kemampuan menggiring bola

Top PDF kemampuan menggiring bola:

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN BALL FEELING DAN LATIHAN PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA KELOMPOK UMUR 13-14 TAHUN SEKOLAH SEPAK BOLA POP SOLO TAHUN 2016.

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN BALL FEELING DAN LATIHAN PENDEKATAN BERMAIN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA KELOMPOK UMUR 13-14 TAHUN SEKOLAH SEPAK BOLA POP SOLO TAHUN 2016.

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh latihan ball feeling dan latihan pendekatan bermain terhadap kemampuan menggiring bola pada permainan sepak bola kelompok umur 13-14 tahun Sekolah Sepak Bola POP Solo tahun 2016; (2) Latihan mana yang lebih baik pengaruhnya antara latihan ball feeling dan latihan pendekatan bermain terhadap kemampuan menggiring bola pada permainan sepak bola kelompok umur 13-14 tahun SSB POP Solo tahun 2016.

11 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA ATLET SEKOLAH SEPAK BOLA PATRIOT MEDAN TAHUN 2016.

HUBUNGAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA ATLET SEKOLAH SEPAK BOLA PATRIOT MEDAN TAHUN 2016.

Menggiring bola dalam permainan sepak bola adalah kemampuan membawa bola secepatnya dengan kaki melewati lawan sehingga bola tetap dalam penguasaan pemain. Beberapa kejuaraan sepak bola tingkat nasional dan internasional menunjukkan atlet-atlet yang mempunyai kondisi fisik yang prima dan teknikbermain dan dapat menjalankan setiap kemampuan taktik bermain dengan kemampuan tersebut yang baik dapat memenangkan pertandingan dengan angka mutlak. Hal ini menggambarkan bahwa penampilan (performance) atlet saat bertanding ditentukan kondisi fisik yang baik dan kemampuan teknik yang baik pula.Sehingga perlu pengkajian yang ilmiahantara kelicahan terhadap kemampuan menggiring bola.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN ANTARA LATIHAN SHADOW DRILL DENGAN LATIHAN SLALOM DRIBLE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EKTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 PARBULUAN KABUPATEN DAIRI TA 2014/2015.

PERBANDINGAN ANTARA LATIHAN SHADOW DRILL DENGAN LATIHAN SLALOM DRIBLE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EKTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 PARBULUAN KABUPATEN DAIRI TA 2014/2015.

Untuk menghindari interpretasi yang keliru terhadap masalah yang menjadi sasaran penelitian ini maka perlu kiranya dijelaskan pembatasan masalah yang akan diteliti. Masalah yang menjadi sasaran penelitian ini adalah “ Manakah lebih besar pengaruhnya antara latihan Shadow drill dengan latihan Slalom Drible terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Parbuluan Kabupaten Dairi TA 2 014/2015”.

21 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA

PERBEDAAN PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA

pejaga gawang. Dari sekian banyak teknik bermain bola menggiring bola adalah salah satu teknik dasar dalam sepakbola yang memiliki manfaat untuk mendukung permainan sepakbola baik pada saat menyerang atau bertahan. Bagi anak-anak usia SMP tentu teknik menggiring bola merupakan teknik dasar sepakbola yang cukup di senangi. Sisi menarik dari teknik menggiring bola adalah seorang pemain akan kelihatan menonjol jika mempunyai teknik menggiring yang bagus, karena dengan bola selalu bisa lengket dan seolah-olah bola tidak mau lepas dari kaki. Untuk meningkatkan kemampuan dalam hal menggiring bola dalam pembelajaran harus dilakukan dengan benar. Pelatih ataupun pengajar harus bisa menentukan berbagai macam latihan guna meningkatkan kemampuan bermain sepakbola. Diantaranya dengan memberikan latihan dengan berbagai pendekatan, seperti pendekatan berlatih dan bermain. Pendekatan berlatih dan bermain merupakan bentuk latihan yang memiliki karakteristik yang berbeda. Masing- masing pendekatan latihan tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan dan belum diketahui pendekatan mana yang lebih baik pengaruhnya terhadap kemampuan menggiring bola.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

Pengaruh latihan menggiring bola arah tetap dan berubah ubah terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011

Pengaruh latihan menggiring bola arah tetap dan berubah ubah terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011

Permasalahan dalam penelitian ini : 1).Apakah ada pengaruh latihan menggiring bola arah tetap terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011, 2) Apakah ada pengaruh latihan menggiring bola arah berubah-ubah terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011,3).Manakah yang lebih baik antara latihan menggiring bola arah tetap dan berubah-ubah terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011. Adapun tujuan penelitian ini adalah:1). Untuk mengetahui pengaruh latihan menggiring bola arah tetap terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011, 2) Untuk mengetahui pengaruh latihan menggiring bola arah berubah-ubah terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011,3). jika ditemukan perbedaan mana yang lebih baik antara antara latihan menggiring bola arah tetap dan berubah-ubah terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain PS.HW Kudus tahun 2011.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-KAKI DAN KELINCAHAN DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 MLATI TAHUN 2015/2016.

HUBUNGAN ANTARA KOORDINASI MATA-KAKI DAN KELINCAHAN DENGAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 MLATI TAHUN 2015/2016.

Berdasarkan pengertian koordinasi yang dikemukakan empat ahli tersebut dapat dirumuskan bahwa koordinasi mata-kaki adalah suatu integrasi antara mata sebagai pemegang fungsi utama dalam hal ini melihat situasi permainan yang dihadapi, dan kaki sebagai pemegang fungsi melakukan suatu gerakan yang dikehendaki oleh otak, setelah merespon situasi yang dilihat oleh mata. Integrasi yang melibatkan dua bagian gerak yaitu mata dan kaki harus dirangkaikan menjadi satu pola gerakan yang baik dan harmonis untuk mendukung kemampuan menggiring bola.
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

SUMBANGAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA OLAHRAGA HOCKEY.

SUMBANGAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA OLAHRAGA HOCKEY.

Penelitian bertujuan mengetahui besarnya pengaruh kelentukan pergelangan tangan, koordinasi mata dan tangan dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola pada olahraga hockey. Hasil penelitian ini diharap dapat memberikan masukan bagi para pembina olahraga hockey, guru pendidikan jasmani, maupun para atlet agar memberikan pembinaan, pelajaran atau latihan memiliki landasan ilmiah.

1 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SLALOM DRIBBLE MENGGUNAKAN BOLA DAN ZIG - ZAG RUN MENGGUNAKAN BOLA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA USIA 13 - 14 TAHUN SSB PUTRA MELATI TAHUN 2015.

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SLALOM DRIBBLE MENGGUNAKAN BOLA DAN ZIG - ZAG RUN MENGGUNAKAN BOLA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA USIA 13 - 14 TAHUN SSB PUTRA MELATI TAHUN 2015.

Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk membuat latihan slalom dribbling dan latihan zig – zag run untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh dari latihan tersebut terhadap kemampuan menggiring bola. Dalam hal ini peneliti melakukan pertimbangan-pertimbangan bahwa menggiring bola merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam permainan sepak bola, karena tanpa penguasaan menggiring bola yang baik mustahil sebuah gol akan tercipta. Dimana tujuan utama dari permainan sepak bola adalah kemenangan dengan membuat gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan, selain itu penelitian ini berusaha mendapatkan latihan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menggiring bola. Dengan mengadakan penelitian pada anak-anak usia 13 - 14 tahun merupakan sarana yang baik untuk mengembangkan metode belajar atau latihan. B. Identifikasi Masalah
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN BOLA STANDAR DAN KOMBINASI BOLA SERTA KEMAMPUAN GERAK DASAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA LPSB

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN BOLA STANDAR DAN KOMBINASI BOLA SERTA KEMAMPUAN GERAK DASAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA LPSB

Salah satu alasan pengambilan sampel penelitian kelompok umur 10-12 tahun yaitu pada usia tersebut merupakan tahap awal pemula dalam pelatihan sepakbola, sehingga melatih teknik dasar (termasuk menggiring bola) adalah langkah yang tepat untuk membentuk dan meningkatkan penguasaan teknik dasar bermain sepakbola. Sejauh ini kemampuan menggiring bola siswa LPSB Bonansa UNS kelompok umur 10-12 tahun belum diketahui. Pada kelompok umur 10-12 tahun telah diajarkan bagaimana cara menggiring bola serta bagian-bagian kaki yang dapat digunakan untuk menggiring bola. Namun pada kenyataannya masih banyak para siswa yang kemampuan menggiring bolanya masih rendah. Hal ini dapat dilihat dalam permainan yaitu jarang sekali siswa berani menggiring bola di daerah pertahanan lawan. Masih rendahnya kemampuan siswa dalam menggiring bola tersebut perlu ditelusuri faktor-faktor penyebabnya. Metode latihan yang diterapkan selama ini perlu dievaluasi untuk mencapai hasil latihan yang diharapkan.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VIII MTs MA’ARIF TALANGO TAHUN PELAJARAN 2014-2015 - Repositori STKIP PGRI Sumenep

HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VIII MTs MA’ARIF TALANGO TAHUN PELAJARAN 2014-2015 - Repositori STKIP PGRI Sumenep

Sagala puja dan puji syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-NYA sehingga penulisan skripsi dengan judul : ”Hubungan Antara Kecepatan dan Kelincahan terhadap Kemampuan Menggiring Bola dalam permainan sepak bola pada siswa putra kelas VIII MTs Ma’arif Talango ” dapat terselesaikan dengan baik.

13 Baca lebih lajut

SUMBANGAN KELENTUKAN KAKI, KECEPATAN LARI DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA SISWA PESERTA EKSTRAKULIKULER SEPAK BOLA SMP NEGERI 1 BAWEN TAHUN 2010.

SUMBANGAN KELENTUKAN KAKI, KECEPATAN LARI DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA SISWA PESERTA EKSTRAKULIKULER SEPAK BOLA SMP NEGERI 1 BAWEN TAHUN 2010.

Dari analisis data diperoleh hasil penelitian yaitu: 1) Sumbangan kelentukan kaki terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 67,2%, 2) Sumbangan kecepatan lari terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 42,9%, 3) Sumbangan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 42,7%, 4) Sumbangan kelentukan kaki, kecepatan lari dan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola sebesar 81,8%.

2 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN BOLA BERBEDA DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA

PENGARUH LATIHAN MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN BOLA BERBEDA DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan latihan menggiring bola menggunakan bola standar dan bola tidak standar ditinjau dari koordinasi mata-kaki yang dibedakan menjadi dua taraf, yakni koordinasi mata-kaki tinggi dan koordinasi mata-kaki rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan bentuk penelitian eksperimen. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh latihan menggiring bola menggunakan bola standar dan bola tidak standar terhadap peningkatankemampuan menggiringbola pada mahasiswa.Serta terdapat perbedaan pengaruh koordinasi mata kaki tinggi dan koordinasi mata kaki rendah terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada mahasiswa. Sertaterdapat interaksi antara latihan menggiring bola dan koordinasi mata-kaki terhadap kemampuan menggiring bola pada mahasiswa.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA

PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA

Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 2. Populasi penelitian adalah siswa Sekolah Sepak Bola Permata Utama Sukoharjo tahun 2010 yang berjumlah 52 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sampel yang diambil sebanyak 40 siswa, terdiri dari 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah. Variabel yang diteliti yaitu variabel bebas terdiri dari dua faktor yaitu variabel manipulatif dan variabel atributif, serta satu (1) variabel terikat. Variabel manipulatif terdiri dari model latihan side jump sprint dan model latihan dodging run. Variabel atributif terdiri dari kelompok sampel dengan koordinasi mata- kaki tinggi dan rendah. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Pengambilan data kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola dengan tes menggiring bola zig-zag. Pengambilan data koordinasi mata- kaki dilakukan dengan soccer wall volley test. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis varians dan uji rentang Newman Keuls, pada taraf signifikansi 5%.
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA Zusyah Porja Daryanto

PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA Zusyah Porja Daryanto

Permainan sepakbola modern pertama kali diperkenalkan oleh Cambridge University di Inggris pada tahun 1846, dengan dibuatnya peraturan permainan sepak bola terdiri dari 11 pasal. Peraturan-peraturan itu kemudian disosialisasikan dan dapat diterima oleh universitas dan sekolah lain dan dikenal dengan nama Cambridge Rules of Football. Selanjutnya pada tanggal 8 Desember 1863 tersusunlah suatu peraturan permainan sepak bola oleh The Federation Assosiation dan lahirlah peraturan permainan sepak bola yang digunakan sampai sekarang. Pada tanggal 2l Mei 1904, atas inisiatif Guerin dari Prancis, didirikanlah federasi sepak bola intenasional yang diberi nama Federation Internationale de Footbatl Assosiation disingkat FIFA. FIFA adalah badan tertinggi dalam pelaksanaan pertandingan internasional. Pada tahun 1904 federasi tersebut baru beranggotakan 7 negara pada waktu itu, yaitu: Spanyol, Prancis, Belgia, Belanda, Swiss, Denmark, dan Swedia (Sarumpaet, 1991: 2).
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KELENTUKAN TOGOK KEDEPAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SD BK TANAPOBUNTI | elisabeth.h | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 1346 4141 1 PB

HUBUNGAN KELENTUKAN TOGOK KEDEPAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SD BK TANAPOBUNTI | elisabeth.h | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 1346 4141 1 PB

terkoordinasi. Kemampuan menggiring bola yang dilakukan selalu menggunakan bagian-bagian dari kaki. Kemampuan untuk melakukan gerakan kaki pada saat berlari sambil membawa bola, dan kelentukan tubuh sangat menentukan kecermatan dalam menggiring bola. Untuk melakukan teknik menggiring bola, kecepatan lari, dan kelentukan tubuh sangat menentukan kemampuan berlari cepat, membelokkan arah bola secara tiba-tiba melalui gerakan-gerakan kaki yang dapat mengecoh gerakan lawan. kelentukan tubuh dan elestisitas gerakan tungkai dan kaki untuk mempermainkan bola sangat menentukan keterampilan teknik menggiring bola. Kurangnya kelentukan tubuh dalam gerakan menggiring bola dapat mengakibatkan gerakan kaki yang kaku, sehingga bola dimainkan dari kaki ke kaki tidak terarah dan gerakannya menjadi tidak efisien.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Efektivitas Menggiring Bola Zig Zag

Efektivitas Menggiring Bola Zig Zag

yang baik merupakan keterampilan perorangan dalam menguasai bola untuk dibawa dengan cepat, menghindari sergapan lawan, menghancurkan pertahan lawan, dan membuat pelung mencetak gol tanpa mudah direbut lawan. Selama ini, kemampuan/keterampilan menggiring bola sebagian mahasiswa masih rendah (mudah lepas, terlalu jauh dari penguasaan). Kemampuan menggiring bola merupakan teknik dasar dalam bermain sepakbola yang perlu diajarkan pada mahasiswa PJKR untuk bekal mengajar nantinya dan juga meningkatkan keterampilannya dalam bermain bola saat menerobos pertahanan lawan, menghindari sergapan lawan, dan membuat peluang mencetak gol. Menggiring bola dapat dilakukan dengan kura-kura kaki bagian dalam, kura-kura kaki, dan kura-kura kaki bagian luar sesuai kebutuhan di lapangan/situasi permainan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGGIRING DENGAN MENGGUNAKAN BOLA STANDAR DAN KOMBINASI BOLA MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA KELOMPOK UMUR 10-12 TAHUN PUSAT PELATIHAN DAN PEMBINAAN PEMAIN SEPAKBOLA ZETTLE MEYER KARANGAN

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MENGGIRING DENGAN MENGGUNAKAN BOLA STANDAR DAN KOMBINASI BOLA MODIFIKASI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA KELOMPOK UMUR 10-12 TAHUN PUSAT PELATIHAN DAN PEMBINAAN PEMAIN SEPAKBOLA ZETTLE MEYER KARANGAN

Simpulan penelitian ini sebagai berikut: (1) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan menggiring bola dengan menggunakan bola standar dan kombinasi bola modifikasi terhadap kemampuan menggiring bola pada siswa kelompok umur 10-12 tahun siswa Pusat Pelatihan Dan pembinaan Pemain Sepakbola Zettle Meyer Karanganyar tahun 2013. (2) Latihan menggiring bola menggunakan kombinasi bola modifikasi lebih baik pengaruhnya dibandingkan dengan latihan menggiring bola menggunakan bola standar terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada siswa kelompok umur 10-12 tahun Pusat Pelatihan Dan pembinaan Pemain Sepakbola Zettle Meyer Karanganyar tahun 2013.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KELENTUKAN TOGOK KEDEPAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SD BK TANAPOBUNTI | elisaber | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 1341 4121 1 PB

HUBUNGAN KELENTUKAN TOGOK KEDEPAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SD BK TANAPOBUNTI | elisaber | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 1341 4121 1 PB

Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan uji korelasi. Berdasarkan hasil analisis data kelentukan togok dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola pada siswa SD BK Tanpobunti melalui perhitungan koefisien korelasi menggunakan uji korelasi person, diperoleh nilai (r) 0,694 dengan tingkat probabilitas (0,000) ≤ 0,05 karena nilai (r) hitung 0,694 ≥ (r) tabel (0,05) 0,404 dengan demikian ada hubungan yang signifikan antara kelentukan togok dengan kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola pada siswa SD BK Tanapobunti.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMAN 2 PADANG CERMIN

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMAN 2 PADANG CERMIN

Kelincahan memiliki peranan yang sangat penting dalam permainan sepakbola terutama dalam menghindari sergapan lawan pada saat menggiring bola, maupun digunakan untuk memasukkan bola ke gawang lawan sehingga mendapat angka. Jika dilihat dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kelincahan adalah kemampuan seseorang dalam merubah arah dan posisi tubuhnya dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak, tanpa kehilangan keseimbangan serta sadar akan posisi tubuh (Harsono, 1986: 39).

62 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...