Islam pada masa Dinasti Yuan

Top PDF Islam pada masa Dinasti Yuan:

Sejarah Perkembangan Islam Di Nusantara

Sejarah Perkembangan Islam Di Nusantara

Letaknya yang strategis dengan pusat pelayaran dan perdagangan Internasional membuat kerajaan ini berkembang begitu cepat. Perkembangan jaringan perdagangan melalui pelayaran tersebut disebabkan pula oleh upaya- upaya perkembangan kekuasaan di Asia Barat di bawah Dinasti Umayyah, Asia timur di bawah dinasti Tang dan Asia Tenggara di bawah kerajaan Sriwijaya. Pada masa pemerintahan Sultan Malikush Shaleh, Kesultanan Samudera Pasai mungkin sudah mempunyai hubungan dengan Cina, sebagaimana diberitakan dalam sejarah dinasti Yuan bahwa pada tahun 1282 duta Cina bertemu dengan salah seorang menteri kerajaan Sumutra (Samudera) di Quilon yang meminta raja Sumutra mengirimkan dutanya ke Cina. Ternyata pada tahun itu ada dua orang utusan Samudera yang bernama Sulaiman dan Syamsudin.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Perkembangan dan peranan umat Islam di Cina pada masa kekaisaran dinasti Ming (1368-1644 m)

Perkembangan dan peranan umat Islam di Cina pada masa kekaisaran dinasti Ming (1368-1644 m)

Perkembangan Islam di negeri Cina dapat dikatakan memiliki sejarah dan periodisasi yang panjang. Hal ini dapat dilihat dengan silih bergantinya kekuasaan-kekuasaan di Cina, dimulai dari Dinasti Tang, Sung, Yuan, Ming dan Ch’ing. Perkembangan Islam di Cina terdapat diferensiasi yang berbeda dari masa pergantian kekuasaan di Cina. Kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkuasa cukup mewarnai segala aspek kehidupan masyarakat Muslim di Cina. Ibn Batutah seorang pengembara petualang Islam pernah mengunjungi wilayah Cina. Dalam rihlahnya Ibn Batutah mencatat perihal kehidupan umat Islam baik warga imigran (para pedagang Arab, Persia) maupun penduduk pribumi, diantaranya adalah adanya kebijakan sistem feng-feng bagi umat Islam pedagang imigran. Mayoritas umat Islam di Cina berprofesi sebagai pedagang, dan dikenal sebagai warga yang kaya. Ia menceritakan bahwasanya umat Islam mendapatkan prilaku yang adil dari pihak pemerintah 8 .
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Islam di antara Arab, Cina, dan Nusantara.

Islam di antara Arab, Cina, dan Nusantara.

Selama Dinasi Tang, Cina sangat toleran terhadap agama baru dan Cina berhubungan dengan utusan-utusan asing dengan baik. Islam diperkenalkan ke Cina melalui jalan sutra oleh bangsa Arab. Meskipun banyak yang percaya bahwa Islam tiba di Cina selama masa Dinasti Sui, namun laporan resmi pertama dari kedatangan Islam terjadi selama Dinasti Tang. Orang-orang Islam mennguasai perdagangan asing selama Dinasti Song, dan, ketika imigrasi berjalan lambat selama Dinasis Yuan dan Ming, Islam sangat terintegrasi dalam masyarakat Cina.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PERKEMBANGAN ISLAM DI ASIA TENGAH

PERKEMBANGAN ISLAM DI ASIA TENGAH

Semasa Dinasti Golden Horde yang berada dilembah Sungai Embu dan Danau Ural, telah lahir seorang politikus yang ulung seperti Berke, seorang pendiri Sarai Baru dan penghapus Yassa dengan syari'at Islam dan pelindung Islam. Ia merupakan penguasa terbaik pada abad XIII M. Selanjutnya Uzbeg Khan yang merupakan periode kejayaan Golden Horge. Ia menerapkan semua administrasi negara dengan aturan Islam yang telah dibangun semasa Berke. Uzbeg telah mendirikan bangunan yang indah termasuk masjid dan lembaga-lembaga pendidikan, perdagangan pun maju pesat dan banyak dikunjungi wisatawan dari belahan dunia termasuk dari China. Pada masa kepemimpinannya, sejarah telah mencatat dalam dinasti Golden Horde bahwa periode ini merupakan negara Islam yang paling sempurna berkat jasa Uzbeg.Dinasti selanjutnya adalah dinasti Ilkhan, yaitu dinasti yang mana islamisasinya paling maju dan terdepan dalam sejarah bangsa Mongol. Diantara penguasanya yang sukses adalah Ghazan Khan yang memerintah di Iran. Ia adalah penguasa VII yang paling berbakat, meskipun ia keturunan Mongol tetapi gaya kepemimpinannya berbeda dengan pendahulunya. Pemimpin yang adil dan bijaksana yang paling dicintai rakyat dari berbagai lapisan. Reformasi disegala sistem pemerintahan seperti sistem ekonomi ia bangun
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

sosiologi 012

sosiologi 012

Shalahuddin al Ayyubi sangat berusaha keras dalam menghadapi perang salib, dan dalam membentengi umat Islam dari kristenisasi. Misalnya memberi sumber untuk pembangunan masjid, pembuatan sekolah gratis kepada siswa muslim yang tidak mampu, dan pemberian sandang pangan bekas namun masih layak pakai. Sikap seorang negarawan yang tegas dan berani sepertinya patut dicontoh apalagi pada saat sekarang ini yang lebih mementingkan kepentingan pribadi daripada kepentingan bersama. Seperti sikap tegas Shalahuddin yang langsung mencopot jabatan para amir yang lemah di mana keberadaan mereka justru mengganggu gerakan jihad yang mulai digelar olehnya, para aparatur yang melakukan korupsi, dan yang bersekongkol dengan penjahat dan perampok. Rasa yang sangat mengutamakan pendidikan dan pengetahuan juga penting untuk dilanjutkan pada setiap generasi. Karena ilmu dan pendidikan merupakan modal utama untuk menjaga dan mempertahankan kebudayaan atau peradaban Islam. Ilmu juga mendapat tempat yang sama pentingnya dengan agama, yaitu untuk mengetahui ajaran- ajaran agama dan hukum-hukum Islam.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA MODERN

PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA MODERN

Pembaruan dalam Islam yang timbul pada periode sejarah Islam mempunyai tujuan, yakni membawa umat Islam pada kemajuan, baik dalam ilmu pengetahuan maupun kebudayaan. Perkembangan Islam dalam sejarahnya mengalami kemajuan dan juga kemunduran. Bab ini akan menguraikan perkembangan Islam pada masa pembaruan. Pada masa itu, Islam mampu menjadi pemimpin peradaban. Mungkinkah Islam mampu kembali menjadi pemimpin peradaban? Dalam bahasa Indonesia, untuk merujuk suatu kemajuan selalu dipakai kata modern, modernisasi, atau modernisme. Masyarakat barat menggunakan istilah modernisme tersebut untuk sesuatu yang mengandung arti pikiran, aliran atau paradigmabaru. Istilah ini disesuaikan untuk suasana baru yang ditimbulkan oleh kemajuan, baik oleh ilmu pengetahuan maupun tekhnologi. Untuk mengetahui lebih lanjut akan dibahas dalam makalah ini.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

SEJARAH era perang DUNIA TIONGKOK

SEJARAH era perang DUNIA TIONGKOK

mengundang dewa-dewa alam dan para leluhur untuk penjamuan besar. Selama sepuluh hari, istana mengadakan persiapan yang banyak, berpuasa, membersihkan kuil, dan mengeluarkan prasasti memorial para leluhur dari ceruk mereka dan menempatkannya di halaman istana. Pada hari pesta, raja dan ratu berjalan sendiri- sendiri ke halaman, kemudian anggota keluarga raja yang lebih muda, masing- masing menampilkan sosok seorang leluhur, digiring masuk oleh pendeta, mengucapkan salam dengan hormat, dan diantar ke tempat mereka masing-masing. Hewan disembelih untuk menghormati mereka, dan ketika dagingnya sedang dimasak, para pendeta berlarian di sepanjang jalan sembari memanggil dewa-dewa yang tersasar untuk menghadiri perjamuan itu. Pendeta meneriakkan, “Adakah kau disini? Adakah kau disini?” Musik indah mengiringi pesta itu dan setiap orang memainkan peran mereka dengan sangat riuh. Usai perjamuan — persekutuan suci dengan para leluhur yang secara mistis hadir dalam keturunan muda mereka — himne merayakan penyelenggaraan ritus yang sempurna itu: “setiap adat dan ritus ditunaikan,” partisipan bernyanyi, “setiap senyuman, setiap kata pada tempatnya.” Setiap isyarat wajah, setiap gerakan tubuh, dan setiap kata yang mereka ucapkan selama bin sudah ditentukan. Para partisipan meninggalkan individualitas mereka untuk tunduk pada dunia ritual yang ideal,” agar ritus-ritus itu dilakukan tanpa cela.” Festival itu merupakan epifani masyarakat yang suci, hidup dalam kedekatan erat dengan tuhan; setiap orang memiliki perannya yang tak tergantikan, dan dengan meninggalkan diri mereka terserap ke dalam sesuatu yang lebih besar dan lebih berani. Ritual itu secara dramatismenciptakan replika istana Langit, tempat Tuhan Tinggi, Leluhur Pertama (diwakili oleh sang raja), duduk tenang bersama para leluhur Shang dan Zhou dan dewa-dewa alam. Ruh-ruh memberkati, tetapi mereka pun tunduk pada ritual-ritual drama yang sacral. Dinasti Shang telah menggunakan riitus ini untuk memperoleh perantaraan yang baik dari para leluhur dan dewa-dewa, tetapi menjelang abad kesembilan, pelaksanaan ritus ini secara akurat dan indah menjadi lebih dipentingkan. Jika dilakukan secara sempurna, sesuatu yang ajaib akan terjadi pada para partisipan, yang member mereka kedekatan dengan harmoni ilahi.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

PERANAN QUTAIBAH BIN MUSLIM DALAM PERLUASAN WILAYAH ISLAM PADA MASA DINASTI UMAYYAH

PERANAN QUTAIBAH BIN MUSLIM DALAM PERLUASAN WILAYAH ISLAM PADA MASA DINASTI UMAYYAH

Namun ekspansi Qutaibah bin Muslim ke bagian Timur, bukan semata-mata untuk kepentingan politik melainkan demi menegakkan keadilan dan kemanusiaan terhadap masyarakat yang tertindas oleh penguasa setempat. Pada tahun 77 H/679 M, terjadi pemberontakan besar oleh Syabib Al-Khariji hingga memasuki wilayah- wilayah Islam serta membunuh para prajurit. 15 Pada tahun 78 H/680 M Qutaibah bin Muslim mendapat informasi bahwa sejumlah tawanan muslimin berada dalam genggaman Naizak, Raja Tarakhan dan mereka menanggung siksa. 16 Selain hal tersebut, saat itu daerah-daerah di front Timur tidak terdapat jaminan keamanan dan hukum. Di sisi lain etika dan moral sangat luntur, rakyat kelas bawah bagaikan masyarakat yang tidak dihormati. Mereka (para budak tani) bekerja di ladang adalah bulan-bulanan dengan sikap dan kebijakan para tuan tanah. 17
Baca lebih lanjut

114 Baca lebih lajut

Omar Khayyam (1048-1131) kontribusinya terhadap peradaban Islam pada masa Dinasti Saljuk.

Omar Khayyam (1048-1131) kontribusinya terhadap peradaban Islam pada masa Dinasti Saljuk.

Saljuk dikenal sebagai seorang orator ulung dan dermawan oleh kerena itu ia disukai dan taati oleh masyarakat, dilain pihak istri raja Turki khawatir jika saljuk melakukan pemberontakan, karenanya ada rencana untuk membunuh saljuk secara licik, dan saljuk sendiri mengetahui rencana jahat tersebut lalu ia mengumpulkan pasukannya dan membawa mereka ke kota Janad, mereka tinggal disana dan bertetangga dengan kaum muslimin di negeri Turkistan, maka ketika saljuk melihat prilaku orang Islam yang baik dan berakhalaq luhur ia akhirnya memeluk agama Islam dan kabilah Ghuzpun akhirnya memeluk Islam. Dan sejak itulah saljuk mulai melakukan perlawanan dan peperangan melawan orang-orang Turki yang kafir, akhrinya iapun mampu mengusir bawahan raja Turki dan menghapus pajak atas kaum muslimin. 6
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

RPP SKI MTs Kurikulum 2013 Kelas 7,8,9 Semester 1 dan 2 -  Administrasi Sekolah

RPP SKI MTs Kurikulum 2013 Kelas 7,8,9 Semester 1 dan 2 - Administrasi Sekolah

3.4. Mengidentifikasi para ulama’: penyusun kutubussittah (ahli Hadis ), empat imam madhab (ahli FIKIH ), Imam At-Thabari, Ibnu Katsir (ahli Tafsir) dan perannya dalam kemajuan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Abbasiyah.

8 Baca lebih lajut

SKI VII MTs BUKU SISWA 2013.A

SKI VII MTs BUKU SISWA 2013.A

Sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw, kota Madinah dikenal dengan nama Yatsrib. Penduduk kota Yatsrib terdiri dari etnis Arab, baik dari Arab Selatan maupun Utara, juga ada yang berasal dari etnis Yahudi. Penduduknya telah memiliki kepercayaan dan agama. Agama yang dianut penduduk Yatrib adalah Yahudi, Nasrani, dan Pagan. Mayoritas penduduknya memeluk agama Yahudi. Agama Yahudi masuk ke Yatsrib berbarengan dengan kedatangan imigran dari wilayah utara sekitar abad ke-1 dan ke-2. Mereka datang ke Mereka datang ke Yatsrib untuk menyelamatkan diri dari penjajahan Romawi. Mereka mendapatkan penindasan dari Romawi karena melakuakan pemberontakan. Migrasi terbesar bangsa Yahudi terjadi pada tahun132-135. Agama Yahudi dianut oleh beberapa suku-suku, antara lain Bani Qainuqa, Bani Nadhir, Bani Gathafan, Bani Quraidlah. Keempat suku ini tetap memeluk agama Yahudi walaupun Islam telah tersebar di Madinah. Kebanyakan mereka bekerjasama dengan kafir Quraisy untuk mengusir dan membunuh nabi Muhammad saw. Akibat menentang Islam, Nabi Muhammad mengusir mereka dari kota Madinah. Sehingga madinah bersih dari bangsa yahudi.
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

BAB IX PERADABAN ISLAM DI SPANYOL

BAB IX PERADABAN ISLAM DI SPANYOL

Cordova dan Granada di masa Bani Umayah mengalami perkembangan yang pesat. Banyak pembangunan yang dilaksanakan, seperti Istana dan Masjid-masjid. Kota ini di perluas dengan memperbesar tembok yang mengelilinginya. Dan berdirinya sebuah jembatan dengan gaya arsitektur Islam yang mempunyai 16 lengkungan dalam gaya Romawi,menghubungkan Cordova dengan daerah pinggiran di gerbang sungai. Sedangkan di sebelah Barat jambatan itu berdiri Istana al-Cazar. Perkembangan ini terjadi pada masa pemerintahan Abdurrahman An-Nasir di pertengahan abad ke-10 M. Cordova juga terkenal dengan barang-barang kerajinan dari perak, sulaman-sulaman dari sutra dan kulit, yang mempunyai bentuk khusus. Pada masa ini Cordova menjadi pusat Ilmu Pengetahuan, dan berdirinya Universitas Cordova. Di samping itu, di kota ini terdapat sebuah perpustakaan besar yang mempunyai koleksi buku kira-kira 400.000 judul (Lapidus, 1999:581). Begitu juga dalam bidang pertanian ,dengan pembangunan irigasi yang baik, membawa kemakmuran dan kesejahteraan kepada masyarakat. Sehingga mampu membangun beberapa Daerah (Hoeve,1994:147).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Dinasti Mamluk: Sumbangannya Terhadap Islam

Dinasti Mamluk: Sumbangannya Terhadap Islam

Baybars sebagai sultan yang keempat dinasti mamluk Bari menyadari betul bahwa kekuasaan yang dipegangnya tidak mempunyai legitimasi yang kuat, oleh karena itu pada tahun 1261 M dia meminta salah satu keturunan Abbasiyah yang berhasil lari dari pasukan Mongol yang bernama Abul Qasim untuk datang ke Kairo dan membai’atnya sebagai khalifah Islam dan orang-orang Islam dengan gelar al-Mustanshir. Setelah pr oses pembai’atan maka khalifah menyerahkan seluruh pemerintahan negara kepada Baybar. Para khatib mendoakan keduanya di masjid- masjid dalam shalat jum’ah. Dengan demikian Baybars menyifati mahkota al-mamalik dengan kesucian, kemuliaan dan menjadikan kekuasaan mereka sah ( shar’iyyah ). 24
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Soal UKK   UAS SKI Kelas 8 SMP   MTs Semester 2   Genap

Soal UKK UAS SKI Kelas 8 SMP MTs Semester 2 Genap

Salah satu ibrah yang dapat dipetik bagi seorang ulama dari perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Dinasti Al Ayyubiyah adalah ..... waspada terhadap upaya kristenisasi c.[r]

3 Baca lebih lajut

RPP SKI MTs Kurikulum 2013 Kelas 7,8,9 Semester 1 dan 2 -  Administrasi Sekolah PROGRAM SEMESTER 2

RPP SKI MTs Kurikulum 2013 Kelas 7,8,9 Semester 1 dan 2 - Administrasi Sekolah PROGRAM SEMESTER 2

Mengambil ibrah dari perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa Dinasti Al Ayyubiyah untuk masa kini dan yang akan datang 4 JP 2 2 2.5... ADE ISYA ANSHORI, M.MPd.[r]

2 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Penerapan model pembelajaran snowball throwing pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Kelas VIII B MTs Muslimat NU Palangka Raya - Digital Library IAIN Palangka Raya

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - Penerapan model pembelajaran snowball throwing pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Kelas VIII B MTs Muslimat NU Palangka Raya - Digital Library IAIN Palangka Raya

observasi awal, ketika proses pembelajaran di kelas ada sebagian siswa yang kurang memperhatikan pelajaran saat guru menjelaskan materi, ketidakaktifan siswa dalam bertanya, berdiskusi, kurangnya menyumbangkan ide atau pendapat, kurang percaya diri, dan kurangnya kerja sama dengan siswa lain, pada saat belajar mengajar hanya menerima materi yang disajikan guru. Dan juga suasana kelas yang tidak kondusif karena di dalam satu kelas terdapat 40 orang siswa sehingga proses belajar mengajar kurang efektif. 6 Pada saat observasi ke dua, sama halnya yang terjadi pada observasi awal, masih banyak siswa yang tidak memperhatikan pelajaran, dan juga kurangnya penekanan guru terhadap siswa pada materi perkembangan kebudayaan/peradaban Islam pada masa dinasti abbasiyah 7 . Serta dari hasil wawancara dengan ibu M sebagai guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Muslimat NU Palangka Raya kelas VIII B bahwa belum pernah menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing. Proses pembelajaran SKI dominan menggunakan metode ceramah dan
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

SILABUS SKI Kls 8 MTs

SILABUS SKI Kls 8 MTs

Menanya - Memberikan tanggapan/ respon terhadap penjelasan guru tentang tokoh-tokoh ilmuwan muslim dan perannya dalam kemajuan kebudayaan/ peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah..[r]

19 Baca lebih lajut

Silabus SKI Kelas 8

Silabus SKI Kelas 8

Menanya - Memberikan tanggapan/ respon terhadap penjelasan guru tentang tokoh-tokoh ilmuwan muslim dan perannya dalam kemajuan kebudayaan/ peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah.. [r]

3 Baca lebih lajut

SILABUS SKI Kls 8 MTs

SILABUS SKI Kls 8 MTs

Menanya - Memberikan tanggapan/ respon terhadap penjelasan guru tentang tokoh-tokoh ilmuwan muslim dan perannya dalam kemajuan kebudayaan/ peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah.. [r]

20 Baca lebih lajut

Silabus Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MTs Kelas Delapan (8 VIII) Kurikulum 2013

Silabus Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) MTs Kelas Delapan (8 VIII) Kurikulum 2013

Menanya - Memberikan tanggapan/ respon terhadap penjelasan guru tentang tokoh-tokoh ilmuwan muslim dan perannya dalam kemajuan kebudayaan/ peradaban Islam pada masa Dinasti Abbasiyah...[r]

23 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...