keamanan nasional

Top PDF keamanan nasional:

Peran dan posisi Pemda dalam Keamanan Nasional (Penataan Kebijakan Keamanan Nasional).

Peran dan posisi Pemda dalam Keamanan Nasional (Penataan Kebijakan Keamanan Nasional).

Pengembalian posisi Pemda dari yang memiliki kewenangan yang strategis menjadi kewenangan yang terbatas pada koordinasi dan pemberdayaan hubungan baik antar aktor dan institusi terkait. Hal ini menjadikan posisi kepala daerah tidak lagi memiliki kekuatan dalam penentuan kebijakan terkait dengan keamanan nasional di daerahnya. Padahal bila mengacu pada sejumlah peraturan dan perundang-undangan yang ada posisi Pemda sangat signifikan, sebut saja misalnya keberadaan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Narkotika (BNN), Penangan Konflik Sosial, dan lain sebagainya yang mana memosisikan Pemda menjadi garda terdepan dalam proses implementasinya (lihat table 1). Hal ini sejalan dengan tiga dari empat cakupan keamanan, yakni: Keamanan Publik, Keamanan Insani, dan Keamanan ke dalam, atau Keamanan Dalam Negeri (Kamdagri) yang memiliki persinggungan dan menjadi bagian dari kewenangan Pemda melalui program-programnya.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Strategi Keamanan Nasional Indonesia dal (1)

Strategi Keamanan Nasional Indonesia dal (1)

Dalam perjalanannya, Indonesia saat ini sedang mengagendakan pembentukan UU Keamanan Nasional. Namun, Rancangan UU Keamanan nasiona masih bersifat perlindungan kepada keamanan tradisional sehingga diperlukan penambahan agenda human security karena globalisasi lebih menimbulkan ancaman keamanan yang non tradisional atau lebih mengancam eksistensi individu maupun kelompok. Melalui pemahaman mengenai dampak globalisasi terhadap human security di Indonesia dan juga melihat unsur-unsur national power Indonesia, maka kemudian dalam essay ini saya mengajukan beberapa strategi pokok dalam mengantisipasi, 4 Damono, Bambang dkk (2010) “ Keamanan Nasional : Sebuah Konsep dan Strategi Keamanan bagi bangsa Indonesia” available from : http://www.dkn.go.id/wantannas/images/stories/Buku%20Kamnas %20wantannas.pdf [accesed : 9/01/2013]
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

MAKALAH PERTAHANAN DAN KEAMANAN NASIONAL

MAKALAH PERTAHANAN DAN KEAMANAN NASIONAL

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah menyertai kami dan mencurahkan rahmat serta kasih-NYA, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah PPKN berjudul “pertahanan dan keamanan nasional” secara baik. Disela kesibukan kami sebagai pelajar di SMAK Kesuma Mataram.

12 Baca lebih lajut

PROGRAM NUKLIR IRAN SEBAGAI ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN NASIONAL ISRAEL

PROGRAM NUKLIR IRAN SEBAGAI ANCAMAN TERHADAP KEAMANAN NASIONAL ISRAEL

Batasan waktu penelitian dimulai sejak tahun 2005 hingga pada tahun 2012 untuk memperoleh data terbaru mengenai pengembangan nuklir Iran dan juga melihat ancamannya terhadap keamanan nasional Israel sehingga dapat diketahui mengapa keamanan nasional Israel merasa terancam. Keterbatasan penulis dalam hal mengukur kuantitas kapabilitas Iran demgan menggunakan CINC (Composite Index of National Capability) dikarenakan versi terbaru dari dataset NMC (National Material Capabilites) versi 4.0 hanya sampai tahun 2007 tetapi hal ini tetap mewakili gambaran kapabilitas Iran dan juga Israel.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Kebijakan Keamanan Nasional Perancis Ter

Kebijakan Keamanan Nasional Perancis Ter

Hukum Perancis memberikan ukuran tertentu perlindungan terhadap imigran dan pencari suaka yang menunggu keputusan otoritas imigrasi tentang status mereka. Namun, menurut dua hukum yang disahkan pada tahun 2003, ketentuan yang biasa terkandung dalam hukum imigrasi tidak lagi berlaku jika “ada persepsi bahwa kehadiran seseorang di wilayah Prancis merupakan ancaman serius bagi ketertiban umum, keselamatan umum, atau keamanan nasional” (dalam kasus pencari suaka). Demikian pula, sedangkan imigran yang telah hidup dalam wilayah Prancis untuk jangka waktu yang panjang, atau dapat menunjukkan kewarganegaraan Perancis, tidak bisa diusir, mereka yang diduga “perilaku rentan membahayakan kepentingan mendasar bangsa, terkait dengan kegiatan teroris, atau dicurigai melakukan diskriminasi, kebencian atau kekerasan atas dasar asal etnis atau agama” dapat dideportasi.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Kepemilikan Nuklir Dan Keamanan Nasional Iran : Suatu Studi Kasus.

Kepemilikan Nuklir Dan Keamanan Nasional Iran : Suatu Studi Kasus.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi kasus. Langkah- langkah yang harus dilakukan dalam penelitian kualitatif jenis studi kasus adalah (1) melakukan penentuan terhadap tipe kasus yang didasarkan pada banyaknya kasus single case atau collective case; (2) faktor lokasi dari kasus berupa multi- sited case atau within sited case; dan (3) fokus studi, apakah kasus memiliki sifat khusus (intrinsic case study) atau berfokus pada persoalan dari kasus itu sendiri dan menggunakan kasus sebagai pelengkap untuk menjelaskan persoalan tersebut (instrumental case study). (Creswell, 1998; 61-63). Penelitian ini didasarkan pada bentuk single case study karena hanya terdapat satu kasus yakni upaya pembangunan keamanan nasional Iran melalui kepemilikan nuklir dimana kasus ini merupakan within sited dan berupa instrumental case study karena kasus yang diangkat dalam penelitian ini merupakan pelengkap untuk menjelaskan hubungan internasional dalam sistem internasional yang anarki.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Strategi Keamanan Nasional Eropa Perspek

Strategi Keamanan Nasional Eropa Perspek

global, terkait dengan posisi dan perannya. Konteks politik dan sejarah Perancis yang sekuler dan demokratis, tentu, tidak bisa dilepaskan dari ancaman pihak lain yang berseberangan dengan ideologi politiknya. Dalam hal ini, strategi keamanan nasional Perancis lebih ditempatkan dalam perpektif internasional untuk melindungi kepentingan- kepentingan vital Perancis. Sedangkan, sebaliknya, persoalan politik pertahanan dan keamanan Perancis yang dipengaruhi persoalan-persoalan dalam negeri seperti terorisme (akar dan jaringan terorisme tumbuh dan berkembang di Indonesia), separatisme, kerusuhan sosial dan sebagainya tampaknya turut membangun paradigma keamanan dalam RUU Kamnas yang bersifat militeristik. Persoalan-persoalan penting seperti krisis ekonomi, ekologi, dan energi yang turut mempengaruhi keamanan nasional seharusnya diantisipasi dan dicarikan solusinya. Dan yang lebih penting lagi adalah, RUU Keamanan Nasional tidak boleh menjadi celah kembalinya otoritarianisme kebijakan pertahanan dan keamanan nasional.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

RUU Keamanan Nasional dan Sikap Polri.

RUU Keamanan Nasional dan Sikap Polri.

dalam menyikapi dinamika terkait dengan penataan kebijakan keamanan nasional. harus diakui bahwa kepasifan dua Kapolri berkaitan dengan pembahasan RUU Kamnas telah memosisikan Polri tertinggal, baik dalam perdebatan terkait substansi isi dari RUU tersebut, juga pada paradigm filosofis melihat RUU Kamnas tersebut. Situasi ini juga diperburuk dengan secara terbuka Polri melibatkan diri pada perdebatan pro dan kontra RUU Kamnas dengan sejumlah aktivis LSM dan penggiat demokrasi. Hal ini menunjukkan bahwa secara struktural Polri tidak berada di bawah Presiden, karena secara eksplisit Presiden menginginkan pembahasan RUU Kamnas dapat berjalan dengan baik.7 sebab dalam konteks pelembagaan demokratik, Polri seyogyanya mengikuti kebijakan yang dibuat Presiden berkaitan dengan pembahasan RUU Kamnas tersebut, dengan tetap memiliki argumentasi penolakan di internal kabinet dan depan Presiden Yudhoyono.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Al A’raf Abstrak - Dinamika Keamanan Nasional | Al A'raf | Jurnal Keamanan Nasional

Al A’raf Abstrak - Dinamika Keamanan Nasional | Al A'raf | Jurnal Keamanan Nasional

Dinamika keamanan nasional dipengaruhi oleh perubahan lingkungan strategis yang terus berkembang. Di Indonesia tata kelola sektor keamanan telah dilakukan sejak reformasi 1998 dan menghasilkan berbagai capaian positif. Karena itu, kehadiran RUU Kamnas pada saat ini perlu dikaji secara kritis agar tata kelola sektor keamanan seperti pada masa orde baru tidak terulang lagi di Indonesia. Kompleksitas ancaman yang multidimensi dengan meningkatnya level eskalasi ancaman maka instrumen hukum yang diperlukan dalam pengelolaan keamanan bagaimana membuat aturan tentang tugas perbantuan. Dalam konteks itu, pemerintah seharusnya lebih memperioritaskan pembentukan UU Perbantuan daripada RUU Kamnas. Kata kunci: RUU, Kamnas, TNI, Polri dan Orde Baru
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANCAMAN AKTUAL PENYELUNDUPAN IMIGRAN INDONESIA - AUSTRALIA DALAM PERSPEKTIF KEAMANAN NASIONAL

ANCAMAN AKTUAL PENYELUNDUPAN IMIGRAN INDONESIA - AUSTRALIA DALAM PERSPEKTIF KEAMANAN NASIONAL

Jurnal Pertahanan Maret 2014, Volume 4, Nomor 1 177 Dalam perspektif keamanan nasional, kalau dahulu terkait dengan terminologi geopolitik, yang meliputi deterrence, balance of power and military strategy (keseimbangan kekuatan dan strategi militer). Namun pada saat ini, telah muncul tantangan-tantangan baru seperti ancaman terhadap kesehatan, ekonomi, bencana alam, transnational crime (kejahatan lintas negara). Hal ini telah merubah pandangan manusia bahwa ancaman/bahaya terhadap keamanan nasional tidak hanya bersumber pada hal-hal yang bersentuhan dengan pertahanan dari serangan militer dari luar saja, Namun, mencakup ancaman keamanan nonmiliter (pertahanan nirmiliter) atau asimetrik terstruktur. 4
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Kebijakan Poros Maritim Dan Keamanan Nasional Indonesia: Tantangan Dan Harapan

Kebijakan Poros Maritim Dan Keamanan Nasional Indonesia: Tantangan Dan Harapan

Garis batas wilayah yang belum didelimitasi bahkan masih menjadi sengketa berdampak pada sebagian batas ZEE belum ditetapkan, serta belum semua batas laut teritorial dan batas landas kontinen disepakati dengan negara tetangga. Konsep sepihak “Nine Dotted Lines” oleh Cina yang beririsan dengan wilayah perairan di Laut kepulauan Natuna merupakan potensi konflik lainnya. Selain itu, kegiatan kriminal di laut yang masih terjadi juga dapat berdampak pada gangguan keamanan nasional. Perhatian besar pada aspek keamanan ini secara simultan berjalan dengan kebijakan poros maritim yang berorientasi kesejahteraan tidak dapat dilepaskan dari upaya mengejar kebebasan. Hal ini sejalan dengan apa yang telah dinyatakan oleh Barry Buzan tentang keamanan yaitu:
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Keamanan Nasional Nigeria dan Ancaman Gl

Keamanan Nasional Nigeria dan Ancaman Gl

Majalah TELL mengunjungi sejumlah barak di seluruh negeri untuk mengukur emosi militer terhadap situasi tegang di negara itu. Ini menemukan bahwa prajurit itu sendiri tampaknya khawatir tentang ketidakamanan dan situasi politik di negara itu. Empat kategori pandangan yang jelas. Peringkat yang lebih rendah benar-benar bahagia dengan situasi keamanan di negara itu. Mereka menjelaskan bahwa mereka adalah orang-orang terbunuh dalam kampanye Boko Haram. Mereka menuduh bahwa tidak ada motivasi untuk risiko yang mereka mengambil setiap hari terhadap Boko Haram. Mereka menyatakan bahwa setiap prajurit pada 24 jam tugas khusus terhadap sekte yang dibayar N500 hari sebagai uang saku, membuat total N3,500 mingguan dan dibayar pada akhir setiap minggu. Untuk N3,500 seminggu mereka ingin kita untuk mati bagi Nigeria.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PROXY WAR DAN KEAMANAN NASIONAL INDONESI

PROXY WAR DAN KEAMANAN NASIONAL INDONESI

Abstrak – Perang proxy telah terjadi sejak zaman dahulu sampai dengan saat ini yang dilakukan oleh negara-negara besar menggunakan aktor negara maupun aktor non negara. Kepentingan nasional negara negara besar dalam rangka struggle for power dan power of influence mempengaruhi hubungan internasional. Proxy war memiliki motif dan menggunakan pendekatan hard power dan soft power dalam mencapai tujuannya. Indonesia dalam menghadapi strategi proxy war menjaga keamanan nasionalnya dari upaya disintegrasi dapat dihilangkan sehingga integrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap utuh. Dalam menjaga integrasi bangsa tersebut maka Indonesia perlu melakukan kontra proxy. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data dari referensi dan literatur yang berhubungan dengan proxy war. Keabsahan dan keterandalan data dilakukan dengan triangulasi referensi. Hasil studi menunjukkan bahwa kontra proxy war dilakukan dengan menjaga Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan Opus Dei atas Indonesia, melakukan kebijakan yang tidak materialistik dan untuk kepentingan orang banyak (pro bono), dan menjaga keharmonian Indonesia.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perluasan Strategi Keamanan Nasional Ind

Perluasan Strategi Keamanan Nasional Ind

1. Indonesia sebagai negara kepulauan perlu memperhatikan kekuatan atau kuantitas armada laut tiap negara tetangga. Sebagai negara yang dilalui oleh jalur perdagangan / pelayaran internasional dan terletak diantara dua benua yaitu Asia dan Australia, Indonesia perlu memperkuat penjagaan keamanan di perbatasan baik di pulau (berbatasan dengan Malaysia, Filipina, Australia, Singapura) maupun di darat (berbatasan dengan Malaysia, PNG dan Timor Leste) untuk mencegah adanya kejahatan transnasional. Penambahan armada patroli laut yang signifikan mutlak dibutuhkan untuk membangun rasa aman dari tiap kapal dagang atau kapal pengangkut komoditas yang melintas ke perairan Indonesia. Selain itu, Indonesia perlu membangun pelabuhan-pelabuhan baru yang memenuhi regulasi internasional dan juga menampung tonase kapal yang amat besar, atau setidaknya memperbesar secara maksimal tiap darmaga dari pelabuhan-pelabuhan yang sudah ada. Hal ini agar ada rasa percaya dari berbagai pihak asing terhadap Indonesia bahwa Indonesia menyediakan tempat berlabuh yang aman dan memadai bagi berbagai kapal asing, sehingga meminimalkan kesempatan para penjahat (pembajak) transnasional untuk melakukan serangan ke berbagai kapal dagang.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Peran polisi dalam keamanan nasional

Peran polisi dalam keamanan nasional

Berdasarkan landasan pemahaman peran kepolisian dalam segi pencegahan tersebut, maka perlu dilakukan adanya pemahaman kompleksitas sosial yang merupakan akar dari permasalahan terorisme. Menurut Edward Newman (2010) dalam Critical Human Security Studies , keamanan manusia atau human security adalah bentuk keamanan kontemporer yang lahir dari tuntutan negara untuk semakin melindungi masyarakat. Berbeda dengan situasi perang, maka pasca Perang Dingin, pendekatan ini semakin berkembang, antara lain dengan mengglobalnya demiliterisasi dan penguatan kepolisian sebagai institusi pertahanan sipil. Merefleksikan ke Indonesia, maka Polri memiliki urusan menanggulangi ancaman atas manusia. kontras dengan TNI yang mengurusi ancaman atas teritori. Polri memiliki kemampuan untuk dekat dengan akar permasalahan masyarakat masa kini, antara lain masalah konflik horizontal maupun konflik kelas vertikal.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

16 Wewenang Pemerintah Pusat dan Daerah Menurut UU No

16 Wewenang Pemerintah Pusat dan Daerah Menurut UU No

pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dalam hal ini, pemerintah pusat lebih mengatur keamanan yang berskala nasional yang meliputi keamanan nasional di area darat, laut, maupun udara. Kebijakan pemerintah pusat yang berkaitan dengan keamanan nasional diperlukan untuk menjaga keamanan nasional dari gangguan pihak dalam dan luar yang dapat menyebabkan suatu konflik seperti konflik sosial dalam masyarakat, sebagai berikut:

7 Baca lebih lajut

RESPON KOREA SELATAN TERHADAP JAPAN’S NEW SECURITY BILLS (South Korean’s Response Toward Japan’s New Security Bills)

RESPON KOREA SELATAN TERHADAP JAPAN’S NEW SECURITY BILLS (South Korean’s Response Toward Japan’s New Security Bills)

dialami Jepang sesaat sebelum masuk ke lesunya ekonomi Jepang yang cukup berkepanjangan pada tahun 1990-an. Jepang tidak bisa mengabaikan kemerosotan ekonomi Korea Selatan karena Korea Selatan merupakan tujuan terbesar ketiga dari ekspor Jepang. Untuk itu kerjasama ekonomi baik dalam tindakan riil maupun berupa shared value ataupun experience sangatlah diperlukan Korea Selatan dan Jepang. Beralih pada kemampuan militer, fakta bahwa kekuatan militer Jepang berada di peringkat atas, sangat wajar apabila Korea Selatan mengkhawatirkan pemberlakuan Japan’s New Security Bills dapat mengganggu keamanan nasional Korea Selatan dan stabilitas keamanan wilayah regional Asia Timur. Karena dengan Japan’s New Security Bills, Jepang berpotensi melakukan praktik militernya di wilayah Semenanjung Korea dengan dalih membantu menyelesaikan konflik dan menjaga keamanan regional meskipun tidak ada izin dari pemerintah Korea Selatan.Terakhir dari sisi konteks internasional, imperialisme Jepang di Semenanjung Korea berbuntut pada saling mengklaim wilayah Pulau Dokdo/Takeshima. Perlindungan wilayah teritorial menjadi salah satu kepentingan nasional Korea Selatan, dengan pemberlakuan Japan’s New Security Bills Korea Selatan mengkhawatirkan Undang-undang tersebut
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP PROGRAM NUKLIR INDIA ERA GEORGE W. BUSH PASCA TRAGEDI 11 SEPTEMBER 2001

PERUBAHAN KEBIJAKAN LUAR NEGERI AMERIKA SERIKAT TERHADAP PROGRAM NUKLIR INDIA ERA GEORGE W. BUSH PASCA TRAGEDI 11 SEPTEMBER 2001

23 Pemahaman konsep keamanan nasional fokus kepada suatu totalitas mengenai kemampuan negara untuk melindungi apayang ditetapkan sebagai nilai- nilai inti (core values). Menurut K.J. Holsti, core values atau disebut juga kepentingan yang dianggap paling vital bagi eksistensi suatu negara, contohnya keamanan demi pertahanan suatu negara. Kemudian dalam proses pencapaiannya merupakan sebuah proses terus – menerus, dengan menggunakan segala elemen power dan resources yang ada serta melingkupi semua aspek dalam kehidupan.

52 Baca lebih lajut

PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA REPUBLIK

PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA REPUBLIK

Hankamnas pada hakekatnya merupakan hasil upaya total yang mengintegrasikan segenap potensi dan kekuatan politik, ekonomi, sosial-budaya dan militer bagi kepentingan nasional Setiap manusia Indonesia segara perorangan akhirnya akan merupakan subyek maupun obyek yang utama, sehingga karenanya harus dibekali dan diperkuat untuk dapat menjalankan peranannya baik sebagai pelaku maupun sebagai benteng keamanan nasional. Dengan ideologi Pancasila dan nilai-nilai nasional lainnya sebagai bekal yang tangguh, serta dilengkapi dengan pengetahuan dan ketrampilan, diharapkan spontanitas dan militansi segenap rakyat Indonesia dapat dikerahkan dalam menghadapi setiap ancaman dan gangguan yang dapat membahayakan keamanan dan kelangsungan, hidup bangsa, tanpa mengenal menyerah.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...