Kadar CA-125

Top PDF Kadar CA-125:

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Latar Belakang : Tumor ganas ovarium terbanyak adalah jenis epitel. Tumor ganas ovarium menduduki urutan ke-5 dari beberapa tumor ganas penyebab kematian pada perempuan. Saat ini, tumor marker yang diterima secara klinis untuk tumor epitel ganas ovarium adalah CA-125. Kadar CA-125 pada tumor epitel ganas ovarium bervariasi tergantung pada jenis histologi. Sebagai alat deteksi dini, CA-125 memiliki hasil yang kurang spesifik untuk membedakan tumor epitel ganas ovarium berdasarkan jenis histopatologi.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Penyusunan skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran pada Program Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Judul dari skripsi ini adalah Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015. Tiada yang sempurna dalam skripsi ini, namun penulis sangat berharap melalui skripsi ini ada manfaat yang tersampaikan. Proses penyusunan dan penulisan skripsi ini, penulis tidak lah luput dari banyak bantuan dari berbagai pihak. Bantuan baik dalam bentuk bimbingan maupun dukungan. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, penulis hendaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada :
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

CA-125 (Cancer Antigen-125) adalah antigen permukaan sel dengan berat molekul tinggi. Ini adalah antigen mucinlike selom, yang terdeteksi pada 80% dari non-mukus epitel karsinoma ovarium. Antigen ini disekresi dari jaringan normal, seperti : epitel selom, amnion dan turunannya, sistem pernapasan, organ mesenterika dan epitel sistem alat kelamin perempuan. Oleh karena itu, kadar serum basal CA-125 tergantung dari fungsi dari organ-organ tersebut. Suatu peningkatan kadar CA-125 berasal dari genital atau non-genital. Penyebab non genital termasuk penyakit hati, peritonitis, gagal ginjal, payudara, usus besar dan kanker paru-paru, dan TB. Penyebab genital meliputi penyakit panggul inflamasi, endometriosis, adenomiosis, leiomioma, kehamilan ektopik, kanker endometrium dan ovarium. Pada kehamilan, CA-125 meningkat pada trimester pertama. 12
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Latar Belakang : Tumor ganas ovarium terbanyak adalah jenis epitel. Tumor ganas ovarium menduduki urutan ke-5 dari beberapa tumor ganas penyebab kematian pada perempuan. Saat ini, tumor marker yang diterima secara klinis untuk tumor epitel ganas ovarium adalah CA-125. Kadar CA-125 pada tumor epitel ganas ovarium bervariasi tergantung pada jenis histologi. Sebagai alat deteksi dini, CA-125 memiliki hasil yang kurang spesifik untuk membedakan tumor epitel ganas ovarium berdasarkan jenis histopatologi.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Dari 36 subjek penelitian pada responden dengan rentang usia 21-40 tahun. Didapatkan rerata usia responden dengan kehamilan normal adalah 28-29 tahun dengan simpangan baku sebesar 3,53 dan responden yang menderita abortus didapatkan rerata usia adalah 31-32 tahun dengan simpangan baku sebesar 5,80. Dari hasil penelitian berdasarkan jenis abortus didapatkan pada kelompok kasus yang banyak terjadi adalah abortus inkomplit dengan presentase 56% dan paling sedikit adalah abortus insipiens sebesar 0%. Dari hasil penelitian rerata kadar CA-125 pada kelompok responden dengan hamil normal didapatkan nilai sebesar 25,01 U/mL dengan simpangan baku deviasi sebesar 22,71, sedangkan responden yang menderita abortus didapatkan rata-rata kadar CA-125 sebesar 99,77 U/mL dengan simpangan baku sebesar 106,45. Dari hasil perbandingan rata-rata kadar CA-125 pada kedua kelompok subjek penelitian didapati nilai p<0,05 (p=0,001), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan rerata yang signifikan, dimana nilai rerata kadar CA-125 pada responden yang menderita abortus lebih tinggi dibandingkan rerata kadar CA-125 pada responden dengan hamil normal dibawah 20 minggu.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Kadar normal CA-125 adalah 35 IU/mL. Pada 90% penderita dengan tumor ganas ovarium epitel ditemukan kadar CA-125 melebihi kadar normal. Ekspresi CA-125 pada kanker ovarium tipe epitel (epithelial ovarian carcinoma/ EOC) bervariasi tergantung pada jenis histologi. Hogdall dkk dengan menggunakan tissue array mendapatkan bahwa CA-125 diekspresikan pada 85% tipe serous, 65% tipe endometroid, 40% tipe clear cell, 36% undifferentiated adenocarcinoma dan hanya 12% pada tipe mucinous. 20
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Beberapa peneliti telah menjadikan pemeriksaan kadar antigen CA-125 pada kasus-kasus abortus iminens, karena dianggap antigen ini merupakan antigen permukaan-sel coelomic, yang juga disekresikan oleh jaringan epitel amnion dan derivatifnya, serta epitel organ reproduksi wanita lainnya, seperti ovarium dan tuba. Karena itu, adanya kadar CA-125 yang normal salah satunya akibat sekresi dari fungsi organ-organ ini. Walaupun suatu penelitian menemukan bahwa peningkatan kadar CA-125 juga disebabkan sekresi dari sel-sel organogenital / reproduksi maupun sekresi dari organ non-genital / non-reproduksi. 6
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Adapun tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar CA- 125 yang tinggi pada kehamilan dengan terjadi keguguran di RSUP.H. Adam Malik Medan, RSU. Pirngadi Medan & RS Jejaring FK-USU Medan. Dengan cara mengambil sampel darah dan diperiksakan ke laboratorium. Adapun manfaat penelitian ini adalah menambah pengetahuan serta mengetahui data pasti tentang hubungan kadar CA-125 dengan terjadinya keguguran sehingga pemeriksaan CA-125 dapat digunakan sebagai penanda prognostik terjadinya keguguran, sehingga dapat di deteksi secara dini.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

LAMPIRAN 2 DATA INDUK PENELITIAN PARAMETER PENILAIAN INISIAL USIA JUMLAH PARITAS KADAR CA-125 TIPE HISTOPATOLOGI STADIUM... STADIUM KANKER Frequency Percent Valid Perc[r]

10 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Kadar CA-125 Preoperatif Dengan Stadium Endometriosis

Hubungan Antara Kadar CA-125 Preoperatif Dengan Stadium Endometriosis

Terlebih dahulu akan saya jelaskan mengenai Endometriosis. Endometriosis adalah suatu penyakit dimana dijumpai sel-sel endometrium di luar rongga rahim. Endometriosis juga dapat muncul sebagai kista coklat. Endometriosis terkadang muncul dengan keluhan nyeri haid yang hebat, nyeri pinggang yang menahun, nyeri saat melakukan hubungan seksual dan susah mendapatkan keturunan. Diagnosa pasti dari endometriosis hingga saat ini hanya dapat ditegakkan secara operasi dan endometriosis itu memiliki stadium yang dinilai melalui tindakan operasi. CA 125 merupakan salah satu penanda biokimiawi endometriosis yang diperoleh melalui pemeriksaan darah vena. Dimana kadar CA 125 ini biasanya akan meningkat pada kasus endometriosis stadium lanjut.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Didapatkan kadar CA-125 pada 139 penderita tumor ovarium jinak, 80 (57,5%) normal dan 59 (42,5%) meningkat. Tumor ovarium jinak yang terbanyak ditemukan peningkatan CA-125 adalah kista coklat. Dari 43 penderita kista coklat, 10 (23,2%) penderita kadar CA-125 normal dan 33(76,8)% meningkat. Penelitian didapatkan bahwa hampir sama banyak antara tumor ovarium jinak dengan CA-125 normal dengan tumor ovarium jinak dengan kadar CA-125 meningkat. 26 Penelitian dari Calster B et al dengan judul Discrimination between benign and malignant by specialist ultrasound examination versus serum CA-125 dengan menggunakan cut off 30 IU/ml menemukan bahwa CA-125 hanya dapat mengklasifikasikan jinak dan ganas secara benar sebesar 41%. Ditemukan juga kista coklat, fibroma, dan abses sebagai keadaan jinak tersering yang memiliki kadar CA-125 meningkat.28 Peningkatan kadar CA-125 dapat terjadi karena proses radang atau trauma pada sel epitel ovarium, hal ini dapat terjadi pada beberapa keadaan normal seperti menstruasi, kehamilan, dan beberapa keadaan jinak seperti kista coklat, kista folikel, dan kista lutein yang secara tidak langsung berinteraksi dengan sel epitel ovarium. 14
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Dari 36 subjek penelitian pada responden dengan rentang usia 21-40 tahun. Didapatkan rerata usia responden dengan kehamilan normal adalah 28-29 tahun dengan simpangan baku sebesar 3,53 dan responden yang menderita abortus didapatkan rerata usia adalah 31-32 tahun dengan simpangan baku sebesar 5,80. Dari hasil penelitian berdasarkan jenis abortus didapatkan pada kelompok kasus yang banyak terjadi adalah abortus inkomplit dengan presentase 56% dan paling sedikit adalah abortus insipiens sebesar 0%. Dari hasil penelitian rerata kadar CA-125 pada kelompok responden dengan hamil normal didapatkan nilai sebesar 25,01 U/mL dengan simpangan baku deviasi sebesar 22,71, sedangkan responden yang menderita abortus didapatkan rata-rata kadar CA-125 sebesar 99,77 U/mL dengan simpangan baku sebesar 106,45. Dari hasil perbandingan rata-rata kadar CA-125 pada kedua kelompok subjek penelitian didapati nilai p<0,05 (p=0,001), sehingga dapat disimpulkan terdapat perbedaan rerata yang signifikan, dimana nilai rerata kadar CA-125 pada responden yang menderita abortus lebih tinggi dibandingkan rerata kadar CA-125 pada responden dengan hamil normal dibawah 20 minggu.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Kadar CA-125 pada Kehamilan Normal Dibawah 20 Minggu dan Abortus di RSUP.H.Adam Malik Medan, RSU Pirngadi Medan dan RS Jejaring

Differentiating tuball abortion from viable ectopic pregnancy with serum CA125 and beta human chorionic gonadotropin determinations.. Clinical value of single serum CA-125 level in wom[r]

2 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

Hubungan Antara Kadar CA-125 dengan Jenis Histopatologi Tumor Epitel Ganas Ovarium di Rumah Sakit H.Adam Malik Medan pada tahun 2013 – 2015

27. C Ben, T Drik, B Tom, T Antonia, H Caroline, D Ekaterini, J Davor, N Patrick, et al. Discrimination between benign and malignant by specialist ultrasound examination versus serum CA-125.Journal National cancer institute. 2007

4 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Kombinasi Ultrasonografi,Kadar Serum Ca 125, Kadar Serum HE4 Dan Status Menopause Sebagai Alat Penapis Pada Neoplasma Epitel Ovarium

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Kombinasi Ultrasonografi,Kadar Serum Ca 125, Kadar Serum HE4 Dan Status Menopause Sebagai Alat Penapis Pada Neoplasma Epitel Ovarium

Test serum Ca 125 juga merupakan salah satu dari pemeriksaan penanda tumor yang sering kita gunakan dalam membantu mendiagnosa neoplasma ovarium ganas . Ca 125 adalah penanda eptelial merupakan glikoprotein membran sel yang diekspresikan oleh berbagai sel epitel . Ca 125 ini meningkat pada 90% kasus neoplasma ovarium ganas lanjut dan meningkat 50% pada neoplasma ovarium ganas dini.Ca 125 ini bisa positif pada berbagai jenis kasus kegansan non ovarium. Kanker ginekologi yang lain seperti pada endometrium bisa positif pada beberapa kasus. Hal ini berlaku juga pada kanker non ginekologi seperti kolon dan pankreas dapat meningkatkan kadar serum Ca 125. Tumor berasal dari organ – organ selain ovarium bisa meningkatkan kadar Ca 125 jika sudah metastasis ke ovarium. Oleh karena itu fungsi test Ca 125 kurang mempunyai nilai untuk diagnosa banding berbagai jenis keganasan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015

Lampiran 6 Inisial Umur Jenjang Usia Status Kadar CA-125 Histopatologi Jenis Tumor AN 50 Menopause Menikah 6225.00 Clear cell adenocarcinoma Ganas ASR 20 Reproduksi Belum menik[r]

16 Baca lebih lajut

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015

Tumor ovarium merupakan salah satu tumor yang paling sering terjadi pada wanita. Tumor ovarium disebabkan karena adanya inflamasi ataupun proliferasi dari sel-sel epitel, germinal ataupun stromal pada ovarium. Tumor ovarium dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor ovarium banyak memiliki tumor marker, saat ini tumor marker yang diterima secara klinis dan yang paling dikenal adalah Cancer Antigen 125 ( CA-125 ). Kadar normal dari CA-125 adalah <35 IU/ml. Tetapi dalam beberapa kasus jinak dapat ditemukan kadar CA-125 >35 IU/ml sedangkan pada beberapa kasus ganas dapat ditemukan kadar CA-125 yang normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kadar CA-125 dengan jenis tumor ovarium. Penelitian melibatkan 133 sampel melalui teknik total sampling yang berasal dari data rekam medis RSUP Haji Adam Malik Medan. Dari 19 pasien tumor jinak ovarium, 4 (21,05%) dengan kadar CA-125 yang normal dan 15 (78,95%) dengan kadar yang meningkat. Dari 114 pasien tumor ganas ovarium, 15 (13,16%) dengan kadar CA-125 yang normal dan 99 (86,84%) dengan kadar yang meningkat. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ditemukannya hubungan yang signifikan antara tumor marker CA-125 dengan jenis tumor ovarium (p=0,476).
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015 Chapter III VI

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015 Chapter III VI

Dari tabel 5.2 diperoleh dari pemeriksaan data pada 19 penderita tumor jinak ovarium , didapati 4 penderita (21,05%) memiliki kadar CA-125 yang normal dan 15 penderita lainnya (78,95%) mengalami peningkatan kadar CA-125. Tumor jinak ovarium yang terbanyak mengalami peningkatan CA-125 adalah kistadenoma musinosum yaitu sebesar 21,1% dari keseluruhan jenis tumor jinak ovarium. Dari 114 penderita tumor ganas ovarium, didapati 15 penderita (13,16%) memilki kadar CA-125 yang normal dan 99 penderita lainnya (86,84%) mengalami peningkatan kadar CA-125. Penelitian didapatkan bahwa jumlah tumor ovarium jinak ataupun ganas yang mengalami peningkatan kadar CA-125 lebih banyak dibandingkan dengan kadar CA-125 yang normal. Hasil ini juga sesuai dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Pungky Mulawardhana dkk yang mendapati frekuensi sampel dengan peningkatan kadar CA-125 lebih banyak dibandingkan dengan sampel dengan kadar CA-125 yang normal dengan persentase tumor jinak 80% dan tumor ganas 70,5%. 5 Pada disgerminoma juga dapat terjadi peningkatan CA-125 jika terjadi interaksi dengan epitel ovarium. 1
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015

Hubungan Tumor Marker Ca-125 Dengan Jenis Tumor Ovarium Di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Pada Tahun 2013-2015

CA-125 dihasilkan oleh epithel coelemik, yang termasuk didalamnya adalah sel mesothel dan jaringan mullerian. Hal ini menyebabkan secara umum tumor non-epithelial tidak mengekspresikan glikoprotein ini ataupun dapat mengekspresikan tetapi dalam jumlah yang rendah. 3 Kadar normal CA-125 adalah 0-35 IU/ml. Kondisi kadar CA-125 yang berada <35 IU/ml ditemukan pada 99% orang sehat dari populasi normal. 8 Pada 90% kasus tumor ganas ovarium tipe epitel ditemukan kadar CA-125 lebih dari 35 IU/ml, dengan frekuensi kenaikan kadar CA-125 berhubungan dengan stadium yang sedang terjadi. 2,8 Kadar CA-125 pada kanker ovarium tipe epitel bervariasi tergantung pada jenis selnya. Dengan tissue array Hogdall dkk mendapatkan kadar CA-125 meningkat pada 85% tipe serous, 65% tipe endometroid, 40% tipe clear cell , 36% undiffrentiated adenocarcinoma dan hanya 12% pada tipe musinous. 3
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Ketepatan Human Kallikrein 6 Sebagai Prediksi Keganasan Ovarium Di Bandingkan Dengan Ca 125

Ketepatan Human Kallikrein 6 Sebagai Prediksi Keganasan Ovarium Di Bandingkan Dengan Ca 125

Pengukuran kadar CA 125 pada setiap sampel pasien dapat berbeda-beda tergantung dari prosedur yang dipakai. Hasil laboratorium harus ada oleh karena selalu berisikan suatu kesimpulan dari CA 125 yang diperiksa menurut metode yang dipakai. Menentukan kadar CA 125 pada sampel darah pasien dengan prosedur yang berbeda-beda tidak dapat langsung dihubungkan satu dengan yang laindan dapat menimbulkan interpretasi klinis yang salah. Jika ada suatu perubahan pada prosedur pemeriksaan CA 125 yang digunakan sebagai monitor terapi. Kemudian kadar CA 125 berisikan perubahan yang berlebihan dari nilai normal, maka pengukuran yang baru tersebut harus dibuktikan dengan pengukuran yang paralel dengan metode kedua-duanya. 3,50.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects