Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial

Top PDF Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial:

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepri. Kepala Bidang Rehabilitasi dnan Rekonstruksi. Kepala Seksi Rehabilitasi

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepri. Kepala Bidang Rehabilitasi dnan Rekonstruksi. Kepala Seksi Rehabilitasi

10. Menjaga kerahasiaan rencana kerja. Kebenaran pengumpulan bahan telaah, kajian teknis dan pedoman yang.. Tersusunnya bahan telaah, kajian teknis dan pedoman yang berkaitan dengan r[r]

8 Baca lebih lajut

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

3) Memberikan arahan kepada bawahan terkait permasalahan yang dialami. Memeriksa hasil kerja bawahan di lingkungan Seksi Rekonstruksi sesuai dengan prosedur dan peraturan yan[r]

10 Baca lebih lajut

Evaluasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Terlantar Pada Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang

Evaluasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Terlantar Pada Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang

Kemajuan di bidang pelayanan kesehatan dan tingkat pengetahuan masyarakat yang meningkat berakibat meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.Tidak jarang diantara para lanjut usia tersebut banyak yang ditelantarkan oleh keluarganya sendiri dan tidak mempunyai ketrampilan untuk bekerja sehingga tidak jarang lanjut Usia Terlantar ini kurang mendapatkan kepedulian sehingga secara psikolgis merasa dirinya disisihkan padahal mereka masih memiliki potensi seperti pengalaman yang sangat berguna bagi keluarga maupun masyarakat. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah yang bertugas dalam mencegah,mengendalikan dan mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah telah menetapkan Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang sebagai tempat dalam pelaksanaan pelayanan rehabilitasi sosial lanjut usia terlantar ini sehingga para Lansia Terlantar ini dapat lebih sejahtera lagi dalam menikmati masa-masa tuanya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Job Description Kepala Bidang Pelayanan Medis

Job Description Kepala Bidang Pelayanan Medis

-. Me Mela laku kuka kan n k$ k$$r $rdi dina nasi si da dan n ke ker% r%as asam ama a an anta tar r Ke Kepa pala la Bi Bida dang ng da dan n Kepala Bagian dalam rangka kelan'aran pelaksanaan tugas bidang Kepala Bagian dalam rangka kelan'aran pelaksanaan tugas bidang pelayanan medis)

13 Baca lebih lajut

Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Distabilitas Dinas Sosial Provinsi Lampung

Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Distabilitas Dinas Sosial Provinsi Lampung

Pembinaan tunanetra adalah suatu usaha atau upaya untuk mengembangkan potensi dan memberikan peningkatan perasaan beragama ke- Tuhan, keimanan, sikap, tingkah laku keagamaan dan memberikan bimbingan dalam melakukan kegiatan belajar untuk tanggung jawab terhadap masa depan diri, keluarga maupun masyarakat atau lingkungan sosialnya. Tunanetra yang mengalami gangguan dalam indera pengelihatannya mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitasnya, salah satunya dalam hal berjalan. Tidak sedikit para penyandang tunanetra ini menabrak di depannya dengan keterbatasan yang mereka miliki mereka bukanlah faktor untuk menentukan sukses atau tidak suksesnya mereka dimasa depan, sebab banyak sekali dari mereka gagal dalam meraih kesuksesan dan sebaliknya orang-orang yang memiliki keterbatasan dapat sukses. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimana pelaksana pembinaan keagamaan tunanetra dalam meningkatkan perilaku keagamaan tunanetra, serta mengetahui faktor penghambat pembinaan tunanetra. serta mengetahui faktor penghambat yang dihadapi. Pengumpulan data ini melalui dokumentasi, observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan tunanetra dalam pembentukan perilaku keagamaan oleh UPTD PRSPD Dinas Sosial Provinsi Lampung mencapai kesejahteraan di masyarakat, mampu meningkatkan perilaku keagamaan pada tunanetra. Adanya Metode yang dilakukan dengan metode ceramah, dengan adanya perilaku keagamaan tunanetra dapat memahami pesan-pesan ceramah yang disampaikan, sehingga dapat mengamalkannya dengan baik, seperti beribadah, puasa zakat, dzikir, membaca surat-surat pendek serta mengikuti kegiatan-kegiatan positif di berbagai tempat. Faktor pengaruh dalam pelaksanaan pembinaan tunanetra sangat berpengaruh penting dalam membentuk watak kepercayaan dan perbuatan tunanetra, ada pun hambatan dalam tunanetra ini hilangnya pendengaran dan penglihatan dalam perkembangan pendidikan, Oleh karena itu harapan peneliti kepada pemerintah daerah agar selayaknya memberikan pelayanan khusus pendidikan pembelajaran bagi tunanetra agar mereka tidak merasa terasingkan dan didiskriminasi dalam hal pendidikan di lingkungan formal khusus.
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

Kinerja Pelayanan Dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Di Dinas Sosial Kota Bekasi

Kinerja Pelayanan Dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Di Dinas Sosial Kota Bekasi

Meningkatnya kerjasama antara Dinas Sosial Kota Bekasi dengan UPD tingkat lokal dalam pelaksanaan program pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial merupakan suatu bentuk usaha yang dilakukan bersama oleh antar kelompok yang emiliki tujuan yang sama guna mencapai tujuan bersama. Kerjasama menajdi hal yang urgent karena mencakup aspek interaksi yang paling penting karena pada hakikatnya manusia merupakan makhluk yang bersifat zoon politicon yang membuatnya tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari orang lain seerta senantiasa menjadikannya sebagai makhluk yang selalu membutuhkan orang lain. Kerjasama sendiri dapat berlangsung ketika individu-individu yang bersangkutan memiliki tujuan yang sama serta memiliki keinginan untuk bekerja sama guna meealisasikan tujuan yang ingin mereka capai agar dapat tercapai.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

DAFTAR ISI 1. BIDANG PELAYANAN MEDIK Kepala Bidang Pelayanan Medik Kepala Seksi Rawat Darurat Intensif dan Invasif

DAFTAR ISI 1. BIDANG PELAYANAN MEDIK Kepala Bidang Pelayanan Medik Kepala Seksi Rawat Darurat Intensif dan Invasif

Jumlah dokumen laporan analisis dan rekapitulasi kegiatan pelayanan kesehatan di instalasi di bawah jajaran Seksi Rawat Jalan dan Rawat Inap yang meliputi jumlah kunjungan pasien rawat jalan dan rawat inap, data kegiatan pelayanan rawat inap (BOR, ALOS, BTO, TOI, NDR) 3. Jumlah persiapan bahan-bahan perumusan

156 Baca lebih lajut

UNSUR PELAKSANA KEPALA PELAKSANA BPBD BIDANG KEDARURATAN, PEMADAM KEBAKARAN & LOGISTIK BIDANG REHABILITASI & REKONSTRUKSI

UNSUR PELAKSANA KEPALA PELAKSANA BPBD BIDANG KEDARURATAN, PEMADAM KEBAKARAN & LOGISTIK BIDANG REHABILITASI & REKONSTRUKSI

(2) Sub Bagian Tata Usaha dan Keuangan huruf b dipimpin oleh Kasubbag Tata Usaha dan Keuangan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Kantor. (3) Seksi sebagaimana dimaksud pada huruf c dan d dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertangung jawab kepada Kepala Kantor .

10 Baca lebih lajut

1. Nama Jabatan : Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Sekretaris Daerah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

1. Nama Jabatan : Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. Sekretaris Daerah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

4. Kedudukan dalam Struktur Organisasi : 5. Ikhtisar Jabatan : Memimpin dan melaksanakan tugas penyiapan bahan, penyusunan kebijakan, koordinasi, pemantauan, pembinaan, evaluasi dan pelaporan terkait Rehabilitasi dan Rekonstruksi sesuai dengan kebijakan pimpinan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku agar kegiatan bidang pencegahan dan kesiapsiagaan dapat berjalan dengan baik.

9 Baca lebih lajut

KEBUTUHAN KETERAMPILAN KERJA STAF BIDANG LAYANAN REHABILITASI SOSIAL, PEMULANGAN, DAN REINTEGRASI SOSIAL P2TP2A

KEBUTUHAN KETERAMPILAN KERJA STAF BIDANG LAYANAN REHABILITASI SOSIAL, PEMULANGAN, DAN REINTEGRASI SOSIAL P2TP2A

Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis kajian literatur. Menurut Creswell (2014), kajian literatur adalah ringkasan tertulis mengenai artikel dari jurnal, buku, dan dokumen lain yang mendeskripsikan teori serta informasi baik masa lalu maupun saat ini, serta mengorganisasikan pustaka ke dalam topik dan dokumen yang dibutuhkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi literatur terkait analisa terhadap keterampilan kerja dan tugas staf bidang Layanan Rehabilitasi Sosial, Pemulangan, dan Reintegrasi Sosial P2TP2A, di mana peneliti menganalisa secara kritis segmen dari tubuh pengetahuan yang dipublikasikan melalui ringkasan, klasifikasi, dan perbandingan studi penelitian sebelumnya, ulasan literatur, dan artikel teoritis. Hasil penelitian ini kemudian dianalisa menggunakan metode deskriptif dengan jenis analisis pekerjaan. Metode analisis deskriptif dilakukan dengan cara mendeskripsikan dan menganalisa data.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Evaluasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Terlantar pada Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang. Oleh: Taufik Rumandita Ghozali

Evaluasi Pelayanan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Terlantar pada Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang. Oleh: Taufik Rumandita Ghozali

Kemajuan di bidang pelayanan kesehatan dan tingkat pengetahuan masyarakat yang meningkat berakibat meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia.Tidak jarang diantara para lanjut usia tersebut banyak yang ditelantarkan oleh keluarganya sendiri dan tidak mempunyai ketrampilan untuk bekerja sehingga tidak jarang lanjut Usia Terlantar ini kurang mendapatkan kepedulian sehingga secara psikolgis merasa dirinya disisihkan padahal mereka masih memiliki potensi seperti pengalaman yang sangat berguna bagi keluarga maupun masyarakat. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah yang bertugas dalam mencegah,mengendalikan dan mengatasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Pada Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah telah menetapkan Unit Rehabilitasi Sosial Pucang Gading Semarang sebagai tempat dalam pelaksanaan pelayanan rehabilitasi sosial lanjut usia terlantar ini sehingga para Lansia Terlantar ini dapat lebih sejahtera lagi dalam menikmati masa-masa tuanya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Analisi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Solok di bidang Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat.

Analisi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Solok di bidang Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat.

Upaya peningkatan produktivitas aparatur pemerintah sering dilakukan karena birokrasi ingin dipandang tanggap terhadap berbagai tekanan dan tutuntutan masyarakat. Hal ini akan melahirkan berbagai program pemberdayaan aparatur pemerintah yang bermuara pada peningkatan produktivitas birokrasi. Program yang dijadikan obyek pendayagunaan itupun beraneka ragam yang telah dipolakan sesuai dengan bidang yang telah diciptakan.

1 Baca lebih lajut

Metode Pelayanan Sosial Korban Narkoba Di Panti Rehabilitasi Sibolangit Centre

Metode Pelayanan Sosial Korban Narkoba Di Panti Rehabilitasi Sibolangit Centre

Dari hal tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pelatihan keterampilan komputer dan sablon pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya di panti ini karena memang ada ruangan yang dibangun khusus untuk kegiatan itu, namun sekarang hal tersebut tidak aktif lagi oleh karena kurangnya petugas yang berpotensi dibidangnya yang akan mengajari para residen. Dari data para petugas panti dapat juga dilihat bahwa petugas panti yang paling banyak adalah petugas keamanan yang pada umumnya hanya lulusan SLTP dan SLTA. Dan pada saat peneliti melakukan penelitian berketepatan dengan terjadinya kondisi ini. Jadi untuk keterampilan yang diberikan oleh panti rehabilitasi saat ini adalah lebih banyak dalam hal pertanian atau perkebunan, seperti penuturan residen yang ada di panti ketika diwawancarai:
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

PENDAPAT PESERTA ADIKSI PULIH TENTANG PELAYANAN DAN REHABILITASI SOSIAL DI RUMAH CEMARA.

PENDAPAT PESERTA ADIKSI PULIH TENTANG PELAYANAN DAN REHABILITASI SOSIAL DI RUMAH CEMARA.

Perkembangan masyarakat itu disebabkan karena ilmu pengetahuan dan pola pikir masyarakat yang semakin maju. Masyarakat berusaha mengadakan pembaharuan-pembaharuan di segala bidang namun kemajuan teknologi tidak selalu berdampak positif, bahkan ada kalanya berdampak negatif. Kemajuan teknologi juga ada peningkatan dalam masalah kejahatan dengan menggunakan teknologi yang canggih. Hal tersebut merupakan tantangan bagi aparat penegak hukum untuk mampu menciptakan penanggulannya, khususnya dalam kasus NAPZA terlarang.

14 Baca lebih lajut

KUALITAS PELAYANAN REHABILITASI PENYANDANG DISABILITAS PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN SUBANG

KUALITAS PELAYANAN REHABILITASI PENYANDANG DISABILITAS PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN SUBANG

2 Masalah penyandang disabilitas bukan merupakan masalah yang kecil, terutama di negara seperti Indonesia, karena permasalahan yang dihadapi meliputi segala aspek hidup dan kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Pemerintah melalui Departemen Sosial telah berupaya meningkatkan kesejahteraan sosial penyandang disabilias, tetapi upaya peningkatan kesejahteraan sosial penyandang disabilitas masih kurang memenuhi harapan semua pihak termasuk penyandang disabilitas sendiri. Hal ini terjadi karena adanya berbagai kendala yang kita hadapi. Kendala utama yang sering dihadapi adalah sikap sebagian besar masyarakat kita yang belum sepenuhnya mendukung dan memberikan kesempatan yang sama pada penyandang disailitas, hal ini ditambah lagi oleh ketidaktahuan masyarakat, orangtua dan keluarga dalam menghadapi dan memahami tentang kedisabilitas itu sendiri.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Kepala Seksi Reboisasi Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara

Kepala Seksi Reboisasi Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara

Mengenai pertanyaan tentang ada tidaknya hak dan kewajiban masyarakat terhadap hutan tanaman rakyat, sebanyak 100% responden memiliki persepsi bahwa masyarakat memiliki hak dan kewajiban masyarakat terhadap hutan tanaman rakyat antara lain haknya adalah memanfaatkan hasil hutan seperti yang telah dilakukan pembuatan arang bakau yang menghasilkan nilai jual tinggi bagi mereka dan kewajibannya adalah menjaga dan melestarikan hutan yang ada. Sebagian masyarakat yang di luar anggota koperasi menyebutkan walaupun mereka tidak memiliki wewenang dalam mengelola areal hutan tanaman rakyat yang sudah ada pihak tertentu bertugas mengelolanya karena memiliki rasa sosialis yang baik antar masyarakat, mereka memahami dan mengetahui hak dan kewajiban setiap anggota koperasi terhadap pengelolaan hutan tanaman rakyat. Sesuai pernyataan Wibowo (1998) yang mengatakan bahwa persepsi juga dipengaruhi oleh faktor – faktor sosial budaya dan sosial ekonomi seperti pendidikan, lingkungan tempat tinggal, suku bangsa dan lainnya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

DINAMIKA PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL DI BALAI BESAR REHABILITASI SOSIAL BINA GRAHITA KARTINI TEMANGGUNG TAHUN 1975-2012.

DINAMIKA PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL DI BALAI BESAR REHABILITASI SOSIAL BINA GRAHITA KARTINI TEMANGGUNG TAHUN 1975-2012.

Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan guna Mencapai Gelar Sarjana Sastra Jurusan Ilmu Sejarah. Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret[r]

1 Baca lebih lajut

Rehabilitasi di bidang Kesehatan di kota

Rehabilitasi di bidang Kesehatan di kota

Rehabilitasi merupakan kegiatan multidisipliner yang memfungsikan kembali aspek fisik, emosi, kognisi, dan sosial sepanjang kehidupan individu sehingga mampu melakukan mobilitas, komunikasi, aktivitas harian, pekerjaan, hubungan sosial, dan kegiatan di waktu luang (Renwick & Friefeld, 1996). Rehabilitasi didefinisikan sebagai suatu proses refungsionalisasi dan pengembangan untuk memungkinkan penderita cacat mampu melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan bermasyarakat (Peraturan Pemerintah No.36/1980, tentang Usaha Kesejahteraan Sosial bagi Penderita Cacat). Berbagai konsep pengertian rehabilitasi dikembangkan menurut ruang lingkupnya seperti pada bidang pendidikan, narkoba, maupun kesehatan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Peran balai pelayanan dan rehabilitasi sosial penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) Sidoarjo dalam membina klien

Peran balai pelayanan dan rehabilitasi sosial penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) Sidoarjo dalam membina klien

c. QM merupakan klien yang berasal dari Jombang. Ia kembali ke keluarganya pada tanggal 27 September 2019. Rumah QM tergolong daerah padat penduduk karena jarak antar rumah begitu dekat bahkan hanya tersekat dengan tembok rumah tentangga. Rumah QM terbilang sederhana, keluarga QM merupakan keluarga besar. Saudara-saudara kandung QM telah memiliki rumah sendiri dan keputusan keluarga QM setelah QM kembali maka ia akan tinggal bersama kakak tertuanya yakni yang masih tinggal dirumah ibunya. Awal mula QM ditampung di Balai Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial PMKS Sidoarjo ini karena ditemui petugas dijalanan. dalam proses assessment pihak Balai belum mengetahui dari mana latar belakang QM pihak Balai terus mencari informasi tentang keluarganya dan ternyata QM ini adalah seseorang yang telah hilang kurang lebih 3 tahun dari keluarganya. Dalam dirinya terdapat penyakit psikotiknya sehingga ia hidup dijalanan. setelah QM kembali dan bertemu keluarganya orang tua QM khususnya sangat bahagia dan menerima dengan syukur atas kembalinya QM yang kondisinya pun sudah membaik dan dapat menjalankan fungsi sosialnya. Dari semua saudara QM kakak
Baca lebih lanjut

110 Baca lebih lajut

Jurnal Skripsi Program Pelayanan Dan Rehabilitasi Sosial Bagi Pengemis, Gelandangan Dan Orang Telantar Di Balai Rehabilitasi Sosial “Mardi Utomo” Semarang Tahun 2011-2014

Jurnal Skripsi Program Pelayanan Dan Rehabilitasi Sosial Bagi Pengemis, Gelandangan Dan Orang Telantar Di Balai Rehabilitasi Sosial “Mardi Utomo” Semarang Tahun 2011-2014

Pembangunan bidang kesejahteraan sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari pembangunan nasional telah mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas hidup demi terwujudnya kehidupan dan penghidupan masyarakat yang layak dan bermartabat. Untuk mewujudkan kondisi tersebut,pembangunan bidang kesejahteraan sosial diselenggarakan melalui pelayanan dan pengembangan kesejahteraan sosial secara terprogram, terpadu, dan berkelanjutan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang 5, 1RPRU 7DKXQ WHQWDQJ ³.HVHMDKWHUDDQ 6RVLDO´ 6DVDUDQ pembangunan bidang kesejahteraan sosial difokuskan pada tujuh (7) permasalahan sosial yaitu:Kemiskinan, Keterlantaran, Kecacatan, Ketunaan Sosial dan Penyimpangan Perilaku, Keterpencilan, Korban Bencana dan Tindak Kekerasan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...