Hukum dan etika media komunikasi

Top PDF Hukum dan etika media komunikasi:

Tugas hukum dan etika komunikasi

Tugas hukum dan etika komunikasi

Etika komunikasi dan lemahnya kontrol dari pihak berwenang menjadikan media sosial dimanfaatkan beberapa orang yang tidak bertanggung-jawab dengan memalsukan identitas seseorang, terutama public fgure, dan organisasi. Tujuannya bermacam-macam tentunya, kadang digunakan untuk memberi citra kurang baik pada seseorang yang disalah gunakan namanya tersebut. Pada saat pemilu baik pemilu presiden dan pemilukada saat ini, muncul pula aksi demikian. Dampaknya sudah kita rasakan dalam pilpres 2014 lalu, dan sekarang terutama pemilihanan gubernur DKI. Sepertinya masyarakat Indonesia belum bisa melaksanakan demokrasi dengan cantik dan elegan. Saling memftnah, menjatuhkan lawan politik melalui cara-cara tidak beretika.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Kalau berbicara sosial media sosial, pergerakannya tuh cepat sekali ya mbak. Waktu pertama kali aku main media sosial sekitar tahun 2008 semua orang bebas mau berbuat apa aja. Semakin lama semakin berkembang, penggunaannya pun semakin beragam ya. Ada yang menggunakan media sosial untuk pencitraan diri, untuk jualan, untuk menyerang, untuk hiburan dan lain-lain. Nah, sekarang ini aku jadi agak was-was ya menggunakan media sosial. Belakangan waktu ini ada banyak sekali pengguna media sosial yang terjerat kasus hukum, aku baca di media online karena aku jarang nonton televisi. Bahkan konten-konten yang menurut kita lucu justru bisa menyeret kita terjerat kasus hukum. Ya, dari kasus-kasus itu aku hanya bisa ambil pelajaran aja sih supaya lebih berhati-hati.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Tercetusnya ide untuk melakukan penelitian tentang etika komunikasi ini berawal dari keisengan peneliti mengamati beragam terbitan dari pengguna facebook dan twitter. Banyak pengguna kedua media sosial tersebut menerbitkan berbagai informasi lewat status maupun tweet yang berisi informasi yang bersifat umum hingga bersifat pribadi (curhat, marah, bahagia dan lain-lain). Peneliti juga memperhatikan aktivitas saling balas komentar para pengguna facebook dan twitter banyak menemukan percakapan tidak sopan. Selain itu, peneliti juga terinspirasi dari pemberitaan di media massa tentang kasus pengguna media sosial yang terjerat hukum. Kedua jejaring sosial tersebut memberi kesempatan pada penggunanya untuk “mengemas” pesan tanpa harus terikat pada suatu aturan tulis tertentu.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Etika dan Hukum id. doc

Etika dan Hukum id. doc

Etika normatif adalah standar moral yang mengarahkan perilaku yang benar atau salah. Etika normatif bertujuan untuk mengadakan sikap manusia yang baik adanya. Aturan emas yang klasik yang merupakan contoh penerapan dari etika normatif adalah "Lakukanlah apa yang ingin diperlakukan kepada anda oleh orang lain." Contohnya adalah, karena seseorag berharap agar benda berharganya tidak dicuri/diambil oleh orang lain, maka seseorang tersebut tidak mencuri benda berharga milik orang lain. Dari aturan emas tersebut, teori normatif ini terbentuk, yang mana mempengaruhi semua perbuatan yang hendak seseorang lakukan. Asumsi utama dalam etika normatif adalah bahwa hanya ada satu kriteria utama dalam berperilaku, apakah itu aturan atau prinsip tertentu. Terdapat tiga pandangan atau tori yang mempengaruhi kriteria utama itu, antara lain teori kebaikan, teori tanggung jawab, dan teori konsekuensialis.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

7 Teori Komunikasi Media Baru Menurut Pa

7 Teori Komunikasi Media Baru Menurut Pa

Berkaitan dengan produksi komunikasi dan informasi dalam media baru, digunakan analisis Network Theory. Dalam ilmu komputer dan jaringan, yang dimaksud dengan teori jaringan adalah studi tentang grafik sebagai representasi hubungan simetris atau hubungan asimetris antara objek diskret. Teori jaringan memiliki aplikasi di banyak disiplin ilmu termasuk World Wide Web, Internet, jaringan sosial, dan lain-lain. Baca juga: Etika Komunikasi

6 Baca lebih lajut

ETIKA INTERPERSONAL MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UMI DALAM MEDIA SOSIAL TWITTER

ETIKA INTERPERSONAL MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UMI DALAM MEDIA SOSIAL TWITTER

Komunikasi antarpribadi tidak harus tatap muka. Bagi komunikasi antarpribadi yang sudah terbentuk, adanya saling pengetian antara dua individu, kehadiran fisik dalam berkomunikasi tidaklah terlalu penting. Misalnya, interaksi antara dua sahabat kental, suami istri, bisa melalui telepon, e-mail, bisa dengan bahasa isyarat kalau berada di ruang terbuka tetapi masing-masing tidak berdekatan. Tetapi menurut Weaver bahwa komunikasi tanpa interaksi tatap muka tidaklah ideal walaupun tidak harus dalam komunikasi antarpribadi. Menurutnya kehilangan kontak langsung berarti kehilangan faktor utama dalam umpan balik, sarana penting untuk meningkatkan kualitas hubungan, bagaimana anda mengkomunikasikan kualitas hubungan, bagaimana anda mengkomunikasikan keinginan ini tanpa kata-kata. Sering kali tatapan mata, anggukan kepala, dan senyuman merupakan faktor utama dan penting. Bentuk idealnyamemang adanya kehadiran fisik dalam berinteraksi secara antarpribadi, walaupun tanpa kehadiran fisik msih dimungkinkan.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

Resume Etika dalam Berkomunikasi TO BE a

Resume Etika dalam Berkomunikasi TO BE a

Seperti  yang kita ketahui bahwa etika dalam berkomunikasi merupakan ajaran kesusilaan yang melekat  pada diri seseorang untuk berbuat,  berucap    dan  berkelakuan.    Dengan  adanya  etika  yang dimiliki oleh seseorang  agar bisa mengetahui dan bagaimana bergaul , berbicara, berpenampilan,dan bersikap yang lebih serta memiliki rasa hormat  yang  kuat  pada  semua  orang.  Pemahaman  yang  berbeda mengenai  nilai­nilai  etika  yang  ada  membuat  setiap  orang  dapat memiliki  penilaian  yang  berbeda  terhadap  setiap  etika  komunikasi. Dalam  komunikasi  penggunaan  etika  haruslah  berhati­hati  karena bukanlah  tidak  mungkin  bahwa  pemahaman  etika  kita  berbeda dengan  komunikan.  Kurangnya  pemahaman  antar  sesama  dapat memunculkan  miss  communication  yang  akan  berujung  pada timbulnya  berbagai  macam  prasangka  dan  salah  paham.  Dalam berbagai macam perbedaan tersebut, kita harus mampu beradaptasi dengan  cepat.  Nilai­nilai  yang  membentuk  etika  harus  kita  pahami dengan  benar  karena  sebenarnya  tidak  ada  komunikasi  yang  tidak menggunakan nilai­nilai etika di dalamnya, setiap bentuk komunikasi selalu menggunakan etika walaupun dalam kadarnya masing­masing sesuai dengan konteks, tujuan dan situasi yang ada.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PERANAN SELF REGULATION DI TENGAH KONSTELASI INDUSTRI MEDIA PADA HARIAN REPUBLIKA

PERANAN SELF REGULATION DI TENGAH KONSTELASI INDUSTRI MEDIA PADA HARIAN REPUBLIKA

Pada penelitian sebelumnya, “Regulasi dan Kebijakan Media Cetak di Indonesia Masa Zaman Penjajah” (Anom, 2013) dimana penelitian tersebut menjadi landasan perkembangan regulasi media dewasa ini dan mendukung penelitian kami. Kemudian pada penelitian Budhi Widi Astuti yang berjudul “Self Regulation & Persoalan Etika dalam Industri Penyiaran di Indonesia” dan Itsna Hidayatul Khusna dan Nuning Susilowati berjudul “Regulasi Media di Indonesia (Kajian pada Keterbukaan Informasi Publik dan Penyiaran)” bahwa penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yaitu mengenai konten media yang harus mengandung etika dan berpedoman pada regulasi dan self regulation perusahaan media. Sedangkan pada penelitian Joko Tri Haryanto yang berjudul “Etika Pemberitaan Politik Media Massa Tinjauan Etika Islam” membuktikan bahwa etika pemberitaan politik di media massa relatif belum dijalankan secara konsisten oleh pelaku media, apabila dilihat dalam konteks konstelasi industri media dapat dikatakan etika media massa belum dijalankan secara konsisten oleh pelaku media, namun bagi Self Regulation di Harian Republika, hal tersebut ditolak sebab dapat dikatakan self regulation yang dimiliki Republika cukup ketat dibandingkan regulasi yang sudah ada sebelumnya melalui Undang-undang . Selanjutnya penelitian Muhammad Anshar Akil mengenai “Regulasi Media di Indonesia” (Tinjauan UU Pers dan UU Penyiaran) mendukung penelitian kami sebab secara general mendeskripsikan bagaimana regulasi media yang ada di Indonesia. Terakhir adalah penelitian Gabriel Gawi, Akhirul Aminulloh, dan Ellen Meianzi Yasak berjudul “Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam Surat Kabar Harian Surya Malang” pada penelitian ini membuktikan faktor yang memengaruhi penerapan kode etik jurnalis pada Surat Kabar Harian Surya Malang dan penelitian tersebut relatif tidak berbeda dengan penelitian kami.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENUTUP  KAJIAN YURIDIS PERBEDAAN SANKSI UNDANG – UNDANG HAK CIPTA DENGAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL MENGENAI PLAGIARISME KARYA TULIS.

PENUTUP KAJIAN YURIDIS PERBEDAAN SANKSI UNDANG – UNDANG HAK CIPTA DENGAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL MENGENAI PLAGIARISME KARYA TULIS.

96 memperbanyak atau memberikan kepada siapapun melalui ijin pencipta. Seharusnya hukum harus melihat hal tersebut agar memberikan manfaat kepada pencipta dan orang yang menerima ijin atau mencantumkan nama pencipta sebagai sumber.

8 Baca lebih lajut

FORM SILABUS MATA KULIAH HUKUM.doc

FORM SILABUS MATA KULIAH HUKUM.doc

Materi yang menjadi pokok bahasan dalam mata kuliah ini meliputi aspek- aspek hukum dan etika dalam setiap aktivitas bisnis subjek hukum di bidang ekonomi. Dalam pembahasan tentang aspek hukum dan etika dalam bisnis ini lebih ditekankan kepada sejauhmana legalitas suatu aktivitas bisnis yang dilakukan oleh subjek hukum (manusia da badan hukum) berdasarkan hukum positif, serta sejauhmana peranan etika, sebagai standar dan patokan perilaku etis yang bersandar pada nilai-nilai luhur dan moralitas, dilaksanakan dalam setiap aktivitas bisnis.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

SILABUS KURIKULUM BERBASIS KKNI 2016 ETIKA PROFESI HUKUM

SILABUS KURIKULUM BERBASIS KKNI 2016 ETIKA PROFESI HUKUM

Etika Profesi Hukum dirumuskan sebagai: Ilmu tentang etika, tentang apa yang baik dan apa yang buruk, yang patut dikerjakan seseorang dalam jabatannya sebagai penegak hukum. Di Indonesia, praktek penegakan hukum dijalankan oleh “catur praja”, yaitu : Polisi, Jaksa, advokat, dan Hakim. Namun dalam praktik penegakan hukum di masyarakat dalam arti luas, profesi notaris juga menjadi bagian dari penegakan hukum.

5 Baca lebih lajut

Asih Wulansari 44214110056   Kasus Etika

Asih Wulansari 44214110056 Kasus Etika

Pengertian tersebut menekankan etika komunikasi mengacu kepada pengertian bagaimana berkomunikasi yang sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di tengah masyarakat atau golongan tertentu. Kasus yang dialami oleh Florence Sihombing menuai pro kontra dari banyak pihak terkait sanksi yang diberikan. Sejalan dengan hal tersebut, contoh kasus pelanggaran etika komunikasi yang terjadi di masyarakat terlihat bahwa pesan yang disampaikan di media sosial akan berdampak besar dan dapat memicu sikap serta perilaku masyarakat menanggapi pesan tersebut. Untuk itu, harus ditanamkan kembali etika komunikasi yang baik di media soaial agar tidak terjadi lagi kasus pelanggaran etika di kemudian hari. Hal-hal yang perlu diperhatikan terkait dengan etika komunikasi di media massa seperti:
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Bagi pengguna internet di Indonesia tidak ada poin-poin khusus yang ditetapkan sebagai aturan yang terikat. Netiket adalah pemahaman masing-masing para pengguna internet dalam memahami etika yang baik dalam penggunannnya. Namun informasi dari berbagai sumber yang peneliti dapatkan (Jurnal ilmiah, Blog, skripsi atau pun buku) bahwa netiket ini bersifat normatif yang merupakan kesepakatan bersama para pengguna internet dan poin-poin tersebut harus diikuti. Kehadiran netiket ini diharapkan dapat menjadi panduan untuk bersikap dan berperilaku di dunia maya agar terhindar dari berbagai masalah saat berkomunikasi di internet. Agar mendapat acuan yang jelas dan penelitian ini lebih terarah peneliti menggunakan standar Netiket yang diterbitkan oleh http://raitosun.blogspot.com. Poin-poin yang diutarakan dalam blog tersebut merupakan standar netiket secara umum yang perlu diketahui oleh para pengguna internet bahkan media sosial. Adapun poin-poin yang dimaksud adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

RPS KMI 109 Hukum Etika Komunikasi

RPS KMI 109 Hukum Etika Komunikasi

perbedaan & persamaan keduanya, serta mampu menyebutka n jenis2 pelanggaran sanksi kode etik, dan pihak2 yg memberikan sanksi atas pelanggaran kode etik dalam profesi di bidang komunikasi dengan perbandinga n salahnya sama dengan separuh jawaban yang benar dari yang ditanyakan

13 Baca lebih lajut

Etika Komunikasi Politik dalam Ruang Media Massa

Etika Komunikasi Politik dalam Ruang Media Massa

Secara profesi sesungguhnya para war- tawan memiliki Kode Etik Jurnalistik, namun da- lam penerapannya, kode etik tersebut kemudian menjadi lebih fleksibel, disesuaikan dengan kon- disi lapangan. Semakin kuat tekanan datang ke- pada mereka, semakin fleksibel kode etik tersebut. Pada aspek yang lain, apa yang menjadi “pelanggaran” di wilayah media massa sesung- guhnya merupakan ibmas atau efek dari perilaku politik yang sengaja “diciptakan” oleh para poli- tisi yang berkepentingan atau setidaknya tim suk- ses yang memanfaatkan kelemahan media. Me- nekan media lewat iklan tentu merupakan perilaku halus, tidak terlihat, padahal berakibat fatal pada proses komunikasi politik yang diciptakannya. Setidaknya hal itu akan membangun citran buruk bagi medianya jika dilakukan terlalu berlebihan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

Mata kuliah ini merupakan tinjauan tentang komunikasi : teori, prinsip, dan aplikasi yang terjadi didalam suatu kegiatan di tempat kerja (khususnya perkantoran). Materi perkuliahan mencakup pengertian dan teori komunikasi, hubungan antara komunikasi dengan kinerja, aliran informasi, media komunikasi, teknologi komunikasi, aspek etika komunikasi, serta pengembangan perangkat pembelajaran keterampilan dasar komunikasi di SMK.

4 Baca lebih lajut

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Penelitian ini berjudul Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi di Media Sosial (Studi Deskriptif Kualitatif Konstruksi Pemahaman Remaja di Kota Medan Tentang Etika Komunikasi di Media Sosial Facebook dan Twitter). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif remaja dalam menggunakan media sosial, aktivitas yang remaja lakukan di media sosial dan konstruksi pemahaman remaja mengenai etika komunikasi di media sosial. Teori yang relevan peneliti gunakan untuk membahas penelitian ini adalah Teori Komunikasi, Teori Self Disclosure, Teori Uses and Gratifications, Teori New Media, Netiket dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE No.11 tahun 2008). Dalam penelitian ini, studi yang digunakan adalah studi deskriptif kualitatif yang menggambarkan bagaimana remaja mengkonstruk pemahamannya mengenai etika komunikasi di media sosial dan dinarasikan secara interpretatif (pemberian arti atau makna terhadap pengalaman dan kehidupan sehari-hari). Sehingga melalui penelitian ini dapat dipahami bagaimana individu memberi arti atau makna terhadap fenomena-fenomena yang dapat membentuk pemahamannya tentang etika komunikasi. Informasi diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap lima remaja usia 17-21 tahun pengguna facebook dan twitter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif yang mendorong remaja untuk memilih dan menggunakan media sosial dipengaruhi oleh lingkungan sekitar serta kebutuhannya. Aktivitas yang dilakukan remaja di facebook dan twitter sangat erat kaitannya dengan self disclosure. Penelitian ini menemukan beberapa pelanggaran etika yang dilakukan oleh remaja saat beraktivitas di facebook dan twitter. Proses konstruksi pemahaman remaja tersebut terjadi dengan dua cara yaitu proses asimilasi dan proses akomodasi yang didukung oleh peran lingkungan serta keaktifan individu sendiri dalam mencari dan menerima rangsangan yang dapat menambah pengetahuannya. Hasilnya, remaja memahami etika komunikasi berdasarkan UU ITE dan netiket. Peneliti menemukan bahwa remaja tidak selalu menerima dengan mudah setiap rangsangan baru yang ia terima. Sebagian remaja menolak sementara rangsangan baru tersebut hingga ia merasa membutuhkannya.
Baca lebih lanjut

182 Baca lebih lajut

HUKUM DAN ETIKA KOMUNIKASI BISNIS DELAY

HUKUM DAN ETIKA KOMUNIKASI BISNIS DELAY

Tidak hanya menaati etika dalam profesi humas juga harus menjalankan praktik tanggung jawab sosial terhadap publik. Tanggung jawab tersebut merupakan bagian dari tugas seorang humas. Menurut UNIDO (United Nations Industrial Development Organization), CSR merupakan suatu konsep manajemen di mana perusahaan mengintegrasikan kepedulian sosial dan lingkungan di dalam operasi dan interaksi bisnis mereka dengan para pemangku kepentingan (stakeholders). Dapat dikatakan pula bahwa CSR menjadi bagian dari perusahaan dalam meningkatkan kualitas usahanya dihadapan stakeholders-nya. CSR (Company Social Responsibility atau Tanggung jawab Sosial Perusahaan) disebut juga sebagai kegiatan sosial atau tanggung jawab bisnis yang berkelanjutan, merupakan bentuk swaregulasi perusahaan yang diintegrasikan ke dalam model bisnis.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Tugas Membuat Makalah Kasus Etika Bisnis

Tugas Membuat Makalah Kasus Etika Bisnis

Hasil Survey "The Millenium Poll on CSR" (1999) yang dilakukan oleh Environics International (Toronto), Conference Board (New York) dan Prince of Wales Business Leader Forum (London) di antara 25.000 responden dari 23 negara menunjukkan bahwa dalam membentuk opini tentang perusahaan, 60% mengatakan bahwa etika bisnis, praktik terhadap karyawan, dampak terhadap lingkungan, yang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) akan paling berperan. Sedangkan bagi 40% lainnya, citra perusahaan & brand image-lah yang akan paling memengaruhi kesan mereka. Hanya 1/3 yang mendasari opininya atas faktor-faktor bisnis fundamental seperti faktor finansial, ukuran perusahaan,strategi perusahaan, atau manajemen.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

Konstruksi Pemahaman Remaja Tentang Etika Komunikasi Di Media Sosial

This research is about the co nstruction of teenager’s understanding about the ethics of communication in social media (descriptive qualitative study about construction of teenager’s understanding in social media facebook and twitter). The aim of this research is to understand the motive of teenager to use social media, the activity who teenager do in social media and the construction of teenager’s understanding about the ethics of communicationin social media. The relevance theory who used by the researcher in this research are communication theory, self disclosure theory, uses and gratification theory, new media theory, netiket and undang-undang of information and electronic transaction (UU ITE No. 11 Tahun 2008). In this research, the researcher use study qualitative descriptive which describe how teenager construct their understanding about the ethics of communicationin social media and narrated interpretatively ( giving the meaning and experience about the daily activities). And by the research will understand how the individual give the phenomena who can build their mind aboutthe ethics of communication. Information obtained through observation and in-depth interviews (in-depth interviews) to five of teenager aged 17-21 years old facebook and twitter users. These results indicate that the motives that encourage young people to choose and use social media are influenced by the environment and needs. Activities undertaken teenagers on facebook and twitter are closely linked with self-disclosure. This study found several ethics violations committed by teenager during do their activities in facebook and twitter. The construction process of understanding the teenager occurs in two ways: the process of assimilation and accommodation processes are supported by the environment and the role of the individual's own activeness in seeking and receiving stimulation can increase their knowledge. As a result, teenager understand the ethics of communication based on UU ITE and netiket. Researchers found that teenager do not always accept easily any new stimulation who their receives. Most teenagers refuse while the new stimulus until they feel that they need.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...