KEPUASAN KONSUMEN

Top PDF KEPUASAN KONSUMEN:

KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PENGARUHNYA TERHADAP KESETIAAN MEREK KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) MEGAMALL MANADO

KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN KONSUMEN PENGARUHNYA TERHADAP KESETIAAN MEREK KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) MEGAMALL MANADO

Kotler dan Keller (2009:177) menyebutkan kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dari perbandingan antara kesannya terhadap kinerja (hasil) sesuatu produk dengan harapannya. Kepuasan adalah semacam langkah perbandingan antara pengalaman dengan hasil evaluasi, dapat menghasilkan sesuatu yang nyaman secara rohani, bukan hanya nyaman karena dibayangkan atau diharapkan. Puas atau tidak puas bukan merupakan emosi melainkan sesuatu hasil evaluasi dari emosi. Penelitian mengenai kepuasan konsumen menjadi topik sentral dalam dunia riset pasar dan berkembang pesat. Konsep berpikir bahwa kepuasan konsumen akan mendorong meningkatnya profit adalah bahwa konsumen yang puas akan bersedia membayar lebih untuk “produk” yang diterima dan lebih bersifat toleran akan kenaikan harga. Hal ini tentunya akan meningkatkan margin perusahaan dan kesetiaan konsumen pada perusahaan. Konsumen yang puas akan membeli “produk” lain yang dijual oleh perusahaan, sekaligus menjadi “pemasar” ya ng efektif melalui Word of mouth yang bernada positif. Hal ini dapat membantu meningkatkan penjualan dan kredibilitas perusahaan, namun perlu diingat bahwa ternyata peningkatan market share tidak selamanya sesuai dengan peningkatan kepuasan konsumen, bahkan dalam banyak hal atau kasus yang terjadi adalah justru kebalikannya, semakin besar market share sebuah perusahaan justru kepuasan konsumen semakin menurun.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Serta Citra Perusahaan Dalam Membangun Loyalitas Konsumen PT. KAI

Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Serta Citra Perusahaan Dalam Membangun Loyalitas Konsumen PT. KAI

Data primer dikumpulkan melalui wawancara dan menyebarkan kuesioner kepada 200 responden. Sedangkan data sekunder diperoleh langsung dari pihak PT. KAI berupa data jumlah konsumen. Teknik sampling yang digunakan adalah non- probability sampling dan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, yaitu penumpang kereta api kelas eksekutif Argo Parahyangan yang minimal sudah 2x menggunakan jasa PT. KAI dalam satu tahun terakhir. Dalam mengukur kualitas pelayanan, kepuasan konsumen, citra perusahaan dan loyalitas konsumen, penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling dengan alat bantu LISREL . Penelitian ini terdiri dari 34 atribut pernyataan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET LEKSANA

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MINIMARKET INDOMARET LEKSANA

sebesar 0,171; menunjukkan nilai koefisien regresi untuk variabel kualitas produk sebesar 0,171 ceteris paribus dengan nilai probabilitas dari uji F sebesar 0,000 ya g le ih ke il ilai ya dari taraf uji α ya g digu aka yaitu , mempengaruhi kepuasan konsumen yaitu pada tingkat kepercayaan 95% .

6 Baca lebih lajut

Contoh Jurnal Tentang Kepuasan Konsumen | 3223 6096 1 SM

Contoh Jurnal Tentang Kepuasan Konsumen | 3223 6096 1 SM

Berdasarkan Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa adanya keluhan dari konsumen KOPIKITA. Keluhan yang ada sudah melampaui batas maksimal yang telah ditargetkan oleh KOPIKITA yaitu maksimal 50 keluhan. Dengan diperoleh data tersebut menunjukan bahwa KOPIKITA harus bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dan mengubah startegi-strategi pemasaran yang telah digunakan untuk menciptakan kepuasan konsumen di KOPIKITA itu sendiri. Hal ini dilakukan agar konsumen memiliki rasa percaya terhadap KOPIKITA dan mau melakukan pembelian kembali di KOPIKITA yang pada akhirnya akan menghasilkan kepuasan konsumen dan menjadi loyal terhadap KOPIKITA. Berdasarkan paparan diatas maka dapat dirumuskan masalah yang akan diteliti sebagai berikut (1) Apakah kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan konsumen? (2) Apakah terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen? (3) Apakah terdapat pengaruh lokasi terhadap kepuasan konsumen?
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh lingkungan fisik, kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Waroeng Steak and Shake cabang Sleman, Yogyakarta - USD Repository

Pengaruh lingkungan fisik, kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Waroeng Steak and Shake cabang Sleman, Yogyakarta - USD Repository

Kepuasan konsumen akan tercipta bila persepsi konsumen terhadap produk atau jasa yang diterima sama atau bahkan melebihi harapan konsumen. Salah satu tujuan utama dari strategi pemasaran bisnis yaitu kepuasan konsumen. Keberhasilan strategi ini dapat dicapai jika kepuasan konsumen telah terpenuhi. Namun, untuk memperoleh kepuasan konsumen tidaklah mudah, karena tiap konsumen memiliki tingkat kepuasan yang berbeda–beda walaupun membutuhkan produk yang sama. Kepuasan konsumen dapat ditingkatkan melalui kualitas produk, pelayanan hingga lingkungan fisik. Reynolds dan Beatty (dalam Zulganef, 2002:104) berhasil membuktikan bahwa kepuasan konsumen akan mempengaruhi loyalitas (besarnya pembelian).
Baca lebih lanjut

176 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PERUSAHAAN MEUBEL JATI MUTU FURNITURE POLOKARTO SUKOHARJO.

PENDAHULUAN ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA PERUSAHAAN MEUBEL JATI MUTU FURNITURE POLOKARTO SUKOHARJO.

Dewasa ini perhatian terhadap kepuasan konsumen semakin besar, dan semakin banyak pihak yang menaruh perhatian terhadap hal ini. Pihak yang paling banyak berhubungan dengan pelanggan adalah pemasar, konsumen, konsumeris, dan para peneliti perilaku konsumen. Persaingan yang semakin ketat, semakin banyak produsen terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen, sehingga menyebabkan setiap perusahaan harus menempatkan orientasi pada kepuasan konsumen sebagai tujuan utama. Dewasa ini diyakini bahwa kunci utama untuk memenangkan persaingan adalah dengan memberikan nilai dan kepuasan kepada konsumen melalui penyampaian produk yang berkualitas dengan harga yang bersaing.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA PENGINAPAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA HOTEL ARINAS DI BANDAR LAMPUNG

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA PENGINAPAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA HOTEL ARINAS DI BANDAR LAMPUNG

Variabel terikat adalah sejumlah gejala atau faktor yang ada atau muncul dipengaruhi atau ditentukan oleh adanya variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi varibel terikat adalah kepuasan konsumen. Adapun indika- tor kepuasan konsumen adalah: Adanya kese- suaian antara harapan dengan kenyataan yang dialami, dan adanya pembelian ulang terha- dap suatu produk/jasa. (Buchari Alam, 2000). Populasi penelitian ini adalah seluruh jumlah konsumen (penginap) pada Hotel Arinas di Bandar Lampung pada Bulan Januari - Februari Tahun 2009 yang berjumlah 801 orang (Tabel 2). Untuk menentukan ukuran sampel digunakan pendapat Suharsimi Arikunto ( 1992; 170 ): bahwa apabila ukuran populasi kurang dari 100, maka lebih baik diambil semua sedangkan apabila lebih dari 100 diambil sebesar 10% - 15% atau 20% - 25%. Berdasarkan pendapat tersebut maka ukuran sampel diambil 10% dari 801 yaitu 80 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling , yaitu cara pengambilan sampel dilakukan berdasarkan kemudahan untuk mendapatkan data. Dalam hal ini sampel yang diambil adalah penginap/konsumen yang mudah ditemui atau yang kebetulan ketemu dan jika jumlahnya sudah mencukupi maka pengumpulan data dihentikan. Karena sampel sulit ditemui, maka yang diambil adalah pelanggan yang sedang menginap dihotel tersebut selama periode penelitian.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Pengaruh lingkungan fisik, kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Waroeng Steak and Shake cabang Sleman, Yogyakarta.

Pengaruh lingkungan fisik, kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Waroeng Steak and Shake cabang Sleman, Yogyakarta.

Kepuasan konsumen akan tercipta bila persepsi konsumen terhadap produk atau jasa yang diterima sama atau bahkan melebihi harapan konsumen. Salah satu tujuan utama dari strategi pemasaran bisnis yaitu kepuasan konsumen. Keberhasilan strategi ini dapat dicapai jika kepuasan konsumen telah terpenuhi. Namun, untuk memperoleh kepuasan konsumen tidaklah mudah, karena tiap konsumen memiliki tingkat kepuasan yang berbeda–beda walaupun membutuhkan produk yang sama. Kepuasan konsumen dapat ditingkatkan melalui kualitas produk, pelayanan hingga lingkungan fisik. Reynolds dan Beatty (dalam Zulganef, 2002:104) berhasil membuktikan bahwa kepuasan konsumen akan mempengaruhi loyalitas (besarnya pembelian).
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN DAMPAKNYA PADA LOYALITAS KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA TRANSPORTASI PO SUMBER ALAM

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN DAMPAKNYA PADA LOYALITAS KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN JASA TRANSPORTASI PO SUMBER ALAM

Pada hasil penelitian dengan menggunakan data empiris yang dilakukan terhadap variabel jaminan dan kepuasan konsumen menunjukkan bahwa jaminan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen PO Sumber Alam jurusan Yogyakarta-Jakarta. Beberapa indikator jaminan seperti kemampuan sopir & kru selama perjalanan, sikap petugas tiket yang ramah, sikap menghargai & sopan santun dalam melayani penumpang dinilai kurang baik oleh para penumpangnya. Kebanyakan sopir bus Sumber Alam tidak terlalu cepat dalam mengendarai, sehingga banyak penumpang yang mengalami keterlambatan sampai kota tujuan. Kemudian petugas tiket yang terlalu ramah dalam memberikan info kepada calon penumpang berdampak pada semakin panjang antrian calon penumpang lain yang akan membeli tiket. Dan terakhir, rasa menghargai dan sopan santun yang berlebihan juga akan membuat penumpang kurang merasa nyaman. Dengan hal ini, dapat dikatakan bahwa semakin tinggi jaminan yang diberikan PO Sumber Alam justru akan membuat kepuasan konsumen PO Sumber Alam menurun.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BERDASARKAN FREKUENSI PENGGUNA PADA KERETA API BOGOWONTO EKONOMI AC JURUSAN PURWOREJO-JAKARTA

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN BERDASARKAN FREKUENSI PENGGUNA PADA KERETA API BOGOWONTO EKONOMI AC JURUSAN PURWOREJO-JAKARTA

Semua variabel kualitas pelayanan jasa yaitu bukti langsung, kehandalan, daya tanggap, jaminan dan empati berdasrkan frekuensi pengguna mempunyai nilai yang positif. Untuk nilai koefisien beta pengguna jasa kategori sering yang menggunakan kereta api Bogowonto ekonomi AC jurusan Purworejo-Jakarta variabel daya tanggap (0,328) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen. Karena daya tanggap bagi pengguna kategori sering menunjukkan bahwa karyawan mampu memberikan informasi secara jelas dan akurat, sehingga penumpang untuk kategori sering merasakan kepuasan lebih menggunakan jasa kereta api Bogowonto ekonomi AC jurusan Purworejo-Jakarta. Nilai koefisien beta pengguna jasa untuk kategori jarang yang menggunakan kereta api Bogowonto ekonomi AC jurusan Purworejo-Jakarta variabel jaminan (0,198) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen. Karena jaminan merupakan faktor utama bagi pengguna kategori jarang yang berhubungan langsung pada pengetahuan, kesopan santunan, dan kemampuan para pegawai perusahaan untuk menumbuhkan rasa puas para penggunanya. Dan nilai koefisien beta secara total variabel bukti langsung (0,258) mempunyai pengaruh lebih besar terhadap kepuasan konsumen. Karena bukti langsung menunjukkan bahwa fasilitas yang diberikan kereta api Bogowonto ekonomi AC jurusan Purworejo-Jakarta secara total berdasarkan frekuensi pengguna memadai yaitu dengan adanya AC dan tempat duduk yang berbaring sehingga pengguna merasa nyaman dalam perjalanan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

INDEKS KEPUASAN KONSUMEN DALAM MELAKUKAN TRANSAKSI MELALUI PELAYANAN ONLINE SHOP

INDEKS KEPUASAN KONSUMEN DALAM MELAKUKAN TRANSAKSI MELALUI PELAYANAN ONLINE SHOP

Potensi internet sebagai media pemasaran saat ini semakin berkembang dengan pesat terkait dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, sehingga potensi tersebut menjadi peluang bagi para pemasar dalam memasarkan produk melalui media internet yang dikenal dengan cyber marketing. Melalui cyber marketing produsen atau pemasar dapat menawarkan sejumlah karakteristik nilai kepuasan yang mampu membuat konsumen lebih tertarik dan menimbulkan keinginan, kebutuhan, dan mengakibatkan terjadinya permintaan. Selain itu pemasaran dengan media cyber marketing secara psikologis memiliki segmen konsumen yang mengutamakan citra atau personal value. Konsumen yang pada personal value merupakan konsumen yang mempunyai kecenderungan melakukan permintaan pada produk-produk inovasi yang ditawarkan melalui media cyber. Potensi internet juga dapat menunjang konsumen untuk memperoleh informasi secara sistematik dan lengkap mengenai produk yang ditawarkan melalui cyber marketing atau dikenal dengan penawaran melalui online shop.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA TEHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA SISWA BIMBINGAN DAN KONSULTASI BELAJAR AL QOLAM BANDARLAMPUNG

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN JASA TEHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA SISWA BIMBINGAN DAN KONSULTASI BELAJAR AL QOLAM BANDARLAMPUNG

Bentuk fisik (tangible) seperti gedung, peralatan, dan penampilan fisik dari seluruh karyawan merupakan atu bentuk nyata dan terlihat (tangible). Konsumen akan merasa puas jika tempat di mana ia memperoleh jasa pendidikan menarik dan nyaman. Pada pertama kali konsmen akan melihat tampilan fisik dari suatu penyelia jasa. Hal ini akan memberikan gambaran kepada mereka bahwa suatu penyelia jasa akan memberikan pelayanan jasa yang berkualitas. Namun banyak lembaga pendidikan yang belum menggunakan fasilitas-fasilitas mengajar secara optimal. Seperti media pembelajaran OHP yang tidak digunakan secara optimal dalam mengajar, penggunaan whiteboard pada saat pelajaran matematika disampaikan. Untuk pelajaran matematika diperlukan 2 papan tulis agar siswa lebih memahami materi yang disampaikan. Namun hal ini belum terlaksana, di mana masih terdapat lembaga pendidikan yang hanya memiliki 1 whiteboard saja. Penataan ruang belajar diperlukan untuk terciptanya suasana belajar yang nyaman. Namun masih banyak terdapat lembaga yang belum memiliki penataan ruang belajar yang bersih dan menarik. Seperti kebersihandinding dan lantai kelas. Hal ini perlu diperhatikan agar siswa dapat lebih berkonsentrasi dalam mengakui pelajaran.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PEMBELIAN TIKET DAN HARGA TIKET MURAH TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MASAKAPAI PENERBANGAN BERBUDGET MURAH

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PEMBELIAN TIKET DAN HARGA TIKET MURAH TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MASAKAPAI PENERBANGAN BERBUDGET MURAH

pengujian hipotesis 2 yang terdapat pada tabel 4.11 terlihat nilai t dari variabel harga tiket murah yang menunjukkan nilai yang positif yaitu 7,548 dengantingkat signifikansi 0,000 atau kurang dari 0,05. Hal tersebut menjelaskan bahwa variabel kualitas harga berpengaruh positif pada signifikansi terhadap variabel terikat, yaitu kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil perhitungan analisis regeresi berganda, tabel 4.9 menunjukkan nilai F yang selalu positif yaitu sebesar 63,967 dengan tingkat signifikansi 0,000 atau di bawah batas signifikansi 0.05. Hal tersebut menjelaskan bahwa variabel kuliatas pelayanan pembelian tiket dan harga tiket murah secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Sementara itu, pada tabel 4.9 terlihat juga nilai koefisien determinasi (adjusted R²) adalah sebesar 0,465. Hal tersebut berarti bahwa sebesar 46,5% dari variasi variabel kepuasan konsumen dipengaruhi oleh variabel kualitas pelayanan pembelian tiket dan harga tiket murah. Sementara itu, sisanya sebesar 53,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN PADA MINIMARKET OMI W-MART

ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN PADA MINIMARKET OMI W-MART

Permasalahan timbul ketika modern market memasuki wilayah traditional market, ekspansi agresif untuk pendirian pusat perbelanjaan modern ini sudah dapat ijin dari pihak pemerintah daerah setempat dimana proses pemberian ijin oleh aparat setempat dilakukan dengan cara yang transparan dan sering digunakan sebagai benturan kepentingan pribadi didalamnya. Persaingan dari pelaku bisnis sendiri juga menjadi sangat tajam, baik di pasar domestik maupun di pasar internasional. Pelaku bisnis harus mampu memberikan kepuasan kepada pelanggan, misalnya dengan memberikan produk-produk yang mutunya lebih baik, lebih murah dan lebih cepat dalam memberikan pelayanan dari para pesaingnya. Produk dengan mutu jelek, harga yang mahal, pelayanan produk yang lambat bisa membuat pelanggan tidak puas, walaupun dengan tingkatan yang berbeda. Konsumen memang seharusnya dipuaskan karena mereka merupakan pemain utama dalam dunia bisnis.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

8142 1 16290 1 10 20140606

8142 1 16290 1 10 20140606

Pada era saat ini informasi sangat dibutuhkan oleh berbagai kalangan. Ciri utama yang menandakan dimulainya era informasi adalah internet. Jasa Warnet NadiPutra sebagai salah satu usaha jasa pelayanan internet di Kota Denpasar Barat, dan usaha jasa Warnet NadiPutra tidak luput dari persaingan dari usaha jasa internet lainnya yang ada di Kota Denpasar Barat khususnya. Variabel yang diteliti adalah kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen. Jumlah sampel yang digunakan berdasarkan teknik purposive sampling adalah 105 responden. Hasil analisis data dengan teknik analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa: 1) Kualitas pelayanan yang terdiri dari bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati secara serempak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Jasa Warnet NadiPutra di Denpasar Barat. 2) Kualitas pelayanan yang terdiri dari bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Jasa Warnet NadiPutra di Denpasar Barat.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengembangan Produk Keripik Tempe sagu

Pengembangan Produk Keripik Tempe sagu

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik produk yang perlu dihadirkan pada produk untuk memenuhi kepuasan konsumen, serta mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap adanya rencana perbaikan pada keripik tempe tersebut. Metode yang digunakan dalam hal ini adalah metode Kano. Model Kano pada kepuasan konsumen mengelompokkan karakteristik produk berdasarkan bagaimana mereka dipahami konsumen dan akibatnya terhadap kepuasan konsumen Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat karakteristik produk yang memiliki pengaruh besar terhadap kepuasan serta ketidakpuasan konsumen yaitu: pencantuman gambar produk pada kemasan pada IBT 0,87 dan IWT -0,93, tekstur keripik tempe “ABADI” bertabur daun seledri pada IBT 0,85 dan IWT -0,90 , keripik tempe dengan rasa kare pada IBT 0,85 dan IWT -0,81 dan keripik tempe dengan bentuk bulat pada IBT 0,63 dan IWT -0,72
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

7348 1 14761 1 10 20140310

7348 1 14761 1 10 20140310

Persepsi dari kualitas pelayanan tercermin dalam penilaian konsumen atas kenyataan serta ekspektasi dari pelayanan yang dirasakannya. Bukti fisik, keandalan, jaminan, daya tanggap, serta empati merupakan lima dimensi dalam kualitas pelayanan. Sejumlah 126 responden dipilih sebagai sampel penelitian. Teknik analisis regresi linear berganda sebagai teknik analisis data digunakan dalam menguji pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Good Deal Restaurant. Hasil pengujian bukti fisik, keandalan, jaminan, daya tanggap, dan empati sebagai dimensi dari kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Good Deal Restaurant menunjukkan pengaruh positif signifikan. Hasil pengujian ini menunjukkan kepuasan konsumen yang mengunjungi Good Deal Restaurant dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang ditawarkan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Pengaruh Dimensi Kualitas Pelayanan dan Kedekatan Emosional

Pengaruh Dimensi Kualitas Pelayanan dan Kedekatan Emosional

Kedekatan emosional adalah perasaan saling memiliki antara penyedia jasa atau produsen dengan pengguna jasa atau konsumen. Berdasarkan penelitian diatas pendapat yang menyatakan bahwa ada pengaruh variabel kedekatan emosional terhadap kepuasan konsumen adalah benar. Nilai koefisien determinasinya adalah sebesar 0,456 atau 45,6%. Hal ini menunjukan bahwa 45,6% kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh variabel kedekatan emosional, sedangkan sisanya 54,4% dijelaskan faktor selain kedekatan emosional yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Sedangkan dari hasil uji signifikansi kedekatan emosional terhadap kepuasan konsumen yaitu uji t, didapat nilai t hitung 8,977 lebih besar dari t tabel senilai 1,9855 dengan taraf signifikansi 0,000 yang berarti hipotesis keenam diterima. Ini menunjukkan bahwa secara parsial kedekatan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen Ina Swiss Optik cabang Plaza Gajah Mada Semarang.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

6880 1 13881 1 10 20140204

6880 1 13881 1 10 20140204

ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Sriwidodo dan Indriastuti (2010) serta Sukawati (2011) yang menunjukkan bahwa variabel bukti fisik berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan konsumen. Untuk variabel kehandalan sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Anggraeni (2012) dan Utama (2010) yang menunjukkan bahwa variabel kehandalan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan konsumen. Pada variabel daya tanggap penelitian ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo (2013) serta Wei dan Ramalu (2011) yang menunjukkan bahwa variabel daya tanggap berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Penelitian yang dilakukan oleh Loke et al (2011) menunjukkan bahwa variabel jaminan berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan konsumen. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Ravichandran dan Kumar (2010) serta Siddiqi (2011) yang menunjukkan bahwa variabel empati berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap kepuasan konsumen.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...