Kesenian Angklung Buncis

Top PDF Kesenian Angklung Buncis:

this PDF file PasangSurut Kesenian Angklung Buncis di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Tahun 19802010 | Saputra | MIMBAR PENDIDIKAN 1 SM

this PDF file PasangSurut Kesenian Angklung Buncis di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Tahun 19802010 | Saputra | MIMBAR PENDIDIKAN 1 SM

Selain pergeseran dalam bidang fungsi, Angklung Buncis juga mengalami perubahan lainnya. Perubahan tersebut terfokus pada aspek pertunjukan Angklung Buncis, lagu yang dibawakan, penambahan alat yang dipakai, dan perubahan laras atau nada yang digunakan pada saat pertunjukan kesenian Angklung Buncis (Saputra, 2015). Pertunjukan Angklung Buncis, tepatnya mulai tahun 2010, mengalami perubahan yang sangat menonjol, karena kesenian tradisional ini pada pertunjukan dari tahun 1999 hingga 2010, tidak bisa terlepas dari keceriaan atau suka-cita atas berkah yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kesenian Angklung Buncis memiliki fungsi sebagai media untuk ikut memeriahkan pada setiap acara pertunjukan, khususnya dalam upacara Seren Taun (Hernawan, 2005; Indrawarhana, 2009; dan Nuryaman, 2017).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PERKEMBANGAN KESENIAN ANGKLUNG BUNCIS DI KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 1980-2010.

PERKEMBANGAN KESENIAN ANGKLUNG BUNCIS DI KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 1980-2010.

Santoso, B.A. (2009). Perkembangan Seni Batik Paseban Cigugur di Kabupaten Kuningan Tahun 2000-2007 Suatu Tinjauan Sosial Budaya.(Skripsi). Jurusan Pendidikan Sejarah. Universitas Pendidikan Indonesia: Bandung. Tryana, T. (2006). Pertunjukan Angklung Buncis Dalam Acara Seren Taun di

12 Baca lebih lajut

S SEJ 1100731 Table of Content

S SEJ 1100731 Table of Content

76 4.2.2.1 Latar Belakang Lahirnya Kesenian Angklung Buncis di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan...76 4.2.2.2 Struktur dan Bentuk Pertunjukan Kesenian Angklung Buncis di Kecamatan[r]

6 Baca lebih lajut

KASENIAN ANGKLUNG BUNCIS DI KACAMATAN CIGUGUR KABUPATÉN KUNINGAN PIKEUN BAHAN PANGAJARAN MACA BAHASAN DI SMA KELAS XII : Tilikan Struktur jeung Sémiotik.

KASENIAN ANGKLUNG BUNCIS DI KACAMATAN CIGUGUR KABUPATÉN KUNINGAN PIKEUN BAHAN PANGAJARAN MACA BAHASAN DI SMA KELAS XII : Tilikan Struktur jeung Sémiotik.

Panalungtikan ngeunaan kasenian angklung buncis geus aya nu ngalaksanakeun, tapi dina pedaranana jeung anu baris ditalungtik ayeuna mah béda pisan ambahanana. Skripsi anu nalungtik angklung buncis diantarana: “Kajian Gerak dalam Pertunjukan Angklung Buncis di Anjarsari Bandung” k u Sally Agustini Widatat Jurusan Pendidikan Seni Tari (2010), “Tari pada Kesenian Angklung Buncis dalam Upacara Tutup Taun Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi” ku Ninda Washini Jurusan Pendidikan Seni Tari (2011), “Pertunjukan Angklung Buncis dalam Acara Seren Tahun di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan” ku Tono Tryana Jurusan Pendidikan Seni Musik (201 1), “Nilai -nilai Estetika dalam Kesenian Angklung Buncis di Kampung Pasir Desa Cintakarya Kacamatan Samarang Kabupatén Garut” ku Tatang Zaelani Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah (2014).
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

S BD 1105977 Chapter1

S BD 1105977 Chapter1

Panalungtikan ngeunaan kasenian angklung buncis geus aya nu ngalaksanakeun, tapi dina pedaranana jeung anu baris ditalungtik ayeuna mah béda pisan ambahanana. Skripsi anu nalungtik angklung buncis diantarana: “Kajian Gerak dalam Pertunjukan Angklung Buncis di Anjarsari Bandung” k u Sally Agustini Widatat Jurusan Pendidikan Seni Tari (2010), “Tari pada Kesenian Angklung Buncis dalam Upacara Tutup Taun Kampung Adat Cireundeu Kota Cimahi” ku Ninda Washini Jurusan Pendidikan Seni Tari (2011), “Pertunjukan Angklung Buncis dalam Acara Seren Tahun di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan” ku Tono Tryana Jurusan Pendidikan Seni Musik (201 1), “Nilai -nilai Estetika dalam Kesenian Angklung Buncis di Kampung Pasir Desa Cintakarya Kacamatan Samarang Kabupatén Garut” ku Tatang Zaelani Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah (2014).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S BD 1105977 Abstract

S BD 1105977 Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: keadaan kesenian angklung buncis, struktur kasenian angklung buncis, semiotik yang ada dalam kasenian angklung buncis, dan rencana bahan pembelajaran membaca bahasan di SMA kelas XII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik, pendekatan kualitatif dan strateginya etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka, teknik observasi, teknik dokumentasi dan teknik catatan lapangan. Hasil penelitianya dijelaskan seperti ini. Pertama, keadaan kesenian angklung buncis yang ada di Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Kedua, struktur kesenian angklung buncis yaitu pelaksanaan, tujuan, waktu, tempat, formasi, gerakan, lagu (syair), alat musik, dan busana. Ketiga, semiotik yang ditemukan dalam penelitian ini adalah hal-hal yang ada dalam kesenian angklung buncis. Keempat, hasil penelitian bisa dijadikan bahan pembelajaran membaca bahasan di SMA kelas XII. Kesimpulam dari penelitian ini adalah ditemukannya unsur semiotik dalam kesenian angklung buncis yaitu tanda, tiga jenis hubungan tanda (simbolik, paradigmatik, dan sintagmatik), basa wicara dan budaya, dan yang terakhir signification.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S PKN 1101049 Abstract

S PKN 1101049 Abstract

Based on the issue explained, it is necessary to provide the effort for enhancing the patriotism by introducing and committing the culture value in schools which could be integrated through the extracurricular art activity. Angklung extracurricular activity is a method to develop and build students’ character in enhancing the patriotism. The objective of this research is to examine the implementation of Angklung extracurricular activity for enhancing patriotism of students in SMAN 24 Bandung. This research is applying descriptive method with qualitative approach method. The data collection technique is utilizing qualitative collection data technique which includes observation, interview, documentation study and literature. The research has conducted to the deputy secretary, PWKS extracurricular, Angklung extracurricular adviser, the teachers of civics’ education and students who participate the Angklung extracurricular. The result reveals that the implementation of Angklung extracurricular activity is capable to enhance the patriotism of students’ in SMAN 24 Bandung. It is executed through the disciplinary and regulation which has been made in extracurricular activity. The regulation is associated with the objectives of extracurricular activity itself, which is to lead and create outstanding students in term of local culture through developing and conserving the Angklung art. The conlusion of this research suggested that extracurricular activity is capable to enhance the patriotism of students by committing the values of local culture.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

S PKN 1101049 Chapter5

S PKN 1101049 Chapter5

Esktrakurikuler di SMAN 24 Bandung sesuai dengan komponen-komponen pembelajaran diantaranya tujuan pembelajaran, materi pembelajaran atau bahan ajar, metode, media dan evaluasi. Proses pembelajaran kesenian angklung ini tidak terlepas dari tujuan untuk membina dan membentuk peserta didik yang unggul dalam budaya daerah melalui pengembangan kesenian angklung sebagai salah satu bentuk upaya peningkatan cinta tanah air siswa. c. Bentuk-bentuk perilaku cinta tanah air siswa yang tercermin dari kegiatan

5 Baca lebih lajut

RANCANGAN VISUALISASI TEKNIK MEMAINKAN ANGKLUNG

RANCANGAN VISUALISASI TEKNIK MEMAINKAN ANGKLUNG

Angklung adalah sebuah alat musik yang terbuat dari potongan bambu. Alat musik ini terdiri dari 2-4 tabung bambu yang dirangkai menjadi satu dengan talirotan. Tabung bambu dikuir detail dan dipotong sedemikian rupa oleh pengrajin angklung profesional untuk menghasilkan nada tertentu ketika bingkai bambu digoyang. Setiap angklung menghasilkan nada atau akord yang berbeda sehingga beberapa pemain harus bekerja sama untuk menghasilkan melodi yang indah. Instrumen ini telah dikenal sejak zaman kuno di beberapa wilayah Indonesia, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. [1]
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

UJI PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH OLEH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L) PADA KELINCI JANTAN YANG DIBEBANI GLUKOSA

UJI PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH OLEH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L) PADA KELINCI JANTAN YANG DIBEBANI GLUKOSA

Uji Penurunan Kadar Glukosa Darah: Hewan uji dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan. Setiap kelompok terdiri dari 4 ekor. Subyek uji dipuasakan 12-18 jam dan tetap diberi minum ad libitum, kemudian mendapat pembebanan glukosa 50% (5 ml/1,5 kgBB) dan seketika diberi perlakuan secara oral dengan dosis tunggal sebagai berikut: a) Kelompok I kontrol negatif diberi larutan CMC Na 1%, b) Kelompok II kontrol positif diberi suspensi acarbose dosis 2,33 mg/kgBB dalam CMC Na 1%, c) Kelompok III diberi ekstrak etanol 70% daun buncis dosis 200 mg/kgBB, d) Kelompok IV diberi ekstrak etanol 70% daun buncis dosis 300 mg/kgBB dan e) Kelompok V diberi ekstrak etanol 70% daun buncis dosis 450 mg/kgBB.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

S PKN 1101049 Bibliography

S PKN 1101049 Bibliography

Yuliani, A. 2013. Implementasi Kegiatan Ekstrakulikuler Kesenian Tari Topeng Cirebon dalam Meningkatkan Rasa Cinta Tanah Air Siswa Sekolah Dasar(Studi Deskriptif pada Ektrakulikuler Kesenian Tari Topeng Cirebon di SD Negeri 3 Arjawinangun Kabupaten Cirebon). Skripsi Sarjana Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan FPIPS UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

4 Baca lebih lajut

S PKN 1101049 Table of content

S PKN 1101049 Table of content

BAB I PENDAHULUAN ......................................... Error! Bookmark not defined. A. Latar Belakang Penelitian ............................ Error! Bookmark not defined. B. Identifikasi dan Perumusan Masalah ........... Error! Bookmark not defined. C. Tujuan Penelitian ......................................... Error! Bookmark not defined. D. Manfaat Penelitian ....................................... Error! Bookmark not defined. E. Struktur Organisasi Skripsi .......................... Error! Bookmark not defined. BAB II KAJIAN PUSTAKA ................................... Error! Bookmark not defined. A. Kegiatan Ekstrakurikuler Kesenian Angklung .......... Error! Bookmark not
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S SEJ 1100731 Bibliography

S SEJ 1100731 Bibliography

Santoso, B.A. (2009). Perkembangan Seni Batik Paseban Cigugur di Kabupaten Kuningan Tahun 2000-2007 Suatu Tinjauan Sosial Budaya .(Skripsi). Jurusan Pendidikan Sejarah. Universitas Pendidikan Indonesia: Bandung. Tryana, T. (2006). P ertunjukan Angklung Buncis Dalam Acara Seren Taun di

6 Baca lebih lajut

S PKN 1101049 Chapter3

S PKN 1101049 Chapter3

Pengecekan anggota dilakukan dengan mengumpulkan para anggota yang menjadi subjek dalam penelitian untuk mengecek keabsahan data dengan memberikan pendangan terhadap data yang telah diorganisikan oleh peneliti. Apabila data yang diperoleh di sepakati oleh para pemberi data atau subjek penelitian, maka data tersebut adalah valid, jika terjadi sebaliknya maka data tersebut tidak valid. Pengecekan anggota ini dilakukan kepada semua informan yaitu Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 24 Bandung, PWKS ekstrakurikuler, guru Pkn, guru Pembina ekstrakurikuler kesenian angklung, dan anggota ekstrakulikuler kesenian angklung.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

S PKN 1101049 Chapter1

S PKN 1101049 Chapter1

Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan manusia semakin meningkat begitu pula dengan kebutuhan dalam berkesenian. Kesenian semakin berkembang dari masa ke masa, oleh karenanya secara tidak langsung akan melahirkan kesenian baru yang disebut dengan kesenian modern. Namun, pada hakikatnya kesenian tradisional dengan kesenian modern tidak ada perbedaan yang signifikan, hanya perbedaan waktu yang merubah kesenian tradisional menjadi kesenian modern. Perbedaan zaman dari waktu ke waktu, mempengaruhi perilaku manusia dalam mengekspresikan sesuatu termasuk dalam mengekspresikan diri terhadap kesenian. Selain itu, sarana dan prasarana yang digunakan dalam kesenian dari waktu ke waktu menjadi unsur yang membedakan antara kesenian tradisional dan kesenian modern.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Perancangan Aplikasi Virtual Angklung Berbasis Windows Phone.

Perancangan Aplikasi Virtual Angklung Berbasis Windows Phone.

Dengan latar belakang diatas penulis mengangkat tema aplikasi virtual angklung berbasis mobile agar dapat mengenalkan kebudayaan musik tradisional kepada masyarakat dunia menggunakan portable devices yang sedang popular di dunia saat ini.

13 Baca lebih lajut

Soal TPPU B. Indonesia 1 paket B

Soal TPPU B. Indonesia 1 paket B

[5] Angklung digetarkan, sebaiknya dilakukan dengan frekuensi getaran yang cukup sering sehingga suara angklung lebih halus dan rata.. [3] Angklung yang dipegang sebaiknya tegaklurus den[r]

23 Baca lebih lajut

Soal TPPU B. Indonesia 1 paket B

Soal TPPU B. Indonesia 1 paket B

[5] Angklung digetarkan, sebaiknya dilakukan dengan frekuensi getaran yang cukup sering sehingga suara angklung lebih halus dan rata.. [3] Angklung yang dipegang sebaiknya tegaklurus den[r]

23 Baca lebih lajut

Show all 2124 documents...

Related subjects