramer, 1978; Zaret, 1980; Ward dan Samarakoon, 1981 dalam Saliu dan Fagade, 2003; Gomiero et al., 2009; Pacheco dan Da-Silva, 2009).
Baca lebih lanjut

150 Baca lebih lajut

Biologi reproduksi ikan pelangi merah (Glossolepis incisus Weber, 1907) di Danau Sentani

Biologi reproduksi ikan pelangi merah (Glossolepis incisus Weber, 1907) di Danau Sentani

dapat menjamin ketersediaan makanan di alam. Ikan rainbow selebensis (Telmatherina celebensis) di Danau Towuti yang memijah tiga hingga empat kali saat musim penghujan pada musim reproduksi tahunannya terutama pada bulan November-Februari (Nasution, 2005); ikan Melanotaenia splendida splendida di bagian timur Australia dengan puncak pemijahan berkaitan dengan meningginya air saat musim hujan (Allen, 1991 dalam Huword dan Hughes, 2001), Glossolepis multisquamatus di Papua New Guinea memijah saat musim hujan (Coates, 1990). Ikan tropis yang memijah pada musim penghujan memberi keuntungan bagi anak-anak ikan untuk mendapatkan makanan dan terlindungi dari predator. Adaptasi pemijahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ketersediaan makanan, perubahan pada level dan kualitas air, interaksi interspesifik dan ketersediaan tempat memijah (Wootton, 1992; Harding, 1966; Lowe McConnel, 1969; Baylis, 1974; McKaye, 1977; Kramer, 1978; Zaret, 1980; Ward dan Samarakoon, 1981 dalam Saliu dan Fagade, 2003; Gomiero et al., 2009; Pacheco dan Da-Silva, 2009).
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

Show all 8 documents...

Related subjects