Kompas TV Dewata

Top PDF Kompas TV Dewata:

Peran Penulis Naskah Berita dalam Program Berita Kompas Dewata di Kompas TV Dewata COVER WIYUDHA

Peran Penulis Naskah Berita dalam Program Berita Kompas Dewata di Kompas TV Dewata COVER WIYUDHA

Pelaksanaan Kuliah Kerja Media yang di lakukan di Kompas Tv Dewata di Bali sangat memberikan gambaran kepada pebulis betapa pentingnya peran penulis naskah berita dalam menyajikan berita yang baik dengan susunan kata yang mudah dimengerti oleh pemirsanya. Selain itu, penulis juga merangkap sebagai Sekertaris Redaksi yang memiliki mobilitas kesibukan yang tinggi karena berhubungan dengan masuknya berita dan pengkoordinasian proyeksi proyeksi yang akan dilakukan keesokan hari kepada Koordinator Pusat yaitu Kompas TV di Jakarta.

13 Baca lebih lajut

Peran Editor News Dalam Program Berita Kompas Dewata Di PT. Mediantara Televisi Bali (Kompas TV Dewata).

Peran Editor News Dalam Program Berita Kompas Dewata Di PT. Mediantara Televisi Bali (Kompas TV Dewata).

Alhamdullilah puji dan syukur senantiasa terlimpah kehadirat Allah S.W.T, karena dengan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan Laporan Tugas Akhir Kuliah Kerja Media (KKM) ini dengan judul “ Peran Editor News Dalam Program Berita Kompas Dewata di PT. Mediantara Televisi Bali (KOMPAS TV DEWATA) ini dengan sebaik-baiknya.

15 Baca lebih lajut

Proses Editing Video pada Program Berita Pagi dan Petang di Kompas TV Dewata.

Proses Editing Video pada Program Berita Pagi dan Petang di Kompas TV Dewata.

Perkembangan stasiun televisi di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat dan berlomba – lomba untuk menayangkan acara yang menarik. Termasuk stasiun Televisi lokal yang tak mau kalah untuk menayangkan proram acara yang menarik, Kompas TV Dewata adalah salah satu stasiun televisi lokal yang berada dibawah naungan stasiun nasional Kompas TV. Kompas TV Dewata mengunggulkan program beritan nya. Penulis berkesempatan melaksanakan Kuliah Kerja Media di stasiun televisi tersebut pada bagian news. Di sini penulis mendapatkan tugas sebagai editor video pada program berita Kompas Dewata. Pada dasarnya editing adalah proses penggabungan antara naskah dengan elemen audiovisual yang kemudian menghasilkan sebuah tayangan. Peran editor video dalam sebuah produksi program berita sangatlah penting karena menjadikan susunan gambar lebih baik dan layak untuk ditonton atau dinikmati, karena lebih menampilkan shot yang sopan, tidak menampilkan adegan-adegan kekerasan, pornografi, dan unsur lain yang tidak layak untuk ditayangkan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Proses Editing Video Pada Program Berita Pagi Dan Petang Di Kompas Tv Dewata COVER

Proses Editing Video Pada Program Berita Pagi Dan Petang Di Kompas Tv Dewata COVER

Perkembangan stasiun televisi di Indonesia mengalami kemajuan yang pesat dan berlomba – lomba untuk menayangkan acara yang menarik. Termasuk stasiun Televisi lokal yang tak mau kalah untuk menayangkan proram acara yang menarik, Kompas TV Dewata adalah salah satu stasiun televisi lokal yang berada dibawah naungan stasiun nasional Kompas TV. Kompas TV Dewata mengunggulkan program beritan nya. Penulis berkesempatan melaksanakan Kuliah Kerja Media di stasiun televisi tersebut pada bagian news. Di sini penulis mendapatkan tugas sebagai editor video pada program berita Kompas Dewata. Pada dasarnya editing adalah proses penggabungan antara naskah dengan elemen audiovisual yang kemudian menghasilkan sebuah tayangan. Peran editor video dalam sebuah produksi program berita sangatlah penting karena menjadikan susunan gambar lebih baik dan layak untuk ditonton atau dinikmati, karena lebih menampilkan shot yang sopan, tidak menampilkan adegan-adegan kekerasan, pornografi, dan unsur lain yang tidak layak untuk ditayangkan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Konstruksi pandangan Islam dalam media tentang fenomena LGBT Indonesia: analisis framing acara debat Kompas TV dan TV One.

Konstruksi pandangan Islam dalam media tentang fenomena LGBT Indonesia: analisis framing acara debat Kompas TV dan TV One.

EDISI APRIL 2008. Perbedaan dari penelitian ini terletak pada objek penelitian yakni pada media cetak. Sedangkan penelitian ini menggunakan media televisi sebagai objek penelitian. Adapun analisis yang dipakai oleh karya milik Agung Deftiawan menggunakan analisis wacana Teun Van Dijk. Sedangkan yang hendak peneliti pakai adalah analisis Robert Entman. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa ketidaksetujuan media Kompas tentang korupsi. Kompas mengonstruksikan korupsi sebagai musuh bersama bangsa, yang harus mendapatkan perhatian lebih seksama dari pemerintah. Walaupun media ini dikenal sebagai label media non-muslim, sisi keberimbangan dalam menyampaikan juga sangat diperhatikan.
Baca lebih lanjut

90 Baca lebih lajut

Stand Up Comedy Kompas TV Tour di UMM

Stand Up Comedy Kompas TV Tour di UMM

Koordinator komunitas Stand-Up Commedy UMM, Rezky Safawi, mengaku bangga karena ditunjuk sebagai tuan rumah. Di kalangan comic, sebutan komedian stand up, acara di Kompas TV itu sudah sangat ngetop sehingga diyakini akan menjadi pusta perhatian. “Apalagi nanti akan tampil juga comic-comic yang sudah memenangkan kontes di Kompas TV, pasti seru abis,” katanya bersemangat.

1 Baca lebih lajut

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Proses produksi program acara berita “Kompas Jatim Petang” di kompas TV Surabaya - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Proses produksi program acara berita “Kompas Jatim Petang” di kompas TV Surabaya - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Sebut saja Liputan 6 (SCTV), Kompas Petang (Kompas TV), Seputar Indonsia (RCTI), dan masih banyak lagi. Menurut Peter Herford, setiap stasiun televisi dapat menayangkan berbagai program hiburan seperti film, musik, kuis, talk show, dan sebagainya, tetapi program siaran berita yang mengidentifikasikan suatu stasiun televisi kepada pemirsanya. Program berita menjadi suatu identitas khusus atas identitas lokal yang dimiliki suatu stasiun televisi. Dengan demikian stasiun televisi tanpa program berita akan menjadi stasiun televisi tanpa identitas. Program berita menjadi bentuk kewajiban dan tanggung jawab pengelola stasiun televisi masyarakat yang menggunakan gelombang udara publik (Morrisan, 2004: 2).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

T1  Judul Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penggunaan Bahasa Jawa di TV Lokal: Analisis Wacana Kritis Program Acara Kuthane Dhewe dan Campursarinan Kompas TV Jawa Tengah

T1 Judul Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penggunaan Bahasa Jawa di TV Lokal: Analisis Wacana Kritis Program Acara Kuthane Dhewe dan Campursarinan Kompas TV Jawa Tengah

Perkembangan teknologi yang semakin maju pada era globalisasi mempengaruhi perkembangan program acara yang diiproduksi seperti mulai beragamnya tayangan baik informatif hingga hiburan, didukung juga dengan teknologi parabola yang dapat memberikan tayangan nasional dan global. Hal ini juga memilik dampak positif seperti masyarakat menjadi tahu dan mengenal budaya luar dan dampak negatifnya adalah menjauhnya masyarakat Indonesia dari budaya mereka khususnya bahasa lokal atau bahasa ibu. Dampak negatif yang ada ini menjadi salah satu hal yang perlu dikritisi. Penelitian yang berjudul “Penggunaan Bahasa Jawa di TV Lokal (Analisis Wacana Kritis Program Acara Kuthane Dhewe dan Campursarinan Kompas TV Jawa Tengah)” ini menggunakan metode deskriptif. Analisis yang digunakan adalah analisis wacana kritis dengan empat metode menurut Haryatmoko dan analisis wacana kritis Fairclough baik teks, praktik diskursif dan praksis sosial digunakan untuk megetahui alasan pemilihan dasar penggunaan bahasa Jawa dalam produksi program acara Kuthane Dhewe dan Campursarinan di Kompas TV Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat tidak terbiasa menggunakan dan mengapresiasi budaya mereka sehingga ketika masyarakat tidak mengetahui budaya mereka, masyarakat akan mulai menjauh dari budaya lokal tersebut dalam hal ini bahasa Jawa ngoko Semarangan, ini disebut sebagai ketidakberesan sosial. Dengan penggunaan bahasa Jawa ngoko Semarangan di program acara Kuthane Dhewe dan Campursarinan, Kompas TV Jawa Tengah turut melestarikan bahasa lokal yang ada dan juga turut memperkenalkan ke masyarakat bahwa bahasa lokal juga patut untuk dijaga dan diapresiasi keberadaannya.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PROSES KERJA REPORTER BERITA TELEVISI ONLINE DI KOMPAS TV

PROSES KERJA REPORTER BERITA TELEVISI ONLINE DI KOMPAS TV

Reporter selain bertugas di dalam peliputan berita juga berperan besar sebagai penulis naskah berita, ia merupakan orang yang bertanggung jawab terhadap keberhasilan liputan dan tulisan yang diberitakan. Selain bobot materi berita, ada juga peralatan yang mendukung proses peliputan di lapangan, agar laporan berita mencapai keberhasilan. Seorang reporter selain membekali dirinya dengan materi yang diliput, ia juga harus memperhatikan kesiapan dan kelengkapan kondisi peralatan yang dibawanya, di kompas tv peralatan yang dibawa berupa handycam, tripot, baterai serta memori yang nantinya bisa digunakan. Karena reporter kompas tv yang bekerja secara tunggal, artinya mereka bertugas sendiri di lapangan, dengan segala materi yang dimilikinya serta hasil gambar yang direkamnya. Sehingga disini reporter kompas tv ditutnut selain untuk paham materi berita, juga paham penggunaan kamera serta pengambilan gambar yang tepat yang akan mendukung proses pembuatan berita.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

PERAN CAMERA PERSON PADA PROGRAM ACARA “BERKAS KOMPAS” DI KOMPAS TV.

PERAN CAMERA PERSON PADA PROGRAM ACARA “BERKAS KOMPAS” DI KOMPAS TV.

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan sebaik-baiknya yang berjudul “PERAN CAMERA PERSON PADA PROGRAM ACARA BERKAS KOMPAS DI KOMPAS TV”. Laporan tugas akhir ini adalah tugas dan syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya (A.Md) program DIII Komunikasi Terapan (Penyiaran) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini penulis banyak mendapatkan bimbingan dan pengarahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini dari hati yang terdalam Penulis ingin mengucapkan terima kasih sebesar- besarnya kepada :
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Proses Gatekeeping pada Tim Digital Kompas TV

Proses Gatekeeping pada Tim Digital Kompas TV

Proses wawancara dilakukan pada tiga orang bagian dari tim digital Kompas TV. Serta observasi dilakukan pada empat platform digital milik Kompas TV yaitu YouTube, Facebook, Instagram dan Twitter. Proses pemilihan konten pada digital platform Kompas TV masih banyak dipengaruhi oleh redaksi Kompas TV. Hal ini karena dominasi konten memang berasal dari hasil penayangan sejumlah program Kompas TV. Meski begitu tayangan yang berasal dari redaksi diperlakukan terlebih dahulu mengikuti karakteristik digital platform yang ada. Perlakuan seperti memotong beberapa tayangan berdasarkan cerita yang menarik atau berdasarkan durasi. Karena beberapa platform seperti Instragram yang tidak dapat menayangkan video panjang. Atau mempertimbangkan karakteristik penonton yang gemar menyaksikan video pendek
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENERIMAAN MASYARAKAT SURABAYA TERHADAP REPORTASE KRIMINAL (RESKRIM) DI KOMPAS TV SURABAYA (Reception Analysis Masyarakat Kota Surabaya Terhadap Reportase Kriminal (Reskrim) di Kompas Tv Surabaya).

PENERIMAAN MASYARAKAT SURABAYA TERHADAP REPORTASE KRIMINAL (RESKRIM) DI KOMPAS TV SURABAYA (Reception Analysis Masyarakat Kota Surabaya Terhadap Reportase Kriminal (Reskrim) di Kompas Tv Surabaya).

Maraknya aksi kriminalitas membuat acara televisi mengenai berita kriminal semakin banyak di televisi nasional hingga televisi lokal sekalipun. Salah satu televisi lokal yang menayangkan program berita kriminal adalah Kompas Tv Surabaya, dengan nama acaranya "Reportase Kriminal (Reskrim)" menyajikan secara khusus mengenai kasus-kasus kriminal yang terjadi di Jawa Timur. Program acara Reportase Kriminal (Reskrim) di Kompas Tv Surabaya dapat memberikan makna yang berbeda bagi masyarakat. Masyarakat yang berasal dari latar belakang serta pengalaman yang berbeda, akan melakukan pro dan kontra bagi makna acara Reskrim. Penelitian ini menggunakan Reception Analysis dalam menggolongkan khalayak menjadi khlayak aktif dalam memaknai teks yang dimunculkan oleh media. Dengan menggunakan metode penelitian Deskriptif Kualitatif, dan untuk pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara mendalam (In depth interview). Kesimpulan dari penelitian ini adalah, penerimaan Khalayak Surabaya dalam mengkategorikan Reskrim sebuah acara yang menarik informan remaja hingga dewasa memberikan resepsi dominan-hegemonik yang diharapkan pembuat berita, dalam hal ini adalah Kompas Tv Surabaya. Khalayak yang digolongkan sebagai Negosiasi, tiga informan dewasa yang pada awalnya membangun makna sesuai dengan encoding teks media, kemudian melakukan pemaknaan berbeda. Dalam hal ini, informan memiliki karakter kritis dalam memberikan pemahaman dan makna teks media, namun pada akhirnya mereka condong ke salah satu arah untuk menerima atau menolak. Sedangkan khalayak yang digolongkan sebagai Oposisi, satu informan yang menolak secara keseluruhan apapun yang ditawarkan oleh Kompas Tv Surabaya. Melihat latar belakang informan ini karakternya religius dan memiliki pendirian yang kuat.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

LKP : Perancangan Media Motion Graphic OBB Program TV Holiday Night di Kompas TV Surabaya.

LKP : Perancangan Media Motion Graphic OBB Program TV Holiday Night di Kompas TV Surabaya.

Penyajian konten program tayangan Kompas TV lebih menekankan pada eksplorasi Indonesia baik kekayaan alam, khasanah budaya, Indonesia kini, hingga talenta berprestasi. Tidak hanya berhenti pada program tayangan televisi, tersedia pula produksi film layar lebar dengan jalan cerita menarik dan didukung talenta seni berbakat Indonesia. Beberapa film layar lebar yang diproduksi adalah Lima Elang dan Garuda DI Dadaku 2 karya Rudi Soedjarwo, serta sebuah film animasi berjudul Si Geboy.Sebagai content provider, Kompas TV akan tayang perdana pada tanggal 9 September 2011 di sepuluh kota di Indonesia: Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, dan Makassar. Jumlah kota tersebut akan segera bertambah pada kuartal ketiga tahun 2011 dan sepanjang tahun 2012.
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

EUFEMISME DALAM TERAS BERITA KOMPAS TV PONTIANAK

EUFEMISME DALAM TERAS BERITA KOMPAS TV PONTIANAK

“Beredar rumor bahwa film kedua ant-man ini akan menjadi titik terang bagi film The Avengers.”Kata rumor merupakan eufemisme dalam bentuk penggunaan istilah asing.Rumor meliliki pengertian sebuah kabar yang sumbernya tidak jelas dan kebenarannya belum bisa diverifikasi.Penggunaan istilah asing dalam teras berita yang ditayangkan Kompas TV berguna untuk menghaluskan makna sebuah informasi yang tidak jelas sumbernya. Sebuah stasiun TV tentu ingin selalu dianggap akurat dan terpercaya oleh masyarakat sehingga penggunaan eufemisme rumor membantu dalam penyebaran informasi sehingga lebih mudah diterima dan tanpa mengurangi rasa percaya penonton terhadap kedibilitas program berita.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Perencanaan Media Televisi Kompas TV.

Perencanaan Media Televisi Kompas TV.

Simpulan dari penelitian ini adalah strategi perencanaan media yang dilakukan oleh Kompas TV yaitu analisis situasi dan latar belakang pasar dikarenakan adanya keseragaman program televisi lain, tujuan media yaitu meningkatkan perhatian publik terhadap Kompas TV, strategi pemilihan media yang tepat yaitu melihat terlebih dahulu dari segmentasi program tersebut, proses penentuan jadwal yaitu dengan melihat apa yang sedang berkembang di masyarakat pada sekarang ini.

2 Baca lebih lajut

S IKOM 1206517 Appendix

S IKOM 1206517 Appendix

Saya Muhammad Ali Assajjad Filail, Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sedang melakukan penelitian skripsi dengan judul “ Persepsi pemirsa ilmu komunikasi UPI tentang objektivitas berita di Kompas TV ” sebagai syarat untuk memperoleh gelar sarjana.

21 Baca lebih lajut

Realitas TV Lokal dan Celah Hukum: Studi Kasus Kerjasama Kompas TV dan BCTV Surabaya

Realitas TV Lokal dan Celah Hukum: Studi Kasus Kerjasama Kompas TV dan BCTV Surabaya

Terkait kerjasama BCTV dengan pihak Kompas, menurut pihak BCTV itu dilakukan atas inisiatif pihaknya dengan pertimbangan saling menguntungkan dan kontrak kerja sama itu berdurasi 5 tahun. Pihak Kompas sebagai penyedia konten diuntungkan dengan wilayah siar yang luas sehingga memudahkan untuk menjual programnya. Dari hasil penjualan itu, pihak BCTV mendapatkan 20 persen sebagai kompensasi digunakan airtime mereka. Mengenai porsi jam siaran yang dominan Kompas, menurut pihak BCTV itu semata-mata karena kemampuan mereka untuk memproduksi program lokal yang dianggap berkualitas dan bisa dijual nantinya, belum bisa seperti apa yang diharapkan. Selama ini pihak BCTV hanya memproduksi 5 jam siaran lokal mereka dari total 20 jam siaran mereka dalam sehari. Pihak BCTV juga menegaskan pembagian porsi jam siaran ini kontrol tetap berada di pihaknya. Harapan pihak BCTV setiap tahun porsi program lokalnya bisa meningkat hingga mencapai porsi yang ideal. Bahkan pihak BCTV kedepan juga berencana menjalin kerjasama dengan TV lain jika mereka sudah bisa mencapai kondisi yang diharapkan. Pihak BCTV mengaku sebelum memutuskan bekerja sama dengan Kompas, juga menjajaki sejumlah penyedia konten dan stasiun televisi dari group besar termasuk yang dari luar negeri untuk diajak bekerja sama. Namun keputusan akhirnya ditujukan kepada Kompas karena selain programnya bagus, juga dianggap paling menguntungkan dari segi materi dan image yang diperoleh.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Framing Ideologi Politik Jokowi di Media Massa (Studi Kasus Pemberitaan di Metro TV, TV One, dan Kompas TV) T1 362010009 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Framing Ideologi Politik Jokowi di Media Massa (Studi Kasus Pemberitaan di Metro TV, TV One, dan Kompas TV) T1 362010009 BAB I

Kemampuan program talkshow mengangkat isu publik mengenai ideologi politik Jokowi dapat meningkatkan daya kristis masyarakat. Akun media sosial seperti (Facebook,twitter) berperan aktif dalam menapung tanggapan masyarakat setelah menonton acara tersebut. Penelitian ini ingin melihat bagaimana analisis framing pemberitaan tentang ideologi politik Jokowi melalui program talkshow dari 3 media televisi yaitu Mata Najwa (Metro TV), Indonesia Lawyer Club (TV One), serta Aiman (Kompas TV).

6 Baca lebih lajut

PROSES PRODUKSI PROGRAM ACARA BERITA “KOMPAS JATIM PETANG” DI KOMPAS TV

PROSES PRODUKSI PROGRAM ACARA BERITA “KOMPAS JATIM PETANG” DI KOMPAS TV

9. Tim Redaksi News Department Kompas TV Surabaya, Mba Elsa, Mba Kyka, Mba Fani, Mas Christian, Mas Efendy, Mas Faisol, Mas Bobiy, Mas Dayu, Mas Indra, Mas Bisri, Mas Dony, yang telah mau berbagi ilmu dengan penulis, memberikan informasi kepada penulis.

14 Baca lebih lajut

Show all 3604 documents...

Related subjects