harga saham syariah

Top PDF harga saham syariah:

Pengaruh Indeks Harga Saham Syariah Inte

Pengaruh Indeks Harga Saham Syariah Inte

Dari data dan fakta di atas, dapat dilihat bahwa kinerja pasar saham syariah sangat dipengaruhioleh gejolak yang terjadi di pasar saham internasional. Hal ini terjadi sebagai akibat semakin terintegrasikannya pasar-pasar saham yang ada di dunia, sehingga gejolak yang terjadi di suatu negara, dapat memengaruhi kondisi negara lain secara signiikan. Demikian pula dengan stabilitas kondisi makroekonomi. Meski pasar saham syariah Indonesia sempat terpukul akibat krisis 2008, namun karena kondisi makroekonomi nasional yang relatif stabil dan masih menunjukkan pertumbuhan yang positif, maka Jakarta Islamic Index pun mampu menunjukkan kinerja recovery yang lebih baik. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks harga saham syariah di beberapa negara dan variabel makroekonomi nasional terhadap kinerja Jakarta Islamic Index. Adapun pasar saham syariah negara lain yang diteliti pengaruhnya dalam studi ini adalah Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang dan Malaysia.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENGARUH INDEKS HARGA SAHAM SYARIAH INTE (1)

PENGARUH INDEKS HARGA SAHAM SYARIAH INTE (1)

Abstrak: Pengaruh Indeks Harga Saham Syariah Internasional dan Variabel makroekonomi Terhadap Jakarta Islamic Indeks. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh indeks harga saham syariah internasional dan variabel makroekonomi terhadap Jakarta Islamic Index (JII). Penelitian ini menggunakan metode Vector Error Correction Model (VECM), dengan data runtut waktu bulanan dari Januari 2007 sampai dengan Oktober 2012. Hasil studi menunjukkan bahwa JII dipengaruhi secara positif dan signiikan oleh DJIEU, DJIMY dan IPI, serta dipengaruhi secara negatif dan signiikan oleh DJIJP, IMUS, M2 dan SBIS. JII paling cepat mencapai kestabilan ketika merespon guncangan terhadap jumlah uang yang beredar (M2). Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi otoritas moneter dengan otoritas jasa keuangan, penguatan sektor riil, penguatan upaya meminimalisir pen- garuh bunga terhadap pasar keuangan syariah, dan perlu dibangunnya sistem peringatan dini untuk mengantisipasi krisis keuangan.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENGARUH PROFITABILITAS, PERTUMBUHAN ASET, DAN LIKUIDITAS TERHADAP HARGA SAHAM SYARIAH PADA  Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Aset, Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Syariah Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index Periode 2012-2014.

PENGARUH PROFITABILITAS, PERTUMBUHAN ASET, DAN LIKUIDITAS TERHADAP HARGA SAHAM SYARIAH PADA Pengaruh Profitabilitas, Pertumbuhan Aset, Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Syariah Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Jakarta Islamic Index Periode 2012-2014.

Dalam konteks manajemen investasi, return adalah keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan, individu dan intuisi dari hasil kebijakan investasi yang dilakukan. Perilaku investor tehadap variabel-variabel penentu tingkat pengembalian harga saham tersebut dapat berbeda-beda. Seorang investor dapat mendasarkan pertimbangannya pada resiko saham ( risiko sistematis) yang harus ditanggungnya atau dapat juga menjadikan faktor mikro seperti tingkat likuiditas perusahaan sebagai pertimbangan utamanya dalam melakukan investasi. Kemudian, sekalipun telah menggunakan analisis teknikal dan fundamental yang paling up to date untuk menghasilkan keputusan investasi yang tepat, kenyataannya pergerakan pasar selalu dinamis dan sulit diprediksi sehingga model-model analisis harus ditempatkan sebagai alat bantu pengambil keputusan. Hal ini yang membuat peneliti merasa tertarik melakukan penelitian.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH GEJOLAK MONETER TERHADAP HARGA SAHAM SYARIAH SEKTOR MANUFAKTUR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA

PENGARUH GEJOLAK MONETER TERHADAP HARGA SAHAM SYARIAH SEKTOR MANUFAKTUR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA

Pada gambar 4.5 di atas, dapat dilihat bahwa kenaikan ataupun penurunan inflasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham syariah sektor manufaktur. Ketinggian inflasi pada bulan Juni hingga Agustus disebabkan oleh persiapan terhadap hari raya idhul fitri atau disebut juga demand full inflation. Keadaan tersebut selalu terjadi disetiap tahunnya sehingga tidak memperikan pengaruh signifikan terhadap investor untuk beralih ke investasi dalam bentuk yang lain. Kenaikan inflasi tersebut juga masih dianggap wajar terbukti bahwa inflasi berjalanan pada koridor target inflasi yang dibuktikan dari aktualisasi inflasi tahun 2015 tidak jauh dari target yang telah ditetapkan Bank Indonesia.
Baca lebih lanjut

167 Baca lebih lajut

2.1 Saham Syariah - Prediksi Harga Saham Syariah Menggunakan Metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS)

2.1 Saham Syariah - Prediksi Harga Saham Syariah Menggunakan Metode Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS)

Pola konstan menunjukkan data bergerak di sekitar nilai rata-rata, dengan variasi jarak yang terkadang ‘jauh’ dan terkadang ‘dekat’. Akan tetapi secara umum data tidak menunjukkan adanya perubahan tren, baik meningkat maupun menurun. Salah satu contoh pola konstan ditunjuk oleh Saham United Traktor pada bulan Mei-Juli 2002. Plot tersebut menyatakan pola data yang mempunyai tingkat konstan dengan fluktuasi yang random.

26 Baca lebih lajut

2.1 Saham Syariah - Prediksi Harga Saham Syariah Menggunakan Metode Simple Evolving Connectionist System (SECOS)

2.1 Saham Syariah - Prediksi Harga Saham Syariah Menggunakan Metode Simple Evolving Connectionist System (SECOS)

indikator yang diberikan yaitu grafik baris (line chart), grafik bar (bar chart), candlestick chart, dan point and figure chart (Widoatmodjo, 2009). Baik analisis fundamental maupun analisis teknikal dapat dikombinasikan dengan menggunakan metode-metode lainnya seperti metode perataan bergerak (moving average) dan metode pemulusan eksponensial (exponential smoothing), algoritma genetik, metode hybrid, jaringan saraf tiruan, dan fuzzy agar menghasilkan prediksi harga saham yang lebih akurat dan tepat (Hani, 2014).

15 Baca lebih lajut

OSO Management Investasi | ()

OSO Management Investasi | ()

Reksa Dana OSO Syariah Equity Fund bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang optimal dalam jangka panjang serta bersih dari unsur maysir, gharar, dan riba dengan melakukan investasi dengan mayoritas pada Efek Syariah bersifat ekuitas yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah. • Ketua Tim : Ruben Sukatendel

Baca lebih lajut

Pengaruh Inflasi, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah

Pengaruh Inflasi, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksadana Syariah

Reksadana menjadi jembatan bertemunya dua kebutuhan, yaitu kebutuhan investasi bagi investor untuk memenuhi kebutuhan masa depannya dan kebutuhan perusahaan atau pemerintah untuk mendapatkan dana bagi pembiayaan kegiatan ekonomi jangka panjang. Reksadana akan menciptakan permintaan (demand) dari sisi investor akan surat berharga sebagai instrumen investasi, sekaligus menciptakan supply (dari sisi perusahaan dan pemerintah) untuk menerbitkan surat-surat berharga, yang akan menjadi lahan investasi bagi investor. Selain itu, dengan adanya reksadana akan membuat pasar investasi lebih likuid. Instrumen investasi yang tersedia di pasar dapat lebih mudah ditransaksikan (mudah untuk dijual maupun dibeli) dengan harga yang wajar dan mekanisme yang transparan. Sebagai bagian dari industri investasi, reksadana akan meningkatkan kredibilitas dan efisiensi pasar investasi (Eko Pratomo, 2005:43).
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

OSO Management Investasi | ()

OSO Management Investasi | ()

Reksa Dana OSO Syariah Equity Fund bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang optimal dalam jangka panjang serta bersih dari unsur maysir, gharar, dan riba dengan melakukan investasi dengan mayoritas pada Efek Syariah bersifat ekuitas yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah. • Ketua Tim : Ruben Sukatendel

Baca lebih lajut

080 Index Harga saham syariah

080 Index Harga saham syariah

Penelitian mengenai reaksi pasar salah satunya dapat diukur dengan menggunakan abnormal return. Abnormal return berasal dari selisih return realisasi dan return ekspektasi. Return ekspektasi disebut juga dengan return normal (retun yang diharapkan investor). Perbedaan hasil penelitian mengenai perbedaan abnormal return di sekitar pengumuman menjadikan topik penelitian ini semakin menarik. Pada umumnya, indeks yang diamati adalah indeks turunan yang jumlah sahamnya lebih sedikit dari total saham yang listing di pasar modal suatu negara. Contoh indek turunan yang banyak dipakai di suatu riset adalah NZSE 10 (New Zaeland Stock Exchange 10), PSI 20 (Potuguese Stock Exchange 20), dan LQ 45 (Liquid 45) yang mensyaratkan likuiditas dan frekuensi transaksi. Tetapi, Kuala Lumpur Syariah Index (KLSI) dan ISSI menyaratkan kesesuaian usaha dengan syariah. Penelitian dari Bildik dan Gulay (2001), Bechman (2002), dan Rahman (2007) menujukan bahwa informasi pengumuman perubahan komposisi indeks karena keluar masuknya saham-saham tertentu di pasar turunan direspon atau direaksi oleh pelaku pasar modal.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

OSO Management Investasi | ()

OSO Management Investasi | ()

Reksa Dana OSO Syariah Equity Fund bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang optimal dalam jangka panjang serta bersih dari unsur maysir, gharar, dan riba dengan melakukan investasi dengan mayoritas pada Efek Syariah bersifat ekuitas yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah. • Ketua Tim : Ruben Sukatendel

Baca lebih lajut

OSO Management Investasi | ()

OSO Management Investasi | ()

Reksa Dana OSO Syariah Equity Fund bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang optimal dalam jangka panjang serta bersih dari unsur maysir, gharar, dan riba dengan melakukan investasi dengan mayoritas pada Efek Syariah bersifat ekuitas yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah. • Ketua Tim : Ruben Sukatendel

Baca lebih lajut

OSO Management Investasi | ()

OSO Management Investasi | ()

Reksa Dana OSO Syariah Equity Fund bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan nilai investasi yang optimal dalam jangka panjang serta bersih dari unsur maysir, gharar, dan riba dengan melakukan investasi dengan mayoritas pada Efek Syariah bersifat ekuitas yang termasuk dalam Daftar Efek Syariah. • Ketua Tim : Ruben Sukatendel

Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Kebijakan Dividen dan Struktur Modal Terhadap Harga Saham dan Beta Saham Pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta ISLAMIC Index Periode 2011-2014

Analisis Pengaruh Kebijakan Dividen dan Struktur Modal Terhadap Harga Saham dan Beta Saham Pada Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta ISLAMIC Index Periode 2011-2014

Dengan demikian, pada PT. Tambang Batubara Bukit Asam, (Persero), Tbk (PTBA) meningkat atau menurunnya Dividen dan EPS tidak selalu searah dengan pergerakan harga saham, sedangkan total hutang yang tinggi menyebabkan menurunnya harga saham dan peningkatan pada ekuitas tidak mendorong meningkatnya harga saham. Selanjutnya, fluktuasi yang tinggi pada harga saham menyebabkan rata-rata return individu bernilai negatif serta rata-rata return pasar lebih tinggi dibanding rata-rata return indvidu selama periode 2011- 2014 sehingga hal ini mengindikasikan tingginya tingkat risiko saham (beta saham) pada perusahaan tersebut.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH INFLASI IHSG BI RATE D

ANALISIS PENGARUH INFLASI IHSG BI RATE D

Variabel yang dalam jangka pendek tidak berpengaruh, namun secara signifikan berpengaruh dalam jangka panjang dengan korelasi negatif terhadap NAB reksadana syariah, adalah IHSG. Hal ini sesuai dengan fakta bahwa reksadana syariah merupakan reksadana yang jangka waktu investasinya menengah panjang, sehingga perubaha IHSG dalam jangka pendek tidak akan berpengaruh terhadap reksadana syariah. Peningkatan IHSG dalam jangka panjang akan mendorong para investor untuk mela -kuk an penebusan unit penyertaannya (redemption) untuk memperoleh keuntungan. Akibatnya,NAB reksadana syariah akan mengalami penurunan pada jangka panjang tersebut (Iqtishodia - Jurnal Ekonomi Islam Republika: 2012)
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisis E cient Market Hypothesis (EMH) di Bursa Saham Syariah, 2005:1 – 2008:11

Analisis E cient Market Hypothesis (EMH) di Bursa Saham Syariah, 2005:1 – 2008:11

Pengujian berikutnya yang perlu dilakukan adalah uji kausalitas Granger. Uji kausalitas ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kausal antar-indeks harga saham syariah di dunia. Tabel 6 menunjukkan hasil uji kausalitas Granger JII, IMUS, SASEIDX dan FTSEMY. Pada kasus kausal antara JII dan IMUS nampak bahwa pada lag 1 IMUS berpengaruh terhadap JII. Artinya bahwa perilaku atau kondisi bursa saham syariah Amerika Serikat akan berpengaruh terhadap perilaku atau kondisi di bursa saham syariah Indonesia. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh kedua regulator di bursa saham (sektor keuangan) untuk melakukan pengawasan serta pengambilan kebijakan yang hati-hati serta kredibel.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Dampak krisis keuangan global, perubahan harga minyak dunia dan volatilitas return indeks saham global terhadap volatilitas return indeks saham syariah dan konvensional di indonesia

Dampak krisis keuangan global, perubahan harga minyak dunia dan volatilitas return indeks saham global terhadap volatilitas return indeks saham syariah dan konvensional di indonesia

Perkembangan saham dalam pasar modal dapat dijadikan indikator partisipasi masyarakat baik dalam maupun luar negeri untuk meningkatkan perekonomian (Abidin 2007). Munculnya Jakarta Islamic Index (JII) dan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) di pasar saham Indonesia merupakan suatu upaya menarik partisipasi masyarakat untuk berinvestasi. Pembentukan indeks saham syariah di Indonesia bertujuan untuk membuka kesempatan bagi investor yang ingin berinvestasi melalui instrumen investasi yang berbasis prinsip syariah. Hal yang membedakan indeks saham syariah dan indeks saham konvensional adalah kriteria emiten dan mekanisme perdagangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Dalam mekanisme perdagangan efek syariah terdapat transaksi-transaksi yang dilarang berdasarkan Fatwa DSN No. 40/DSN-MUI/X/2003 Tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal, yaitu transaksi yang mengandung spekulasi dan manipulasi yang di dalamnya mengandung unsur dharar, gharar, riba, maisir, risywah, maksiat dan kedzaliman.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH BV NPM DAN EPS TERHADAP HARGA S (1)

PENGARUH BV NPM DAN EPS TERHADAP HARGA S (1)

Tujuan penelitian ini adalah menganalisa beberapa variabel yang mempengaruhi harga saham pada perusahaan yang masuk dalam daftar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan untuk mengetahui variabel bebas mana yang dominan terhadap harga saham. Variabel yang diteliti adalah Net Profit Margin (NPM), Earning Per Share (EPS), dan Book Value. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 26 perusahaan dengan periode penelitian selama 1 tahun (2016) dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Dari hasil F test di dapat nilai F hitung sebesar 20,653 dengan probabilitas 0,000. Karena probabilitas jauh lebih kecil dari 0,05, maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi pengaruh variabel BV, NPM, dan EPS secara bersama-sama berpengaruh terhadap pertumbuhan produksi harga saham. Sedangkan secara parsial hasil pengujian NPM dan PBV di bawah 0,05 maka variabel ini berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham sedangkan EPS tidak berpengaruh secara signifikan karena nilai signifikannya berada di atas 0,05.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Makroekonomi Domestik dan Makroekonomi Global Terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Periode 2011-2014

Analisis Pengaruh Makroekonomi Domestik dan Makroekonomi Global Terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Periode 2011-2014

Pasaribu dan Firdaus (2013) meneliti tentang pengaruh variabel makroekonomi terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada periode penelitian Mei 2011 sampai April 2013. Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Variabel makroekonomi yang dianalisis dalam penelitian ini adalah inflasi, tingkat suku bunga, dan jumlah uang beredar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan hasil estimasi regresi berganda, terlihat bahwa inflasi memiliki hubungan yang negatif terhadap ISSI meskipun tidak signifikan. Hal ini juga dikuatkan pada pengujian secara parsial yang menunjukkan hubungan negatif antara inflasi dengan ISSI. Karena selama periode pengamatan, inflasi Indonesia tergolong stabil dan terkendali rendah dimana setiap bulannya rata-rata inflasi berkisar 0,44%, yang berarti dalam kondisi yang normal pada perekonomian negara berkembang sehingga investor tidak memandang kenaikan inflasi sebagai hambatan yang berarti. Variabel tingkat suku bunga BI memiliki pengaruh positif terhadap indeks saham syariah Indonesia. Hubungan positif yang terjadi antara tingkat suku bunga BI dan indeks saham syariah Indonesia mengindikasikan bahwa tidak adanya hubungan substitusi antara sektor perbankan dengan pasar modal. Kemudian variabel jumlah uang beredar memiliki pengaruh yang positif terhadap indeks saham syariah Indonesia. Hal tersebut juga didukung pada pengujian secara parsial yang menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara jumlah uang beredar terhadap indeks saham syariah Indonesia. Secara teori, pertumbuhan jumlah uang beredar yang stabil akan meningkatkan daya beli masyarakat sehingga berdampak pula terhadap peningkatan permintaan saham di pasar modal.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...