Keterampilan Bermain Sepakbola

Top PDF Keterampilan Bermain Sepakbola:

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan bermain sepakbola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan populasi 180 siswa kelas VII di SMPN 40 Bandung, menggunakan random sampling sampel berjumlah 20 orang siswa. Sampel diberikan penerapan model inkuiri. Desain penelitian yang digunakan One Grup Pretest-Postest. Instrumen pengumpulan data dengan test. Melakukan tes pada awal dan akhir penelitian. Pengujian hipotesis menggunakan t-test Sparated Varian. Berdasarkan dari hasil perhitungan data menggunakan Microsoft Excel 2013 diperoleh data t hitung dribling sebesar 4,29 dan passing-stoping sebesar 2,098, selanjutnya t hitung tersebut dibandingkan dengan t tabel dengan dk = n-1 (20-1) = 19 dengan taraf kesalahan 0.05, maka t tabel sebesar 2,093. dalam hal ini berlaku ketentuan bahwa bila t tabel lebih kecil dari pada t hitung (2,093<4,29) dan (2,093<2,098) maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap keterampilan bermain sepakbola khususnya keterampilan passing-stoping dan keterampilan dribling. Selain itu model pembelajaran inkuiri juga membuat siswa lebih aktif, kritis dan bertoleransi dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu guru diharapkan untuk menerapkan model inkuiri pada saat melakukan pembelajaran.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN PENDEKATAN KOMPETITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTSN RONGGA CIHAMPELAS.

PERBANDINGAN PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN PENDEKATAN KOMPETITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTSN RONGGA CIHAMPELAS.

Sebagai mana yang dikatakan Sugiyono (2013, hlm. 205) bahwa, observasi terstruktur adalah “observasi yang telah dirancang secara sistematis, tentang apa yang akan diamati, kapan dan di mana tempatnya”. Jadi observasi terstruktur dilakukan apabila peneliti telah tahu dengan pasti tentang variabel apa yang akan diamati. Dalam melakukan pengamatan peneliti menggunakan instrumen penelitian yang telah teruju validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan pemaparan tersebut maka, untuk penilaian permainan dalam sepakbola. Guna memperoleh data hasil penelitian yang berupa keterampilan bermain sepakbola, pada dasarnya membutuhkan kecermatan observasi pada saat permainan berlangsung.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

PENGARUH MODIFIKASI PERATURAN PERMAINAN SEPAKBOLA TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMA NEGERI 1 PANDEGLANG.

PENGARUH MODIFIKASI PERATURAN PERMAINAN SEPAKBOLA TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMA NEGERI 1 PANDEGLANG.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modifikasi peraturan permainan sepakbola terhadap hasil belajar keterampilan bermain sepakbola dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Rumusan masalahnya adalah apakah ada peningkatan keterampilan passing, shooting dan dribbling pada pembelajaran bermain sepakbola kelompok yang sudah dimodifikasi peraturan permainan sepakbola. Metode yang digunakan adalah eksperimen. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah claster random semplin. Menggunakan desain penelitian Pretest -Posttest Group Control Design, dengan instrumen tes keterampilan bermain passing, shooting dan dribbling. Lokasi penelitian di SMAN 1 Pandeglang.. Uji hipotesis mengunakan uji paird sampling t test dan independent semping t test. Hasil uji hipotesis diperoleh t hitung posttest passing kontrol-eksperimen -6,346<t tabe l -
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN BERBASIS DIGITAL GAME BASED LEARNING (DGBL) TERHADAP PENINGKATAN KERJASAMA DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA - repository UPI T POR 1302990 Title

PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN BERBASIS DIGITAL GAME BASED LEARNING (DGBL) TERHADAP PENINGKATAN KERJASAMA DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA - repository UPI T POR 1302990 Title

PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN BERBASIS DIGITAL GAME BASED LEARNING DGBL TERHADAP PENINGKATAN KERJASAMA DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA Oleh Hendro Wisaksono 1302990 Sebuah Tesis [r]

3 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN PENDEKATAN KOMPETITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTSN RONGGA CIHAMPELAS - repository UPI S POR 1002244 title

PERBANDINGAN PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN PENDEKATAN KOMPETITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTSN RONGGA CIHAMPELAS - repository UPI S POR 1002244 title

2014 PERBANDINGAN PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN PENDEKATAN KOMPETITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTSN RONGGA CIHAMPELAS Universitas Pendidikan Indonesia | reposito[r]

5 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

Segala puji dan syukur penulis panjatkan karunia Allah Yang Maha Kuasa. Karena berkat Rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan tesis ini yang berjudul “Pengaruh Metode Latihan Dan Koordinasi Mata-Kaki Terhadap Keterampilan Bermain Sepakbola (Studi Eksperimen Perbedaan Metode Massed Practice dan Distributed Practice Pada SSB Angkatan Muda Tridadi Sleman)”. Dalam kesempatan ini perkenankan penulis mengucapkan terima kasih terutama kepada pembimbing yaitu Yang Terhormat Prof. Dr. Sudjarwo, M.Pd dan Dr. Diffah Hanim, Dra, M.Si yang telah berkenan memberikan motivasi, arahan, bimbingan, ilmu, masukan dan koreksi hingga tesis ini bisa terselesaikan. Serta kepada seluruh bapak dan ibu dosen Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan kepada penulis untuk menempuh pendidikan di Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pada kesempatan ini, penulis juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Prof. Dr. dr. M. Syamsulhadi, Sp.KJ. (K), selaku Rektor Universitas Sebelas
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA ESKTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN.

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA ESKTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 JOGONALAN KLATEN.

Menurut Suharsimi Arikunto (1996: 111) variabel adalah gejala yang bervariasi, yang menjadi objek penelitian. Agar tidak terjadi salah pengertian dalam penelitian ini, maka perlu adanya definisi operasional variabel penelitian. Variabel dalam penelitian ini yaitu keterampilan bermain sepakbola siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola di SMP Negeri 1 Jogonalan. Definisi operasional veriabel dalam penelitian ini adalah keterampilan untuk melakukan gerakan-gerakan mendasar meliputi dribble, passing, dan kontrol bola yang semua bagian dari teknik tersebut akan diukur menggunakan tes keterampilan dasar khusus. Tes tersebut adalah tes kecakapan dari David Lee yang dikembangkan oleh Subagyo Irianto, dengan satuan detik. Siswa dalam penelitian ini diambil dari siswa SMP Negeri 1 Jogonalan.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) FITA PEROL KU 14-15 TAHUN KECAMATAN GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR.

TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) FITA PEROL KU 14-15 TAHUN KECAMATAN GANTUNG KABUPATEN BELITUNG TIMUR.

Unsur-unsur yang dinilai/diukur adalah unsur-unsur teknik dasar sepakbola yang meliputi dribbling, keeping, kontrol bola bawah, kontrol bola atas, passing bawah, passing atas, dan cara menggulirkan bola, sehingga tes ini menyerupai permainan yang sesungguhnya. Tes ini berbentuk tes rangkaian maka tes ini lebih sederhana baik dari segi peralatan, petugas, waktu maupun tempat yang digunakan. Pengembangan tes kecakapan David lee berupa tes yang mengharuskan testi dituntut untuk melakukan suatu usaha/tindakan yang berupa perbuatan yakni melakukan unjuk kerja terhadap unsur-unsur teknik dasar sepakbola secara cepat dan cermat. Tes ini menekankan pada kecepatan (waktu) secepat dan secermat mungkin dalam menyelesaikan tesnya (Subagyo Irianto, 2010: 5).
Baca lebih lanjut

87 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA EKTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMP N 1 NGAGLIK.

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA EKTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMP N 1 NGAGLIK.

Sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer dan digemari oleh sebagian besar lapisan masyarakat di seluruh penjuru dunia. Olahraga ini semakin diminati oleh banyak orang karena dapat dinikmati serta dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa. Salah satu daya tarik dari permainan ini terletak pada kealamian permainan sepakbola (Luxbacher, 2011: 5). Hingga sekarang permainan sepakbola terus berkembang dengan pesat dan semakin banyak orang yang memainkan olahraga ini hingga ke berbagai benua dan di beberapa kawasan yang ada di dunia ini. Hal ini dapat dilihat dari data yang terkumpul yang menyatakan bahwa, lebih dari 200 juta orang di seluruh kawasan dunia ini memainkan permainan sepakbola (Luxbacher, 2011: 5).
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 PANGGANG GUNUNGKIDUL.

SURVEI TINGKAT KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 PANGGANG GUNUNGKIDUL.

Sepakbola merupakan permainan beregu di mana setiap regu terdiri dari 11 pemain dan salah satunya adalah penjaga gawang (Sucipto dkk, 2000: 7). Permainan ini dilakukan di atas lapangan rumput yang rata, berbentuk persegi panjang yang panjangnya 100 meter sampai 110 meter dan lebarnya 64 meter sampai 75 meter. Saat ini sepakbola merupakan salah satu sportainment yang menyebar secara meluas tidak hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Melalui pertandingan sepakbola seseorang dapat mempelajari banyak hal, di antaranya yaitu dengan mengamati para pemain, para pendukung, wasit, pelatih dan banyak lagi, dapat memberikan latihan akan sedikit dinamika yang ada dalam dunia olahraga secara luas dan dunia sepakbola secara khusus.
Baca lebih lanjut

81 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SD DAN SISWA SSB DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN SEPAKBOLA - repository UPI S JKR 0901675 Title

PERBANDINGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SD DAN SISWA SSB DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN SEPAKBOLA - repository UPI S JKR 0901675 Title

Perbandingan Keterampilan Sosial Siswa SD Dan Siswa SSB Dalam Pembelajaran Keterampilan Bermain Sepakbola Oleh Cefi Muhamad Taufik Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi sal[r]

3 Baca lebih lajut

S JKR 1204108 Chapter1

S JKR 1204108 Chapter1

Berdasarkan observasi yang penulis lakukan ketika sedang melakukan Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Pasundan 6 Bandung, terlihat dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani khususnya dalam materi pembelajaran permainan sepakbola, keinginan para siswa untuk lansung ke kegiatan permainan ( game) padahal keterampilan bermain siswa dalam pembelajaran permainan sepakbola itu sendiri masih rendah. Seperti contohnya, dalam melakukan operan bola (passing ) masih banyak siswa yang kurang bisa melakukannya dengan efektif, masih banyak dari siswa ketika melakukan passing masih melenceng dan tidak tepat sasaran atau tidak mengarah pada temannya. Dan ketika siswa sedang menggiring bola (dribbling) bola mudah direbut oleh lawan. Sedangkan dalam permainan sepakbola itu sendiri ada beberapa aspek keterampilan yang harus dipelajari terlebih dahulu seperti menendang (passing) , menggiring (dribbling), menembak (shotting) , dan menahan bola (controlling). Dengan menguasai berbagai keterampilan tersebut diharapkan ketika bermain siswa mampu menjalankan perintah maupun arahan yang diberikan oleh guru. Tetapi kenyataan dilapangan banyak siswa yang masih belum menguasai keterampilan tersebut, sehingga ketika permainan dilaksanakan tidak sesuai yang diharapakan. Dengan keadaan tersebut sudah merupakan suatu keharusan menguasai keterampilan bermain sepakbola yang efektif karena pengaruh dalam permainan sangat besar dan permainan pun akan berjalan dengan baik.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SD DAN SISWA SSB DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN SEPAKBOLA.

PERBANDINGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SD DAN SISWA SSB DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN SEPAKBOLA.

Pembelajaran sepakbola disekolah merupakan salah satu penerapan pembelajaran penjas yang merupakan materi yang sangat digemari siswa dengan banyaknya pertandingan antar pelajar ditingkat usia dini yaitu melalui O2SN tingkat sekolah dasar dapat memotivasi siswa untuk berkembang dalam pemahaman permainan sepakbola, dan juga melalui pembelajaran sekolah sepakbola banyak pertandingan yang dapat siswa ikuti yaitu melalui festival, melalui hal itu siswa dituntut untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya dengan tujuan agar siswa yang dilatih dapat menguasai keterampilan bermain sepakbola mungkin dengan harapan munculnya pemain sepakbola yang mempunyai bakat dan kemampuan tinggi yang optimal. Dalam hal ini bnyak kendala yang dihadapi siswa diantaranya dalam keterampilan bermain sepakbola siswa masih kurang memiliki sikap sportif, fair-play, kerjasama, menghargai kemampuan orang lain.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

S JKR 0901675 Table of content

S JKR 0901675 Table of content

iv Cefi Muhamad Taufik, 2014 Perbandingan Keterampilan Sosial Siswa SD Dan Siswa SSB Dalam Pembelajaran Keterampilan Bermain Sepakbola Universitas Pendidikan Indonesia | repository.[r]

4 Baca lebih lajut

S SDP 1204017 Chapter3

S SDP 1204017 Chapter3

GPAI menurut Oslin, dkk (1998) yang dikutip ( dalam Memmert dan Harvey 2008, hlm. 221) dikembangkan untuk mengukur “game performance behaviors that demonstrate tactical understanding, as well as the player’s ability to solve tactical problems by selecting and applying appropriate skills ”. m aksud dari penjelasan tadi bahwa GPAI adalah alat untuk mengukur penampilan bermain yang menunjukkan pemahaman taktis, serta kemampuan pemain untuk memecahkan masalah taktis dengan memilih dan menerapkan keterampilan yang sesuai. Dari pendapat di atas jelas bahwa GPAI dapat di sesuaikan dengan tingkat keterampilan gerak dari materi pelajaran yang diberikan dan cocok karena mengukur keterampilan bermain sepakbola. Berikut ini adalah beberapa komponen GPAI yang dapat digunakan sebagai bahan penilaian :
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

S JKR 1204108 Abstract

S JKR 1204108 Abstract

YOGIF SUPRIYANTO. NIM: 12004108. Skripsi ini berjudul “IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DAN KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA ”. Dosen Pembimbing Skripsi: Dr. Hj. Tite Juliantine, M.Pd

2 Baca lebih lajut

S PJKR 0800426 Bibliography

S PJKR 0800426 Bibliography

Ari Maulanan Yusuf, 2014 Pengaruh Modifikasi Peraturan Permainan Sepakbola Terhadap Hasil Belajar Keterampilan Bermain Sepakbola Dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Di SMA Negeri 1 [r]

1 Baca lebih lajut

Talent scounting usia dini pemain sepakbola

Talent scounting usia dini pemain sepakbola

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat beberapa hal yang perlu dikaji. Data yang diperoleh menunjukan bahwa talent scouting siswa SSB Selabora FIK UNY usia 9-12 tahun mempunyai kemampuan sangat tinggi 5% (lima persen), tinggi 32,5% (tiga puluh dua koma lima persen), sedang 30% (tiga puluh persen), rendah 27,5% (dua puluh tujuh koma lima persen), sangat rendah 5% (lima persen). Keadaan tersebut perlu segera diperbaiki yakni dengan menambah intensitas, volume dan durasi latihan anak sehingga kemampuan keterampilan sepakbola yang lebih baik. Unsur-unsur seperti kelincahan, koordinasi, kecepatan, kekuatan, kelincahan dan keterampilan menggunakan bola mendapatkan tempat tersendiri untuk meningkatkan keterampilan bermain sepakbola.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

T POR 1302990 Chapter1

T POR 1302990 Chapter1

Pendapat diatas menjelaskan bahwa, dalam pelaksanaan pembelajaran, seorang guru dapat menerapkan kerjasama kelompok yang hasilnya selain menjalin interaksi antar siswa melalui komunikasi yang terjalin, juga memungkinkan siswa mendapat hasil belajar dalam hal ini keterampilan bermain sepakbola yang lebih baik. Pendekatan bermain erat kaitannya dengan interaksi dan komunikasi yang terjadi sedangkan DGBL menawarkan solusi untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui pembelajaran permainan digital yang keduanya berdampak pada meningkatnya kerjasama dan keterampilan bermain sepakbola siswa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

S POR 1002244 table of content

S POR 1002244 table of content

2014 PERBANDINGAN PENGARUH PENDEKATAN BERMAIN DAN PENDEKATAN KOMPETITIF TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA DI MTSN RONGGA CIHAMPELAS Universitas Pendidikan Indonesia | reposito[r]

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...