Keterampilan Sepakbola

Top PDF Keterampilan Sepakbola:

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TAKTIS DAN TEKNISTERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SEPAKBOLA.

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TAKTIS DAN TEKNISTERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SEPAKBOLA.

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan perbedaan pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan teknis terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola siswa SMA Labschool UPI Kota Bandung. Untuk itu diperlukan data berupa skor yang menunjukkan taraf hasil belajar keterampilan sepakbola. Untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan teknis terhadap perubahan hasil belajar keterampilan sepakbola siswa maka dilakukan tes keterampilan sepakbola. Adapun tes tersebut, tes akhir untuk mengetahui hasilnya setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran taktis. Apabila pendekatan pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan taktis dan teknis berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola siswa, maka jelas dapat dikatakan bahwa skor perolehan itu diakibatkan oleh perlakuan kedua pendekatan pembelajaran tersebut. Prosedur ini digunakan dengan alasan bahwa hasil belajar kedua pendekatan pembelajaran dapat diobservasi dan dianalisis berdasarkan kemampuan yang dianggap melekat sesudah memperoleh perlakuan. Hal ini selaras dengan permasalahan penulis yang ingin mengetahui hubungan sebab akibat dari pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan teknis terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola. Variabel-variabel dalam penelitian ini terdiri atas dua variabel bebas, yaitu pendekatan pembelajaran taktis dan pendekatan pembelajaran teknis (variabel bebas aktif). Adapun variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar keterampilan sepakbola.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SEPAKBOLA.

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN MOTOR EDUCABILITY TERHADAP HASIL BELAJAR KETERAMPILAN SEPAKBOLA.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan pendekatan pembelajaran teknis pada siswa yang memiliki motor educability tinggi dan rendah terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola siswa kelas VII. Metode eksperimen dengan desain factorial 2x2. Sampel penelitian ini adalah berjumlah 40 orang yang diambil secara simple random sampling dan random assignment pada kelas VII di SMPN 6 Sungaiselan Kab. Bangka Tengah. Penelitian dilakukan tiga kali dalam satu minggu selama kurang lebih enam minggu. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes keterampilan dribbling, tes keterampilan passing – stopping dan tes keterampilan bermain Game Performance Assessment Instrument (GPAI) yang telah memiliki validitas dan reliabilitas. Data yang diperoleh dan diolah dengan software MS Excel 2007 dan Predictive Analyticssoftware (PASW Statistics 18) atau IBMSPSS versi 18.0. melalui Uji MANOVA. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa. 1). Pendekatan pembelajaran memberikan pengaruh terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola 2). Kemampuan motor educability memberikan pengaruh terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola 3). Tidak terdapat interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan motor educability terhadap peningkatan keterampilan sepakbola.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA EKTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMP N 1 NGAGLIK.

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KONSENTRASI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA PESERTA EKTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMP N 1 NGAGLIK.

Pada keterampilan sepakbola yang sangat kompleks, konsentrasi sangat dibutuhkan. Misalnya pemain ingin melakukan shooting, pemain harus konsentrasi melihat bola yang bergulir agar perkenaan dengan punggung kaki dan arahnya tepat. Situasi di atas sangat sulit jika pemain tidak memiliki daya konsentrasi yang baik, karena perhatiannya terbelah dengan adanya lawan, bola yang bergerak, dan harus mengarahkan bola ke gawang tanpa bisa dihalau penjaga gawang. Pemain sering gagal melakukan satu teknik karena tingkat perhatian dan konsentrasi atlet menurun atau terganggu bila ada beberapa rangsang yang muncul bersamaan (Sukadiyanto, 2006: 162)
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

T POR 1103346 Chapter 3

T POR 1103346 Chapter 3

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan perbedaan pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan teknis terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola siswa SMA Labschool UPI Kota Bandung. Untuk itu diperlukan data berupa skor yang menunjukkan taraf hasil belajar keterampilan sepakbola. Untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan teknis terhadap perubahan hasil belajar keterampilan sepakbola siswa maka dilakukan tes keterampilan sepakbola. Adapun tes tersebut, tes akhir untuk mengetahui hasilnya setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran taktis. Apabila pendekatan pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan taktis dan teknis berpengaruh terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola siswa, maka jelas dapat dikatakan bahwa skor perolehan itu diakibatkan oleh perlakuan kedua pendekatan pembelajaran tersebut. Prosedur ini digunakan dengan alasan bahwa hasil belajar kedua pendekatan pembelajaran dapat diobservasi dan dianalisis berdasarkan kemampuan yang dianggap melekat sesudah memperoleh perlakuan. Hal ini selaras dengan permasalahan penulis yang ingin mengetahui hubungan sebab akibat dari pengaruh pendekatan pembelajaran taktis dan teknis terhadap hasil belajar keterampilan sepakbola. Variabel-variabel dalam penelitian ini terdiri atas dua variabel bebas, yaitu pendekatan pembelajaran taktis dan pendekatan pembelajaran teknis (variabel bebas aktif). Adapun variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar keterampilan sepakbola.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

S KOR 1002105 Chapter5

S KOR 1002105 Chapter5

Dalam penelitian ini menunjukan bahwa tes keterampilan sepakbola AFC skill test untuk butir tes keterampilan dribbling & shooting, dribbling & long passing, dan short passing adalah valid dan reliable untuk menggambarkan populasi sebagai alat ukur untuk mengukur atau melaksanakan tes keterampilan sepakbola di tingkat usia remaja. Sedangkan untuk butir tes keterampilan juggling & passing adalah hanya berlaku valid dan reliabel untuk menggambarkan sampel, Hal ini didasari berdasarkan hasil pengolahan data hasil tes dan pengukuran, menunjukan bahwa data berdistribusi tidak normal.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS TES KETERAMPILAN TEKNIK SEPAKBOLA USIA REMAJA.

UJI VALIDITAS DAN REALIBILITAS TES KETERAMPILAN TEKNIK SEPAKBOLA USIA REMAJA.

Tes merupakan suatu alat yang digunakan dalam memperoleh data dari suatu obyek yang akan diukur, sedangkan pengukuran merupakan suatu proses untuk memperoleh data. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai validitas dan reabilitas suatu alat ukur yang digunakan untuk tes keterampilan sepakbola usia remaja. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa anggota ekstrakulikuler sepakbola SMAN 3 Cimahi. Sedangkan sampelnya adalah seluruh siswa anggota ekstrakulikuler sepakbola SMAN 3 Cimahi yang mengikuti persiapan kejuaraan LPI dengan jumlah 30 orang. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 pertemuan, yaitu tes pertama dan tes kedua (tes-retest). Hasil pengolahan dan analisis data diperoleh nilai vaiditas butir tes juggling & passing 0.95, dribbling & shooting 0.79, dribbling & long passing 0.72, dan short passing 0.77. Sedangkan nilai reabilitasnya, juggling & passing 0.66, dribbling & shooting 0.54, dribbling & long passing 0.72, dan short passing 0.62. Nilai validitas dan reabilitas tes cukup tinggi. Maka penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa alat ukur tes keterampilan teknik sepakbola AFC skill test dapat digunakan untuk mengukur kemampuan keterampilan teknik sepakbola di usia remaja.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 PLAYEN.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 PLAYEN.

keterampilan sepakbola usia 10-12 tahun: dribbling, passing bawah, lemparan ke dalam, berlari dengan bola, heading dengan bola, tendangan ke gawang dengan bola. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitiannya: tidak ada siswa yang masuk kategori baik sekali atau sebesar 0 %, kategori baik sebanyak 14 siswa atau sebesar 45,161 %, kategori sedang sebanyak 15 siswa atau sebesar 48,387 %, kategori kurang sebanyak 2 siswa atau sebesar 6,452 %, dan tidak terdapat siswa putra kelas VI yang masuk ke dalam kategori sangat kurang. 2. Hasil penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukkan oleh Yulian Pra yitno (2012) yang berjudul “ Tingkat Keterampilan Dasar Bermain Sepakbola Siswa Putra Kelas VII SLTP N 5 Kalikajar Wanasaba Tahun Ajaran 2011/2012”. Penelitian tersebut
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAKBOLA

Metode latihan merupakan prosedur dan cara pemilihan jenis latihan dan penataannya menurut kadar kesulitan kompleksitas dan berat badan. Dalam keterampilan bermain sepak bola, maka metode massed practice dan distributed practice sebagai metode latihannya. Program metode massed practice menggunakan latihan yang pelaksanaannya tanpa diselingi istirahat diantara waktu latihan sampai batas waktu yang ditentukan. Sedangkan program metode distributed practice menggunakan latihan yang diselingi istirahat diantara waktu latihan. Dengan kondisi tersebut tentunya koordinasi mata-kaki akan meningkat. Keuntungan dan kelebihan dari metode massed practice adalah pemain mempunyai kesempatan melakukan pengulangan gerakan sebanyak-banyaknya, penguasaan terhadap pola gerakan keterampilan sepakbola akan menjadi lebih cepat tercapai, dan peningkatan keterampilan sekaligus meningkatkan daya tahan fisik dan meningkatkan kepekaan (feeling) terhadap bola.
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

S KOR 1006478 Abstract

S KOR 1006478 Abstract

Penelitian ini menguraikan perihal tentang pengamatan tingkat validitas dan reliabilitas tes keterampilan sepakbola Bobby Charlton terhadap anak usia dini. Keterampilan teknik dalam sepakbola merupakan hal yang penting untuk dapat dikuasai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkapkan berapa besar tingkat validitas dan reliabilitas tes keterampilan sepakbola Bobby Charlton yang terdiri dari tes keterampilan teknik dribbling slalom test sebagai alat ukur tingkat keterampilan menggiring bola, lofted pass test sebagai alat ukur tingkat keterampilan menendang bola jauh, passing test sebagai alat ukur keterampilan mengumpan bola, shooting test sebagai alat ukur keterampilan menendang bola ke gawang, juggling/control test sebagai alat ukur tingkat keterampilan menguasai bola.Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SSB PSBUM UPI Bandung dengan menggunakan teknik pengambilan purposive sampling dari siswa SSB PSBUM UPI kelompok usia dini 11-12 tahun yaitu sebanyak 20 orang. Dari hasil pengolahan data penelitian, maka diperoleh bahwa hasil tes keterampilan sepakbola Bobby Charlton skill test memiliki tingkat validitassebesar = 0,90 termasuk dalam kriteria tinggi dan hasilnya adalah signifikan, dan reliabilitas tes ini sebesar = 0,76 termasuk dalam kriteria sedang dan hasilnya adalah signifikan. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa tes keterampilan sepakbolaBobby Charlton dapat dijadikan acuan sebagai alat ukur tes keterampilan teknik untuk pembinaan sepakbola kelompok usia dini karena memiliki nilai validitas dan reliabilitas dengan skala norma suatu standar yang dapat digunakan untuk memberi makna hasil tes dalam membantu para pelatih untuk dapat mengevaluasi proses latihan melalui data hasil tes.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 4 SENTOLO.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 4 SENTOLO.

Keterampilan dasar sepakbola sangat diperlukan dalam bermain sepakbola, untuk menguasai keterampilan yang baik maka harus menguasai unsur-unsur yang terkandung dalam sepakbola tersebut. Adapun unsur-unsur yang harus dikuasai antara lain: gerakan-gerakan tanpa bola (lari dan merubah arah, melompat, gerak tipu tanpa bola atau badan), gerakan dengan bola (menendang bola, menerima bola, menyundul bola, menggiring bola, geraktipu dengan bola, merebut bola, melempar bola, teknik penjaga gawang atau bertahan dan menyerang). Untuk dapat meningkatkan keterampilan sepakbola banyak faktor yang mempengaruhi tingkat keterampilan dasar sepakbola seperti sarana dan prasarana, pelatih yang berkualitas, pemain berbakat dan kompetisi yang teratur serta harus didukung oleh ilmu dan teknologi yang memadai.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

Talent scounting usia dini pemain sepakbola

Talent scounting usia dini pemain sepakbola

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh terdapat beberapa hal yang perlu dikaji. Data yang diperoleh menunjukan bahwa talent scouting siswa SSB Selabora FIK UNY usia 9-12 tahun mempunyai kemampuan sangat tinggi 5% (lima persen), tinggi 32,5% (tiga puluh dua koma lima persen), sedang 30% (tiga puluh persen), rendah 27,5% (dua puluh tujuh koma lima persen), sangat rendah 5% (lima persen). Keadaan tersebut perlu segera diperbaiki yakni dengan menambah intensitas, volume dan durasi latihan anak sehingga kemampuan keterampilan sepakbola yang lebih baik. Unsur-unsur seperti kelincahan, koordinasi, kecepatan, kekuatan, kelincahan dan keterampilan menggunakan bola mendapatkan tempat tersendiri untuk meningkatkan keterampilan bermain sepakbola.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Pembelajaran Soccer Like Games terhadap Keterampilan Dasar Sepakbola Siswa.

Pengaruh Pembelajaran Soccer Like Games terhadap Keterampilan Dasar Sepakbola Siswa.

Dalam penelitian faktor yang dicobakan dan merupakan variabel bebas adalah pembelajaran soccer like games untuk diketahui pengaruhnya terhadap peningkatan keterampilan dasar sepakbola yang bertindak sebagai variabel terikat. Penelitian ini dilakukan agar dapat memperoleh gamabaran yang jelas sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

20 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI TERHADAP KETERAMPILAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA SISWA SMP NEGERI PEMATANG SIANTAR.

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN TINGKAT KESEGARAN JASMANI TERHADAP KETERAMPILAN PASSING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA SISWA SMP NEGERI PEMATANG SIANTAR.

Penulis sangat bersyukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia- Nya tesis yang berjudul “ Pengaruh Metode Pembelajaran dan Tingkat Kesegaran Jasmani Terhadap Keterampilan Passing Dalam Permainan Sepakbola Siswa SMP Negeri Pematangsiantar ” ini telah selesai disusun yang merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Magister Pendidikan pada Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Medan.

37 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI SE KECAMATAN SAMPANG, KABUPATEN CILACAP.

TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAKBOLA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI SE KECAMATAN SAMPANG, KABUPATEN CILACAP.

Siswa merupakan subjek balajar, sehingga pencapaian tingkat keterampilan bermain sepak bola sangat tergantung pada faktor ini. Motivasi siswa sangat penting untuk menentukan hasil tingkat keterampilan bermain sepak bola pemahaman dan keaktifan siswa sangatlah berpengaruh. Meskipun siswa yang mempunyai kemampuan dan bakat kurang, asalkan motivasinya tinggi pasti akan rajin berlatih dan keterampilannya pasti akan lebih baik lagi. Dapat dilihat bahwa peserta ekstrakurikuler di SMP Negeri se Kecamatan Sampang mempunyai motivasi yang baik dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan demikian haru menjadi pendorong untuk meningkatkan keterampilan bermain sepak bola. Motivasi yang tinggi terlihat dari saat keggiatan ekstrakurikuler sepak bola hampir semua siswa hadir mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 SELOMERTO KECAMATAN SELOMERTO KABUPATEN WONOSOBO.

TINGKAT KETERAMPILAN DASAR SEPAKBOLA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMP NEGERI 1 SELOMERTO KECAMATAN SELOMERTO KABUPATEN WONOSOBO.

Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah yang telah disebutkan di atas serta terbatasnya waktu dan keterbatasan-keterbatasan yang lain, maka peneliti hanya akan mengkaji dan mengetahui, “Tingkat Keterampilan Dasar Sepakbola Siswa Peserta Ekstrakurikuler Sepakbola di SMP Negeri 1 Selomerto”. Keterampilan dasar bermain sepakbola yang diukur meliputi keterampilan menyepak dan menahan bola, memainkan bola dengan kepala, menggiring bola dan menembak bola.

106 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KETERAMPILAN SOSIAL ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA BULUTANGKIS DAN SEPAKBOLA.

PERBEDAAN KETERAMPILAN SOSIAL ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA BULUTANGKIS DAN SEPAKBOLA.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik perbedaan keterampilan sosial antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler olahraga bulutangkis dan sepakbola di SDN Sukamanah Indramayu. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode deskriptif ex- postfacto. Proses penelitian yang dikembangkan pada penelitian ini merupakan pengembangan penelitian kuantitatif.Populasi dalam penelitan ini yaitu siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga bulutangkis dan sepakbola sebanyak 20 orang. Sampel diperoleh melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian ini adalah koesioner mengenai keterampilan sosial siswa. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan teknik persentase analitik teknik survey terhadap 40 orang siswa terdiri atas 20 orang siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bulutangkis dan 20 orang siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola. Instrumen penelitian menggunakan angket keterampilan sosial dan dianalisis menggunakan uji t perbedaan dua rata-rata. Dari daftar distribusi t taraf nyata 0.05 dengan derajat kebebasan (dk) = 38 didapat t hitung (2.104) berada diantara t table (2.021) maka hipotesisnya (H 1 ) diterima. Kesimpulanya adalah
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SD DAN SISWA SSB DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN SEPAKBOLA.

PERBANDINGAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SD DAN SISWA SSB DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN SEPAKBOLA.

ABSTRAK : Tujuan penelitian ini secara umum adalah untuk mengetahui perbandingan keterampilan sosial antara siswa SD dan siswa SSB dalam pembelajaran bermain sepakbola. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan terhadap siswa kelas V SDN Cileles dan siswa dari SSB PPM Jatinangor. Desain penelitian melalui cara one shoot design. Alat ukur yang digunakan adalah angket tentang kecerdasan emosi. Analisis data menggunakan, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji porsentase.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

S JKR 0901675 Chapter5

S JKR 0901675 Chapter5

Untuk peneliti selanjutnya agar dapat memunculkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi penampilan bermain sepakbola dan dapat mengembangkan penelitian ini untuk penampilan bermain sepakbola yang tidak sama sehingga muncul faktor lain yang dapat mempengaruhi pembelajaran permainan sepakbola.

2 Baca lebih lajut

S JKR 0901675 Table of content

S JKR 0901675 Table of content

iv Cefi Muhamad Taufik, 2014 Perbandingan Keterampilan Sosial Siswa SD Dan Siswa SSB Dalam Pembelajaran Keterampilan Bermain Sepakbola Universitas Pendidikan Indonesia | repository.[r]

4 Baca lebih lajut

FAKTOR ANTHROPOMETRI DAN BIOMOTOR DOMINAN PENENTU KETERAMPILAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA USIA DINI ( Analisis Faktor Dominan Penentu Keterampilan Teknik Dasar Sepakbola Siswa Usia Dini 10-12 Tahun Pendidikan Sepakbola Bonansa Universitas Sebelas Maret Suraka

FAKTOR ANTHROPOMETRI DAN BIOMOTOR DOMINAN PENENTU KETERAMPILAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA USIA DINI ( Analisis Faktor Dominan Penentu Keterampilan Teknik Dasar Sepakbola Siswa Usia Dini 10-12 Tahun Pendidikan Sepakbola Bonansa Universitas Sebelas Maret Suraka

commit to user ¨ª··· ÜßÚÌßÎ ÔßÓÐ×ÎßÒ Ø¿´¿³¿² Ô¿³°·®¿² ïò Ü¿¬¿ ß²¬¸®±°±³»¬®· òòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòòïêï Ô¿³°·®¿² îò Ü¿¬¿ Þ·±³±¬[r]

18 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects