Kebutuhan hunian

Top PDF Kebutuhan hunian:

RPJMN ke 3 (2015-2019): Pemenuhan kebutuhan hunian bagi

RPJMN ke 3 (2015-2019): Pemenuhan kebutuhan hunian bagi

Dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak, Ditjen Cipta Karya turut serta dalam pembangunan Rusunawa yang dilakukan berdasarkan UU No. 20 Tahun 2011. Dalam undang-undang tersebut Rumah susun didefinisikan sebagai bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama. Peraturan ini juga mengatur perihal pembinaan, perencanaan, pembangunan, penguasaan, pemilikan, dan pemanfaatan, pengelolaan, peningkatan kualitas, pengendalian, kelembagaan, tugas dan wewenang, hak dan kewajiban, pendanaan dan sistem pembiayaan, dan peran masyarakat.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

RPJMN ke 3 (2015-2019): Pemenuhan kebutuhan hunian bagi

RPJMN ke 3 (2015-2019): Pemenuhan kebutuhan hunian bagi

Dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak, Ditjen Cipta Karya turut serta dalam pembangunan Rusunawa yang dilakukan berdasarkan UU No. 20 Tahun 2011. Dalam undang-undang tersebut Rumah susun didefinisikan sebagai bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama. Peraturan ini juga mengatur perihal pembinaan, perencanaan, pembangunan, penguasaan, pemilikan, dan pemanfaatan, pengelolaan, peningkatan kualitas, pengendalian, kelembagaan, tugas dan wewenang, hak dan kewajiban, pendanaan dan sistem pembiayaan, dan peran masyarakat.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Bangunan Portabel Sebagai Solusi Kebutuhan Hunian Temporer yang Layak Huni

Bangunan Portabel Sebagai Solusi Kebutuhan Hunian Temporer yang Layak Huni

beradaptasi sesuai keadaan. Konsep ini memungkinkan sebuah bangunan untuk dapat menyesuaikan dengan kebutuhan penghuninya terutama terkait kebutuhan ruang. Penambahan dan pengurangan ruang diperlukan untuk memfasilitasi penghuni yang baru datang dan menemukan suatu potensi baru pada bangunan tersebut, maka rancangan modul shelter pengungsi dibuat agar mudah dan cepat dalam pemasangan dan distribusinya. Modul dirancang dapat dibongkar pasang dengan bagian bagian yang terdiri atas panel dinding, batang struktur, dan bracket pengunci.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

SEKKAR ARUM (21020111140146) BAB IV

SEKKAR ARUM (21020111140146) BAB IV

2. Apartemen merupakan solusi akan kebutuhan hunian vertikal pada lahan yang minimal, dilengkapi dengan fasilitas – fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan penghuni, yaitu masyarakat golongan menengah ke atas, kaum expatriate, pelaku bisnis, dan juga masyarakat yang masih berada dijenjang pendidikan.

2 Baca lebih lajut

PINARINGAN PRAYOGA 21020110141094 BAB I

PINARINGAN PRAYOGA 21020110141094 BAB I

Kawasan Bekasi dan sekitarnya bukan lagi sentra tanaman produksi padi, melainkan lumbung properti hunian dalam gedung-gedung tinggi. Betapa tidak, hingga akhir 2013 saja, sedang dikembangkan 18.128 unit dari 16 proyek apartemen. Para pengembang menilai pasar apartemen Bekasi sangat menjanjikan dengan ceruk pasar luas. Kebutuhan hunian vertikal ini belakangan terus meningkat. Kebutuhan berasal dari para penglaju yang tinggal di Jakarta, Bogor, atau Tangerang yang bekerja di beberapa kawasan industri yang ada di Bekasi, dan juga sebaliknya para penglaju yang bekerja di Jakarta dan bertempat tinggal di pinggiran Bekasi. ( sumber : http://properti.kompas.com/read/2014/04/11/0655369/Seru.Persaingan.Apartemen.di.Bekasi, diakses pada tanggal 20 Desember 2014 pukul 21.44 WIB)
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

INTAN FITYA 21020112120017 BAB I

INTAN FITYA 21020112120017 BAB I

Peningkatan permintaan hunian yang semakin tinggi dengan katerbatasan lahan membawa permasalahan yang tak kunjung selesai. Tingginya minat masyarakat tua maupun muda akan landed house menambah kesulitan kota bekasi untuk mengatasi masalah backlog, padahal sudah jelas bahwa lahan kota bekasi kian berkurang. Tidak hanya masyarakat kota bekasi, masyarakat luar kota bekasi yang melihat potensi kota bekasi karena letaknya yang strategis juga memiliki minat yang tinggi terhadap landed house. Pemkot dinas tata kota bekasi sudah mencoba meluncurkan 2 unit bangunan rumah susun berstandar apartemen, maupun apartemen dengan konsep mewah di pusat kota untuk mengatasi masalah tingginya kebutuhan hunian di lahan yang terbatas, hanya saja minat masyarakat kurang bagus. Kebanyakan masyarakat masih menginginkan landed house dengan menanamkan mindset bahwa hunian vertical dirasa kurang nyaman dalam hal interaksi sosial (bersosialisasi). Begitupula mindset masyarakat tua maupun muda yang masih senang dengan budaya bertetangga.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

SEKKAR ARUM (21020111140146) BAB I

SEKKAR ARUM (21020111140146) BAB I

Kota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat diberbagai bidang dan sektor. Dari lima wilayah Kotamadya Jakarta dan Kepulauan Seribu memiliki pertumbuhan penduduk yang juga relatif cepat yang dikarena oleh banyak faktor seperti pusat perkantoran, perdagangan, pemerintahan, perdagangan, bisnis dan permukiman menyebabkan banyak masyarakat yang cenderung untuk mencari penghasilan di Jakarta. Kondisi seperti ini membuat kota Jakarta diserbu oleh para pendatang dan dengan jumlah yang terus meningkat tiap tahunnya sehingga menyebabkan tingkat populasi semakin tinggi. Banyak pendatang yang biasanya menetap untuk tinggal dan tidak sedikit juga yang menetap hanya saat mereka bekerja saja. Hal ini menyebabkan kebutuhan dan permintaan akan tempat tinggal juga menjadi meningkat. Namun kebutuhan akan hunian menjadi sebuah permasalahan yang tak kunjung habis diperbincangakan. Hal ini disebabkan karena kebutuhan hunian yang tidak sebanding dengan luas lahan yang tersedia untuk dibangun hunian di Jakarta. Untuk mengatasi keterbatasan lahan untuk hunian di wilayah Jakarta, hunian vertikal menjadi pilihan sebagai jawaban untuk hal ini.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

07 Khairul Fajri 21020110141006 BAB 4

07 Khairul Fajri 21020110141006 BAB 4

3. Selain Jumlah penduduk Jakrta Timur yang memang sudah padat, jumlah pendatang di Jakarta Timur mempengaruhi kebutuhan hunian baik yang horizontal dan vertikal, mengingat luas tanah yang semakin sempit hunian vertikal menjadi solusi agar dapat tinggal di dalam kota. 4. Hunian Vertikal yang disebut sebagai Rumah Susun kini menjadi solusi untuk kebutuhan hunian

3 Baca lebih lajut

BAB 2 Arahan Perencanaan Pembangunan Bidang Cipta Karya - DOCRPIJM 44cd451d12 BAB IIBab 2 Arahan Perencanaan Pembangunan Bid. Cipta Karya

BAB 2 Arahan Perencanaan Pembangunan Bidang Cipta Karya - DOCRPIJM 44cd451d12 BAB IIBab 2 Arahan Perencanaan Pembangunan Bid. Cipta Karya

c. Salah satu sasaran dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan adalah terpenuhinya kebutuhan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana pendukungnya bagi seluruh masyarakat untuk mewujudkan kota tanpa permukiman kumuh. Peran pemerintah akan lebih difokuskan pada perumusan kebijakan pembangunan sarana dan prasarana, sementara peran swasta dalam penyediaan sarana dan prasarana akan makin ditingkatkan terutama untuk proyek- proyek yang bersifat komersial.

10 Baca lebih lajut

Apartemen di Jakarta Selatan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Apartemen di Jakarta Selatan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Kota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat diberbagai bidang dan sektor. Melihat pertumbuhan Kota Jakarta yang begitu cepat dan pesat, yang dikarena oleh banyak faktor seperti pusat perkantoran, perdagangan, pemerintahan, perdagangan, bisnis dan permukiman menyebabkan banyak masyarakat yang cenderung untuk mencari penghasilan di Jakarta. Kondisi seperti ini membuat kota Jakarta diserbu oleh para pendatang dan dengan jumlah yang terus meningkat tiap tahunnya sehingga menyebabkan tingkat populasi semakin tinggi. Banyak pendatang yang biasanya menetap untuk tinggal dan tidak sedikit juga yang menetap hanya saat mereka bekerja saja. Hal ini menyebabkan kebutuhan dan permintaan akan tempat tinggal juga menjadi meningkat. Namun kebutuhan akan hunian menjadi sebuah permasalahan yang tak kunjung habis diperbincangakan, hal ini disebabkan karena kebutuhan hunian yang tidak sebanding dengan luas lahan yang tersedia untuk dibangun hunian di Jakarta. Untuk mengatasi keterbatasan lahan untuk hunian di wilayah Jakarta, hunian vertikal menjadi pilihan sebagai jawaban untuk hal ini.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

sea side apartment cindy f

sea side apartment cindy f

maka di kota Balikpapan akan direncanakan suatu bangunan Sea Side Apartment di kawasan Pantai Klandasan dengan berbagai fasilitasnya untuk memenuhi kebutuhan hunian yang beragam.Adapun perencanaan Sea Side Apartment ini diharapkan mampu memberikan suatu hunian bagi expatriate dengan konsep bangunan yang nyaman dan berkesan modern

7 Baca lebih lajut

BAB II - DOCRPIJM 1505115821Bab II

BAB II - DOCRPIJM 1505115821Bab II

Dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak, Ditjen Cipta Karya turut serta dalam pembangunan Rusunawa yang dilakukan berdasarkan UU No. 20 Tahun 2011. Dalam undang-undang tersebut Rumah Susun didefinisikan sebagai bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertikal dan merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama. Peraturan ini juga mengatur perihal pembinaan, perencanaan, pembangunan, penguasaan, pemilikan, dan pemanfaatan, pengelolaan, peningkatan kualitas, pengendalian, kelembagaan, tugas dan wewenang, hak dan kewajiban, pendanaan dan sistem pembiayaan, dan peran masyarakat.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Apartemen di Jakarta Selatan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) BAB IV APARTEMEN

Apartemen di Jakarta Selatan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR) BAB IV APARTEMEN

3. Apartemen merupakan solusi akan kebutuhan hunian vertikal pada lahan yang minimal, dilengkapi dengan fasilitas – fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan penghuni, yaitu masyarakat golongan menengah ke atas, kaum expatriate, pelaku bisnis, dan juga masyarakat yang masih berada dijenjang pendidikan.

2 Baca lebih lajut

Apartemen di Jakarta Selatan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Apartemen di Jakarta Selatan - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

2. Apartemen merupakan solusi akan kebutuhan hunian vertikal pada lahan yang minimal, dilengkapi dengan fasilitas – fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan penghuni, yaitu masyarakat golongan menengah ke atas, kaum expatriate, pelaku bisnis, dan juga masyarakat yang masih berada dijenjang pendidikan.

2 Baca lebih lajut

ANDINALI RIDHA A 21020112140163 BAB IV

ANDINALI RIDHA A 21020112140163 BAB IV

Apartemen merupakan solusi akan kebutuhan hunian vertikal pada lahan yang minimal, dilengkapi dengan fasilitas – fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan penghuni, yaitu masyarakat golong[r]

2 Baca lebih lajut

RISQOH WDM 21020110141057 BAB 1

RISQOH WDM 21020110141057 BAB 1

Sasaran dari penyusunan laporan ini adalah tersusunnya pokok – pokok pikiran perencaan dan perancangan apartemen di Kota Jakarta Selatan sesuai dengan kebutuhan hunian bagi masyarakat kelas atas di Jakarta Selatan yang dilaksanakan berdasarkan langkah untuk Landasan Perencanaan dan Perencanaan Arsitektur pada Tugas Akhir di Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro.

6 Baca lebih lajut

DOCRPIJM 15081444292 BAB II  Arahan Perencanaan

DOCRPIJM 15081444292 BAB II Arahan Perencanaan

c. Salah satu sasaran dalam mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan adalah terpenuhinya kebutuhan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana pendukungnya bagi seluruh masyarakat untuk mewujudkan kota tanpa permukiman kumuh. Peran pemerintah akan lebih difokuskan pada perumusan kebijakan pembangunan sarana dan prasarana, sementara peran swasta dalam penyediaan sarana dan prasarana akan makin ditingkatkan terutama untuk proyek-proyek yang bersifat komersial.

14 Baca lebih lajut

KOSTEL BINUS DI JAKARTA BARAT - Binus e-Thesis

KOSTEL BINUS DI JAKARTA BARAT - Binus e-Thesis

Oleh karena kedua jenis masalah tersebut, maka saya berusaha untuk memecahkan permasalahan dan perencanaan arsitektural dalam membangun hunian yang berkriteria mencakup dua kebutuhan yang didapat pada kos-kosan dan hotel tersebut dan juga yang berkaitan dengan permasalahan penggunaan dan pengolahan air bagi kebutuhan gedung dan penghuninya yaitu yang berkaitan dengan efisiensi penggunaan air.

12 Baca lebih lajut

TINJAUAN SANITASI PERUMAHAN DI PINGGIRAN SUNGAI KRUENG DAROY DESA LAM’ARA KECAMATAN BANDA RAYA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2013 | Karya Tulis Ilmiah

TINJAUAN SANITASI PERUMAHAN DI PINGGIRAN SUNGAI KRUENG DAROY DESA LAM’ARA KECAMATAN BANDA RAYA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2013 | Karya Tulis Ilmiah

Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian yang digunakan untuk berlindung dari gangguan iklim dan makhluk hidup lainnya, serta tempat pengembangan kehidupan keluarga, oleh karena itu keberadaan rumah yang sehat, aman, serasi dan terarut sangat diperlukan agar fungsi dan kegunaan rumah dapat terpenuhi dengan baik.

9 Baca lebih lajut

ARON.M.DAVINCHY 21020110120077 BAB V

ARON.M.DAVINCHY 21020110120077 BAB V

Alat ini akan bekerja bila suhu udara di ruangan mencapai 60oC-70oC. Penutup kaca pada sprinkler akan pecah dan menyemburkan air. Setiap sprinkler head dapat melayani luas area 10-20m2 dengan ketinggian ruangan 3 meter.Jarak antara dua sprinkler head biasanya 4 meter di dalam ruangan dan 6 meter di koridor.Sprinkler biasanya diletakkan di dalam maupun unit hunian apartemen, dan koridor.

30 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects