Ketercapaian Standar Uji Kompetensi

Top PDF Ketercapaian Standar Uji Kompetensi:

STUDI TENTANG KETERCAPAIAN STANDAR UJI KOMPETENSI SISWA DALAM MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN KELISTRIKAN DI SMK NEGERI I KATAPANG - repository UPI S TM 1307351 Title

STUDI TENTANG KETERCAPAIAN STANDAR UJI KOMPETENSI SISWA DALAM MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN KELISTRIKAN DI SMK NEGERI I KATAPANG - repository UPI S TM 1307351 Title

STUDI TENTANG KETERCAPAIAN STANDAR UJI KOMPETENSI SISWA DALAM MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN KELISTRIKAN DI SMK NEGERI I KATAPANG Oleh Asep Rohdat Saepulloh Sebuah skripsi yang diajuk[r]

4 Baca lebih lajut

S TM 1307351 Table of content

S TM 1307351 Table of content

Asep Rohdat Saepulloh, 2016 STUDI TENTANG KETERCAPAIAN STANDAR UJI KOMPETENSI SISWA DALAM MATA PELAJARAN PEMELIHARAAN KELISTRIKAN DI SMK NEGRI 1 KATAPANG Universitas Pendidikan Indo[r]

2 Baca lebih lajut

S TM 1307351 Abstract

S TM 1307351 Abstract

Uji kompetensi nasional merupakan salah satu tes yang wajib dilaksanakan oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai upaya menyetarakan standar lulusan SMK yang siap memenuhi kebutuhan industri. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran ketercapaian standar uji kompetensi nasional, dalam mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan kompetensi dasar sistem penerangan. Penilaiannya ditinjau dari enam komponen atau aspek, yaitu: pengetahuan, persiapan kerja, proses, hasil kerja, sikap kerja dan waktu kerja. Metode yang digunakan adalah metode One- shoot Case Study dengan sampel penelitian 36 siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Katapang. Data yang diperoleh dari hasil observasi uji kompetensi, dengan lembar observasi yang bersumber dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan telah di uji kesahihannya oleh guru pengampu mata pelajaran pemeliharaan kelistrikan melalui pertimbangan ahli (judgment expert). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 27 dari 36 sampel telah memenuhi standar uji kompetensi nasional mata pelajaran pemeliharan kelistrikan kompetensi dasar sistem penerangan, yang ditinjau dari komponen penilaian pengetahuan, komponen penilaian persiapan, komponen penilaian proses, komponen penilaian hasil, komponen penilaian waktu dan komponen penilaian sikap.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S TM 1307351 Chapter5

S TM 1307351 Chapter5

Berdasarkan data hasil peneilitian yang telah dilaksanakan, maka simpulan dalam penelitian adalah tercapainya standar uji kompetensi dalam mata pelajaran pemeliharaan pemeliharaan kelistrikan, dengan tingkat ketercapaian aspek pengetahuan sebesar 81,25% dengan rata-rata skor 3,25 dari skor maksimum 4, aspek keterampilan yang terdiri dari komponen persiapan sebesar 97,68% dengan rata-rata skor 11,72 dari skor maksimum 12, proses sebesar 65,16% dengan rata- rata skor 15,63 dari skor maksimum 24, hasil 72,91% dengan rata-rata skor 2,91 dari skor maksimum 4 dan waktu sebesar 84,72% dengan rata-rata skor 3,38 dari skor maksimum 4, sedangkan untuk ketercapaian aspek sikap kerja sebesar 89,78% dengan rata-rata skor 25,13 dari skor maksimum 28. Keberagaman nilai siswa yang ditinjau dari ketiga aspek tersebut menunjukan bahwa perlu adanya peningkatan kemampuan siswa terutama pada aspek keterampilan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PANDUAN SOSIALISASIPELAKSANAAN UJIAN NASIONAL UJI KOMPETENSI KEAHLIAN SMK Hotel Grand Tropic - Jakarta 28 - 30 Nopember 2011 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional KATA PENGAN

PANDUAN SOSIALISASIPELAKSANAAN UJIAN NASIONAL UJI KOMPETENSI KEAHLIAN SMK Hotel Grand Tropic - Jakarta 28 - 30 Nopember 2011 Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Nasional KATA PENGAN

Ujian Nasional bagi peserta didik SMK merupakan bagian dari proses penilaian untuk mengukur ketercapaian tujuan institusional pendidikan. Pelaksanaan Ujian Nasional dimaksud merupakan penjabaran dari amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Ujian Nasional itu sendiri bukan merupakan tujuan akhir dari pendidikan, akan tetapi merupakan tujuan dari dihasilkannya tamatan yang kompeten sesuai kebutuahn dunia kerja. Hasil ujian Kompetensi Keahlian dari peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan, sedangkan bagi stakeholder akan dijadikan sebagai informasi atas kompetensi yang dimiliki si calon tenaga kerja, untuk itu diperlukan perangkat dan mekanisme untuk memperkuat pengakuan dari pihak stakeholder
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

T IPS 1402348 Table of Content

T IPS 1402348 Table of Content

94 Tabel 3.10 Hasil Uji Validitas Angket Persepsi Ketercapaian Kompetensi Sosial Y2 ..... Tabel 3.12 Hasil Uji Validitas Angket Persepsi Ketercapaian Kompetensi Keterampilan Y4 ...[r]

10 Baca lebih lajut

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang fenomena alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajaran menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar peserta didik menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPA diarahkan untuk mencari tahu dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETERCAPAIAN KOMPETENSI SISWA ipi129652

KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETERCAPAIAN KOMPETENSI SISWA ipi129652

Kompetensi guru memiliki pengaruh yang penting dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran, terutama adalah kompetensi profesional. Selain sebagai pengajar, guru juga merupakan pendidik, pembimbing, pelatih, penasihat, dan juga evaluator. Dengan memiliki seperangkat kemampuan tersebut, maka guru dapat menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran mampu tercapai dan penilaian hasil belajar peserta didik pada aspek kognitif dan aspek afektif dapat terlaksana dengan baik.

11 Baca lebih lajut

PERMENLHK NO.P.37 TAHUN 2016 STANDAR DAN UJI KOMPETENSI PENYULUH KEHUTANAN

PERMENLHK NO.P.37 TAHUN 2016 STANDAR DAN UJI KOMPETENSI PENYULUH KEHUTANAN

Elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja merupakan prosedur kerja dalam melaksanakan unit kompetensi tertentu. Elemen kompetensi dianalogikan sebagai langkah kerja sedangkan kriteria unjuk kerja dianalogikan sebagai instruksi kerja. Elemen kompetensi disusun menggunakan kalimat aktif, sedangkan Kriteria unjuk kerja disusun dengan menggunakan kalimat pasif. Elemen kompetensi dan kriteria unjuk kerja merupakan dasar bagi asesor kompetensi untuk melakukan penyusunan materi uji kompetensi.

56 Baca lebih lajut

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

Menginstalasi perangkat interface OMC Operation Maintenance Centre dari jaringan SDH Synchronous Digital Hierarchy; 12.. Melaksanakan operasi perangkat interface Operation-Maintenance-C[r]

5 Baca lebih lajut

Kompetensi Standar Kompetensi Guru

Kompetensi Standar Kompetensi Guru

Kompetensi Inti Kompetensi Guru Mapel Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Mendeskripsikan konsep produksi minyak bumi yang berwawasan lingkungan Kualitas perairan dan sumber daya hat[r]

7 Baca lebih lajut

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR DAN

STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR DAN

Kesehatan fisik Menunjukkan kesesuaian antara kesehatan dan perkembangan spidol dan krayon untuk mencoret-coret bebas Membuat garis mencoret-coret Meronce dengan manik-manik yang b[r]

13 Baca lebih lajut

Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulus

Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulus

c. Selain penentuan KKM, setiap guru juga bertanggung jawab dalam pengaturan beban belajar, khususnya pengaturan beban belajar untuk kegiatan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. Mengapa?. Perlu diingat bahwa penugasan terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaian penugasan tersrtuktur ditentukan oleh pendidik. Kegiatan mandiri tidak tersruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. Alokasi waktu untuk penugasan terstuktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dalam sistem paket untuk SMP/MTs/SMPLB adalah (0-50%) atau maksimum 50% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Pemanfaatan alokasi waktu tersebut mempertimbangkan potensi dan kebutuhan peserta didik dalam mencapai kompetensi (lihat kembali Bab II Kegiatan Belajar-3). Bila sekolah memanfaatkan waktu untuk penugasan terstuktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur maka jelas bahwa setiap guru bertanggung jawab dalam merancang kegiatan untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dari segi substansi maupun waktu untuk meyelesaikan kegiatan. Dalam hal ini guru dan sekolah harus merumuskan bersama bentuk kegiatan penugasan terstuktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur dan menentukan alokasi waktunya agar tak melebihi 50% dari waktu tatap muka. 2. Tanggung Jawab Guru dalam Musyawarah Sekolah
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Mempraktikkan ketrampilan dasar ritmik diorientasikan dengan arah dan ruang dengan menggunakan atau tanpa musik, memiliki pengetahuan dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 6.1 Me[r]

12 Baca lebih lajut

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dari materi Persamaan dan Pertidaksamaan linear dan kuadrat yang disusun di dalam modul ini adalah adanya pemahaman tentang masalah yang berkaitan dengan Persamaan dan Pertidaksamaan linear dan kuadrat dan adanya kemampuan untuk membuat model matematika serta dapat menyelesaikannya dalam Persamaan dan Pertidaksamaan linear dan kuadrat.

35 Baca lebih lajut

Standar isi dan standar kompetensi

Standar isi dan standar kompetensi

KEPENDIDIKAN STANDAR PENILAIAN... STANDAR SARPRAS STANDAR.[r]

2 Baca lebih lajut

Standar STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENS

Standar STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENS

Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk                     mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi                   untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu                   memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian. 

32 Baca lebih lajut

standar  isi dan standar kompetensi (2)

standar isi dan standar kompetensi (2)

Buku Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek ini merupakan suatu pedoman praktik Apoteker di Apotek untuk meningkatkan mutu pelayanan.Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan buku ini, oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan. Akhir kata kami menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam penyusunan buku standar ini.

23 Baca lebih lajut

Standar Kompetensi & Kompetensi Dasar PAI.docx

Standar Kompetensi & Kompetensi Dasar PAI.docx

Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia, serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, harmonis dan produktif, baik personal maupun sosial. Tuntutan visi ini mendorong dikembangkannya standar kompetesi sesuai dengan jenjang persekolahan yang secara nasional ditandai dengan ciri-ciri:

5 Baca lebih lajut

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar 001

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar 001

Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan dan/atau penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada Salingtemas 3.3 Menjelaskan keterkaitan antara[r]

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...