Keputusan memilih sekolah dasar

Top PDF Keputusan memilih sekolah dasar:

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD)   FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendasari keputusan orangtua dalam memilih Sekolah Dasar (SD) untuk anaknya, antara sekolah Negeri dengan swasta, dan sekolah berbasis agama dengan non- agama. Populasi dalam penelitian ini adalah orangtua siswa yang telah menyekolahkan anaknya di Sekolah Dasar (SD) atau berumur 7 – 13 tahun dan berdomisili di Yogyakarta. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik accedential sampling, yaitu metode pengambilan sampel dengan memilih siapa yang kebetulan ada/dijumpai. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan disebar kepada 200 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi logistik biner untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi keputusan orangtua dalam memilih sekolah dasar negeri atau swasta adalah kualitas guru, agama, fasilitas, biaya, lingkungan, dan keamanan sekolah. Sedangkan kualitas pengajaran, citra dan lokasi tidak berpengaruh signifikan. Kemudian faktor yang secara signifikan mempengaruhi keputusan orangtua dalam memilih sekolah dasar berbasis agama atau non-agama adalah variabel agama, citra, dan lingkungan sekolah. Implikasi manajerial dari hasil penelitian ini adalah pihak sekolah perlu memperhatikan dan meningkatkan faktor-faktor yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap pemilihan sekolah dasar mengingat pemilihan sekolah dasar tergantung pada preferensi orangtua sehingga sekolah perlu memperhatikan preferensi tersebut untuk menarik minat orangtua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah terkait.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

LANDASAN TEORI  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

LANDASAN TEORI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

Biaya merupakan besaran dana yang dikeluarkan untuk memperoleh sesuatu baik barang maupun jasa dimana dalam penelitian adalah biaya jasa pendidikan sekolah. Biaya menjadi pertimbangan suatu keluarga dalam menyekolahkan anak. Karena yang dikeluarkan per bulan buka hanya biaya pendidikan, melainkan juga biaya hidup. Asumsi ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ahmed, dkk (2013) yang menyebutkan bahwa biaya sekolah merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keputusan orangtua memilih sekolah anak. Zainurin (2011) dalam penelitiannya juga menyebutkan bahwa terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara biaya dan tingkat pendidikan orangtua. Hal ini menunjukkan bahwa orangtua yang berpendidikan tinggi tidak mempersoalkan ataupun keberatan tentang jumlah biaya yang harus mereka bayar untuk anak-anak mereka. Sehingga hipotesis ketujuh dirumuskan sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Sistem Pendukung Keputusan Untuk Membantu Calon Siswa Memilih Sekolah Menengah Lanjutan Di Surakarta.

PENDAHULUAN Sistem Pendukung Keputusan Untuk Membantu Calon Siswa Memilih Sekolah Menengah Lanjutan Di Surakarta.

Salah satu metode dasar yang digunakan dalam Sistem Pendukung Keputusan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP). Dimana metode AHP tersebut menyederhanakan dan membantu mempercepat proses penentuan dari beberapa kriteria yang ada untuk diolah dan menghasilkan sebuah keputusan atau sebuah pilihan.

7 Baca lebih lajut

STUDI KASUS PENGAMBILAN KEPUTUSAN ORANG TUA BEREKONOMI RENDAH DALAM MEMILIH SEKOLAH BAGI ANAK DI   Studi Kasus Pengambilan Keputusan Orang Tua Berekonomi Rendah Dalam Memilih Sekolah Bagi Anak Di Sd Muhammadiyah 21 Baluwarti.

STUDI KASUS PENGAMBILAN KEPUTUSAN ORANG TUA BEREKONOMI RENDAH DALAM MEMILIH SEKOLAH BAGI ANAK DI Studi Kasus Pengambilan Keputusan Orang Tua Berekonomi Rendah Dalam Memilih Sekolah Bagi Anak Di Sd Muhammadiyah 21 Baluwarti.

Skripsi ini disusun guna memenuhi persyaratan dalam gelar Sarjana Pendidikan S1 Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penyusunan skripsi ini tidak akan terselesaikan dengan baik tanpa bantuan dari semua pihak pendukung. Oleh karena itu, ucapan terimakasih pantas peneliti haturkan kepada : 1. Prof. Dr. Harun Joko Prayitno M.Hum, selaku dekan Fakultas Fakultas

17 Baca lebih lajut

STUDI KASUS PENGAMBILAN KEPUTUSAN ORANG TUA BEREKONOMI RENDAH  DALAM MEMILIH SEKOLAH BAGI ANAK DI SD MUHAMMADIYAH  Studi Kasus Pengambilan Keputusan Orang Tua Berekonomi Rendah Dalam Memilih Sekolah Bagi Anak Di Sd Muhammadiyah 21 Baluwarti.

STUDI KASUS PENGAMBILAN KEPUTUSAN ORANG TUA BEREKONOMI RENDAH DALAM MEMILIH SEKOLAH BAGI ANAK DI SD MUHAMMADIYAH Studi Kasus Pengambilan Keputusan Orang Tua Berekonomi Rendah Dalam Memilih Sekolah Bagi Anak Di Sd Muhammadiyah 21 Baluwarti.

Akhirnya ada beberapa faktor yang melatarbelakangi seseorang untuk menentukan pilihan. Seperti yang diungkapkan Abdullah (2012:113-123) bahwa ada empat macam faktor mendasar yang menjadikan acuan, dasar seseorang dalam memilih sesuata. Pertama, budaya pada masyarakat tersebut yang terbagi menjadi kultur, subkultur dan kelas sosial. Kedua, dimensi sosial yang mencakup kelompok acuan, keluarga dan peran statusnya di masyarakat. Ketiga, faktor pribadi yang berasal dari diri seseorang yaitu usia dan tahap siklus hidup, pekerjaan, kekuatan ekonomi dan gaya hidup. Terakhir adalah faktor psikis seseorang yang termasuk motivasi, persepsi dan keyakinan sikap. Atas dasar latar belakang tersebut peneliti berminat melakukan penelitian dengan judul “Studi Kasus Pengambilan Keputusan Orang Tua Berekonomi Rendah dalam Memilih Sekolah Bagi Anak di SD Muhammadiyah 21 Baluwarti”.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

PENDAHULUAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

Pendidikan di Indonesia, khususnya untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Hal tersebut dapat dilihat dari Angka Partisipasi Murni (APM) penduduk dalam pendidikan SD. Nilai APM pada tahun 2007 – 2013 dapat dilihat pada tabel berikut.

10 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH MOTIF PEMBELIAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN WALI MURID DALAM MEMILIH SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (SBI) UNTUK SEKOLAH ANAK

ANALISIS PENGARUH MOTIF PEMBELIAN TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN WALI MURID DALAM MEMILIH SEKOLAH BERTARAF INTERNASIONAL (SBI) UNTUK SEKOLAH ANAK

SBI Gemolong dibangun sebagai implementasi PP. No. 20 Pasal 50 ayat 3 yang menyebutkan bahwa Pemerintah Kota dan atau Pemerintah Daerah wajib menyelenggarakan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan pada semua satuan pendidikan yang dikembangkan menjadi satuan pendidikan bertaraf Internasional. Dengan semangat membangun dan membentuk SDM yang mampu bersaing di era globalisasi, Kabupaten Sragen dengan Motto “Smart Regency “ mengikuti seleksi Depdiknas Pusat bersama 450 Kabupaten/ Kota di Indonesia untuk menyelenggarakan Sekolah Bertaraf Internasional. Kabupaten Sragen termasuk salah satu dari 22 Kabupaten/ Kota yang mendapat kepercayaan dari Depdiknas untuk menyelenggarakan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) untuk Jenjang pendidikan Dasar (Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar)
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

KESIMPULAN DAN SARAN  FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

KESIMPULAN DAN SARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

2. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah dasar di wilayah DIY untuk menciptakan value added sehingga mampu bersaing secara sehat dalam kreativitas dan inovasi sehingga orangtua murid tertarik dengan sekolah terkait.

80 Baca lebih lajut

Motif orang tua murid memilih sebuah Sekolah Dasar sebagai tempat pendidikan dasar bagi anaknya.

Motif orang tua murid memilih sebuah Sekolah Dasar sebagai tempat pendidikan dasar bagi anaknya.

Subjek yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah Orang Tua murid SD Don Bosco 2. Di SD Don Bosco II selalu rutin diadakannya pertemuan orang tua murid setiap 2 minggu sekali. Tetapi tidak jarang jika anaknya bermasalah dengan kegiatan di sekolah guru kelasnya tidak sungkan untuk membicarakannya kepada orang tua murid tersebut. Orang tua murid bisa menjadi evaluator dan ikut berperan dalam kebijakan sekolah. orang tua murid dapat dilakukan dengan melihat apakah proses pendidikan yang diberikan di SD Don Bosco II berkualitas ataukah hanya sekedarnya saja, sehingga dari hasil pengukuran itu dapat membantu sekolah dalam meningkatkan pelayanan pendidikan dan sebagai bahan pertimbangan dalam rangka menentukan strategi pengambilan keputusan mengenai pelayanan, kinerja, harga, dan fasilitas terhadap pemakai jasa baik untuk murid atau orang tuanya.
Baca lebih lanjut

149 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN ORANGTUA DALAM MEMILIH SEKOLAH DASAR (SD).

Kualitas pengajaran adalah kemampuan sumber daya sekolah untuk mengubah beberapa jenis input dan situasi untuk mencapai nilai tambah tertentu bagi siswa. Kualitas guru adalah kemampuan yang dimiliki guru dalam mengajar, baik yang berkaitan dengan pemenuhan standar tenaga pengajar, kemampuan penguasaan materi, dan kapabilitas sebagai panutan bagi para siswa. Lokasi sekolah merupakan letak atau tempat dimana sekolah berada. Di dalam penelitian ini lokasi menyangkut tentang strategis letak sekolah itu sendiri, jauh dekatnya dari rumah atau tempat kerja serta fasilitas umum. Agama adalah keyakinan seseorang akan Tuhan ternasuk di dalamnya adalah kewajiban untuk menghamba kepada Tuhan. Di dalam penelitian ini agama adalah tentang pendidikan agama yang diajarkan kepada anak di sekolah, serta nilai-nilai religius yang diterapkan di sekolah. Fasilitas sekolah adalah sarana untuk melancarkan dan memudahkan pelaksanaan fungsi sekolah. Dalam penelitian ini fasilitas sekolah adalah tentang sesuatu yang dimiliki sekolah untuk menunjang belajar anak. Citra sekolah adalah penilaian seseorang atau bahkan masyarakat terhadap sekolah dasar. Dalam penelitian ini yang termasuk dalam citra sekolah adalah sekolah yang dipilih termasuk sekolah favorit, siswa berprestasi dalam bidang akademik, alumni banyak yang diterima di SMP- SMP favorit, dan nilai rata-rata UN yang tergolong tinggi. Biaya sekolah adalah uang yang dikeluarkan orangtua untuk membayar keperluan sekolah seperti SPP, uang bangunan, uang kegiatan, seragam, dan lain-lain. Lingkungan sekolah merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar sekolah yang dapat mempengaruhi perkembangan anak. Di dalam penelitian ini lingkungan sekolah adalah tentang kebersihan, dan ketenangan di sekolah yang telah dipilih. Keamanan sekolah adalah keadaan bebas dari bahaya saat anak berada di sekolah. Sedangkan keputusan memilih sekolah terbagi dalam dua bagian, yaitu pemilihan sekolah negeri atau swasta dan sekolah berbasis agama atau non-agama.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

HUBUNGAN PENGETAHUAN MEMILIH MAKANAN JAJANAN DAN KEBIASAAN JAJAN DENGAN STATUS GIZI SISWA SEKOLAH DASAR DI  Hubungan Pengetahuan Memilih Makanan Jajanan Dan Kebiasaan Jajan Dengan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar Di SDN Karangasem 3 Surakarta.

HUBUNGAN PENGETAHUAN MEMILIH MAKANAN JAJANAN DAN KEBIASAAN JAJAN DENGAN STATUS GIZI SISWA SEKOLAH DASAR DI Hubungan Pengetahuan Memilih Makanan Jajanan Dan Kebiasaan Jajan Dengan Status Gizi Siswa Sekolah Dasar Di SDN Karangasem 3 Surakarta.

Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara pengetahuan memilih makanan jajanan dengan status gizi siswa sekolah dasar di SDN Karangasem 3 Surakarta. Tidak ada hubungan antara kebiasaan jajan dengan status gizi siswa sekolah dasar di SDN Karangasem 3 Surakarta.

15 Baca lebih lajut

MPR Program Psikoedukasi Penjurusan Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Dalam Memilih Sekolah Lanjutan Atas.

MPR Program Psikoedukasi Penjurusan Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Dalam Memilih Sekolah Lanjutan Atas.

Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya serta menganugerahkan tetesan ilmu, kesehatan, dan kekuatan sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini. Tesis ini disusun bersumber dari hasil temuan di lapangan tempat peneliti menimba ilmu selama menyelesaikan gelas magister ini. Tesis ini dengan judul “Psikoedukasi untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan dalam Memilih Sekolah Lanjutan Atas” ini disusun sebagai syarat mendapatkan gelar Magister Psikologi Profesi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

19 Baca lebih lajut

Politik dan strategi pancasila refleksi

Politik dan strategi pancasila refleksi

monopoli para jendral atau bidang militer, tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan. Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional . Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional . Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional . 2. 3 Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PROPOSAL KEGIATAN PESANTREN KILAT 2012

PROPOSAL KEGIATAN PESANTREN KILAT 2012

Demikian proposal kegiatan Bulan Ramadhan SDN 02 Mesoyi yang kami susun sebagai acuan dasar kegiatan dan sebagai bahan pertimbangan bagi pihak- pihak yang terkait dalam pensuksesan kegiatan dimaksud. Segala hal yang belum diatur dan dimuat dalam proposal ini akan diatur kemudian atas persetujuan panitia pelaksana dan pengurus SDN 02 Mesoyi Kec. Talun Kab. Pekalongan.

25 Baca lebih lajut

KETERSEDIAAN DAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN JAJANAN OLAHAN SISWA SEKOLAH DASAR DI BANDAR LAMPUNG (The Availability and Consumption Behavior Toward Processed Snacks of Elementary School Students in Bandar Lampung) Qurrotun Ayuniyah, Yaktiworo Indriani, Kord

KETERSEDIAAN DAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN JAJANAN OLAHAN SISWA SEKOLAH DASAR DI BANDAR LAMPUNG (The Availability and Consumption Behavior Toward Processed Snacks of Elementary School Students in Bandar Lampung) Qurrotun Ayuniyah, Yaktiworo Indriani, Kord

Bahan baku beras adalah bahan baku yang paling banyak digunakan oleh pedagang setelah makanan setengah jadi untuk makanan jajanan olahan utama. Makanan jajanan camilan dari olahan tepung terigu dan tepung tapioka juga cukup mendominasi setelah bahan baku lainnya. Penggunaan bahan baku tepung terigu dan tepung tapioka tersebut karena beberapa hal seperti relatif mudah diolah dalam variasi bentuk dan rasa; murah; banyak disukai siswa dan mudah didapat. Hal tersebut sejalan dengan hasil penelitian Syafitri dkk. (2009) yang menyebutkan bahwa sebanyak 44,7 persen makanan camilan yang banyak dijual oleh pedagang makanan jajanan berasal dari olahan tepung terigu. Pedagang makanan jajanan dalam memasarkan hasil produk olahannya tidak menggunakan perantara. Pedagang secara langsung menjajakan produk dagangannya di kantin sekolah, sehingga saluran distribusi yang diterapkan oleh pedagang makanan jajanan dengan siswa adalah produsen-konsumen.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

SK MANAJEMEN TiM BOS MCG 1

SK MANAJEMEN TiM BOS MCG 1

MENIMBANG a. Bahwa untuk mewadahi dan menyalurkan aspirasi masyarakat serta memberikan : Pendidikan untuk mengembangkan potensi diri agar dapat hidup mandiri dan melanjutkan Pendidikan yang lebih tinggi. Untuk meringankan beban Masyarakat terhadap pembiayaan Pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Tim Manajemen BOS Tingkat Sekolah.

3 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Motivasi Orang Tua Menyekolahkan Anaknya Di SMP Al Qolam Muhammadiyah Gemolong Kelas Vii Tahun Pelajaran 2016/2017.

PENDAHULUAN Motivasi Orang Tua Menyekolahkan Anaknya Di SMP Al Qolam Muhammadiyah Gemolong Kelas Vii Tahun Pelajaran 2016/2017.

Sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia, kita ingin menjadikan generasi masa depan bangsa Indonesia sebagai manusia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman da bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kretif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab 1 . Untuk mencapai tujuan ini, maka pendidikan berbasis agama memegang peranan yang sangat penting, dimana sekolah berbasis agama memberikan pelajaran agama lebih banyak daripada pelajaran umum.

5 Baca lebih lajut

Perilaku Orangtua Pengguna Jasa Pendidikan Pra Sekolah Jalur non Formal di Bogor Tengah

Perilaku Orangtua Pengguna Jasa Pendidikan Pra Sekolah Jalur non Formal di Bogor Tengah

Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis proses pengambilan keputusan, 2) mengidentifikasi hubungan antara karakteristik konsumen dengan keputusan pembelian, 3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan konsumen dan 4) implikasinya terhadap strategi bauran pemasaran. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari kuesioner yang disebarkan pada orangtua pengguna jasa pra sekolah. Secara resmi penyebaran kuesioner dilakukan di Kinderfield, SekolahKu dan SAP Bel Center. Pemilihan lokasi penyebaran kuesioner berdasarkan kesediaan dari pihak manajemen pra sekolah. Penelitian ini menggunakan metode accidental sampling (sampel kebetulan) untuk memilih responden. Responden yang diambil sebagai sampel penelitian adalah orangtua yang telah memanfaatkan jasa pendidikan pra sekolah jalur non formal di Bogor Tengah. Jumlah kuesioner yang valid adalah 70 kuesioner, terdiri dari 25 responden Kinderfield, 20 responden SekolahKu dan 25 responden SAP Bel Center. Pengolahan data menggunakan SPSS 13.0 for windows. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis faktor.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

KOMUNIKASI INTERPERSONAL, BUDAYA POLITIK DAN KEPUTUSAN MEMILIH

KOMUNIKASI INTERPERSONAL, BUDAYA POLITIK DAN KEPUTUSAN MEMILIH

Sikap politik para pemilih pada hakekatnya merupakan suatu pertalian di antara berbagai keyakinan yang telah melekat yang mendorong seseorang untuk menanggapi suatu obyek dengan suatu cara tertentu. Sikap politik sangat tergantung dari persoalan-persoalan para calon pemimpin, gagasan yang terlontar selama masa sosialisasi, peristiwa-peristiwa politik yang membentuk budaya politik serta lembaga-lembaga atau organisasi-organisasi politik maupun agama yang mampu mengarahkan opini publik. Sikap membentuk cara masyarakat merasakan dan menanggapi suatu gejala politik, tanggapan inilah yang kemudian mendasari pola pikir seseorang dalam berperilaku politik dalam hal ini adalah perilaku dalam mengambil keputusan memilih dalam pilkades.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PENGAMBILAN KEPUTUSAN SISWA DALAM MEMILIH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN XAVERIUS PALEMBANG (STUDI KASUS PADA KELAS X DAN XI SMK XAVERIUS PALEMBANG) - POLSRI REPOSITORY

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PENGAMBILAN KEPUTUSAN SISWA DALAM MEMILIH SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN XAVERIUS PALEMBANG (STUDI KASUS PADA KELAS X DAN XI SMK XAVERIUS PALEMBANG) - POLSRI REPOSITORY

Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk mengetahui lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi siswa dalam pengambilan keputusan memilih sekolah menengah kejuruan Xaverius Palembang yang dituangkan dalam suatu penelitian dengan judul “Faktor -faktor yang Mempengaruhi Perilaku Pengambilan Keputusan Siswa Dalam Memilih Sekolah Menengah Kejuruan Xaverius Palembang (Studi Kasus Pada Siswa Kelas X dan XI SMK Xaverius Palembang) ” .

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...