Karang Taruna

Top PDF Karang Taruna:

KONTRIBUSI AKTIVITAS KARANG TARUNA ARIH ERSADA II DALAM RANGKA MENGANTISIPASI TERJADINYA KENAKALAN REMAJA DI DESA NAMO PECAWIR TUNTUNGAN II KECAMATAN PANCUR BATU.

KONTRIBUSI AKTIVITAS KARANG TARUNA ARIH ERSADA II DALAM RANGKA MENGANTISIPASI TERJADINYA KENAKALAN REMAJA DI DESA NAMO PECAWIR TUNTUNGAN II KECAMATAN PANCUR BATU.

Adapun judul dari skripsi ini adalah “ Kontribusi Aktivitas Karang Taruna Arih Ersada II dalam Rangka Mengantisipasi Terjadinya Kenakalan Remaja di Desa Namo Pecawir Tuntungan II Kec. Pancur Batu ” . Disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan.

28 Baca lebih lajut

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Karang Taruna Citra Yodha merupakan salah satu organisasi pemuda yang berada di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Deli Serdang.Karang Taruna ini berdiri pada 30 Juli 1991 dan berkedudukan di Desa Kedai Durian. Pada tahun 1994 terjadi pemekaran Desa Kedai Durian menjadi tiga bagian, yakni Desa Suka Makmur, Desa Kedai Durian, dan Desa Mekar Sari. Karang Taruna Citra Yodha berada di dalam wilayah Desa Mekar Sari karena banyak fasilitas pendukung terdapat di Desa Mekar Sari, seperti sekretariat dan beberapa Usaha Ekonomis Produktif (UEP) lainnya.

8 Baca lebih lajut

PERAN KARANG TARUNA SAGUH JAYA DALAM MEMBENTUK SIKAP KEPEMIMPINAN PEMUDA DI KAWASAN DESA WISATA BRONTOKUSUMAN KECAMATAN MERGANGSAN, KOTA YOGYAKARTA.

PERAN KARANG TARUNA SAGUH JAYA DALAM MEMBENTUK SIKAP KEPEMIMPINAN PEMUDA DI KAWASAN DESA WISATA BRONTOKUSUMAN KECAMATAN MERGANGSAN, KOTA YOGYAKARTA.

dalam suatu masyarakat umumnya memiliki organisasi kepemudaan yang biasa disebut dengan organisasi Karang Taruna. Organisasi Karang Taruna ini dibentuk dengan harapan melalui organisasi tersebut mampu menjadi wadah kreativitas bagi para pemuda. Organisasi ini seperti organisasi karang taruna yang lain, memiliki sederet program yang harus dilaksanakan. Maka terkadang program-program tersebut membuat para anggotanya jenuh dan merasa tertekan. Sehingga anggotanya memilih untuk mengundurkan diri, dan tidak mau lagi repot-repot mengurusi organisasi tersebut. Sebagian besar pemuda pemudi kurang aktif dan tidak tertarik, masih belum menyadari pentingnya peranan pemuda dalam mayarakat, ditambah aktivitas atau program yang monoton. Pemuda hanya sibuk dengan aktivitas keseharian masing-masing yakni belajar di kampus dan juga bekerja, sehingga sebagian besar para pemuda tidak terlalu peduli dengan aktivitas yang ada dalam masyarakatnya termasuk tidak memiliki keinginan untuk mengurus organisasi karang taruna di tempat tinggalnya karena dianggap tidak memiliki keuntungan untuk kehidupannya.
Baca lebih lanjut

184 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT  DALAM RAPAT KARANG TARUNA  Pelaksanaan Musyawarah Untuk Mufakat Dalam Rapat Karang Taruna (Studi Kasus pada Karang Taruna Sumber Cahaya di Dukuh Sumberejo Desa Patihan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen).

PELAKSANAAN MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT DALAM RAPAT KARANG TARUNA Pelaksanaan Musyawarah Untuk Mufakat Dalam Rapat Karang Taruna (Studi Kasus pada Karang Taruna Sumber Cahaya di Dukuh Sumberejo Desa Patihan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen).

Puji syukur penulis panjatkan kehadiran Allah SWT atas nikmat, rahmat serta hidayahnya. Shalawat serta salam senantiasa kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW. Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan skripsi dengan judul: "Pelaksanaan Musyawarah untuk Mufakat dalam Rapat Karang Taruna (Studi Kasus pada Karang Taruna Sumber Cahaya di Dukuh Sumberejo Desa Patihan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen)".

18 Baca lebih lajut

PENGARUH DUKUNGAN APARAT DESA DAN KOMITMEN ANGGOTA KARANG TARUNA TERHADAP PROGRAM KERJA KARANG TARUNA DI DESA SIMPANG ASAM KECAMATAN BANJIT KABUPATEN WAYKANAN TAHUN 2015

PENGARUH DUKUNGAN APARAT DESA DAN KOMITMEN ANGGOTA KARANG TARUNA TERHADAP PROGRAM KERJA KARANG TARUNA DI DESA SIMPANG ASAM KECAMATAN BANJIT KABUPATEN WAYKANAN TAHUN 2015

Di samping itu, gerakan reformasi yang timbul dalam situasi krisis, sempat pula membuat adanya dua pedoman dasar Karang Taruna. Masing – masing Pedoman Dasar Karang Taruna ditetapkan dengan Keputusan Menteri Sosial dan Pedoman Dasar karang Taruna Indonesia sebagai hasil Temu Karya Nasional IV tahun 2001 di Medan. Hal itu membuat pemahaman tentang Karang Taruna di kalangan Karang Taruna itu sendiri berbeda – beda dan jika terus berlanjut akan kurang menguntungkan bagi perkembangan Karang Taruna ke depan.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Usaha dan Kegiatan Karang Taruna

Usaha dan Kegiatan Karang Taruna

Tugas utama yang mendasari lahirnya Karang Taruna adalah kepedulian mereka pada lingkungan masyarakat yang terkait dengan upaya memajukan usaha-usaha kesejahteraan. Karang Taruna menyadari secara partisipatif mereka dapat melakukan upaya penanganan permasalahan sosial yang ada sesuai dengan potensi dan kapasitas yang dimiliki. Kepedulian Karang Taruna terhadap masalah sosial urnumnya terbangun dari nilai-nilai yang ada di lingkungan masyarakatnya. Bentuk kegiatan maupun jenis permasalahan yang ditangani pun beragam, sesuai keadaan dan permasalahan yang menonjol di lingkungan masyarakat sekitar.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA PEMUDA DESA MELALUI KEGIATAN KEPEMUDAAN KARANG TARUNA  Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Pemuda Desa Melalui Kegiatan Kepemudaan Karang Taruna (Studi Kasus Pada Karang Taruna “Gapura” Dukuh Purosari Desa Kembang Kecam

PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA PEMUDA DESA MELALUI KEGIATAN KEPEMUDAAN KARANG TARUNA Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Pemuda Desa Melalui Kegiatan Kepemudaan Karang Taruna (Studi Kasus Pada Karang Taruna “Gapura” Dukuh Purosari Desa Kembang Kecam

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi penanaman nilai-nilai karakter pada pemuda desa melalui kegiatan karang taruna “Gapura” Dukuh Purosari Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali dan untuk mendeskripsikan kendala penanaman nilai-nilai karakter pada pemuda desa melalui kegiatan karang taruna “Gapura” Dukuh Purosari Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data dengan cara triangulasi sumber data dan triangulasi teknik pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi penanaman nilai-nilai karakter pada pemuda melalui kegiatan kepemudaan karang taruna “Gapura” di Dukuh Purosari dilaksanakan dengan cara melaksanakan kegiatan-kegiatan yang didalamnya mengandung nilai-nilai karakter diantaranya kegiatan bakti social, penanaman bibit pohon, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan turnamen futsal, kegiatan donor darah, kegiatan pembagian zakat fitrah, kegiatan rekreasi seluruh anggota, kegiatan peringatan HUT RI dan kegiatan peringatan tahun baru. Juga terdapat kendala-kendala yang dialami dalam penanaman nilai-nilai karakter pada pemuda desa melalui kegiatan karang taruna “Gapura” di Dukuh Purosari antara lain kendala pendanaan untuk program kegiatan karang taruna, kurangnya perhatian pemerintah desa dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna dan juga kendala intern anggota yaitu pembagian waktu untuk organisasi dan waktu untuk melaksanakan kegiatan pribadi masing-masing anggota.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

CONTOH PROPOSAL DAN KARANG TARUNA

CONTOH PROPOSAL DAN KARANG TARUNA

Besar harapan kami, kiranya Bapak/Ibu/Saudara/i dapat membantu pembiayaan kegiatan peringatan HUT RI ke-70 ini. Semoga bantuan dan sumbangan yang diberikan dapat bermanfaat bagi kegiatan ini. Atas partisipasi Bapak/ Ibu/ Saudara/ i. Kami selaku pengurus Karang Taruna mengucapkan banyak terima kasih.

18 Baca lebih lajut

Peranan Karang taruna dalam Pembinaan Remaja

Peranan Karang taruna dalam Pembinaan Remaja

Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui peranan Karang Taruna dalam pembinaan Remaja ini mengambil lokasi di Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Sedangkan dengan analisa kuantitatif sebagai penjelasan. Adapun yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah organisasi Karang Taruna yang berada di desa Tempel Rejo. Jumlah sampel adalah sebanyak 75 anggota yang memiliki keaktifan dalam organisasi terdiri kategori umur 15-35 tahun, pengambilan sampel dilakukan secara perposif, dengan menggunakan observasi, quisioner, dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

DISFUNGSIONAL PERAN KARANG TARUNA DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI KAMPUNG CIREUNDEU.

DISFUNGSIONAL PERAN KARANG TARUNA DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI KAMPUNG CIREUNDEU.

Abstrak: Disfungsional Peran Karang Taruna Dalam Pelestarian Kearifan Lokal Di Kampung Cireundeu. Karang taruna RW 10 yang bertugas di Kampung Cireundeu Kelurahan Leuwi Gajah Kecamatan Cimahi Selatan, merupakan karang taruna yang tidak melakukan peranannya dengan semestinya. Pada harapannya sesuai dengan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna dalam Bab VII mengenai program kerja pasal 19, yang berbunyi: "Setiap Karang Taruna bertanggung jawab untuk menetapkan program kerja berdasarkan mekanisme, potensi, sumber, kemampuan dan kebutuhan Karang Taruna setempat". Pada kenyataannya Karang Taruna RW 10 tidak sama sekali menyentuh potensi kearifan lokal yang ada di Kampung Cireundeu, sehingga fungsi dari karang taruna tersebut tidak dirasakan oleh masyarakat. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kinerja karang taruna hingga saat ini, dan peneliti hendak untuk memperbaiki karang taruna kepada jalur fungsi dan peranan yang diinginkan oleh warga. Warga Kampung Cireundeu hanya ingin merasakan bukti dari kinerja karang taruna yang menguntungkan bagi masyarakat Kampung Cireundeu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk dapat menjawab rumusan-rumusan penelitian yang diajukan, peneliti melakukan pengumpulan data dari informan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data-data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis sehingga membentuk suatu kesimpulan. Hasil temuan penelitian menunjukan beberapa disfungsional peranan karang taruna seperti, penyelarasan program kerja dengan masyarakat adat tidak ada. Fungsi karang taruna sebagai penyambung komunikasi antar pemuda tidak terjadi sama sekali. Pada tubuh karang taruna itu sendiri tidak jelas, dikarenakan tidak memilikinya atribut organisasi yang seharusnya karang taruna miliki.
Baca lebih lanjut

50 Baca lebih lajut

Peranan Karang taruna dalam Pembinaan Remaja

Peranan Karang taruna dalam Pembinaan Remaja

Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui peranan Karang Taruna dalam pembinaan Remaja ini mengambil lokasi di Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran. Sedangkan dengan analisa kuantitatif sebagai penjelasan. Adapun yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah organisasi Karang Taruna yang berada di desa Tempel Rejo. Jumlah sampel adalah sebanyak 75 anggota yang memiliki keaktifan dalam organisasi terdiri kategori umur 15-35 tahun, pengambilan sampel dilakukan secara perposif, dengan menggunakan observasi, quisioner, dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengembangan Karakter Tanggung Jawab Dan Karakter Kepedulian Sosial Pada Anggota Karang Taruna Lismatu Bhakti Desa Karangbangun (Studi Kasus di Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar).

PENDAHULUAN Pengembangan Karakter Tanggung Jawab Dan Karakter Kepedulian Sosial Pada Anggota Karang Taruna Lismatu Bhakti Desa Karangbangun (Studi Kasus di Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar).

Sesuai Pedoman Dasar Karang Taruna, pengertian Karang Taruna adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat dan terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial (Rahmat, 2012:2)

10 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Sikap Terhadap Perilaku Seksual Pada Remaja Karang Taruna.

PENDAHULUAN Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Sikap Terhadap Perilaku Seksual Pada Remaja Karang Taruna.

Dari 62 jumlah anggota karang taruna yang aktif, lebih dari 25% diantaranya ada kecenderungan melakukan perilaku seksual. Beberapa pasangan (kekasih) sama-sama anggota karang taruna, namun ada juga beberapa anggota karang taruna yang memiliki pacar atau pasangan bukan anggota karang taruna. Beberapa contoh perilaku seksual yang terjadi pada beberapa anggota karang taruna “Sedyo Utomo” yang dapat diamati ketika melakukan aktivitas bersama- sama anggota karang taruna seperti pada tabel I.1:
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

 Contoh program kerja kegiatan usaha karang taruna desa jatimulya terbaru 2016 karang taruna

Contoh program kerja kegiatan usaha karang taruna desa jatimulya terbaru 2016 karang taruna

1. Melakukan pendataan potensi pemuda yang ada di seluruh Pedukuhan di Desa Jatimulya sebagai bahan dasar dalam pengembangan dan object program karang taruna 2015- 2016 dalam peningkatan SDM 2. Mengadakan diklat (pelatihan) yang sesuai dengan hasil dari

3 Baca lebih lajut

DISFUNGSIONAL PERAN KARANG TARUNA DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI KAMPUNG CIREUNDEU - repository UPI S SOS 1100890 Title

DISFUNGSIONAL PERAN KARANG TARUNA DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI KAMPUNG CIREUNDEU - repository UPI S SOS 1100890 Title

DISFUNGSIONAL PERAN KARANG TARUNA DALAM PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI KAMPUNG CIREUNDEU Studi Deskriptif pada Karang Taruna RW 10 di Kampung Adat Cireundeu Kecamatan Cimahi Selatan O[r]

2 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI KEGIATAN KARANG TARUNA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA REMAJA DI DESA ALURGADUNG KECAMATAN SAWIT SEBERANG KABUPATEN LANGKAT.

KONTRIBUSI KEGIATAN KARANG TARUNA DALAM MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA REMAJA DI DESA ALURGADUNG KECAMATAN SAWIT SEBERANG KABUPATEN LANGKAT.

sosial. Karang taruna terdapat hampir diseluruh Indonesia. Karang taruna sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Sosial RI No. 83/HUK/2005 adalah organisasi sosial wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial, dari, oleh dan untuk masyarakat terutama bagi generasi muda diwilayah desa/kelurahan atau komunitas sederajat dan terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial. Sedangkan keanggotaanya bersifat stelsel pasif artinya seluruh generasi muda dalam lingkungan Desa/Kelurahan atau komunitas adat sederajat yang berusia 11 sampai 45 tahun yang selanjutnya disebut Warga Karang Taruna.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA KARANG TARUNA DESA PAKANG  Hubungan Antara Empati Dengan Perilaku Altruisme Pada Karang Taruna Desa Pakang.

HUBUNGAN ANTARA EMPATI DENGAN PERILAKU ALTRUISME PADA KARANG TARUNA DESA PAKANG Hubungan Antara Empati Dengan Perilaku Altruisme Pada Karang Taruna Desa Pakang.

Perilaku altruisme pada remaja khususnya pada karang taruna di era globalisai saat ini mengalami banyak penurunan. Salah satu penyebabnya yaitu lunturnya sikap empati dikalangan remaja. Penggunaan teknologi canggih, mesin, elektronik, komputer,,beban pekerjaan, tugas sekolah dan fokusnya di bangku perkuliahan membuat remaja saat ini cenderung membuat remaja fokus pada kepentingannya sendiri dan cenderung mengabaikan perilaku altruisme terhadap orang lain. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara empati dengan perilaku altruisme pada karang taruna khususnya di desa Pakang. Mengetahui tingkat empati pada remaja. Seberapa besar perilaku altruisme pada remaja karang taruna. Mengetahui sumbangan efektif empati terhadap perilaku altruisme pada remaja karang taruna desa Pakang. Hipotesis penelitian ini adalah ada hubungan positif antara empati dengan perilaku altruisme pada karang taruna desa Pakang. Subjek berjumlah 65 orang dari keseluruhan remaja yang ada di dalam anggota karang taruna desa Pakang. Untuk itu peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik studi populasi atau study sensus karena peneliti menggunakan seluruh sampel pada anggota karang taruna desa Pakang. Metode pengumpulan data menggunakan alat ukur skala empati dan skala perilaku altruisme. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil analisis diperoleh data koefisien korelasi (r xy) sebesar 0,584 dengan Signifikansi p = 0,000 (p ≤ 0,01). Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara empati dengan perilaku altruisme pada karang taruna desa Pakang, yang berarti hipotesis diterima. Sumbangan efektif empati 34,1%, hal ini berarti masih terdapat 65,9% variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi perilaku altruisme. Variabel perilaku altruisme mempunyai rerata empirik (RE) sebesar 81,89 dan rerata hipotetik (RH) sebesar 62,5 yang berarti perilaku altruisme pada subjek tergolong tinggi. Variabel empati diketahui rerata empirik (RE) sebesar 75,89 dan rerata hipotetik (RH) sebesar 62,5 yang berarti tergolong tinggi.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Pemuda Desa Melalui Kegiatan Kepemudaan Karang Taruna (Studi Kasus Pada Karang Taruna “Gapura” Dukuh Purosari Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali).

PENDAHULUAN Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Pemuda Desa Melalui Kegiatan Kepemudaan Karang Taruna (Studi Kasus Pada Karang Taruna “Gapura” Dukuh Purosari Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali).

Maka dari itu dapat dilihat bahwa karang taruna “Gapura” ini merupakan satu wadah yang dapat dipandang sebagai salah satu tempat untuk para anggotanya mengembangkan berbagai potensi dan ide kreatif dalam dirinya. Selain itu karang taruna “Gapura” ini merupakan salah satu karang taruna yang aktif melaksanakan berbagai macam kegiatan kepemudaan di tengah-tengan banyaknya perbedaan yang terdapat dari masing-masing anggotanya, seperti latar belakang pendidikan, pekerjaan, ekonomi atau bahkan latar belakang keluarga. Berdasarkan uraian diatas maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai “Penanaman Nilai-nilai Karakter Pada Pemuda Desa Melalui Kegiatan Kepemudaan Karang Taruna (Studi Kasus Pada Karang Taruna “Gapura” Dukuh Purosari Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali)”.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Apa Itu Karang Taruna (1)

Apa Itu Karang Taruna (1)

Pengurus Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan dipilih dan disahkan dalam Temu Karya Desa/Kelurahan. Pengurus Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Kepala Desa/Lurah dan dilantik oleh Kepala Desa/Lurah setempat. Pengurus Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan selanjutnya berfungsi sebagai Pelaksana Organisasi dalam diwilayahnya. Karang Taruna tingkat Desa/Kelurahan atau komunitas sosial yang sederajat memiliki Pengurus minimal 35 Orang, masa bhakti 3 (Tiga) Tahun dengan struktur sekurang-kurangnya terdiri dari:
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

surat undangan karang taruna 2011

surat undangan karang taruna 2011

Di tempat Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT kami mengharap dengan hormat atas kehadiran Sdr/i., besok pada : Hari : Minggu[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 3400 documents...