Investigasi Kecelakaan Kerja

Top PDF Investigasi Kecelakaan Kerja:

Analisis Hasil Investigasi Kecelakaan Kerja Pada Inalum Smelting Plant (ISP) PT Indonesia Asahan Aluminium Kuala Tanjung Tahun 2014

Analisis Hasil Investigasi Kecelakaan Kerja Pada Inalum Smelting Plant (ISP) PT Indonesia Asahan Aluminium Kuala Tanjung Tahun 2014

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dimana penulis berusaha menganalisis investigasi kecelakaan kerja yang terjadi di Inalum Smelter Plant (ISP) PT INALUM tahun 2014 dengan menggunakan metode HFACS. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan investigasi kecelakaan kerja PT Inalum tahun 2014.

17 Baca lebih lajut

Analisis Hasil Investigasi Kecelakaan Kerja Pada Inalum Smelting Plant (ISP) PT Indonesia Asahan Aluminium Kuala Tanjung Tahun 2014

Analisis Hasil Investigasi Kecelakaan Kerja Pada Inalum Smelting Plant (ISP) PT Indonesia Asahan Aluminium Kuala Tanjung Tahun 2014

Menurut Ferry (1988) dalam Storbakken (2002) penyelidikan insiden atau investigasi kecelakaan dilakukan setelah kecelakaan atau kerugian terjadi (pasca- loss) dan dilakukan untuk mengumpulkan fakta-fakta insiden, mengidentifikasi akar penyebab, dan menyarankan tindakan perbaikan untuk memastikan kecelakaan tidak terulang. Untuk mengumpulkan bukti-bukti tersebut maka dibentuklah suatu tim investigasi. Personil yang terlibat di tim investigasi biasanya meliputi anggota staf keamanan, departemen pengawas, pekerja yang terlibat langsung dalam kecelakaan/ insiden tersebut dan saksi. Tim investigasi dapat menyelesaikan tugas mereka dengan cara mengambil foto, menyita peralatan, mewawancarai pekerja, menghidupkan kembali kecelakaan, dan/atau merekam kejadian. Sebuah investigasi kecelakaan tidaklah sempurna sebelum semua data dianalisa dan laporan akhir telah diselesaikan (Deshmukh, 2006).
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

ANALISIS HASIL INVESTIGASI KECELAKAAN KE (1)

ANALISIS HASIL INVESTIGASI KECELAKAAN KE (1)

Di dalam siklus pencegahan kecelakaan maka salah satu yang penting adalah bagaimana melakukan investigasi kecelakaan untuk mencari faktor – faktor penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Pencarian faktor penyebab ini penting untuk dilakukannya analisa sehingga dapat merancang program pencegahan kecelakaan kerja agar nantinya kecelakaan yang sama tidak terulang kembali.Penyelidikan kecelakaan atau investigasi kecelakaan kerja bertujuan untuk mencari akar penyebab kecelakaan.Investigasi kecelakaan juga dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan fakta agar dapat merumuskan solusi dari kecelakaan yang terjadi dan juga dapat membantu menilai kerugian yang timbul (Hidayat, 2009).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGATURAN ANNEX 13 KONVENSI CHICAGO 1944 DALAM PROSES INVESTIGASI KECELAKAAN PESAWAT TERBANG SIPIL YANG JATUH DI WILAYAH KONFLIK (STUDI KASUS KECELAKAAN PESAWAT MH17 DI UKRAINA)

PENGATURAN ANNEX 13 KONVENSI CHICAGO 1944 DALAM PROSES INVESTIGASI KECELAKAAN PESAWAT TERBANG SIPIL YANG JATUH DI WILAYAH KONFLIK (STUDI KASUS KECELAKAAN PESAWAT MH17 DI UKRAINA)

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa penulisan hukum (skripsi) berjudul: “ PENGATURAN ANNEX 13 KONVENSI CHICAGO 1944 DALAM PROSES INVESTIGASI KECELAKAAN PESAWAT TERBANG SIPIL YANG JATUH DI WILAYAH KONFLIK (STUDI KASUS KECELAKAAN PESAWAT MH17 DI UKRAINA) ” adalah betul-betul karya sendiri. Hal-hal yang bukan merupakan karya saya dalam penulisan hukum (skripsi) ini diberi tanda citasi dan ditunjukkan dalam daftar pustaka. Apabila kemudian hari terbukti pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan penulisan hukum (skripsi) dan gelar yang saya peroleh dari penulisan hukum (skripsi) ini.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Istilah Umum Di Pertambangan  fisioterapipdf

Istilah Umum Di Pertambangan fisioterapipdf

Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK adalah suatu perlindungan bagi tenaga kerja dalam bentuk santunan berupa uang sebagai pengganti sebagian dari penghasilan yang hilang atau berkurang dan pelayanan sebagai akibat peristiwa atau keadaan yang dialami oleh tenaga kerja berupa kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggal dunia atau cacat tetap dan tabungan hari tua.

8 Baca lebih lajut

PRA RK3K Dan CAHAYA KENCANA

PRA RK3K Dan CAHAYA KENCANA

Investigasi dan pelaporan kecelakaan kerja bertujuan agar pihak-pihak yang berwenang, termasuk manajemen mendapatkan informasi yang layak tentang hal penting yang terjadi terkait penerapan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja umumnya dan khususnya terkait dengan hal penting yang terjadi pada pekerja. Informasi tersebut nantinya akan menjadi salah satu masukan penting untuk pihak-pihak tersebut dalam mengambil keputusan yang diperlukan. Investigasi dan pelaporan juga bertujuan untuk memudahkan pihak-pihak terkait untuk menentukan tindakan koreksi yang akurat, yang dapat meminimalkan kemungkinan terjadinya kembali kecelakaan yang tidak diinginkan. Tujuan lain dari investigasi dan pelaporan juga memberi informasi yang cukup kepada pihak terkait.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Analisa Penerapan Pelaporan dan Invetigasi Kecelakaan Kerja Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 di Hotel X - UNS Institutional Repository

Analisa Penerapan Pelaporan dan Invetigasi Kecelakaan Kerja Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 di Hotel X - UNS Institutional Repository

Simpulan Penelitian : Penerapan investigasi kecelakaan kerja pada Hotel X belum sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012. Hotel X disarankan melakukan evaluasi pelaksanaan pelaporan dan investigasi kecelakaan kerja serta melakukan pencegahan seperti pembuatan Job Safety Analysis (JSA) atau Hazard Indentification and Risk Assessment (HIRA).

10 Baca lebih lajut

Analisis Resiko Kesehatan dan Kesetan Kerja Pada Karyawan di Industri Tahu Desa Banyuputih Kita Salatiga Tahun 2015 - UDiNus Repository

Analisis Resiko Kesehatan dan Kesetan Kerja Pada Karyawan di Industri Tahu Desa Banyuputih Kita Salatiga Tahun 2015 - UDiNus Repository

Bahaya dan risiko memilki hubungan yang erat. Bahaya akan menjadi sumber terjadinya insiden yang menyangkut manusia, property, atau lingkungan. Sedangkan risiko menggambarkann besarnya kecelakaan serta besarnya keparahan yang dapat diakibatkannya. Besarnya risiko tersebut ditentukan oleh beberapa faktor, seperti besarnya paparan, lokasi, pengguna, kuantiti, serta kerentanan unsur yang terlibat. 12

24 Baca lebih lajut

PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SEBAGAI WUJUD DARI KEBIJAKAN K3 DI PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk

PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SEBAGAI WUJUD DARI KEBIJAKAN K3 DI PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk

menyatakan bahwa: "Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pekerjaan yang diperlukan agar dapat hidup layak bagi kemanusiaan adalah pekerjaan dengan upah yang cukup dan tidak menimbulkan kecelakaan atau penyakit. Selain itu peraturan yang juga mengatur tentang perlindungan terhadap tenaga kerja tertuang pada Undang -Undang No. 14 Tahun 1969 tentang ketentuan setiap tenaga kerja mendapat perlindungan atas keselamatan, kesehatan, kesusilaan, pemeliharaan moril kerja serta perlakuan yang sesuai dengan martabat manusia dan moral agama.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA  STUDI MENGENAI HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI.

TINJAUAN PUSTAKA STUDI MENGENAI HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN PRODUKTIVITAS PEKERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI.

Keselamatan kerja atau Occupational Safety, dalam istilah sehari hari sering disebut dengan safety saja, secara filosofi diartikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya serta hasil budaya dan karyanya. Dari segi keilmuan diartikan sebagai suatu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERJA (Studi Kasus di PT. Jamu Air Mancur).

ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERJA (Studi Kasus di PT. Jamu Air Mancur).

Kecelakaan juga timbul sebagai hasil gabungan dari beberapa faktor. Faktor yang paling utama adalah faktor perlatan teknis, lingkungan kerja, dan pekerja itu sendiri. Misalnya dalam suatu pabrik mungkin saja kekurangan peralatan yang aman, atau dengan perkataan lain mesin-mesin tidak dirancang baik untuk dilengkapi dengan alat pengamanan secukupnya. Lingkungan kerja yang bising sehingga tenaga kerja tidak mendengar isyarat bahaya. Suhu ruangan buruk sehingga para pekerja jadi mudah letih dan tak mampu lagi untuk berkonsentrasi terhadap tugas-tugas yang ditanganinya, kurang baiknya pengaturan sirkulasi udara menyebabkan terkumpulnya uap beracun yang pada akhirnya mengakibatkan kecelakaan. Demikian pula para pekerja itu sendiri dapat menjadi faktor penyebab bila mereka tidak mendapat latihan yang memadai atau mereka belum berpengalaman dalam tugasnya (ILO, 1989:16).
Baca lebih lanjut

118 Baca lebih lajut

Ecelakaan kerja adalah kecelakaan yang t

Ecelakaan kerja adalah kecelakaan yang t

termasuk penyakit yang timbul karena hubungan kerja demikian pula kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja daan pulang ke rumah melalui jalan biasa atau wajar dilalui. Kecelakaan kerja merupakan resiko yang harus dihadapi oleh tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya.

3 Baca lebih lajut

ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERJA Studi

ANALISIS PENYEBAB KECELAKAAN KERJA Studi

pekerja yang tidak puas dengan pekerjaannya dianggap memiliki tingkat kecelakaan kerja yang lebih tinggi. Namun demikian, asumsi ini telah dipertanyakan selama beberapa tahun terakhir. Meskipun kepribadian, sikap karyawan, dan karakteristik individual karyawan tampaknya berpengaruh pada kecelakaan kerja, namun hubungan sebab akibat masih sulit dipastikan (Robert L. Mathis, 2002:226). Walaupun manusianya telah berhati-hati, namun apabila lingkungannya tidak menunjang (tidak aman) maka kecelakaan dapat pula terjadi, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itulah diperlukan pedoman bagaimana
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

3 Keselamatan dan Kecelakaan Kerja

3 Keselamatan dan Kecelakaan Kerja

1. Pengurus/pengusaha wajib melaporkan tiap kecelakaan yg terjadi di tempat kerja yg Pengurus/pengusaha wajib melaporkan tiap kecelakaan yg terjadi di tempat kerja yg dipimpinnya baik yg telah mengikutsertakan pekerjanya kedlm program jamsostek dipimpinnya baik yg telah mengikutsertakan pekerjanya kedlm program jamsostek maupun yg belum

65 Baca lebih lajut

PP Nomor 62 Tahun 2013 (PP Nomor 62 Tahun 2013)

PP Nomor 62 Tahun 2013 (PP Nomor 62 Tahun 2013)

Investigasi Kecelakaan Transportasi merupakan kegiatan penelitian terhadap penyebab peristiwa atau kejadian pengoperasian sarana transportasi yang mengakibatkan kerusakan sarana transportasi dimaksud, korban jiwa, dan/atau kerugian harta benda dengan cara pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data secara sistematis, dan obyektif agar kecelakaan transportasi dengan penyebab yang sama tidak terulang kembali.

10 Baca lebih lajut

Temuan Masalah Infrastruktur dalam Investigasi Kecelakaan Lalu-Lintas Angkutan Jalan KNKT

Temuan Masalah Infrastruktur dalam Investigasi Kecelakaan Lalu-Lintas Angkutan Jalan KNKT

orang meninggal dunia di lokasi kecelakaan yang terdiri dari 1 (satu) awak KA KLB KP/10084 dan 1 (satu) orang pengawal mobil crane serta 3 (tiga) orang luka-luka. Seluruh korban dievakuasi ke RS Umum Sidoarjo. Pada saat kejadian kecelakaan, kondisi cahaya cukup terang dan kondisi arus

77 Baca lebih lajut

Tanggung Jawab Perusahaan Terhadap Pekerja Dalam Hal Terjadinya Kecelakaan Kerja Pada CV. Sinar Kawi Di Tampaksiring Gianyar.

Tanggung Jawab Perusahaan Terhadap Pekerja Dalam Hal Terjadinya Kecelakaan Kerja Pada CV. Sinar Kawi Di Tampaksiring Gianyar.

Dalam hubungan kerja, baik pengusaha maupun pihak pekerja, masing-masing tentunya tidak mau mengalami kerugian, pekerja pun tidak mau di rugikan oleh pengusaha sebaliknya pengusaha pun tidak mau di rugikan oleh buruhnya. Adanya ketidak –sempurnaan dan atau ketidakajegan sifat-sifat manusia, maka dalam setiap hubungan selalu di perlukan sebuah perjanjian, seperti dalam hal perjanjian kerja yang selalu mendahuluidilaksanakannya hubungan kerja. Perjanjian kerja itu suatu- waktu secara di sengaja maupun tidak di sengaja akan ada yang di abaikan oleh salah satu pihak pengusaha maupun pekerja, maka di dalam perjanjian kerja lazimnya di tentukan tentang tanggung jawab dan ganti rugi yang secara sadar di sepakati bersama oleh pengusaha dan para calon buruh.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

7 Strategi Peningkatan Kesetan KA M Ivan AS

7 Strategi Peningkatan Kesetan KA M Ivan AS

49 Berdasarkan data statistik yang dihimpun Direktorat Jenderal Perkeretaapian, sejak tahun 2011 penumpang kereta api berjumlah di atas 150 juta dan sebagian besar berada di Pulau Jawa. Pada tahun 2011 sendiri sebagai contoh, 140.940.000 penumpang berada di Pulau Jawa, sedangkan 4.732.000 lainnya berada di Pulau Sumatera. Proporsi yang serupa juga terjadi pada periode tahun 2006- 2011, di mana jumlah penumpang sebagian besar berada di Pulau Jawa. Dalam sistem transportasi modern, kereta api merupakan salah satu moda unggulan karena mempunyai keunggulan dan karakteristik tersendiri dibandingkan moda transportasi lainnya yaitu daya angkut yang lebih besar, ketepatan waktu yang relatif lebih baik, ramah lingkungan dan sebaigainya. Menurut Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2007, kereta api memiliki keunggulan khusus, salah satunya yaitu mempuanyai faktor keamanan yang tinggi. Namun, keunggulan ini tidak selamanya sesuai dengan kenyataan yang ada, melihat masih banyaknya kecelakaan yang terjadi. [1]
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR INDIVIDU DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PENYADAP KARET DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO) AFDELING BEJI BARAT KELURAHAN BALONG JEPARA TAHUN 2014.

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR INDIVIDU DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PENYADAP KARET DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX (PERSERO) AFDELING BEJI BARAT KELURAHAN BALONG JEPARA TAHUN 2014.

Berdasarkan tabel 1, sebanyak 76,7% atau 33 orang menunjukkan kategori kurang baik berdasarkan total skor <21. Sebagian besar responden kurang baik yaitu menunjukan 25 orang mengalami sangat lelah, dapat diketahui bahwa tidak ada hubungan antara motivasi kerja dengan kelelahan pekerja penyadap karet di PT. Perkebunan Nusantara IX Kelurahan Balong Kecamatan Kembang Jepara. Hal ini dikarenakan penilaian motivasi kerja yang hanya di ukur dengan kuesioner. Pengukuran motivasi kerja tidaklah mudah hanya dengan mendiskripsikan melalui hasil kuesioner saja.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

INVESTIGASI DAN PELAPORAN KECELAKAAN KERJA SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMINIMALISIR ANGKA KECELAKAAN KERJA DI PT COCA COLA BOTTLING INDONESIA CENTRAL JAVA SEMARANG

INVESTIGASI DAN PELAPORAN KECELAKAAN KERJA SEBAGAI UPAYA UNTUK MEMINIMALISIR ANGKA KECELAKAAN KERJA DI PT COCA COLA BOTTLING INDONESIA CENTRAL JAVA SEMARANG

Kerangka pemikiran ini adalah dalam tempat kerja terdapat proses produksi yang berlangsung untuk menghasilkan suatu produk, dan di PT. Coca- cola Bottling Indonesia Central Java Semarang adalah perusahaan yang memproduksi minuman. Dalam proses produksi melibatkan tenaga kerja, lingkungan kerja mesin atau peralatan kerja serta bahan baku untuk preses produlsi. Dalm proses produksi terdapat potensi bahaya yang dapat mengakibatkan terjadinya suatu kecelakaan. Apabila potensi bahaya tersebut diadakan program pencegahan maka tidk akan terjadi kecelakaan. Tapi bila sebaliknya tidak ada program pencegahan maka akan terjadi kecelakaan. Agar kecelakaan yang sama tidak terualng kembali maka perlu diadakan investigasi untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan. Apabila tealh diinvestigasi maka hasil investigasi dilaporkan kepada atasan.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...