Kabupaten Biak Numfor

Top PDF Kabupaten Biak Numfor:

ANALISIS MANAJEMEN LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI KECAMATAN BIAK TIMUR KABUPATEN BIAK - NUMFOR PAPUA - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

ANALISIS MANAJEMEN LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN MALARIA DI KECAMATAN BIAK TIMUR KABUPATEN BIAK - NUMFOR PAPUA - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Tabel 4.10 menunjukkan hasil uji statistik dari data kasus malaria klinis per bulan selama 5 tahun, diperoleh nilai p = 0,066 (p>0,005) artinya tidak ada perbedaan yang signifikan fluktuasi AMI dari tahun ke tahun selama 5 tahun terakhir di wilayah kerja Puskesmas Bosnik Kecamatan Biak Timur Kabupaten Biak Numfor. Kondisi ini belum menjamin bahwa gambaran gagalnya pelaksanaan pemberantasan penyakit malaria di Kecamatan Biak Timur, karena seluruh rangkaian kegiatan yang sudah direncanakan namun pelaksanaannya kurang optimal karena adanya beberapa hambatan mengenai dana, tenaga kesehatan, tata laksana kasus dan kondisi geografis daerah tersebut yang kurang mendukung.
Baca lebih lanjut

135 Baca lebih lajut

INVENTARISASI MINERAL NON LOGAM DI KABUPATEN BIAK NUMFOR DAN KABUPATEN SUPIORI PROVINSI PAPUA

INVENTARISASI MINERAL NON LOGAM DI KABUPATEN BIAK NUMFOR DAN KABUPATEN SUPIORI PROVINSI PAPUA

“ Inventarisasi dilakukan untuk mengetahui potensi sumber daya mineral non logam di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori, sehingga menghasilkan data dan informasi geologi serta sumber daya mineral non logam yang bermanfaat untuk digunakan dalam menyusun neraca sumber daya mineral non logam dan perencanaan wilayah pertambangan di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori. Kabupaten Biak Numfor tersusun oleh Formasi Auwewa (Teoa), Formasi Wainukendi (Tomw), Formasi Wafordori (Tmw), Formasi Napisendi (Tmn), Formasi Korem (Tmk), Formasi Wardo (Tmpw), Formasi Manokwari (Qpm), Formasi Mokmer (Qm), Endapan Pantai (Qc) dan Endapan Aluvial (Qa). Demikian juga dengan daerah Kabupaten Supiori tersusun oleh satuan batuan yang hampir sama dengan Kabupaten Biak Numfor, yaitu: Batuan Malihan Korido (S), Formasi Auwewa(Teoa), Formasi Wainukendi (Tomw), Formasi Wafordori (Tmw), Formasi Napisendi (Tmn), Formasi Korem (Tmk), Formasi Wardo (Tmpw), Formasi Mokmer (Qm) dan Endapan Pantai (Qc).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA  PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

TINJAUAN PUSTAKA PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

Oleh karena itu sejalan dengan pelaksanaan ketentuan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Supiori di Provinsi Papua, namun mengalami kendala yaitu sengketa wilayah antara pemerintah Kabupaten Biak numfor dan pemerintah Kabupaten Supiori, wilayah yang disengketakan adalah Kampung Douwbo, Syurdori, Waryesi dan Duber, sehingga yang menjadi dasar hukum dalam penyelesaian sengketa wilayah ini adalah :

11 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN STANDARISASI PENGGAJIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN BIAK NUMFOR.

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN STANDARISASI PENGGAJIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN BIAK NUMFOR.

Peraturan Bupati Biak Numfor Nomor 111 Tahun 2012 Tentang Pemberian Uang Makan Bagi Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor Tahun Anggaran 2012, Berita Daerah Kabupaten Biak Numfor Tahun 2012 Nomor 10.

13 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Manajemen Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Biak di SD YPK Effata Waupnor Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Manajemen Pembelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Biak di SD YPK Effata Waupnor Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua

Persoalan pendidikan masih selalu menjadi dilema dan hampir terjadi pada seluruh negara-negara berkembang tidak terkecuali di negara kita termasuk di Papua (Kabupaten Biak Numfor) sebagai salah satu bagian dari NKRI. Masalah yang sering terjadi adalah perubahan-perubahan dalam sistem pembelajaran yang merupakan perangkat dalam pelaksanaan proses Belajar Mengajar yang pada hasilnya akan berdampak pada kualitas pendidikan itu sendiri bagi obyek sebagai sasaran utama dalam pendidikan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui proses pembelajaran muatan lokal Bahasa Daerah Biak di SD YPK Effata Waupnor Kabupaten Biak Numfor - Papua, 2) Mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran muatan lokal Bahasa Daerah Biak di SD YPK Effata Waupnor di Biak – Papua, 3) Mengevaluasi proses pembelajaran muatan lokal Bahasa daerah Biak 4) Mengetahui bagaimana Produk atau hasil dari program pembelajaran muatan lokal Bahasa Dearah Biak di SD YPK Effata. Dengan Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan sepuluh (10) orang guru sebagai responden untuk melihat dan memahami masalah Manajemen pembelajaran muatan lokal Bahasa Daerah Biak karena sesuai dengan penelitian kualitatif dimana data dikumpulkan dan dirangkum secara verbal melalui Observasi, wawancara dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data penulis menganalisis dengan mendeskripsikan hasil data yang didapat dilapangan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENUTUP  PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

PENUTUP PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

Douwbo dan Syurdori sebagai bagian dari wilayah pemerintahan Kabupaten Supiori sebagimana yang dituangkan dalam Pernyataan Sikap Nomor 140/AM/KD/III/2008 tentang Pernyataan Sikap Masyarakat Kampung Douwbo dan Syurdori. Ketiga : Peraturan Daerah Kabupaten Biak Numfor Nomor 4 tahun 2007

11 Baca lebih lajut

PENUTUP   PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN STANDARISASI PENGGAJIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN BIAK NUMFOR.

PENUTUP PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN STANDARISASI PENGGAJIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN BIAK NUMFOR.

Peraturan Bupati Biak Numfor Nomor 111 Tahun 2012 Tentang Pemberian Uang Makan Bagi Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor Tahun Anggaran 2012, Berita Daerah Kabupaten Biak Numfor Tahun 2012 Nomor 10.

6 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

PENDAHULUAN PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

Mempunyai kewenangan untuk membenahi sarana-prasarana baik Infrastruktur maupun Suprastruktur untuk daerah yang baru dibentuk, di samping itu pula perlu didukung oleh kebijakan Pemda Provinsi Papua dalam memfasilitasi dan menyelesaikan permasalahan yang timbul, diharapkan para pemegang kebijakan yang ada di daerah-daerah, khususnya Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori, turut mendukung ketentuan yang telah digariskan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Papua sebagai perwakilan dari Pemerintah Pusat.

11 Baca lebih lajut

Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Biak Numfor, Propinsi Papua.

Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Biak Numfor, Propinsi Papua.

Kegiatan inventarisasi dan penyelidikan bahan galian non logam dilakukan di daerah Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua Timur, merupakan wujud nyata dari pelaksanaan sebagian tugas dan fungsi Direktorat Inventarisasi Sumberdaya Mineral yang dibiayai oleh DIK-S tahun anggaran 2004.

7 Baca lebih lajut

TESIS  PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

TESIS PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

Puji Syukur Penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan kasih karunianya, sehingga dapat menyelesaikan penulisan dan penelitian dalam bentuk Tesis ini sesuai dengan rencana. Penulis yakin bahwa hanya dengan campur tangan Tuhan Yesus, sehingga Tesis ini dapat selesai dengan segala keterbatasan yang ada. Tesis dengan judul “PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI ” disusun guna memenuhi sebagian persyaratan untuk mencapai gelar Magister Ilmu Hukum, pada Program Hukum Tata Negara Pascasarjana Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penggunaan STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS pada Siswa Kelas 3 SD YPK Orkdori Distrik Biak Barat Kabupaten Biak Numfor

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penggunaan STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS pada Siswa Kelas 3 SD YPK Orkdori Distrik Biak Barat Kabupaten Biak Numfor

Kurni Paula. 2015. Penggunaan STAD untuk meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas 3 SD YPK Orkdori Distrik Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor semester I Tahun ajaran 2015/2016. Program Studi PGSD Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Drs. Sumuyarso M.Si.

12 Baca lebih lajut

SKRIPSI PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP  PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN STANDARISASI PENGGAJIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN BIAK NUMFOR.

SKRIPSI PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP KESEJAHTERAAN DAN STANDARISASI PENGGAJIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN BIAK NUMFOR.

Puji syukur dan terima kasih penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan kepada Bunda Maria, karena kebaikanNya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan baik. Penulisan skripsi ini ditulis dengan judul “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Kesejahteraan dan Standarisasi Penggajian Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Biak Numfor” untuk memperoleh

14 Baca lebih lajut

Strategi Keberlanjutan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Dan Wisata Bahari Pada Kawasan Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil Kabupaten Biak Numfor

Strategi Keberlanjutan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Dan Wisata Bahari Pada Kawasan Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil Kabupaten Biak Numfor

Keberlanjutan ekologi merupakan penggambaran tingkat keberlanjutan pengelolaan terkait aspek ekologi/lingkungan pada Kawasan Pesisir dan Pulau- Pulau Kecil (KP3K) Kabupaten Biak Numfor. Berdasarkan hasil analisis Rapfish untuk keberlanjutan ekologi diperoleh nilai ordinasi 59,90% atau tergolong cukup berkelanjutan. Sedangkan hasil analisis leverage untuk dimensi ekologi, diperoleh 3 (tiga) atribut yang merupakan faktor pengungkit keberlanjutan, yaitui; stock ikan pelagis, kualitas perairan dan kelimpahan ikan karang yang menjadi indikator keberlanjutan yang paling utama dari berbagai atribut lainnya. Kavanagh dan Pitcher (2004) menyatakan bahwa nilai RMS menunjukkan besarnya peranan setiap atribut terhadap sensitivitas status keberlanjutan. Ketiga hal tersebut merupakan indikator paling utama dalam keberlanjutan pengelolaan KP3K Kabupaten Biak Numfor. Hal ini karena dengan kualitas perairan yang optimal serta kelimpahan ikan karang yang melimpah bisa menjadi indikasi kesehatan lingkungan secara ekologis, khususnya sumberdaya terumbu karang. Keberlanjutan ekologis ini juga ditunjang dengan stock ikan pelagis yang masih melimpah di kawasan konservasi perairan, khususnya di zona perikanan berkelanjutan, sehingga bisa menjadi tumpuan nelayan dalam menangkap ikan di luar zona inti (no take zone). Keppel et al. (2012) menyatakan bahwa keanekaragaman hayati di Pasifik tropis sangat terancam sebagai akibat dari dekade perusakan habitat dan degradasi. Penurunan stok ikan dan degradasi karang sebagai akibat metode panangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, merupakan contoh kasus terjadinya penipisan sumberdaya pesisir. Sementara itu penurunan kualitas perairan laut atau kualitas sedimen pesisir (sebagai akibat kegiatan pertanian dan pertambangan) merupakan contoh dari terjadinya degradasi sumberdaya pesisir. Penggunaan trawler (alat tangkap ikan dasar) sebagai contoh konflik penggunaan sumberdaya pesisir dari berbagai sektor pengguna, dan menimbulkan dampak nyata terhadap stok perikanan dan terumbu karang, wisata laut dan industri perikanan (Zagonari 2008). Sebaliknya, kegiatan perikanan dan daerah rekreasi memiliki potensi terjadinya konflik antar sektor pengguna.
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

Bab 2 PROFIL KABUPATEN BIAK NUMFOR - DOCRPIJM 5f71123b7e BAB IIBAB II Profil Kabupaten Biak

Bab 2 PROFIL KABUPATEN BIAK NUMFOR - DOCRPIJM 5f71123b7e BAB IIBAB II Profil Kabupaten Biak

Pembangunan di suatu wilayah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan Sumber Daya Manusia yang terampil dan berkualitas. Indikatornya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Biak Numfor pada tahun 2013 mencapai nilai 80,68 persen, dengan pencapaian IPM dimaksud menurut kokinerja pembangunan manusia “Menengah atas” dengan angka pencapaian IPM antara 66,0 sampai 79,9. Sedangkan Sumber Daya Manusia Aparatur pada tahun 2015 per januari mencapai 4.551 0rang, terbagi pada jenjang pendidikan dimana jumlah lulusan Sekolah Dasar 57 orang atau 1,3 persen, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama 88 orang atau 1,9 persen, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas 1.742 orang atau 38,3 persen, Diplpoma I (DI) sebanyak 131 orang atau 2,9 persen, Diploma II (DII) sebanyak 436 orang atau 9,6 persen, Diploma III (DIII) sebanyak 451 orang atau 10,1 persen, S1 sebanyak 1.504 orang atau 33,0 persen, dan S2 sebanyak 78 orang 1,7 persen, dengan berbagai bidang ilmu pengetahuan yang diraih baik secara lokal maupun di luar provinsi Papua.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksistensi Peradilan Adat Kabupaten Biak Numfor dalam Sistem Hukum di Indonesia T1 312008033 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksistensi Peradilan Adat Kabupaten Biak Numfor dalam Sistem Hukum di Indonesia T1 312008033 BAB IV

3. KKN (Kankain Kankain Byak) memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Biak Numfor semenjak adanya pengakuan terhadap Peradilan Adat dari UUD 1945 dan UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus dan Perdasus No 20 Tahun 2008 tentang Peradilan Adat.

3 Baca lebih lajut

Potensi Pendanaan APBD Kabupaten Biak Numfor

Potensi Pendanaan APBD Kabupaten Biak Numfor

Bab ini berisikan penjelasan mengenai Profil APBD Kabupaten Biak Numfor, profil investasi dan proyeksi investasi dalam pembangunan Bidang Cipta Karya, serta strategi peningkatan investasi bidang Cipta Karya. Sesuai PP No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota, diamanatkan bahwa kewenangan pembangunan bidang Cipta Karya merupakan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Biak Numfor. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus didorong untuk meningkatkan belanja pembangunan prasarana Cipta Karya agar kualitas lingkungan permukiman di daerah meningkat.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksistensi Peradilan Adat Kabupaten Biak Numfor dalam Sistem Hukum di Indonesia

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Eksistensi Peradilan Adat Kabupaten Biak Numfor dalam Sistem Hukum di Indonesia

Adapun BAB I menjelaskan tentang alasan dan latar belakang Penulis memilih judul skripsi ini, yang dikarnakan Penulis merasa ada berbagai peran peradilan adat dalam menyelesaikan sengketa adat dalam menunjukkan eksistensi hukum adat di Kabupaten Biak Numfor yang kemudian Penulis membuat rumusan masalah berkaitan dengan bagaimanakah eksistensi hukum adat di Kabupaten Biak Numfor melalui peran peradilan adat.

19 Baca lebih lajut

Kajian pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut gugusan pulau-pulau padaido, distrik padaido, Kabupaten Biak Numfor, Papua

Kajian pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut gugusan pulau-pulau padaido, distrik padaido, Kabupaten Biak Numfor, Papua

Terima kasih dan penghargaan penulis ucapkan kepada Bapak Prof. Dr.Daniel R. Monintja selaku ketua komisi pembimbing dan Bapak Dr.Ir. Sugeng Budiharsono, Bapak Dr. Ir. A.S.W. Retraubun M.Sc, dan Bapak Dr. Ir. Fredinan Yulianda M.Sc masing-masing sebagai anggota komisi pembimbing, atas segala bimbingan dan arahan serta Bapak Prof. Dr. Ir. Dietriech G. Bengen, DEA atas segala arahan dan saran selama penulis melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah ini. Di samping itu, terima kasih penulis sampaikan kepada Pimpinan Universitas Pattimura dan Pimpinan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan atas kesempatan tugas belajar jenjang S3 di Institut Pertanian Bogor. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Pimpinan BPPS DIKTI dan Yayasan SUPERS EMAR atas bantuan beasiswa dan biaya penelitian, Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Biak Numfor dan Pemerintah Distrik Padaido serta masyarakatnya atas kesempatan kepada penulis melakukan penelitian. Kepada teman-teman di Yayasan RUMSRAM, KEHATI, COREMAP I, SEKPRO LLMA Biak dan rekan-rekan seprogram studi SPL serta semua pihak yang tidak disebutkan satu persatu, penulis sampaikan terima kasih atas bantuannya. Ungkapan terima kasih dan penghargaan yang dalam, penulis sampaikan kepada Ayah, Istri dan ana k tercinta Chris Daniel serta seluruh keluarga atas dukungan moril, pengertian, kesabaran, doa dan kasih sayang.
Baca lebih lanjut

612 Baca lebih lajut

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN  PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN PERANAN PEMERINTAH DAERAH PROVINSI PAPUA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA WILAYAH ANTARA KABUPATEN BIAK NUMFOR DENGAN KABUPATEN SUPIORI.

3). Dana Alokasi Khusus Dana yang bersumber dari APBN dimaksudkan untuk mendanai kegiatan khusus menjadi urusan daerah dan merupakan prioritas nasional, sesuai dengan fungsi yang merupakan tugas kepemerintahan dibidang tertentu, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan dasar masyarakat. Sumber Penerimaan Daerah Kabupaten Biak Numfor dan kabupaten Supiori berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua yang dalam pembagiannya pemerintah provinsi Papua kepada Kabupaten/Kota di Provinsi Papua dan Papua Barat dengan mempertimbangkan : a. Luas daerah b. Keadaan geografis c. Jumlah penduduk, d. Tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Kajian pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut gugusan pulau pulau padaido, distrik padaido, Kabupaten Biak Numfor, Papua

Kajian pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut gugusan pulau pulau padaido, distrik padaido, Kabupaten Biak Numfor, Papua

Terima kasih dan penghargaan penulis ucapkan kepada Bapak Prof. Dr.Daniel R. Monintja selaku ketua komisi pembimbing dan Bapak Dr.Ir. Sugeng Budiharsono, Bapak Dr. Ir. A.S.W. Retraubun M.Sc, dan Bapak Dr. Ir. Fredinan Yulianda M.Sc masing-masing sebagai anggota komisi pembimbing, atas segala bimbingan dan arahan serta Bapak Prof. Dr. Ir. Dietriech G. Bengen, DEA atas segala arahan dan saran selama penulis melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah ini. Di samping itu, terima kasih penulis sampaikan kepada Pimpinan Universitas Pattimura dan Pimpinan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan atas kesempatan tugas belajar jenjang S3 di Institut Pertanian Bogor. Ucapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Pimpinan BPPS DIKTI dan Yayasan SUPERS EMAR atas bantuan beasiswa dan biaya penelitian, Pemerintah Daerah Tingkat II Kabupaten Biak Numfor dan Pemerintah Distrik Padaido serta masyarakatnya atas kesempatan kepada penulis melakukan penelitian. Kepada teman-teman di Yayasan RUMSRAM, KEHATI, COREMAP I, SEKPRO LLMA Biak dan rekan-rekan seprogram studi SPL serta semua pihak yang tidak disebutkan satu persatu, penulis sampaikan terima kasih atas bantuannya. Ungkapan terima kasih dan penghargaan yang dalam, penulis sampaikan kepada Ayah, Istri dan ana k tercinta Chris Daniel serta seluruh keluarga atas dukungan moril, pengertian, kesabaran, doa dan kasih sayang.
Baca lebih lanjut

305 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...