Kartun konsep

Top PDF Kartun konsep:

PENGEMBANGAN MODUL KIMIA SMAMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DILENGKAPI KARTUN KONSEP UNTUK MEMINIMALKAN MISKONSEPSI PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

PENGEMBANGAN MODUL KIMIA SMAMA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DILENGKAPI KARTUN KONSEP UNTUK MEMINIMALKAN MISKONSEPSI PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA

Segala puji syukur hanya bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, nikmat, hidayah dan inayah-Nya kepada penulis sehingga pada waktu- Nya penulis dapat menyelesaikan tesis yang berjudul “ Pengembangan Modul Kimia SMA/MA Berbasis Inkuiri Terbimbing Dilengkapi Kartun Konsep Untuk Meminimalkan Miskonsepsi pada Materi Larutan Penyangga ” dengan lancar.

18 Baca lebih lajut

ANALISIS KUALITAS ARGUMENTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTUN KONSEP SISTEM IMUNITAS.

ANALISIS KUALITAS ARGUMENTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTUN KONSEP SISTEM IMUNITAS.

Penelitian ini berjudul analisis kualitas argumentasi siswa pada pembelajaran menggunakan media kartun konsep sistem imunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas argumentasi siswa dan mendeskripsikan peran media kartun konsep dalam menstimulus siswa untuk berargumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan metode pengambilan data berupa perekaman audio-video, angket dan catatan lapangan. Perekaman audio- video merupakan data awal yang selanjutnya ditranskripsi, kemudian hasil transkripsi tersebut dianalisis. Analisis transkripsi untuk komponen argumentasi dilakukan berdasarkan Pola Argumentasi Toulmin (1958), sedangkan untuk menilai kualitas argumentasi didasari oleh kriteria level menurut Erduran et al., (2004). Kelas XI IPA 4 ditentukan sebagai sampel berdasarkan pertimbangan kemudahan mengakses data dan kemudahan berkomunikasi dengan siswa. Garis besar prosedur penelitian ini adalah: (1) studi pendahuluan; (2) tahap persiapan, (3)tahap pemberian materi; (4) tahap pembiasaan berargumentasi; (5) proses argumentasi; (6) analisis dan pembahasan. Berdasarkan hasil analisis transkrip diskusi siswa pada pembelajaran menggunakan media kartun konsep menunjukkan bahwa kualitas argumentasi siswa umumnya berada pada level 2 yang berarti siswa mampu menyatakan claim/ counter claim dengan menyertakan data, jaminan (warrant) atau dukungan (backing), namun belum bisa mengemukakan sanggahan (rebuttal) dari argumentasinya. Dalam penelitian ini, kartun konsep terbukti mampu menstimulus siswa untuk berargumentasi karena kartun konsep mampu menimbulkan berbagai pertimbangan dan konflik kognitif pada siswa untuk memilih pernyataan karakter yang paling mewakili pendapat mereka. Kartun konsep pula berperan membantu siswa dalam menentukan posisi terhadap suatu topik yang kemudian siswa akan mengembangkan argumentasi dari pemilihan karakter kartun konsep yang merepresentasikan posisi siswa tersebut.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

ANALISIS KUALITAS ARGUMENTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTUN KONSEP SISTEM IMUNITAS - repository UPI S BIO 1004544 Title

ANALISIS KUALITAS ARGUMENTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTUN KONSEP SISTEM IMUNITAS - repository UPI S BIO 1004544 Title

ANALISIS KUALITAS ARGUMENTASI SISWA PADA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTUN KONSEP SISTEM IMUNITAS Oleh Yuni Anggia Purnama Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah s[r]

3 Baca lebih lajut

PERUBAHAN KONSEPTUAL SISWA SMP PADA MATERI SUHU DAN KALOR MELALUI TEKS PERUBAHAN KONSEPTUAL BERBASIS KARTUN KONSEP - repository UPI T IPA 1302723 Title

PERUBAHAN KONSEPTUAL SISWA SMP PADA MATERI SUHU DAN KALOR MELALUI TEKS PERUBAHAN KONSEPTUAL BERBASIS KARTUN KONSEP - repository UPI T IPA 1302723 Title

PERUBAHAN KONSEPTUAL SISWA SMP PADA MATERI SUHU DAN KALOR MELALUI TEKS PERUBAHAN KONSEPTUAL BERBASIS KARTUN KONSEP Oleh Vidya Setyaningrum S.Pd Universitas Tanjungpura, 2012 Sebu[r]

3 Baca lebih lajut

S BIO 1004544 Chapter3

S BIO 1004544 Chapter3

Kartun konsep yang digunakan pada penelitian ini merupakan gambar visual dua dimensi yang dikombinasikan dengan teks tertulis dalam bentuk dialog yang berisi pernyataan karakter yang terkait dengan materi sistem kekebalan tubuh yaitu vaksin, demam, HIV/AIDS, dan lamanya waktu pemberian ASI eksklusif. Pernyataan tersebut berupa ungkapan persetujuan atau ketidaksetujuan terhadap topik atau ide yang disajikan yang disertai dengan alasan atau pun tidak. Kartun konsep vaksin dan demam digunakan sebagai media pembelajaran pada saat pembelajaran metode diskusi kelas yang dijadikan alat untuk menstimulus siswa dalam berargumentasi. Sedangkan kartun konsep HIV/AIDS dan lamanya waktu pemberian ASI eksklusif digunakan sebagai pengenalan pembelajaran menggunakan media kartun konsep dengan pendekatan argumentasi.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

T IPA 1302723 Abstract

T IPA 1302723 Abstract

Konsepsi yang dibawa siswa mengenai suatu fenomena saintifik baik yang bersifat ilmiah maupun tidak akan mempengaruhi siswa dalam proses pembelajaran, sehingga harus diperhatikan sebelum memulai pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun teks perubahan konseptual yang dapat memperbaiki konsepsi siswa mengenai materi suhu dan kalor serta menemukan pola perubahan konsepsi siswa pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dan validasi. Subyek penelitian ini berjumlah 203 siswa kelas 8 salah satu SMP Negeri di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Subyek kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen (103 siswa) dan kelompok kontrol (100 siswa). Siswa kedua kelompok diberikan pretest untuk melihat konsepsi awal siswa, dimana hasilnya mengindikasikan adanya 18 macam miskonsepsi yang dimiliki siswa pada materi suhu dan kalor. Selanjutnya mereka diberikan tugas membaca dimana kelompok eksperimen diminta membaca teks perubahan konseptual, sedangkan kelompok kontrol diminta membaca buku teks sekolah. Sebelum diberikan pada siswa, dilakukan penilaian terhadap teks perubahan konseptual yang hasilnya menunjukkan bahwa teks perubahan konseptual berbasis kartun konsep yang disusun telah memenuhi semua aspek yang dibutuhkan dari sebuah teks perubahan konseptual. Selanjutnya, kedua kelompok siswa diberikan posttest untuk melihat perubahan konseptual siswa. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan akhir siswa, dimana siswa kelompok eksperimen memiliki tingkat pemahaman yang lebih baik serta perubahan konseptual ke arah yang lebih positif dibandingkan dengan siswa kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa teks perubahan konseptual berbasis kartun konsep dinilai dan terbukti dapat mengubah konsepsi siswa ke arah yang lebih positif.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

T IPA 1302723 Chapter 5

T IPA 1302723 Chapter 5

Penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi para peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian mengenai kartun konsep, miskonsepsi dan perubahan konseptual yang terjadi pada siswa ataupun bagi peneliti yang ingin menyusun bahan ajar untuk memperbaiki konsepsi siswa. Bagi peneliti lain yang juga ingin menggunakan kartun konsep sebagai bahan ajar, sebaiknya menggunakan gambar-gambar kartun yang lebih menarik sesuai dengan tingkat perkembangan siswa namun tetap tidak berpotensi menimbulkan miskonsepsi.

3 Baca lebih lajut

T IPA 1302723 Chapter 3

T IPA 1302723 Chapter 3

Tahap validasi dilakukan dengan menggunakan lembar penilaian yang dikembangkan oleh peneliti untuk melihat kualitas dari teks perubahan konsep berbasis kartun konsep yang telah dikembangkan. Aspek penilaian mencakup tiga aspek utama yaitu aspek ciri khas teks perubahan konseptual, aspek penyajian dan aspek cakupan materi. Selanjutnya dilakukan uji terbatas pada siswa untuk melihat pengaruh teks perubahan konseptual berbasis kartun konsep terhadap pemahaman dan perubahan konsepsi siswa. Pada uji ini digunakan dua kelompok subjek yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang masing – masing dilakukan dua kali observasi yaitu sebelum dan sesudah pemberian bahan bacaan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

T IPA 1302723 Table of content

T IPA 1302723 Table of content

Vidya Setyaningrum, 2016 PERUBAHAN KONSEPTUAL SISWA SMP PADA MATERI SUHU DAN KALOR MELALUI TEKS PERUBAHAN KONSEPTUAL BERBASIS KARTUN KONSEP Universitas Pendidikan Indonesia | reposi[r]

2 Baca lebih lajut

S BIO 1004544 Bibliography

S BIO 1004544 Bibliography

77 Yuni Anggia Purnama, 2014 Analisis Kualitas Argumentasi Siswa Pada Pembelajaran Menggunakan Media Kartun Konsep Sistem Imunitas Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.ed[r]

4 Baca lebih lajut

S BIO 1004544 Abstract

S BIO 1004544 Abstract

Penelitian ini berjudul analisis kualitas argumentasi siswa pada pembelajaran menggunakan media kartun konsep sistem imunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kualitas argumentasi siswa dan mendeskripsikan peran media kartun konsep dalam menstimulus siswa untuk berargumen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan metode pengambilan data berupa perekaman audio-video, angket dan catatan lapangan. Perekaman audio- video merupakan data awal yang selanjutnya ditranskripsi, kemudian hasil transkripsi tersebut dianalisis. Analisis transkripsi untuk komponen argumentasi dilakukan berdasarkan Pola Argumentasi Toulmin (1958), sedangkan untuk menilai kualitas argumentasi didasari oleh kriteria level menurut Erduran et al., (2004). Kelas XI IPA 4 ditentukan sebagai sampel berdasarkan pertimbangan kemudahan mengakses data dan kemudahan berkomunikasi dengan siswa. Garis besar prosedur penelitian ini adalah: (1) studi pendahuluan; (2) tahap persiapan, (3)tahap pemberian materi; (4) tahap pembiasaan berargumentasi; (5) proses argumentasi; (6) analisis dan pembahasan. Berdasarkan hasil analisis transkrip diskusi siswa pada pembelajaran menggunakan media kartun konsep menunjukkan bahwa kualitas argumentasi siswa umumnya berada pada level 2 yang berarti siswa mampu menyatakan claim/ counter claim dengan menyertakan data, jaminan (warrant) atau dukungan (backing), namun belum bisa mengemukakan sanggahan (rebuttal) dari argumentasinya. Dalam penelitian ini, kartun konsep terbukti mampu menstimulus siswa untuk berargumentasi karena kartun konsep mampu menimbulkan berbagai pertimbangan dan konflik kognitif pada siswa untuk memilih pernyataan karakter yang paling mewakili pendapat mereka. Kartun konsep pula berperan membantu siswa dalam menentukan posisi terhadap suatu topik yang kemudian siswa akan mengembangkan argumentasi dari pemilihan karakter kartun konsep yang merepresentasikan posisi siswa tersebut.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S BIO 1004544 Table of Content

S BIO 1004544 Table of Content

2.1 Kerangka Analisis yang Digunakan untuk Meng-asses Kualitas Argumentasi ............................................................................................... 12 3.1 Rubrik Penentuan Komponen Argumentasi ............................................... 21 3.2 Kisi-kisi Angket untuk Menjaring Pendapat Siswa terkait Kartun Konsep

5 Baca lebih lajut

S BIO 1004544 Chapter1

S BIO 1004544 Chapter1

Selain sebagai stimulus berargumentasi, berbagai penelitian melaporkan dan menyelidiki bahwa penggunaan kartun konsep dalam proses pembelajaran berperan dalam hal pertimbangan, memeriksa subjek pengetahuan, menimbulkan konflik kognitif, alat assesmen formatif, mengembangkan keterampilan berbahasa, meningkatkan motivasi belajar siswa, strategi untuk memecahkan masalah dan dapat berperan untuk mengidentifikasi serta meremediasi miskonsepsi siswa (Naylor dan Keogh, 2013).

4 Baca lebih lajut

Membangun Citra Untuk Eduplay Dan Tkit Alam Miftahul Jannah Surakarta Melalui Desain Komunikasi Visual

Membangun Citra Untuk Eduplay Dan Tkit Alam Miftahul Jannah Surakarta Melalui Desain Komunikasi Visual

Poster termasuk dalam alat yang akan digunakan sebagai media promosi utama karena dibutuhkan tiap tahun yang harus digunakan dalam mencari calon peserta didik baru oleh setiap lembaga pendidikan selain brosur. Konsep desain tidak lepas adanya korelasi antara konsep kreatif perancangan dengan visualisasi eksekusi media promosi. Dengan tata Layout yang dinamis menghindari kesan sudut sehingga menimbulkan persepsi kenyamanan (Comfortable) dari penglihatnya, keceriaan yang ditampilkan adalah ilustrasi foto dan ilustrasi kartun yang selalu senyum, pemilihan Font yang dipilih memiliki karekteristik yang menggambarkan sifat anak-anak yang lebih kepada Fun/senang dan riang, bukan hanya itu pemilihan warna dan ilustrasi daun menggambarkan kesejukan dan berdekatan dengan Alam. Jadi poster akan sangat dibutuhkan secara terus menerus sebagai alat pokok dalam mencari calon peserta didik baru karena dapat di distribusikan dimana saja atau bersifat sangat fleksibel.
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI TENTANG HUMOR FENOMENA BELANJA DI SURABAYA | Sigit Sidharta | Jurnal DKV Adiwarna 4334 8266 1 SM

PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI TENTANG HUMOR FENOMENA BELANJA DI SURABAYA | Sigit Sidharta | Jurnal DKV Adiwarna 4334 8266 1 SM

Buku ilustrasi yang dirancang menyajikan fakta seputar perilaku berbelanja seorang wanita yang gila belanja dengan menggunakan kartun opini. Ilustrasi tersebut mengandung pesan yang mengkritik, namun juga memuat humor yang menggelitik. Buku ini tidak berat pada teks, sehingga mudah diikuti serta lebih menarik bagi pembaca. Ilustrasi pada buku ini dirancang dengan warna-warna terang yang menarik, berguna sebagai penarik perhatian. Isi cerita tidak sekedar berisikan humor dan sindiran terhadap fenomena berbelanja, namun juga diselingi dengan quotes yang berkaitan dengan berbelanja. Sedangkan layout dibuat lebih menarik dengan menampilkan banyak gambar. Perancangan buku ilustrasi dengan pendekatan humor yang menarik untuk audiens. Kartun opini sering digunakan sebagai kritik sosial dan politik pada masyarakat. Dalam perancangan ini, kartun opini atau karikatural digunakan untuk mendukung cerita humoris tentang fakta kehidupan berbelanja wanita muda. Perancang mengajak pembaca untuk ikut berpikir dan merefleksi diri dalam situasi berbelanja. Diharapkan dengan adanya kartun opini dengan desain yang feminin dapat menonjolkan inti dan pesan yang ingin disampaikan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Kartun Nabi dan Bakso Tikus

Kartun Nabi dan Bakso Tikus

Bagaimanapun, kasus kartun Nabi dan “bakso tikus” memberi pelajaran berharga bagi praktisi media, untuk lebih peka dan memahami betul karakter audience nya. Apalagi, khalayak Indonesia kini semakin menuntut dan kritis, khususnya dalam hal-hal yang dianggap melanggar norma religius.

2 Baca lebih lajut

T LING 1201543 Abstract

T LING 1201543 Abstract

Kartun merupakan ungkapan opini yang bersifat tematik (apa yang menonjol pada saat itu) dalam bentuk penggambaran karakter tokoh yang berkaitan dengan berita maupun peristiwa pada masanya. Untuk mengomunikasikan pesan yang muncul melalui modus verbal dan visual dalam waktu yang yang bersamaan, media kartun menjadi keunikan tersendiri untuk diteliti. Salah satu kartun yang cukup menarik adalah kartun PR buat Presiden karya Rachmadi karena kartun ini dianggap oleh peneliti bisa mewakili dan merepresentasikan isu sosial budaya yang terjadi di Indonesia. Isu budaya pada kartun tersebut dikaji berdasarkan fungsi kartun itu sendiri. Kartun dianggap bisa mempresentasikan keadaan, kejadian, peristiwa yang sedang terjadi pada masyarakat tertentu. Ini artinya bahwa kartun bisa mereflesikan budaya masyarakat tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data untuk penelitian ini berupa teks verbal dan visual. Untuk menganalisa data menggunakan kerangka teori utama yaitu multimodalitas dengan metafungsi ideasional untuk meneliti unsur visualnya, dan untuk menganalisa klausa sebagai modus verbal yang muncul dalam teks, peneliti menggunakan analisa transitivity. Tujuan penelitian ini adalah untuk membongkar isu budaya yang direpresentasikan dalam makna verbal dan visual yang muncul bersamaan dalam kartun tersebut. Penelitian ini juga diperkuat dengan menggabungkan relasi verbal dan visual berdasarkan kohesi intersemiotik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu budaya politik yang direpresentasikan pada data yang diteliti didominasi oleh budaya politik kaula / subjek. Secara verbal data yang diteliti didominasi oleh proses material, relasional dan mental. Ini menunjukkan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh partisipan terwakili, dan peristiwa atau tindakan yang dilakukan pada partisipan terwakili. Secara visual Kartun ‘Rachmadi digambarkan dalam gambar naratif. Dalam struktur gambar narasi proses tindakan, reaksi, dan keterangan dalam gambar dihubungkan melalui vektor. Vektor yang paling banyak digunakan adalah vektor mata, meskipun ada data yang menunjukkan vektor melalui gesture. Selain itu, kohesi intersemiotik yang banyak digunakan adalah repetisi atau mengulang deskripsi verbal ke dalam bentuk visual yang gunanya untuk mempertegas makna visual.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

this PDF file MUATAN PORNOGRAFI ANAK PADA LINGKARAN PEDOFILIA DI DUNIA MAYA | Yogatama | Scriptura 1 PB

this PDF file MUATAN PORNOGRAFI ANAK PADA LINGKARAN PEDOFILIA DI DUNIA MAYA | Yogatama | Scriptura 1 PB

44 tahun 2008 pasal 1 menyebutkan konsep pornografi sebagai berikut: Pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakap[r]

12 Baca lebih lajut

PENYIMPANGAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP KESOPANAN WACANA KARTUN PADA BUKU POLITIK SANTUN DALAM KARTUN  Penyimpangan Prinsip Kerja Sama Dan Prinsip Kesopanan Wacana Kartun Pada Buku Politik Santun Dalam Kartun Karya Muhammad Mice Misrad.

PENYIMPANGAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP KESOPANAN WACANA KARTUN PADA BUKU POLITIK SANTUN DALAM KARTUN Penyimpangan Prinsip Kerja Sama Dan Prinsip Kesopanan Wacana Kartun Pada Buku Politik Santun Dalam Kartun Karya Muhammad Mice Misrad.

Puji syukur Alhamdulillah, penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat, taufik serta karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan tesis dengan judul “Penyimpangan Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Kesopanan Wacana Kartun pada Buku Politik Santun dalam Kartun Karya Muhammad Mice Misrad.” Dalam kesempatan ini penulis sampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada pihak-pihak yang disebut di bawah ini.

17 Baca lebih lajut

KARTUNIS KARTUN DAN RUANG PUBLIK

KARTUNIS KARTUN DAN RUANG PUBLIK

berekpresi tanpa takut dicekal atau lebih buruk, surat kabarnya ditutup/dibredel. Tetapi secara etika, hal ini merupakan sebuah kemunduran. Kartun pada dasarnya merupakan kritik atau opini yang disampaikan melalui media visual dengan penyajian yang mudah dimengerti tanpa langsung membicarakan objek persoalan (ada pesan tersembunyi/disembunyikan). Ia

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...