Jalur karir

Top PDF Jalur karir:

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1.Populasi dan Sampel - Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Jalur Karir Mahasiswa Akuntansi - Unika Repository

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1.Populasi dan Sampel - Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Jalur Karir Mahasiswa Akuntansi - Unika Repository

Jalur karir dalam penelitian ini merupakan variabel dependen. Jalur karir dalam penelitian ini menunjukan hal – hal yang akan seseorang lakukan ketika sudah lulus perguruan tinggi S1, khususnya mahasiswa akuntansi Pengukuran variabel ini menggunakan skala Linkert 5. Skor 1 Sangat Tidak Setuju ( STS) , skor 2 Tidak Setuju ( TS) , skor 3 Netral (N), skor 4 Setuju ( S) dan skor 5 Sangat Setuju ( SS). Semakin tinggi skor maka semakin kuat keinginan mahasiswa akuntansi untuk memilih jalur kerja di bidang akuntansi.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

“Perencanaan Pola Jalur Karir Jabatan Berbasis Kompetensi di PT.Bank Mandiri (Persero)Tbk, Kantor Cabang Medan-Imam Bonjol.

“Perencanaan Pola Jalur Karir Jabatan Berbasis Kompetensi di PT.Bank Mandiri (Persero)Tbk, Kantor Cabang Medan-Imam Bonjol.

Peranan strategis sumber daya manusia (SDM) dalam perekonomian, telah mendapatkan perhatian besar pada era persaingan bisnis dewasa ini. Maka salah satu wadah yang harus dipenuhi oleh suatu organisasi ataupun perusahaan agar dapat dan mampu mengembangkan sumber daya manusianya adalah tersedianya pola jalur karir formal yang terstruktur, karena dalam hal ini merupakan langkah awal dari proses perencanaan dan pengembangan karir secara keseluruhan, untuk memberi kesempatan kepada setiap karyawan berprestasi demi mencapai sesuatu yang lebih baik lagi bagi perusahaan dan karyawan itu sendiri. Salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh Bank Mandiri adalah belum terbentuknya suatu pola jalur karir formal yang terstruktur berbasis kompetensi, yang menyebabkan seorang pegawai tidak dapat menyelusuri dengan jelas jalur karirnya di Bank Mandiri.
Baca lebih lanjut

167 Baca lebih lajut

ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN KERJA, PARTISIPASI, JALUR KARIR, DAN SISTEM REWARD TERHADAP KINERJA PEGAWAI SETDA SRAGEN.

ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN KERJA, PARTISIPASI, JALUR KARIR, DAN SISTEM REWARD TERHADAP KINERJA PEGAWAI SETDA SRAGEN.

Dengan ketulusan hati puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya dan karena bimbingan serta ilmu yang senantiasa diberikan Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tesis dengan judul : “Analisis Kondisi Lingkungan Kerja, Partisipasi, Jalur Karir, Dan Sistem Reward Terhadap Kinerja Pegawai Setda Sragen”.

12 Baca lebih lajut

Analisis Jalur Karir Jabatan Struktural Berbasis Kompetensi di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo

Analisis Jalur Karir Jabatan Struktural Berbasis Kompetensi di Lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan jalur jenjang karir jabatan, mengukur persyaratan kompetensi jabatan dan merancang jalur jenjang karir jabatan sebagai simulasi berbasis kompetensi. Penelitian ini menggunakan metode eksploratoris dengan desain studi kasus, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, serta sumber data berasal dari responden 40 orang pejabat struktural dan dari dokumen yang ada di Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis cluster yang bertujuan untuk menentukan kelompok jabatan berdasarkan kedekatan/kesamaan kompetensi antara jabatan yang satu dengan jabatan lainnya. Hasil analisis klaster menunjukkan bahwa kelompok jabatan yang terbentuk terdiri dari 12 cluster dan 4 (empat) keluarga jabatan, di mana jabatan-jabatan tersebut dapat dirotasikan dan dipromosikan secara langsung antara satu dengan yang lain. Sedangkan jabatan yang berdiri sendiri atau tidak berada dalam keluarga jabatan, masih tetap dapat dirotasikan dan dipromosikan ke jabatan lain jika dianggap mampu, namun pegawai dalam jabatan tersebut harus diikutkan dalam diklat untuk jabatan yang dituju atau yang disebut dengan rotasi atau promosi secara cross posting. Dengan demikian dapat diketahui standar persyaratan kompetensi jabatan dan desain jalur karir jabatan berbasis kompetensi di Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Keluarga dan teman saya memiliki pengaruh besar terhadap keputusan jalur karir saya 2 Saya sangat dipengaruhi oleh dosen dalam memilih jalur karir saya 3 Saya sangat dipengaruhi oleh media dalam pemilihan jalur karir saya 4 Saya sangat dipengaruhi oleh ma

Keluarga dan teman saya memiliki pengaruh besar terhadap keputusan jalur karir saya 2 Saya sangat dipengaruhi oleh dosen dalam memilih jalur karir saya 3 Saya sangat dipengaruhi oleh media dalam pemilihan jalur karir saya 4 Saya sangat dipengaruhi oleh ma

52 KUESIONER PENELITIAN Sebagai data pelengkap dalam penelitian ini saya mohon ketersediaan teman – teman mahasiswa akuntansi untuk menjawab setiap pertanyaan berikut ini.. Mahasiswa[r]

51 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPENSASI, PENGEMBANGAN KARIER, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA CIMAHI

PENGARUH KOMPENSASI, PENGEMBANGAN KARIER, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDAPATAN DAERAH KOTA CIMAHI

Pendapat lain dikemukakan oleh Mondy dan Noe ( 1990 : 352 ) yaitu bahwa pengembangan karir merupakan pendekatan formal yang dilakukan oleh organisasi guna menjamin bahwa pegawai-pegawai dengan kualifikasi dan pengalaman yang sesuai dengan yang dibutuhkan dapat tersedia apabila dibutuhkan. Selanjutnya Mondy dan Noe (1990 : 367). mengatakan bahwa pengembangan karir meliputi beberapa atau semua aktifitas mempersiapkan seseorang untuk mencapai kemajuan sepanjang jalur karir yang direncanakan.

12 Baca lebih lajut

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR docx

PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KARIR docx

Menurut Greenhaus (1987: 5) yang dikutip oleh Irianto (2001: 93) terdapat dua pendekatan untuk memahami makna karir, yaitu : pendekatan pertama memandang karir sebagai pemilikan (a property) dan/atau dari occupation atau organisasi. Pendekatan ini memandang bahwa karir sebagai jalur mobilitas di dalam organisasi yang tunggal seperti jalur karir di dalam fungsi marketing, yaitu menjadi sales representative, manajer produk, manajer marketing distrik, manajer marketing regional, dan wakil presiden divisional marketing dengan berbagai macam tugas dan fungsi pada setiap jabatan.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

pengembangan karir pengembangan karir pengembangan karir

pengembangan karir pengembangan karir pengembangan karir

Model berbasis organisasi, yaitu model pengembangan yang menjelaskan bahwa karir seseorang akan melalui tahap- tahap karir, tetapi di dalam model ini juga dijelaskan bahwa dalam proses pengembangan karir ada proses pembelajaran bagi karyawan untuk memiliki jalur karir yang pasti.

27 Baca lebih lajut

121 pengembangan karir  pengembangan karir

121 pengembangan karir pengembangan karir

Tindakan ini memungkinkan individu mengetahui apakah tujuan karirnya realistik. Perencanaan karir organisasional (organizational career planning) mengintegrasikan kebutuhan SDM dan sejumlah aktivitas karir dengan lebih menitikberatkan pada jenjang atau jalur karir (career path). Perusahaan haruslah melakukan program perencanaan karir organisasional untuk memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan-tujuan organisasional. Dasar pemikiran dan pendekatan terhadap program perencanaan karir bervariasi di antara perusahaan- perusahaan. Bagi sebagian besar organisasi, program perencanaan karir diharapkan mencapai tujuan (Mondy, 1993:368), yaitu :
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

jengjang karir perawat karir perawat

jengjang karir perawat karir perawat

Blakemore, S ( 2010) memaparkan Nursing Careers di United Kingdom ( UK ) sejak tahun 2006 mengalami proses modernisasi dengan model karir yang lebih fleksibel tertuang dalam career pathways. Karir yang dikembangkan sejalan dengan konsep Benner (84) dan Swansburg (2000), yang menetapkan empat jalur karir, meliputi perawat klinik, manajemen, pendidik dan peneliti. Namun demikian, konsep pengembangan karir selanjutnya diarahkan pada lima career pathways yang meliputi : Family and public health, Acute and critical care, First contact, acces and urgent care, Supporting long-term care, Mental health and psychosocial care.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

ANALISIS ANTESEDEN DAN KONSEKUEN PADA PENGEMBANGAN KARIR (Studi pada Karyawan PT. PLN APJ Surakarta)

ANALISIS ANTESEDEN DAN KONSEKUEN PADA PENGEMBANGAN KARIR (Studi pada Karyawan PT. PLN APJ Surakarta)

Dari tabel IV.7 dapat diketahui bahwa mayoritas karyawan PT .PLN APJ Surakarta cenderung memilik manajemen karir yang tinggi (berdasarkan pernyataan responden yang paling banyak mengisi pada kolom setuju untuk item-item pernyataan yang mengukur variabel manajemen karir). Hal ini terlihat dari mayoritas karyawan merasa perusahaan mempertimbangkan dan merencanakan jalur karir bagi seluruh karyawan; mayoritas karyawan merasa perusahaan memberikan kesempatan untuk melakukan rotasi pekerjaan bagi karyawan: mayoritas karyawan merasa bahwa perusahaan memfasilitasi karyawan yang berpotensi untuk maju; mayoritas karyawan merasa perusahaan menyediakan sistem data yang akurat dan komprehensif bagi karyawan; mayoritas karyawan merasa perusahaan memiliki rencana dan prosedur dalam proses rekruitmen karyawan;
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

56739 ID manajemen karir dan pengembangan karir p

56739 ID manajemen karir dan pengembangan karir p

Dalam model manajemen karir baru, perusahaan berperan melalui Manajemen Karir Organisasional (MKO). Stumpf dan Hanraham (1983) mendefinisikan MKO sebagai aktivitas dan kesempatan organisasi atau perusahaan untuk menjamin agar manajer dan karyawan dapat memenuhi atau lebih memenuhi kebutuhannya di masa depan. Praktik MKO meliputi perencanaan karir, jalur karir ( career path) , aktivitas pelatihan dan pengembangan, program pengembangan sasaran, promosi dari dalam, kebijakan staffing formal, kriteria promosi standar, assesment center, job posting, job matching, career counseling, outplacement counseling , dan mentor protage relationship. Praktik MKO dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersedianya tenaga kerja, kondisi keuangan, values manajemen puncak, lingkungan sosial ekonomi dan industri serta strategi bisnis perusahaan dengan secara tepat dengan biaya yang efektif.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Kuliah 7, Perencanaan dan Pengembangan Karir

Kuliah 7, Perencanaan dan Pengembangan Karir

Pengertian tentang karir Menururt Davis & Werther 1996 • Karir ; o Semua pekerjaan yg pernah dijalani seseorang sepanjang kehidupan kerjanya • Jalur karir ; o Pola pekerjaan yg be[r]

15 Baca lebih lajut

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI, KEPUASAN KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KOPERASI PRIMKOPPOL POLRES BATANG.

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI, KEPUASAN KERJA, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI KOPERASI PRIMKOPPOL POLRES BATANG.

Lingkungan kerja adalah suatu yang menunjukkan adanya peningkatan-peningkatan status seseorang dalam suatu organisasi dalam jalur karir yang telah ditetapkan dalam organisasi yang bersan[r]

14 Baca lebih lajut

PENATAAN SISTEM JENJANG KARIR BERDASAR KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT

PENATAAN SISTEM JENJANG KARIR BERDASAR KOMPETENSI UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT

Pengembangan karir adalah perencanaan dan implementasi rencana karir dan dapat dipandang sebagai proses hidup kritis yang melibatkan individu dan pegawai (Marquis & Huston, 2010). Pengembangan karir menurut penelitian Suroso di RSUD Banyumas Tahun 2011, merupakan faktor yang paling berhubungan dengan kepuasan kerja perawat. Sistem jenjang karir menuntut manajemen suatu organisasi untuk menciptakan jalur karir termasuk cara yang dapat ditempuh oleh pegawainya agar mencapai karir tersebut. Penciptaan tangga karir dan program melanjutkan pendidikan oleh organiasi juga dapat mengarah pada pemberdayaan perawat ( Laschinger & Havens, 1996 dalam Marquis & Huston, 2010). Komitmen manajemen menciptakan jalur karir dikarenakan hal tersebut dapat menjadi kerangka kerja untuk mengembangkan pengetahuan klinik melalui praktek keperawatan di rumah sakit (Benner, 84). Sistem jenjang karir juga bermanfaat untuk memperbaiki moral perawat melalui kepuasan kerja akibat pekerjaan yang dilakukan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Iklim Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Komitmen Karir Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening | Salindeho | JURNAL RISET BISNIS DAN MANAJEMEN 12742 25415 1 SM

Analisis Pengaruh Iklim Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Komitmen Karir Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening | Salindeho | JURNAL RISET BISNIS DAN MANAJEMEN 12742 25415 1 SM

Penelitian Bhaesajanguan (2010) menemukan bahwa perilaku teknisi di perusahaan telekomunikasi swasta di Thailand memiliki organisasi pergi iklim tangan untuk hubungan positif dengan kepuasan kerja. Hal ini juga mengungkapkan bahwa iklim organisasi yang positif hubungan dengan komitmen organisasi melalui kepuasan kerja. Penelitian Monis & Sreedhara (2003). menunjukkan bahwa tiga variabel, yaitu variabel memiliki jalur karir jelas ditetapkan '(p = .001),' Melihat sektor BPO sebagai karir jangka panjang option '(p = 0,000) dan' Memiliki jalur karir yang dinamis adalah suatu keharusan dalam rangka untuk mempertahankan luar biasa dan sangat berkinerja karyawan (p = 0,018) secara signifikan mempengaruhi kepuasan responden dari perusahaan multinasional India dan dua variabel, yaitu variabel dari 'Saya memiliki jalur karir jelas ditetapkan' (p = 0,000) dan 'Memiliki jalur karir yang dinamis adalah harus dalam rangka untuk mempertahankan luar biasa dan sangat berkinerja karyawan (p = 0,042) yang secara signifikan mempengaruhi kepuasan responden dari perusahaan multinasional asing terhadap
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

MAKALAH PRINSIP PENGEMBANGAN KARIR BIDAN

MAKALAH PRINSIP PENGEMBANGAN KARIR BIDAN

Pengembangan karir bidan adalah perjalanan pekerjaan seseorang dalam organisasi sejak diterima dan berakhir pada saat tidak lagi bekerja diorganisasi tersebut. Pengembangan karir (career development) menurut Mondy meliputi aktivitas-aktivitas untuk mempersiapkan seorang individu pada kemajuan jalur karir yang direncanakan.

10 Baca lebih lajut

MENTORING DALAM PROSES SUKSESI KEPEMIMPINAN BISNIS KELUARGA PADA CV. 369 TOBACCO | Cherone | Agora 2532 4752 1 SM

MENTORING DALAM PROSES SUKSESI KEPEMIMPINAN BISNIS KELUARGA PADA CV. 369 TOBACCO | Cherone | Agora 2532 4752 1 SM

Dari pemaparan hasil penelitian di atas, terungkap bahwa aktivitas yang terjadi adalah pemetaan jalur karir mentee oleh mentor yaitu mentee diberikan jabatan sebagai manajer HRD (sejak 2010 hingga sekarang) dimana dikatakan bahwa mentee akan diberikan kenaikan jabatan sesuai kesanggupan dan kesiapannya, mentee telah diberi motivasi melalui kata-kata penyemangat dari mentor agar dia mau terlibat dalam bisnis seperti saat ini, mentor telah memfasilitasi pendidikan formal bagi mentee hingga lulus kuliah program manajemen, memberikan pelatihan bagi mentee sebelum masuk bekerja di perusahaan dan mentee juga mengikuti seminar-seminar bisnis waktu dia masih kuliah, mentee telah diperkenalkan dengan sejarah, visi, strategi, budaya dan filosofi perusahaan dulu sebelum dia ikut bekerja di dalamnya, mentee telah diberikan tanggung jawab dan wewenang sebagai manajer HRD sebagai bentuk dari pengembangan mentee dalam kemampuan bekerja di perusahaan namun masih sering dibantu, mentee telah dievaluasi kinerjanya oleh mentor melalui seberapa baik dia dalam mengatur keluar masuk para pekerja dan kesejahteraan para pekerja.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

TEORI KONSTRUKSI KARIR KONSTRUKSI KARIR

TEORI KONSTRUKSI KARIR KONSTRUKSI KARIR

dariKejuruankepribadianJenisdan apaOrang yang berbeda lebih memilih untuk melakukannya. Dari perspektif pembangunanPsikologi,ia menelitiprosesAdaptasi psikososial dan bagaimana caranya IndividuMengatasi perkembangan kejuruan Tugas, Transisi pekerjaan, dan trauma kerja.DariPerspektif psikologi naratif, ia meneliti Dinamika Dimana kehidupan Tema memaksakan berarti Pada perilaku kejuruan dan mengapa Individu sesuai dengan kehidupan mereka berbeda Cara. Dalam koordinasi, ketiga perspektif tersebut Memungkinkan konselor dan Peneliti untuk mensurvei bagaimana caranya Individu Membangun karir mereka oleh Menggunakan kehidupan Tema Untuk mengintegrasikan Organisasi mandiri dari kepribadian Dan perpanjangan diri dari Kemampuan beradaptasi karir ke Sebuah self-defining Keseluruhan yang menjiwai kerja, Mengarahkan pilihan pekerjaan, dan bentuk Penyesuaian kejuruan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 6819 documents...

Related subjects