kereta bernomor

Top PDF kereta bernomor:

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR : Penelitian tindakan kelas pada TK-AL BARKAH Desa Kiangroke Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR : Penelitian tindakan kelas pada TK-AL BARKAH Desa Kiangroke Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal bilangan melalui permainan kereta bernomor secara umum permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah apakah permainan kereta bernomor dapat meningkatkan kemampuan mengenal bilangan di Taman Kanak-kanak. Permasalah tersebut dirumuskan dalam pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut : (1) Bagaimana kondisi objektif kemampuan anak dalam mengenal bilangan sebelum diterapkan permainan kereta bernomor; (2) Bagaimana langkah penerapan permainan kereta bernomor dalam meningkatkan kemampuan mengenal bilangan; (3) Bagaimana peningkatan kemampuan anak dalam mengenal bilangan setelah diterapkan permainan kereta bernomor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan anak dalam mengenal bilangan di TK Al Barkah melalui permainan kereta bernomor dan untuk memperoleh data mengenai tingkat kemampuan mengenal bilangan. Setelah diterapkannya permainan kereta bernomor dalam penelitian ini digunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus subyek penelitian adalah anak-anak Kelompok B di TK Al Barkah yang berjumlah 20 anak terdiri dari 9 orang perempuan dan 11 anak laki-laki. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukan bahwa melalui permainan kereta bernomor dalam kegiatan pembelajaran kemampuan mengenal bilangan mengalami peningkatan yang lebih baik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil observasi selama dua siklus empat kali pertemuan, setiap siklus melakukan analisis dan perbaikan terhadap siklus berikutnya. Berdasarkan hasil penelitian kualitas kemampuan mengenal bilangan anak setelah adanya tindakan berupa permainan kereta bernomor mulai meningkat, dilihat berdasarkan tabel kemampuan mengenal bilangan mengalami peningkatan yang signifikan. Rekomendasibagi guru dalam kegiatan pembelajaran membilang hendaknya menggunakan media yang menarik serta sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik anak. Sedangkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan metode, tehnik, strategi dan media lain serta tindakan yang berbeda agar dapat memberi masukan atau metode baru khususnya dalam meningkatkan kemampuan membilang anak.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI  PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK KELOMPOK B   Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui ermainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok B Di TK Trisula Perwari IV Semangkak Klaten Tahun Ajaran 2012

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK KELOMPOK B Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui ermainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok B Di TK Trisula Perwari IV Semangkak Klaten Tahun Ajaran 2012

Namun dalam penyampaian pembelajaran melalui permainan kereta bernomor ada kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah pembelajaran dengan permainan kereta bernomor membuat anak lebih aktif dan tertarik mengikuti pembelajaran berhitung. Selain itu anak juga lebih mengerti dan memahami dalam berhitung permulaan dengan permainan kereta bernomor karena menggunakan warna-warna yang menarik perhatian anak dan lebih mengasyikkan. Sedangkan kekurangan permainan ini adalah membutuhkan alokasi waktu yang banyak sehingga guru harus pandai mengelola waktu permainan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK    Pengembangan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK Pengembangan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.

Sumiati Patmonodewo (1998) mengemukakan, observasi adalah cara pengumpulan data dan penilaian yang pengisiannya berdasarkan pengamatan langsung terhadap sikap dan perilaku anak (Ali Nugraha, dkk., 2009:8.20). Observasi dilakukan oleh peneliti pada saat kegiatan berlangung. Selain menyampaikan materi pembelajaran juga meneliti perilaku anak selama proses pembelajaran. Adapun aspek yang diobservasi adalah partisipasi anak dalam pembelajaran, antusias anak dalam pembelajaran berhitung melalui permainan kereta bernomor, respon atau sikap anak dalam pembelajaran, dan keberanian anak dalam mencoba melakukan permainan kereta bernomor.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK    Pengembangan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK Pengembangan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan kemampuan berhitung permulaan pada anak kelompok A TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karangayar Tahun Ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas, melalui empat kegiatan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan atau observasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengembangan kemampuan berhitung permulaan anak TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014 dari prasiklus memperoleh prosentase 29%, siklus 1 pertemuan pertama 33%, siklus 1 pertemuan kedua 48%, siklus II pertemuan pertama 61% dan siklus II pertemuan kedua 82%. Kesimpulan bahwa melalui permainan kereta bernomor di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar sudah dapat berkembang sesuai yang diharapkan. Dalam siklus II yaitu mendapat prosentase 82% sedangkan target yang ditentukan 80%.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui ermainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok B Di TK Trisula Perwari IV Semangkak Klaten Tahun Ajaran 2012/2013.

PENDAHULUAN Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui ermainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok B Di TK Trisula Perwari IV Semangkak Klaten Tahun Ajaran 2012/2013.

Pembelajaran berhitung di TK Trisula Perwari IV Semangkak, Klaten dilakukan dengan cara guru berhitung kemudian ditirukan oleh anak-anak. Kegiatan ini membosankan bagi anak karena kurang menarik dan tidak menyenangkan. Kreativitas guru sangat diperlukan untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satunya dengan kegiatan berhitung melalui permainan yang lebih efektif dan menyenangkan. Bermain merupakan wahana belajar dan bekerja bagi anak. Anak akan lebih berhasil memperlajari sesuatu apabila yang dia pelajari sesuai dengan minat, kebutuhan, dan kemampuannya. Salah satu permainan berhitung yang bisa digunakan adalah permainan kereta bernomor.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH  Pengembangan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Dengan Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Bakti I Gagaksipat Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH Pengembangan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Dengan Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Bakti I Gagaksipat Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH PENGEMBANGAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN DENGAN PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK KELOMPOK A DI TK BAKTI I GAGAKSIPAT TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013 MU[r]

15 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengembangan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Dengan Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Bakti I Gagaksipat Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

PENDAHULUAN Pengembangan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Dengan Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Bakti I Gagaksipat Tahun Pelajaran 2012 / 2013.

Adapun alat yang digunakan dalam permainan kereta bernomor ini terdiri dari gerbong bernomor 1-10 yang terbuat dari kardus Snack dan kartu angka 1-10. Alat permainan kereta bernomor ini mempunyai kelebihan antara lain: dapat dilakukan dengan berbagai cara baik didalam maupun diluar kelas, dapat dimodifikasi dalam bermacam-macam bentuk permainan, dan lebih murah karena dapat dibuat sendiri. Dengan permainan ini diharapkan anak didik dapat berperan aktif dan memahami secara langsung konsep bilangan dan lambang bilangan melalui alat permainan yang telah disiapkan oleh guru.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Kelompok B Di TK Pertiwi 03 Brujul Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2014/2015.

PENDAHULUAN Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Kelompok B Di TK Pertiwi 03 Brujul Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2014/2015.

Namun dalam kenyataan dapat dilihat bahwa sampai saat ini di TK Pertiwi 03 Brujul kelompok B usia 5-6 tahun, kemampuan berhitung anak masih rendah disebabkan oleh proses belajar mengajar yang tidak sesuai. Hal ini terlihat dalam kegiatan anak mengerjakan lembar kerja anak terutama dalam mengisi angka yang rumpang untuk di urutkan terdapat 5 anak yang belum mampu menyelesaikan. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut dalam pembelajaran belajar mengajar harus digunakan model pembelajaran yang sesuai.Salah satu metode pembelajaran yang dianggap sesuai yaitu melalui permainan kereta bernomor, agar anak dapat meningkatkan kemampuan berhitungnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis terdorong untuk melakukan penelitian tentang “Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kereta Bernomor Kelompok B Di TK Pertiwi 03 Brujul Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2014/2015.”
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengembangan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.

PENDAHULUAN Pengembangan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok A Di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014.

Berdasarkan latar belakang tersebut diatas rumusan masalah yang diajukan adalah: “Apakah melalui permainan kereta bernomor dapat mengembangkan kemampuan berhitung permulaan anak kelompok A di TK Aisyiyah 16 Ngringo Jaten Karanganyar Tahun ajaran 2013/ 2014 ?” .

9 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR DI TK AISYAH CABANG BLIMBING POLOKARTO SUKOHARJO.

PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR DI TK AISYAH CABANG BLIMBING POLOKARTO SUKOHARJO.

Sesuai dengan identifikasi masalah dan pembatasan masalah yang dikemukakan diatas, maka dapat dirumuskan suatu permasalahan yaitu “Apakah ada pengaruh Permainan Kereta Bernomor terhadap pengembangan Kemampuan Berhitung anak?”

7 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA KELOMPOK B                                   Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Kelompok B Di TK Pertiwi 03 Brujul Jaten Kar

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA KELOMPOK B Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Kelompok B Di TK Pertiwi 03 Brujul Jaten Kar

Metode observasi adalah suatu teknik yang digunakan dengan cara mengadakan pengamatan secara teliti dan sistematis (Arikunto, 1998:28). Metode observasi dipakai untuk mengumpulkan data yang pengisiannnya berdasarkan pengamatan langsung terhadap kemampuan berhitung yang telah dikembangkan oleh anak, misalnya pada saat setelah diberikan tindakan kegiatan permainan dengan kereta bernomor kemampuan anak dapat meningkat. Kegiatan observasi kemampuan berhitung anak dapat dilihat dari pencapaian indikator yang telah ditetapkan.

13 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI  PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK KELOMPOK B   Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui ermainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok B Di TK Trisula Perwari IV Semangkak Klaten Tahun Ajaran 2012

PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA ANAK KELOMPOK B Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui ermainan Kereta Bernomor Pada Anak Kelompok B Di TK Trisula Perwari IV Semangkak Klaten Tahun Ajaran 2012

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah- Nya. Penulis sangat bersyukur karena telah menyelesaikan skripsi dengan judul “ Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan melalui Permainan Kereta Bernomor pada Anak Kelompok B di TK Trisula Perwari IV Semangkak Klaten Tahun Ajaran 2012/2013”. Dalam penulisan skripsi ini, penulis mendapat banyak bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

20 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA KELOMPOK B                                     Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Kelompok B Di TK Pertiwi 03 Brujul Jaten K

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA KELOMPOK B Upaya Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Melalui Permainan Kereta Bernomor Pada Kelompok B Di TK Pertiwi 03 Brujul Jaten K

Alhamdulillahirobbil’alamin segala p uji dan syukur dipanjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK MELALUI PERMAINAN KERETA BERNOMOR PADA KELOMPOK B DI TK PERTIWI 03 BRUJUL JATEN KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2014/2015” sesuai dengan yang penulis harapkan.

17 Baca lebih lajut

Makalah Filsafat Pancasila id. doc

Makalah Filsafat Pancasila id. doc

1. Ruang tunggu yang terdiri dari ruang tunggu biasa dan ruang tunggu VIP Ruang tunggu biasa digunakan bagi calon penumpang kereta api yang menempuh perjalanan dalam jangka waktu pendek atau menempuh perjalanan yang dekat, seperti Surabaya, Blitar, Pasuruan, Lawang, dan lain-lain. Sedangkan Ruang tunggu VIP digunakan bagi calon penumpang kereta api dalam jangka waktu yang panjang atau menempuh jarak yang jauh, seperti Yogyakarta, Jakarta, Solo, Bandung, dan lain-lain. Sehingga dengan dibedakannya ruang tunggu ini bertujuan agar para calon

15 Baca lebih lajut

Kajian Tentang “Menambahbaikan Sistem Brek Letak Kereta Elektrik Untuk Kereta Penumpang”.

Kajian Tentang “Menambahbaikan Sistem Brek Letak Kereta Elektrik Untuk Kereta Penumpang”.

Sistem Brek Letak Kereta Elektrik ini banyak membantu pemandu dalam menghadapi kesukaran ketika pemanduan di kawasan berbukit dan tidak rata. Walaubagaimanapun terdapat beberapa kelemahan pada prototaip Sistem Brek Letak Kereta Elektrik daripada Projek Sarjana Muda sebelum ini. Sistem ini menghasilkan bunyi yang terlalu bising ketika beroperasi di mana ia akan mengurangkan keselesaan pemandu dan juga penumpang. Pemandu juga mungkin berhadapan dengan masalah jika prestasi sistem ini tidak diketahui ketika penggunaannya. Oeh kerana itu, pemandu seharusnya perlu mengetahui prestasi sistem ini sebagai panduan supaya ianya lebih mudah digunakan.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Model Optimasi Penjadwalan Kereta Api (Studi Kasus Pada Jadwal Kereta Api Di Pt Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung Lintasan Bandung - Cicalengka).

Model Optimasi Penjadwalan Kereta Api (Studi Kasus Pada Jadwal Kereta Api Di Pt Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung Lintasan Bandung - Cicalengka).

beberapa batasan yang lain, diantaranya adalah batasan waktu penggunaan rel kereta api dan aturan selisih waktu untuk dua kereta api agar kedua kereta api tersebut tidak bertabrakan. Untuk menyelesaikan model integer programming yang telah dibuat digunakan algoritma branch and bound. Menurut Suyanto (2010 : 81) branch and bound adalah suatu algoritma umum untuk pencarian solusi optimal dari berbagai masalah optimasi, khususnya optimasi diskrit. Branch and bound secara sistematis mengabaikan sekumpulan kandidat solusi yang tidak potensial menuju solusi optimal dengan menggunakan estimasi batas atas dan batas bawah (upper and lower estimated bounds) dari kuantitas yang dioptimasi. Metode ini pertama kali diusulkan oleh A. H. Land & A. G. Doig pada tahun 1960.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

perancangan promosi kerajinan kereta kuda Kereta Salak Mekar

perancangan promosi kerajinan kereta kuda Kereta Salak Mekar

Pada tahun 1992 menerima pesanan dari wisman Amerika sebanyak 3 kereta kuda dan pada tahun 2003 mendapat pesanan dari Presiden Megawati sebanyak 5 buah kereta kuda untuk istana Bogor, pada tahun yang sama pesanan mengalir dari berbagai negara antara lain Perancis, Itali, Jepang, walaupun masih menggunakan peralatan tradisional sampai sekarang produk yang dihasilkan mempunyai kualitas tinggi, karena mempunyai kualitasnya yang tinggi pula pak Juwandi di percaya oleh pihak keraton Kasunanan Surakarta dan Pura Mangkunegara umtuk merehab ataupun memperbaiki kereta keraton yang rusak, sebagai contoh pada tahun 2003 kemarin pak Juwandi beserta anak buahnya memperbaiki kereta kuda milik keraton Kasunana Surakarta yang bernama Kyai Retnasewaka (Kereta khusus raja yang di gunakan raja untuk melayat pejabat tinggi yang meninggal dunia pada waktu itu)
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Perancangan Kereta Dorong Bayi Yang Lebih Ergonomis (Studi Kasus di Perusahaan Baby Champion).

Perancangan Kereta Dorong Bayi Yang Lebih Ergonomis (Studi Kasus di Perusahaan Baby Champion).

Dalam merancang kereta dorong bayi data-data yang dibutuhkan untuk perancangan ini yaitu data umum perusahaan kereta dorong bayi “X”, data antropometri anak usia 2 tahun yang meliputi tinggi anak, lebar bahu anak, tinggi badan duduk, tebal badan anak, lebar lengan, tinggi popliteal. Kemudian data produk pembanding yang meliputi lebar, tinggi, tebal tempat tidur, tinggi atap, panjang sandaran kaki dan lebar aksesoris. Data antropometri kemudian diolah dengan menggunakan uji kenormalan data, seragam, cukup, dan perhitungan persentil. Merk pembanding pada perancangan ini adalah merk Baby Elle, Chicco dan Graco.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Penataan Museum Kereta Api Ambarawa

Penataan Museum Kereta Api Ambarawa

Usaha dalam menjadikan Museum Kereta Api Ambarawa sebagai tujuan wisata di Ambarawa sebaiknya juga memperhatikan keutuhan dan kelestarian bangunan dan aset-aset peninggalan yang ada didalamnya dan lingkungannya. Melihat potensinya yang besar dalam dunia kepariwisataan dan melihat nilai sejarah yang ada, maka diperlukan suatu upaya untuk tetap menjaga kelestariannya.

6 Baca lebih lajut

PERSAINGAN MODA TRANSPORTASI DARAT JARAK

PERSAINGAN MODA TRANSPORTASI DARAT JARAK

Penumpang kereta api Prameks terbagi dalam beberapa komunitas penumpang kereta api Prameks menjadi enam bagian. Pertama, adalah pelanggan harian atau pelaju yang berprofesi sebagai dosen, dokter, pegawai pemerintah, atau pegawai swasta. Kedua, adalah para mahasiswa S1, S2, S3 yang melaju setiap hari atau terkadang sepekan sekali. Ketiga, adalah pedagang. Keempat, adalah penumpang yang betul-betul baru, mereka mengisi liburan bersama keluarga sekaligus ingin menikmati perjalanan dengan kereta api Prameks. Kelima, adalah turis mancanegara yang sedang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju ke Solo atau sebaliknya. Keenam, adalah rombongan wisata dadakan anak-anak TK dengan tujuan Yogyakarta atau Solo, rombongan wisata siswa pelajar dari luar kota seperti Magelang dan Temanggung.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 2365 documents...