Kebutuhan Informasi Pemustaka

Top PDF Kebutuhan Informasi Pemustaka:

Tanggapan Pemustaka terhadap Ketersediaan Koleksi dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka.

Tanggapan Pemustaka terhadap Ketersediaan Koleksi dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka.

Penelitian ini mengkaji Tanggapan Pemustaka terhadap Ketersediaan Koleksi dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka di Perpustakaan Rumah Sakit Mata Cicendo (RSMC). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui relevansi (kesesuaian), kelengkapan dan kemuktahiran koleksi yang tersedia di Perpustakaan RSMC. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan angket, obeservasi, wawancara dan studi pustaka. Responden dalam penelitian ini adalah para pengguna Perpustakaan RSMC yang merupakan civitas akademik ilmu kedokteran. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa koleksi yang tersedia di Perpustakaan RSMC sudah relevan, lengkap dan mutakhir dan mampu memenuhi kebutuhan informasi pemustaka walau masih ada beberapa hal yang masih perlu diperbaiki.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Penggunaan NCI Bookman Sebagai Sistem Temu Balik Informasi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka.

Penggunaan NCI Bookman Sebagai Sistem Temu Balik Informasi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka.

Permasalahan pokok yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana penggunaan NCI Bookman dalam memenuhi kebutuhan pemustaka di perpustakaan ITENAS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) apakah penggunaan NCI Bookman sebagai sistem temu balik informasi memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka perpustakaan ITENAS dan untuk mengetahui (2) apakah penggunaan NCI Bookman sebagai sistem temu balik informasi memberikan kebermanfaatan dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka perpustakaan ITENAS. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa ITENAS yang menjadi anggota perpustakaan dengan sampel sebanyak 100 orang yang ditentukan dengan teknik sampling Insidental. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner dengan pengolahan data menggunakan analisis koefisien korelasi dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan NCI Bookman sebagai sistem temu balik informasi memberikan kemudahan pada tingkat yang rendah dalam memenuhi kebutuhan informasi, dan (2) penggunaan NCI Bookman sebagai sistem temu balik informasi memberikan kebermanfaatan pada tingkat sedang dalam memenuhi kebutuhan informasi. Penggunaan NCI Bookman sebagai sistem temu balik informasi di perpustakaan ITENAS dikategorikan sebagai sebuah sistem yang efektif dan efisien, namun sebaiknya perpustakaan lebih mengembangkan lagi sistem yang ada agar memberikan kemudahan dan kebermanfaatan yang lebih lagi untuk memenuhi kebutuhan informasi pemustakanya.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa layanan referensi di Perpustakaan USUmasih kurang efektif dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Hal ini disebabkan sebagian besar (66%) responden menjawab tidak pernah meminta bantuan pustakawan dalam mencari informasi dari koleksi referensi, dan sebagian besar (74%) responden menjawab pustakawan tidak pernah berkomunikasi dengan pemustaka untuk mengetahui keinginan pemustaka. Kemudian hampir setengah (44%) responden menyatakan kebutuhan akan informasi terbaru tidak terpenuhi di layanan referensi perpustakaan. Sebagian besar (74%) responden menjawab buku yang dibutuhkan kadang- kadang terpenuhi jika datang ke layanan referensi perpustakaan, dan sebagian besar (63%) responden menyatakan koleksi referensi yang tersedia di layanan referensi perpustakaan kadang-kadang menjadi sumber informasi pemustaka.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa layanan referensi di Perpustakaan USUmasih kurang efektif dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka. Hal ini disebabkan sebagian besar (66%) responden menjawab tidak pernah meminta bantuan pustakawan dalam mencari informasi dari koleksi referensi, dan sebagian besar (74%) responden menjawab pustakawan tidak pernah berkomunikasi dengan pemustaka untuk mengetahui keinginan pemustaka. Kemudian hampir setengah (44%) responden menyatakan kebutuhan akan informasi terbaru tidak terpenuhi di layanan referensi perpustakaan. Sebagian besar (74%) responden menjawab buku yang dibutuhkan kadang- kadang terpenuhi jika datang ke layanan referensi perpustakaan, dan sebagian besar (63%) responden menyatakan koleksi referensi yang tersedia di layanan referensi perpustakaan kadang-kadang menjadi sumber informasi pemustaka.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

pemustaka. Pada layanan referensi perpustakaan UNAND terdapat tiga pustakawan yang bertugas untuk melayani pertanyaan referensi dan koleksi referensi. Pada bagian ini disediakan empat unit komputer untuk membantu kerja pustakawan, sedangkan satu unit komputer lagi disediakan sebagai sarana penelusuran online untuk kepentingan pemustaka. Jumlah koleksi di ruangan referensi sebanyak 1.540 judul terdiri dari 3.731 eksemplar serta dilengkapi lebih kurang 8 (delapan) meja baca untuk pemustaka. Data jumlah pertanyaan layanan referensi Pepustakaan UNAND pada tahun 2015 berjumlah tiga puluh tiga pertanyaan yang terdiri dari berbagai subjek. Data penanya pada layanan referensi perpustakaan UNAND untuk permintaan penelusuran khusus (research) rata-rata mahasiswa tingkat akhir dan dosen. Sebelum menjawab pertanyaan pustakawan pada layanan referensi tersebut telah mengklasifikasi pertanyaan, jika dia bisa menjawab pertanyaan tersebut maka dia akan menjawab secara langsung. Jenis pertanyaan pemustaka akan petunjuk arah belum menjadi perhatian bagi pustakawan untuk dijadikan pedoman untuk kegiatan kerja mereka sehingga tidak ada tercatat data pertanyaan penunjuk arah. Dari jumlah pertanyaan yang tercatat pustakawan telah menjawab semua pertanyaan dari sumber informasi hanya berupa jurnal saja. Sementara seorang pustakawan layanan referensi dituntut mampu dalam menjawab pertanyaan pemustaka dari berbagai macam sumber informasi.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Dibertha Aristi. 2016. “ Kompetensi Pustakawan dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi di Layanan Referensi UPT Perpustakaan Universitas Andalas ” . Medan: Departemen Studi Ilmu perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.

12 Baca lebih lajut

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

pemustaka. Pada layanan referensi perpustakaan UNAND terdapat tiga pustakawan yang bertugas untuk melayani pertanyaan referensi dan koleksi referensi. Pada bagian ini disediakan empat unit komputer untuk membantu kerja pustakawan, sedangkan satu unit komputer lagi disediakan sebagai sarana penelusuran online untuk kepentingan pemustaka. Jumlah koleksi di ruangan referensi sebanyak 1.540 judul terdiri dari 3.731 eksemplar serta dilengkapi lebih kurang 8 (delapan) meja baca untuk pemustaka. Data jumlah pertanyaan layanan referensi Pepustakaan UNAND pada tahun 2015 berjumlah tiga puluh tiga pertanyaan yang terdiri dari berbagai subjek. Data penanya pada layanan referensi perpustakaan UNAND untuk permintaan penelusuran khusus ( research ) rata-rata mahasiswa tingkat akhir dan dosen. Sebelum menjawab pertanyaan pustakawan pada layanan referensi tersebut telah mengklasifikasi pertanyaan, jika dia bisa menjawab pertanyaan tersebut maka dia akan menjawab secara langsung. Jenis pertanyaan pemustaka akan petunjuk arah belum menjadi perhatian bagi pustakawan untuk dijadikan pedoman untuk kegiatan kerja mereka sehingga tidak ada tercatat data pertanyaan penunjuk arah. Dari jumlah pertanyaan yang tercatat pustakawan telah menjawab semua pertanyaan dari sumber informasi hanya berupa jurnal saja. Sementara seorang pustakawan layanan referensi dituntut mampu dalam menjawab pertanyaan pemustaka dari berbagai macam sumber informasi.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

"Literasi Informasi Pustakawan dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka (Studi Deskriptif di Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta)".

"Literasi Informasi Pustakawan dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka (Studi Deskriptif di Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta)".

Skripsi ini disusun oleh Yulia Nurrahmah Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Meneliti tingkat literasi informasi pemustaka di Perpustakaan Kota Yogyakarta dengan model Empowering 8. Hasil penelitiannya yakni grand mean untuk literasi informasi pemustaka di Perpustakaan Kota Yogyakarta sebesar 2,85 dan secara umum cenderung kurang sesuai dengan model empowering 8. Penelitian Yulia menggunakan metode kuantitatif sedangkan penelitian yang penulis susun menggunakan metode kualitatif. Penulis menjadikan pustakawan sebagai subjek penelitian sedangkan pada skripsi Yulia, subjek penelitiannya adalah pemustaka di perpustakaan yang sama dengan lokasi penelitian penulis. Skripsi Yulia sebatas meniliti tingkat literasi informasi, sedangkan penelitian penulis mengaitkan tingkat literasi informasi pustakawan dalam pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Dibertha Aristi. 2016. “ Kompetensi Pustakawan dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi di Layanan Referensi UPT Perpustakaan Universitas Andalas ” . Medan: Departemen Studi Ilmu perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.

1 Baca lebih lajut

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Perpustakaan Perguruan Tinggi USU menyediakan dan menyebarluaskan informasi untuk masyarakat perguruan tinggi atau sivitas akademika. Perpustakaan USU menggunakan sistem layanan terbuka dalam melayankan bahan pustaka. Jam layanan Perpustakaan USU yaitu pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00-16.00 Wib.

5 Baca lebih lajut

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

1. Sistem pelayanan yang digunakan di layanan referensi Perpustakaan USU adalah sistem layanan terbuka, yaitu pemustaka diberi kebebasan untuk mencari buku yang dibutuhkan langsung kedalam ruang koleksi. Apakah Hal ini sangat membantu Saudara dalam mencari buku (koleksi) ?

12 Baca lebih lajut

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Di era informasi sekarang ini, perubahan dapat terjadi dalam waktu sangat cepat. Informasi menjadi sesuatu yang sangat penting. Tanpa informasi berupa data, info, atau pengetahuan dan sebagainya sesuai dengan kebutuhan masing- masing, maka pengguna informasi akan kesulitan untuk menentukan keputusan yang tepat. Tidak seorang pun yang tidak membutuhkan informasi. Kebutuhan informasi seseorang sangat berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

23 Baca lebih lajut

"Literasi Informasi Pustakawan dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka (Studi Deskriptif di Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta)".

"Literasi Informasi Pustakawan dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka (Studi Deskriptif di Perpustakaan Daerah Kota Yogyakarta)".

Perubahan peran itu begitu terlihat, sebab generasi saat ini merupakan generasi informasi yang ditumbuhkembangkan dalam suatu masyarakat informasi, yang aktivitas sosial-politik, ekonomi dan lain sebagainya, melalui proses konsumsi, produksi dan distribusi informasi. Hal itu berarti, generasi saat ini memiliki kebutuhan informasi yang tinggi di tengah ledakan informasi yang sedang terjadi. Masyarakat mulai kebingungan dalam memfilterisasi informasi yang akurat dan kredibel untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pada kondisi inilah, diperlukan kemampuan untuk memilah dan memaknai berbagai informasi yang tersedia agar tidak terjadi kesenjangan pemahaman informasi yang berujung pada kesenjangan intelektual. Kemampuan ini kemudian dikenal dengan sebutan literasi informasi.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Kompetensi Pustakawan Dalam Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Layanan Referensi UPT Perpustakaan Andalas

Lestari, Ririn Anggi. 2009. Peran Perpustakaan Khusus dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Eksekutif: Studi Kasus di Perpustakaan Astra. http://lib.ui.ac.id/file?filedigital/127290RB13R198pPeran%20perpustakaa n-Literatur.pdf (diakses 1 Oktober 2015)

4 Baca lebih lajut

KEBUTUHAN INFORMASI PEMUSTAKA PADA LAYANAN MOBIL PERPUSTAKAAN KELILING DISIDOARJO

KEBUTUHAN INFORMASI PEMUSTAKA PADA LAYANAN MOBIL PERPUSTAKAAN KELILING DISIDOARJO

Kebutuhan informasi yang dimiliki oleh kelompok masyarakat semakin beragam, membuat perpustakaan sebagai lembaga informasi dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan informasi setiap patron penggunanya, sehingga terdapat layanan Mobil Perpustakaan Keliling dalam menjangkau masyarakat yang jauh dari perpustakaan umum. Namun saat ini Mobil Perpustakaan Keliling kurang memenuhi kebutuhan informasi pemustakanya karena pihak perpustakaan hanya menambah koleksi tanpa melakukan analisis terlebih dahulu. Analisis kebutuhan informasi dibutuhkan untuk mendapatkan data yang konkret mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh masyarakat pengguna Mobil Perpustakaan Keliling. Fenomena tersebutlah yang menjadi perhatian peneliti untuk melakukan penelitian mengenai kebutuhan informasi pemustaka pada Layanan Mobil Perpustakaan Keliling diSidoarjo. Peneliti menggunakan konsep dari David Nicholas untuk menggambarkan mengenai kabutuhan informasi pemustaka serta hambatan yang ditemui ketika melakukan pemenuhan kebutuhan informasinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemustaka Mobil Perpustakaan Keliling diSidoarjo memilih topik informasi hiburan dan informasi akademik dengan persentase 24%, 24% dari 100 responden. Diketahui pula bahwa pemustaka membutuhkan informasi ketika sesuai dengan masalah yang dihadapi. Pemustaka menggunakan informasi untuk informasi uptodate sebanyak 43% , 63% pemustaka menyukai bentuk informasi cetak dengan alasan lebih nyaman dalam membacanya. Pemustaka merasa cukup terpenuhi dengan dua sumber informasi sebanyak 58%, selanjutnya pemustaka menganggap informasi yang berkualitas dari pakar ahli informasi. Diketahui pula hambatan yang dirasakan yaitu hambatan waktu 52%, 23% dengan alasan kurang lama keberadaan perpustakaan keliling, 20% karena hambatan waktu yang tidak sesuai.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Efektivitas Layanan Referensi Dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka Pada Perpustakaan Universitas Sumatera Utara

Prahatmaja, Nurmaya. Studi tentang Karakteristik Individu dan Karakteristik Sosial Masyarakat Kampung Naga dan Kaitannya dengan Pola Pertukaran Informasi. 2006 http://pustaka.unpad.ac.id/wp- /uploads/2009/01/dipa_pnbp2006.pdf Diakses pada 16 Desember 2016 Rahayuningsih, F. Pengelolaan Perpustakaan. Yogyakarta: Graha Ilmu. 2007. Reitz, Joan M. Dictionary for Library and Information Science. USA: Library

3 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Koleksi Jurnal dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka di Perpustakaan Telkom University.

Pemanfaatan Koleksi Jurnal dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka di Perpustakaan Telkom University.

Penelitian ini membahas tentang Pemanfaatan Koleksi Jurnal dalam Memenuhi Kebutuhan Informasi Pemustaka di Perpustakaan Telkom University. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan koleksi jurnal untuk kebutuhan informasi kognitif, kebutuhan informasi afektif, dan kebutuhan informasi integrasi personal. Sedangkan metode yang digunakan yaitu metode survei deskriptif. Pada penelitian ini, teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik Sampling Purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan yang ditentukan oleh peneliti. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa pengunjung ruangan koleksi jurnal kemudian, untuk pengambilan datanya dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan koleksi jurnal dalam memenuhi kebutuhan informasi pemustaka di perpustakaan Telkom University dilihat dari aspek kebutuhan informasi kognitif, afektif, dan integrasi personal dapat dikatakan cukup terpenuhi bagi pemustaka.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

THE ASSESSMENT OF LIBRARIAN TOWARDS THE RECREATIONAL FUNCTION OF THE LIBRARY IN FULFILLING THE NEED OF INFORMATION | Ananda | Edulib 9391 19206 1 SM

THE ASSESSMENT OF LIBRARIAN TOWARDS THE RECREATIONAL FUNCTION OF THE LIBRARY IN FULFILLING THE NEED OF INFORMATION | Ananda | Edulib 9391 19206 1 SM

Abstrak, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh frekuensi kunjungan ke perpustakaan yang masih rendah karena karyawan merasa jenuh untuk datang ke perpustakaan saat waktu istirahat. Padahal salah satu fungsi perpustakaan adalah fungsi rekreasi. Permasalahan umum yang dikaji pada penelitian ini yaitu apakah perpustakaan khusus sudah memenuhi fungsi rekreasi perpustakaan sesuai dengan kebutuhan informasi pemustaka, dengan permasalahan khusus 1) Apakah perpustakaan PT Trisula Textile Industries telah melaksanakan fungsi rekreasi perpustakaan; 2) Apakah perpustakaan PT Trisula Textile Industries telah memenuhi kebutuhan informasi karyawan PT Trisula Textile Industries. Penelitian ini mendeskripsikan apakah perpustakaan PT Trisula Textile Industries sudah memenuhi fungsi rekreasi perpustakaan sesuai dengan kebutuhan informasi pemustaka. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT Trisula Textile Industries, dengan jumlah sampel 88 orang yang dihitung berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala Likert untuk memperoleh jawaban yang pasti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan PT Trisula Textile Industries telah melaksanakan fungsi rekreasi perpustakaan sesuai dengan kebutuhan informasi pemustaka.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

S IP 1100319 Chapter5

S IP 1100319 Chapter5

Berdasarkan hasil penelitian mengenai “Kontribusi Koleksi e- Journlas Perpustakaan Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pemustaka (Studi Deskriptif Korelasi di Perpustakaan Institut Teknologi Bandung) ”, dapat diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara koleksi e-Journals perpustakaan terhadap pemenuhan kebutuhan informasi pemustaka di Perpustakaan ITB.

Baca lebih lajut

PEMANFAATAN WEBSITE PERPUSTAKAAN UPT BIT LIPI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI BAGI PEMUSTAKA.

PEMANFAATAN WEBSITE PERPUSTAKAAN UPT BIT LIPI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN INFORMASI BAGI PEMUSTAKA.

Kesimpulan khusus dari penelitian ini yaitu konten website perpustakaan UPT BIT LIPI sudah relevan dengan kebutuhan informasi pemustaka karena sebagian besar pemustaka menjawab sangat setuju dan setuju mengenai relevansi konten website perpustakaan UPT BIT LIPI. Hal ini terlihat dari relevansi konten website mengenai informasi yang tersedia di perpustakaan dan di website, mutakhir dengan perkembangan ilmu pengetahuan ilmiah, konten digital online, konten daftar katalog, dan konten berita. Berdasarkan kriteria hasil skor total per indikator pada konten website maka konten website dapat dikatakan baik.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...