indeks fagositosis makrofag

Top PDF indeks fagositosis makrofag:

PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A PER ORAL TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG MENCIT SWISS YANG DIINFEKSI.

PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A PER ORAL TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG MENCIT SWISS YANG DIINFEKSI.

Handayani, Naning O. 2010. Pengaruh Pemberian Vitamin A Per Oral Terhadap Indeks Fagositosis Makrofag Mencit Swiss yang Diinfeksi Plasmodium berghei. Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Semarang. Dra. Retno Sri Iswari, S.U dan Ari Yuniastuti, S.Pt, M.Kes.

1 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI MIKROMINERAL SENG (ZN) TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG MENCIT BALB/C YANG DIINFEKSI Salmonella typhimurium.

(ABSTRAK) EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI MIKROMINERAL SENG (ZN) TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG MENCIT BALB/C YANG DIINFEKSI Salmonella typhimurium.

Pemberian suplementasi mikromineral seng dengan dosis 0,078; 0,168; dan 0,260 mg/ekor/hari berpengaruh terhadap indeks fagositosis makrofag mencit Balb/c. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa suplementasi mikromineral seng dosis 0,078 mg/ekor/hari merupakan dosis optimum dalam meningkatkan indeks fagositosis makrofag mencit Balb/c yang diinfeksi S. typhimurium.

2 Baca lebih lajut

Efek ekstrak etanolik buah labu air (Langenaria siceraria (Mol.) Standley) sebagai imunomodulator melalui pengamatan kapasitas dan indeks fagositosis makrofag pada tikus jantan Sprague Dawley yang dipejani doksorubisin.

Efek ekstrak etanolik buah labu air (Langenaria siceraria (Mol.) Standley) sebagai imunomodulator melalui pengamatan kapasitas dan indeks fagositosis makrofag pada tikus jantan Sprague Dawley yang dipejani doksorubisin.

Pemberian ekstrak etanol labu air dosis 1000 mg/kg BB menunjukkan hasil peningkatan kapasitas dan indeks fagositosis makrofag yang berbeda bermakna secara statistik terhadap kontrol doksorubisin tetapi berbeda tidak bermakna terhadap kontrol pelarut (Tabel IV dan V). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol labu air dosis 1000 mg/kg BB merupakan dosis paling efektif yang dapat menaikkan persen makrofag yang aktif serta jumlah lateks yang difagositosis oleh setiap makrofag yang aktif akibat induksi doksorubisin hingga keadaan normal. Dosis paling efektif ini jika dikonversi dalam dosis manusia menjadi 160 mg/KgBB atau 11200 mg untuk satu kali penggunaan. Dosis yang terlalu besar akan menimbulkan ketidaknyamanan pada saat penggunaan, sehingga perlu dilakukan fraksinasi ekstrak etanolik buah labu air agar dosis paling efektifnya dapat diturunkan.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Efek ekstrak etanolik buah labu air (Langenaria siceraria (Mol.) Standley) sebagai imunomodulator melalui pengamatan kapasitas dan indeks fagositosis makrofag pada tikus jantan Sprague Dawley yang dipejani doksorubisin

Efek ekstrak etanolik buah labu air (Langenaria siceraria (Mol.) Standley) sebagai imunomodulator melalui pengamatan kapasitas dan indeks fagositosis makrofag pada tikus jantan Sprague Dawley yang dipejani doksorubisin

Pemberian ekstrak etanol labu air dosis 1000 mg/kg BB menunjukkan hasil peningkatan kapasitas dan indeks fagositosis makrofag yang berbeda bermakna secara statistik terhadap kontrol doksorubisin tetapi berbeda tidak bermakna terhadap kontrol pelarut (Tabel IV dan V). Hal ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol labu air dosis 1000 mg/kg BB merupakan dosis paling efektif yang dapat menaikkan persen makrofag yang aktif serta jumlah lateks yang difagositosis oleh setiap makrofag yang aktif akibat induksi doksorubisin hingga keadaan normal. Dosis paling efektif ini jika dikonversi dalam dosis manusia menjadi 160 mg/KgBB atau 11200 mg untuk satu kali penggunaan. Dosis yang terlalu besar akan menimbulkan ketidaknyamanan pada saat penggunaan, sehingga perlu dilakukan fraksinasi ekstrak etanolik buah labu air agar dosis paling efektifnya dapat diturunkan.
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN TOLAK ANGIN ANAK CAIR TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA MENCIT SWISS - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENGARUH PEMBERIAN TOLAK ANGIN ANAK CAIR TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA MENCIT SWISS - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Pada penelitian terdahulu tentang pengaruh Tolak Angin Cair Dewasa terhadap jumlah limfosit T dan kadar IFN-γ oleh Dharmana Edi et al (2007) membuktikan Tolak Angin Cair Dewasa dapat meningkatkan limfosit T dan IFN-γ. IFN-γ merupakan aktivator utama makrofag untuk memacu fagositosis, oxydative burst dan intracellular killing, yang mana akan berakibat pada peningkatan indeks fagositosis makrofag. Peningkatan pada penilitian ini dapat dimengerti karena Tolak Angin Anak Cair mengandung komponen yang sama seperti Tolak Angin Cair dengan kadar yang lebih rendah dan tambahan tanduk yang ditujukan sebagai antipiretik.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI MIKROMINERAL SENG (ZN) TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG MENCIT BALB/C YANG DIINFEKSI Salmonella typhimurium.

EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI MIKROMINERAL SENG (ZN) TERHADAP INDEKS FAGOSITOSIS MAKROFAG MENCIT BALB/C YANG DIINFEKSI Salmonella typhimurium.

Typus merupakan satu dari lima penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia dengan angka kematian sebesar 20.000 jiwa pertahun. Typus pada manusia disebabkan oleh infeksi S. typhi sedangkan pada mencit disebabkan oleh S. typhimurium, mekanisme infeksi keduanya relatif sama. Penelitian menggunakan mencit Balb/c karena respon imunnya mudah untuk diamati. Garis pertahanan pertama terhadap infeksi S. typhimurium adalah makrofag. Aktivasi makrofag dalam menghadapi S. typhimurium dapat ditingkatkan oleh IFN- yang diproduksi sel NK dan Th1. Fungsi sel-sel imun tersebut dapat meningkat melalui pemberian suplementasi mikromineral seng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian zat gizi mikromineral seng terhadap indeks fagositosis makrofag mencit Balb/c yang diinfeksi S. typhimurium.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

View of Efektivitas Ekstrak Daun Kejibeling untuk Meningkatkan Fagositosis Makrofag dan Produksi Roi Makrofag “Studi Eksperimental pada mencit Swiss yang diinfeksi Staphylococcus aureus”

View of Efektivitas Ekstrak Daun Kejibeling untuk Meningkatkan Fagositosis Makrofag dan Produksi Roi Makrofag “Studi Eksperimental pada mencit Swiss yang diinfeksi Staphylococcus aureus”

pada suhu 37ºC selama 60 menit. Sel dicuci dengan PBS 3x lalu dikeringkan pada suhu kamar. Sel dicuci dengan PBS 3x lalu dikeringkan pada suhu kamar, fiksasi dengan methanol absolut selama 2 – 3 menit. Aktivitas makrofag untuk memproduksi ROI diukur dengan menghitung persentase makrofag yang mensekresi ROI yaitu yang menunjukkan pembentukan formazan (warna gelap), dihitung 100 makrofag yang terlihat dibawah mikroskop cahaya, dan skor derajat pembentukan formazan oleh tiap 100 makrofag, dihitung dengan cara menjumlahkan besarnya skor yang dicapai oleh 100 makrofag. Skor 0 jika pada makrofag tidak terbentuk formazan, skor 1 jika pada makrofag terbentuk formazan tetapi tidak memenuhi seluruh sel, dan skor 2 jika formazan yang terbentuk memenuhi seluruh sel (Tjahajati, 2005). Penilaian aktifitas fagositosis makrofag dilakukan uji hipotesis Annova dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji LDS. Dan penilaian produksi ROI makrofag dilakukan uji hipotesis Kruskal wallis dilanjutkan analisis Post Hoc dengan uji Mann whitney U.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Aktivitas fagositosis makrofag fraksi dari ekstrak metanol daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) secara In Vitro (In Vitro Macrophage Phagocytic Activity from Methanolic Extract Fractions of Red Betel (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Leaf.).

Aktivitas fagositosis makrofag fraksi dari ekstrak metanol daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) secara In Vitro (In Vitro Macrophage Phagocytic Activity from Methanolic Extract Fractions of Red Betel (Piper crocatum Ruiz & Pav.) Leaf.).

Isolasi dan kultur sel makrofag peritoneal. Mencit sebanyak 8 ekor dibunuh dengan narkose menggunakan kloroform. Seluruh tubuh mencit dibersihkan dengan akohol 70%, kemudian dibawa ke dalam laminary flow hood dan diletakkan dalam posisi terlentang. Kulit bagian perut dibuka dan dibersihkan selubung peritoneum dengan alkohol 70%, kemudian disuntikkan 10ml medium RPMI 1640 dingin ke dalam rongga peritoneum, ditunggu sekitar 3 menit sambil ditekan-tekan secara perlahan-lahan. Cairan peritoneal dikeluarkan/diaspirasi dari rongga peritoneum dengan menekan organ dalam dengan 2 jari, cairan diaspirasi dengan spuit injeksi, dipilih pada bagian yang tidak berlemak dan jauh dari usus, kemudian dimasukkan ke dalam tabung sentrifus. Aspirat yang didapat disentrifus pada 1200 RPM 4 o C selama 10 menit. Supernatan dibuang, ditambahkan 3 ml medium RPMI komplit (mengandung FBS 10%) pada pellet yang didapat. Jumlah sel yang didapat dihitung dengan menggunakan hemositometer kemudian diresuspensikan dengan medium RPMI komplit sehingga didapat suspensi sel dengan kepadatan 2,5x10 6 /ml. Suspensi sel yang telah dihitung dikultur pada microplate 24 well yang telah diberi coverslips bulat, setiap sumuran 200µl (5x10 5 sel). Diinkubasi dalam inkubator CO 2 5%, 37 o C selama 30 menit. Medium RPMI komplit ditambahkan 1 ml/sumuran dan
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

UJI AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG SENYAWA KODE PC-2 DARI DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz Pav.) SECARA IN-VIVO In vivo activity study of macrophage phagocytosis by Pc-2 compound of Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz Pav.)

UJI AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG SENYAWA KODE PC-2 DARI DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz Pav.) SECARA IN-VIVO In vivo activity study of macrophage phagocytosis by Pc-2 compound of Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz Pav.)

Bahan untuk isolasi senyawa kode Pc-2 yakni ekstrak metanolik daun sirih merah, kloroform p.a., n-heksana p.a., etil asetat p.a., metanol p.a., dan silica gel 60. Bahan untuk uji fagositosis makrofag yakni kloroform, Free Hank’s Balanced Sal solution (CMFF-HBSS), medium Roswell Park Memoriam Institute (RPMI), etanol 70%, akuabides, Phosphate Buffer Saline (PBS), akuades steril, metanol absolut, coverslips bulat, latex beads diameter 3µm, Giemsa 20%, Glutamin, Penisilin, Streptomisin, Fetal Bovine Serum (FBS). Mencit BALB/c diperoleh dari Laboratorium Farmakologi sedang bakteri Lysteria monocytogenes dari Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran UGM. Kelaikan etik diproses dan mendapat persetujuan dari komisi ethical clearance untuk penelitian praklinik Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) UGM.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

EFEK FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK ETANOL A

EFEK FRAKSI ETIL ASETAT EKSTRAK ETANOL A

Makrofag diisolasi dari mencit Balb/C yang berumur 1,5 bulan. Mencit dinarkose dengan kloroform dan diletakkan dalam posisi telentang, kulit bagian perut dibuka dan dibersihkan selubung peritoneumnya dengan alkohol 70%. Disuntikan 5 ml RPMI dingin ke dalam rongga peritoneum dan ditunggu selama 3 menit sambil digoyang-goyangkan secara perlahan. Cairan peritoneum dikeluarkan dari rongga peritoneum dengan cara menekan rongga dalam dengan 2 jari, cairan diaspirasi dengan spuit injeksi, dipilih pada bagian yang tidak berlemak dan jauh dari usus. Aspirat disentrifuse pada 1200 rpm, 4ºC selama 10 menit. 100 µl makrofag yang diperoleh diresuspensikan dengan medium komplit sebanyak 900 µl. Jumlah sel dihitung dengan haemocytometer, suspensi sel ditumbuhkan dalam mikrokultur 24 sumuran yang telah diberi coverslip bulat dandiinkubasi 24 jam. Setelah inkubasi mediadibuang, dan ditambahkan sampel sebanyak 200 mikroliter (2x10 5 sel). Sel diinkubasi dalam inkubator CO 2
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

EKSTRAK HEKSAN BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa L) MENINGKATKAN AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG TIKUS BETINA GALUR SD (Sprague Dawley) YANG DIINDUKSI DMBA (7,12Dimetilbenz(α)antrasen) SECARA IN VITRO THE EFFECTS OF HEXANE EXTRACTS FROM BLACK CUMIN SEEDS T

EKSTRAK HEKSAN BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa L) MENINGKATKAN AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG TIKUS BETINA GALUR SD (Sprague Dawley) YANG DIINDUKSI DMBA (7,12Dimetilbenz(α)antrasen) SECARA IN VITRO THE EFFECTS OF HEXANE EXTRACTS FROM BLACK CUMIN SEEDS T

Fiksasi dilakukan dengan menambahkan pada masing-masing micro plate (sumuran) dengan 100 mikroliter metanol absolut. Fiksasi dilakukan selama 30 detik. Setelah difiksasi kemudian kultur makrofag dikeringkan dengan kipasangin kembali dan ditambahkan 200 μL Giemsa 20% pada sumuran yang telah dikeringkan. Setelah itu, didiamkan pada suhu kamar ± 20 menit kemudian sisa Giemsa dibuang dan dicuci dengan air mengalir tetapi tidak sampai bersih dan kemudian dikeringkan dengan kipas angin. Coverslip pada masing-masing sumuran diambil dan diletakkan di atas objek glass dan diamati. Selanjutnya diamati dengan mikroskop dan akan terlihat lateks yang berwarna putih dan makrofag berwarna ungu. Presentase sel makrofag yang memfagositosis partikel lateks
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

abstract   JIFI Vol 11 No 2 Sept 2013 Ak (2)

abstract JIFI Vol 11 No 2 Sept 2013 Ak (2)

Abstrak: Senyawa imunomodulator dapat diperoleh dari tanaman. Daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) secara tradisional digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit termasuk untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan menguji daya imunomodulator ekstrak metanolik daun sirih merah dan fraksi-fraksinya, dengan metode fagositosis makrofag secara in vitro. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak metanolik daun sirih merah pada dosis 75µg/ml mampu meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag yang setara dengan produk-X® 100µg/ml yang mengandung ekstrak echinachea. Pemisahan ekstrak menggunakan fase gerak gradien n-heksana dan etil asetat secara kromatografi cair vakum menghasilkan 5 fraksi, dan fraksi kedua merupakan fraksi paling aktif. Fraksi kedua mengandung alkaloid dan terpenoid, sedangkan dalam ekstrak metanol selain kedua golongan senyawa tersebut juga mengandung minyak atsiri dan flavonoid. Kemungkinan senyawa dalam daun sirih merah yang bertanggung jawab terhadap aktivitas fagosistosis makrofag merupakan golongan alkaloid dan/atau terpenoid.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pengaruh Formula Ekstrak 4 Tanaman terhadap Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis Makrofag Peritoneum Ayam yang Ditantang dengan Bakteri Staphylococcus aureus

Pengaruh Formula Ekstrak 4 Tanaman terhadap Aktivitas dan Kapasitas Fagositosis Makrofag Peritoneum Ayam yang Ditantang dengan Bakteri Staphylococcus aureus

Kapasitas fagositosis makrofag ditunjukkan oleh rata-rata jumlah bakteri yang terdapat dalam lumen makrofag. Hasil analisis statistik yang dapat dilihat pada lampiran 4 menunjukkan kapasitas fagositosis terbesar terdapat pada makrofag aktif kelompok F4, yang diberikan formulasi ekstrak etanol Sambiloto yang dikombinasikan dengan ekstrak Meniran dengan pelarut air. Besarnya kapasitas fagositosis makrofag diduga karena kandungan lignin, isolignan dan alkaloid dari Meniran dan senyawa aglycons dari diterpenoid Sambiloto, yang tidak dikombinasikan dengan ekstrak etanol Temulawak dan Temu Ireng yang mengandung senyawa kurkuminoid. Perbedaan yang tidak signifikan pada kelompok F1, F2, dan F3 terhadap kelompok kontrol pada hasil uji statistik P>0.01 (dapat dilihat pada lampiran 4) mungkin membutuhkan waktu inkubasi yang lebih lama (> 2 jam) untuk mengetahui kapasitas fagositosis peritoneum yang lebih maksimal. Peningkatan fagositosis makrofag diduga terjadi karena adanya pengaruh senyawa ekstrak yang diberikan terhadap tingkat ionisasi dan akumulasi pada lisosom (Aryanti 2001), fusi fagosom makrofag, kompartemen lisosom, sekresi reactive oxygen intermediate (ROI) yang merupakan hasil ledakan respirasi (respiratory burst), produksi reactive nitrogen intermediate (RNI) melalui jalur sitotoksik NOS2-dependent. ROI dan IFN diinduksi oleh TFN dan INF. Ledakan respirasi mengakibatkan meningkatnya kebutuhan akan O 2 dan
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

abstract   JIFI Vol 11 No 2 Sept 2013 Ak (1)

abstract JIFI Vol 11 No 2 Sept 2013 Ak (1)

Abstrak: Senyawa imunomodulator dapat diperoleh dari tanaman. Daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) secara tradisional digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit termasuk untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan menguji daya imunomodulator ekstrak metanolik daun sirih merah dan fraksi-fraksinya, dengan metode fagositosis makrofag secara in vitro. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak metanolik daun sirih merah pada dosis 75µg/ml mampu meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag yang setara dengan produk-X® 100µg/ml yang mengandung ekstrak echinachea. Pemisahan ekstrak menggunakan fase gerak gradien n-heksana dan etil asetat secara kromatografi cair vakum menghasilkan 5 fraksi, dan fraksi kedua merupakan fraksi paling aktif. Fraksi kedua mengandung alkaloid dan terpenoid, sedangkan dalam ekstrak metanol selain kedua golongan senyawa tersebut juga mengandung minyak atsiri dan flavonoid. Kemungkinan senyawa dalam daun sirih merah yang bertanggung jawab terhadap aktivitas fagosistosis makrofag merupakan golongan alkaloid dan/atau terpenoid.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pengaruh pemberian madu hutan terhadap aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag pada hewan uji tikus jantan galur wistar - USD Repository

Pengaruh pemberian madu hutan terhadap aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag pada hewan uji tikus jantan galur wistar - USD Repository

madu hutan dosis 0,405 mL/200 g BB. Namun, pada kelompok madu hutan dosis 0,54 mL/200 g BB terdapat penurunan aktivitas fagositosis makrofag dibanding kelompok madu hutan dosis 0,27 mL/200 g BB dan dosis 0,405 mL/200 g BB. Hal ini mungkin disebabkan oleh beberapa hal, yaitu : 1) penurunan aktivitas fagositosis makrofag disebabkan oleh mekanisme madu hutan sebagai imunomodulator yang akan meningkatkan respon imunitas dalam tubuh hanya sampai batas tertentu, yang apabila batas itu sudah tercapai, maka efeknya akan menurun. 2) Efek imunomodulator dari madu hutan sudah habis sebelum sampai pada masa pengujian aktivitas makrofag disebabkan pemberian madu hutan hanya pada tujuh hari saja dari masa tahap orientasi dosis selama 29 hari, sehingga pada tahap percobaan perlu dilakukan pemberian madu hutan selama tahap percobaan berlangsung. 3) Faktor pengali peringkat dosis madu hutan pada ketiga kelompok yang terlalu dekat, yaitu 1,5 dan 2 kali dari dosis pertama (0,27 mL/200 g BB) sehingga hasil yang didapat tidak menunjukkan hasil yang berbeda signifikan. Oleh karena itu, pada tahap percobaan perlu dilakukan peningkatan faktor pengali peringkat dosis madu hutan yang lebih besar lagi.
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN SIMUNOX DOSIS BERTINGKAT TERHADAP FUNGSI FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA MENCIT SWISS - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENGARUH PEMBERIAN SIMUNOX DOSIS BERTINGKAT TERHADAP FUNGSI FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA MENCIT SWISS - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Kelompok perlakuan 1,2,3 dibandingkan dengan kontrol mengalami kenaikan prosentase makrofag aktif yang berbeda bermakna. Hal ini membuktikan bahwa komponen aktif dalam Simunox mampu meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag. Pada penelitian sebelumnya oleh Dharmana E, Susilaningsih N, bahan-bahan herbal Tolak Angin Cair yang terkandung juga dalam Simunox telah terbukti meningkatkan jumlah makrofag aktif dibandingkan dengan kontrol yang tidak diberi Tolak Angin Cair. Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa Tolak Angin Cair secara signifikan dapat meningkatkan jumlah sel T perifer. Jika sel T meningkat, produksi IFNγ akan meningkat. IFNγ merupakan Macrophage Activating Cytokines yang utama untuk memacu fagositosis makrofag. 3
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

EFEK IMUNOSTIMULATOR EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG DAN UJI KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

EFEK IMUNOSTIMULATOR EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG DAN UJI KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

Hasil : Penelitian dilakukan menggunakan hewan uji mencit jantan galur swiss dengan umur 2-3 bulan dan berat badan 20-30 g. Parameter yang dilihat adalah jumlah makrofag yang memfagosit latex dan jumlah latex yang di fagosit makrofag. Untuk mengetahui adanya perbedaan atau tidak dengan kontrol positif maka dilakukan uji ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil pengolahan data dari jumlah makrofag yang dapat memfagositosis latex diperoleh 11,376 > 3,11 (F hitung > F tabel) dan nilai P = 0,000. Sedangkan untuk jumlah latex yang difagosit makrofag diperoleh nilai F hitung > F tabel (10,472 > 3,11) dan nilai P 0,000. Hal tersebut menunjukan adanya perbedaan antara kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan perlakuan. Dan hasil uji Tukey menunjukan perbedaan yang nyata antara dosis 35mg/kgBB dengan kontrol positif (levamisol dosis 2,5mg/kgBB dan stimuno dosis 9,1mg/kgBB), untuk dosis 70mg/kgBB dan 140mg/kgBB tidak menunjukan perbedaan yang nyata atau sebanding dengan kontrol positif. Identifikasi senyawa menunjukan bahwa daun sirsak mengandung senyawa flavonoid dan tanin.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Uji aktivitas fagositosis makrofag senyawa kode Pc-2 dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) secara in-vivo.

Uji aktivitas fagositosis makrofag senyawa kode Pc-2 dari daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) secara in-vivo.

Fagositosis adalah proses dimana sel-sel terlibat dalam penelanan partikel-partikel patogen, dan karena kapasitas sel-sel tersebut maka patogen dapat dimatikan dan dimusnahkan (Desjardins dan Griffiths, 2003). Fagositosis merupakan salah satu hal terpenting dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan mikroorganisme. Melalui fagositosis, penyerangan intra-seluler, dan digesti, sel-sel fagosit akan memusnahkan mikroorganisme tersebut (Leijh et al., 1986) Makrofag merupakan sel fagosit yang memegang peranan penting pada sistem pertahanan tubuh manusia, baik sistem imun alamiah maupun adaptif (Abbas et al., 2007). Makrofag dapat menelan sejumlah besar partikel tanpa menyebabkan kerusakan sel (Cannon dan Swanson, 1992). Suatu sistem yang menggunakan latex beads merupakan model fagositosis yang banyak digunakan hingga analisis fagosom berkembang sebagaimana kemajuan terkini (Desjardins dan Griffiths, 2003). Lysteria monocytogenes telah digunakan secara luas sebagai model dalam eksperimen mempelajari respon imun terhadap infeksi bakteri intraseluler (Fehr et al., 1997). Menurut Wagner et al., (1999), hasil uji in-vitro tidak selalu berkorelasi dengan uji in vivo, maka diperlukan konfirmasi dengan uji secara in-vivo. Hasil penelitian ini melaporkan tentang aktivitas fagositosis dari makrofag peritoneal mencit secara in-vivo yang diberi perlakuan dengan senyawa kode Pc-2 dari ekstrak metanolik daun sirih merah.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Ringkasan - PERANAN VITAMIN C PADA AKTIFITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG TERHADAP Candida albicans PADA MUKOSA VAGINA WANITA HAMIL SECARA IN-VITRO.

Ringkasan - PERANAN VITAMIN C PADA AKTIFITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG TERHADAP Candida albicans PADA MUKOSA VAGINA WANITA HAMIL SECARA IN-VITRO.

Hasil penelitian yang didapat menunjukkan perbedaan yang jelas antara kelompok kontrol dengan kelompok yang mendapat perlakuan tambahan Vitamin C. Kelompok kontrol terlihat memfagosit lebih sedikit blastospora dibandingkan dengan kelompok perlakuan dengan tambahan Vitamin C dosis 0,52 mg dan 1,04 mg. Akan tetapi pada kelompok yang mendapat tambahan dosis Vitamin C 0,26 mg tampak rerata sel makrofag yang menfagosit blastospora lebih rendah dari kelompok kontrol. Hasil analisis statistik dengan One Way Anova menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna ( p < 0.05) antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan tambahan Vitamin C dosis 0,78 mg atau setara dengan Vitamin C dosis 300 mg pada manusia. Hal ini sesuai dengan yang didapatkan oleh Melok dkk (2004) dalam penelitiannya tentang peranan vitamin C dalam peningkatan aktivitas sel monosit pada darah orang sehat mendapatkan konsentrasi Vitamin C terbaik yang dapat meningkatkan aktivitas fagositosis sel mononuklear (monosit) itu adalah pada konsentrasi 200mg/ml.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

abstract   JIFI Vol 11 No 2 Sept 2013 Ak

abstract JIFI Vol 11 No 2 Sept 2013 Ak

Abstrak: Senyawa imunomodulator dapat diperoleh dari tanaman. Daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) secara tradisional digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit termasuk untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan menguji daya imunomodulator ekstrak metanolik daun sirih merah dan fraksi-fraksinya, dengan metode fagositosis makrofag secara in vitro. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak metanolik daun sirih merah pada dosis 75µg/ml mampu meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag yang setara dengan produk-X® 100µg/ml yang mengandung ekstrak echinachea. Pemisahan ekstrak menggunakan fase gerak gradien n-heksana dan etil asetat secara kromatografi cair vakum menghasilkan 5 fraksi, dan fraksi kedua merupakan fraksi paling aktif. Fraksi kedua mengandung alkaloid dan terpenoid, sedangkan dalam ekstrak metanol selain kedua golongan senyawa tersebut juga mengandung minyak atsiri dan flavonoid. Kemungkinan senyawa dalam daun sirih merah yang bertanggung jawab terhadap aktivitas fagosistosis makrofag merupakan golongan alkaloid dan/atau terpenoid.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Show all 8280 documents...