Herba putri malu

Top PDF Herba putri malu:

Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap histologi hati, ginjal dan ovarium mencit betina sebagai uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap histologi hati, ginjal dan ovarium mencit betina sebagai uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Para ahli pengobatan Cina, Amerika Serikat dan Indonesia mengindikasikan putri malu (Mimosa pudica L.) bisa dipakai untuk mengobati berbagai penyakit. Namun penggunaan akar putri malu (Mimosa pudicaL.) dalam dosis tinggi dapat menyebabkan gejala toksik seperti keracunan dan muntah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat nekrosis yang terjadi pada hati, ginjal serta ovarium dari hewan coba yang diberi ekstrak air herba putri malu yang didapat dengan cara infusa. Berdasarkan hasil skrining, terbukti bahwa ekstrak air herba putri malu (Mimosa pudica L.) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, sterol dan saponin. Mencit dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, P1(400 mg/kg BB), P2 (600 mg/kg BB), P3 (900 mg/kg BB), satelit P1, satelit P2 dan satelit P3. Kerusakan organ dilakukan dengan pewarnaan HE diamati secara mikroskopis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air herba putri malu ada perbedaan nyata terhadap tingkat nekrosis pada hati dan tubulus proksimal. Pada glomerolus, folikel sekunder, folikel de Graff dan folikel atresia menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata terhadap tingkat nekrosis. Akan tetapi terdapat kecenderungan penurunan tingkat nekrosisnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan dosis ekstrak air herba putri malu (Mimosa pudica L.) dapat meningkatkan kerusakan pada hati, ginjal dan ovarium mencit Swiss Webster betina.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap ld50, aktivitas, indeks organ tikus betina galur wistar sebagai penunjang uji toksisitas akut - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap ld50, aktivitas, indeks organ tikus betina galur wistar sebagai penunjang uji toksisitas akut - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

aktivitas dan indeks organ pada tikus betina galur Wistar. Penentuan dosis pada penelitian ini menggunakan metode OECD 425 (Acute Toxicity: up-and-down-procedure). Hewan uji dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan. Kelompok pertama merupakan kelompok kontrol yang diberikan akuades, kelompok kedua diberikan perlakuan ekstrak air Herba putri malu dengan dosis 5000 mg/kg BB. Efek toksik diamati dengan menghitung jumlah hewan uji yang mati, perubahan aktivitas serta menghitung indeks organ hewan coba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air herba putri malu dosis 5000 mg/kg BB tidak menyebabkan kematian hewan coba serta tidak ada perbedaan yang signifikan pada pengamatan aktivitas (platform), tetapi terdapat perbedaan yang signifikan pada uji retablismen yaitu pada waktu 4 jam, 24 jam dan 1 minggu. Hasil analisis statistik dengan Independent Samples T-test terhadap indeks organ menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air putri malu dengan dosis 5000 mg/kg BB tidak ditemukan perbedaan bermakna pada organ kelompok kontrol terhadap kelompok uji. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ektrak air herba putri malu relatif tidak toksik dan nilai LD 50 lebih besar dari 5000 mg/kg BB.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH EKSTRAK AIR HERBA PUTRI MALU TERHADAP LD50, AKTIVITAS DAN INDEKS ORGAN PADA TIKUS JANTAN SEBAGAI PENUNJANG UJI TOKSISITAS AKUT

PENGARUH EKSTRAK AIR HERBA PUTRI MALU TERHADAP LD50, AKTIVITAS DAN INDEKS ORGAN PADA TIKUS JANTAN SEBAGAI PENUNJANG UJI TOKSISITAS AKUT

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas rahmat dan lindungan-Nya, sehingga skripsi dengan judul “Pengaruh Ekstrak Air Herba Putri Malu Terhadap LD50, Aktivitas Dan Indeks Organ Pada Tikus Jantan Sebangai Penunjang Uji Toksisitas Akut” sebagai persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala dapat terselesaikan tepat pada waktunya.

14 Baca lebih lajut

EFEK HIPNOTIK EKSTRAK ETANOL HERBA PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN  EFEK HIPNOTIK EKSTRAK ETANOL HERBA PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN METODE DEPRESAN/POTENSIASI NARKOSE.

EFEK HIPNOTIK EKSTRAK ETANOL HERBA PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN EFEK HIPNOTIK EKSTRAK ETANOL HERBA PUTRI MALU (Mimosa pudica L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN DENGAN METODE DEPRESAN/POTENSIASI NARKOSE.

Secara empris herba putri malu (Mimosa pudica L.) berkhasiat sebagai penenang, sehingga pada penelitian ini dilakukan pengujian secara ilmiah untuk mengetahui efek hipnotik dari ekstrak etanol herba putri malu (Mimosa pudica L.) pada mencit putih jantan dengan metode depresan/potensiasi narkose.

14 Baca lebih lajut

Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap histologi hati, ginjal dan testis mencit jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap histologi hati, ginjal dan testis mencit jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Manfaat berbagai macam tanaman sebagai obat sudah dikenal luas di negara berkembang maupun negara maju. Masyarakat Asia dan Afrika mengindikasikan putri malu (Mimosa pudica L) digunakan dalam pengobatan tradisional. Penggunaan obat tradisional kurang tepat akan menimbulkan terjadinya gejala toksisitas seperti toksisitas kronis, karsinogenik, mutagenik, dan teratogenik. Pada penelitian ini dilakukan untuk melihat nekrosis yang terjadi pada hati, ginjal serta testis dari hewan coba yang diberi ekstrak air herba putri malu yang didapat dengan cara infus. Hasil skrining membuktikan bahwa ekstrak air herba putri malu (Mimosa pudica L.) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, sterol dan saponin. Dalam penelitian ini mencit dibagi menjadi kelompok kontrol negatif, P1(400 mg/kg BB), P2 (600 mg/kg BB), P3 (900 mg/kg BB), satelit P1, satelit P2 dan satelit P3. Kerusakan organ diamati dengan pewarnaan HE secara mikroskopis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air herba putri malu dengan berbagai dosis terdapat perbedaan nyata terhadap tingkat nekrosis pada hati dan tubulus proksimal. Sedangkan pada tubulus seminiferus menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nyata terhadap tingkat nekrosis. Akan tetapi terdapat kecenderungan penurunan tingkat nekrosisnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan dosis ekstrak air herba putri malu (Mimosa pudica L.) dapat meningkatkan kerusakan pada hati, ginjal dan testis mencit Swiss Webster jantan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada tikus wistar jantan. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada tikus wistar jantan. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Penelitian sebelumnya telah menguji efek sedatif dari ekstrak air dan ekstrak etanol tanaman putri malu (Mimosa pudica L.) dimana pada dosis 600 mg/kgBB ekstrak air dapat memberikan efek dalam memperpanjang waktu tidur mencit yang sebanding dengan kontrol positif fenobarbital 125 mg/kg BB dan pada dosis 2400 mg/kgBB memberikan aktivitas terbesar yang diuji dengan metode holeboard, evasion box dan platform (Soegianto dkk, 2013) sedangkan untuk ekstrak etanol dapat memberikan efek pada dosis 600 mg/kgBB (Wurangian, in print). Menurut penelitian toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu pada mencit balb/c yang telah dilakukan oleh Jenova (2009) menunjukkan hasil praktis tidak toksik yaitu nilai LD50 pada kisaran >500-2000 mg/kg BB hewan coba, serta tidak ditemukan gejala-gejala toksik dan kematian pada hewan coba, dimana dosis yang digunakan adalah 5 mg/kgBB, 50, mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 2000 mg/kgBB. Tingkat dosis awal dipilih berdasarkan studi pengamatan dosis yang diharapkan menimbulkan kematian pada beberapa hewan Jika belum dilakukan penelitian mengenai toksisitas maka dilakukan dosis awal 175 mg/kgBB. Namun dalam hal ini sudah dilakukan terhadap mencit dengan LD50 per oral hingga 2000 mg/kgBB. Oleh itu dilakukan uji toksisitas pada tikus dengan dosis diatas 2000 untuk melanjutkan penelitian sebelumnya. Dalam penelitian ini akan dilakukan uji toksisitas akut dari ekstrak etanol herba putri malu dosis yang lebih tinggi yaitu hingga 5000 mg/kgBB dan akan pada tikus wistar jantan untuk mendeteksi efek toksik akut dan LD 50 guna mengetahui keamanan pada hewan uji. Alasan pemilihan
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada tikus wistar jantan. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada tikus wistar jantan. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

2.1. Kategori Toksik menurut T.A. Loomis ....................... 23 2.2. Kategori Toksik menurut Leblanc and Buchwalter .. 23 3.1. Tabel Pengamatan Aktivitas Tikus .............................. 49 4.1. Pengamatan Organoleptis Herba Putri Malu ............. 50 4.2. Pengamatan Makroskopis Herba Putri Malu ............. 51 4.3. Hasil Standarisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol

13 Baca lebih lajut

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap ld50, aktivitas, indeks organ tikus betina galur wistar sebagai penunjang uji toksisitas akut - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Pengaruh ekstrak air herba putri malu terhadap ld50, aktivitas, indeks organ tikus betina galur wistar sebagai penunjang uji toksisitas akut - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pada penelitian ini, ekstrak air herba putri malu (Mimosa pudica L.) diberikan per oral pada tikus putih betina dengan dosis 5000 mg/kg BB. Jika hewan coba yang mengalami efek toksik biasanya akan mengalami muntah-muntah, badan lemas, tidak ada nafsu makan sehingga akan mempengaruhi berat badan hewan coba. Kuantitatif dengan perhitungan LD 50 yang menentukan adalah adanya hewan coba yang mati selama

7 Baca lebih lajut

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada mencit swiss webster betina. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada mencit swiss webster betina. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Penelitian ini dilakukan secara in vivo, menggunakan hewan coba mencit Swiss Webster betina dengan paparan tunggal dosis bertingkat. Pengamatan aktivitas tingkah laku akan mulai dilakukan pada menit ke-0, 30, 60,120, 240 dan 24 jam setelah pemberian dan pengamatan keracunan yang dilakukan meliputi jumlah hewan yang mati serta gejala klinis yang nampak pada 24 jam pertama pemberian ekstrak hingga 14 hari perlakuan yang selanjutnya dilakukan pembedahan untuk mengetahui indeks organ hewan uji. Berdasarkan hal tersebut maka pada penelitian akan dilakukan pengujian lebih lanjut untuk mengetahui ekstrak herba Putri Malu (Mimosa pudica L.) yang menyebabkan toksisitas akut atau tidak, sehingga nantinya ekstrak herba tersebut dapat dapat dikembangkan lebih lanjut melalui berbagai tahapan pengujian membentuk sebuah sediaan sehingga dapat digunakan dan dikonsumsi oleh masyarakat dengan aman dan efektif.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada mencit swiss webster jantan - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada mencit swiss webster jantan - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Muliadi, Y. K. 2014, Uji Efek Sedasi dan Waktu Tidur Ekstrak Etanol 96% Herba Putri Malu (Mimosa microphylla D.) pada Mencit (Mus musculus) Galur Swiss, Skripsi, Fakultas Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, hal 50.

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Infusa Herba Putri Malu (Mimosa pudica Linn) Terhadap Kewaspadaan dan Ketelitian Pada Perempuan Dewasa.

Pengaruh Infusa Herba Putri Malu (Mimosa pudica Linn) Terhadap Kewaspadaan dan Ketelitian Pada Perempuan Dewasa.

Mimosin dalam putri malu berikatan dengan reseptor GABA (Arif S.H., 2009). Ikatan ini menyebabkan kanal klorida menjadi lebih terbuka sehingga terjadi hiperpolarisasi dan sel lebih sukar tereksitasi (Jacob, 2008). Pengujian efek ekstrak metanol dan ekstrak air daun putri malu ( Linn) pada mencit menunjukkan bahwa pada semua dosis yang digunakan seluruhnya dapat menurunkan kecepatan waktu tidur secara signifikan dan memperpanjang waktu tidur secara signifikan (Rindasari, 1996). Rangsangan pada pusat inhibisi formasio retikularis dapat menurunkan kewaspadaan dan ketelitian.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Infusa Herba Putri Malu (Mimosa pudica Linn) dalam Menurunkan Memori Jangka Pendek pada Perempuan Dewasa.

Pengaruh Infusa Herba Putri Malu (Mimosa pudica Linn) dalam Menurunkan Memori Jangka Pendek pada Perempuan Dewasa.

Kecenderungan penggunaan obat sedatif dari masyarakat baik atas resep dokter ataupun inisiatif sendiri akhir-akhir ini makin meningkat. Hal ini terutama karena adanya gangguan tidur yang biasa disebut insomnia. Insomnia adalah kesulitan memulai atau mempertahankan tidur dan merupakan gangguan tidur yang paling banyak dialami manusia (Agung Dwi Cahyadi, 2011). Sebanyak 30-45% orang dewasa di dunia mengalami insomnia. Pada tahun 2004, diperkirakan ada sekitar 11,7% penduduk Indonesia mengalami insomnia, yaitu sebanyak 28,053,287 orang dari total 238,452,952 seluruh penduduk Indonesia (Anonymous, 2004). Penggunaan obat barbiturat kerja panjang dapat mengakibatkan efek samping yaitu hang over dengan gejala berupa vertigo, diare, mual, dan muntah, kadang- kadang timbul kelainan emosional dan fobia (Metta Sinta Sari Wiria, 2009). Oleh karena itu, penggunaan obat sedatif dapat digantikan oleh herbal atau tumbuhan obat yang memiliki efek sedatif, salah satunya adalah putri malu (Murti & Poerba, 2010).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENAPISAN AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KUMIS KUCING, DAUN SUKUN DAN HERBA PUTRI MALU PADA MENCIT JANTAN.

PENAPISAN AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK ETANOL DAUN KUMIS KUCING, DAUN SUKUN DAN HERBA PUTRI MALU PADA MENCIT JANTAN.

Tanaman kumis kucing ( Orthosiphon stamineus Benth.), sukun ( Artocarpus altilis (Park.) Fosb.), dan putri malu ( Mimosa pudica L.) secara tradisional telah digunakan sebagai obat antihiperurisemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun kumis kucing, daun sukun, dan herba putri malu terhadap penurunan kadar asam urat darah mencit putih jantan galur Swiss Webster yang diinduksi hiperurisemia dengan potassium oxonate (300mg/kg BB) secara intraperitoneal dan jus hati ayam (100%) secara per oral. Kadar asam urat mencit diukur dengan metode Point of Care Testing (POCT). Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak etanol ketiga tanaman tersebut pada dosis 500mg/kg BB mempunyai aktivitas antihiperurisemia (p<0,05). Ekstrak etanol daun kumis kucing memberikan aktivitas antihiperurisemia terbaik dengan persentase penurunan kadar asam urat yang terbesar; 52,672±7,866%. Ini diikuti dengan ekstrak etanol herba putri malu (42,940±7,994%), dan ekstrak etanol daun sukun (36,266±6,432%).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada mencit swiss webster betina. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada mencit swiss webster betina. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

3. Terdapat perbedaan indeks organ pada mencit betina setelah pemberian akut ekstrak etanol herba putri malu (Mimosa pudica L.) yaitu pada organ jantung yang menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05) antar kelompok perlakuan.

8 Baca lebih lajut

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada tikus wistar jantan. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Uji toksisitas akut ekstrak etanol herba putri malu (mimosa pudica l.) pada tikus wistar jantan. - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Muliadi, Y. K. 2014. Uji Efek Sedasi dan Durasi Waktu Tidur Ekstrak Etanol 96% Herba Putri Malu (Mimosa microphylla D.) Pada Mencit (Musculus) Galur Swiss, Skripsi, Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya

35 Baca lebih lajut

Efek ekstrak kental etanol herba Mimosa pudica L. terhadap perubahan aktivitas dan berat badan tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Efek ekstrak kental etanol herba Mimosa pudica L. terhadap perubahan aktivitas dan berat badan tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Telah dilakukan penelitian uji toksisitas subkronis ekstrak etanol herba putri malu (Mimosa pudica L.) yang mengacu pada OECD 407 (1995). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perubahan aktivitas dan berat badan hewan uji setelah pemberian ekstrak etanol herba putri malu secara subkronis selama 28 hari. Hewan coba yang digunakan adalah 35 ekor tikus Wistar jantan dan dibagi menjadi 7 kelompok yang terdiri dari 1 kelompok kontrol negatif; 3 kelompok perlakuan dosis 400 mg/kg BB 600 mg/kg BB dan 900 mg/kg BB; dan 3 kelompok satelit dosis 400 mg/kg BB, 600 mg/kg BB dan 900 mg/kg BB. Setelah perlakuan selama 28 hari kelompok satelit dibiarkan selama 14 hari tanpa pemberian senyawa uji. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan,ekstrak etanol herba putri malu (Mimosa pudica L.)menyebabkan perubahan aktivitas tikus Wistar jantan.Pada hasil analisisdata terhadap berat badan hewan coba menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan dan kelompok satelit sehingga dapat disimpulkan bahwa pengujian toksisitas subkronis ekstrak etanol herba putri malu (Mimosa pudica L.) yang diberikan secara oral selama 28 hari dengan variasi dosis 400 mg/kg BB, 600 mg/kg BB dan 900 mg/kg BB menyebabkan terjadinya penurunan aktivitas tetapi tidak menyebabkan perubahan berat badan tikus Wistar jantan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Penetapan Parameter Standarisasi Ekstrak Herba Putrimalu (Mimosa pudica Linn.) Dan Uji Toksisitas Akut Nya Pada Mencit.

Penetapan Parameter Standarisasi Ekstrak Herba Putrimalu (Mimosa pudica Linn.) Dan Uji Toksisitas Akut Nya Pada Mencit.

Kadar air ditetapkan dengan menggunakan destilasi toluene. Cara ini dilakukan jika sampel yang dianalisa mempunyai kadar air yang tinggi dan mengandung senyawa-senyawa yang mudah menguap. Tujuan dari penetapan air adalah untuk mengetahui batasan maksimal atau rentang tentang besarnya kandungan air dalam ekstrak. Hal ini terkait dengan kemurnian dan adanya kontaminan dalam ekstrak tersebut. Semakin sedikit kadar air pada ekstrak maka sedikit kemungkinan kontaminasi ekstrak oleh pertumbuhan jamur. Kadar air ini dapat dipengaruhi oleh habitat atau lingkungannya. Kandungan air dalam ekstrak menentukan acceptability , kesegaran dan daya tahan ekstrak tersebut. Hasil penetapan menunjukkan kadar air ekstrak herba putri malu antara 20.00%- 27.50%. Menurut literature range kadar air yang diperbolehkan untuk jenis ekstrak kental adalah antara 5-30% (Saifudin et al .,2011). Pada penelitian ini, persentase kadar air dalam ekstrak herba putri malu tergolong memenuhi syarat.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG - Pengaruh pemberian ekstrak etanol herba mimosa pudica l terhadap gambaran histopatologi organ testis tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repo

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG - Pengaruh pemberian ekstrak etanol herba mimosa pudica l terhadap gambaran histopatologi organ testis tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repo

2 (peluruh dahak), diuretik (peluruh air seni), antitusif (antibatuk), antipiretik (penurun panas), dan antiradang. Para ahli pengobatan Cina dan penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dan Indonesia mengindikasikan, putri malu bisa dipakai untuk mengobati berbagai penyakit lain seperti radang mata akut, kencing batu, panas tinggi pada anak-anak, cacingan, insomnia, peradangan saluran napas (bronchitis), dan herpes (Arisandi dan Andriani, 2008).

Baca lebih lajut

Contoh GLBB dalam kehidupan sehari (2)

Contoh GLBB dalam kehidupan sehari (2)

Daun putri malu atau sikejut berupa daun majemuk menyirip ganda dua yang sempurna. Jumlah anak daun pada setiap sirip sekitar 5 - 26 pasang. Helaian anak daun berbentuk memanjang sampai lanset, ujung runcing, pangkal memundar, tepi rata. Jika kita raba pada permukaan atas dan bawah daun terasa licin, panjang 6 - 16 mm, lebar 1-3 mm. daun berwarna hijau, akan tetapi pada tepi daun umumnya berwarna ungu. Jika daun tersentuh akan melipatkan diri, menyirip rangkap. Sirip terkumpul rapat dengan panjang 4-5,5 cm.

Baca lebih lajut

Pengaruh pemberian ekstrak etanol herba mimosa pudica l terhadap gambaran histopatologi organ testis tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh pemberian ekstrak etanol herba mimosa pudica l terhadap gambaran histopatologi organ testis tikus wistar jantan sebagai pelengkap uji toksisitas subkronis - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Anggraini, Kiki Amelia., 2016, Pengaruh Ekstrak Air Herba Putri Malu Terhadap Histologi Hati, Ginjal dan Testis Mencit Jantan Sebagai Pelengkap Uji Toksisitas Subkronis, Skripsi, Fakultas Farmasi, Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya.

Baca lebih lajut

Show all 8192 documents...