Hasil Belajar

Top PDF Hasil Belajar:

Hasil Belajar | Karya Tulis Ilmiah Hasil Belajar

Hasil Belajar | Karya Tulis Ilmiah Hasil Belajar

Ketiga ranah tersebut menjadi obyek penilaian hasil belajar. Di antara ketiga ranah itu, ranah kognitiflah yang paling banyak dinilai oleh para guru karena berkaitan dengan kemampuan para siswa dalam menguasai isi bahan pelajaran. Hasil belajar dapat dilihat dari hasil nilai ulangan harian (formatif), nilai ulangan tengah semester (subsumatif), dan nilai ulangan semester (sumatif). Dalam penelitian tindakan kelas ini, yang dimaksud hasil belajar siswa adalah hasil nilai harian yang diperoleh siswa dalam mata pelajaran TIK. Ulangan harian dilakukan setiap selesai proses pembelajaran dalam satuan bahasan atau kompetensi tertentu. Ulangan harian ini terdiri dari seperangkat soal yang harus dijawab para peserta didik, dan tugas-tugas terstruktur yang berkaitan dengan konsep yang sedang dibahas. Ulangan harian minimal dilakukan tiga kali dalam setiap semester. Tujuan ulangan harian untuk memperbaiki modul dan program pembelajaran serta sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan nilai bagi para peserta didik.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Jurnal Ilmiah Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP IPA Biologi |  Makalah Dan Jurnal Gratis Jurnal Ilmiah(3)

Jurnal Ilmiah Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP IPA Biologi | Makalah Dan Jurnal Gratis Jurnal Ilmiah(3)

Salah satu materi pada mata pelajaran IPA Biologi yang dirasakan cukup sulit untuk dipahami siswa adalah materi ajar tentang Sistem Pencernaan, kesulitan yang dirasakan siswa untuk mengingat istilah-istilah Biologi dan menjelaskan proses sistem pencernaan yang terjadi pada manusia. Kurangnya motivasi belajar siswa dapat di lihat dari sikap dan perilaku siswa sehari-hari dalam proses belajar mengajar, seperti suka menunda pekerjaan, kurang perhatian dan tidak fokus belajar, serta semangat belajar yang kurang menyebabkan hasil belajar yang rendah.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Tipe Kepribadian Introvert Terhadap Hasil Belajar

Pengaruh Tipe Kepribadian Introvert Terhadap Hasil Belajar

Menurut Bloom, perubahan perilaku merupakan hasil belajar yang mencakup ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Hasil belajar ranah kognitif berorientasi kepada kemampuan berpikir, mencakup kemampuan untukmemecahkan suatu masalah. Hasil belajar ranah afektif berhubungan dengan perasaan,emosi, sistem nilai, dan sikap hati yang menunjukkan penerimaan atau penolakan terhadap sesuatu. Sedangkan hasil belajar ranah psikomotorik berorientasi kepada keterampilan motorik yang

5 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH NEGERI PRINGSEWU SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH NEGERI PRINGSEWU SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Hasil belajar siswa merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan dalam dunia pendidikan. Hasil belajar dapat diartikan hasil yang diperoleh karena adanya aktivitas yang telah dilakukan, hasil belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, hasil belajar yang dicapai oleh siswa memiliki tingkatan yang berbeda-beda dan untuk mencapai hasil belajar siswa sebagaimana yang diharapkan, maka perlu diperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar antara lain; faktor yang terdapat dalam diri siswa (faktor internal) dan faktor yang terdapat dari luar diri siswa (faktor eksternal). Menurut Slameto (2003:54), faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah :
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

PENINGKATAN HASIL BELAJAR

PENINGKATAN HASIL BELAJAR

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UNSRI yang beralamat Jalan Raya Palembang Prabumulih Indralaya, Ogan Ilir 30662, telepon (0711) 580058, 580085 Fax. (0711) 580058, pada mata kuliah Akuntansi perpajakan semester genap tahun pelajaran 2011/2012. Waktu pelaksanaan dari bulan Februari sampai dengan Juni 2012. Subyek penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Akuntansi perpajakan semester genap tahun pelajaran 2011/2012. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam empat siklus yaitu siklus I, siklus II, siklus III, dan siklus IV. Masing-masing siklus dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Indikator keberhasilan yang akan dicapai pada setiap siklus: siklus pertama 65% peningkatan hasil belajar mahasiswa dilihat dari hasil belajar yang mendapat nilai baik dan sangat baik, siklus kedua 70%, siklus ketiga 75%, dan siklus keempat 80% peningkatan hasil belajar mahasiswa dilihat dari hasil belajar yang mendapat nilai baik dan sangat baik.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

TERHADAP HASIL BELAJAR IPA

TERHADAP HASIL BELAJAR IPA

Menyatakan bahwa skripsi saya berjudul “ Pengaruh Model Pembelajaran Science Environment Technology And Society (SETS) Terhadap Hasil Belajar IPA (Eksperimen Pada Siswa Kelas V Se Gugus Teuku Umar Kecamatan Laweyan Tahun Ajaran 2016/2017)” ini benar-benar merupakan hasil karya saya sendiri. Selain itu, sumber informasi yang dikutip dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam daftar pustaka.

17 Baca lebih lajut

hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar

hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar

Penelitian ini dilakukan di kelompok belajar (pokjar) Unit Pelaksana Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Jakarta terhadap mahasiswa yang mengikuti tutorial pada masa ujian 2003.1. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan September 2003. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan studi korelasional untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara variabel yang diteliti. Sementara variabel penelitian adalah pemahaman mahasiswa tentang sistem PJJ (X1), motivasi belajar (X2), dan hasil belajar mahasiswa di UT (Y). Secara skematis konstelasi keterkaitan antara variabel dapat dilihat pada Gambar 1.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Tipe Kepribadian Introvert Terhadap Hasil Belajar | Karya Tulis Ilmiah

Pengaruh Tipe Kepribadian Introvert Terhadap Hasil Belajar | Karya Tulis Ilmiah

Menurut Bloom, perubahan perilaku merupakan hasil belajar yang mencakup ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Hasil belajar ranah kognitif berorientasi kepada kemampuan berpikir, mencakup kemampuan untukmemecahkan suatu masalah. Hasil belajar ranah afektif berhubungan dengan perasaan,emosi, sistem nilai, dan sikap hati yang menunjukkan penerimaan atau penolakan terhadap sesuatu. Sedangkan hasil belajar ranah psikomotorik berorientasi kepada keterampilan motorik yang berhubungan dengan anggota tubuh, atau tindakan yang memerlukan koordinasi antara syaraf dan otot. Ketiga hasil belajar dalam perilaku siswa tidak berdiri sendiri atau lepas satu sama lain, tetapi merupakan satu kesatuan. Pengelompokkan ke dalam tiga ranah bertujuan membantu usaha untuk menguraikan secara jelas dan spesifik hasil belajar yang diharapkan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

penilaian hasil belajar

penilaian hasil belajar

Penilaian diri (self assessment) adalah suatu teknik penilaian, di mana subjek yang ingin dinilai diminta untuk menilai dirinya sendiri berkaitan dengan, status, proses dan tingkat pencapaian kompetensi yang dipelajarinya dalam mata pelajaran tertentu. Teknik penilaian diri dapat digunakan dalam berbagai aspek penilaian, yang berkaitan dengan kompetensi kognitif, afektif dan psikomotor. Dalam proses pembelajaran di kelas, berkaitan dengan kompetensi kognitif, misalnya: peserta didik dapat diminta untuk menilai penguasaan pengetahuan dan keterampilan berpikir sebagai hasil belajar dalam mata pelajaran tertentu, berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Berkaitan dengan kompetensi afektif, misalnya, peserta didik dapat diminta untuk membuat tulisan yang memuat curahan perasaannya terhadap suatu objek sikap tertentu. Selanjutnya, peserta didik diminta untuk melakukan penilaian berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Berkaitan dengan kompetensi psikomotorik, peserta didik dapat diminta untuk menilai kecakapan atau keterampilan yang telah dikuasainya sebagai hasil belajar berdasarkan kriteria atau acuan yang telah disiapkan. Penggunaan teknik ini dapat memberi dampak positif terhadap perkembangan kepribadian seseorang. Keuntungan penggunaan teknik ini dalam penilaian di kelas antara lain sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Keaktifan Belajar dan Hasil Belajar

Keaktifan Belajar dan Hasil Belajar

Terdapat berbagai macam atau tipe hasil belajar yang telah dikumukakan oleh para ahli. Menurut Horward Kingsley (dalam Sudjana, 2006), terdapat tiga macam hasil belajar, yaitu 1) keterampilan dan kebiasaan, 2) pengetahuan dan pengertian, dan 3) sikap dan cita-cita. Sedangkan menurut Gagne, terdapat lima katagori hasil belajar, yakni 1) informasi verbal, 2) keterampilan intelektual, 3) strategi kognitif, 4) sikap, dan 5) keterampilan motoris. Namun, klasifikasi hasil belajar yang digunakan jika mengacu kepada rumusan tujuan sistem pendidikan nasional adalah klasifikasi hasil belajar menurut Benyamin Bloom, yang membaginya menjadi tiga ranah, yaitu 1) ranah kognitif, 2) ranah afektif, dan 3) ranah psikomotoris.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MEMBACA.

HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MEMBACA.

Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran bagi mahasiswa mengenai keterkaitan minat belajar dan hasil belajar membaca teks bahasa Jerman serta diharapkan dapat memotivasi mereka untuk lebih giat membaca, sehingga mereka dapat meningkatkan hasil belajar dan wawasan serta pengetahuannya.

17 Baca lebih lajut

TES HASIL BELAJAR HASIL BELAJAR

TES HASIL BELAJAR HASIL BELAJAR

Tes merupakan serangkaian soal yang harus dijawab oleh siswa. Dalam hal ini, tes hasil belajar dapat digolongkan kedalam tiga jenis berdasarkan bentuk pelaksanaanya, yaitu (a) tes lisan, (b) tes tulisan, dan (c) tes tindakan atau perbuatan. Tes tertulis dalam pelaksanaannya lebih menekankan pada penggunaan kertas dan pencil sebagai instrumen utamanya, sehingga tes mengerjakan soal atau jawaban ujian pada kertas ujian secara tertulis, baik dengan tulisan tangan maupun menggunakan komputer. Sedangkan, Tes lisan dilakukan dengan pembicaraan atau wawancara tatap muka antara guru dan murid. Sedangkan, Tes perbuatan mengacu pada proses penampilan seseorang dalam melakukan sesuatu unit kerja. Tes perbuatan mengutamakan pelaksanaan perbuatan peserta didik.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Belajar dan Hasil Belajar.docx

Belajar dan Hasil Belajar.docx

Hasil belajar menurut Djamarah (2000;45), sebagai prestasi dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan, baik secara individu maupun kelompok. Untuk menghasilkan sebuah prestasi dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang besar, keuletan, kesungguhan dan kemauan, rasa optimisme yang tinggi untuk bisa mencapainya. Sementara itu Arikunto (1990;133), mengatakan bahwa hasil belajar adalah hasil akhir setelah mengalami proses belajar, perubahan itu tampak dalam perbuatan yang dapat diamati dan dapat diukur. Perubahan pada diri individu yang belajar berupa pengetahuan, kecakapan, sikap, pengertiam dan penghargaan diri pada individu tersebut.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Peningkatan Hasil Belajar.

Peningkatan Hasil Belajar.

ABSTRAK. Matakuliah Manajemen Agribisnis bertujuan untuk memperkenalkan gagasan-gagasan dan prinsip dasar manajemen di bidang agribisnis. Penyampaian materi kuliah lebih bersifat monoton, mahasiswa kurang dituntut untuk bersikap aktif di dalam kelas. Akibatnya ketuntasan belajar tidak tercapai. Ketuntasan belajar diukur dengan daya serap rnahasiswa pada setiap akhir proses pembelajaran melalui evaluasi setiap pokok bahasan. Suatu pokok bahasan dikatakan tuntas apabila rata-rata daya serap mahasiswa di atas 75 persen yang ditunjukkan oleh hasil belajar yang diperoleh. Perbaikan pembelajaran dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Instrumen pembelajaran yang digunakan adalah garis besar program pengajaran (GBPP), silabus, handout, buku ajar, satuan acara perkuliahan (SAP), dan kontrak perkuliahan. Sedangkan instrumen pengumpul data adalah berupa tes tertulis bentuk uraian, kertas kerja (makalah) dan jumlah kehadiran. Prosedur pada PTK terdiri dari 5 tahap setiap siklus, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, observasi, dan refleksi. Tingkat penguasaan mahasiswa pada siklus I hanya mencapai sebesar 72,5%, pada siklus II meningkat menjadi kriteria sangat baik yakni mencapai 77,5% dan kriteria baik sebesar 22,5%. Secara statistik terjadi perbedaan yang berarti. Arah perbedaan tersebut bersifat positif, artinya perubahan kepada yang lebih tinggi (lebih baik). Tingkat penguasaan mahasiswa terhadap materi yang disajikan dengan memberikan handout menunjukkan hasil yang lebih baik yakni sebanyak 85% mahasiswa memperoleh kriteria baik dan sangat baik, sedangkan yang memperoleh kriteria cukup hanya 15%.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengertian Hasil Belajar

Pengertian Hasil Belajar

Berdasarkan pendapat tersebut dapat dijelaskan bahwa hasil belajar adalah hasil yang maksimal dicapai oleh seseorang. Hasil maksimal tersebut telah dicapai berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Karena tiap siswa memiliki perbedaan individu dalam arti memiliki kemampuan, kemauan, minat dan intelegensia yang tidak sama, maka sudah selayaknya hasil maksimal yang dicapainya juga tidak akan sama, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat menunjang antara lain faktor peralatan, faktor kesempatan dan faktor lingkungan. Faktor keadaan siswa-siswa dan lain sebagainya. Usaha yang tekun dari diri sendiri dan dorongan dari luar yakni yang berupa bimbingan baik dari guru atau orang tua juga akan ikut menentukan hasil maksimal yang dicapai oleh siswa. Semakin besar usaha siswa dan bimbingan yang diperoleh dalam belajar pada umumnya semakin tinggi hasil atau hasil yang dicapainya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENILAIAN HASIL BELAJAR

PENILAIAN HASIL BELAJAR

Analisis kualitas perangkat soal tes hasil belajar dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: analisis secara teoritik (kualitatif) dan analisis secara empiris (kuantitatif). Analisis secara teoritis adalah telaah soal yang difokuskan pada aspek materi, konstruksi, dan bahasa. Aspek materi berkaitan dengan substansi keilmuan yang ditanyakan serta tingkat berpikir yang terlibat, aspek konstruksi berkaitan dengan teknik penulisan soal, dan aspek bahasa berkaitan dengan kekomunikatifan/kejelasan hal yang ditanyakan . Analisis empiris adalah telaah soal berdasarkan data lapangan (uji coba) yang mencakup tingkat kesukaran, daya beda, keberfungsian pengecoh, kebermaknaan butir, dan reliabilitas.
Baca lebih lanjut

43 Baca lebih lajut

MODEL PENILAIAN HASIL BELAJAR SMA FINAL BERSIH

MODEL PENILAIAN HASIL BELAJAR SMA FINAL BERSIH

2) Deskripsi sikap, untuk hasil penilaian kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial. Penilaian oleh pendidik dilaksanakan secara berkesinambungan (terus menerus) untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian oleh pendidik pada dasarnya digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik, memperbaiki proses pembelajaran, dan bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar peserta didik.

65 Baca lebih lajut

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR, DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP FISIKA, DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA

HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR, DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP FISIKA, DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA

Salah satu indikator keberhasilan pembelajaran yaitu hasil belajar siswa yang tinggi. Hasil belajar merupakan indikator kualitas dan kuantitas yang telah diketahui peserta didik, indikator daya serap, sebagai lambang pemuasan hasrat ingin tahu, bahan informasi dalam inovasi pendidikan, selain itu juga bisa sebagai indikator intern dan ekstern dari suatu institusi pendidikan (Arifin,2009:12). Faktor yang mempengaruhi hasil belajar antara lain motivasi, minat, gaya belajar, interaksi sosial, kemampuan berpikir abstrak, persepsi dan pengaruh dari lingkungan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Model Cooperative Learning Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Ditinjau Dari Motivasi Belajar FULL TEXT  VIKA

Pengaruh Model Cooperative Learning Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Ditinjau Dari Motivasi Belajar FULL TEXT VIKA

Model pembelajaran Jigsaw merupakan model pembelajaran dimana siswa diharapkan dapat bertanggungjawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarakan materi tersebut kepada orang lain dalam kelompoknya. Dalam pembelajaran ini siswa dituntut untuk berpikir secara kreatif dan bekerjasama dengan siswa lain. Dalam pembelajaran ini siswa juga mampu membahas dan mempertanggung jawabkan apa yang dikerjakannya. Konsep dalam model pembelajaran ini adalah diharapkan siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4-6 orang secara heterogen dan bekerja sama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan bagian materi pelajaran yang harus dipelajari dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok orang lain. Jigsaw di desain untuk meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap pembelajarannya sendiri dan juga pembelajaran orang lain. Siswa tidak hanya mempelajari materi yang diberikan, tetapi mereka juga harus siap memberikan dan mengajarkan materi tersebut pada anggota kelompok yang lain. Sedangkan model pembelajaran STAD juga merupakan pemebelajaran kooperatif yang mengacu kepada belajar kelompok. Siswa dalam suatu kelas tertentu dipecah menjadi kelompok dengan anggota 4-5 orang, setiap kelompok haruslah heterogen, terdiri dari siswa perempuan, berasal dari berbagai suku, memiliki kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Anggota tim menggunakan lembar kegiatan atau
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...