Kekuatan Otot Tangan

Top PDF Kekuatan Otot Tangan:

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TANGAN, PANJANG LENGAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KETEPATAN PUKULAN PUSH PADA PEMAIN PUTRA UKM HOKI UNNES TAHUN 2010.

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TANGAN, PANJANG LENGAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN KETEPATAN PUKULAN PUSH PADA PEMAIN PUTRA UKM HOKI UNNES TAHUN 2010.

Ardhi Mardiyanto Indra Purnama. 2010. Hubungan Antara Kekuatan Otot Tangan, Panjang Lengan Dan Kekuatan Otot Tungkai Dengan Ketepatan Pukulan Push Pada Pemain Putra UKM Hoki Unnes Tahun 2010. Skripsi, Jurusan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I Suratman, S.Pd.M.Pd, Pembimbing II Drs. Djoko Hartono, M.Pd.

2 Baca lebih lajut

PROFIL DAYA TAHAN OTOT, KEKUATAN OTOT, DAYA LEDAK OTOT, DAN KELENTUKAN PADA ATLET SENAM RITMIK KOTA BANDUNG MENURUT STANDAR KONI PUSAT

PROFIL DAYA TAHAN OTOT, KEKUATAN OTOT, DAYA LEDAK OTOT, DAN KELENTUKAN PADA ATLET SENAM RITMIK KOTA BANDUNG MENURUT STANDAR KONI PUSAT

Dari penelitian maka akan didapatkan data mengenai daya tahan otot lokal yaitu otot lengan dan bahu serta perut, kemudian didapatkan pula kekuatan otot tangan, otot lengan dan bahu, otot punggung, otot tungkai, daya ledak otot lengan dan bahu serta tungkai, juga kelentukan pada atlet senam ritmik kota Bandung. Data-data tersebut kemudian akan dikelompokkan menjadi kategori yang sesuai menurut Standar KONI Pusat.

9 Baca lebih lajut

PENGARUH PROFESI PEKERJAAN TERHADAP KEKUATAN DAN DAYA TAHAN OTOT TANGAN DI KECAMATAN SIDOREJO, SALATIGA

PENGARUH PROFESI PEKERJAAN TERHADAP KEKUATAN DAN DAYA TAHAN OTOT TANGAN DI KECAMATAN SIDOREJO, SALATIGA

Telah dilakukannya penelitian mengenai pengaruh profesi pekerjaan terhadap kekuatan dan daya tahan otot. Berdasarkan hasil yang diperoleh, tukang bangunan memiliki kekuatan dan daya tahan otot lebih besar dibandingkan pegawai kantoran. Daya tahan otot tangan kanan dan kiri dari subjek tukang bangunan lebih besar dari pada subjek pegawai kantoran yaitu pada subjek profesi tukang bangunan sebesar 6791,6 Ns dan 6145,3 Ns dan subjek pegawai kantoran sebesar 5035,5 Ns dan 4549,5 Ns. Kekuatan otot tangan kanan dan kiri subjek tukang bangunan lebih besar dibandingkan dengan pegawai kantoran yaitu sebesar 311,8 N dan 281,1 N dan subjek pegawai kantoran sebesar 226,4 N dan 207,4 N. Penurunan kekuatan dan daya tahan otot tangan pada profesi pegawai kantoran di Kecamatan Sidorejo disebabkan oleh kurangnya aktivitas dan beban kerja. Hal ini menunjukan bahwa adanya pengaruh profesi pekerjaan terhadap kekuatan dan daya tahan otot tangan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Analisis Hubungan Kemampuan Kerja terhadap Keluhan Otot Manusia Dan Kekuatan Otot Pada Genggaman Tangan (studi kasus PT. Industri Telekomunikasi Indonesia)

Analisis Hubungan Kemampuan Kerja terhadap Keluhan Otot Manusia Dan Kekuatan Otot Pada Genggaman Tangan (studi kasus PT. Industri Telekomunikasi Indonesia)

Uji korelasi bertujuan untuk menguji hubungan antar dua variabel yang tidak menunjukan hubungan fungsional (berhubungan bukan berarti disebabkan). Uji korelasi dapat digunakan untuk mengetahui derajat hubungan linier antara satu variabel dengan variabel yang lain, dua variabel dikatakan berkorelasi jika perubahan pada salah satu variabel akan diikuti oleh variabel yang lain. Uji korelasi yang dilakukan menggunakan metode Spearman Rank Correlation karena datanya kurang dari 30 dan merupakan data ordinal. Uji korelasi dilakukan untuk mengetahui hubungan antara Work Ability Index (kemampuan kerja sekarang ini dibandingkan dengan kemampuan kerja terbaik seumur hidup, hubungan antara kemampuan kerja dengan tuntutan dari pekerjaannya, diagnosa penyakit yang pernah dialami oleh tenaga kerja, perkiraan menurunnya kemampuan kerja akibat penyakit yang diderita, cuti sakit selama satu tahun terakhir, harapan kemampuan kerja untuk dua tahun kedepan, sumber daya mental dan point WAI) dengan keluhan otot, item Work Ability Index dengan kekuatan otot tangan dan keluhan otot skeletal dengan kekuatan otot tangan.
Baca lebih lanjut

105 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) SUMBANGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PUNGGUNG, DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN JUMP SHOOT PADA PERKUMPULAN BOLA BASKET THROWER KENDAL TAHUN 2009.

(ABSTRAK) SUMBANGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PUNGGUNG, DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN TERHADAP KEMAMPUAN JUMP SHOOT PADA PERKUMPULAN BOLA BASKET THROWER KENDAL TAHUN 2009.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah ada Sumbangan Daya Ledak Otot Tungkai terhadap Kemampuan Jump Shoot ?, 2) Apakah ada Sumbangan Kekuatan Otot Punggung Terhadap Kemampuan Jump Shoot ?, 3) Apakah ada Sumbangan Kelentukan Pergelangan Tangan terhadap Kemampuan Jump Shoot ?, dan 3) Apakah ada Sumbangan Daya Ledak Otot Tungkai, Kekuatan Otot Punggung, Kelentukan Pergelangan Tangan terhadap Kemampuan Jump Shoot ?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Sumbangan Daya Ledak otot Tungkai dengan Kemampuan Jump Shoot, 2) Sumbangan Kekuatan Otot Punggung dengan Kemampuan Jump Shoot, ) 3) Sumbangan Kelentukan Pergelangan Tangan dengan Kemampuan Jump Shoot, dan 4) Sumbangan Daya Ledak otot Tungkai, Kekuatan Otot Punggung, Kelentukan Pergelangan Tangan dengan Kemampuan Jump Shoot.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN HASIL SMASH NORMAL (Survei pada Atlet Klub Bola Voli Putra Mustika Blora Tahun 2015)

HUBUNGAN DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN HASIL SMASH NORMAL (Survei pada Atlet Klub Bola Voli Putra Mustika Blora Tahun 2015)

Teknik pengumpulan data menggunakan survei tes. Berdasarkan jenis cara pengumpulannya, cara pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik tes dan pengukuran. Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan serta alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan inteligensi, kemampuan atau bakat yang di miliki oleh individu atau kelompok (Suharsimi Arikunto, 2010:193). Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hubungan daya ledak otot tungkai, kekuatan otot lengan, dan kelentukan pergelangan tangan dengan hasil smash normal bola voli pada atlet klub bola voli Putra Mustika Blora Tahun 2015.
Baca lebih lanjut

86 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TOGOK, KEKUATAN OTOT LEHER DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MENYUNDUL BOLA POSISI BERDIRI KAKI SEJAJAR PEMAIN SSB UNDIP SEMARANG TAHUN 2009.

(ABSTRAK) SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TOGOK, KEKUATAN OTOT LEHER DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MENYUNDUL BOLA POSISI BERDIRI KAKI SEJAJAR PEMAIN SSB UNDIP SEMARANG TAHUN 2009.

Mujiono. 2008. Sumbangan Kekuatan Otot Togok, Kekuatan Otot Leher dan Kekuatan Otot Tungkai terhadap Kemampuan Menyundul Bola Posisi Berdiri Kaki Sejajar Pemain SSB Undip 2009. Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan. UNNES. Pembimbing I. Drs. M. Waluyo, M.Kes, Pembimbing II. Drs. Djanu Ismanto, M.S.

1 Baca lebih lajut

PJOK SD MI Kelas 2. Bab 6

PJOK SD MI Kelas 2. Bab 6

Latihan kekuatan otot dada Otot dada dapat dilatih dengan latihan angkat tubuh Untuk melakukan latihan angkat tubuh, kita harus menggunakan palang.. Kedua tangan menggantung pada palan[r]

10 Baca lebih lajut

Penjasorkes SD MI Kelas 5. Bab 7

Penjasorkes SD MI Kelas 5. Bab 7

a. Naik kotak atau boks. Disiapkan kotak yang tidak begitu tinggi. Usahakan salah satu kaki menapak di boks. Kedua tangan sambil membawa bola. Gerakan selanjutnya berdiri dengan kedua kaki di atas boks. Adapun kedua tangan lurus mengangkat bola ke atas. Lakukan berulang-ulang dan hati- hati.

10 Baca lebih lajut

HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN, KEKUATAN GENGGAM DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN HASIL SMASH PENUH

HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN, KEKUATAN GENGGAM DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI DENGAN HASIL SMASH PENUH

brevis, c. Muskulus ekstensor karpi, d. Digitonum karpi radialis, e. Muskulus ekstensor policis longus. 2) Otot-otot ketul yang mengedangkan siku dan tangan serta ibu jari dan meratakan hasta tangan. Otot-otot ini berkumpul sebagai berikut: a) Otot-otot disebelah telapak tangan, otot-otot ini ada 4 l;apis. Lapis yang disebelah luar berpangkal di tulang pangkal lengan. Didalam lapis yang pertama terdapat otot-otot yang meliputi sendi siku, sendi hasta antara hasta dan tulang pengumpil sendi di pergelangan. Fungsinya dapat membengkokkan jari tangan . Lapis yang ke 4 ialah otot otot yang untuk sendi-sendi antara tulang hasta dan tulang pengumpil. Diantara otot-otot ini disebut otot silang hasta bulat ( Muskulus pronator teres). Otot-otot ketul untuk tangan dan jari tangan ; Muskulus Palmaris ulnaris, Muskulus Palmaris longus, Muskulus fleksor karpi radialis , Muskulus fleksor digitor sublimis, Muskulus fleksor digitorium profundus, Muskulus fleksor policis lomgus. Otot yang bekerja memutar radialis ( pronator dan supinor) terdiri dari Muskulus pronator teres equadratus, Muskulus spinator brevis, b) Otot-otot di sebelah tulang pengumpil, berfungsi: membengkokkan lengan di siku, mengerjakan rata hasta, membengkokkan tangan kearah tulang pengumpil atau tulang hasta, c) Otot-otot di sebelah punggung atas. Disebut otot kedang jari bersama yang melumaskan jari tangan. Otot yang lain meluruskan ibu jari (telunjuk). Otot-otot lengan bawah mempunyai urat yang panjang dibagian bawah di dekat pergelangan dan di tangan. Urat-urat tersebut memiliki kandung urat.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

 Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dengan

Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dengan

Dari beberapa pengertian tersebut, kekuatan dapat diartikan sebagai kualitas tenaga otot atau sekelompok otot dalam membangun kontraksi secara maksimal untuk mengatasi beban yang datang baik dari dalam maupun dari luar. Jadi gerakan yang dilakukan oleh otot-otot tungkai akan menghasilkan gerakan aktivitas seperti menendang, berjalan, melompat dan lain sebagainya. Dimana garakan tersebut dibutuhkan dalam melakukan gerakan olahraga, terutama cabang olahraga yang dominan menggunakan kaki separti: sepakbola, pencaksilat, bersepada dan masih banyak lainnya.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA DROP HAND DEXTRA DI RSUD SALATIGA  Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Drop Hand Dextra Di RSUD Salatiga.

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA DROP HAND DEXTRA DI RSUD SALATIGA Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Drop Hand Dextra Di RSUD Salatiga.

Tujuan : Untuk mengetahui pelaksanaan fisioterapi dalam mengurangi nyeri, meningkatkan lingkup gerak sendi dan meningkatkan kekuatan otot pada kasus drop hand dengan modalitas Infra Red (IR), Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan Terapi Latihan (TL).

15 Baca lebih lajut

 HUBUNGAN KEKUATAN OTOT   Hubungan Kekuatan Otot Quadriceps Femoris Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia.

HUBUNGAN KEKUATAN OTOT Hubungan Kekuatan Otot Quadriceps Femoris Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia.

Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survei cross sectional dengan pendekatan observasi poin time opproach. Responden dalam penelitian ini adalah semua lansia di Desa Teguhan dengan usia diatas 60 tahun dan dilakukan di Desa Teguhan Kelurahan Plumbungan Kecamatan Karangmalang Kabupaten Sragen dengan total sampel 20 orang, diambil dengan tehnik purposive sampling pada bulan Juli 2014. Kekuatan otot quadriceps femoris diukur dengan tes 1RM dan tingkat risiko jatuh dinilai dengan time up and go test.

21 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KEKUATAN OTOT   Hubungan Kekuatan Otot Quadriceps Femoris Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia.

HUBUNGAN KEKUATAN OTOT Hubungan Kekuatan Otot Quadriceps Femoris Dengan Risiko Jatuh Pada Lansia.

Perubahan struktur pada otot menyebabkan perubahan fungsional otot, yaitu terjadinya penurunan kekuatan otot, elastisitas otot dan fleksibilitas otot, kecepatan waktu reaksi dan rileksasi, dan kinerja fungsional. Penurunan fungsi dan kekuatan otot akan mengakibatkan yaitu penurunan kemampuan mempertahankan keseimbangan tubuh, hambatan gerak duduk ke berdiri, peningkatan resiko jatuh, perubahan postur (Utomo, 2010). Kekuatan otot quadriceps femoris yang baik diperlukan untuk aktivitas seperti jalan, bangkit dari posisi duduk, naik turun tangga. Fungsi jalan pada lansia tidak hanya cukup untuk berpindah tempat saja tetapi lansia harus mampu berjalan cepat. Kemampuan jalan cepat diperlukan bila menyeberang jalan, jalan ke kamar mandi / wc dan lain sebagainya. Aktifitas sehari-hari seharusnya dapat dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain (Utomo, 2010).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

(ABSTRAK) SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PERUT, KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH NORMAL PADA KLUB BOLA VOLI PORVIT KUDUS TAHUN 2009.

(ABSTRAK) SUMBANGAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI, KEKUATAN OTOT PERUT, KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH NORMAL PADA KLUB BOLA VOLI PORVIT KUDUS TAHUN 2009.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah : 1) Apakah ada sumbangan power otot tungkai terhadap kemampuan smash normal pada klub bola voli putra Porvit Kudus tahun 2009?. 2) Apakah ada sumbangan power otot perut terhadap kemampuan smash normal pada klub bola voli putra Porvit Kudus tahun 2009? 3) Apakah ada sumbangan power otot lengan terhadap kemampuan smash normal pada klub bola voli putra Porvit Kudus tahun 2009? 4) Apakah ada sumbangan power otot tungkai, power otot perut, power otot lengan terhadap kemampuan smash normal pada klub bola voli putra Porvit Kudus tahun 2009?
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Sumbangan Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut dan Koordinasi terhadap Kemampuan Smash pada Klub Bola Voli Ivokas Kabupaten semarang Tahun 2011

Sumbangan Kekuatan Otot Tungkai, Kekuatan Otot Perut dan Koordinasi terhadap Kemampuan Smash pada Klub Bola Voli Ivokas Kabupaten semarang Tahun 2011

memberikan gambaran bahwa seorang atlet bola voli yang memiliki kekuatan otot tungkai yang besar maka kemampuan Smash yang dimiliki baik, demikian pula sebaliknya seorang atlit bolavoli dengan kekuatan otot tungkai yang lemah maka kemampuan smash yang dihasilkan kurang baik. Kekuatan otot tungkai sangat menentukan dalam melakukan lompatan terutrama dalam gerakan smash. Dengan lompatan yang tinggi maka pukulan bola dapat dicapai pada titik tertinggi, sehingga mudah dalam penempatan bola dan keberhasilan smash. Hal ini sesuai dengan pendapat Harsono (1988: 77) yang mengatakan bahwa kekuatan otot adalah komponen yang sangat penting guna meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Kekuatan otot tungkai dalam smash sangat diperlukan, guna menghasilkan loncatan yang tinggi dan membantu pemain untuk memukul bola pada saat melakukan smash. Untuk menghasilkan loncatan yang optimal tersebut, maka pemain harus memiliki kekuatan otot tungkai yang sempurna, Semakin besar kekuatan otot tungkai yang dimiliki oleh pemain, maka semakin baik juga loncatan yang dihasilkan dalam melakukan smash.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

Hasbi Bagas Wasisto 22010113120040 Lap.KTI Bab2

Hasbi Bagas Wasisto 22010113120040 Lap.KTI Bab2

Kekuatan dapat diartikan sebagai kualitas tenaga otot atau sekelompok otot dalam membangun kontraksi secara maksimal untuk mengatasi beban yang datang 16 .Menurut Suharno HP yang dikutip oleh Samsul Munawar (2003: 8) kekuatan adalah kemampuan dari otot untuk dapat mengatasi tahanan atau beban dalam menjalankan aktifitas. Menurut Kusworo secara fisiologis adalah kemampuan otot untuk melakukan satu kali kontraksi secara maksimal melawan tahanan atau beban 17 . Sedangkan secara mekanis kekuatan otot adalah sebagai gaya yang dapat dihasilkan oleh otot atau sekelompok otot dalam satu kali kontraksi maksimal Menurut Jossef Nossek yang dikutip (Susilo Herawati, 2004), kekuatan otot adalah kekuatan otot untuk mengatasi atau melawan beban saat menjalankan aktivitas 18,19 .
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

skripsi pendidikan

skripsi pendidikan

persiapan mental, (Depdikbud; 1997:3). Artinya persiapan fisik merupakan suatu yang sangat penting untuk direncanakan dan dikerjakan mendahului aspek lainnya, karena fisik merupakan dasar kelancaran pembinaan. Menurut Doemadi (1986:116) Pembinaan kondisi fisik khususnya kekuatan merupakan yang mendasar kemampuan motorik, yang dikembangkan melalui aspek psikomotor. Jadi seorang atlet tidak akan dapat melakukan teknik dasar cabang olahraga apapun tanpa didasari kekuatan otot-ototnya, kemampuan jantung, paru-paru dan peredaran darahnya, kelenturan persendian serta otot lainnya. Penjelasan tersebut diperjelas lagi oleh Sajoto, M (1994:33) mengatakan bahwa : "Unsur-unsur kondisi fisik harus ditingkatkan seoptimal mungkin bagi setiap atlet dan kekuatan merupakan unsur yang lebih dominan dibanding lainnya, perlu mendapat prioritas utama dalam pelaksanaan program latihan". Hal ini cukup beralasan karena dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan adalah dasar yang paling penting dalam ketrampilan gerak. Seperti yang dikatakan oleh Jenssen dkk (1984) dikutip oleh Sajoto, M (1994:34) mengatakan bahwa "Hampir semua keterampilan gerak yang cukup berat tergantung pada kemampuan pelaksanaan menahan beban”.
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS GERAKAN BERULANG DAN TINGKAT KEKUATAN KONTRAKSI OTOT PADA TANGAN DENGAN TINGKAT NYERI PERGELANGAN TANGAN PADA INDUSTRI SARUNG AYU ”M&C” PEMALANG JAWA TENGAH

HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS GERAKAN BERULANG DAN TINGKAT KEKUATAN KONTRAKSI OTOT PADA TANGAN DENGAN TINGKAT NYERI PERGELANGAN TANGAN PADA INDUSTRI SARUNG AYU ”M&C” PEMALANG JAWA TENGAH

Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas gerakan berulang dan tingkat kekuatan kontraksi otot dengan tingkat nyeri pergelangan tangan..[r]

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...