Hasil Belajar Ekonomi

Top PDF Hasil Belajar Ekonomi:

PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALU

PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALU

Puji syukur penulis haturkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan berkah dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang diberi judul “ Peningkatan Hasil Belajar Ekonomi Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievment Division (STAD) Pada Peserta Didik Kelas XII IPS SMA Negeri 3 Kayuagung”

8 Baca lebih lajut

Hubungan Penggunaan Fasilitas Belajar Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ekonomi

Hubungan Penggunaan Fasilitas Belajar Dan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Ekonomi

Hasil belajar ekonomi peserta didik kelas X di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya, pada saat peneliti melakukan observasi dilihat dari hasil Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), masih ada peserta didik yang belum tuntas. Berdasarkan data hasil belajar peserta didik dari nilai ulangan harian peserta didik, kelas X SMA Muhammadiyah Palangka Raya, khususnya pada mata pelajaran Ekonomi pada semester ganjil terdapat 47% tidak tuntas dan 53% tuntas. Nilai klasikal peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya adalah 53% (sesuai dg persentase yg tuntas).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH HASIL BELAJAR EKONOMI GENDER DA

PENGARUH HASIL BELAJAR EKONOMI GENDER DA

Hasil sementara tes melek ekonomi ini menunjukkan bahwa pemahaman ilmu ekonomi mahasiswa belum optimal. Hasil survei sementara ini, menunjukkan bahwa perilaku ekonomi mahasiswa belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip ekonomi. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh secara parsial dan simultan Hasil Belajar Ekonomi, Gender, dan Tingkat Pendidikan Orang tua terhadap Tingkat Melek Ekonomi mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Jurusan Pendidikan Ekonomi. Metode penelitian ini merupakan penelitian asosiatif. Dengan populasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2015 yang berjumlah 82 mahasiswa. Dan digunakan sampel populasi atau sampel jenuh. Uji regresi linier berganda digunakan dalam penelitian ini. Hasil studi menunjukkan bahwa variabel hasil belajar ekonomi, gender, dan tingkat pendidikan orang tua secara bersama-sama berpengaruh terhadap tingkat melek ekonomi mahasiswa program studi pendidikan ekonomi jurusan pendidikan ekonomi. Sedangkan secara parsial variabel hasil belajar ekonomi berpengaruh terhadap tingkat melek ekonomi mahasiswa program studi pendidikan ekonomi jurusan pendidikan ekonomi. Varaibel gender, dan tingkat pendidikan orang tua secara parsial tidak memengaruhi tingkat melek ekonomi mahasiswa program studi pendidikan ekonomi jurusan pendidikan ekonomi. Koefisien determinasi R square sebesar 0,307. Jadi dapat dikatakan bahwa 30,7 persen Tingkat Melek Ekonomi dipengaruhi oleh Hasil Belajar Ekonomi, Gender, dan Tingkat Pendidikan Orang tua. Dan sebesar 60,3 persen dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI ARTIKEL PENELITIAN

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI ARTIKEL PENELITIAN

4 diwajibkan saja, hal ini bertujuan untuk meningkatkan Kemandirian Belajar. Sedangkan pihah sekolah diharapkan mampu membenahi Lingkungan Belajar disekolah dan memberikan saran kepada orang tua siswa agar memantau kegiatan belajar anak dirumah..(3). Dari hasil deskripsi data penelitian saya dapat kita lihat bahwa dalam kemandirian dalam belajar siswa perlu memiliki sikap inisiatif, memiliki sikap bebas bertanggungjawab, memandang kesulitan sebagai suatu tantangan, memanfaatkan serta mencari sumber belajar yang relevan, dan mempunyai strategi dalam belajar. Jadi apabila semua yang telah disebutkan diatas sudah baik maka kemandirian belajar siswa akan menjadi baik pula sehingga akan berdampak pada hasil belajar ekonomi siswa. (4) Dalam penelitian ini pada variabel lingkungan belajar terutama pada indikator variabel lingkungan alami peneliti lebih fokus pada lingkungan alami yang berada pada ruang kelas sedangkan diluar kelas tidak diteliti oleh peneliti. Oleh sebab itu kemungkinan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian tentang lingkungan alami khususnya yang berada diluar ruang kelas. (5). Bagi peneliti lain, dalam penelitian ini membahas tentang Hasil Belajar Ekonomi yang melibatkan dua variabel yaitu Kemandirian Belajar dan Lingkungan Belajar. Namun diluar itu masih banyak variabel lain yang berpengaruh seperti minat, bakat, kebiasan belajar, kedisplinan, kecerdasan dan lain sebagainya. Oleh karena itu kemungkinan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian tentang variabel- variabel lain yang berkaitan dengan Hasil Belajar Ekonomi.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Penerapan Model Pembelajarankooperatiftipetps Terhadap Hasil Belajar Ekonomi

Pengaruh Penerapan Model Pembelajarankooperatiftipetps Terhadap Hasil Belajar Ekonomi

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar ekonomi ujian mid semester II siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013 masih rendah di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih tinggi dari pada hasil belajar ekonomi siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional kelas X SMAN 7 Padang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 7 Padang Tahun Pelajaran 2012/2013. Berdasarkan skor tes hasil belajar ekonomi siswa, diperoleh nilai rata- rata kelas eksperimen 76,15 dan kelas kontrol 68,13. Hasil analisis uji-Z, diperoleh Z hitung (47,18) > Z tabel (1,645) yang berarti hipotesis diterima. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ekonomi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TPSlebih tinggi dari pada siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional siswa kelas X SMAN 7 Padang. Untuk itu peneliti menyarankan agar guru-guru bidang studi ekonomi khususnya SMAN 7 Padang dan guru SMA pada umumnya dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TPS sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Dan kepada peneliti yang berminat disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan pada materi yang berbeda.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TUNTAS TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TUNTAS TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

Seorang guru harus memiliki pendekatan terhadap para siswanya agar siswanya tersebut dapat belajar secara mandiri sehingga tidak tergantung dari gurunya saja. Guru juga harus dapat membantu siswanya yang kesulitan dalam memecahkan permasalahn yang mereka hadapi. Dan di sini guru juga harus memiliki modal pengetahuan dan kecakapan yang lebih daripada siswanya karena bisa saja siswa-siswanya ini akan selangkah lebih maju dari guru itu sendiri, sehingga guru juga harus berusaha untuk belajar terus dan terus untuk mengimbangi perkembangan dari siswanya tersebut. Jadi di sini maksud dari siswa sebagai pusat pembelajaran adalah siswa merupakan subjek pendidikan di mana siswa dituntut untuk tidak tergantung dari gurunya. Harus mandiri karena di sini yang harus belajar adalah siswanya. Guru hanya memberi informasi dan pengetahuan secukupnya dan siswa diminta untuk dapat mengembangkan pengetahuan tersebut secara mandiri namun tidak melenceng dari dasar pembelajrannya tersebut. Dengan demikian peneliti menarik kesimpulan bahwa rendahnya hasil belajar ekonomi adalah disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan guru kurang bervariasi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN SARANA PRASARANA BELAJAR SEKOLAH DAN AKTIVITAS PRAMUKA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

PEMANFAATAN SARANA PRASARANA BELAJAR SEKOLAH DAN AKTIVITAS PRAMUKA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada pengaruh sarana prasarana belajar sekolah dan aktivitas pramuka siswa kelas XI IPS semester ganjil SMAN 1 Pagelaran tahun pelajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas XI IPS SMAN 1 Pagelaran berjumlah 99 siswa dengan sampel 99 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan ex post facto dan survey. Data yang terkumpul melalui angket, diolah dengan computer melalui program SPSS versi 16. Pengujian hipotesis pertama dan kedua menggunakan regresi linear sederhana, sedangkan hipotesis ketiga menggunakan regresi linear multiple. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan adanya pengaruh sarana prasarana belajar sekolah dan aktivitas pramuka siswa terhadap hasil belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS Semester Ganjil SMAN 1 Pagelaran Tahun Pelajaran 2012/2013.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH KETERAMPIALAN GURU MENGAJAR, KONSEP DIRI DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

PENGARUH KETERAMPIALAN GURU MENGAJAR, KONSEP DIRI DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

verification with ex post facto and surveys approach. The population in this study were all the students of class X consist of 141 students and the sample was 104 students who were determined by the Slovin formula. The sampling technique that was probability sampling by using simple random sampling. The hypothesis testing used simple linear regression and multiple linear regression. The results showed that: There was an impact the effect of teaching skills of the economic study. There was an impact of the self concept the results of the economic study. There was an impact of the activity to learn the results of the economic study. There was an impact of teaching skills, self concept and activity to learn the results of the economic study . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan guru mengajar, konsep diri dan aktivitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi. Metode yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan ex post facto dan survey. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X dengan jumlah 141 siswa dan sampel 104 siswa yang ditentukan dengan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel yaitu probability sampling menggunakan simple random sampling. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier multipel. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Ada pengaruh persepsi keterampilan guru mengajar terhadap hasil belajar ekonomi. Ada pengaruh konsep diri terhadap hasil belajar ekonomi. Ada pengaruh aktivitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi. Ada pengaruh persepsi keterampilan guru mengajar, konsep diri dan aktivitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR DAN GAYA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI DI SMAN 1 JAKARTA

PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR DAN GAYA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI DI SMAN 1 JAKARTA

Jurusan Ekonomi dan Administrasi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Jakarta. 2018. Dosen Pembimbing: Dra.Rd.Tuty Sariwulan,M.si dan Karuania Dianta A.Sebayang,S.IP,M.E Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kreativitas belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar ekonomi di SMA Negeri 1 Jakarta Tahun Ajaran 2017/2018.

8 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL TGT DAN MM

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR EKONOMI MENGGUNAKAN MODEL TGT DAN MM

Berdasarkan analisis data, dapat diketahui bahwa perbedaan efektivitas rata-rata hasil belajar ekonomi yang diajar menggunakan model pembelajaran tipe TGT lebih tinggi dibandingkan hasil belajar ekonomi yang diajar menggunakan model pembelajaran tipe Make a Match. Hal ini dibuktikan melalui uji hipotesis kedua dengan menggunakan rumus gain (peningkatan) diperoleh gain eksperimen 0,52 > gain kontrol 0,43, dengan demikian gain lebih besar yaitu 1,2, maka Ho ditolak. Dengan kata lain, hipotesis diterima. Oleh karena itu, Ada perbedaan efektivitas penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan Make A Match pada siswa kelas XI IPS SMA Negeri 4 kotabumi Lampung Utara, dan model pembelajaran tipe TGT lebih efektiv dibandingkan dengan tipe Make A Match. Model pembelajaran kooperatif tipe TGT merupakan kegiatan pembelajaran kooperatif yang terdiri dari kegiatan pengajaran, kelompok belajar, dan
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR  TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI PADA SISWA   Pengaruh Fasilitas Belajar dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Ba

PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI PADA SISWA Pengaruh Fasilitas Belajar dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Ba

“Pengaruh Fasilitas Belajar dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banyudono Tahun Ajaran 2013/2014”. Skripsi ini disusun guna memenuhi sebagian persyaratan dalam memperoleh gelar Sarjana Pendidikan S-1 pada Program Studi Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

18 Baca lebih lajut

PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR  TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI PADA SISWA   Pengaruh Fasilitas Belajar dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Ba

PENGARUH FASILITAS BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI PADA SISWA Pengaruh Fasilitas Belajar dan Kreativitas Belajar Terhadap Hasil Belajar Ekonomi Pada Siswa Kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Ba

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) pengaruh fasilitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi, 2) pengaruh kreativitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi, 3) pengaruh fasilitas belajar dan kreativitas belajar terhadap hasil belajar ekonomi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banyudono tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 114 siswa dengan sampel 84 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode angket yang telah diuji cobakan dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji t, uji F, sumbangan relatif dan sumbangan efektif. Hasil dari analisis data diperoleh persamaan garis linier Y= 55,405 + 0,271 X 1 + 0,170 X 2
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERBEDAAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA

PERBEDAAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA

Pembelajaran dengan strategi Think Pair Share dilaksanakan atas tiga tahap yakni thinking, pairing, dan sharing.Penerapan strategi ini tidak hanya melatih siswa untuk meningkatkan kemampuan individu tetapi juga mengutamakan kerjasama dalam kelompok untuk menggapai hasil yang maksimal.Pada tahap pertama yaitu thinking, masing-masing siswa dapat mengembangkan keterampilan berfikir dan menjawab soal secara individu. Pada tahap pairing, siswa dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi antara satu dengan yang lain, serta bekerja saling membantu dalam kelompok kecil. Sedangkan pada tahap sharing, siswa dapat berbagi pengetahuan mereka kepada yanga lain sehingga menambah pemhaman siswa terhadap materi yang belum dipahaminya.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Hasil belajar ekonomi ditinjau ari (1)

Hasil belajar ekonomi ditinjau ari (1)

Banyak siswa yang tidak senang matematika maupun fisika ada ….. A..[r]

3 Baca lebih lajut

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

proses dinamika siswa memberikan respon terhadap masalah dan memecahkan masalah tersebut. Pengetahuan adalah pengalaman belajar yang diperoleh siswa baik secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan dinamika kelompok menunjukkan suasana yang menggambarkan sekelompok saling berinteraksi yang melibatkan berbagai ide dan pendapat serta saling bertukar pengalaman melaui proses saling beragumentasi. Dalam pembelajaran kooperatif strategi Group Investigation, interaksi sosial menjadi salah satu faktor penting bagi perkembangan skema mental yang baru. Dimana dalam pembelajaran ini memberi kebebasan kepada pembelajar untuk berfikir secara analitis, kritis, kreatif, reflektif dan produktif.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

PENGARUH KREATIVITAS BELAJAR DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

belajar. Seseorang dikatakan kreatif apabila dapat melahirkan sesuatu yang baru atau relatif baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. Seseorang juga dikatakan kreatif apabila siswa dalam kegiatan pembelajaran dapat mengembangkan segala potensi yang ada dalam dirinya baik dalam ranah kognitif, afektif, psikomotorik. Hasil penelitian ini senada dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Chandra Putri Tirtiana dengan judul “Pengaruh Kreativitas Belajar, Penggunaan Media Pembelajaran Power Point, dan Lingkungan Keluarga Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Akuntansi Pada Siswa Kelas X AKT SMK Negeri 2 Blora Tahun Ajaran 2012/2013” yang menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh positif dan signifikan Pengaruh Kreativitas Belajar, Penggunaan Media Pembelajaran Power Point, dan Lingkungan Keluarga Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Akuntansi Pada Siswa Kelas X AKT SMK Negeri 2 Blora Tahun Ajaran 2012/2013, yang ditunjukkan nilai dari hasil pengolahan data dapat dilihat bahwa nilai C.R 2.682 > 1,96 dengan nilai probabilitas 0,007 < 0,05 yang menyebutkan ada pengaruh kreatifitas belajar terhadap hasil belajar diterima dan dari hasil pengolahan data dapat dilihat bahwa nilai C.R 4.491 > 1,96 dengan nilai probabilitas 0,000 < 0,05 yang menyebutkan terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar diterima. Menurut komite Penasehat Nasional bidang pendidikan kreatif dan pendidikan budaya yang
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KECERDASAN EMOSIONAL DAN BERFIKIR LOGIS PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

KECERDASAN EMOSIONAL DAN BERFIKIR LOGIS PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI

Berdasarkan data pada tabel 2 Dapat dikemukakan bahwa kecerdasan emosional peserta didik berada pada kategori rendah dari hasil tersebut diketahui bahwa indikator yang digu[r]

8 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SMAN

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SMAN

Kata Kunci : Motivasi belajar, Hasil belajar, Ekonomi Abstract: The purpose of this study is to determine how much influence the motivation to learn for learning outcomes on economic subjects class X SMAN 2 Sungai Ambawang. The method used is descriptive quantitative method possible. The technique of collecting data using questionnaires, observation and documentation. Form of research is the study of relationships. Based on calculations using SPSS, t count equal to 1.588 and significance of 0,119. While t table with respondents 50 is 2,0106. From the results of the comparison between t arithmetic with t table, then the resulting t < t table is 1.588 < 2.0106 then H0 is accepted and Ha rejected. Coefficient of determination (R2) of the result of this study indicate the contribution the influence of the independent variable (X) is motivation to learn on the dependent variable (Y) is the result of learning by 5% so the conclusion is that the motivation to learn has no significant effect on learning outcomes on economic subjects graders X SMAN 2 Sungai Ambawang.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH KEBIASAAN BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI.

PENGARUH KEBIASAAN BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI.

Pendidikan memberikan kontribusi yang besar untuk suatu negara. Salah satu indikator pendidikan yaitu belajar, berhasil tidaknya belajar siswa dapat dilihat melalui hasil belajar siswa yaitu melalui nilai UAN, UTS dan UAS. Perolehan hasil belajar siswa SMAN di kota bandung masih tergolong rendah. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah kebiasaan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kebiasaan belajar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey ekplanatori. Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini digunakan uji analisis regresi ,uji beda independent test dan uji diskriminan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IIS dan Lintas Minat Ekonomi di SMAN 12 Kota Bandung dengan sample 113 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan belajar siswa kelas IIS dan lintas minat berpengaruh dan signifikan terhadap hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi. Untuk komparatif hasil belajar kelas IIS dan lintas minat ekonomi, siswa lintas minat ekonomi lebih baik daripada kelas IIS, karena kelas lintas minat ekonomi mendapatkan rata - rata nilai ekonomi yang lebih tinggi. Kata Kunci : Kebiasaan Belajar, Hasil Belajar Ekonomi.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

Reformasi Ekonomi Berbasis Bagi Hasil Belajar Dari Sistem Ekonomi Sosialis

Reformasi Ekonomi Berbasis Bagi Hasil Belajar Dari Sistem Ekonomi Sosialis

Pada tahun 1978, Pemerintah RRC melakukan terobosan dengan memberikan otonomi lebih luas kepada buruh tani untuk berusaha secara mandiri dengan memulai proses dekolektivisasi lahan, yaitu pemberian kesempatan kepada individu-individu petani untuk menyewa lahan pertanian dalam jangka panjang untuk diolah secara mandiri. Mereka dihadapkan dengan kontrak perjanjian (pao kan tau hu). berisi target yang harus dicapai dan kewajiban yang harus dipenuhi terhadap negara. Kewajiban ini diiringi pemberian hak keleluasaan dalam pengambilan keputusan tentang bagaimana pengelolaan lahan dan insentif kepemilikan terhadap sisa target bila hasil melebihi target. Kebijakan ini berhasil meningkatkan hasil panen pertanian hingga 34 % selama 1978-1984. produktivitas total faktor meningkat hingga 28%. 21 Keberhasilan eksperimen pada sektor pertanian diperluas pada sektor
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...