KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP

Top PDF KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP:

HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SUKOHARJO  Hubungan antara Komunikasi Dokter-Pasien dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Sukoharjo.

HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SUKOHARJO Hubungan antara Komunikasi Dokter-Pasien dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Sukoharjo.

Subjek dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap di RSUD Sukoharjo yang berjumlah 100 orang.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.Metode pengumpulan data menggunakan menggunakan skala komunikasi dokter-pasien dan skala kepuasan pasien rawat inap.Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment.

19 Baca lebih lajut

EVALUASI KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN GIZI  Evaluasi Kepuasan Pasien Rawat Inap Dan Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Gizi Pasien Diet Diabetes Mellitus Di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta.

EVALUASI KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN GIZI Evaluasi Kepuasan Pasien Rawat Inap Dan Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Gizi Pasien Diet Diabetes Mellitus Di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta.

Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT, yang selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan tesis ini dapat terlesaikan pada waktunya. Tesis yang berjudul “Evaluasi Kepuasan Pasien Rawat Inap dan Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Gizi Pasien Diabetes Mellitus di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yoyakarta” ini, disusun untuk memenuhi

17 Baca lebih lajut

PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RSU. BUNDA THAMRIN MEDAN TAHUN 2012

PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RSU. BUNDA THAMRIN MEDAN TAHUN 2012

Nilai koefisien determinasi ( R Square ) adalah 0,749 artinya variabel pelayanan dokter memberikan pengaruh hanya sebesar 74,9% terhadap kepuasan pasien rawat inap, sedangkan sisanya 25,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

10 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG INTERNA RSUD NOONGAN ipi172678

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUANG INTERNA RSUD NOONGAN ipi172678

Abstrak: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh berbagai faktor. Dalam hal ini adalah karakteristik pasien yang merupakan penentu prioritas indikator kualitas pelayanan kesehatan dan penentu prioritas tingkat kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap pelayanan keperawatan di ruang Interna RSUD Noongan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Jumlah sampel yang ditemukan 100 responden. Teknik analisa data menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan hasil tertinggi adalah pasien berjenis kelamin perempuan (53%), umur > 40 tahun (73%), lama perawatan 2-6 hari (78%), dan sebagian besar responden puas terhadap pelayanan keperawatan (73%). Hasil uji statistik adalah ada hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kepuasan pasien dimana p value = 0,005 < α=0,05, tidak ada hubungan antara umur dengan tingkat kepuasan pasien dimana p value = 0,539 < α=0,05, ada hubungan antara lama perawatan dengan tingkat kepuasan pasien dimana p value = 0,016 < α=0,05. Sehingga jenis kelamin dan lama perawatan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien. Bagi perawat diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan keperawatan, dengan memperhatikan karakteristik pasien.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.M.M. DUNDA KABUPATEN GORONTALO ipi40858

HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr.M.M. DUNDA KABUPATEN GORONTALO ipi40858

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penilaian pasien terhadap kualitas pelayanan perawat dan persepsi pasien terhadap kepuasan pelayanan perawat di rawat inap, menganalisis hubungan antara kualitas pelayanan perawat dengan kepuasan pasien rawat inap. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksplanasi dengan pendekatan c ross sectional study yang menggunakan metode survai. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang sementara dirawat selama bulan Maret 2006 di rawat inap RSUD Dr.M.M. Dunda Limboto Kab.Gorontalo berjumlah 100 orang. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif melalui tabulasi silang dan dilanjutkan dengan uji chi-square . Hasil penelitian didapatkan dimensi paling menonjol dengan penilaian baik adalah dimensi assurance , yang terlemah dengan penilaian baik adalah dimensi tangible . Dimensi yang paling menonjol ditanggapi puas adalah dimensi assurance , sedangkan dimensi terlemah ditanggapi puas adalah dimensi tangible. Dari hasil uji Chi-Square didapatkan hubungan yang significan antara kualitas pelayanan perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Dr.M.M.Dunda Limboto Kab. Gorontalo. Disarankan memberikan pelatihan teknis maupun manajemen kepada perawat secara berkala, adanya kepedulian perawat kepada pasien, ditingkatkan kebersihan ruangan perawatan, seyogyanya penampilan perawat bersih, serta memberikan kenyamanan pada pasien sehingga akan memberi- kan dampak positif bagi kepuasan pasien. Setelah dimensi assurance, dimensi responsivenes ditanggapi baik 73% dengan indikator konsistensi perawat untuk menyiapkan waktu menemani pasien dinilai benar 53% responden, selanjutnya empathy ditanggapi baik 69% dengan indikator kemampuan perawat memahami kondisi pasien dinilai benar 52%, demikian halnya reliability ditanggapi 69% responden baik dengan indikator kecepatan waktu perawat memeriksa pasien dinilai 48% benar.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENGARUH TARIF DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD RAA SOEWONDO PATI ipi195483

PENGARUH TARIF DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD RAA SOEWONDO PATI ipi195483

Terjadi penurunan jumlah pasien rawat inap diduga disebabkan oleh naiknya tarif pelayanan RSUD RAA Soewondo Pati.Selain dari masalah kenaikan tarif retribusi pelayanan kesehatan juga dikarenakan indikator kinerja RSUD RAA. Soewondo Pati yang melemah. Penyedia jasa yang menetapkan harga sesuai dengan kualitas pelayanannya bisa menciptakan kepuasan konsumen sehingga akan meningkatkan nama baik perusahaan. Sehingga dirasakan perlu dilakukan penelitian tentang “Pengaruh Tarif Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD RAA. Soewondo Pati.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP  Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Puskesmas Gondang Sragen.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Puskesmas Gondang Sragen.

Kepuasan pelanggan telah menjadi konsep sentral dalam wacana bisnis manjemen. Kualitas merupakan suatu inti kelangsungan hidup sebuah lembaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh dari suatu kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap di puskesmas gondang sragen pada tahun 2015. Penelitian ini menggunakan teknik convenience sample untuk menentukan sample didapat 120 jumlah responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2015. Didapat hasil uji Validitas pada tangible, realibility,responsiviness, assuran, emphaty, acces, communication, security dan kepuasan memiliki hasil yang valid dengan nilai probabilitas <0,05. Dan hasil reliabilitas keseluruhan item diperoleh crombach alpha >0,60 dan dinyatakan semua item dinyatakan reliable atau handal untuk dijadikan instrument. Pada hasil penelitian ini menunjukkan adanya beberapa item jenis pelayanan yang mempengaruhi kepuasan pasien rawat inap di puskesmas gondang. Peneliti memberikan saran kepada manajemen untuk lebih meningkatkan mutu dan pelayanan yang sudah ada di puskesmas gondang sragen.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG DILIHAT DARI DIMENSI KUALITAS PELAYANAN ipi74757

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG DILIHAT DARI DIMENSI KUALITAS PELAYANAN ipi74757

5 Data yang didapat dari survey kuesioner dengan format pertanyaan disesuaikan dengan metode IPA (Importance and Performance Analysis) untuk mendapatkan tingkat Kepentingan dan Kinerja dari atribut-atribut kualitas pelayanan yang dinyatakan dalam bentuk tabulasi skala Likert . Kuesioner yang disebarkan sebanyak 120 buah dengan rincian 30 buah untuk pasien rawat inap kelas VIP, 30 buah untuk pasien rawat inap kelas I, 30 buah untuk pasien rawat inap kelas II, dan 30 buah untuk pasien rawat inap kelas III. Bedasarkan tabulasi tersebut kemudian dilakukan pemilihan atribut-atribut mana yang sangat diinginkan atau tidak diinginkan oleh pasien rawat inap, begitu juga mana atribut kualitas pelayanan yang kinerjanya sudah baik dan mana yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan pasien rawat inap. Hasil Analisis Data
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM (RSUD) MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT ipi29759

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM (RSUD) MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT ipi29759

Euis (2007) 10 dalam penelitiannya di RSUD Propinsi Kendari, menyatakan bahwa tingkat kepuasan pasien terendah atau tidak puas (<3) ada pada porsi makanan dengan nilai median 2.0. Pada atribut rasa makanan, tingkat kepuasan pasien rawat inap kelas I, II, III terendah atau tidak puas (<3) pada suhu makanan, yaitu lauk hewani untuk menu pagi dan siang (2.0), lauk hewani untuk menu malam (1.0), nasi untuk menu siang dan malam (2.0), lauk nabati untuk menu siang dan malam (1.0) dan sayur untuk menu siang (1.0), sayur untuk menu malam (2.0). Hal ini disebabkan, karena sistem distribusi makanan secara sentralisasi yang dilaksanakan di RSUD Mamuju sangat menyulitkan pasien untuk menerima makanan dalam keadaan hangat. Terkadang, apabila pasien banyak sementara jumlah juru masak/pekarya yang bertugas pada saat itu kurang, maka bahan makanan akan bersamaan diolah, sehingga menjadi dingin ketika diatur di plato/tempat makan pasien.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap (Studi Pada Rumah Sakit Militer Di Kota Malang)

Pengaruh Kualitas Pelayanan Jasa Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap (Studi Pada Rumah Sakit Militer Di Kota Malang)

Dalam Penelitian ini lokasi yang pilih adalah Rumah Sakit Militer di Kota Malang, keputusan ini diambil berdasarkan observasi peneliti terhadap objek yang sedang brusaha meningkatkan pelayanan dari berbagai aspek yang ada selama beberapa tahun terakhir. peneliti melakukan penelitian mengenai kepuasan pasien rawat inap terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh pihak Rumah Sakit. Peneliti melihat dengan memilih aktivitas rawat inap ini setidaknya ada interaksi dua arah yang berkelanjutan dalam jangka waktu yang relatif lama, selain itu juga dengan aktivitas rawat inap ini pasien akan lebih merasakan pelayanan secara keseluruhan dari Rumah Sakit, seperti pelayanan administrasi, medis dan penggunaan fasilitas pendukung lainnya.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SUKOHARJO  Hubungan antara Komunikasi Dokter-Pasien dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Sukoharjo.

HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI DOKTER-PASIEN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SUKOHARJO Hubungan antara Komunikasi Dokter-Pasien dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di RSUD Sukoharjo.

Sumbangan efektifitas komunikasi dokter-pasien terhadap kepuasan pasien rawat inap sebesar 63% ditunjukkan oleh koefisien determinasi (r²) atau nilai R Squared sebesar 0,63. Berarti masih terdapat 37% faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pasien rawat inap. Menurut Purwanti dan Furiandini (2012) faktor-faktor yang menjadi penentu kepuasan pasien diantaranya: tangibles (aspek yang terlihat secara fisik, misal peralatan dan personel), reliability (kemampuan untuk memiliki perfoma yang bisa diandalkan dan akurat), responsiveness (kemauan untuk merespon keinginan atau kebutuhan akan bantuan dari pelanggan, serta pelayanan yang cepat), assurance (kemauan para personel untuk menimbulkan rasa percaya dan aman kepada pelanggan), empathy (kemauan personel untuk peduli dan memperhatikan setiap pelanggan). Hasil ini menunjukkan bahwa komunikasi dokter-pasien dengan segala aspek yang terkandung didalamnya cukup memberikan kontribusi terhadap kepuasan pasien rawat inap, meskipun kepuasan pasien rawat inap tidak hanya dipengaruhi oleh variabel tersebut.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELA (5)

KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELA (5)

karakteristik masing-masing serta pasien yang menjadi tanggung jawab di kelas perawatan yang diampunya semakin beragam, apakah ada perbedaan cara memberikan pelayanan dengan melihat karakteristik pasien yang berbeda, misalnya jika pasien berasal dari kelas yang ekslusif seperti VIP dan kelas bangsal seperti kelas 2 dan 3, diharapkan ada konsep pelayanan perawat yang standar dengan melihat kondisi pasien yang berbeda. Semua tindakan pelayanan perawat dilakukan terus menerus demi untuk meningkatkan mutu layanan agar terjadi kepuasan pasien dan dimungkinkan akan membentuk loyalitas pasien. Sejumlah riset empiris menyimpulkan bahwa kepuasan pasien berkaitan positif dengan persepsi terhadap kualitas jasa suatu layanan. Apabila persepsi pasien baik dan positif terhadap pelayanan yang diterima, maka akan terjadi kepuasan, apabila yang terjadi sebaliknya maka akan tercipta ketidakpuasan 5
Baca lebih lanjut

111 Baca lebih lajut

ANALISIS KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN Studi Kasus: Pasien di Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Eko

ANALISIS KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN Studi Kasus: Pasien di Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Eko

Melihat kondisi tersebut maka banyak perusahaan yang ingin tetap bertahan hidup harus saling berlomba-lomba untuk dapat merebut pasar yang seluas-luasnya agar perusahaan dapat mengembangkan usahanya dalam meningkatkan volume penjualan atau besarnya laba yang diharapkan. Dengan situasi pasar yang semakin tajam dewasa ini, dimana pasar barang dan jasa sudah merupakan pasar pembeli, maka produsen harus mampu menarik konsumen untuk dapat mencapai tujuan pemasaran yang telah ditetapkan. Keberhasilan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh bagaimana perusahaan tersebut memuaskan pelanggannya. Harapan konsumen atas produk atau jasa yang digunakan adalah mampu memberikan kepuasan yang maksimal, dan hal ini merupakan pertahanan yang paling baik bagi perusahaan untuk menghadapi persaingan.
Baca lebih lanjut

189 Baca lebih lajut

Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Pelabuhan Medan (Prima Husada Cipta) Tahun 2017

Pengaruh Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Pelabuhan Medan (Prima Husada Cipta) Tahun 2017

Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan terhadap Loyalitas Pasien Rawat Jalan dan Rawat Inap Rumah Sakit Otorita Batam.. Skripsi FE WIDYATAMA.[r]

3 Baca lebih lajut

HUBUNGAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

HUBUNGAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

Tabel 2.1 menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai sikap perawat di ruang rawat inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta berada pada kategori baik yaitu sebanyak 79 responden (81,4%) dan tidak ada responden yang menilai tidak baik terhadap sikap perawat di ruang rawat inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap perawat di ruang rawat inap RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta telah baik dan sesuai dengan harapan pasien. Perawat yang menjadi harapan setiap pasien adalah perawat yang memiliki sikap yang ramah, murah senyum, sanggup berkomunikasi dengan pasien dan sanggup memenuhi kebutuhan pasien, perawat seperti ini dianggap sebagai perawat bermutu dalam memberikan pelayanan kesehatan. Sedangkan perawat yang kurang ramah, kurang sanggup berkomunikasi dengan pasien serta kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pasien dianggap sebagai perawat kurang bermutu dan sedapat mungkin dijauhi oleh pasien, sebab perawat seperti ini dianggap memperparah kondisi pasien. Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan oleh Nurmala (2008) yang menyatakan bahwa persepsi mutu pelayanan kesehatan bagi pengguna jasa layanan kesehatan (pasien) ditekankan pada sikap petugas kesehatan dalam hal ini perawat, sehingga baik buruknya mutu pelayanan kesehatan dinisbatkan kepada baik buruknya sikap yang ditunjukkan perawat kepada pasien. Allah SWT juga telah menerangkan dalam Al-Qur’an Surat Ali-Imran ayat 159 sebagai berikut: “Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu”. Sama halnya dengan seorang perawat, jika perawat bersikap kasar terhadap pasien maka sedapat mungkin perawat tersebut dijauhi oleh pasien. Karena bagi pasien aspek psikologis terkadang lebih penting dibandingkan aspek medis.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KOTA TARAKAN ipi165781

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RSUD KOTA TARAKAN ipi165781

Harapan pelayanan menunjukkan bahwa terda- pat 50 pasien (27%) yang menyatakan kehandalan (reliability), 55 pasien (29,7%) yang menyatakan ja- minan (assurances), 53 pasien (28,6%) yang menya- takan bukti langsung (tanggibles), 68 pasien (36,8 %) yang menyatakan emphaty, dan 58 pasien (31,4 %) yang menyatakan ketanggapan (responsivennes) pe- layanan tidak sesuai dengan harapan pasien. Pelaya- nan yang diterima menunjukkan bahwa terdapat 95 pasien (51,4%) yang menyatakan tidak puas atas ke- handalan (reliability), 101 pasien (54,6%) yang me- nyatakan tidak puas terhadap jaminan (assurances), 97 pasien (52,4%) yang menyatakan tidak puas atas bukti langsung (tanggibles), 108 pasien (58,4%) yang menyatakan tidak puas terhadap emphaty, 123 pasien (66,5%) menyatakan tidak puas atas ketanggapan (responsivennes). Kualitas pelayanan menunjukkan bahwa terdapat 69 pasien (37,3%) yang menyatakan tidak terhadap pelayanan yang diharapkan, 103 pa- sien (55,7%) menyatakan tidak puas atas kualitas pe- layanan yang diberikan, dan 109 pasien (58,9%) me- nyatakan tidak atas pelayanan kesehatan yang diberi- kan dari rumah sakit. Hubungan pelayanan yang di- harapkan pasien dengan kualitas pelayanan menun- jukkan bahwa terdapat 71 pasien (52,6%) yang me- nyatakan reliability pelayanan sudah sesuai dengan harapan namun tidak mewujudkan kualitas pelayanan disebabkan berbagai dimensi penilaian kualitas pela- yanan tidak memenuhi harapan kebutuhan pasien dan 12 pasien (24%) yang memperoleh reliability pelaya- nan tidak sesuai dengan harapan. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang bermakna (p value = 0,004 < α = 0,05). Besarnya kontribusi reliability yang diharapkan terhadap kualitas pelayanan yang
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGARUH FASILITAS, BIAYA RAWAT INAP DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT   Pengaruh Fasilitas, Biaya Rawat Inap Dan Promosi Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar.

PENGARUH FASILITAS, BIAYA RAWAT INAP DAN PROMOSI TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Pengaruh Fasilitas, Biaya Rawat Inap Dan Promosi Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar.

Manajemen  rumah  sakit  perlu  terus  membangun  kepuasan  pasien  dengan  memberikan  pelayanan‐pelayanan  terbaiknya,  memperlengkap  fasilitas/sarana  prasarana  pendukung  pelayanan  kesehatan,  dan  mempertimbangkan  penetapan  harga  atau  tarif  biaya  yang  harus  dibayarakan  oleh  pasien  sebagai  biaya  rawat  inap.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dan  pembahasan  di  ketahui  bahwa  biaya  rawat  inap  memiliki  pengaruh  negatif  terhadap  kepuasan  pasien,  oleh  karena  itu  perlu  adanya  kebijakan‐kebijakan  khusus yang diterapkan pihak rumah sakit terutama bagi pasien ekonomi rendah.  Perlu  ada  penambahan  fasilitas‐fasilitas  pendukung  yangakan  membantu  kelancaran  proses  pelayanan  kesehatan  bagi  pasien.  Bagi  penelitian  yang  akan  datang  perlu  menambah  variabel  lain  yang  dapat  mempengaruhi  kepuasan  pasien
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

HUBUNGAN CARING PERAWAT PELAKSAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD Dr. H. SOEWONDO KENDAL ipi183527

HUBUNGAN CARING PERAWAT PELAKSAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSUD Dr. H. SOEWONDO KENDAL ipi183527

Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa layanan. Perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan diwujudkan dengan sikap caring salah satunya peduli, simpati, bertanggung jawab, dan ramah dalam pelayanan keperawatan. Perilaku caring perawat berperan dalam menentukan kepuasan pasien. Kepuasan pasien merupakan satu elemen yang penting dalam mengevaluasi kualitas layanan dengan mengukur sejauh mana respon pasien setelah menerima jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan caring perawat pelaksana dengan kepuasan pasien dan mengidentifikasi karakteristik pasien dengan kepuasan pasien. Penelitian ini termasuk penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional, jumlah sampel 98 responden dengan tekhnik total sampling. Hasil analisa univariat menunjukkan karakteristik pasien rawat inap di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal paling banyak meliputi jenis kelamin perempuan 50 orang (51%), berpendidikan rendah 52 orang (53,1%), usia pasien < 42 dan ≥ 42 tahun sama yaitu sebanyak 49 orang (50%), lama hari rawat ≥ 4 hari sebesar 54 (55,1%), untuk perilaku caring yang dipersepsikan oleh pasien (70,4%) dan kepuasan pasien menyatakan puas (56,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis kelamin (p=1,000) dan lama hari rawat (p=0,799) terhadap kepuasan pasien rawat inap, terdapat hubungan yang signifikan antara umur (p=0,000), tingkat pendidikan (p=0,000), dan caring perawat pelaksana dengan kepuasan pasien (p=0,003). RSUD Dr. H. Soewondo Kendal hendaknya memperhatikan faktor-faktor yang dianggap pasien paling penting dalam menentukan kepuasan pasien seperti kenyamanan ruang rawat inap, meningkatkan dan mempertahankan fungsi kelengkapan fasilitas di ruangan dan memberikan pelayanan keperawatan yang didasarkan rasa empati, peduli, dan ramah terhadap pasien dan meningkatkan pengawasan serta memberikan motivasi kepada perawat agar berperilaku caring.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KUALITAS LAYANAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN PADA PASIEN RAWAT INAP RSUD BANGKALAN ipi175589

HUBUNGAN KUALITAS LAYANAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN PADA PASIEN RAWAT INAP RSUD BANGKALAN ipi175589

Abstrak - Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa individu yang merupakan hasil evaluasi perbandingan antara harapan dan kinerja suatu produk atau jasa. Ada beberapa yang berkorelasi dengan kepuasan pelanggan, salah satu yang hal yang berkorelasi adalah kualitas layanan. Apabila kualitas layanan tinggi, maka kepuasan pelanggan semakin tinggi. Begitu pula sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui hubungan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan (2) mengetahui hubungan tiap aspek kualitas layanan dan kepuasan pelanggan. Subjek penelitian ini adalah pasien rawat inap RSUD Bangkalan berjumlah 135 pasien (56 laki-laki dan 79 perempuan). Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Pengujian hasil penelitian menggunakan program SPSS 16 dan VPLS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kualitas layanan dan kepuasan pelanggan (r=0.426, p = 0.000), tidak adanya hubungan aspek tangible dengan kepuasan pelanggan (r=0.100, p=0.247), adanya hubungan aspek reliability dengan kepuasan pelanggan (r=0.534, p=0.000), tidak adanya hubungan aspek responsiveness dengan kepuasan pelanggan (r=-0.128, p=0.140), adanya hubungan aspek assurance dengan kepuasan pelanggan (r=0.515, p=0.000), dan tidak adanya hubungan aspek emphaty dengan kepuasan pelanggan (r=-0.002, p=0.985). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aspek kualitas layanan yang memengaruhi kepuasan pasien rawat inap RSUD Bangkalan adalah reliability dan assurance.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PENAMPILAN PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

HUBUNGAN PENAMPILAN PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

yang kuat. Menurut asumsi peneliti, mayoritas responden menyatakan puas terhadap dimensi emphaty dikarenakan perawat mampu memberikan perhatian kepada pasien serta memenuhi kebutuhan- kebutuhan pasien selama masa perawatan di RS dengan baik. Hal ini sejalan dengan penelitian Mumu (2015) yang menyatakan bahwa pasien akan menyatakan puas bila perawat mampu mendengarkan keluhan pasien serta tidak membeda-bedakan status sosial pasien. Chunlaka (2010) juga menyatakan bahwa dimenis empati sangat berhubungan dengan kepuasan pasien, dimana pasien akan mempersepsikan puas jika perawat mampu berkomunikasi secara baik dengan pasien dan keluarga. Hasil penelitian yang menunjukan terdapat hubungan antara penampilan perawat dengan kepuasan pasien ternyata mendukung hasil- hasil penelitian terdahulu. Nova (2010) melakukan penelitian tentang pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien rawat inap pada RS PKU Muhammadiyah Surakarta, penelitian ini menyimpulkan bahwa semua variabel dari dimensi kualitas pelayanan yang terdiri dari Tangibel, Responsiveness, Reliability, Emphaty, Assurance memiliki pengaruh dan signifikansi terhadap kepuasan pasien rawat inap.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...