Karya Ahmad Tohari

Top PDF Karya Ahmad Tohari:

ASPEK MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK          KARYA AHMAD TOHARI: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN  Aspek Moral Dalam Novel Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

ASPEK MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN Aspek Moral Dalam Novel Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan latar sosio-historis pengarang Ahmad Tohari, struktur yang membangun novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari ditinjau dari sosiologi sastra, aspek moral yang terkandung dalam novel Orang-orang Proyek, dan implementasi aspek moral sebagai pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti adalah wacana dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari. Sumber data penelitian ini adalah novel Orang-orang Proyek Karya Ahmad Tohari. Data penelitian ini adalah wacana yang menunjukkan latar sosio-historis pengarang, struktur yang membangun, dan aspek moral dalam novel Orang-orang Poyek karya Ahmad Tohari diterbitan PT Gramedia Pustaka Utama dengan tebal 220 halaman. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, simak dan catat. Teknik validasi data yang digunakan adalah teknik triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan metode dielektik. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) latar sosio-historis Ahmad Tohari, seorang sastwaran yang tergolong mengangkat tokoh orang kecil dan orang tertindas, (2) secara struktural alur dalam novel Orang-orang Proyek yaitu alur maju (Progresif). Tokoh dalam novel terdiri dari tokoh utama yaitu Kabul dan tokoh tambahan Insiyur Dalkijo, Pak Basar, Pak Tarya, Mak Sumeh, dan Wati. Latar waktu terjadi pada tahun 1991 sampai dengan tahun 1992. Latar sosial adalah kehidupan orang kecil yang menjadi korban dari perbuatan dan kekuasaan orang yang berkuasa. Latar tempat terjadi di sebuah proyek pembangunan jembatan sungai Cibawor terletak di Desa Cibawor, (3) aspek moral dalam nove Orang-orang Proyek terdapat empat aspek moral, (a) aspek moral kemanusiaan, (b) aspek moral pergaulan, (c) aspek moral keadilan, (d) aspek moral keagamaan, (4) Hasil penelitian ini juga dapat diimplementasikan ke dalam pembelajaran sastra di SMA khususnya kelas XI. Kata Kunci: Novel Orang-orang Proyek, Aspek Moral, Sosiologi Sastra,
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN STILISTIKA DAN NILAI PENDIDIKAN.

KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN STILISTIKA DAN NILAI PENDIDIKAN.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan: (1) diksi yang terdapat di dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari; (2) gaya bahasa yang terdapat di dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari; (3) gaya kalimat yang terdapat di dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari; (4) citraaan yang terdapat di dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari; dan (5) nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KAJIAN BAHASA TABU DAN EUFEMISME  PADA KUMPULAN CERPEN “SENYUM KARYAMIN”  Kajian Bahasa Tabu dan Eufemisme pada Kumpulan Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari.

KAJIAN BAHASA TABU DAN EUFEMISME PADA KUMPULAN CERPEN “SENYUM KARYAMIN” Kajian Bahasa Tabu dan Eufemisme pada Kumpulan Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari.

Puji syukur bagi Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, dan hidayahnya. Shalawat serta salam penulis haturkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW. Sehingga skripsi yang berjudul Kajian Bahasa Tabu dan Eufemisme pada Kumpulan Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari, dapat terselesaikan dengan baik dan lancar

13 Baca lebih lajut

RESEPSI SISWA TERHADAP CERPEN MATA YANG ENAK DIPANDANG KARYA AHMAD TOHARI DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

RESEPSI SISWA TERHADAP CERPEN MATA YANG ENAK DIPANDANG KARYA AHMAD TOHARI DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA

Selain novel, Ahmad Tohari juga memiliki karya cerpen yang tidak kalah bagus. Salah satu cerpen beliau adalah Mata yang Enak Dipandang. Sekarang karya beliau tersebut telah dibukukan oleh PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2013. Buku ini merupakan kumpulan lima belas cerita pendek Ahmad Tohari yang tersebar di sejumlah media cetak antara tahun 1983 dan 1997. Seperti novel- novelnya, cerita-cerita pendeknya pun memiliki ciri khas. Ia selalu menggangkat kehidupan orang-orang kecil atau kalangan bawah dengan segala lika-likunya. Ahmad Tohari sangat mengenal kehidupan mereka dengan baik. Oleh karena itu, ia dapat melukiskannya dengan simpati dan empati sehingga kisah-kisah itu memperkaya batin pembaca. Cerpen Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari merupakan cerpen yang pernah dipublikasikan oleh Kompas pada tanggal 29 Desember 1991. Cerita dengan nuansa kehidupan manusia yang dikemas dengan cantik dan menarik oleh Ahmad Tohari sangat layak menjadi bahan bacaan. Jika sebuah cerpen sudah memenuhi kelayakan sebagai bahan bacaan, maka menjadi indikasi bahwa cerpen itu juga layak untuk menjadi bahan penelitian.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

IDENTITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI DAN MEMOIRS OF A GEISHA KARYA ARTHUR GOLDEN: (SEBUAH KAJIAN SASTRA BANDINGAN) - repository UPI S IND 1100672 Title

IDENTITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI DAN MEMOIRS OF A GEISHA KARYA ARTHUR GOLDEN: (SEBUAH KAJIAN SASTRA BANDINGAN) - repository UPI S IND 1100672 Title

IDENTITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI DAN MEMOIRS OF A GEISHA KARYA ARTHUR GOLDEN SEBUAH KAJIAN SASTRA BANDINGAN Oleh Citra Resmi Sebuah skri[r]

3 Baca lebih lajut

MATERI NILAI SASTRA PROFETIK DALAM KUMPULAN CERPEN RUSMI INGIN PULANG KARYA AHMAD TOHARI

MATERI NILAI SASTRA PROFETIK DALAM KUMPULAN CERPEN RUSMI INGIN PULANG KARYA AHMAD TOHARI

Berdasarkan kenyataan yang ada, di antara sejumlah karya sastra yang sudah dipublikasikantentunya terdapat karya-karya sastra yang di dalamnya terimplementasikan konsep sastra Profetik. Salah satunya adalah kumpulan cerpen Rusmi Ingin Pulang karya Ahmad Tohari. Karya ini mampu memberikan pencerahan masyarakat ketika berhadapan dengan berbagai permasalahan dalam kehidupannya.Untuk itu, pengarang ini memanfaatkan ayat-ayat dalam surat kitab suci Alquran, hadis Nabi Muhammad, buah pikiran Ki Hajar Dewantara; Bapak pendidikan Nasional yang berbunyi: Lawan Sastra Ngesti Mulyo, dan buah pikiran R.A.Kartini.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Ronngeng dalam kebudayaan Banyumas dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA “suatu tinjauan objektif”

Ronngeng dalam kebudayaan Banyumas dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA “suatu tinjauan objektif”

Dengan demikian, alur campuran dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari memiliki kesatupaduan dengan berbagai peristiwa dan konflik serte keterikatan satu dengan yang lain dengan seluruh pengalaman kehidupan yang hendak dikomunikasikan pengarang. Penggunaan alur campuran dalam novel ini menggambarkan kesatupaduan sehingga terjalin padu mulai dari tahap penyituasian hingga tahap penyelesaian. Penggunaan alur campuran ini pula yang menyebabka pembaca mengetahui dengan jelas berbagai sebab dan akibat peristiwa yang terjadi di dalam novel tersebut. Misalnya, tahap penyituasian yang dimulai dengan masuknya indang ke dalam tubuh Srintil lalu pengarang mengajak pembaca flashback untuk melihat bagaimana Srintil yang masih bayi harus ditinggal oleh orang tuanya karena mereka telah meracuni warga Dukuh Paruk dengan tempe bongkrek buatannya. Setelah itu, pembaca diajak kembali untuk mengetahui bagaimana kehidupan Srintil yang begitu dikagumi dan dimanjakan setelah dia dinobatkan menjadi seorang ronggeng, padahal akibat kejadian tempe bongkrek tersebut warga Dukuh Paruk enggan untuk berdekatan dengan Srintil tetapi setelah Srintil menjadi ronggeng, mereka justru memanjakan Srintil karena dianggap sebagai titisan arwah Ki Secamenggala yang dapat membawa keberkahan bagi warga Dukuh Paruk.
Baca lebih lanjut

140 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

PENDAHULUAN Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

Salah satu ciri khusus yang tampak dalam novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, yaitu penggunaan gaya kata yang khas bernuansa pedesaan. Hal ini, selain dipengaruhi oleh latar cerita dalam novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari juga dipengaruhi oleh latar kehidupan Ahmad Tohari yang akrab dengan dunia pedesaan. Profesi Ahmad Tohari sebagai wartawan turut mewarnai pemakaian bahasa dan gaya kata yang bervariatif. Menurut Al-Ma’ruf (2009:53) dalam karya sastra terdapat banyak gaya kata antara lain kata konotatif, kata konkret, kata serapan bahasa asing, kata sapaan khas dan nama diri, kata seru khas Jawa, kata vulgar, kata dengan objek realitas alam, dan kosakata bahasa Jawa.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

NILAI EDUKATIF KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI: ANALISIS SEMIOTIK DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA DI SMA.

NILAI EDUKATIF KUMPULAN CERPEN SENYUM KARYAMIN KARYA AHMAD TOHARI: ANALISIS SEMIOTIK DAN IMPLIKASINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN SASTRA INDONESIA DI SMA.

Dari segi isi cerpen-cerpen dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari banyak mengangkat tema kehidupan masyarakat pedesaan, persoalan sosial, kemunafikan, kerinduan akan perlindungan-Nya, serta cinta dan kasih sayang manusia terhadap sesamanya. Dalam kumpulan cerpen ini banyak diceritakan kehidupan pedesaan yang masih lugu, kumuh, telanjang, bodoh, dan alami. Di tengah kehidupan yang terbelakang kehidupan pedesaan masih menjanjikan kedamaian yang tulus tanpa pamrih. Dunia pedesaan adalah dunia yang jujur dan senantiasa mengutamakan keharmonisan serta keselarasan hubungan makhluk dengan dunia sekitarnya. Masalah lingkungan hidup yang jarang dijadikan latar oleh pengarang Indonesia merupakan daya pikat dan nilai tambah cerpen karya Ahmad Tohari di tengah-tengah kebudayaan popular yang berorientasi pada kemewahan.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

DIMENSI JENDER DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI: KRITIK SASTRA FEMINIS.

DIMENSI JENDER DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI: KRITIK SASTRA FEMINIS.

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka, simak, dan catat. Teknik pustaka adalah teknik yang menggunakan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data (Subroto dalam Imron, 1995: 43). Data diperoleh dalam bentuk tulisan yang berupa frase, kalimat, paragraf dan kata-kata yang harus dibaca disimak dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari. Hal-hal yang penting dicatat kemudian menyimpulkan dan mempelajari sumber tulisan yang dapat dijadikan sebagai landasan teori dan acuan dalam hubungan dengan objek yang akan diteliti.

25 Baca lebih lajut

KAJIAN BAHASA TABU DAN EUFEMISME  PADA KUMPULAN CERPEN “SENYUM KARYAMIN”  Kajian Bahasa Tabu dan Eufemisme pada Kumpulan Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari.

KAJIAN BAHASA TABU DAN EUFEMISME PADA KUMPULAN CERPEN “SENYUM KARYAMIN” Kajian Bahasa Tabu dan Eufemisme pada Kumpulan Cerpen “Senyum Karyamin” Karya Ahmad Tohari.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan bahasa tabu dan eufemisme yang ada pada kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari. Masalah yang akan digali dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah penggunaan bahasa tabu yang ada pada kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari?, 2) Bagaimanakah penggunaan eufemisme dalam kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari?, 3) Subjek apakah yang ditabukan dan di eufemismekan dalam kumpulan cerpen Senyum Karyamin karya Ahmad Tohari? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Pada penelitian ini ditemukan jumlah penggunaan bahasa tabu dan eufemisme dalam kumpulan cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari. Penggunaan bahasa tabu terdapat 2 tipe yaitu taboo of fear dan taboo of propriety dengan jumlah taboo of fear 1 kata, taboo of propriety 8 kata dan penggunaan eufemisme terdapat 9 kata. Subjek yang ditabukan dan dieufemismekan terdapat pada kata tuhan, alat kelamin, pakaian dalam, kondisi, alat kontrasepsi, sifat kurang, organ vital, kondisi sosial
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERIHAL SUFISTIK DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI: SEBUAH PENDEKATAN SEMIOTIKA

PERIHAL SUFISTIK DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI: SEBUAH PENDEKATAN SEMIOTIKA

Data penelitian ini adalah narasi dan atau dialog dalam novel tersebut yang merujuk kepada konsep yang digunakan sebagai perangkat analisis, yaitu sufisme. Secara konkret, narasi dan dialog itu mewujud dalam klausa, kalimat, dan paragraf. Sumber data primer yang digunakan adalah novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari. Bekisar Merah. Peneliti berperan sebagai instrumen penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi atau pengamatan langsung, dengan teknik membaca untuk memperoleh data dari sumber data primer. Selain metode observasi, penelitian ini juga menggunakan metode dokumentasi dalam rangka memperoleh dan mengumpulkan data dari sumber rujukan lain yang relevan. Peneliti mendokumentasi jurnal, majalah, buku kritik sastra, dan sebagainya sebagai bahan analisis pendukung. Penelitian ini menggunakan metode hermeneutik dan memakai teknik analisis data yang dirumuskan Miles & Huberman.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

 PERSPEKTIF GENDER DALAM NOVEL BEKISAR MERAH  KARYA AHMAD TOHARI TINJAUAN : SASTRA FEMINIS DAN  Perspektif Gender Dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari Tinjauan : Sastra Feminis Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Sastra Di Sma.

PERSPEKTIF GENDER DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI TINJAUAN : SASTRA FEMINIS DAN Perspektif Gender Dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari Tinjauan : Sastra Feminis Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Sastra Di Sma.

Puji syukur alhamdulillah ke hadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, shalawat serta salam teruntuk Nabi Muhammad Saw. Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan tesis dengan baik, yang berjudul “ Perspektif Gender dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari :

15 Baca lebih lajut

KAJIAN PERUBAHAN UNSUR INTRINSIK NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” KARYA AHMAD TOHARI KE DALAM SKENARIO FILM “SANG PENARI” KARYA SALMAN ARISTO

KAJIAN PERUBAHAN UNSUR INTRINSIK NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” KARYA AHMAD TOHARI KE DALAM SKENARIO FILM “SANG PENARI” KARYA SALMAN ARISTO

Puji syukur alhamdulilah kehadirat Allah Swt atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga skripsi yang berjudul ‘Kajian Perubahan Unsur Intrinsik Novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari ke dalam Skenario Film Sang Penari karya Salman Aristo’ dapat terselesaikan dengan baik. Sholawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad Saw. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH  ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI DAN SINTREN KARYA DIANING WIDYA YUDHISTIRA: KAJIAN INTERTEKS.

ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI DAN SINTREN KARYA DIANING WIDYA YUDHISTIRA: KAJIAN INTERTEKS.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Stuktur yang membangun dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dan novel Sintren karya Dining Widya Yudhistira , (2) Mendeskripsikan aspek gender yang terdapat dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk dan novel Sintren karya Dianing Widya Yudhistira menggunakan kajian interteks

10 Baca lebih lajut

PERSPEKTIF GENDER DALAM NOVEL BEKISAR MERAH  KARYA AHMAD TOHARI TINJAUAN : SASTRA FEMINIS DAN  Perspektif Gender Dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari Tinjauan : Sastra Feminis Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Sastra Di Sma.

PERSPEKTIF GENDER DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI TINJAUAN : SASTRA FEMINIS DAN Perspektif Gender Dalam Novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari Tinjauan : Sastra Feminis Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Sastra Di Sma.

Pembelajaran dijadwal dalam dua pertemuan. Adapun pada pertemuan pertama, kegiatan yang ditekankan yaitu siswa dilatih berargumen secara santun, mendengar dan menghargai pendapat orang lain, membangun kesepakatan, dan menyimpulkan bersama melalui kegiatan yang bersifat kooperatif. Selain itu, siswa juga diberi tugas untuk membaca novel berjudul Bekisar Merah karya Ahmad Tohari, guna mengetahui unsur intrinsik novel, aspek-aspek ketidakadilan gender dan perjuangan tokoh utama dalam mewujudkan kesetaraan gender yang terdapat di dalamnya dengan menuliskan kutipan-kutipan novel yang berkaitan dengan hal tersebut. Tugas dikerjakan secara berkelopok di luar jam pelajaran.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

STRUKTUR NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI SERTA IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Dae

STRUKTUR NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI SERTA IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Dae

Ada tiga tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini, yakni: a mendeskripsikan struktur novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari yang terdiri dari tokoh, alur, latar, tema, dan amanat,[r]

112 Baca lebih lajut

Ronggeng dalam kebudayaan Banyumas dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA

Ronggeng dalam kebudayaan Banyumas dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMA

Pengajaran sastra dapat membantu pendidikan secara utuh yang meliputi empat manfaat, yaitu: membatu keterampilan berbahasa, meningkatkan pengetahuan budaya, mengembangkan cipta dan rasa, dan menunjang pembentukan watak. Berdasarkan hasil analisis, novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dapat digunakan sebagai suatu alternatif media pembelajaran apresiasi sastra di sekolah karena dalam novel tersebut banyak terkandung pesan-pesan moral yang sangat bermanfaat bagi pembacanya. Pesan moral dan pengetahuan budaya yang terdapat dalam novel tersebut yang patut ditiru. Menjadi tugas pendidik agar dapat berperan aktif dalam pembentukan watak peserta didik dengan mengarahkan mereka dalam pembentukan watak dan kepribadian peserta didik dengan memberikan pembelajaran mengenai moral yang baik, perilaku/karakter yag patut ditiru oleh peserta melalui media karya sastra, dan pengetahuan budaya yang salah satunya dengan menggunakan novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Sebagai sebuah karya sastra, novel selain berfungsi untuk menghibur, juga terdapat nilai moral dan nilai budaya yang dapat dijadikan pembelajaran bagi peseta didik. Nilai moral dan nilai budaya yang terdapat dalam novel tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembacanya, terutama peserta didik agar dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca lebih lanjut

140 Baca lebih lajut

KONFLIK BATIN TOKOH LASI DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI DALAM PERSPEKTIF KEPRIBADIAN HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN DI SMA KELAS XI (SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA) SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi

KONFLIK BATIN TOKOH LASI DALAM NOVEL BEKISAR MERAH KARYA AHMAD TOHARI DALAM PERSPEKTIF KEPRIBADIAN HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI MATERI PEMBELAJARAN DI SMA KELAS XI (SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA) SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi

Novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari yang diterbitkan pada tahun 1993 memiliki lanjutan jalan cerita pada novel Belantik yang terbit pada tahun 2001. Kedua novel tersebut sama-sama menceritakan Lasi sebagai tokoh utamanya, namun dengan kondisi yang berbeda. Peneliti memilih novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari selain karena jalan ceritanya yang bagus, tetapi juga karena ceritanya yang penuh makna. Novel ini ditulis secara ringkas dan sederhana, sehingga pembaca dengan mudah dapat memahami isi ceritanya. Pengarang dalam menyampaikan peristiwa-peristiwa yang terjadi pun menggunakan bahasa yang ringan, sehingga pembaca tidak akan pernah bosan, justru merasa tertarik untuk menyelesaikan dan mengetahui kelanjutan isi ceritanya hingga akhir. Di akhir novel ini, pembaca diajak untuk berpikir dan berpendapat tentang keputusan yang diambil oleh tokoh utama dalam novel, apakah pembaca akan berpikir positif atau bahkan berpikir negatif.
Baca lebih lanjut

152 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Aspek Moral Dalam Novel Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

PENDAHULUAN Aspek Moral Dalam Novel Orang-Orang Proyek Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Sosiologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

Novel Orang-orang Proyek merupakan salah satu karya Ahmad Tohari yang mengangkat idealisme dan kejujuran harus ditegakkan dalam situasi apapun. Novel ini mencoba mengkritisi praktik-praktik rezim Orde Baru yang hampir mencampuri seluruh kehidupan masyarakat Indonesia di era 1980-1990-an. Dengan gaya bahasa lugas, Ahmad Tohari berhasil mencampurkan beberapa jalan cerita. Bahasa yang lugas namun cerdas, membuat novel ini mudah dipahami oleh pambaca awam sekalipun. Pesan-pesan moral juga begitu kental, yang dihadirkan oleh Ahmad Tohari melalui tokoh pemancing. Tokoh itulah seolah-olah menjadi penarik konflik dalam novel ini. Dalam novel ini, tokoh kabul yang menjadi tokoh sentral mengalami berbagai konflik yang dilematis dengan berbagai hal dalam tugasnya sebagai pelaksana pembangunan proyek jembatan (Lestyarini, 2005: 76).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...