Khulafaur Rasyidin

Top PDF Khulafaur Rasyidin:

ANALISIS SIKAP TOLERANSI SANTRI MADRASAH ALIYAH PADA PONDOK PESANTREN KHULAFAUR RASYIDIN KABUPATEN KUBU RAYA

ANALISIS SIKAP TOLERANSI SANTRI MADRASAH ALIYAH PADA PONDOK PESANTREN KHULAFAUR RASYIDIN KABUPATEN KUBU RAYA

Selanjutnya pertanyaan apakah anda ikut dalam tolong menolong teman atau santri yang lain saatberada di pondok pesantren khulafaur rasyidin, Jika ia tolong menolong seperti apa sajakah yang anda berikan, informan yang bernama Muhammad Abdurrahman Aziz menyatakan bahwa “ ia saya ikut menolong teman saya, seperti mengerok badan teman saya ketika dia sakit, mengambilkan makanannya ketika dia sakit ”. Selanjutnya Muhammad Rifki Anshori menyatakan bahwa “ya ikut menolong, seperti saat mau main futsal ada teman yang tidak punya uang saya meminjamkannya uang, saat kawan sakit mengambilkan makanannya ”. Selanjutnya Rain Ardani menyatakan bahwa “ ia pernah, seperti meminjamkan uang dengan Rifqi, kawan sakit mengambilkan makanannya ”. Selanjutnya Khairul Wahyu menyatakan bahwa “iya ada, biasa kawan memberikan pinjaman uang kepada saya juga”. Selanjutnya Muhammad Eka Febrianto menyatakan bahwa “ iya ikut dalam tolong menolong, seperti meminjamkan uang kepada kawan ”. Selanjutnya Reza Al -Maahi menyatakan bahwa “ia pernah, seperti saat teman sakit saya membelikan obat, mengambilkan makanannya, membantu teman saat tidak ada uang, dan memotivasinya ketika ada masalah dalam belajar”. Selanjutnya pertanyaan mengapa anda ikut dalam tolong menolong kepada teman atau santri yang lain? apa alasannya, informan yang bernama Muhammad Abdurrahman Aziz menyatakan bahwa “ kasihan melihatnya, karena sesama kawan harus saling tolong menolong ”. Selanjutnya Muhammad Rifki Anshori menyatakan bahwa “ merasa kasihan dengan mereka, karena kami semua jauh dari orang tua dan jarang juga dijenguk ”. Selanjutnya Rain Ardani menyatakan bahwa “supaya ketika ada masalah yang menimpa saya teman saya juga dapat membantu saya karena saya juga memerlukan bantuan teman yang lain ”. Selanjutnya Khairul Wahyu menyatakan bahwa “ kemauan saya sendiri untuk membantu teman saya, saat membantu teman saya merasa senang bisa membantunya”. Selanjutnya Muhammad Eka Febrianto menyatakan bahwa “ kasihan dengan kawan saya, karena saya ada uang lebih dan teman saya baik pada saya ”. Selanjutny a Reza Al-Maahi menyatakan bahwa “ karena sebagai teman atau kawannya saya merasa kasihan dan peduli dengannya”.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TENTANG BERPIKIR POSITIF SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH KHULAFAUR RASYIDIN SUNGAI RAYA ARTIKEL PENELITIAN

LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TENTANG BERPIKIR POSITIF SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH KHULAFAUR RASYIDIN SUNGAI RAYA ARTIKEL PENELITIAN

layanan bimbingan kelompok tentang Berpikir Positif Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Khulafaur Rasyidin Sungai Rayamencapai hasil 86,90 % dengan kategori baik. Artinya telah dilaksanakan tahap pembentukan sesuai dengan tahapan dalam layanan bimbingan kelompok yang meliputi tahap pengenalan, tahap perlibatan diri atau tahap memasukkan diri ke dalam kehidupan suatu kelompok,pemahaman kegiatan layanan bimbingan kelompok, dan pemimpin kelompok menyampaikan pengertian, tujuan, asas-asas layanan kegiatan bimbingan kelompok, mengajak anggota kelompok memperkenalkan diri, bermain game dan menjelaskan kegiatan yang akan ditempuh pada tahap selanjutnya.3) Pada tahap peralihan layanan bimbingan kelompok tentang Berpikir Positif Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Khulafaur Rasyidin Sungai Raya mencapai hasil 87,22% dengan kategori “Baik”. Artinya telah dilaksanakan tahap peralihan sesuai dengan tahapan dalam layanan bimbingan kelompok yaitu menjelaskan peranan anggota kelompok yaitu kelompok tugas terhadap anggota kelompok, serta kesiapan para anggota menjalani kegiatan pada tahap selanjutnya. 4) Pada tahap kegiatan layanan bimbingan kelompok tentang Berpikir Positif Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Khulafaur Rasyidin Sungai Raya mencapai hasil 87,25% dengan kategori “Baik”. Artinya telah dilaksanakan tahap kegiatan sesuai dengan tahapan dalam layanan bimbingan kelompok yang merupakan inti kegiatan kelompok maka aspek-aspek ditentukan bersama oleh anggota kelompok, membahas topik secara mendalam, saling bertukar pendapat dan melakukan kegiatan selingan. 5) Tahap pengakhiran layanan bimbingan kelompok tentang Berpikir Positif Siswa Kelas XI Madrasah Aliyah Khulafaur Rasyidin Sungai Raya mencapai hasil 86,99% dengan kategori “Baik”. Artinya telah dilaksanakan tahap pengakhiran sesuai dengan tahapan dalam layanan bimbingan kelompok yang merupakan yaitu pemimpin kelompok menyatakan bahwa kegiatan akan segera diakhiri, pemimpin kelompok dan anggota
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

LAYANANAN INFORMASI TENTANG KEDISIPLINAN MASUK SEKOLAH KELAS VIII MTS KHULAFAUR RASYIDIN

LAYANANAN INFORMASI TENTANG KEDISIPLINAN MASUK SEKOLAH KELAS VIII MTS KHULAFAUR RASYIDIN

Kedisiplinan masuk sekolah pada siswa kelas VIII MTs Khulafaur Rasyidin adalah kepatuhan dan ketaatan untuk datang tepat waktu atau tiba di sekolah sebelum bel sekolah berbunyi sesuai dengan peraturan yang telah ada di sekolah dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari siapun. Oleh karena itu, sikap disiplin masuk sekolah harus selalu di taati oleh seluruh siswa agar proses pembelajaran berjalan dengan baik. Apabila melanggar dari aturan yang sudah diitetapkan maka akan mendapatkan hukuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk memunculkan sebuah kesadaran diri sehingga individu bisa membuat batasan- batasan tersendiri yang baik dan mana yang tidak baik dilakukan sekaligus untuk mendidik mental dan perilaku, untuk mematuhi peraturan yang berlaku di sekitarnya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA MENGGUNAKAN TEKNIK PEMODELAN DI MA KHULAFAUR RASYIDIN KUBU RAYA

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA MENGGUNAKAN TEKNIK PEMODELAN DI MA KHULAFAUR RASYIDIN KUBU RAYA

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peningkatan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI IPA MA Khulafaur Rasyidin Kubu Raya menggunakan teknik pemodelan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus. Hasil dan pembahasan menunjukan bahwa teknik pemodelan dapat meningkatkan keterampilan menulis naskah drama siswa kelas XI IPA MA Khulafaur Rasyidin Kubu Raya. Siklus pertama nilai rata-rata siswa 73,7 dari kriteria ketuntasan minimal 75. Selanjutnya, dilaksanakan tindakan siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79. Maka dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan teknik pemodelan telah berhasil meningkatkan keterampilan menulis naskah drama pada siswa kelas XI IPA MA Khulafaur Rasyidin Kubu Raya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH SUMBER BELAJAR DI LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA MA KHULAFAUR RASYIDIN

PENGARUH SUMBER BELAJAR DI LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA MA KHULAFAUR RASYIDIN

Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan terhadap siswa di kelas XI MA Khulafaur Rasyidin Sungai Raya, dapat ditarik kesimpulan yang sesuai dengan rumusan masalah maupun tujuan penelitian sebagai berikut: Pemanfaatan sumber belajar Ekonomi oleh siswa betul-betul menguasai bahan pelajaran yang dipelajari, jadi peran pemanfaatan sumber belajar sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar. Siswa yang memanfaatkan sumber belajar akan mempengaruhi prestasi belajar yang meningkat, sebaliknya siswa yang tidak memanfaatkan seumber belajar maka prestasi belajarnya akan menurun. Bahwa Hipotesis Nol (H0) ditolak, Hipotesis Alternative (Ha) diterima. Berdasarkan hal tersebut maka terdapa terdapat pengaruh antara sumber belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran Ekonomi siswa kelas XI MA khulafaur Rasyidin Sungai Raya sebesar 29,7% dengan nilai regresi sebesar 0,545. Hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung > t tabel (3,443 > 1,980).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

10. Keterlibatan Perempuan dalam Bidang Politik pada Masa Nabi SAW dan Masa Khulafaur Rasyidin  Suatu Kajian Hi

10. Keterlibatan Perempuan dalam Bidang Politik pada Masa Nabi SAW dan Masa Khulafaur Rasyidin Suatu Kajian Hi

Kaum perempuan juga aktif memainkan peran-peran politis yang lain pada masa Khulafaur Rasyidin. Ummahat al-Mu’minin menjadi motor penggerak kaum perempuan pada waktu itu untuk aktif dalam peran-peran politik tersebut. Yang paling banyak terlibat dalam aktivitas politik pada masa ini dan paling banyak disebut-sebut dalam literatur sejarah adalah Aisyah r.a. Dialah yang banyak berperan dalam melakukan rekonsiliasi umat Islam pada saat terjadinya masa kekacauan, baik pada masa Usman bin Affan maupun pada masa Ali bin Abi Thalib. Problem besar yang dihadapi pada masa Khulafaur Rasyidin adalah bahwa yang saling bertikai pada saat kekacauan adalah sesama Muslim dan juga ulah kaum munafik, seperti yang dimotori Abdullah bin Saba’. Dialah yang menyebarkan provokasi di tengah-tengah umat Islam, sehingga umat Islam termakan dan mengalami masa kekacauan yang cukup panjang.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN DIKSI DALAM MENULIS KARANGAN NARASI EKSPOSITORIS OLEH SISWA KELAS X MA KHULAFAUR RASYIDIN

PENGGUNAAN DIKSI DALAM MENULIS KARANGAN NARASI EKSPOSITORIS OLEH SISWA KELAS X MA KHULAFAUR RASYIDIN

MA Khulafaur Rasyidin memiliki 3 kelas untuk kelas X, yaitu kelas XA, XB, dan XC. XA, merupakan kelas putra sedangkan XB dan XC merupakan kelas putri. Alasan peneliti lebih memilih kelas XC adalah menurut beberapa guru di sana menyatakan bahwa mereka lebih senang masuk di kelas XB, alasannya karena siswa kelas XB memiliki daya tangkap dan kecerdasan yang baik dibandingkan dengan kelas XC. Saat menempuh mata kuliah Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) selama kurang lebih 4 bulan di MA Khulafaur Rasyidin khususnya kelas XC, terlihat bahwa kelas XC kurang bersemangat untuk belajar. Mereka lebih senang menceritakan suka duka mereka saat berada di pondok pesantren dibandingkan belajar. Saat peneliti sedang mengajar, peneliti harus mengajar sambil bercerita dan kadangkala peneliti memberikan sebuah permainan yang berkaitan dengan pembelajaran sehari sebelum mereka ulangan harian. Jika peneliti hanya memberikan materi tanpa memberi waktu luang untuk bercanda dan bercerita, beberapa di antara mereka biasanya akan mengantuk, melamun, dan menggambar.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

sejarah islam pada masa kulafu rasidin2.

sejarah islam pada masa kulafu rasidin2.

Alhamdulillah puji syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena hanya dengan rahmat, hidayah, kasih sayang dan barokah-Nya, kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Perkembangan Agama Islam pada Masa Khulafaur Rasyidin” ini. Salawat serta salam tidak lupa penulis haturkan kepada junjungan kita, Rasullullah Muhammad SAW sebagai pembawa refolusioner sejati, beserta keluarga, para sahabat dan umatnya sampai hari kiamat, Amin.

Baca lebih lajut

silabi sejarah asia barat

silabi sejarah asia barat

Mata kuliah ini mengkaji sejarah kebudayaan dan peradaban masyarakat wilayah Asia Barat. Bahasannya mencakup sejarah pembentukan dan perkembangan kebudayaan Mesopothamia dan Mesir, kebudayaan Arab pra Islam, perkembangan Islam masa Nabi Muhammad saw, massa Khulafaur Rasyidin, masa dinasti Umayah dan Abbasiyah, serta pemikiran Islam yang berkembang sampai masa Khilafah Abbasiyah, Turki Sejak kedatangan Barat sampai Modernisasi Kemal Atta Turk, Iraq sejak kedatangan Barat sampai saat ini, Lebanon sejak kedatangan Barat sampai saat ini, masalah palestina semenjak di bawah kekuasaan Turki sampai sekarang, Perang Iraq-Iran dan implikasinya, perang Teluk II dan implikasinya bagi Asia Barat.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Makalah Ekonomi Islam pada Masa Khulafau

Makalah Ekonomi Islam pada Masa Khulafau

Masa Khulafaur Rasyidin (Khalifah-Khalifah yang lurus) adalah masa saat pemerintahan Islam dipimpin secara bergantian oleh Abu Bakar Shiddiq, Umar bin Khathab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib selama kurang lebih 30 tahun pasca wafatnya Rasulullah Saw. Pada masa Rasulullah Saw dan Abu Bakar, sistem ekonomi Islam telah berjalan. Sedangkan contoh ilmu ekonomi Islam belum tampak daripadanya. Baru pada masa Umar bin Khathab contoh dari ilmu ekonomi Islam mulai berkembang. Yaitu dibentuknya Baitul Mal (kantor penyimpan kas dan kekayaan negara) dengan Diwan-diwannya pada tahun 20 H. Hal semacam ini belum pernah ada di masa pemimpin Islam sebelumnya. Adapun pada masa Utsman, tidak banyak informasi aktivitas perekonomian yang bisa didapat dari sejarahnya, sebab referensi sejarah lebih banyak fokus menceritakan kisah perpolitikan. Namun demikian kisah perekonomian juga tetap digambarkan walaupun dalam garis globalnya, yaitu berlimpahnya pemasukan negara yang berdampak pada rizki kaum muslim yang turut berlimpah pula. Demikian pula tidak jauh berbeda dengan masa Ali bin Abi Thalib.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

mkl sejarah pemikiran ekonomi islam

mkl sejarah pemikiran ekonomi islam

Perekonomian pada masa khulafaur rasyidin - Setelah diangkat sebagai khalifah keempat oleh segenap kaum muslimin, Ali Bin Abi Thalib langsung mengambil tindakan seperti membuka kembali lahan perkebunan yang telah diberikan kepada orang-orang kesayangan Usman, dan mendistribusikan pendapatan pajak tahunan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan umar bin khattab.

Baca lebih lajut

Show all 74 documents...