Karakteristik responden di lokasi penelitian berdasarkan status

Top PDF Karakteristik responden di lokasi penelitian berdasarkan status:

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN

“Biasanya kalo modal itu dari bakul, pupuknya berapa harganya, bibitnya berapa, nanti pas panen hasil dari panen kita itu dikurangin utang kita ke bakul” Pada saat mereka akan menanam lagi, jika memiliki uang maka tidak perlu berhutang ke bakul sayur. Namun jika mereka tidak memiliki uang maka mereka akan meminjam. Uang yang mereka pinjam nyaris tidak pernah dapat mereka kembalikan Karena penerimaan dari penjualan hasil pertanian cenderung lebih rendah dari biaya produksi yang dikeluarkan. Hal ini terjadi terus menerus sehingga banyak warga yang terjebak dalam lingkaran utang kepada bakul bahkan menurut salah satu responden, beliau bahkan berhenti menanam karena tidak memiliki modal lagi, bahkan untuk berhutang kepada bakul lagi pun tak sanggup.
Show more

8 Read more

V GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN

V GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN

Desa Ciburuy secara administratif merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat. Berdasarkan data monografi Desa Ciburuy tahun 2009, diketahui bahwa Desa Ciburuy memiliki luas wilayah 160 Ha. Luasan tersebut dipergunakan untuk sawah seluas 80 Ha, pekarangan/bangunan/emplacement seluas 50 Ha, balong/empang/kolam 0,5 Ha, lapangan olah raga 0,2 Ha dan kuburan seluas 2 Ha. Dengan ketinggian 600 m di atas permukaan laut, suhu maksimum 32°C, suhu minimum 26°C dan curah hujan sebesar 23,3 mm/tahun, Desa Ciburuy ini kondusif menjadi areal penanaman padi sawah. Selain itu, juga terdapat empat sungai yang menjadi sarana pengairan di Desa Ciburuy.
Show more

11 Read more

HASIL PENELITIAN Karakteristik responden berdasarkan umur

HASIL PENELITIAN Karakteristik responden berdasarkan umur

Imunisasi adalah suatu cara untuk meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Kendala utama untuk keberhasilan imunisasi bayi dan anak-anak dalam sistem perawatan kesehatan yaitu rendahnya kesadaran yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap tindakan ibu dalam membawa bayinya untuk diimunisasi serta tidak adanya kebutuhan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar lengkap. Desain penelitian ini adalah Quasy- experiment, dengan rancangan Non-randomized pre-test post-test with control group design. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang yang dibagi menjadi 40 orang kelompok intervensi dan 40 orang kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil uji statistik Wilcoxon menunjukan pengetahuan p value 0,000 (p< 0,05) dan sikap p value 0,000 (p< 0,05) dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang imunisasi dasar lengkap. Oleh karena itu diharapkan perawat lebih optimal dalam memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat melalui pendidikan kesehatan seperti leaflet atau media lainnya sebagai media penyalur informasi.
Show more

7 Read more

5.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Karakteristik Responden Berdasarkan Umur... 35

5.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Karakteristik Responden Berdasarkan Umur... 35

WIJAYA, DESA TONJA, KECAMATAN DENPASAR UTARA Penyakit gigi dan mulut yang sering dijumpai pada anak-anak yakni karies. Salah satu penyebab karies karena konsumsi karbohidrat yang terlalu banyak. Konsumsi karbohidrat yang tinggi ditemukan pada anak prasekolah karena gemar mengonsumsi makanan yang manis-manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi karbohidrat dengan kejadian karies pada anak TK Tunas Wijaya, DesaTonja, Kecamatan Denpasar Utara.

9 Read more

BAB 4 HASIL PENELITIAN. responden. Karakteristik tersebut meliputi Access Network Operation Karakteristik Responden Berdasarkan Departement

BAB 4 HASIL PENELITIAN. responden. Karakteristik tersebut meliputi Access Network Operation Karakteristik Responden Berdasarkan Departement

BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Karakteristik Responden Sebelum disajikan data hasil penelitian setiap variabel yang dikaji dalam penelitian ini, terlebih dahulu secara ringkas akan dideskripsikan karakteristik responden. Karakteristik tersebut meliputi Access Network Operation Department dan Customer Care Department pada PT. Telkom DATEL Jakarta

19 Read more

Karakteristik Responden Berdasarkan Umur

Karakteristik Responden Berdasarkan Umur

juta orang mengalami kecacatan fisik. Salah satu insiden kecelakaan yang memiliki prevalensi cukup tinggi yakni insiden fraktur ekstremitas yakni sekitar 46,2% dari insiden kecelekaan yang terjadi (Depkes RI, 2007).Menurut laporan penelitian Moesbar (2007), kejadian fraktur di Indonesia periode tahun 2005 sampai dengan 2007 terdapat 864 kasus fraktur akibat kecelakaan lalu lintas yang datang berobat ke rumah sakit dari jumlah tersebut yang mengalami patah tulang pada anggota gerak bawah dari sendi panggul sampai ke jari kaki yaitu 549 kasus (63,5%), kemudian anggota gerak atas dari sendi bahu sampai ke jari tangan sejumlah 250 kasus (28,9%) diikuti daerah tulang panggul sejumlah 39 kasus (4,5%) dan tulang belakang 26 kasus (3,1%). Berdasarkan data rekam medik RSUD dr. Soegiri Lamongan di ruang Ruang Bougenville dan Teratai tahun 2010 terdapat 272 kasus pasien yang mengalami fraktur. Hasil survey awal di Ruang Bougenville dan Teratai RSUD dr. Soegiri Lamongan tanggal 31 Januari 2011, dari 4 pasien post operasi fraktur ekstremitas didapatkan 1 pasien atau 25% yang melakukan mobilitas meskipun dengan bantuan dan 3 pasien atau 75% yang tidak melakukan mobilitas karena takut. Dari data di atas maka masalah penelitian ini adalah masih ada pasien post operasi fraktur ekstremitas bawah yang tidak melakukan mobilitas. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan mobilitas antara lain tingkat usia dan status perkembangan, keadaan fisik (proses penyakit/cedera), gaya hidup, emosi, tingkat energi, pekerjaan, keadaan nutrisi, kebudayaan dan pengetahuan (Hesti, 2010) dimana pengetahuan dipengaruhi oleh pendidikan, pekerjaan, umur, minat, pengalaman, kebudayaan lingkungan, dan informasi (Wahit, 2007). Perawat harus mampu menjalankan perannya dalam memberikan pelayanan kesehatan, misalnya dalam bentuk pendidikan kesehatan yang diberikan oleh petugas kesehatan berupa penyuluhan kesehatan (Effendy, 2003).
Show more

8 Read more

Karakteristik responden berdasarkan usia

Karakteristik responden berdasarkan usia

Salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan tekanan darah tinggi adalah usia. Karena semakin bertambahnya usia seseorang maka pembuluh darah akan cenderung lebih kaku dan elastisitasnya akan berkurang, sehingga akan mengakibatkan tekanan darah meningkat. Salah satu cara untuk mengobati hipertensi yaitu dengan mengkonsumsi jus belimbing. Jus belimbing dapat menurunkan tekanan darah, dikarenakan adanya Kandungan Kalium, Kalsium dan Magnesium pada buah belimbing yang mampu melindungi seseorang dari hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas jus belimbing terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Kelurahan Tawangmas Baru, Kecamatan Semarang Barat. Penelitian ini dilaksanakan selama saatu minggu dengan pemberian jus belimbing satu hari satu kali. Rancangan penelitian menggunakan peelitian Quasi-Experiment menggunakan One group pre-post test design terhadap 21 responden dengan hipertensi. Uji statistic yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Dari hasil uji Wilcoxon didapatkan p value tekanan darah sistolik = 0.000 dan p value tekanan darah diastolik = 0.000 maka Ha diterima, artinya ada pengaruh pemberian jus belimbing terhadap penurunan tekanan pada lansia dengan hipertensi di Kelurahan Tawangmas Baru Kecamatan Semarang Barat. Berdasarkan Hasil peelitian ini, peneliti menyarankan agar jus belimbing dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri terutama bagi lansia hipertensi.
Show more

8 Read more

A. KARAKTERISTIK RESPONDEN PENELITIAN

A. KARAKTERISTIK RESPONDEN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan penyembuhan luka Sectio Caesarea. Berdasarkan data karakteristik responden penelitian yang berjumlah 30 orang terdapat 21 orang (70%) yang memiliki kadar hemoglobin normal dan 9 orang (30%) yang memiliki kadar hemoglobin dengan kategori anemia. Sedangkan variabel penyembuhan luka dilihat dengan menggunakan skala REEDA. Berdasarkan data karakteristik tersebut didapatkan nilai jumlah skala REEDA pada hari ke-2 setelah Sectio Caesarea dari kategori Redness 0,27 ± 0,740, Edema 0,23 ± 0,626, Ecchymosis 0 ± 0, Discharge 0,3 ± 0,915, Approximation 0,2 ± 0,407. Sedangkan nilai jumlah skala REEDA yang didapatkan pada hari ke-9 adalah 0 ± 0.
Show more

9 Read more

HASIL PENELITIAN Karakteristik Responden

HASIL PENELITIAN Karakteristik Responden

No Dimensi Rendah Sedang Tinggi Total f % f % f % n % 1 Installation 2 1 99 49,5 99 49,5 200 100 2 Professionalism 0 0 55 27,5 145 72,5 200 100 3 Quality 2 1 81 40,5 117 58,5 200 100 4 Price 0 0 35 17,5 165 82,5 200 100 5 Emotional value 2 1 45 22,5 153 76,5 200 100 6 Social Value 22 11 117 58,5 61 30,5 200 100 Berdasarkan Tabel 3 dapat diketahui bahwa penilaian Customer perceived value berdasarkan dimensi sebagian besar sudah memiliki CPV yang tinggi, seperti dimensi professionalism (72,5%), quality (58,5%), price (82,5%), dan emotional value (56%). Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar nilai pelanggan dari 6 dimensi yang ada, 4 dimensi sudah memiliki CPV yang tinggi. Sedangkan dimensi installation dan social value atau nilai sosial memiliki CPV yang cukup tinggi atau sedang dengan persentase masing-masing sebesar 49,5% dan 58,5%. Penilaian CPV terendah menurut dimensi-nya terdapat pada dimensi social value dengan CPV rendah sebanyak 11%. Hal tersebut menandakan bahwa pada dimensi nilai sosial perlu diperhatikan untuk bisa ditingkatkan kembali agar nilai yang dirasakan pelanggan bisa lebih tinggi.
Show more

7 Read more

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN RESPONDEN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN RESPONDEN

Komponen utama BRDP adalah kegiatan desa yang dilaksanakan melalui partisipasi warga. Berdasarkan hasil musyawarah pengurus desa, pemuka adat, fasilitator BRDP dan warga Desa Pondok Kubang maka dibentuklah suatu organisasi unit Pengelola Keuangan Desa pada tanggal 17 November 2003 yang kemudian diberi nama UPKD Mitra Usaha Bersama dengan tujuan untuk membantu warga yang memerlukan modal sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga desa. UPKD ini merupakan asset desa dan milik anggota UPKD yang AD/ART pengurus dan aturan lainnya merupakan aspirasi warga melalui rapat desa.

12 Read more

HASIL DAN PEMBAHASAN. Karakteristik Responden. Berdasarkan karakteristik responden pada Tabel 1, kelompok usia

HASIL DAN PEMBAHASAN. Karakteristik Responden. Berdasarkan karakteristik responden pada Tabel 1, kelompok usia

Berdasarkan komposisi jumlah responden pada Tabel 5, mayoritas biaya sewa tempat tinggal mahasiswa berkisar antara Rp 200.000,00 hingga Rp400.000,00 per bulan. Harga biaya sewa tempat tinggal relatif tergantung lokasi dan fasilitas yang diberikan. Biaya sewa menjadi pertimbangan sendiri bagi mahasiswa dengan ekonomi tertentu. Hal tersebut sesuai dengan Budihardjo (1994) menyatakan bahwa semakin rendah penghasilan seseorang maka pertimbangan utama dalam memilih hunian tempat tinggal yaitu kedekatan dengan lokasi bekerja atau pusat pelayanan kota. Rendahnya penghasilan seseorang menjadi suatu pertimbangan dalam memilih tempat tinggal seperti jarak dengan tempat bekerja atau pusat pelayanan kota.
Show more

22 Read more

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Karakteristik Responden. Kelurahan Kembang Harum dijadikan lokasi penelitian dengan

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Karakteristik Responden. Kelurahan Kembang Harum dijadikan lokasi penelitian dengan

Adapun besarnya pengeluaran konsumsi seseorang atau rumah tangga dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jumlah anggota keluarga dan kemampuan dari seseorang atau rumah tangga unt[r]

12 Read more

BAB V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Identitas Responden a. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur

BAB V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Identitas Responden a. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur

Berdasarkan teori yang telah disampaikan oleh Suharno dalam Edi (2009), bahwa cara-cara atau strategi yang dilakukan oleh masyarakat untuk tetap menjalankan pendidikan anak usia sekolah yaitu strategi pasif dan strategi jaringan. (1) Strategi pasif yang dilakukan masyarakat mengurangi pengeluaran orang tua karena menerima bantuan berupa uang dan barang. (2) Strategi Jarigan yang dilakukan oleh masyarakat/relawan yaitu menjalin kerjasama dengan sesama relawan dalam membantu anak usia sekolah belajar di posko pengungsian baik formal maupun non folmal.
Show more

22 Read more

V. KARAKTERISTIK DAERAH PENELITIAN DAN RESPONDEN

V. KARAKTERISTIK DAERAH PENELITIAN DAN RESPONDEN

Kondisi lahan dan tanah di Kabupaten Teluk Bintuni akan dijabarkan berdasarkan jenis dan intensitas penggunaan lahan, lahan-lahan kritis, klasifikasi, dan kedalaman efektif tanah. Wilayah Teluk Bintuni terdiri dari jenis tanah organosol di daerah mangrove, aluvium di meander sungai dan daerah tangkapan hujan, gleisol di daerah yang letaknya rendah dan banyak terdapat sumber air, kambiosol dan padsolik di daerah perbukitan, serta jenis tanah renzina dan mediteran di daerah yang berbukit yang berbatu dasar kapur (Dinas Pertanian dan Perkebunan Teluk Bintuni, 2009).
Show more

14 Read more

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terlebih dahulu mengenai karakteristik responden. Responden adalah orang yang

IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terlebih dahulu mengenai karakteristik responden. Responden adalah orang yang

akta pendiriannya melalui notaris Inggrid Lannywaty, S.H. dan Drajad Darmaji, S.H. dengan menggunakan pemilik perusahaan berupa KTP dan Kartu Keluarga yang orangnya tidak ada atau fiktif, yaitu dengan menugaskan atau menyuruh karyawannya, kemudian mendaftarkan perusahaan tersebut berdasarkan domisilinya pada Kantor Pelayanan Pajak yang tersebar berbagai tempat, sehingga mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak atau pengukuhan Pengusaha Kena Pajak dari Direktorat Jendral Pajak dan dapat menerbitkan faktur pajak tersebut, oleh terdakwa digunakan untuk mengorder atau menerima pesanan-pesanan dari perusahaan-perusahaan pengguna atau pengusaha-pengusaha kena pajak yang akan membeli faktur pajak dari terdakwa tanpa melakukan penyerahan barang atau didukung dengan adanya arus barang dan arus uang dengan perusahaan- perusahaan yang menerbitkan faktur pajak yang didirikan oleh terdakwa, dimana pesanan tersebut dengan terlebih dahulu menuliskan uraian barang dan harga barang untuk mendapat nilai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang akan dijadikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) masukan oleh perusahaan-perusahaan pengguna atau pengusaha kena pajak.
Show more

22 Read more

V. KARAKTERISTIK PETANI. Tabel 5.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

V. KARAKTERISTIK PETANI. Tabel 5.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

Usia merupakan identitas respondenyang dapat menggambarkan pengalaman dalam diri responden sehingga terdapat keragaman perilaku berdasarkan usia responden. Penelitian ini mengelompokkan usia menjadi tiga, yaitu kelompok belum produktif (0-14), produktif (15-64), dan tidak produktif (≥60) serta disajikan pada tabel 5.1.:

8 Read more

Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05, sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial etos kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Divisi SDM PT. TIMAH, Tbk. Hasil tersebut diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh Andi Hadiansyah (2015) yang berjudul “Pengaruh Etos Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. AE”. Dimana hasil penelitiannya menunjukkan bahwa etos kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan PT. AE. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis deskriptif etos kerja bahwa pegawai berusaha meminimalisasi tingkat kesalahan dalam bekerja, sehingga sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
Show more

26 Read more

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN RESPONDEN

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN RESPONDEN

Karakteristik responden merupakan faktor yang diduga berhubungan dengan respon mereka akan bauran pemasaran dan komunikasi pemasaran. Karakteristik responden terdiri dari lima variabel, yaitu kategori usia, tingkat pendidikan terakhir, tingkat pendapatan, lokasi geografis tempat tinggal, dan jenis kegiatan utama. Usia digolongkan menjadi lima kategori yaitu remaja (13 sampai 18 tahun), dewasa awal (19 sampai 24 tahun), dewasa lanjut (25 sampai 35 tahun), separuh baya (36 sampai 50 tahun), tua (diatas 51 tahun). Untuk variabel tingkat pendidikan terakhir dibagi menjadi enam kategori yaitu sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), diploma, sarjana (S1) dan pascasarjana (S2/S3). Variabel tingkat pendapatan dibagi menjadi empat tingkatan yang didapatkan dari rataan penghasilan responden dilapangan, keempat tingkatan itu yaitu antara 300.000 sampai 2.250.000, 2.251.000 sampai 4.150.000, 4.151.000 sampai 6.075.000, dan 6.076.000 sampai 8.000.000. variabel jenis kegiatan utama dibagi menjadi tiga kategori, yaitu mahasiswa, pegawai negeri, dan pegawai BUMN/Swasta. Sedangkan untuk lokasi geografis tempat tinggal dibagi menjadi tiga kategori berupa lingkar kampus IPB (ring satu), Kota Bogor (ring dua) dan luar Kota Bogor (ring tiga). Data penjabaran dari karakteristik responden Restoran Bumbu Wangi disajikan pada Tabel 3 .
Show more

5 Read more

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN RESPONDEN/PETANI SAYURAN

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN DAN RESPONDEN/PETANI SAYURAN

Intensitas responden keluar desa dalam satu bulan terakhir khususnya terkait dengan kegiatan usahatani terbesar adalah pada kategori sangat jarang dan kadang-kadang yaitu sebesar 80 persen. Petani menyatakan bahwa sebagian besar tujuan keluar desa adalah untuk membeli input produksi atau memasarkan hasil usahatani. Bagi petani yang juga sebagai pedagang pengepul bepergian ke luar desa merupakan kegiatan yang dilakukannya hampir setiap hari. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan kaum ibu tani yang cenderung melakukan aktivitasnya hanya di dalam lingkungan desa tanpa keluar desa. Berdasarkan hasil uji beda antar dua lokasi penelitian, diketahui adanya perbedaan rata-rata frekuensi keluar desa yang nyata antara petani di Jabar dengan di Jatim dimana petani di Jatim lebih tinggi mobilitasnya ke luar desa dibandingkan dengan petani di Jabar. Kedekatan lokasi wilayah Telecenter Kartini Mandiri di Desa Giripurno dengan jalan raya yang menghubungkan kota Batu dan Karangploso Malang dan sarana transportasi yang cukup memadai merupakan salah satu faktor pendukung tingginya mobilitas petani di Jatim. Berbeda dengan kondisi di Jabar yang meskipun relatif cukup dekat dengan pusat ibukota Jakarta, namun sebagian besar jalan akses menuju ke jalan raya puncak dalam kondisi yang kurang baik sehingga membatasi petani untuk pergi keluar desa.
Show more

24 Read more

Show all 10000 documents...