infak dan shadaqah

Top PDF infak dan shadaqah:

MANAJEMEN ZAKAT INFAK DAN SHADAQAH (ZIS) DI BAITUL MAL WAT TAMWIL (BMT) AL-HASANAH LAMPUNG TIMUR (Studi Evaluasi Dakwah) - Raden Intan Repository

MANAJEMEN ZAKAT INFAK DAN SHADAQAH (ZIS) DI BAITUL MAL WAT TAMWIL (BMT) AL-HASANAH LAMPUNG TIMUR (Studi Evaluasi Dakwah) - Raden Intan Repository

kegiatan dalam penghimpunan dana zakat, infak dan shadaqah (zis) yaitu dengan mengadakan sosialisasi, kerja sama dengan beberapa pihak, dan pemanfaatan rekening bank. Dalam penyaluran zakat bersifat konsumtif dan produktif. Secara konsumtif adalah memenuhi kebutuhan para mustahiq yang tergabung dalam delapan asnaf. Bersifat produktif yaitu mendayagunakan zakat untuk usaha produktif. Dalam evaluasi penghimpunan dan penyaluran zakat, infaq dan shadaqah (zis) tidak selalu sesuai dengan yang direncanakan, akan tetapi Baitul Mal wat Tamwil (BMT) Al- Hasanah selalu berupaya untuk terus meningktkan potensi zakat, infak dan shadaqah (zis). Kemudian kendala-kendala dalam pengumpulan zakat, infak dan shadaqah (zis) di Baitul Mal wat Tamwil (BMT) Al-Hasanah yaitu minimnya sumberdaya manusia yang berkualitas, pembayaran zakat dilakukan secara mandiri, dan tidak adanya kewajiban secara kelembagaan. Sedangkan kendala-kendala dalam penyaluran zakat, infak dan shadaqah (zis) yaitu jangkauannya yang terlalu luas, keterbatasan dana, penyaluran zakat, infak dan shadaqah (zis) secara produktif lebih sulit dari pada penyaluran zakat, infak dan shadaqah (zis) secara konsumtif.
Baca lebih lanjut

138 Baca lebih lajut

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

Zakat, infak dan shadaqah merupakan hal yang sudah tidak asing lagi dikalangan umat muslim.Zakat, infak, dan shadaqah juga sudah dikenal dan dilaksanakan oleh umat muslim sejak lama.Definisi mengenai zakat, infak, dan shadaqah.Pertama, zakat adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan oleh Allah SWT untuk diberikan kepada orang yang berhak menerima zakat (mustahik) yang disebutkan di dalam Al- Qur’an . 2 Kedua, infak adalah sebagian harta seseorang yang dikeluarkan untuk kepentingan umum dengan tidak perlu memperhatikan nishab dan haulnya.Infak dapat dikeluarkan oleh orang yang beriman baik yang berpenghasilan tinggi atau rendah, dalam keadaan lapang atau sempit. 3 Ketiga, shadaqah adalah pemberian sesuatu dari seseorang kepada orang lain karena ingin mendapatkan pahala dari Allah.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

Pengelolaan zakat, infak, dan shadaqah oleh BAZNAS Kabupaten Jepara mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik dari muzakki maupun dari pihak birokrasi sendiri. Muzakki indikatornya adalah meningkatnya masyarakat yang menyalurkan zakat, infak, dan shadaqahnya melalui BAZNAS Kabupaten Jepara. Sedangkan dari pihak birokrasi, yaitu Bupati Jepara, memberi dana alokasi khusus untuk membantu biaya operasional BAZNAS Kabupaten Jepara setiap tahunnya. Pada tahun 2015 Pemerintah Daerah memberikan bantuan kepada BAZNAS untuk biaya operasional BAZNAS sebesar Rp 150.000.000. Dana bantuan ini sangat berguna, karena nantinya digunakan untuk membantu operasional baik bagi BAZNAS Kabupaten Jepara maupun bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan. Jika hanya mengandalkan dana dari penghimpunan zakat, infak, dan shadaqah, dikhawatirkan dana yang seharusnya diberikan kepada mustahik habis untuk biaya operasional BAZNAS sendiri.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat merupakan wujud perlindungan pemerintah terhadap lembaga pengelola zakat. Di samping memberikan perlindungan hukum, pemerintah juga berkewajiban memberikan pembinaan serta pengawasan terhadap kelembagaan Badan Amil Zakat di semua tingkatan, mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota sampai UPZ kecamatan. Sesuai dengan amanat Undang-Undang pemerintah berhak melakukan peninjauan ulang (pencabutan izin) apabila lembaga tersebut melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap pengelolaan dana yang dikumpulkan dari masyarakat baik berupa dana zakat, infak, atau sedekah.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Pengelolaan Data Zakat, Infak dan Shadaqah di Unit Pengumpulan Zakat Pusat Dakwah Islam (UPZ PUSDAI) Jawa Barat Berbasis Client Server

Sistem Informasi Pengelolaan Data Zakat, Infak dan Shadaqah di Unit Pengumpulan Zakat Pusat Dakwah Islam (UPZ PUSDAI) Jawa Barat Berbasis Client Server

ditangani oleh UPZ atau unit pengumpulan zakat. UPZ pusdai merupakan suatu unit yang berdiri dibawah naungan Pusdai, dimana tugas dari upz ini yaitu mengumpulkan lalu menyalurakan titipan zakat, infak, shadaqah dan juga wakaf, baik itu berupa dana ataupun barang. Namun dalam hal pengolahan data ZIS dari penitipan sampai dengan menjadi laporan masih dirasa kurang efektif dan juga efisien karena proses nya masih manual sehingga menimbulkan banyak masalah diantaranya lembar-lembar data rawan hilang dan rusak, sering terjadi penumpukan proposal, pembuatan laporan membutuhkan waktu yang lama, dalam hal menentukan besaran zakat yang harus di bayar oleh para muzaki masih dirasa kurang efisien dan juga terkadang menyebabkan salah perhitungan selain itu juga proses pengiriman informasi dari petugas kepada bendahara masih belum maksimal dikarenakan prosesnya masih ditangani secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk penginputan data. Oleh karena itu dibuatkan sebuah sistem informasi ZIS yang bersifat client server yang dapat mengelola data ZIS dan dapat menjembatani pengiriman informasi dari petugas, bendahara dan juga ketua agar dapat mengatasi masalah yang ada.
Baca lebih lanjut

175 Baca lebih lajut

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN JEPARA - STAIN Kudus Repository

Dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan pada subyek penelitian, namun melalui dokumen. Dokumen yang digunakan dapat berupa buku harian, surat pribadi, laporan, dan sebagainya. Dalam penelitian ini, dokumen yang dijadikan sumber dokumentasi adalah arsip resmi BAZNAS Kabupaten Jepara. Penggalian data ini dengan cara menelaah dokumen-dokumen mengenai data hasil penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak dan shadaqah.

6 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PROGRAM PENDAMPINGAN UMKM DALAM PENYALURAN DANA ZIS DI BMT ARTHA BAROKAH ( IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA )

EFEKTIVITAS PROGRAM PENDAMPINGAN UMKM DALAM PENYALURAN DANA ZIS DI BMT ARTHA BAROKAH ( IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA )

konsep pengelolaan dana zakat. Namun demikian praktek pengelolaan dana zakat, infak dan shadaqah sudah begitu populer di Indonesia sehingga seolah-olah dana zakat, infak dan shadaqah (ZIS) tidak ada bedanya satu sama lain. Pada bagian sebelumnya telah dibahas tentang konsep zakat dan pengelolaannya, selanjutnya pada bagian ini akan dibahas tetang infak dan shadaqah, infak merupakan harta (materi) yang disunahkan untuk jumlah dan waktu yang tidak ditentukan. Penyalurannya juga tidak ditentukan oleh penerima, sedangkan shadaqah adalah harta non materil yang disunahkan untuk dikerjakan. Contohnya, senyum, menyingkirkan batu/paku dari jalanan dan lain sebagainya. Pengertian infak sebenarnya sama dengan pengertian shadaqah ,termasuk juga hukum-hukum dan ketentuan-ketentuannya. Hanya saja kalau infak berkaitan dengan materi, shadaqah memiliki arti lebih luas, menyangkut hal yang bersifat non material. Secara akuntansi infak mungkin masih bisa untuk dihitung, sedangkan shadaqah tidak mudah melakukan kalkulasi secara tepat karena merupakan pemberian harta non material.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

Pengelolaan zakt, infak dan shadaqah studi kasus pada rumah zakat Indonesia

Pengelolaan zakt, infak dan shadaqah studi kasus pada rumah zakat Indonesia

Akan tetapi, khusus untuk shadaqah terhadap fakir miskin, rasullullah SAW lebih menekankannya pada bulan ramadhan, hal ini sangat logis, karena tidak sedikit kalangan mereka yang tidak dapat melaksanakan kewajiban ibadahnya di bulan ramadhan disebabkan harus bekerja keras yang memeras tenaga. Dengan demikian mereka sangat memerlukan shadaqah dalam upaya pelaksanaan peribadatannya di bulan ramadhan secara kualitatif akan bersinergi dengan ibadah-ibadah lainnya. Sejalan dengan itu pulalah , Allah SWT menjanjikan bahwa ibadah dibulan ramadhan akan dilipat gandakan pahalanya dibanding ibadah diluarbulan ramadhan. Sebagaimana rasullullah SAW kemukakan dalam salah satu hadist yang berbunyi :
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

AKUNTANSI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH (PSAK 109): Upaya Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi Pengelola Zakat (OPZ)

AKUNTANSI ZAKAT, INFAK DAN SEDEKAH (PSAK 109): Upaya Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Organisasi Pengelola Zakat (OPZ)

Ditinjau dari sudut kegiatannya, akuntansi dapat didefinisikan sebagai proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, dan penganalisis- an data keuangan suatu organisasi (Jusup, 2005: 5). Menurut Mulyadi (1993: 2) akuntansi adalah “proses pengolahan data keuangan untuk menghasilkan informasi keuangan yang digunakan untuk memungkinkan pengambilan keputusan melakukan pertimbangan berdasarkan informasi dalam peng- ambilan keputusan”. Jadi, akuntansi zakat dan infak/sedekah dapat diartikan sebagai suatu proses akuntansi atas transaksi-transaksi zakat dan infak/ sedekah berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam yang dapat menghasilkan informasi keuangan berupa laporan keuangan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan pihak-pihak yang berkepentingan seperti muzakki dan calon muzakki, pemerintah, masyarakat/umat, mustahik dan pihak lain. Tujuan dari akuntansi ZIS menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109 adalah untuk mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan transaksi zakat dan infak/sedekah. Akuntansi ZIS dapat diaplikasikan atau digunakan untuk membantu para amil yang menerima dan menyalurkan ZIS atau entitas yang kegiatan utamanya menerima dan menyalurkan ZIS.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pedoman Guru Pelajaran-2

Pedoman Guru Pelajaran-2

melakukan infak dan sedekah. Guru akan melakukan penilaian kembali (lihat poin 5) dengan soal yang sejenis. Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan contoh: pada saat jam belajar, apabila masih ada waktu, atau di luar jam pelajaran (30 menit setelah jam pelajaran selesai).

Baca lebih lajut

FALSAFAH INFAK DALAM PERSPEKTIF ALQURAN

FALSAFAH INFAK DALAM PERSPEKTIF ALQURAN

ُهَّللا ُهاَتاَء اَِّم ْقِفْنُـيْلَـف ُهُقْزِر ِهْيَلَع َرِدُق ْنَمَو (Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya). Berdasarkan potongan ayat ini dipahami bahwa kewajiban dan anjuran berinfak tidak hanya diperuntukkan kepada orang kaya, tetapi orang yang merasa tidak lapang rezekinya juga dianjurkan untuk berinfak. Tentu kadar infaknya disesuaikan dengan kemampuannya. Karena Allah tidak ingin membebani hambaNya sesuatu di luar kemampuannya termasuk di dalam berinfak. Allah tidak mengharuskan jumlah infak yang dikeluarkan orang miskin sama dengan yang dikeluarkan orang kaya. Allah kemudian menutup ayat ini dengan اًرْسُي ٍرْسُع َدْعَـب ُهَّللا ُلَعْجَيَس , yang berarti bahwa setelah kesulitan Allah akan memberikan kemudahan, setelah kesempitan Allah menjanjikan kelapangan ( ةعس ةدشلا دعب نا ).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Bab 2 Infak dan Sedekah

Bab 2 Infak dan Sedekah

Memberikan infak dan sedekah merupakan perbuatan terpuji di sisi Allah Swt. Perbuatan tersebut akan memberikan pengaruh yang baik bagi perkembangan dan kemajuan masyarakat terutama umat Islam, dalam usaha mengatasi kemiskinan yang melanda sebagian umat Islam. Infak, sedekah dan pemberian lainnya akan memberikan bagian yang sangat penting untuk syiar dan perkembangan Islam ke semua belahan dunia.

17 Baca lebih lajut

Pelatihan Pembukuan dan Pelaporan Dana Zakat-Infak mpdf

Pelatihan Pembukuan dan Pelaporan Dana Zakat-Infak mpdf

LAZISMU menyadari, Indonesia memiliki potensi zakat, infaq, dan wakaf yang cukup tinggi. Namun sayangnya, potensi tersebut belum dikelola dan didayagunakan secara maksimal. Karenanya, sebagai institusi pengelola zakat, LAZISMU berusaha menerapkan pola manajemen modern, LAZISMU berharap dapat memaksimalkan potensi Zakat Infaq dan Shadaqah.

3 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV-A PADA MATA PELAJARAN FIQIH POKOK BAHASAN INFAK DAN SEDEKAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TENGGUR REJOTANGAN TULUNGAGUNG - Institutional Re

PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV-A PADA MATA PELAJARAN FIQIH POKOK BAHASAN INFAK DAN SEDEKAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TENGGUR REJOTANGAN TULUNGAGUNG - Institutional Re

Infak adalah membelanjakan harta sesuai dengan ketentuan agama Islam. Sedangkan sedekah adalah memberikan sesuatu yang berguna kepada orang lain atau lembaga masyarakat untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan tulus ikhlas semata-mata hanya mengharap rida dari Allah SWT. Hukum asal infak dan sedekah adalah sunah.

Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peranan Manajemen Bazis Terhadap Pendidikan Sadar Zakat, Infaq dan Shadaqah ( Studi Kasus BAZIS Desa Ngesrep Kecamatan Ngemplak, Boyolali).

PENDAHULUAN Peranan Manajemen Bazis Terhadap Pendidikan Sadar Zakat, Infaq dan Shadaqah ( Studi Kasus BAZIS Desa Ngesrep Kecamatan Ngemplak, Boyolali).

Untuk mengimplementasikan instruksi Menteri Agama Republik Indonesia nomor 16 tahun 1989 tentang Pembinaan Zakat, Infaq dan Shadaqah para ulama dan umara Desa Ngesrep melaksanakan sosialisasi dan motivasi kepada tokoh masyarakat dan ta’mir masjid baik lewat majlis ta’lim, khutbah- khutbah maupun media cetak (brosur-brosur). Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan badan ini mulai awal terbentuknya secara garis besar meliputi pengumpula n, penyimpanan dan pentasharufan atau pendayagunaan dana zakat, infaq dan shadaqah dari masyarakat. Adapun kegiatan pembinaan, sosialisasi pengembangan dan pelatihan yang yang berkaitan dengan BAZIS dilaksanakan oleh para ulama dan umara dan bekerjasama dengan instansi pemerintah dalam hal ini Departe men Agama Kabupaten Boyolali c.q Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngemplak. Sehingga Badan Amil Zakat infaq dan shadaqah (BAZIS) Desa Ngesrep pernah dijadikan sebagai suatu lembaga percontohan di tingkat Kabupaten Boyolali.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengertian Zakat, Infaq, dan Shadaqah

Pengertian Zakat, Infaq, dan Shadaqah

zakat dari muzakki baik kuantitas maupun jenis zakat, kemudian melaporkan pengelolaan zakat tersebut kepada masyarakat dalam bentuk laporan keuangan. Ini juga sekaligus untuk memenuhi tuntutan dari kode etik untuk para amil zakat. Dalam mengelola zakat harus memiliki akuntabilitas dan transparansi, karena sebagai lembaga publik amil zakat memerlukan standarisasi pelaporan agar publik dan pe- mangku kepentingan lainnya dapat memantau dan menilai kinerja mereka serta memberikan umpan balik atas pertanggungjawaban pela- poran tersebut. Hal ini terkait dengan fungsi BAZNAS ataupun LAZ yang keempat. Akan tetapi masih banyak BAZNAS dan LAZ yang belum menyusun laporan keuangannya secara baik untuk setiap transaksinya, terutama amil zakat yang beroperasi dalam lingkup desa/ kelurahan atau lembaga amil zakat masjid atau yayasan. Untuk melaksanakan fungsi yang keempat pada BAZNAS ataupun LAZ, diper- lukan akuntansi. Jadi secara sederhana akun- tansi zakat berfungsi untuk melakukan penca- tatan dan pelaporan atas penerimaan dan pengalokasian zakat. Maka, sehubungan dengan hal tersebut Ikatan Akuntansi Indone- sia (IAI) telah mengeluarkan exposure draft standar yang mengatur hal ini, yaitu Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 109 (ED PSAK 109) tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Selan- jutnya ED PSAK 109 disahkan menjadi PSAK 109 dan efektif berlaku untuk tahun buku per 1 Januari 2012, sehingga laporan keuangan dari BAZNAS maupun LAZ terstandarisasi, serta memiliki akuntabilitas dan transparan dalam pelaporannya sebagai bentuk pertanggung- jawaban mereka terhadap publik atau masya- rakat selaku penyalur zakat (muzakki). Inilah akhirnya mengapa para amil zakat yang secara legal ataupun tidak memiliki izin harus ber- pedoman atau mengacu pada PSAK 109 dalam menyusun laporan keuangannya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Buku Kurikulum 2013 | Mapel Fikih Pegangan Guru dan Siswa Daftar Isi

Buku Kurikulum 2013 | Mapel Fikih Pegangan Guru dan Siswa Daftar Isi

1. Kompetensi Inti....................................................................................... 2. Kompetensi Dasar................................................................................... 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar................................................ 4. Tujuan Pembelajaran............................................................................... 5. Materi Pokok........................................................................................... 6. Proses Pembelajaran................................................................................ 7. Penilaian.................................................................................................. 8. Pengayaan................................................................................................ 9. Remedial.................................................................................................. 10. Interaksi Guru dengan Orangtua............................................................. C. Tata cara mengeluarkan zakat Fitrah............................................................ 1. Kompetensi Inti...................................................................................... 2. Kompetensi Dasar................................................................................... 3. Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar................................................ 4. Tujuan Pembelajaran.............................................................................. 5. Materi Pokok.......................................................................................... 6. Proses Pembelajaran............................................................................... 7. Penilaian................................................................................................. 8. Pengayaan............................................................................................... 9. Remedial................................................................................................. 10. Interaksi Guru dengan Orangtua............................................................. Pelajaran 2 Mari memberi infak dan sedekah....................................................... A. Ketentuan Infak............................................................................................
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengelolaan Potensi Zakat, Infak, Dan Shadaqah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pengelolaan Potensi Zakat, Infak, Dan Shadaqah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Observasi awal yang kami lakukan di mitra mengisyaratkan bahwa dari sisi ekonomi, perlu ada pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Kondisi demografi wilayah Tanjan yang berkapur dan keengganan menggunakan pupuk karena mahalnya harga menyebabkan hasil pertanian tidak maksimal. Kurangnya modal juga menjadi salah satu penyebab banyaknya warga yang menjadi buruh pengrajin mebel. Disisi lain, pengajuan pendanaan ke lembaga keuangan mempunyai konsekuensi yang memberatkan warga karena harus ada jaminan dan kewajiban membayar bunga atau pembayaran angsuran yang totalnya melebihi pinjaman yang diterima. Kondisi di atas menuntut warga untuk mandiri mengelola potensi yang mereka miliki untuk meningkatkan kesejahteraan. Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang cukup besar sebenarnya menjadi aset yang luar biasa apabila dapat dikelola dengan baik. Meskipun banyak yang menjadi buruh, namun mereka tetap berpenghasilan. Salah satu upaya untuk membangun kemandirian adalah melalui pengumpulan dan pengelolaan ZIS di tingkat dusun. Informasi lain yang kami peroleh dari takmir masjid setempat adalah selama ini, tidak ada satupun warga yang membayar zakat diluar zakat fitrah, walaupun banyak warga yang secara hukum agama sudah wajib untuk menunaikannya. Sebagian besar warga tidak memahami kapan mereka sudah mempunyai kewajiban untuk menjadi muzakki dan bagaimana menghitung zakat selain zakat fitrah. Demikian halnya dengan pengetahuan tentang keutamaan untuk berinfak dan bersedekah serta pengelolannya. Umumnya warga hanya mengisi kotak infak masjid pada saat shalat Jum’at.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV-A PADA MATA PELAJARAN FIQIH POKOK BAHASAN INFAK DAN SEDEKAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TENGGUR REJOTANGAN TULUNGAGUNG - Institutional Re

PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV-A PADA MATA PELAJARAN FIQIH POKOK BAHASAN INFAK DAN SEDEKAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TENGGUR REJOTANGAN TULUNGAGUNG - Institutional Re

Infak adalah membelanjakan harta sesuai dengan ketentuan agama Islam. Sedangkan sedekah adalah memberikan sesuatu yang berguna kepada orang lain atau lembaga masyarakat untuk dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan tulus ikhlas semata-mata hanya mengharap rida dari Allah SWT. Hukum asal infak dan sedekah adalah sunah.

Baca lebih lajut

this PDF file Identifikasi Faktor Pendukung | Hidayat | Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia 1 PB

this PDF file Identifikasi Faktor Pendukung | Hidayat | Jati: Jurnal Akuntansi Terapan Indonesia 1 PB

Berangkat dari hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana laporan keuangan Yayasan Rumah Yatim Arrohman telah sesuai dengan PSAK 109 tentang Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah. Kebaharuan penelitian ini terletak pada lokasi penelitian yang dilakukan pada Yayasan Yatim Arrohmah yang notabene berstatus sebagai OPZ nasional yang memeiliki banyak kantor cabang yang trsebar di Indonesia, dan juga ditambah dengan identifikasi faktor utama yang mendukung penerapan PSAK 109. Kerangka kon- septual penelitian ini disajikan pada Gambar 1.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...