Kelurahan di Kabupaten Way Kanan

Top PDF Kelurahan di Kabupaten Way Kanan:

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA TINGKAT PENDIDIKAN PEKERJA RUMAH TANGGA ANAK (PRTA) DI KELURAHAN NEGERI BESAR KABUPATEN WAY KANAN

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA TINGKAT PENDIDIKAN PEKERJA RUMAH TANGGA ANAK (PRTA) DI KELURAHAN NEGERI BESAR KABUPATEN WAY KANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab rendahnya tingkat pendidikan pekerja rumah tangga anak dalam mendapatkan pendidikan sehingga menyebabkan anak terpaksa memilih bekerja di sektor informal yaitu pekerja rumah tangga. Faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor internal yaitu kemauan untuk sekolah dan persepsi anak mengenai pendidikan, kemudian faktor eksternal terdiri dari faktor kemiskinan dan faktor lingkungan. Penelitian ini di kelurahan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan. Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian survei, dengan teknik pengumpulan data berupa data primer yang dilakukan melalui kuesioner dan data sekunder untuk menunjang penelitian. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal bukanlah faktor yang menjadi penyebab informan untuk mendapatkan pendidikan. Dan yang menjadi faktor utama sebagai penyebab rendahnya tingkat pendidikan pekerja rumah tangga anak, terdapat pada faktor eksternal yaitu (1) faktor kemiskinan yang terkait pada mata pencaharian orangtua sebagai petani dan buruh bangunan sehingga penghasilan yang diperoleh tidak sesuai dengan kebutuhan hidup, (2) faktor lingkungan budaya dimana masyarakat sekitar masih percaya terhadap budaya patriarkhi sehingga mendiskriminasikan keberadaan perempuan pada dunia pendidikan dan (3) faktor lingkungan fisik seperti jauhnya jarak tempuh antara sekolah dengan rumah serta minimnya sarana transportasi sehingga anak membutuhkan pengorbanan yang banyak untuk mencapai kesekolah seperti kelelahan, keletihan dan keselamatan.
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

PERANAN KEPALA DESA DALAM MEMBINA KERUKUNAN WARGA DESA BANDAR SARI KECAMATAN WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN TAHUN 2016

PERANAN KEPALA DESA DALAM MEMBINA KERUKUNAN WARGA DESA BANDAR SARI KECAMATAN WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN TAHUN 2016

Metode observasi merupakan pengamatan yang merupakan suatu teknik atau cara pengumpulan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap peranan kepala desa yang sedang berlangsung, observasi dapat dilakukan dengan cara observasi langsung dan observasi tidak langsung. Metode pengumpulan data kualitatif lainnya yang juga seringdigunakan adalah observasi. Sutrisno Hadi (1986) mengemukakanbahwa, obsevasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu prosesyang tersusun dari pelbagai proses biologis dan psikhologis. Kegiatan ini dilaksanakan di kelurahan Desa Bandar Sari Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan. Tujuan dalam tehnik pengumpulan data adalah teknik pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek yang akan diteliti sehingga data yang diperoleh lebih lengkap dan akurat.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI BANGUNAN SEKTOR PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN WAY KANAN

PELAKSANAAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI BANGUNAN SEKTOR PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN WAY KANAN

Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB P2) adalah pajak yang di alihkan dari pajak pusat menjadi pajak daerah sejak tertanggal 1 januari 2010 sampai batas yang di tentukan tanggal 1 januari 2014 dengan di keluarkanya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Perbedaan pada PBB dan PBB P2 adalah sistem pemungutannya sedangkan pelaksanaan pemungutan tidaklah berbeda. Kemudian yang menjadi permasalahan dalam sistem baru adalah jika sebelumnya mereka bisa melapor ke Kabupaten hasil dari pemungutan dari desa/kelurahan dengan tanpa mengolahnya menjadi hasil akhir melainkan hanya data mentah. Dengan perubahan sistem baru petugas pemungut PBB P2 yang di tingkat desa/kelurahanpun harus sudah menyetorkan data yang sempurna dengan nilai akhir dan ini membutuhkan keahlian dalam bidang IT sedangkan rata-rata petugas di tingkat kecamatan dan bahkan didesa masih belum menguasai komputer. Hal ini disebabkan kurang pelatihan dan sosialisasi oleh Dinas P2KA.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

PEMERINTAH KABUPATEN WAY KANAN DINAS PEK

PEMERINTAH KABUPATEN WAY KANAN DINAS PEK

Telah bekerja pada proyek : Perencanaan Jalan Wilayah 2 Kabupaten Tulang Bawang Barat sesuai dengan Kontrak Nomor : 600/K- 47/KONSLT/KONTRAK/PRC/PU-TBB/VII/2014 tanggal 15 Juli 2014 selama jangka waktu mulai tanggal 15 Juli 2014 hingga 12 Oktober 2014 dengan jabatan sebagaimana tersebut diatas. Selama dalam masa penugasan, yang bersangkutan telah bekerja dengan baik dan penuh tanggung jawab. Kami mengucapkan terima kasih atas hasil yang dicapai dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.

14 Baca lebih lajut

ANALISIS PERANAN MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DESA (Prorgam Nasional Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan)

ANALISIS PERANAN MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DESA (Prorgam Nasional Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Way Tuba Kabupaten Way Kanan)

Berdasarkan Surat Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Tingkat I Lampung, Nomor : 660/1990/II/1991 Tanggal 18 Februari 1991 yang ditujukan kepada Pembantu Bupati Wilayah Blambangan Umpu, maka Hi. Ridwan Basyah yang pada waktu itu menjabat sebagai Pembantu Bupati menyelenggarakan Musyawarah besar (Mubes) dengan mengambil tempat di SESAT PURANTI GAWI Blambangan Umpu, pada tanggal 4 Mei 1991 dengan maksud untuk mempersiapkan lahan perkantoran, nama kabupaten, dan letak ibukota kabupaten sebagai persiapan Way Kanan menjadi Kabupaten. Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 200 orang, terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, ilmuwan dan para pejabat. Dalam Mubes tersebut dibahas mengenai pemantapan usulan dan pernyataan dukungan sepenuhnya agar Way Kanan menjadi Kabupaten dengan ibukota di Blambangan Umpu dan terdiri dari 17 kecamatan. Usulan tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri, DPR-RI dan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Propinsi Lampung. Berdasarkan usulan tersebut, maka diadakanlah rapat-rapat di tingkat propinsi, kabupaten dan di DPR-RI. Kemudian dilanjutkan dengan kunjungan DPR-RI ke Balambangan Umpu.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

PKM PENGRAJIN MAKANAN BERBASIS PEWARNA ALAMI DI DAERAH DAEARAH DUSUN I WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN

PKM PENGRAJIN MAKANAN BERBASIS PEWARNA ALAMI DI DAERAH DAEARAH DUSUN I WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN

Proses sosialisasi kegiatan dilakukan pada masyarakat yang telah ditentukan/dipilih sebagai peserta (mitra) dalam pelaksanaan pengabdian. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, setiap kelompok ditentukan ketua kelompok. Peserta diharapkan nantinya menjadi nara sumber atau perpanjangan tangan untuk seluruh masyarakat yang bekecimpung atau yang berminat menjadi wirausaha di Kabupaten Way Kanan. Sosialisasi kegiatan merupakan langkah awal untuk penyampaian rencana kegiatan sekaligus merupakan upaya pendekatan kepada masyarakat untuk menerapkan betapa pentingnya pengenalan, pemahaman dan pengolahan bahan pewarna sintetis dan alami pada makanan dan minuman bagi kesehatan. Sehingga peserta telah memperoleh gambaran manfaat dari pelaksanaan kegiatan serta permasalahan tentang bahanya penggunaan bahan kimia pewarna.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

HAK KONSTITUSIONAL PEMILIH DALAM PEMILUKADA DI KABUPATEN WAY KANAN (Studi Pemilukada Tahun 2010)

HAK KONSTITUSIONAL PEMILIH DALAM PEMILUKADA DI KABUPATEN WAY KANAN (Studi Pemilukada Tahun 2010)

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Pemilukada Way Kanan tahun 2010 diikuti oleh 5 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Dalam pelaksanaan pemilukada Way Kanan Tahun 2010 upaya yang dilakukan KPUD Way Kanan dalam memaksimalkan pemenuhan hak konstitusi pemilih antar lain : melakukan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dengan memilih calon anggota PPK yang berpengalaman, berintegritas dan indefenden. Dalam rangka menjaga soliditas KPUD Way Kanan melakukan acara keakraban dengan outbond selama 2 (dua) hari. Pembentukan Panitia Pemungutan Suara dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pendataan pemilih dimulai 6 bulan sebelum pemilihan dilaksankan agar semua masyarakat yang telah berhak memilih dapat masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), pelaksanaan kampanye agar pemilih lebih mengenal dan mengetahui visi misi calon Bupati dan Wakil Bupati.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

PRODUKTIVITAS KARET PADA LAHAN HKM JAYA LESTARI KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG RUBBER PRODUCTIVITY ON COMMUNITY FOREST JAYA LESTARI, WAY KANAN DISTRICT, LAMPUNG PROVINCE

PRODUKTIVITAS KARET PADA LAHAN HKM JAYA LESTARI KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG RUBBER PRODUCTIVITY ON COMMUNITY FOREST JAYA LESTARI, WAY KANAN DISTRICT, LAMPUNG PROVINCE

Karet saat ini merupakan salah satu tanaman MPTS yang banyak dikembangkan di lahan HKm, karena menghasilkan produk hutan non kayu berupa getah. HKm Jaya Lestari terletak di Desa Mananga Jaya Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung, merupakan salah satu HKm tertua di Provinsi Lampung dengan karet sebagai tanaman utama. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data produktivitas karet yang dihasilkan di wilayah HKm Jaya Lestari berdasarkan kelas umur tanaman. Penelitian dilaksanakan dengan mewawancarai petani anggota HKm Jaya Lestari sebanyak 230 orang KK. Data disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karet mulai disadap pada umur enam tahun dan produksi terus meningkat hingga tanaman berumur 25 tahun, lalu berlahan menurun. Produktivitas tertinggi yang dicapai adalah 2,5 ton/ha/tahun yang dicapai pada umur 10 tahun. Rata-rata luas lahan garapan petani berkisar 0,1 — 2 ha, dengan jarak tanam 4 x6 m.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Index of /ProdukHukum/Sekneg

Index of /ProdukHukum/Sekneg

(3) Pada saat terbentuknya Kejaksaan Negeri Blambangan Umpu, maka perkara pidana dan perkara lainnya yang terjadi di Kabupaten Blambangan Umpu yang sudah ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kotabumi tetapi belum dilimpahkan ke Pengadilan, dialihkan dan diselesaikan oleh Kejaksaan Negeri Blambangan Umpu.

1 Baca lebih lajut

POPULASI RAYAP PADA PERTANAMAN LADA DI WAY KANAN, LAMPUNG

POPULASI RAYAP PADA PERTANAMAN LADA DI WAY KANAN, LAMPUNG

Termite population on black pepper plantation in Way Kanan, Lampung. This survey conducted from July to August 2002 was aimed to document the abundance and the diversity of termites at two locations of black pepper plantation with different soil covers at Way Kanan District, Lampung. The first location (Tiuhbalak) was practically bare (less weeds and more litter) while the second location (Sukarame) was more covered (more weeds and less litter). Two termite transects were set at each location. Each transect, comprised of 20 sections of 5 m x 2 m, was laid down in an oblique direction relative to the black pepper plant row. Termites were collected by soil scrapping, wood dismantling, and/or circum-digging of the soil around the plants by two collectors in 30 minutes/section. Termite specimens (mainly soldier caste) were conserved into vial containing 70% of ethanol for identification. Variables being observed included termite’s (1) relative abundance, (2) distribution, (3) number, and (4) biomass. The relative abundance and distribution between locations were compared using F-test at 5% level of significance. Results showed that the termites recovered from 7.5 finds (Tiuhbalak) and 10 finds (Sukarame) were Macrotermes gilvus, Microtermes obesi, Nasutitermes havilandi, Havilanditermes sp., Schedorhinotermes medioobscurus, and Cryptotermes sp.. Termites that were found in association with the black pepper plants were M. gilvus (in part) and Cryptotermes sp., while the other M. gilvus, M. obesi, N. havilandi, Havilanditermes sp., and S. medioobscurus were found from their sub-terranean nests close to the plants. Higher termite number and biomass (dominated by M. gilvus) were recovered from Tiuhbalak, while higher termite diversity was observed from Sukarame. Key words: termite, abundance, diversity, habitat, black pepper
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

STIMULUS DANA PERIMBANGAN TERHADAP KEMANDIRIAN FISKAL (PAJAK DAERAH) DI KABUPATEN WAY KANAN 2003 - 2010

STIMULUS DANA PERIMBANGAN TERHADAP KEMANDIRIAN FISKAL (PAJAK DAERAH) DI KABUPATEN WAY KANAN 2003 - 2010

Pajak daerah adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah derah. Pajak ini dalah salah satu penyumbang yang cukup besar dalam PAD. Untuk mengurangi ketergantungan pada transfer pemerintah pusat, pemerintah Kabupaten Way Kanan perlu menelusuri upaya-upaya untuk meningkatkan kapasitas finansialnya dengan mengembangkan basis pajak, meningkatkan pengumpulan pajak dan retribusi, merasionalkan pengeluaran, mempromosikan kemitraan swasta- pemerintah dalam menyediakan pelayanan dan menggunakan lahan sebagai sumber daya yang penting dan merestrukturisasi kesulitan BUMD dan instansi layanan publik pemerintah lainnya agar lebih Profitable dan meningkatkan cost recovery untuk pelayanan sehingga dapat membantu Peningkatan PAD dan membangun mekanisme keuangan Kabupaten Way Kanan yang berkelanjutan.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

EVALUASI PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI SMPN 2 GUNUNG LABUHAN KABUPATEN WAY KANAN

EVALUASI PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI SMPN 2 GUNUNG LABUHAN KABUPATEN WAY KANAN

Sesuai dengan tujuan penelitian, jenis penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian evaluasi kuantitatif. Penggunaan metode penelitian didasarkan atas tujuan pokok penelitian ini, yaitu berusaha mendeskripsikan situasi secara komprehensif dalam konteks yang sesungguhnya berkaitan dengan evaluasi pembelajaran TIK di SMPN 2 Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman tentang gejala, fenomena, peristiwa ataupun kejadian yang dialami. Metode evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Contexs, Input, Process, Product (CIPP) model. Merupakan model evaluasi yang memandang program yang dievaluasi sebagai sebuah sistem (Arikunto, 2004:29). Tingkat kecocokan antara tujuan dan hasil pada setiap komponen yang dianalisis menunjukkan tingkat keberhasilan program secara keseluruhan.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

ProdukHukum DalamNegri

ProdukHukum DalamNegri

Menimbang : a. bahwa sehubungan dengan pesatnya perkembangan kesadaran hukum masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Way Kanan, dan dalam rangka untuk lebih mewujudkan pemerataan kesempatan memperoleh keadilan dan perlindungan hukum, dipandang perlu membentuk Pengadilan Negeri Gunung Sugih, Pengadilan Negeri Sukadana dan Pengadilan Negeri Blambangan Umpu yang daerah hukumnya masing- masing meliputi wilayah Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Way Kanan;
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENERAPAN PENGAWASAN INSPEKTORAT TERHADAP RENCANA STRATEGIS DI KABUPATEN WAY KANAN

PENERAPAN PENGAWASAN INSPEKTORAT TERHADAP RENCANA STRATEGIS DI KABUPATEN WAY KANAN

(RENSTRA) Inspektorat Kabupaten Way Kanan Periode Tahun 2011 – 2015, merupakan rencana strategis yang akan dicapai, khususnya pembangunan daerah di bidang pengawasan selama kurun waktu lima tahun selama kepemimpinan Kepala Daerah terpilih, dengan mengedepankan capaian hasil pembangunan yang lebih berhasil guna dan berdaya guna, serta berprinsip penganggaran secara efektif dan efesien. Dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi program, suatu instansi pemerintah harus terus menerus melakukan perubahan kearah perbaikan. Perubahan tersebut disusun dalam suatu tahapan yang konsisten dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan akuntabilitas dan kinerja yang berorientasi pada hasil. Perencanaan strategis sebagai kerangka awal dari keseluruhan proses pelaksanaan pembangunan, merupakan tahapan yang sangat penting dilaksanakan oleh satuan organisasi pemerintah.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

BAB 4 PROFIL KABUPATEN WAY KANAN - DOCRPIJM b7d55ba28a BAB IV4 Profil Kabupaten

BAB 4 PROFIL KABUPATEN WAY KANAN - DOCRPIJM b7d55ba28a BAB IV4 Profil Kabupaten

Searah dengan pembangunan ekonomi yang telah berjalan, target pembangunan dapat dicapai apabila seluruh faktor produksi bekerja dengan optimal dan pada skala yang efisien, selain itu perlu digerakkan faktor produksi lainnya yang memperhatikan aspek dampak lingkungan. Salah satu faktor produksi yang tersedia adalah Sumber Daya Manusia yang berkualitas, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sangat diperlukan di Kabupaten ini untuk mendorong pembangunan ekonomi. Peningkatan Sumber Daya Manusia dapat dilakukan dengan tersedianya akses pendidikan dasar untuk menunjang Program Wajib Belajar sembilan tahun serta tersedianya akses kesehatan masyarakat melalui Puskesmas dan Posyandu urntuk keluarga tidak mampu serta perlindungan dan pemberdayaan penyandang masalah kesejahteraan sosial.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

perda way kanan no 11 thn 2011 tentang rtrw kab way kanan lampung

perda way kanan no 11 thn 2011 tentang rtrw kab way kanan lampung

Sejalan dengan berjalannya waktu, dan semakin tingginya jumlah penduduk, maka kebutuhan ruang untuk hidup maupun kehidupan di Kabupaten Way Kanan semakin bertambah. Namun kebutuhan akan ruang tersebut tidak secara merata, hanya pada pusat pusat pertumbuhan, khususnya di wilayah barat. Pusat-pusat pertumbuhan yang berkembang secara linear mengikuti jalan provinsi di wilayah barat (Kec. Banjit, Baradatu, Gunung Labuhan) tumbuh lebih cepat dibandingkan kawasan lainnya di wilayah timur (Kec. Negara Batin dan Negeri Besar). Tanpa adanya pengaturan yang baik, maka perkembangan di wilayah barat Kabupaten Way Kanan akan semakin tinggi dan dapat berkembang melampaui daya dukung dan daya tampung kawasan
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

MANAJEMEN KINERJA MADRASAH (Studi tentang Kontribusi Keterampilan Manajerial Kepala Madrasah, Budaya Organisasi, dan Komitmen Kerja Guru terhadap Kinerja Madrasah Ibtidaiyahdi Kabupaten Way Kanan) - Raden Intan Repository

MANAJEMEN KINERJA MADRASAH (Studi tentang Kontribusi Keterampilan Manajerial Kepala Madrasah, Budaya Organisasi, dan Komitmen Kerja Guru terhadap Kinerja Madrasah Ibtidaiyahdi Kabupaten Way Kanan) - Raden Intan Repository

Prasurvey di Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Way Kanan 25 , sebagian besar kepala Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Way Kanan tersebut memiliki keterampilan manajerial, seperti: mampu menerangkan apa saja tugas yang harus dilakukan para guru dan stafnya, apabila guru mengalami suatu permasalahan kepala madrasah mau mendengarkan keluh kesah guru tersebut dan membantu mencari solusinya, apabila guru ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi kepala madrasah akan memberikan dukungan dengan memberikan berbagai kemudahan misalnya tidak memberikan jam pelajaran pada hari kuliah guru tersebut, selalu melakukan supervisi kelas, mampu memahami teknik-teknik dalam pembelajaran, mampu membantu guru dalam mengatasi permasalahan belajar siswa, mampu menyusun jadwal pelajaran, menjadi pusat konseling bagi guru dan siswa, dan memahami ketatausahan. 26
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

undangan klarifikasi lada WAY KANAN 2017

undangan klarifikasi lada WAY KANAN 2017

Sehubungan dengan rangkaian evaluasi penawaran pada pelelangan sederhana untuk Pekerjaan Pengadaan Sarana Intensifikasi Lada di Kabupaten Way Kanan Tahun Anggaran 2017 TP 05 Satker Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung yang dilaksanakan melalui aplikasi SPSE pada portal pengadaan LPSE Pemerinah Provinsi Lampung, untuk keperluan evaluasi tersebut dengan ini kami harapkan kehadirannya pada:

1 Baca lebih lajut

undangan klarifikasi lada WAY KANAN 2017

undangan klarifikasi lada WAY KANAN 2017

Sehubungan dengan rangkaian evaluasi penawaran pada pelelangan sederhana untuk Pekerjaan Pengadaan Sarana Intensifikasi Lada di Kabupaten Way Kanan (Lelang Ulang) Tahun Anggaran 2017 TP 05 Satker Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung yang dilaksanakan melalui aplikasi SPSE pada portal pengadaan LPSE Pemerinah Provinsi Lampung, untuk keperluan evaluasi tersebut dengan ini kami harapkan kehadirannya pada:

1 Baca lebih lajut

NETRALITAS BIROKRASI PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN WAY KANAN TAHUN 2015

NETRALITAS BIROKRASI PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN WAY KANAN TAHUN 2015

Berdasarkan fenomena di atas, peneliti menganalisis bagaimana netralitas birokrasi pada pilkada di Kabupaten Way Kanan dengan menekankan pada pemikiran Hollyson yaitu terdapat dua faktor penyebab pelanggaran netralitas birokrasi, secara internal maupun eksternal. Birokrat bersikap memihak dikarenakan faktor internal yaitu adanya intruksi dari atasan dimana budaya patron-client masih sangat kental, adanya hubungan kekeluargaan yang mengakibatkan birokrat memihak suatu pasangan calon atas dasar kultur yang sama, biologis dan lingkungan. Faktot motivasi birokrat untuk mengamankan jabatan termasuk promosi jabatan sehingga memilih berpihak terhadap salah satu kandidat.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...