Kesumba Keling (Bixa orellana

Top PDF Kesumba Keling (Bixa orellana:

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi senyawa flavonoida yang terdapat pada daun tumbuhan Kesumba Keling ( Bixa orellana L.). Ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan pelarut metanol. Ekstrak pekat metanol ditambahkan dengan etil asetat kemudian disaring. Ekstrak pekat etil asetat dilarutkan dengan metanol dan dipartisi dengan n-heksana. Ekstrak pekat metanol dihidrolisis dengan HCl 6% dan selanjutnya dipartisi dengan kloroform. Ekstrak pekat kloroform dipisahkan dengan kromatografi kolom dengan eluen n-heksana : etil asetat (90:10; 80:20; 70:30; 60:40; 50:50 (v/v)). Senyawa yang diperoleh dimurnikan dengan kromatografi lapis tipis preparatif, menghasilkan kristal berwarna kuning sebanyak 29,7 mg dengan harga Rf=0,51. Selanjutnya senyawa yang diperoleh dianalisis dengan Spektrofotometer UV-Visible, Inframerah (FT-IR) dan Spektrometer Resonansi Magnetik Inti Proton ( 1 H-NMR). Dari data spektroskopi menunjukkan bahwa senyawa yang diperoleh adalah golongan isoflavon.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Kesumba keling ( Bixa orellana L.)merupakan tumbuhan yang berasal dari Amerika tropis. Tumbuhan ini banyak ditanam di taman, tepi pagar, dekat pagar, dan kadang tumbuh liar di hutan dan tempat-tempat lain dari ketinggian 1- 1.200 m dpl.

4 Baca lebih lajut

Penggunaan Ekstrak Biji Kesumba Keling ( Bixa Orellana L.) Sebagai Pewarna Dalam Formulasi Bedak Kompak

Penggunaan Ekstrak Biji Kesumba Keling ( Bixa Orellana L.) Sebagai Pewarna Dalam Formulasi Bedak Kompak

Indonesia kaya akan akan sumber flora dan banyak diantaranya dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami. Pewarna alami yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai pewarna dalam sediaan kosmetik adalah zat warna dari kesumba keling (Bixa orellana L.) yang bewarna merah oranye. Biji kesumba keling mengandung tanin, steroid/terpenoid, flavonoid, zat warna bixin/norbixin dan karotenoid. Zat warna merah dan kuning yang dihasilkan dari biji kesumba keling digunakan untuk mewarnai margarin, kornet, sosis, keju, minuman, cat kuku, lipstik. Selain itu serbuk dari biji kesumba keling juga bisa digunakan untuk pengobatan antidote pada keracunan singkong dan jarak pagar, dan untuk cacingan (Dalimartha, 2009; Anonim, 2010).
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

Kadar SGOT dan SGPT Setelah Pemberian Serbuk Pewarna dari Pigmen Selaput Biji Kesumba Keling (Bixa orellana)

Kadar SGOT dan SGPT Setelah Pemberian Serbuk Pewarna dari Pigmen Selaput Biji Kesumba Keling (Bixa orellana)

Serum transaminase merupakan indikator yang peka terhadap kerusakan sel-sel hepar (Sherlock, 1995). Pemberian serbuk pewarna dari ekstrak kasar pigmen, bixin, dan norbixin dari selaput biji kesumba keling (Bixa Orellana) dengan berbagai konsentrasi tidak mempengaruhi kadar enzim SGPT maupun SGOT. Hasil ini menunjukkan bahwa ketiga serbuk pewarna tersebut tidak menyebabkan toksisitas pada hepar. Ditinjau dari kajian toksikologi, bahan yang berbahaya adalah suatu bahan (baik alami atau sintesis, organik maupun anorganik) yang karena komposisinya dalam keadaan, jumlah, dosis dan bentuk tertentu dapat mempengaruhi fungsi organ tubuh manusia atau hewan sedemikian sehingga mengganggu kesehatan baik sementara, tetap atau sampai menyebabkan kematian (Katno dan Pramono, 2006).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

UJI EFEK ANTIDIARE DARI ESKTRAK DAUN KESUMBA KELING (BIXA ORELLANA, LINN) PADA TIKUS JANTAN DEWASA

UJI EFEK ANTIDIARE DARI ESKTRAK DAUN KESUMBA KELING (BIXA ORELLANA, LINN) PADA TIKUS JANTAN DEWASA

Telah dilakukan penelitian uji efek anti diare ekstrak kesumba keling Bixa orellana L . pada tikus jantan dewasa yang diinduksi oleum ricini. Ekstrak diberikan secara oral pada dosis 1,0 g/kgBB, 1,5 g/kgBB, 2,0 g/kgBB dengan volume pemberian 1 ml/100 gBB pada setiap kelompok perlakuan kemudian diberikan oleum ricini sebanyak 1,0 ml/100gBB pada setiap tikus dengan rute yang sama.. Pada kelompok standar diberikan loperamid HCl dengan dosis 0,54 mg/kgBB, sedangkan kelompok kontrol diberi suspensi PGA 3% keduanya diberikan dengan volume dan rute yang sama. Hasil analisa statistik menggunakan Anava untuk perhitungan waktu terjadinya diare dan bobot feses.Analisa statistik kruskal wallis digunakan untuk perhitungan konsistensi feses. Pada dosis 1,0 g/kgbb, dosis 1,5 g/kg dan 2,0 g/kgbb di peroleh hasil bahwa ada perbedaan bermakna dengan kelompok kontrol yaitu mengurangi waktu terjadinya diare, mengurangi bobot feses dan memperbaiki konsistensi feses dari lembek-cair menjadi normal-padat tetapi tidak menunjukkan korelasi antara dosis dan efek (r hit < r tabel ).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Penggunaan Serbuk Zat Warna Biji Kesumba Keling (Bixa orellana L.) Dalam Formula Sediaan Pewarna Rambut Bentuk Larutan

Penggunaan Serbuk Zat Warna Biji Kesumba Keling (Bixa orellana L.) Dalam Formula Sediaan Pewarna Rambut Bentuk Larutan

Sediaan pewarna rambut adalah kosmetika yang digunakan dalam tata rias rambut untuk mewarnai rambut, baik untuk mengembalikan warna rambut asli atau mengubah warna rambut asli menjadi warna baru. Salah satu bahan alam yang dicoba sebagai pewarna rambut adalah serbuk zat warna biji kesumba keling (Bixa orellana L.). Biji kesumba keling mengandung tanin, steroid/terpenoid, flavonoid dan zat warna bixin/norbixin. Kulit biji juga mengandung karotenoid yang memberi warna merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan warna rambut uban yang dihasilkan dari serbuk zat warna biji kesumba keling, untuk mengetahui bahwa serbuk zat warna biji kesumba keling (Bixa orellana L.) dapat dibuat sebagai sediaan pewarna rambut bentuk larutan dengan penambahan tembaga (II) sulfat, dan zat pembangkit warna pirogalol, serta mengetahui kestabilan serbuk zat warna biji kesumba keling (Bixa orellana L.) dalam formula pewarna rambut bentuk larutan dalam waktu 1 bulan.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolation of flavonoid compounds from leaves of Kesumba Keling ( Bixa orellana L.). Extraction has been done with maceration by methanol solvent. The concentrated extract of methanol added with ethyl acetate. The concentrated extract of ethyl acetate then dissolved with methanol and partition extracted with n-hexane. The concentrated extract of methanol acidified by HCl 6%, then partition extracted with chloroform. The concentrated extract of chloroform separated with column chromatography with eluent n-hexane: ethyl acetate 90:10; 80:20; 70:30; 60:40; 50:50 (v/v). The compounds was purified with TLC preparative yielding yellow cristal with weight 29,7 mg with Rf=0,51. The compound was further identified by spectroscopy Ultraviolet Visible (UV-Vis), Fourier Transform Infra Red Spectroscopy (FT-IR) and Proton Nuclear Magnetic Resonancy Spectroscopy ( 1 H-NMR). Spectroscopic data show that the compound was isoflavone.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolation of flavonoid compounds from leaves of Kesumba Keling (Bixa orellana L.). Extraction has been done with maceration by methanol solvent. The concentrated extract of methanol added with ethyl acetate. The concentrated extract of ethyl acetate then dissolved with methanol and partition extracted with n-hexane. The concentrated extract of methanol acidified by HCl 6%, then partition extracted with chloroform. The concentrated extract of chloroform separated with column chromatography with eluent n-hexane: ethyl acetate 90:10; 80:20; 70:30; 60:40; 50:50 (v/v). The compounds was purified with TLC preparative yielding yellow cristal with weight 29,7 mg with Rf=0,51. The compound was further identified by spectroscopy Ultraviolet Visible (UV-Vis), Fourier Transform Infra Red Spectroscopy (FT-IR) and Proton Nuclear Magnetic Resonancy Spectroscopy ( 1 H-NMR). Spectroscopic data show that the compound was isoflavone.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Kromatogram Lapisan Tipis sebelum preparatif Keterangan : Fasa diam : Kieselgel 60 F254 E : Ekstrak Pekat Etil asetatdaun Kesumba keling I : Fasa gerak benzena:aseton 70:30 v/v No F[r]

11 Baca lebih lajut

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Selvi, T., Dinesh, M.G., Satyan, R. S., Chandrasekaran, B., and Rose, C. 2011. Leaf and Seed Extracrs of Bixa Orellana L. Exert Anti-microbial Activity Againts Bacterial Pathogens. Journal of Applied Pharmaceutical Science. India

3 Baca lebih lajut

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

Isolasi Senyawa Flavonoida dari Daun Tumbuhan Kesumba Keling (Bixa orellana L.)

B. orellana L. sejak tahun 1828 telah menjadi tanaman wajib yang ditanam di pulau Jawa dan pada tahun 1889 kesumba keling telah diekspor ke negara-negara Eropa. Kesumba keling digunakan sebagai zat warna alami. Pemakaian zat warna alami dibeberapa negara lebih aman dari pada zat warna sintetis karena sifatnya non karsinogenik. B. orellana L. tergolong dalam famili bixaceae. Di Philipina, penduduk aslinya menggunakan kesumba kelingsebagai obat-obatan untuk menyembuhkan infeksi, pengobatan penyakit kulit dan untuk mengobati luka bakar (Sutara, 2009; Aseervatham, et al , 2012; Selvi, et al, 2011).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Effect of Many External Factor on Bixin Pigment from Annatto (Bixa orellana L.) Seed Coats

Effect of Many External Factor on Bixin Pigment from Annatto (Bixa orellana L.) Seed Coats

Kesumba keling (Bixa orellana L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang telah lama dikenal dan digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia untuk pengobatan dan kesehatan. Seluruh bagian tanaman Bixa orellana termasuk daun, biji, bunga, buah, dan akar telah dimanfaatkan sebagai ramuan obat tradisional. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di hutan dan seringkali ditanam di taman-taman atau di tepi jalan sebagai tanaman hias karena bunga dan buahnya menarik serta daunnya yang rimbun dan padat (Sutarno, 2001). Dibalik perannya sebagai tanaman hias, B. orellana L. memiliki peran eksotis yaitu sebagai bahan pewarna alami, bahkan akhir-akhir ini B. orellana L. (‘annatto’, Inggris dan Amerika Serikat) disadari sebagai penghasil bahan pewarna alami yang penting secara ekonomis nomor dua di dunia, setelah karamel.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN BIJI TANAMAN KESUMBA (Bixa orellana) SEBAGAI PEWARNA ALAMI DAN ANTIOKSIDAN (VITAMIN C) UNTUK PEMBUATAN KUE BOLU DARI BERBAGAI MACAM TEPUNG  Pemanfaatan Biji Tanaman Kesumba (Bixa Orellana) Sebagai Pewarna Alami Dan Antioksidan (Vitamin C) Untu

PEMANFAATAN BIJI TANAMAN KESUMBA (Bixa orellana) SEBAGAI PEWARNA ALAMI DAN ANTIOKSIDAN (VITAMIN C) UNTUK PEMBUATAN KUE BOLU DARI BERBAGAI MACAM TEPUNG Pemanfaatan Biji Tanaman Kesumba (Bixa Orellana) Sebagai Pewarna Alami Dan Antioksidan (Vitamin C) Untu

Berdasarkan hasil penelitian Suparmi, dkk (2011) Kadar SGOT dan SGPT Setelah Pemberian Serbuk Pewarna dari Pigmen Selaput Biji Kesumba Keling (Bixa orellana) menunjukkan bahwa pada selaput biji buah kesumba (Bixa orellana) mempunyai kandungan bixin dan norbixin yang bermanfaat sebagai pewarna alami. Selain sebagai pewarna alami bixin dan norbixin terbukti berpotensi sebagai antioksidan, memiliki potensi aktivitas antimutagenik dan antigenotoksik, sehingga berpotensi pula sebagai antikanker, dan anti jamur serta anti inflamatori sehingga dapat dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Potensi Ekstrak Selaput Biji Kesumba (Bixa orellana L.) sebagai Obat Antiimflamasi

Potensi Ekstrak Selaput Biji Kesumba (Bixa orellana L.) sebagai Obat Antiimflamasi

Kesumba keling (Bixa orellana L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang telah lama dikenal dan digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia untuk pengobatan dan kesehatan. Seluruh bagian tanaman Bixa orellana L. termasuk daun, biji, bunga, buah, dan akar telah dimanfaatkan sebagai ramuan obat tradisional. Selaput biji B. orellana L. mengandung pigmen utama dari golongan di-apo karotenoid dengan komposisi bixin (C 25 H 30 O 4 ) sebesar 83,41 ± 4,54% (Suparmi et al., 2008a,b). Sifat antioksidan bixin diduga dapat mendukung potensi sebagai antiinflamasi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Bixa Orellana L Leaf infusion as an Anti-inflammatory Agent in Carrageenan-induced Wistar Rats | Yusuf | Althea Medical Journal 347 1168 1 PB

Bixa Orellana L Leaf infusion as an Anti-inflammatory Agent in Carrageenan-induced Wistar Rats | Yusuf | Althea Medical Journal 347 1168 1 PB

The BOLI was prepared from dried Bixa orellana L. leaves weighed according to dosage and 100 mL of water for every treatment group. Mixed raw material was heated in an infusion pan for 15 minutes after the temperature reached 90˚Cwhile being stirred every 5 minutes. Next, BOLI was filtered usingflannel fabric.Thirty millilitersof BOLIwere used for each rat in the treatment group receiving as much as 5 mL. Extra water was added to gain BOLI volume as required. 6

5 Baca lebih lajut

MACAM  MACAM SAMBUNGAN BAJA (1)

MACAM MACAM SAMBUNGAN BAJA (1)

Menurut penelitian di laboratorium untuk pemasangan satu deret paku keling yang menahan gaya normal ( tarik / tekan ) dimana deretan paku keling berada pada garis gerja gaya, ternyata untuk satu deret yang terdiri ≤ 5 buah paku keling masing-masing paku menahan gaya relatif sama. Jadi gaya normal yang harus ditahan dibagi sama rata oleh kelima paku keling tersebut. Namun jika banyaknya paku keling dalam satu deret lebih dari 5 buah maka masing-masing paku keling menahan gaya yang besarnya mulai tidak sama rata. Oleh karena itu jika dalam perhitungan paku keling / baut dalam konstruksi sambungan ketemunya memerlukan lebih dari 5 buah paku/baut, maka harus dipasang dalam susunan 2 deret atau lebih.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANTIOXIDANT AND ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF BIXIN PIGMENT FROM ANNATTO (Bixa orellana L.) SEEDS | Kurniawati | Indonesian Journal of Chemistry 21719 40805 1 PB

ANTIOXIDANT AND ANTIBACTERIAL ACTIVITIES OF BIXIN PIGMENT FROM ANNATTO (Bixa orellana L.) SEEDS | Kurniawati | Indonesian Journal of Chemistry 21719 40805 1 PB

Warna seperti halnya citarasa, juga merupakan suatu pelengkap daya tarik pada makanan dan minuman. Penambahan zat warna dalam makanan dan minuman mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap selera dan daya tarik konsumen [1]. Bixa orellana L. merupakan salah satu tanaman yang hasil pigmennya dapat digunakan sebagai pewarna makanan [2-5], kosmetik, dan tekstil [4]. Pigmen karotenoid yang terdapat dalam B. orellana adalah bixin dan norbixin [4, 6-10]. Menurut Tan [11] dan Alves dkk [12] bixin merupakan pigmen dominan pada B. orellana yang sebagian besar terdapat pada selaput biji.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Formulasi sediaan lipstik ekstrak kental umbi bit merah (Beta vulgaris) dalam bentuk likuid - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Formulasi sediaan lipstik ekstrak kental umbi bit merah (Beta vulgaris) dalam bentuk likuid - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

and Sonia, S., 2013, Formulation and Evaluation of Natural Lipstick Prepared From Bixa Orellana Seeds And Beta Vulgaris Root Extract And Their Comparative Study, International Journal[r]

8 Baca lebih lajut

Show all 172 documents...